cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 1,398 Documents
Analisis Perubahan Momen-Kurvatur Kolom akibat Pengaruh Beban Gempa Rencana Berdasarkan SNI 1726:2019 pada Perencanaan Beton Bertulang (Studi Kasus Gedung X Universitas Y Kota Malang) Prastowo, Asyha Sefie; Dr. Retno Anggraini, ST., MT.; Dr. Eng. Ir. Desy Setyowulan, ST., MT., M.Sc., IPM., ASEAN Eng.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan wilayah dengan tingkat aktivitas seismik tinggi akibat pertemuan tiga lempeng tektonik utama, sehingga perencanaan struktur bangunan tahan gempa menjadi aspek yang sangat penting. Salah satu elemen struktur yang berperan signifikan dalam menjaga stabilitas bangunan adalah kolom beton bertulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan hubungan momen–kurvatur kolom akibat pengaruh beban gempa rencana berdasarkan ketentuan SNI 1726:2019. Objek penelitian berupa gedung eksisting yang dilakukan perencanaan ulang dengan parameter gempa terbaru. Analisis difokuskan pada perilaku momen–kurvatur kolom mulai dari kondisi pra-retak, leleh tulangan, hingga kondisi ultimit. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan karakteristik kurva momen–kurvatur antara kolom eksisting dan kolom hasil perencanaan ulang. Kolom dengan rasio tulangan lebih besar menghasilkan kapasitas momen dan daktilitas yang lebih baik dibandingkan kolom dengan rasio tulangan lebih kecil. Temuan ini menunjukkan bahwa rasio tulangan memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku daktil kolom dalam menahan beban gempa. Dengan demikian, pemenuhan ketentuan rasio tulangan yang tepat sangat penting untuk meningkatkan kinerja dan keamanan struktur beton bertulang terhadap beban gempa. Kata kunci: SNI 1726, momen-kurvatur, kolom, struktur beton bertulang, rasio tulangan
Modifikasi Aspal dengan Pemanfaatan Plastik PET (Polyethylene Terephthalate) dan Limbah Beton sebagai Substitusi Agregat Halus Peny Kalista Sari; Geffira Qowlam Fadilla; Ir. Hendi Bowoputro, ST., MT., IPU., ASEAN Eng.; Rahayu Kusumaningrum, ST., MT., M.Sc.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengatasi kebutuhan infrastruktur jalan berdurabilitas tinggi dan isu lingkungan dengan menganalisis kinerja campuran Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) yang dimodifikasi limbah plastik PET dan limbah beton konstruksi. Metode penelitian menggunakan eksperimen laboratorium berbasis pengujian Marshall sesuai Spesifikasi Umum Bina Marga 2025. Dalam studi ini, plastik PET (kadar 5%) digunakan sebagai aditif aspal, dan limbah beton (15,25%) sebagai substitusi agregat halus. Hasil pengujian menunjukkan bahwa campuran modifikasi memenuhi seluruh parameter Marshall dengan Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 6%. Analisis ekonomi menggunakan AHSP 2025 mencatat penghematan biaya produksi sebesar 1,11% dibandingkan AC-WC konvensional. Pemanfaatan integratif ini terbukti menjadi alternatif solusi perkerasan yang layak secara teknis, ekonomis, dan berkelanjutan.
Pengaruh Penambahan Serat Ampas Tebu terhadap Stabilitas Marshall Campuran Asphalt Concrete – Wearing Course Asbuton (AC-WC Asb) Bunga Humaira; Muhammad Julda Faza; Ir. Hendi Bowoputro, ST., MT., IPU., ASEAN Eng.; Rahayu Kusumaningrum, ST., MT., M.Sc.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan dini pada perkerasan jalan masih menjadi permasalahan umum di Indonesia, sehingga diperlukan upaya modifikasi campuran aspal menggunakan material inovatif dan ramah lingkungan. Salah satu material alternatif yang berpotensi digunakan adalah Serat Ampas Tebu (SAT) yang merupakan limbah pertanian dengan ketersediaan melimpah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat ampas tebu terhadap karakteristik Marshall campuran Asphalt Concrete – Wearing Course Asbuton (AC-WC Asb), serta menentukan kadar aspal dan kadar serat optimum berdasarkan kinerja campuran. Material yang digunakan meliputi Aspal Penetrasi 60/70, Asbuton tipe B 50/30 sebanyak 8% dari total campuran, agregat dari Pasuruan, serta serat ampas tebu jenis tebu hijau. Variasi kadar aspal yang diuji yaitu 6%, 6,5%, dan 7%, sedangkan variasi serat ampas tebu adalah 0.15%, 0.30%, 0.45%, dan 0.60% dari total berat campuran. Parameter Marshall yang dianalisis mencakup VIM, VMA, VFB, Stabilitas, Flow, dan Marshall Quotient (MQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serat ampas tebu hingga kadar 0.45% dapat meningkatkan performa campuran. Nilai Stabilitas dan MQ tertinggi diperoleh pada kadar SAT 0.30%, masing-masing sebesar 1286.2 kg dan 348.8 kg/mm. Semua nilai Flow memenuhi spesifikasi, namun nilai VFB turun di bawah batas standar pada kadar SAT 0.60%. Berdasarkan analisis grafik, kadar optimum campuran berada pada rentang kadar aspal 6.55% – 7% dan kadar serat 0.15% – 0.45%. Hasil uji ANOVA dua arah menunjukkan adanya interaksi signifikan antara kadar aspal dan kadar serat terhadap nilai VIM, VFB, Stabilitas, dan MQ.   Kata Kunci: Asphalt Concrete - Wearing Course (AC-WC Asb), Asbuton, Serat Ampas Tebu, Marshall.
Analisis LCA Berbasis Integrasi BIM terhadap Variasi Material Beton dan Tulangan pada Struktur Gedung Sekolah Dasar Pasar Baru Lathiif Anggoro, Adik Muhammad; Indradi Wijatmiko; Wisnumurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya sektor industri di tengah pesatnya perkembangan zaman terutama pada sektor konstruksi menimbulkan kekawatiran bagi lingkungan terhadap emisi berbahaya yang menyumbang karbon sebesar 58% dari material beton dan 17% dari tulangan baja. Sehingga pada penelitian ini meninjau solusi alternatif dari segi emisi lingkungan serta biaya terhadap penggantian material ramah lingkungan yang terdiri dari beberapa variasi, diantaranya beton subtitusi fly ash 40%, beton substitusi GGBFS 40%, dan tulangan scrap 60%. Penilaian dampak lingkungan dilakukan dengan metode Life Cycle Assessment dibantu dengan Software One Click LCA yang terintegrasi dengan BIM melalui Autodesk Revit, yang didasarkan pada hasil desain ulang terhadap penggantian material melalui Software Tekla Structural Designer. Hasil menunjukan bahwa variasi beton fly ash 40% dengan tulangan scrap 60% menunjukan emisi paling rendah, bila dibandingkan dengan desain eksisting terjadi penurunan emisi 46,74% yaitu sebesar 2.306.519 Kg CO2e menjadi 1.228.223 Kg CO2e atau 371,8 Kg CO2e/m2 menjadi 197,9 Kg CO2e/m2. Dari segi biaya, selisih harga antara desain eksisting dengan variasi beton fly ash 40% dan tulangan scrap 60% adalah sebesar Rp 4.006.227.359
Kuat Tekan Beton dengan Variasi Persentase Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) dan Silica Fume Dewita Deviyanti; Lilya Susanti; Ming Narto Wijaya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang banyak digunakan karena memiliki kuat tekan tinggi, namun memiliki keterbatasan pada kekuatan awal dan durabilitas apabila hanya menggunakan semen portland. Salah satu upaya untuk meningkatkan performa beton sekaligus mendukung konsep pembangunan berkelanjutan adalah dengan memanfaatkan Supplementary Cementitious Materials (SCM), seperti Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) dan Silica Fume, sebagai substitusi sebagian semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi persentase GGBFS dan Silica Fume terhadap kuat tekan beton pada umur 28 dan 56 hari, serta menentukan proporsi campuran optimal untuk menghasilkan kuat tekan maksimum. Benda uji yang digunakan berupa silinder beton berdiameter 150 mm dengan tinggi 300 mm dan faktor air semen (FAS) sebesar 0,35. Variasi GGBFS yang digunakan sebesar 0%, 20%, dan 50%, sedangkan variasi Silica Fume sebesar 0%, 5%, dan 7,5% terhadap berat semen. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 28 dan 56 hari. Kata Kunci: Kuat Tekan Beton, Umur Beton, Ground Granulated Blast Furnace Slag, Silica Fume
Analisis Perilaku Berkendara Pengguna Sepeda Motor dan Penentuan Titik Rawan Kecelakaan pada Jaringan Jalan Surabaya Timur Setiawan , Evans Aristo; Basandid, Rania; Lasmini Ambarwati, ST., M.Eng.; Rahayu Kusumaningrum, ST., MT., M.Sc.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut data dari Humas Polri Jawa Timur, pada tahun 2023 tercatat minimal 1.356 kecelakaan di Surabaya. Penyebab kecelakaan ini bervariasi, mulai dari kondisi infrastruktur jalan yang kurang baik dan perilaku pengemudi yang mengabaikan aturan. Di daerah blackspot, dibutuhkan tindakan khusus untuk memperbaiki dan meningkatkan keselamatan jalan.  Penelitian ini menggunakan data primer (kuesioner karakteristik berkendara), data sekunder (peta wilayah penelitian, data LHR Surabaya Timur tahun 2021-2022 dan data kecelakaan lalu lintas Surabaya Timur tahun 2021-2022), serta berbagai teknik analisis seperti analisis deskriptif, regresi logistik, perhitungan angka ekivalen kecelekaan (AEK), perhitungan accident rate, metode batas kontrol atas (BKA), identifikasi SWOT, dan pemodelan prediksi peluang kecelakaan untuk mencapai tujuan penelitian. Penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang dihitung dengan rumus Slovin serta teknik stratified random sampling, sehingga diperoleh kebutuhan sampel sebanyak 400 responden. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas pengendara sepeda motor di Surabaya Timur masih banyak yang melanggar peraturan-peraturan lalu lintas yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Kata Kunci: Karakteristik Pengendara Sepeda Motor, Blackspot, Pemodelan Prediksi Peluang Kecelakaan, Kecelakaan Lalu Lintas, Surabaya Timur
Kuat Tekan Beton dengan Variasi Persentase Ground Granulated Blast Furnace Slag dan Fly Ash Ibrahim, Akmal Maulana; Ming Narto Wijaya; Lilya Susanti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akmal Maulana Ibrahim, Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya, Desember 2025, Kuat Tekan Beton dengan Variasi Persentase Ground Granulated Blast Furnace Slag dan Fly Ash. Dosen Pembimbing: Ming Narto Wijaya dan Lilya Susanti.   Beton merupakan material konstruksi yang paling banyak digunakan pada proyek konstruksi. Penggunaan beton berkontribusi pada 8% total emisi CO2 global, mayoritas emisi dihasilkan dari industri semen. Produksi semen Portland memiliki jejak karbon tinggi, sehingga pemanfaatan limbah industri sebagai supplementary cementitious materials (bahan pengganti semen) menjadi solusi penting untuk menciptakan beton ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) dan Fly Ash sebagai bahan substitusi semen terhadap karakteristik kuat tekan beton. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental di laboratorium dengan membuat benda uji berupa silinder berdiameter 15cm dan tinggi 30cm. Variasi campuran yang digunakan meliputi variasi GGBFS sebesar 0%, 20%, dan 50%, serta Fly Ash sebesar 0%, 10%, dan 20% dari berat semen. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur beton 28 dan 56 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan substitusi semen dengan kadar tertentu memberikan dampak positif terhadap kinerja beton. Kuat tekan tertinggi pada umur 28 hari dicapai oleh variasi campuran kombinasi GGBFS 20% dan Fly Ash 10% dengan nilai sebesar 31,78 MPa. Sedangkan pada umur 56 hari, peningkatan kekuatan terus terjadi dimana kuat tekan tertinggi dicapai oleh variasi GGBFS 20% dan Fly Ash 0% sebesar 42,05 MPa. Diperoleh nilai optimum kuat tekan 56 hari untuk substitusi GGBFS sebesar 21.80% dengan nilai kuat tekan 42.093 MPa dan nilai optimum substitusi Fly Ash sebesar 6.32% dengan nilai kuat tekan 36.99 MPa. Dapat disimpulkan bahwa substitusi semen dengan GGBFS dan Fly Ash dalam kadar tertentu efektif menghasilkan beton mutu tinggi sehingga mampu mengurangi penggunaan semen portland secara signifikan.   Kata Kunci: Suplementary Cementitious Materials, GGBFS, GGBS, Fly Ash, Kuat Tekan Beton
Penilaian Kerusakan Jalan Menggunakan UAV (Unmanned Aerial Vehicle) dengan Membandingkan Metode IRI (International Rougness Index) dan PCI (Pavement Condition Index) Fazri Fadzila Alwi; Hendi Bowoputro; Roland Martin Simatupang
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan raya merupakan infrastruktur vital yang memerlukan pemantauan berkala demi menjamin keselamatan pengguna, yang umumnya dilakukan menggunakan metode konvensional seperti International Roughness Index (IRI) dan Pavement Condition Index (PCI); namun, tingginya intensitas kerusakan dan padatnya lalu lintas menuntut metode survei yang lebih efisien, cepat, dan aman. Dilakukan pada ruas Jalan Surabaya-Madiun (STA 8+800 – 10+800), penelitian ini mengumpulkan data primer melalui survei lapangan menggunakan pesawat nirawak, alat IRI Meter 2, serta survei visual manual, di mana data UAV diolah melalui tahapan fotogrametri digital hingga Orthomosaic untuk divalidasi dengan data manual. Hasil analisis menunjukkan tingkat akurasi metode UAV terhadap metode manual PCI sebesar 88% dengan kecenderungan estimasi luasan kerusakan lebih besar 12% akibat sensitivitas sensor kamera, yang menyimpulkan bahwa meskipun belum sepenuhnya dapat menggantikan metode manual, teknologi pesawat nirawak layak digunakan sebagai metode survei pendahuluan yang efektif dan minim risiko.
Studi Analisis Pemodelan Perilaku Lentur pada Balok Profil Boks dengan Material Komposit Particle Wood Board dan Cold-Formed Steel PANDITYA, DAFASYA; Dr. Eng. Ir. Desy Setyowulan, ST., MT., M.Sc., IPM., ASEAN Eng.; Dr. Eng. Devi Nuralinah, ST., MT.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis perilaku lentur balok profil boks berbahan cold-formed steel dengan penambahan material komposit Particle Wood Board melalui pemodelan elemen hingga menggunakan ABAQUS. Tiga model balok dengan panjang bentang 1.000 mm dianalisis, yaitu balok cold-formed steel tunggal, balok profil boks, dan balok komposit cold-formed steel–Particle Wood Board. Material baja dimodelkan sebagai elastis–plastis, sedangkan Particle Wood Board sebagai elastis linier. Parameter yang ditinjau meliputi kapasitas beban maksimum, lendutan, tegangan lentur, serta distribusi plastic equivalent strain (PEEQ). Hasil analisis menunjukkan bahwa kapasitas beban maksimum meningkat dari 1,88 kN pada balok tunggal menjadi 9,58 kN pada profil boks, dan mencapai 12,277 kN pada balok komposit. Distribusi PEEQ menunjukkan plastisasi terkonsentrasi pada elemen baja, sementara Particle Wood Board berperan meningkatkan kekakuan dan menunda keruntuhan lentur.
Optimalisasi Penggunaan Wiremesh pada Penulangan Pelat Lantai Menggunakan Metode Integer Linier Programming pada Proyek Gedung Inovasi dan Riset Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Tahap 1 Reinhart Maleakhi; Saifoe El Unas; Hamzah Hasyim
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan wiremesh sebagai tulangan pelat lantai pada proyek konstruksi sering menimbulkan limbah material akibat pemotongan yang tidak terencana. Hal ini juga dapat terjadi pada Proyek Pembangunan Gedung Inovasi dan Riset FILKOM UB Tahap 1, di mana pola pemotongan wiremesh yang kurang optimal dapat meningkatkan waste, biaya, dan kebutuhan material. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan pendekatan sistematis yang mampu meminimalkan limbah dan mengoptimalkan penggunaan material. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan wiremesh, memodelkan pola pemotongan yang efisien, serta menentukan persentase limbah melalui penerapan metode integer linear programming pada kasus cutting stock problem. Penelitian menggunakan data struktur dari Dokumen Engineering Design (DED) berupa gambar denah penulangan serta syarat penulangan pelat lantai wiremesh pada tiap lantai, baik area tumpuan maupun lapangan. Pemodelan matematis disusun melalui penentuan variabel keputusan, fungsi tujuan untuk meminimalkan waste, serta fungsi pembatas untuk memenuhi kebutuhan potongan sesuai desain. Perhitungan optimasi dilakukan menggunakan perangkat lunak QM for Windows. Variabel penelitian mencakup jenis pola pemotongan, jumlah pola, dan kombinasi pemotongan untuk tiap lantai. Hasil analisis menunjukkan total kebutuhan wiremesh setelah proses optimalisasi yakni 1.391 lembar dengan luas penulangan sebesar 1.577.394.000 mm². Model menghasilkan 88 pola pemotongan dengan 62 kombinasi pola untuk seluruh lantai. Berdasarkan keseluruhan proses, persentase waste material yang dihasilkan adalah 3,87%, menunjukkan bahwa metode integer linear programming mampu meminimalkan limbah material. Dengan demikian, metode optimasi ini dapat dijadikan acuan dalam manajemen material pada proyek konstruksi. Kata kunci : wiremesh, cutting stock problem, integer linear programming, manajemen waste, pelat lantai