cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 565 Documents
THE EFFECT OF USING JOT CHART STRATEGY TOWARD STUDENTS’ READING COMPREHENSION AT JUNIOR HIGH SCHOOL Sawitni, Ria; Asty, Herfyna; Ikhsan, M. Khairi
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh strategi Jot Chart dalam pengajaran Bahasa Inggris khususnya reading. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan menggunakan dua kualifikasi, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diberikan perlakuan oleh peneliti dengan menggunakan Jot Chart strategi dan kelas kontrol menggunakan  QAR strategi. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP N 3 PASAMAN tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 86 orang yang terdiri dari 4 kelas yaitu IX.1, IX.2, IX.3 and IX.4. Kelas sampel ditentukan dengan uji homogeneity dan normality. Yang terpilih sebagai kelas eksperimen adalah kelas XI.2 dan kelas XI.3 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian ini adalah reading test berbentuk Report and Procedure texts.Hasil analisis pada penelitian ini diklasifikasikan dalam 2 bentuk; Report and Procedure teks. Berdasarkan hasil analisis tes, diperoleh hasil rata-rata hasil tes pada kelas eksperimen 80,27 dan standar deviasi 8,65. Sedangkan rata-rata kelas kontrol 75,71 dan standar deviasi 7,83. Pengujian hipotesis ini dilakukan dengan uji t, setelah dilakukan pengujian diperoleh t-calculated 4,90 lebih besar dari t-table 2,02 dengan derajat kebebasan 0,05, maka hipotesis pada penelitian ini diterima, sehingga disimpulkan bahwa Jot Chart strategi dapat memberikan efek yang baik terhadap hasil belajar Bahasa Inggris khususnya reading (membaca) pada siswa kelas 3 (tiga) SMP N 3 PASAMAN.
TEACHING READING BYCOMBININGSELECTIVE HIGHLIGHTING AND BEACH BALL TRATEGY FOR JUNIOR HIGH SCHOOL HIDAYAT, TAUFIK; PUTRA, HANDRY PERDANA
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Pengajaran membaca merupakan salah satu keterampilan yang penting dalam Bahasa Inggris yang harus diajarkan oleh guru kepada siswa untuk memperoleh berbagai macam informasi. Akan tetapi, berdasarkan pengalaman penulis ketika melakukan praktek mengajar, penulis menemukan masalah yang datang dari guru juga dari murid. Masalah dari guru ialah, menggunakan strategy mengajar membaca yang kurang menarik perhatian siswa. Sedangkan masalah dari murid ialah, mereka tidak bisa menemukan aspek penting yang terdapat dalam teks dan tidak memahami materi serta tidak bisa menjawab pertanyaan. Berdasarkan masalah di atas, seorang guru harus kreatif untuk membuat pelajaran membaca menjadi lebih menyenangkan salah satunya dengan menerapkan strategi yang menarik dan tepat dalam pembelajaran membaca. Dalam makalah ini, penulis membahas tentang bagaimana pengajaran membaca melalui gabungan duas trategi yaitu Selective Highlighting dengan Beach Ball .Dalam aplikasi dua strategi ini, penulis menggunakan strategi pertama yaitu  Selective Highlighting sebagai strategi awal pembelajaran. Ada dua langkah yang di lakukan dalam strategi ini: pertama, siswa menganalisa aspek penting dalam teks. Kedua, siswa menggaris bawahinya dengan menggunakan pensil warna.Setelah itu, penulis menggunakan strategi yang kedua yaitu BeachBall. Strategi ini dapat membantu siswa agar mudah menjawab pertanyaan yang di berikan guru serta strategi cara baru yang dapat digunakan oleh guru untuk memberi pertayaan kepada siswa agar tidak monoton. Terakhir, guru dan siswa bersama -sama mendiskusikan teks tersebut dan membuat kesimpulan. Akhirnya melalui penulisan makalah ini, penulis berharap bisa mencoba menerapkan cara baruu ntuk menggabungkan dua strategi dalam pengajaran membaca. Bagi siswa diharapkan dapat menenukan aspek penting dalam teks dan memahami materi yang di berikan guru.   
TEACHING READING COMPREHENSION BY USING COMBINATION OF “GUIDED READING PROCEDURE” (GRP) STRATEGY AND “GENERATING INTERACTION BETWEEN SCHEMATA AND TEXT” (GIST) STRATEGY AT JUNIOR HIGH SCHOOL Dasna Riza, Nori; S.S., M.Pd, Siska,
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAKMembaca merupakan salah satu keahlian yang penting dalam pembelajaran bahasa Inggris yang harus diajarkan oleh seorang guru kepada siswanya. Dalam mengajarkan membaca, guru harus bisa membuat siswanya mengerti akan apa yang dibacanya, tidak hanya mengerti tapi juga harus bisa memahami informasi, menggingat kembali dan juga mampu membuat kesimpulan dari teks bacaan tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut, guru harus punya strategi untuk membuat siswanya mengerti dengan apa yang diajarkan, sehingga siswanya mengerti, tertarik, memahami dan dapat menyimpulkan apa yang mereka baca. Strategi tersebut adalah “GRP” strategi dan “GIST” strategi. Strategi ini diajarkan supaya siswa mampu untuk mengingat kembali informasi penting dalam sebuah teks, dan kemudian mereka membuat kesimpulan tersendiri dengan kata-kata mereka dengan 20 kata atau lebih. Ini bertujuan supaya siswa cepat memahami apa yang mereka baca dan mendapatkan inti dari bacaan tersebut. Strategi ini menggunakan narrative text sebagai bahan bacaan untuk siswa. Jadi dengan menggabungkan dua strategi tersebut, siswa akan tertarik dalam belajar membaca dan cepat memahami inti dari teks yang mereka baca. 
THE EFFECTIVENESS OF SOMEBODY WANTED BUT SO (SWBS) STRATEGY TOWARD STUDENTS’ READING COMPREHENSION AT SENIOR HIGH SCHOOL A Study at the Eleventh Grade Students of Social Program in SMA Negeri 14 Padang Rahayu, Tri; Yelfiza, Yelfiza; Sariasih, Wiwit
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari penggunaan strategi Somebody Wanted But So (SWBS) terhadap kemampuan pemahaman siswa membaca jenis-jenis teks dalam pembelajaran Bahasa Inggris, karena masih banyak siswa yang tidak mengerti maksud atau isi cerita dari sebuah teks dalam pembelajaran reading. Mereka kesulitan dalam menentukan topic, ide pokok, kalimat pendukung dan informasi penting dalam teks. Jenis penelitian ini adalah eksperiment. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA Negeri 14 Padang. Dalam menentukan homogenitas dan normalitas pada populasi, peneliti menggunakan Lilifors, Software Minitab dan F-testing. Data yang diambil untuk menentukan sampel adalah nilai mid semester 2 kelas XI IPS 1-5 tahun akademik 2013/2014. Berdasarkan hasil yang diperoleh, Sample yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas XI IPS 3 sebagai kelas tryout, XI IPS 4  sebagai kelas experiment  dan XI IPS 5 sebagai  kelas control. Untuk membantu siswa dalam memahami teks, dalam penelitian ini peneliti menggunakan strategi Somebody Wanted But So (SWBS) dalam kelas eksperimen dan sebagai strategi pembanding peneliti menggunakan strategi Questioning dalam kelas kontrol. Perlakuan yang diberikan sebanyak 8 kali pertemuan, materi yang diberikan sesuai dengan silabus kelas XI semester 2 yaitu narrative dan hortatory eksposition teks. Sebelum melakukan treatment, peneiti memberikan pretest dan setelah melakukan treatment, peneliti memberikan post-test untuk mengetahui hasil dari pengaruh strategi yang telah dicobakan. Setelah mendapatkan data posttest dari kelas experiment and control, peneliti menganalisa hasil post-test dengan menggunakan rumus Sugiono (2011:273). Berdasarkan hasil analisis post test  didapat rata-rata hasil tes pada  kelas eksperimen adalah 20,96 dan  standar deviasi 4, 82 dan rata-rata nilai kelas control adalah 19,77 dan standar deviasi 2,80. Pengujian hipotesis ini dilakukan dengan uji t, setelah dilakukan pengujian diperoleh ttest 2, 33 lebih besar dari ttable 2,00, sehingga disimpulkan bahwa strategi Somebody Wanted But So (SWBS) lebih effective dibandingkan strategi Questioning terhadap kemampuan pemahaman membaca siswa dalam membaca berbagi genre dalam Bahasa Inggris khususnya dalam kemampuan pemahaman membaca pada siswa kelas XI
THE EFFECT OF USING PICK, LIST, EVALUATE, ACTIVATE, SUPPLY AND END (PLEASE) STRATEGY TOWARD STUDENTS’ WRITING ACHIEVEMENT FOR ELEVENTH GRADE OF SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Yulastari, Nella; Riza, Armilia; Sevrika, Hevriani
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari strategy PLEASE dalam pengajaran Bahasa Inggris khususnya writing. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang terdiri dari dua klasifikasi grup; kelas eksperiment dan kelas kontrol. Pada kelas eksperiment peneliti memberikan perlakuan dengan strategi PLEASE dan pada kelas kontrol dengan strategi TREE. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Pertiwi 2 Padang tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 157 siswa yang terbagi kedalam lima kelas yaitu XI IA 1, XI IA 2, XI IS 1, XI IS 2 dan XI IS 3. Peneliti menentukan kelas eksperiment dan kontrol dengan cara menggunakan flipping koin, hasilnya kelas XI IA 1 sebagai kelas eksperiment dan XI IA 2 sebagai kelas kontrol. Perlakuan yang diberikan kepada kelas eksperiment dan kontrol adalah sebanyak delapan kali pertemuan. Materi yang diajarkan berkaitan dengan jenis teks monolog berdasarkan kurikulum dan silabus. Instrument yang digunakan adalah tes berupa essei. Untuk melihat kelayakan soal, peneliti melakukan tes uji coba dikelas berbeda, sehingga soal bisa digunakan untuk pretest and posttest. Kemudian pretest diberikan dikelas eksperiment dan kontrol, setelah itu kedua kelas diberikan perlakuan yang berbeda dan akhirnya diberikan posttest. Pretest dan posttest digunakan untuk melihat apakah siswa mengalami peningkatan dalam menulis paragraph  sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil analisis data, penelitian ini akhirnya menunjukkan bahwa strategi PLEASE memberikan efek yang positif terhadap pembelajaran writing khususnya bagi siswa kelas XI IA 1 SMA Pertiwi 2 Padang. Hal ini ditunjukkan oleh tingginya nilai rata-rata kelas eksperiment dibandingkan kelas kontrol. Oleh karena itu, bisa disimpulkan bahwa penelitian ini diterima.
TEACHING WRITING BY COMBINING RAFT ( Role, Audience, Format, Topic) AND JOURNAL WRITING STRATEGIS FOR SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Dewi, Triska; P.S, S.Pd., Rahayu Wulaning
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAKPenulisan makalah ini bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan yang ada pada siswa dan guru dalam proses pelajaran/pembelajaran menulis dalam Bahasa Inggris pada sekolah menengah atas (SMA). Dalam belajar menulis, siswa sangat kesulitan dalam menggabungakan kalimat-kalimat menjadi sebuah paragraph atau sebuah teks. Kemudian, siswa juga kesulitan dalam penggunanan tata bahasa yang benar dalam Bahasa Inggris. Disamping itu, dalam pengajaran menulis, guru kesulitan dalam menggunakan dan mengaplikasikan strategi yang sesuai untuk digunakan dalam mengajar. Selain itu, makalah ini juga sebagai masukan bagi guru-guru Bahasa Inggris dalam melaksanakan pengajaran menulis, sehingga siswa tertarik dan termotivasi untuk belajar Bahasa Inggris. Dalam makalah ini, penulis membahas tentang bagaimana mengajar menulis report teks dengan menggabungkan strategi RAFT dan strategi Journal Writing. Dalam aplikasinya, strategi ini di awali oleh bimbingan guru, yang mana siswa di beri penjelasan tentang strategi ini dan instruksi-instruksi yang berkaitan dengan strategi RAFT dan strategi Journal Writing. Setelah itu, siswa di minta untuk memahami teks recount yang di berikan oleh guru sebelum siswa menulis teks tersebut berdasarkan pengalaman mereka. Kemudian guru memberikan instruksi-instruksi yang berkaitan dengan strategi RAFT dan strategi Journal Writing agar siswa dapat menciptakan ide-ide yang berkaitan dengan pengalaman yang mereka alami sebelum di tulis. Untuk mengetahui lebih jelasnya penggunaan strategi RAFT dan strategi Journal Writing dalam proses belajar mengajar, penulis juga mengutip beberapa pendapat para ahli tentang penggunaan strategi RAFT dan strategi Journal Writing dalam pengajaran menulis. Dengan demikian, strategi RAFT dan strategi Journal Writing sangat membantu siswa sekolah menengah atas (SMA) untuk menulis dalam Bahasa Inggris.
Teaching Reading of Narrative Text by Combining Guided Reading and Interactive Read Aloud Strategy for Junior High School Students Asmidar, Asmidar; Suharni, Suharni
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKArtikel ini ditulis bertujuan untuk membantu mengatasi salah satu dari sekian banyak permasalahan yang ada dalam pengajaran membaca di sekolah menengah pertama (SMP). Selain itu, makalah ini juga bertujuan sebagai masukan bagi guru bahasa Inggris dalam melaksanakan pengajaran membaca sehingga siswa tertarik dan termotivasi untuk belajar membaca. Dalam makalah ini penulis menjelaskan bagaimana  menggabungkan antara dua strategi dalam  pelajaran bahasa Inggris yaitu Guided Reading dan Interactive Read Aloud. Guided Reading adalah strategi yang di berikan kepada siswa dengan bimbingan dan bantuan guru agar siswa bisa membaca dan memahami teks yang di baca nya. Sedangkan Interactive Read Aloud adalah strategi yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan pemikiran mereka dengan cara berinteraksi dengan guru atau dengan pasangan. Kombinasi antara kedua strategi tersebut di harapkan bisa efektif dalam pengajaran membaca terutama dalam memahami teks narrative, karena memudahkan siswa dalam mengembangkan pemikiran tentang apa yang mereka baca dan membantu siswa dalam memahami teks itu sehingga siswa dapat membuat kesimpulan berdasarkan pemahaman mereka sendiri dalam belajar bahasa Inggris khususnya belajar narrative teks.
TEACHING WRITING BY COMBINING RAFT (ROLE, AUDIENCE, FORMAT, TOPIC) AND QUICK WRITES STRATEGIES AT SENIOR HIGH SCHOOL Sundari, Nina Dian; Sariasih, Wiwit
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK             Bagi siswa menulis bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Bagi siswa setingkat SMA pun menulis bukan merupakan hal yang mudah, banyak siswa mengalami kesulitan dalam menulis. Makalah ini ditulis dengan tujuan untuk membantu mengatasi masalah siswa yang susah untuk mengungkapkan ide dan mengembangkan ide menjadi sebuah parapraf dalam pengajaran menulis di sekolah menengah atas (SMA). Selain itu makalah ini juga bertujuan untuk memberi masukan bagi para guru Bahasa Inggris dalam melaksanakan pembelajaran menulis sehingga siswa mampu mengungkapkan ide dan mengembangkannya menjadi sebuah tulisan yang mempunyai makna. Dalam makalah ini, penulis menjelaskan bagaimana menggabungkan dua strategy dalam pembelajaran menulis yaitu RAFT (Role, Audience, Format, Topic) dan Quick Writes strategy. RAFT strategy adalah sebuah cara dimana siswa dituntut untuk berimaginasi kemudian mengungkapkan imaginasi kedalam sebuah tulisan dengan bentuk yang lebih kritis. Sehingga anak akan termotivasi untuk mengembangkan ide dan menambah pengetahuan mereka. Quick writes strategy untuk membantu dalam pengembangan tulisan, siswa diarahkan untuk mengungkapkan ide dan merangkainya menjadi kerangka tulisan kemudian dijadikan bentuk paragraf  yang bermakna. Kombinasi dari kedua strategy tersebut sangat efektif dalam pengajaran menulis, karena memebantu guru dan siswa berperan aktif dalam pembelajaran, dan juga membantu siswa sekolah menengah atas (SMA) dalam mempelajari dan memahami konsep menulis dan bisa menulis dengan baik dan bermakna.
TEACHING READING IN NARRATIVE TEXT BY COMBINING DIRECT READING THINKING ACTIVITIES (DRTA) AND SUMMARY FRAMESTRATEGY AT SENIOR HIGH SCHOOL SAFITRI, SILVIA RAHMA; Alicia, M. Pd, Dona
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAKMakalah ini bertujuan untuk menjelaskan aplikasi strategi Direct Reading Thinking Activities (DRTA) yang digabungkan atau dikombinasikan dengan Summary Frame dalam mengajarkan membaca yang berhubungan dengan information text yang ditujukan untuk Siswa Menengah Atas (SMA). Strategi ini bertujuan untuk memberikan pengaruh yang baik terhadap pencapaian pemahaman membaca (reading comprehension) siswa dalam teks naratif. Dalam penerapan startegy kombinasi ini, guru mempunyai tiga tahapan aktifitas. Yang pertama, Pre-reading, pada tahapan awal ini guru memberikan sbuah teks naratif, kemudian menyuruh siswa intuk membaca dan memahami teks tersebut. Yang kedua, Active-Reading, pada tahapan ini guru menyuruh siswa untuk mencari prediksi secara sekilas tentang isi dari teks yang telah mereka baca. Setelah itu menulis dicatatan mereka tentang informasi terpenting yang ada di dalam teks yang merupakan prediksi bagi mereka sebelumnya. Guna dari prediksi tersebut adalah untuk menjawab pertanyaan dari guru nantinya. Kemudian guru memberikan pertanyaan yang berhubungan dengan teks. Aktifitas yang terakhir adalah, Post-Reading, guru menyuruh siswa untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan menggunakan prediksi-prediksi tersebut. Setelahh itu meriview kembali tentang aktifitas-aktivitas dan pelajaran yang telah mereka pelajari dari awal pertemuan itu sampai terakhir. Dengan strategi ini dapat membantu siswa membangun kefasihan siswa dan kepercayaandiri siswa dalam membaca.
TEACHING READING BY COMBINING OF NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) STRATEGY AND COOPERATIVE READING ACTIVITY (CRA) STRATEGY AT JUNIOR HIGH SCHOOL Yanti, Desi Febrida; SB. M.Pd, Handayani,
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract  Penulisan makalah ini bertujuan untuk membantu mengatasi salah satu dari sekian banyak permasalahan yang ada dalam pelajaran bahasa inggris, khususnya dalam membaca (reading) di Sekolah Menengah Pertama. Selain itu makalah ini juga dimaksudkan sebagai masukan bagi guru-guru bahasa inggris dalam mengajar, sehingga menjadi daya tarik bagi siswa dalam belajar. Dalam makalah ini penulis membahas tentang penggabungan dari dua strategi yaitu  Numbered Head Together (NHT) dan Cooperative Reading Activity (CRA). Strategi ini akan membantu meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami teks, khususnya teks report. Dalam mengaplikasikan Numbered Head Together (NHT) dan Cooperative Reading Activity (CRA), penulis memakai Numbered Head Together (NHT) Strategi dalam Pre-teaching reading activities yang bertujuan untuk membantu siswa dalam membagi kelompok, ini memudahkan siswa untuk berbagi pendapat tentang teks. Sedangkan dalam Whilst-teaching reading activities penulis memakai Cooperative Reading activity (CRA) strategi, tujuan dari Cooperative Reading Activity (CRA) adalah untuk memudahkan siswa dalam memahami isi dan informasi dari teks. Jadi dengan menggabungkan dua strategi tersebut, siswa akan tertarik dalam belajar membaca dan memahami isi dari teks yang mereka baca.