Articles
74 Documents
PEMAHAMAN DAN APRESIASI PESERTA DIKLAT REGIONAL RAS5079 (SUATU EVALUASI DARI PERSPEKTIF KOMUNIKASI)
I. Aeni Muharromah;
Lilis Suryani
Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa Vol 1, No 01 (2020): Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa
Publisher : Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemahaman dan Apresiasi Peserta Diklat Regional RAS5079 (Suatu Evaluasi dari Perspektif Komunikasi) adalah gambaran pelaksanaan diklat regional “Improving Crop Resilience to Climate Change through Mutation Breeding in Pacific Islands" diikuti oleh 7 negara yang memiliki bahasa dan latar budaya yang berbeda. Bahasa yang dipergunakan adalah bahasa Inggris. Tentu saja setiap peserta memiliki keragaman dan tingkat pemahaman bahasa Inggris yang berbeda dan ini akan berpengaruh pada level pemahaman setiap peserta. Pemahaman adalah bagian dari proses komunikasi. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik kuestioner dan analisa Two Top Boxes (TTB), tulisan ini meliliki tujuan mencari gambaran komunikasi yang sesungguhnya dalam pelaksanaan kegiatan RAS5079 dengan melihat tanggapan pemahaman peserta. Hasil kuesioner ternyata unsur administratif memuaskan dan sangat memuaskan 57,2%, untuk pemahaman materi sebanyak 57,1% menganggap bahwa proses kegiatan diklat berjalan dengan baik sesuai dengan arah dan tujuan yang ingin dicapai, kegiatan praktek lapangan mendapat tanggapan 64,3% peserta menilai baik. Sementara itu untuk manajemen kelas skala 5 dan 4 sebanyak 57% sudah sangat baik. Untuk melihat tingkat kepuasan dan pemahaman secara keseluruhan digunakan analisa TTB. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan diklat RAS5079 telah dilaksanakan dengan baik dan mendapat apresiasi dan pemahaman yang baik dari para peserta. Komunikasi verbal dan nonverbal telah berlangsung dengan baik.
TINJAUAN PERAN GOVERNMENT PUBLIC RELATIONS ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 UNTUK BERSIKAP MILENIAL
Djoko Waluyo;
Rachmawaty Djaffar
Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa Vol 1, No 01 (2020): Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa
Publisher : Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Government public relations (GPR) atau kehumasan pemerintah dalam era Revolusi Industri 4.0 menghadapi tantangan berat. Perkembangan teknologi Internet makin pesat. Internet of Things (IoT) telah menjadi bagian masyarakat, di lingkungan birokrasi pemerintah dan humas pemerintah. Pelayanan publik menggunakan online, demikian pula aktivitas kehumasan pemerintah telah memanfaatkan Internet dan media sosial. Media social dimanfaatkan agar humas pemerintah untuk bersikap milenial, artinya menerobos public milenial. Fungsi pemerintah sebagai pelayanan, pembangunan, pemberdayaan, dan pengaturan dijalankan kehumasan pemerintah dengan jaringan Internet. Tulisan ini meninjau peran GPR yang menjalankan tugas – tugas kehumasan pemerintah untuk bersikap milenial, artinya dapat mengikuti perkembangan zaman dengan memanfaatkan perangkat digital sehingga dapat diterima kalangan milenial Sumber tulisan dari literatur dan buku yang terkait.Teknik analisis secara deskriptif – kualitatif. Simpulannya, era Revolusi industri 4.0 telah merubah kinerja kehumasan pemerintah yang membutuhkan kerja cerdas, kerja cepat dan disiplin.
PELAKSANAAN DISEMINASI VARIETAS UNGGUL PADI SEBAGAI UPAYA KOMUNIKASI PEMASARAN PRODUK NUKLIR
Indri Setiani;
I. Aeni Muharromah
Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa Vol 1, No 01 (2020): Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa
Publisher : Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemajuan iptek nuklir bidang pertanian telah menghasilkan varietas unggul dengan teknik mutasi radiasi yang dikembangkan oleh BATAN dan telah menghasilkan 25 varietas padi. Bekerjasama dengan pemerintah daerah (pemda) melalui dinas pertanian (distan), BATAN telah mendiseminasikannya hampir ke 23 provinsi. Lokus studi kasus daerah Cianjur dan Sukabumi adalah bagian dari program diseminasi iptek nuklir melalui produk padi. Untuk melihat feedback terhadap komunikasi pemasaran yang telah dilakukan BATAN di lokasi tersebut, kami melakukan wawancara terhadap CV. Sarandi Agri yang merupakan mitra pengguna produk BATAN. Proses komunikasi pemasaran dilakukan sejak tahun 2013 dimana PT. Sarandi Karya Nugraha (SKN) hanya mengawal uji coba demplot 1 ha di kabupaten Cianjur sampai pada akhirnya tahun 2019 CV. Sarandi Agri berdiri dan telah berhasil menjadi produsen benih dengan lahan 3,2 hektar khusus untuk produksi padi BATAN. Disamping itu efek keberhasilannya yaitu dapat memenuhi persediaan benih BATAN sesuai kebutuhan di daerah Cianjur. Komunikasi yang intens dalam promosi produk benih padi unggul ini telah mendorong berdirinya produsen benih padi BATAN yaitu CV. Sarandi Agri. Kegiatan komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh BATAN dalam mendiseminasikan varietas unggul BATAN telah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang aplikasi iptek nuklir bidang pertanian yaitu pemanfaatan padi varietas Inpari Sidenuk, Mugibat, Pandan Putri. Selain itu juga memberikan keuntungan ekonomis kepada para petani pemakainya. Efek komunikasi pemasaran yang paling terlihat adalah CV. Sarandi Agri secara mandiri telah menjadi produsen benih varietas padi BATAN dengan tingkat produktivitas rata-rata 5,6 ton/hektar dan telah diusulkan untuk menjadi anggota perkumpulan BATAN AGRO Parther Club (BAPC).
MEDIA MAINSTREAM JADI RUJUKAN MEDIA SOSIAL
Bambang Mudjiyanto;
Amri Dunan
Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa Vol 1, No 01 (2020): Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa
Publisher : Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peran media mainstream dan insan pers masih dibutuhkan masyarakat dan pemerintah untuk memerangi informasi ujaran kebencian dan hoaks yang disampaikan oleh media sosial. Masyarakat masih butuh informasi yang benar sesuai data, fakta, dan terverifikasi yang disajikan media konvensional di Indonesia. Media mainstream menjadi garda terdepan sebagai sumber informasi yang valid bagi masyarakat, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Masyarakat juga harus jeli mencermati, memilih dan memilah informasi yang diterima melalui media sosial, untuk kenyamanan dan ketenteraman dalam masyarakat. Bagi pemerintah, media mainstream mengambil peran sebagai rumah komunikasidan kontrol sosial serta menjadi harapan pembangunan bangsa untuk mendorong menjadi bangsa yang besar. Media mainstream memiliki aturan main yang sangat ketat dalam proses penyajian berita. Kelayakan sebuah informasi untuk diberitakan menjadi konsumsi publik melalui proses panjang, sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Para jurnalis di media mainstream umumnya para profesional dengan pendidikan cukup memadai dan diberikan pembekalan khusus tentang etika jurnalistik, umumnya tergabung dalam serikat profesi yang diikat oleh kode etik. Jurnalis media mainstream bekerja mencari, mengolah, dan menyebarkan informasi dengan kerangka etis, mereka mengabarkan fakta, bukan fantasi.
CARA MENGEVALUASI ORIENTASI SEMANTIK DALAM TEKS DENGAN PENDEKATAN LINGUISTIK FUNGSIONAL
Karman Karman
Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa Vol 1, No 01 (2020): Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa
Publisher : Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Setiap aktivitas komunikasi memproduksi teks apa pun teknologi yang memediasi teks tersebut. Teks sebagai hasil dari aktivitas pikiran manusia mengandung nilai. Nilai ini dimanifestasikan dalam penggunaan bahasa. Ini berarti bahwa dalam bahasa terkandung orientasi semantik tertentu yang bersumber dari apa yang dipersepsikan paling bernilai/berharga. Untuk memahami apa makna semantik di balik teks, kita harus menganalisisnya. Salah satu pendekatan analisis untuk memahami orientasi semantik adalah dengan menggunakan functional linguistics, systematic linguistics atau sering juga disebut systematic functional linguistics. Salah satu model analisis dalam pendekatan ini adalah model yang diperkenalkan oleh Lemke. Tulisan ini menjelaskan (1) teknik analisis penggunaan pendekatan systematic functional linguistics dengan model yang diperkenalkan Lemke; dan (2) bagaimana praktik penggunaannya dalam konteks bahasa Indonesia.
REPRESENTASI PEREMPUAN PADA PEMBERITAAN KASUS PROSTITUSI ONLINE VANESSA ANGEL DI SUARA.COM DAN KUMPARAN.COM
Elsa Noviyanti;
Dewi Maria Herawati
Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa Vol 1, No 01 (2020): Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa
Publisher : Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi perempuan terhadap pemberitaan kasus prostitusi online Vanesa Anggel pada media online Suara.com dan Kumparan.com edisi Januari dan Februari 2019. Pemilihan sampel pemberitaan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan dianalisis menggunakan metode analisis wacana kritis dengan model Sarah Milss. Model analisis wacana kritis Sara Mills lebih melihat pada bagaimana posisi-posisi aktor ditampilkan dalam teks. Posisi-posisi ini dalam arti siapa yang menjadi subjek penceritaan dan siapa yang menjadi objek penceritaan. Setelah dilakukan analisis diperoleh kesimpulan bahwa dalam sepuluh pemberitaan kasus prostitusi online Vanessa Angel yang dipublikasikan oleh media online Suara.com dan Kumparan.com. menempatkan laki-laki sebagai subjek pencerita dan mendudukan perempuan sebagai objek yang diceritakan. Kemudian dari hasil analisa pemberitaan tersebut, perempuan direpersentasikan sebagai pihak yang dominan, pelaku utama dan pemicu adanya kasus prostitusi online karena dianggap sebagai pihak yang menjadikan dirinya sendiri sebagai komoditas untuk dijual oleh mucikari kepada laki-laki yang membutuhkan jasa seks.
MEDIA KOMUNIKASI DALAM MENDUKUNG PENYEBARLUASAN INFORMASI PENANGGULANGAN PANDEMI COVID-19
Syarifuddin Akbar
Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa Vol 2, No 1 (2021): MAJALAh SEMI ILMIAH POPULER KOMUIKASI MASSA
Publisher : Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan signifikansi pesan yang disampaikan melalui media komunikasi dalam keadaan pandemi. Tuntutan masa pandemi yang berdimensi krisis dalam berbagai lini, menjadikan pemilihan media komunikasi harus lebih hati-hati. Persoalan ini kemudian akan berdampak pada kesalahan informasi yang diterima oleh masyarakat. Oleh sebab itu, pemilihan komunikasi massa sebagai media yang strategis dalam menanggapi berbagai persoalan yang ada dapat menjadi alternatif sebagai sarana edukasi dini yang langsung menyasar terhadap masyarakat luas dengan efektif dan efisien. Bahasan utama dalam penelitian ini berkaitan dengan peran penting komunikasi massa di tengah pandemi COVID-19. Media memiliki peranan yang strategis dalam menanggapi berbagai persoalan yang ada. Bahkan, komunikasi massa dapat menjadi salah satu bentuk edukasi dini yang langsung menyasar terhadap masyarakat luas dengan efektif dan efisien. Bahasan utama dalam penelitian ini yaitu berkaitan dengan peranan penting komunikasi massa di tengah pandemi Covid-19 ini, sebagai bentuk pencegahan dan edukasi dini kepada masyarakat. Media komunikasi memiliki peranan sentral dalam menanggapi pandemi Covid-19 ini. Persoalan yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19 ini menjadi permasalahan global yang berpotensi memicu adanya tatanan atau rekonstruksi sosial baru, dengan demikian diperlukan adanya komunikasi yang erat antara stakeholder dengan masyarakat dalam menanggapi permasalahan ini.
SOSIALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DI ERA PANDEMI COVID-19
Bambang Mudjiyanto;
Amri Dunan
Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa Vol 1, No 2 (2020): Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa
Publisher : Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Ideologi Pancasila merupakan landasan bernegara paling ideal dan harus dipegang teguh segenap anak bangsa. Mewujudkan masyarakat Pancasila, bisa diraih dengan menerjemahkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Indonesia sedang mengalami masalah pandemi Covid-19. Indonesia telah menunjukkan kepada dunia bahwa ideologi Pancasila mampu menjadi senjata Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Melalui sigapnya masyarakat bergotong royong berada di garis terdepan perjuangan melawan Covid-19. Ideologi Pancasila dengan spirit ekonomi kerakyatan terbukti mampu menguatkan perekonomian nasional. Hidup berbagi dan gotong royong meringankan beban sesama sebenarnya bukan hal baru bagi Indonesia. Saat pandemi Covid-19, rasa kesetiakawanan tersebut semakin teruji. Imbauan untuk menjaga jarak fisik tak lantas membuat masyarakat mementingkan diri sendiri. Ada dua jenis bantuan yang diberikan masyarakat kepada warga yang secara ekonomi akibat pembatasan sosial dan berdonasi untuk tim medis yang berhadapan langsung dengan pasien Covid-19. Terlepas alasan bantuan masyarakat, pandemi Covid-19 menjadi momen untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Situasi krisis yang terjadi saat pandemi Covid-19 sedang menguji apakah Pancasila telah menjadi pedoman hidup bagi setiap elemen bangsa. Nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial terjelma secara aktual melalui aksi gotong royong masyarakat lewat beragam donasi yang digalakkan oleh masyarakat, baik secara lokal maupun nasional. Perubahan besar dalam perilaku masyarakat di tengah pandemi Covid-19, salah satunya adalah lahirnya masyarakat baru yang penuh empati, welas asih, dan sarat solidaritas sosial. Kata Kunci: Sosialisasi; Nilai-Nilai Pancasila, Era Pandemi Covid-19
PENGARUSUTAMAAN NILAI-NILAI PANCASILA DI ERA PANDEMI COVID-19
Bambang Mudjiyanto;
Amri Dunan
Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa Vol 2, No 1 (2021): MAJALAh SEMI ILMIAH POPULER KOMUIKASI MASSA
Publisher : Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Nilai-nilai Pancasila sangat dirasakan dalam kehidupan masyarakat di Indonesia sehari-sehari. Negara Indonesia sebagai bangsa yang besar dengan berbagai keberagaman seperti agama, kebudayaan, sosial, hingga etnik sangat menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang dimiliki. Sejak awal berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia, semua agama dan kepercayaan bebas hidup di dalamnya. Pancasila adalah soal keyakinan dan penegakan hak asasi. Pancasila tidak akan tertanam dalam jiwa kita sendiri masing-masing bila tidak berjuang. Tak seorang pun akan berjiwa Pancasila kalau dia tidak mempraktikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan setiap hari. Pancasila bukan hanya dasar statis, melainkan juga bintang penuntun yang dinamis yang mesti responsif terhadap dinamika sosial dan global. Nilai mulia dalam semangat bergotong royong ini diharapkan mampu mengatasi semua perbedaan status, golongan, etnik, agama, dan kelompok. Oleh itu, pengarusutamaan nilai-nilai pancasila merupakan hal penting dilakukan semua pihak saat ini.
PENGARUH ONLINE SHOP JEJARING SOSIAL TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF PADA IBU RUMAH TANGGA DESA KANEYAN KECAMATAN TARERAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN
Femy F Umboh
Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa Vol 2, No 1 (2021): MAJALAh SEMI ILMIAH POPULER KOMUIKASI MASSA
Publisher : Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Globalisasi membuat banyak perubahan dan perkembangan pada teknologi informasi. Teknologi komunikasi dan informasi yang saat ini banyak digunakan adalah internet. Melalui internet orang dapat berkomunikasi dan bertukar informasi dengan mudah tanpa hambatan waktu dan tempat. Saat ini yang sedang diminati oleh masyarakat adalah berbelanja secara online, terdapat banyak situs untuk berbelanja secara online salah satunya adalah jejaring sosial. Saat ini kalangan ibu rumah tangga pun aktif dalam berbelanja online. Jika seseorang membeli barang berdasarkan keinginan tanpa mementingkan kegunaan dan manfaat suatu barang akan membuat seseorang berperilaku konsumtif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi yaitu ibu rumah tangga yang pernah berbelanja online melalui jejaring sosial. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 30 responden ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan instrumen angket. Analisis data menggunakan analisa korelasi, analisis determinasi, uji Parsial. Dengan bantuan software SPSS 22 IBM. Hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh yang signifikan antara online shop jejaring sosial terhadap perilaku konsumtif pada ibu rumah tangga Desa Kaneyan Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan dengan Korelasi sebesar 0,333 artinya hubungan rendah tetapi pasti, Determinasi sebesar 0,111 artinya berpengaruh sebesar 11%, dan uji t sebesar 1,870 yang berarti online shop jejaring sosial berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif.