cover
Contact Name
Fatmawati Nur
Contact Email
fate.nurkhalik@uin-alauddin.ac.id
Phone
+62811443002
Journal Mail Official
teknosains@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jl. H.M.Yasin Limpo 36 Romang-Polong, Sombaopu, Kab. Gowa, Sulawesi Selatan. 92113
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi
ISSN : 19793154     EISSN : 2657036X     DOI : https://doi.org/10.24252/teknosains
Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi is a peer-reviewed journal that publishes three times a year (January-April, May-August, and September-December) on articles concerning all areas of science and technology in both theoretical and applied research. The below-mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Science and Technology field. Chemistry and Chemical Engineering Physics, Material, and Mechanical Engineering Biology, and Biosystem Engineering Food and Agriculture Engineering Mathematics Computer Science and Engineering Earth Science and Engineering Space Engineering Electrical Engineering Architecture and Civil Engineering Environment Science and Engineering Mechanical Engineering Basic Science in Engineering Education Engineering Education Reforms New Technologies in Education Industry and Education: A Continous Collaboration Research and Development in Engineering Education Globalization in Engineering Education Computers, Internet, Multimedia in Engineering Education Organization of Laboratories
Articles 501 Documents
KAJIAN PENCAHAYAAN ALAMI PADA RUANG LABORATORIUM FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UIN ALAUDDIN MAKASSAR Safruddin Juddah; Muhammad Attar; Moh. Sutrisno
Teknosains Vol 15 No 1 (2021): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v15i1.18060

Abstract

Abstract: UIN Alauddin Makassar, as one of the largest university in Indonesia, is located on the equator and has a tropical climate so that it gets abundant, free and almost available light energy from the sun every day. However, there are still many rooms in the building that still use artificial sources of electricity to illuminate the room, one of which is building D, Faculty of Science and Technology. This is inversely proportional to the design of the building which has wall openings in the building envelope and voids in the middle of the building. This study used to analyze the illumination of laboratory space caused by differences in the orientation of the wall openings and the width of the openings, to analyze the level of change in natural light illumination throughout the day, and to simulate the illumination according to laboratory space requirements. The Laboratory of the Faculty of Science & Technology of the Alauddin State Islamic University of Makassar is the location for this study, where there are four rooms selected as samples, namely: Zoology Laboratory Room, Optic Laboratory, Basic Physical Laboratory, and Microprocessor & Robotical Laboratory. This study obtained the results that there are differences in illumination and the minimum size of the wall opening due to differences in the orientation of the openingsKey words: illumination, orientation and opening area, laboratory  Abstrak: UIN Alauddin Makassar sebagai salah satu universitas terbesar di Indonesia berada di garis ekuator memiliki iklim tropis sehingga memperoleh energi cahaya dari matahari yang cukup melimpah, gratis dan hampir tersedia setiap hari. Meskipun demikian, masih banyak ruang-ruang dalam bangunannya yang masih menggunakan sumber listrik buatan untuk menerangi ruangan salah satunya gedung D Fakultas Sains dan Teknologi. Hal ini berbanding terbalik dengan desain gedung yang memiliki bukaan dinding pada selubung bangunan dan void di bagian tengah gedung. Penelitian ini bertujuan menganalisis iluminasi ruang laboratorium yang disebabkan oleh perbedaan orientasi bukaan dinding dan luas bukaannya, menganalisis tingkat perubahan iluminasi cahaya alami sepanjang hari, dan mensimulasikan iluminasi yang sesuai dengan standar kebutuhan ruang laboratorium. Laboratorium Fakultas Sains & Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar menjadi lokasi pada penelitian ini yang mana terdapat empat ruangan yang dipilih sebagai sampel yaitu: Ruang Laboratorium Zoologi, Laboratorium Optik, Laboratorium Fisika Dasar, dan Laboratorium Mikroprocessor & Robotik. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan iluminasi dan ukuran minimal luas bukaan dinding akibat perbedaan arah orientasi bukaan. Kata kunci: iluminasi, orientasi dan luas bukaan, laboratorium
SELEKSI KETAHANAN ANGGREK TERHADAP Odontoglossum ringspot virus (ORSV) Irni Yuni Minarni; Mahfut Mahfut; Sri Wahyuningsih; Tundjung Tripeni Handayani
Teknosains Vol 15 No 2 (2021): Mei-Agustus
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v15i2.20020

Abstract

Anggrek (Orchidaceae) merupakan salah satu tanaman hias yang digemari karena bentuk dan warna bunganya yang bervariasi serta dapat digunakan sebagai bunga potong, tanaman pot, atau elemen taman. Penyakit infeksi masih menjadi kendala utama dalam budidaya tanaman anggrek di Indonesia. Odontoglossum ringspot virus (ORSV) merupakan salah satu jenis virus yang paling banyak dilaporkan menginfeksi tanaman anggrek dan tersebar luas di dunia, termasuk di Indonesia. Infeksi menyebabkan perubahan warna dan bentuk daun serta bunga. Penelitian ini dilakukan dengan menginjeksi virus secara mekanis pada anggrek Phalaenopsis amabilis atau Dendrobium Salaya Fancy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gejala dan terjadinya penyakit, serta ketahanan anggrek terhadap ORSV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap anggrek memiliki gejala penyakit yang parah, tingkat keparahan penyakit pada kedua tanaman anggrek sekitar 80% serta reaksi Phalaenopsis amabilis sangat rentan dan respon Dendrobium Salaya Fancy toleran terhadap ORSV. Hal ini membuktikan bahwa Phalaenopsis merupakan jenis virus anggrek yang paling mudah terinfeksi dibandingkan Dendrobium.
PREDIKSI RATA-RATA HARGA BERAS YANG DIJUAL OLEH PEDAGANG BESAR (GROSIR) MENGGUNAKAN METODE ARIMA BOX JENKINS Aliffia Rahma Anandyani; Dini Krisnawati Alfiki Astutik; Ni’matul Bariroh; Artanti Indrasetianigsih
Teknosains Vol 15 No 2 (2021): Mei-Agustus
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v15i2.17721

Abstract

Nasi merupakan salah satu makanan masyarakat Indonesia sejak zaman nenek moyang sampai sekarang yang dijadikan sebagai sumber utama karbohidrat dan disajikan dengan lauk pauk untuk melengkapi selera dan kebutuhan gizi seseorang. Padi merupakan salah satu kelompok tanaman pangan yang termasuk dalam sektor Pertanian, Perikanan dan Perkebunan yang menjadi penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar kedua pada triwulan II-2020, dengan kontribusi sebesar 15,46% (BPS, 2020). Namun hal ini tentunya tidak terlepas dari permasalahan salah satunya adalah tingginya harga jual oleh pedagang grosir, sehingga merugikan masyarakat terutama bagi masyarakat yang kondisi ekonominya kurang mampu. Sehingga pada penelitian ini akan digunakan metode ARIMA untuk memprediksi harga rata-rata beras yang dijual oleh pedagang besar atau grosir pada periode yang akan datang. Data yang digunakan adalah rata-rata harga beras/kg pada tingkat pedagang besar dari Januari 2010 sampai Juli 2020 untuk memprediksi harga rata-rata beras/kg dalam 12 bulan ke depan. Model yang dipilih adalah ARIMA ([1,11], 1,0). dengan nilai RMSE sebesar 136,63 dan MAPE sebesar 0,87.
EFEK TINDAK LANJUT PEMERINTAH KABUPATEN MAROS TERHADAP BANGUNAN KANTOR PEKERJAAN UMUM PASCA BENCANA BANJIR 2019 Rahmiani Rahim; Nuryuningsih Nuryuningsih; Mayyadah Syuaib
Teknosains Vol 15 No 1 (2021): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v15i1.17956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tindak lanjut pemerintah terhadap gedung kantor PU Kabupaten Maros pasca bencana banjir pada Januari 2019 dengan melakukan studi pustaka, observasi dan wawancara di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak lanjut pemerintah terhadap gedung perkantoran Maros PU adalah dengan menaikkan elevasi lantai dari lantai dasar menjadi kurang lebih 1 meter, hal ini berdampak pada pengguna gedung, salah satunya adalah berkurangnya tingkat kenyamanan di dalam gedung bangunan karena jarak antara lantai dan plafon tidak memenuhi standar desain interior yang baik. Oleh karena itu, selain tindakan peninggian lantai, penggunaan warna dinding dan plafon pada interior haruslah warna-warna yang dapat memberikan kesan luas dan tinggi seperti putih, serta meminimalkan penggunaan furnitur yang berlebihan dan berukuran besar.
TINJAUAN UMUM PERILAKU HEWAN DI INDONESIA DAN INTEGRASI KEILMUANNYA Syarif Hidayat Amrullah; Dirhamzah Dirhamzah; Aswar Rustam; Hasyimuddin Hasyimuddin
Teknosains Vol 15 No 1 (2021): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v15i1.15379

Abstract

Hewan merupakan salah satu dari kerajaan dalam sistematika makhluk hidup di bawah Domain Eukarya. Perilaku didefinisikan sebagai aksi atau tindakan yang dapat mengubah pola hubungan atau interaksi antara suatu organisme dengan lingkungannya. Perilaku hewan meliputi tindakan, aktivitas; agresi; suara hewan; penerbangan mencari makan; berburu; bahasa; belajar; perkawinan; gerakan; bermain; refleks; tanggapan; menyusui; renang; simbiosis: territorial; mengibas sayap, dan lain sebagainya. Studi tentang perilaku hewan dikenal dengan sebutan etologi. Keanekaragaman genetik, jenis, dan ekosistem yang dimiliki oleh setiap individu hewan yang berbeda akan menyebabkan perilaku yang berbeda pula dalam menanggapi stimulus yang ada, baik dari dalam tubuh maupun dari lingkungan di sekitarnya. Perilaku hewan di Indonesia antara lain: perilaku nyamuk menghisap darah sekaligus menjadi vektor penyakit seperti filariasis, perilaku bertahan bulu babi dan perilaku kawin teripang, perilaku berjemur (istirahat) pada buaya, perilaku mencari makan dan menghidupi keluarga pada burung julang, perilaku dewasa dan pradewasa pada rusa, perilaku harimau di habitat asli dan buatan, serta perilaku reproduksi dan pengasuhan pada primata. Meskipun hewan selalu diasosiakan sebagai makhluk rendah daripada manusia sesungguhnya darinya banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik. Al-Quran mengisyaratkan bahwa kita bisa belajar dari hewan. Dalam surah an-Nahl (16) ayat 66 Allah swt. Berfirman: “Sesungguhnya pada hewan ternak ada pelajaran bagimu”. Bahkan manusia dari awal sudah belajar dari hewan, berupa burung. Hal tersebut tergambar dalam Surah al-Maidah (5) ayat 31 yang menyatakan, “Maka Allah mengutus burung gagak menggali tanah untuk menunjukkan kepadanya cara mengubur mayat saudaranya
KAJIAN TEMATIK AIR PADA SIKLUS AIR MENURUT PERSPEKTIF SAINS DAN AL-QURAN Muhammad Maslan; Ahmad Muzakki; Maharani Retna Duhita; Hafsan Hafsan
Teknosains Vol 15 No 2 (2021): Mei-Agustus
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v15i2.19579

Abstract

Allah SWT menurunkan al-Qur'an sebagai pedoman hidup manusia. Proses penciptaan alam adalah kekuatan Tuhan dalam menciptakan kehidupan. Allah menciptakan alam semesta yaitu langit dan bumi sebagai sarana kehidupan bagi makhluk hidup khususnya manusia. Dia menciptakan dunia ini memiliki maksud dan tujuan tertentu dengan kebenaran. Seperti ciptaan alam (air) yang memiliki manfaat bagi makhluk hidup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan mukjizat ayat-ayat al-Qur'an. Hasilnya adalah ayat tentang air yang berperan dalam siklus air yang disebut Al-Quran adalah air laut ada 33 kali, air dari langit (hujan) 32 kali dan air sungai sebanyak 48 kali, lalu siklus air dalam kebenaran ayat-ayat al-Qur'an adalah kekuasaan Allah. Jadi sebagai seorang Muslim yang beriman, ia telah menjadikan al-Qur'an sebagai pelajaran dan kekuatan iman dan pedoman hidup dalam Islam sebagai ilmuwan besar. Ilmu pengetahuan memudahkan umat Islam untuk memahami isi al-Qur'an.
ISOLASI DAN KARAKTERISASI AKTIVITAS AMILOGLUKOSIDASE DARI KAPANG ASAL LIMBAH CAIR TAPIOKA Hafsan Hafsan; Maslan Maslan; Eka Sukmawaty
Teknosains Vol 15 No 1 (2021): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v15i1.18463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan isolat kapang dari limbah cair tapioka yang memiliki aktivitas amilolitik dan amiloglikosidase yang dihasilkan kapang tersebut. Parameter penelitian ini adalah indeks amilolitik isolat kapang dengan menggunakan metode pati agar, dan aktivitas amiloglukosidase yang dilakukan dengan metode Somogyi pada suhu dan pH yang ditentukan. Isolat dan aktivitas amiloglukosidase dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada limbah cair tapioka berhasil diisolasi kapang penghidrolisis pati sekaligus penghasil amiloglukosidase yang diidentifikasi sebagai Rhizopus oryzae, Aspergillus oryzae, A. niger dan Penicillium sp. Aktivitas amiloglukosidase dari keempat isolat memiliki karakteristik yang berbeda dengan aktivitas tertinggi dihasilkan oleh A. niger dengan pertumbuhan optimum pada suhu 45oC dan eksponen ion hidrogen 4,0; R. oryzae optimum pada suhu 40oC dengan pH 4,5 sedangkan A. oryzae optimum pada suhu 40oC dengan pH 4,0 dan Penicillium sp. yang optimum pada suhu 45oC dengan dua pH optimum yaitu 4,5 dan 5,5.
KARAKTER AKTIVITAS MASYARAKAT DI WILAYAH PESISIR DARATAN (STUDI KASUS: PERMUKIMAN DELTA LAKKANG-MAKASSAR) Marwati Marwati; A. Eka Oktawati; Rasdyana Rasdyana
Teknosains Vol 15 No 1 (2021): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v15i1.17680

Abstract

Perilaku aktivitas fisik berbeda berdasarkan jenis kelamin dan usia yang  dibentuk sesuai dengan sosialisasi, norma, dan harapan yang terkait. Kajian literasi Ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakter aktivitas yang terjadi di Delta Lakkang-Makassar ditinjau dari segi gender dan usia dan mengetahui pendapat  yang mendukung maupun  tidak. Teknik analisis dekriptif dilakukan dalam pembahasan dalam bentuk tabulasi silang.  Aktivitas yang dilakukan di daerah Delta Lakkkang ditinjau dari aspek gender menemukan aktivitas yang bekerja dan belajar di luar wilayahnya. Aktivitas ditinjau dari aspek usia diketahui bahwa usia dewasa laki-laki  memiliki peran dalam meningkatkan ekonomi keluarga. Ditinjau dari aspek aktivitas penunjang, terdapat fenomena aktivitas pengunjung lebih sering kelihatan dibandingkan aktivitas penghuni Delta Lakkang sendiri
PENGEMBANGAN KOMPOSIT PANEL AKUSTIK BERBAHAN DASAR BIJI DAN KULIT KAPUK RANDU UNTUK MENINGKATKAN KOEFISIEN ABSORBSI BAHAN Sahara Sahara; Amirin Kusmiran
Teknosains Vol 15 No 2 (2021): Mei-Agustus
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v15i2.20176

Abstract

Cangkang dan biji Ceiba pentandra berpotensi menjadi sampah organik jika sampah tersebut tidak dikelola dengan baik. Dampak negatif dari cangkang dan biji Ceiba pentandra merugikan lingkungan yaitu pencemaran air dan udara. Masalah ini dapat diatasi dengan mengolah sampah menjadi material yang bernilai ekonomis yaitu panel akustik dari material alam. Selain itu, penggunaan panel akustik untuk mengurangi polusi udara dari gelombang suara. Pembuatan bahan baku tersebut dilakukan dengan teknik hand lay-up dengan menggunakan polimer poliester sebagai matriks dan cangkang dan biji sebagai serat. Bahan baku pabrikan telah dikeringkan selama 10 jam untuk mendapatkan pemadatan panel akustik yang optimal. Untuk mengetahui koefisien absorpsi panel akustik dilakukan pengukuran kebisingan dari panel akustik berbahan cangkang, biji kasar dan halus Ceiba pentandra, baik tanpa aluminium foil maupun dengan aluminium foil. Pengaruh jarak terhadap penyerapan suara dari berbagai sampel juga dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien serap tertinggi pada sampel dengan biji Ceiba petandra adalah 0,356 dengan aluminium foil sedangkan tanpa aluminium foil adalah 0,255, koefisien serap tertinggi pada sampel dengan kulit Ceiba pentandra adalah 0,435 dengan aluminium foil sedangkan tanpa aluminium foil adalah 0,35. dan koefisien serap tertinggi pada sampel dengan biji Ceiba pentandra adalah 0,427 dengan aluminium foil sedangkan tanpa aluminium foil adalah 0,272. Dengan demikian, penambahan aluminium foil dapat meningkatkan koefisien penyerapan panel akustik.
PERTUMBUHAN, PRODUKSI DAN KANDUNGAN BIOKIMIA TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) PADA PERLAKUAN KOMBINASI EKSTRAK KULIT SINGKONG DAN AKAR ENCENG GONDOK Vivin Andriani; Purity Sabila Ajiningrum
Teknosains Vol 15 No 2 (2021): Mei-Agustus
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v15i2.18435

Abstract

Limbah kulit singkong dan akar eceng gondok memiliki kandungan yang dapat digunakan sebagai pupuk tanaman. Limbah kulit singkong dan akar eceng gondok mengandung nitrogen, fosfor dan kalium, sedangkan akar eceng gondok mengandung fitohormon giberelin. Berdasarkan kandungan yang terdapat pada kedua bahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi ekstrak kulit singkong dan ekstrak akar eceng gondok terhadap pertumbuhan (tinggi dan jumlah daun), produktivitas (jumlah buah/tanaman dan boot buah) dan kandungan biokimia (klorofil dan capsaicin). ) pada tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dengan konsentrasi masing-masing 0 g/L, 150 g/L, 200 g/L, 250 g/L dan NPK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi ekstrak kulit singkong dan ekstrak akar eceng gondok, tinggi tanaman dan jumlah daun terbaik pada konsentrasi 200 g/L, jumlah buah/tanaman pada konsentrasi 250 g/L, kandungan klorofil pada konsentrasi 200 g/L, dan kandungan capsaicin pada konsentrasi 150 g/L.