cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,116 Documents
RANCANG BANGUN ROBOT OMNI WHEEL PENGIKUT DINDING Brian Reza Kawalta Tarigan S.; Ponco Siwindarto; Raden Arief Setyawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontes Robot Pemadam Api Indonesia merupakan divisi dimana robot memiliki misi mencari dan memadamkan api di arena lapangan berbentuk simulasi interior suatu rumah. Robot yang berhasil menemukan dan memadamkan api tercepat dinyatakan sebagai pemenang. Sehingga diperlukan sebuah mekanik yang dapat bermanuver dan bernavigasi dengan cepat. Dalam penelitian ini robot  Omni Wheel yang diciptakan menggunakan mikrokontroler Arduino Mega 2560 dengan spesifikasi dimensi robot yakni panjang 21 centimeter, lebar 23 centimeter, dan tinggi 17 centimeter dengan menggunakan roda sebagai penggeraknya. Roda yang digunakan adalah jenis Omni Wheel dengan platform segitiga dimana pemasangan antar omni wheel berjarak 120o dengan menggunakan motor DC brushed sehingga Robot dapat bergerak ke segala arah tanpa memutar badan robot terlebih dahulu. Pengujian ini dilakukan hanya dengan bernavigasi lurus sejauh 7 meter sehingga Sistem Navigasi yang digunakan yakni metode Wall Following dengan penggunaan sensor ultrasonik PING))) sebagai pembacaan jarak. Hasil pengujian jarak sensor ultrasonik PING))) memiliki rata-rata kesalahan pengukuran sebesar 0,568 cm. Untuk hasil pengujian keseluruhan sistem dimana waktu rata-rata dari 40 kali percobaan mengikuti dinding sepanjang 7 meter adalah 13,7225 detik dengan rata-rata keseluruhan osilasi sebesar 15,572 cm. Kata kunci : Arduino Mega 2560, Platform Omni Wheel, PING))), Wall Following
PERENCANAAN LAMPU PENERANGAN JALAN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA Ahmad Fajar Robiyanto; Hadi Suyono; Rini Nur Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lampu penerangan jalan adalah lampu penerangan yang bersifat publik dan biasanya sengaja dipasang diruas jalan maupun tempat-tempat tertentu seperti taman dan tempat umum lainnya. Fungsi dari penerangan jalan adalah menghasilkan kekontrasan antara obyek dan permukaan jalan, sebagai alat bantu navigasi pengguna jalan, meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya pada malam hari serta memberikan keindahan lingkungan. Beberapa jalan di Universitas Brawijaya masih belum memiliki lampu penerangan jalan umum yang sesuai dengan standar SNI yang telah ditetapkan. Berdasarkan masalah tersebut maka perlu perencanaan penerangan jalan umum di lingkungan Universitas Brawijaya. Dari hasil perhitungan, maka tinggi tiang untuk jalan lokal adalah 7 meter dengan sudut kemiringan stang ornamen 19,65˚ dan jenis lampu LED 70 watt sebanyak 106 unit. Pada beberapa titik menggunakan panel surya sebagai sumber listrik dengan menggunakan lampu LED 50 watt 2 baterai 100 AH dan 3 panel surya (2 penel surya 200Wp dan 1 panel surya 100 Wp) untuk setiap lampu yang menggunakan panel surya. Panel surya tidak dapat digunakan pada semua LPJU karena gedung-gedung di Universitas yang setiap tahunnya mengalami perkembangan. Sehingga panel surya hanya di tempatkan pada tempat-tempat yang mendapatkan cahaya matahari secara maksimal. Kata Kunci - lampu penerangan jalan, panel surya, daya
PERANCANGAN SISTEM ELECTROMYOGRAPHY (EMG) SEBAGAI PENGGERAK JARI ROBOT Rizki Firmansyah; Ponco Siwindarto; Raden Arief Setyawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan untuk dapat hidup normal dengan memiliki anggota badan yang lengkap adalah kebutuhan semua manusia. Namun tidak semuanya beruntung memiliki karunia tersebut. Tidak sedikit diantara kita yang terlahir tidak sempurna atau dalam hidupnya mengalami kejadian yang menyebabkan kehilangan anggota badan. Jari adalah salah satu anggota badan yang memiliki peranan vital untuk melakukan tugas-tugas dasar seperti menggenggam, makan, menulis, dll. Otot penggerak jari-jari tangan manusia adalah otot flexor digitorum superficialis yang terletak pada bagian lengan atas. Meskipun sudah kehilangan jari-jari, namun otak kita masih mampu melakukan gerakan kontraksi dan relaksasi pada jaringan otot tersebut. Alat ini bekerja atas teori tersebut. Dengan membaca sinyal otot flexor digitorum superficialis yang kemudian dikondisikan agar dapat diproses oleh mikrokontroler untuk menggerkkan jari-jari robot. Dari pengujian yang dilakukan, sinyal otot yang dibaca sudah dapat diterjemahkan menjadi gerakan jari-jari robot dengan tingkat keberhasilan 100%. Rerata waktu respon untuk kondisi kontraksi sebesar 0,28 detik dan untuk kondisi relaksasi sebesar 0,79 detik. Kata kunci: Electromyography, Flexor digitorum superficialis, Jari-jari robot.
Rancang Bangun Buck-Boost Converter Sebagai Konverter Perbaikan Faktor Daya M. Dhia Ul Falah; n/a Soeprapto; Rini Nur Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar sumber listrik yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari berasal dari sumber jala-jala PLN. Sumber jala-jala listrik ini digunakan untuk mencatu beban listrik yang beraneka ragam. Karena beban yang bermacam-macam yang ditanggung oleh sumber jala-jala, maka faktor daya yang dihasilkan akan menjadi rendah. Untuk mengatasi faktor daya yang rendah, perlu dilakukan suatu upaya perbaikan faktor daya. Pada umumnya, perbaikan faktor daya dilakukan dengan menggunakan kapasitor bank yang dipasang secara paralel dengan beban. Namun seiring berkembangnya konverter elektronika daya, maka perbaikan faktor daya dapat dilakukan dengan menggunakan konverter elektronika daya. Salah satu konverter elektronika daya yang dapat digunakan untuk perbaikan faktor daya yaitu buck-boost converter. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat membuat buck-boost converter yang dapat digunakan untuk perbaikan faktor daya sehingga faktor daya yang dihasilkan menjadi lebih tinggi. Pada penelitian ini, dilakukan pengujian keseluruhan sistem sebanyak dua kali. Pengujian yang pertama yaitu pengujian tanpa menggunakan buck-boost converter dan pengujian yang kedua yaitu pengujian dengan menggunakan buck-boost converter. Hasil kedua pengujian tersebut akan dibandingkan dan selanjutnya akan dianalisis serta diambil kesimpulan dari kedua pengujian tersebut. Dari hasil pengujian, didapatkan perbaikan faktor daya sebesar 0,14 dan kompensasi daya reaktif sebesar 27,4014 VAR. Kata kunci— daya, faktor daya, perbaikan faktor daya, buck-boost converter
PENGENDALIAN SUHU TUBUH PADA SLEEPING BAG MENGGUNAKAN KENDALI PID M. Hadafi Maulana I.; Erni Yudaningtyas; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidur merupakan kebutuhan dasar manusia yang merupakan mekanisme untuk memulihkan tubuh dan fungsinya, memelihara energi dan kesehatan, memiliki manfaat untuk memulihkan tubuh baik secara fisik maupun emosional serta diperlukan untuk bertahan hidup. Karena pentingnya fungsi tidur manusia perlu memperhatikan faktor yang mempengaruhi kualitas tidur. Dan faktor yang paling berpengaruh pada kualitas tidur adalah suhu ruangan . Suhu ruangan berpengaruh pada kualitas dan kenyamanan tidur. Karena Suhu ruangan yang terlalu panas atau terlalu dingin seringkali menyebabkan seseorang gelisah Keadaan ini akan mengganggu tidur seseorang. Apalagi saat tidur di alam terbuka,suhu yang terlalu dingin dapat menyebabkan seseorang terkena Hipotermia dan kualitas tidur terganggu. Hipotermia adalah suatu kondisi dimana mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan untuk mengatasi tekanan suhu dingin.Sesorang dapat dikatakan hipotermia jika suhu tubuh di bawah 34 oC. Pentingnya menjaga suhu tubuh manusia di keadaan normal. Di katakan normal jika Suhu mereka antara (36,8-37,8)oC. Oleh karena itu dibuatlah suatu alat berupa sleeping bag penghangat suhu tubuh dengan menggunakan kontroler PID berbasis Arduino untuk mengatasi masalah Hipotermia saat tidur di alam terbuka. Pada penggunaan kontroler PID didapatkan nilai parameter Kp= 101.5, Ki= 25.35, dan Kd= 10, sehingga dapat mempercepat sistem untuk mencapai keadaan steadystate sesuai dengan setpoint yang telah ditentukan berupa suhu 38oC . Kata Kunci: Sleeping Bag Penghangat, Solusi Hipotermia, Kontroler PID, Ziegler Nichols 1
MONITORING RUANGAN BERBASIS IOT Bagus Ari Prabowo; Adharul Muttaqin; Akhmad Zainuri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap orang dalam kesehariannya selalu terhubung dengan lingkungan sekitarnya. Keadaan lingkungan akan mempengaruhi setiap aktivitas yang dilakukan seseorang. Untuk memperoleh kinerja yang optimal maka dibutuhkan ruang yang mendukung aktivitas orang di dalamnya. Pengaturan kondisi ruangan diperlukan untuk mencapai kondisi ideal untuk melakukan aktivitas. Penggunaan peralatan untuk melakukan pengaturan ini menyebabkan meningkatnya konsumsi energi pada suatu bangunan. Penggunaan peralatan yang tidak diperlukan akan menambah konsumsi energi sehingga terjadi pemborosan. Untuk mengurangi tingkat pemborosan energi pada sistem pengatur kondisi ruangan maka diperlukan sebuah sistem monitoring kondisi ruangan yang realtime. Pada artikel ini akan dibahas mengenai sistem monitoring kondisi ruangan berbasis IoT sebagai alat monitoring realtime. Data monitoring ditransfer ke server layanan web ‘thingspeak.com’ melalui media internet dalam jaringan Wi-Fi.  Kondisi ruangan meliputi suhu, kelembaban dan intensitas cahaya dibaca menggunakan sensor dan diolah menggunakan mikrokontroler kemudian ditampilkan dalam bentuk grafik data melalui web browser.  Hasil pembacaan sensor suhu, kelembaban dan cahaya memiliki error 0,63 % dan 3,51 % dan 1,12 % Terhadap alat ukur referensi. Kata Kunci : Kondisi ruangan, monitoring, IoT, Wi-Fi
PENGONTROLAN SUHU DAN KELEMBAPAN PADA BUDIDAYA SEMUT RANGRANG MENGGUNAKAN KONTROL LOGIKA FUZZY Puguh Sasi Rizky Ramadhan; Erni Yudaningtyas; Goegoes Dwi Nusantoro
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin berkembangnya teknologi saat ini memberikan dampak positif pada perkembangan dunia elektronik khususnya di bidang sistem kontrol.Pada saat  ini banyak teknologi yang  telah  menggunakan alat  otomatisasi kontrol.Hal tersebut disebabkan oleh  keinginan manusia untuk memenuhi kebutuhan dan mendapatkan fasilitas kemudahan dan efisiensi dalam berbagai macam hal.Semut rangrang (Oechophylla smaragdina) merupakan semut dengan ukuran cukup besar yang memiliki kemampuan dalam membentuk anyaman untuk sarangnya. Serangga ini bersifat teritorial sehingga biasa dimanfaatkan sebagai pengendali hama, selain sebagai agen pengendali hayati semut rangrang juga mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, yaitu sebagai penghasil kroto (larva semut rangrang) yang digunakan para penghobi burung sebagai pakan ternaknya. Selama ini kebutuhan kroto masih mengandalkan tangkapan secara tradisional di alam bebas. Pencarian kroto di alam tidak selamanya memenuhi kebutuhan masyarakat terutama saat musim penghujan sedangkan permintaan di pasaran sangat tinggi, dengan demikian tidak salah jika permintaan sangat banyak dan jumlah kroto yang ada di pasaran habis dengan cepat. Selama ini banyak peternak kroto yang mengalami kegagalan panen karena cuaca yang tidak menentu, maka penulis merancang sebuah alat pengontrol suhu dan kelembaban pada budidaya semut rangrang dengan menggunakan control logika Fuzzy.Pada pengujian keseluruhan sistem ditentukan nilai setpoint sebesar 250C dan didapatkan parameter kontrol Time Delay (Td) = 4,5 menit, Time Rise (Tr) = 7,2 menit, Time Peak (Tp) = 9 menit, Time Settling (Ts) = 11 menit. Kata Kunci—Semut Rangrang, Fuzzy, Suhu, Kelembapan.
PERBAIKAN PROFIL TEGANGAN PADA SISTEM PENYULANG PUJON GI SENGKALING DENGAN STATIC VAR COMPENSATOR (SVC) Faza Azmi Hidayat; Hadi Suyono; Unggul Wibawa
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan beban semakin lama semakin bertambah, harus diikuti dengan penyediaan daya listrik yang cukup dan handal. Pendistribusian daya listrik merupakan suatu permasalahan yang sering muncul, karena jarak dari beban yang dilayani tersebar, jauh dari pusat pembangkit dan kecenderungan jaringan tegangan menengah bebannya bersifat induktif.Untuk mengatasi masalah susut tegangan dan susut daya pada sebuah penyulang dapat dilakukan dengan  pemasangan SVC (Static VAR Compensator).Static Var Compensator (SVC) adalah suatu peralatan yang dapat digunakan untuk mengurangi rugi-rugi daya, meningkatkan aliran daya dan meningkatkan profil tegangan sistem.Pada penulisan ini, pemasangan SVC pada penyulang Pujon akan disimulasikan dengan menggunakan software ETAP.Simulasi Pemasangan SVC pada penyulang Pujon berhasil menaikkan tegangan.Dengan kapasitas SVC sebesar Q =1842 kVAR yang dipasang pada bus 46,  penyulang Pujon  yang awalnya terdapat sekitar 26 % dari total 101 bus dengan tegangan  dibawah 18 kV dimana tegangan bus terendah adalah V = 0,8942 pu. Setelah  dilakukan simulasi pemasangan SVC pada bus 46 menggunakan software ETAP, tegangan bus terendah V = 0,8942 pu menjadi V = 0,9102 pu dan rugi-rugi daya menurun dari P = 354,818 kW dan Q = 169,936 kVAR menjadi P = 264,54 kW dan Q =101,187 kVAR.   Kata kunci : Susut Tegangan, Susut daya, SVC (Static VAR Compensator).
Audit Energi Listrik untuk Meningkatkan Efisiensi di Gedung FISIP Universitas Brawijaya Jawoto Tri Prabowo; Unggul Wibawa; Moch. Dhofir
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung FISIP adalah salah satu bangunan di Universitas Brawijaya yang mempunyai luas lantai besar dan bertingkat. Gedung FISIP terdiri dari gedung A, gedung Konektor dan gedung B. Audit energi diperlukan untuk mengetahui penggunaan energi listrik aktual serta mencari peluang hemat energi yang tepat. Gedung FISIP belum pernah dilakukan audit energi menyeluruh ke panel setiap lantai. Penulis melakukan  pengukuran langsung ke seluruh lantai. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengukuran langsung berupa tegangan, arus dan cos phi guna mendapatkan data primer. Analisis dari hasil perhitungan diarahkan ke peluang hemat energi. Dari hasil pengukuran langsung, konsumsi energi listrik gedung sebesar 26.993,96 kWh dalam 1 bulan dengan prosentase gedung A (37%), gedung Konektor (12%), dan gedung B (51%). Klasifikasi dan prosentase konsumsi beban gedung yaitu beban penerangan (17%), beban AC (69%), beban peralatan (14%). Hasil perhitungan Intensitas Konsumsi Energi (IKE) gedung FISIP yang dibedakan antara lantai non-AC dan lantai ber-AC secara keseluruhan masih dalam kategori sangat efisien. Penghematan energi dilakukan dengan mengganti beban lampu dengan lampu LED, sedangkan beban AC diganti dengan AC teknologi inverter. Hasil analisis menunjukkan penghematan pada beban penerangan sebesar 4.184,3 kWh per bulan atau sebesar 49%. Penghematan pada beban AC sebesar 17.122,4 kWh per bulan atau sebesar 44 %. Return on Invest (RoI) beban penerangan sebesar 365% dalam 13 tahun, sedangkan beban AC sebesar 87% dalam 10 tahun.   Kata Kunci: Audit energi, Intensitas Konsumsi Energi (IKE), Penghematan, Lampu, AC, Return on Invest (RoI).
PERANCANGAN KONTROLER PID UNTUK PENGENDALIAN KESEIMBANGAN PADA SKATEBOARD ONE WHEEL Dendy Ridho Revianto; Goegoes Dwi Nusantoro; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi membuat kualitas kehidupan manusia semakin berkembang, banyak dari perusahaan yang saling berlomba dalam membuat teknologi yang dapat memudahkan kehidupan manusia, salah satu teknologinya adalah alat transportasi. Alat transportasi sangat bermacam-macam dari yang di darat, laut ataupun udara semua menggunakan teknologi. Transportasi darat sekarang ini tidak hanya difungsikan sebagai alat transportasi pada umumnya tetapi dibuat gaya hidup. Alat transportasi yang sedang banyak dikembangkan adalah alat transportsi satu roda atau sering disebut Segway, teknologi ini dapat digunakan jarak pendek, karena bebannya yang cukup berat sehingga sulit untuk dibawa kemana-mana. Dari masalah tersebut pada penelitian ini dibuat alat transportasi yang cukup ringan dan memenuhi gaya hidup yaitu skateboard  one wheel. Pada umumnya skatebord beroda empat, untuk memenuhi gaya hidup dibuat skatebord  dengan sentuhan teknologi yaitu skateboard one wheel. Skateboard ini memanfaatkan  gyroscope dan accelerometer sebagai sensor untuk menyeimbangkan badan dari skateboard. Roda memanfaatkan motor BLDC dan driver motor BTS7960, arduino uno sebagai mikrokontrolernya dan PID sebagai metode kontroler. Dengan menggunakan metode proporsional integratif derivatif yang ditanamkan pada kontroler arduino uno dengan nilai Kp=4, Ki=3 dan Kd=1 sistem dapat berjalan sesuai yang diinginkan yaitu skateboard dapat seimbang.   Kata Kunci — segway, gyroscope, accelerometer, skateboard, arduino, PID

Page 80 of 212 | Total Record : 2116


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue