cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,116 Documents
ANALISIS PEMELIHARAAN PREDIKTIF TRANSFORMATOR DAYA DI PT. PLN GI BLIMBING MALANG DENGAN METODE MARKOV Hendra Dwi Ramadhan; Moch. Dhofir; Hery Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini membahas tentang pemeliharaan prediktif transformator daya menggunakan metode markov. Pemeliharaan ditentukan dari nilai keandalan berdasarkan TDCG (Total Dissolved Combustible Gases) serta nilai uji tegangan tembus. Untuk menentukan nilai keandalan dan nilai ketersediaan menggunakan metode markov yang perlu dihitung adalah laju kegagalan (λ) yang didapatkan dari perhitungan MTTF (Mean Time To Failure) dan laju perbaikan (µ) yang didapatkan dari perhitungan MTTR (Mean Time To Repair). Nilai keandalan transformator berdasarkan TDCG selama 30 hari didapatkan 0.914343, dan 365 hari sebesar 0.336376 maka terjadi penurunan nilai keandalan sebesar ± 8,56% setiap bulannya. Serta nilai ketersediaan dalam 1 tahun didapatkan nilai 0.622924 atau 227 hari dalam kondisi baik, dan 138 hari kondisi kurang baik. Sedangkan berdasarkan uji tegangan tembus selama 30 hari didapatkan 0.907756, dan 365 hari sebesar 0.308051 maka terjadi penurunan nilai keandalan sebesar ± 9,22% setiap bulannya. Serta nilai ketersediaan dalam 1 tahun didapatkan nilai 0.558322 atau 204 hari dalam kondisi baik, dan 161 hari kondisi kurang baik. Transformator bekerja pada hari ke-210 menjadi acuan dimana nilai keandalan tidak lebih buruk dari nilai peluang kegagalan sebesar 0.534272 untuk TDCG dan 0.507905 untuk uji tegangan tembus. Pemeliharaan sebaiknya dilakukan dalam waktu 210 hari kerja transformator agar nilai keandalan transformator selalu tinggi dan transformator tidak mengalami gangguan. Kata kunci: Keandalan, Ketersediaan, DGA, TDCG, Metode Markov
ANALISIS PENGARUH INTERFERENSI ANTAR ACCESS POINT IEEE 802.11B/G/N DENGAN VARIASI CHANNEL OFFSET Sepvicho Prima Putra P.; Ali Mustofa; Raden Arief Setyawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Access point merupakan pe-rangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver yang memungkinkan antar perangkat untuk terhubung ke jaringan nirkabel dengan menggunakan Wi-Fi. Wi-Fi menggunakan standar IEEE 802.11b/g/n yang beroperasi pada frekuensi 2,4 GHz dengan 14 channel. Pemilihan 3 channel non-overlapping diperlukan untuk access point yang berada pada area yang sama agar tidak terjadi interferensi. Interferensi menyebabkan kinerja access point dapat terganggu dan kurang optimalnya pertukaran data pada jaringan wireless tersebut. Pada penelitian ini akan dilakukan kajian secara eksperimen tentang pengaruh interferensi antar access point IEEE 802.11b/g/n terhadap channel offset. Parameter kinerja yang diamati adalah throughput, jitter, dan packet loss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa channel offset dapat mempengaruhi performansi aceess point IEEE 802.11b/g/n. Access point IEEE 802.11n. merupakan access point pengganggu terbesar. Hal ini dibuktikan pada channel offset 22 MHz, IEEE 802.11b memiliki throughput sebesar 317,33 kbps, jitter sebesar 82,1826 ms, dan packet loss sebesar 29,52%. Sedangkan IEEE 802.11g memiliki throughput sebesar 153,58 kbps, jitter sebesar 205,904 ms, dan packet loss sebesar 19,431%. Begitu pula interferensi sesama IEEE 802.11n memiliki throughput sebesar 26368,91 kbps, jitter sebesar 1,7645 ms, dan packet loss sebesar 5,644%. Kata Kunci – Interferensi, Wi-Fi, IEEE 802.11b/g/n, Channel Offset, QoS.
PENGARUH KECEPATAN MOBILITAS USER TERHADAP QOS JARINGAN WIRELESS LAN 802.11G DAN 802.11N (2,4 GHz) Fikri Mentari; Ali Mustofa; Rusmi Ambarwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wireless Fidelity (Wi-Fi) merupakan perangkat untuk menghubungkan beberapa perangkat dalam suatu area Local Area Network (LAN). Kinerja jaringan yang berkualitas dan performansi yang baik pada jaringan Wi-Fi dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satu faktor yang mempengaruhi dari sisi user adalah pergerakan user menjauhi dan mendekati access point pada saat mengakses internet menggunakan jaringan Wi-Fi dengan kecepatan yang berbeda akan mendapat kualitas performansi yang bervariasi. Faktor dari sisi user berpengaruh terhadap parameter Quality of Service (QoS) di jaringan Wi-Fi. Parameter QoS pada jaringan Wi-Fi yaitu packet loss, delay dan throughput. QoS yang diperoleh dari pergerakan user di jaringan Wi-Fi dapat diketahui dari simulasi yang dirancang pada software Riverbed Modeler versi 17.5. Pengamatan pengaruh mobilitas user terhadap parameter QoS di Wi-Fi dilakukan pada layanan FTP dan video conference. Skripsi ini dibuat untuk mengetahui pengaruh apa yang terjadi ketika user yang sedang mengakses layanan melakukan pergerakan dengan kecepatan tertentu. Kata Kunci- FTP, Video Conference, Wi-Fi, mobilitas, throughput, packet loss, delay
PERANCANGAN ELECTROMYOGRAPH (EMG) UNTUK IDENTIFIKASI GERAKAN JARI PADA LENGAN BAWAH ANTERIOR Rusli, Rayven Hanjaya; Siwindarto, Ponco; Nurussa'adah, n/a
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Electroemyograph (EMG) merupakan peralatan yang digunakan untuk menangkap aktivitas otot manusia. Hasil perekaman sinyal EMG juga telah banyak digunakan sebagai sinyal kendali robot, kursi roda listrik. Hal ini sangat membantu individu yang tidak bisa mengoperasikan kursi roda. Sinyal EMG juga digunakan dalam aplikasi klinis dan biomedis. EMG digunakan  sebagai  alat  diagnostik  untuk  mengidentifikasi  penyakit neuromuskuler. Namun besarnya sinyal yang ditangkap kecil dan rentan terhadap noise.  Dari beberapa hal yang tersebut, maka penulis merancang desain instrument EMG dengan elektroda permukaan untuk identifikasi pergerakan jari. Pembuatan alat ini terdiri dari bagian-bagian utama berupa penguat instrumentasi, filter, rangkaian penguat, rangkaian isolasi dan board arduino. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa alat dapat memberi penguatan yang cukup dengan noise yang rendah, grafik sinyal dapat ditampilkan pada PC serta dari hasil pengujian didapatkan otot yang berperan dalam pergerakan jari. Kata kunci: Electroemyograph, Elektroda permukaan, Op-amp, Filter aktif, Sinyal EMG.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SMART LAMP DENGAN DETEKSI GERAKAN UNTUK OTOMATISASI LAMPU Yana Wahyuana; Raden Arief Setyawan; Akhmad Zainuri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu teknologi yang sedang berkembang saat ini adalah lampu listrik. Orang-orang cukup senang karena dapat membuat sumber cahaya, tanpa terlalu memperhatikan tentang penampilan dari lampu tersebut. Namun orang-orang segera menyadari bahwa kualitas lampu listrik dapat ditingkatkan dengan penyebaran iluminansi cahaya yang merata, menghilangkan silau, dan membuat pencahayaan menarik. Namun penggunaan energi listrik terus meningkat dari tahun ke tahun dan menjadi permasalahan di era modern ini. Contohnya adalah penggunaan energi listrik di Indonesia. Penggunaan energi listrik di Indonesia menunjukkan adanya peningkatan. Di sisi lain, pattern recognition telah muncul sebagai isu penelitian yang menentukan terkait realisasi sukses dari lingkungan cerdas. Pada penelitian ini penulis merancang dan mengimplementasikan sebuah smart lamp, yaitu suatu alat yang dapat mengatur nyala lampu secara otomatis jika ada gerakan manusia, dapat beradaptasi dengan iluminansi cahaya yang diinginkan atau standarnya adalah 100 lux, dan dapat mengenali pola waktu gerakan manusia, yang mana pola dipelajari menggunakan metode pattern recognition dengan penalaran menggunakan model pohon keputusan. Pembuatan alat ini terdiri dari bagian-bagian utama berupa microcontroller ATMega328P, sensor gerak (Passive Infra Red/ PIR), sensor cahaya (LDR), Real Time Clock (RTC) DS1307 dan dimmer elektrik. Gerakan akan dideteksi oleh sensor PIR, kemudian sensor iluminansi cahaya dijadikan umpan balik terhadap penentuan iluminansi cahaya sesuai yang diinginkan. Tahap selanjutnya pola waktu gerakan akan dipelajari dengan metode pattern recognition dengan data referensi diambil dari sensor PIR dan RTC. Hasil penelitian disimpulkan bahwa alat dapat mengatur lampu supaya menyala secara otomatis ketika ada gerakan manusia tetapi terdapat jeda selama Ti detik. Ti dapat diatur dengan waktu paling singkat 5,5 detik. Alat dapat mengatur iluminansi cahaya dalam ruangan supaya sesuai dengan iluminansi cahaya standar tetapi pada nilai siklus kerja PWM tertentu (tergantung jenis lampu). Selain itu, dimmer elektrik bekerja hanya pada sumber AC tertentu karena pada penelitian ini tidak mempertimbangkan karakteristik sumber catu daya. Alat dapat mengenali pola waktu gerakan manusia yang terjadi secara berulang pada rentang waktu tertentu. Algoritme pattern recognition dapat mengenali pola dengan maksimal 2 pola waktu gerakan yang berbeda dengan pola waktu gerakan dikenali setelah 5 kali perulangan. Kata kunci:  smart lamp, iluminansi cahaya, dimmer, pattern recognition, pohon keputusan
SISTEM DETEKSI BOLA PADA ROBOT KRSBI BERDASARKAN DETEKSI WARNA HSV DENGAN PENAMBAHAN FUNGSI ROI (REGION OF INTEREST) Chandra Halim Harahap; Panca Mudjirahardjo; n/a Nurussa'adah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deteksi warna HSV merupakan cara untuk memfilter warna obyek yang dideteksi dengan warna yang lain berdasarkan lingkup warna hue, saturation, dan value. Untuk mempercepat proses filter warna pada deteksi warna HSV, proses deteksi HSV dapat ditambahkan fungsi ROI (Region Of Interest). ROI berfungsi untuk menyeleksi daerah dari obyek yang akan dideteksi untuk mengambil nilai dari parameter – parameter yang dibutuhkan untuk mendeteksi suatu obyek. Library yang digunakan adalah OpenCV (Open source Computer Vision) karena tersedia secara gratis serta banyaknya fitur yang bisa dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian, bola orange yang digunakan sebagai obyek yang dideteksi memiliki rata - rata nilai yaitu Hue (H) dengan nilai minimal sebesar 5 dan maksimal 17,  saturation (S) dengan nilai minimal sebesar 148 dan maksimal sebesar 234, dan value (V) dengan nilai minimal sebesar 84 dan maksimal 254. Jarak maksimal bola terdeteksi sebesar 160,020 cm sedangkan secara praktik sebesar 158,50 cm. Persen error dari jarak bola secara teori dan praktik < 1,6 %. Pada sistem keseluruhan robot mampu mendeteksi bola pada 3 posisi bola yang diatur yaitu di timur robot, di selatan robot, dan di barat robot dengan jarak bola tetap 30 cm. Hasilnya, robot paling cepat menemukan bola pada posisi 1 (timur) dengan waktu rata-rata 4,12 detik sedangkan posisi 2 (selatan) robot menemukan bola dengan waktu rata-rata 6,10 detik dan posisi 3 (barat) robot menemukan bola dengan waktu rata-rata 8,05 detik. Posisi 1 memiliki waktu rata-rata lebih cepat dibandingkan posisi 2 dan posisi 3 dikarenakan algoritma pada mikrokontroler utama yang melakukan manuver gerakan putar kanan terlebih dahulu untuk mencari bola. Kata kunci - Deteksi Warna HSV, ROI,OpenCV
ANALISIS PENJADWALAN PEMELIHARAAN MINYAK TRAFO di GI KEBON AGUNG DENGAN MENGGUNAKAN METODE MARKOV Hendro Sulaksono; Moch. Dhofir; Mahfudz Shidiq
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformator daya merupakan peralatan yang vital dalam penyaluran energi listrik. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya pengurangan umur transformator antara lain pengaruh dari suhu sekitar, suhu minyak transformator, pola pembebanan, kualitas bahan transformator, kualitas minyak, cuaca, kadar oksigen, kelembapan udara dan pengelolaaan terhadap transformator tersebut. Fungsi minyak transformator sangatlah penting untuk operasi dari transformator. Karena banyak gangguan yang akan dapat diselesaikan dengan menggunakan minyak trafo ini. Maka dari itu perawatan minyak transformator sangat penting untuk mengoptimalkan kinerja trafo. Pada penelitian ini metode yang akan digunakan adalah Metode Markov. Dalam metode ini didapatkan nilai keandalan dan nilai ketersediaan. Dibutuhkan laju kegagalan dan laju keandalan untuk memnetukan nilai MTTF dan MTTR. Didapatkan nilai waktu yang disarankan melalui penelitian agar kondisi temperatur dapat selalu bekerja dengan optimal. Kata kunci: Minyak Transformator, Markov, Laju keandalan, Laju kegagalan
ANALISIS PERILAKU KONTAMINAN AIR DALAM MINYAK TRANSFORMATOR SHELL DIALA B PADA MEDAN LISTRIK HOMOGEN DAN NON HOMOGEN Hesti Vini Widiastuti; Moch. Dhofir; Hery Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakmurnian pada minyak transformator diakibatkan oleh adanya partikel lain didalam minyak transformator seperti partikel padat, partikel cair dan partikel gas. Kontaminan didalam minyak yang sering timbul adalah partikel air. Partikel air sendiri akan ada dalam  minyak kondisi baru atau sedang beroperasi. Pada penelitian ini diuji pengaruh kontaminan air terhadap tegangan tembus dengan menggunakan cawan standar VDE 370 jarak sela 2.5 mm dan arus bocor dengan menggunakan susunan elektroda piring-piring dan susunan elektroda jarum-piring dengan  menggunakan pembangkit tegangan tinggi AC. Sedangkan untuk pengujian arus konduksi dengan menggunakan elektroda cincin pengaman jarak sela 5mm dengan menggunakan pembangkit tegangan tinggi DC. Distribusi medan listrik homogen dan medan listrik non-homogen di simulasikan dengan menggunakan simulasi FEMM 4.2. Pada kontaminan air sebesar 0.03%, 0.06%, 0.1% dan 0.13% tegangan tembus pada minyak menurun yaitu dari 23,98 kV menjadi 11.82 kV, 8.85 kV, 5.38kV dan 2.79 kV. Setelah minyak terkontaminasi air, minyak akan dipanaskan yang bertujuan untuk mengurangi kadar air di dalam minyak. Tegangan tembus pada minyak setelah dipanaskan menjadi naik yaitu 22.19 kV, 17.76 kV, 14.15 kV, 11.37 kV. Semakin besar kontaminan air di dalam minyak transformator maka arus bocor pada minyak transformator akan semakin besar. Arus bocor pada minyak transformator murni dan kontaminan air 0.1% pada susunan elektroda piring-piring dengan jarak sela 15 mm pada tegangan 30 kV arus bocor minyak transformator berturut-turut sebesar 50,9 μA dan 68,17 μA. Sedangkan pada jarak sela 20 mm arus bocor murni dan kontaminan air 0.1% pada susunan  elektroda jarum-piring dengan jarak sela 15 mm berturut-turut sebesar 27.33 μA dan 56.43μA. Kata kunci: Isolator cair,  tegangan tembus, arus bocor, pergerakan partikel, FEMM.
RANCANG BANGUN ALAT PEMBERI PAKAN IKAN NILA OTOMATIS BERDASARKAN PEMILIHAN WAKTU DAN BERAT DENGAN PEMANTAUAN MENGGUNAKAN NRF24L01 Mohammad Alif Robby Gani; Raden Arief Setyawan; Panca Mudjirahardjo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan nila merupakan komoditi yang berprospek cerah karena memiliki harga jual yang tinggi sehingga ikan nila sangat cocok dikonsumsi oleh masyarakat dengan gizi yang melimpah. Hal inilah yang dihadapi pembudidaya proses budidayanya, yaitu biaya perawatan mahal dan batasan manusia dalam kurang tepat saat pekerja memberi pakan untuk ikan serta sulitnya pemantauan dalam pemberian pakan ikan. Salah satu cara untuk mengatasi membuat suatu alat yang dapat memberi pakan ikan nila secara otomatis pengganti tenaga manusia. Alat pengendali utama yang digunakan adalah Arduino Mega 2560. Aktivitas-aktivitas berupa penjadwalan pemberian pakan ikan dapat diatur, pengeluaran berat pakan ikan dapat diatur dan pemantahuan pemberian pakan dapat diketahui. Sensor HCSR04 digunakan sebagai apakah pakan masih ada atau sudah habis dilengkapi dengan alarm Buzzer dan sensor Load Cell digunakan sebagai mengukur berapakah pakan akan dikeluarkan untuk pemberian pakan pemberitahuan dilengkapi dengan visualisai bunyi Buzzer. Alat ini juga dilengkapi dengan pemantahuan menggunakan NRF24L01 untuk mengirimkan data berapakah berat yang dikeluarkan. Dengan adanya alat ini, pembudidaya ikan nila dapat  meningkatnya produksi panen karena berkurangnya biaya perawatan berat pemberian pakan yang dikeluarkan, waktu pemeliharaan pun menjadi lebih efisien dan pemantahuan pengeluaran pakan dapat dipantau. Kata Kunci – Arduino Mega 2560, HCSR04, Load Cell, Ikan Nila, Buzzer
PERANCANGAN SISTEM KONTROL RASIO UDARA DAN BAHAN BAKAR PADA PEMBAKARAN BOILER WANSON DI PPSDM MIGAS CEPU DENGAN PENGENDALI PID M. Malik Abdullah; Mochammad Rusli; Goegoes Dwi Nusantoro
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembakaran pada boiler memiliki peran yang penting untuk menjaga temperatur uap (steam) pada nilai tertentu. Pada proses pembakaran membutuhkan sejumlah bahan bakar dan udara dengan komposisi atau rasio tertentu agar terjadi pembakaran yang optimal. Optimal tidaknya proses pembakaran dapat diketahui dari prosentase udara berlebih (%excess air). Oleh karena itu diperlukan sistem kontrol yang dapat menjaga temperatur uap pada nilai tertentu serta sistem kontrol rasio yang digunakan untuk menjaga komposisi dari jumlah bahan bakar dan udara agar diperoleh pembakaran yang optimal dengan kontroler PID. Dengan metode Ziegler-Nichols, diperoleh parameter PID pada pengendali temperatur dengan nilai Kp = 3,104, Ti = 2,826, dan Td = 0,7065, pada pengendali flow bahan bakar dengan nilai Kp = 3,773, Ti = 3.43, dan Td = 0,8575, dan pada pengendali flow udara dengan nilai Kp = 3,42, Ti = 2,854, dan Td = 0,7135. Dari hasil simulasi dengan setpoint 160oC, diperoleh respon temperatur dengan settling time 54 sekon dan error steady state 0,062%, respon flow bahan bakar dengan setlling time 52 sekon dan error steady state 0,085%, dan respon flow udara dengan settling time 53 sekon dan error steady state 0,11%, dan rasio flow udara dan flow bahan bakar 16,24. Kata Kunci: Boiler, Sistem Kontrol Rasio, PID

Page 84 of 212 | Total Record : 2116


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue