cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
ISSN : 24606324     EISSN : 25796461     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara is an open access journal and published twice a year in January & July that contains research result where never published.
Arjuna Subject : -
Articles 277 Documents
PERAN PEMBELAJARAN IPS DAN PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA Basori, Muhamad
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.762 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v1i1.148

Abstract

  Abstract: Character education policy unveiled by the government in 2010. Wisdom This requires the implementation of character education systematically arranged and integrated to the subjects. The purpose of this study was to describe the atmosphere of the school in support of the implementation of character education, social studies teacher efforts in the implementation of the Social Studies study in character, and difficulties experienced by teachers in implementing the learning Social Studies character. This study used a qualitative approach to the type of research phenomenology. Informants in this study is the principal, curriculum affairs, Social Studies teachers, and students. Data collection is done by triangulation of sources and triangulasi techniques (interviews, observation and documentation). Analysis of the data in this study is inductive using model analysis Miles and Huberman. Activity in the data analysis, namely data reduction, a data display, and conclusion drawing / verification. Outcomes research presented descriptively. The results showed that the school supports the implementation of character education through learning activities, the creation of the school culture, and integrating character education into the curriculum. Keywords : Character Educational, Social Studies and the Learning Social Studies. Abstrak: Kebijakan pendidikan karakter diresmikan pemerintah pada tahun 2010. Kebijakan ini menghendaki pelaksanaan pendidikan karakter yang disusun secara sistematis dan terintegrasi hingga ke mata pelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan suasana sekolah dalam mendukung implementasi pendidikan karakter, upaya guru IPS dalam implementasi pembelajaran IPS berkarakter, dan kesulitan-kesulitan yang dialami guru IPS dalam implementasi pembelajaran IPS berkarakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, urusan kurikulum, guru mata pelajaran IPS, dan siswa. Pengumpulan data dilakukan secara triangulasi sumber dan triangulasi teknik (wawancara, observasi dan dokumentasi). Analisis data dalam penelitian ini bersifat induktif dengan menggunakan analisis model Miles and Huberman. Aktivitas dalam analisis data yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah mendukung implementasi pendidikan karakter melalui kegiatan pembelajaran, penciptaan budaya sekolah, dan pengintegrasian pendidikan karakter ke dalam KTSP. Kata kunci:Pendidikan Karakter, IPS, dan Pembelajaran IPS.
IMPLEMENTATION OF THINK TALK WRITE (TTW) LEARNING MODEL TO INCREASE LEARNING RESULTS WRITE POETRY ON GRADE 5 ELEMENTARY SCHOOL Bahri, Syaiful
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.002 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v4i1.12164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model pembelajaran Think Talk Write dalam meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia materi menulis puisi siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari tahapan sebagai berikut, (1) perencanaan; (2) pelaksanaan; (3) pengamatan; dan (4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Batu Belah Timur I tahun pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pra tindakan memperoleh tingkat ketercapaian klasikal pada aspek kognitif sebesar 45,33%, dan tindakan I sebesar 70% sedangkan pada tindakan II sebesar 90%. Aspek rata-rata nilai afektif pada pra tindakan menunjukkan 67,00, setelah dilakukan tindakan I rata-rata nilai afektif meningkat menjadi 79,52 dan mengalami peningkatan menjadi 98,33 pada tindakan II, sedangkan aspek psikomotorik rata-rata nilai psikomotor pada pra tindakan menunjukkan 64,50, setelah dilakukan tindakan I rata-rata nilai psikomotor meningkat menjadi 83,00 dan mengalami peningkatan menjadi 98,00 pada tindakan II
EFEKTIFITAS MEDIA BECAK DALAM PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN BERFIKIR KRITIS SISWA SD/MI Widiana, Galuh Tisna; Ulum, Maufuzul; Nurrrohmah, Triya; Arobi, Achmad Zainul Hasan
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.497 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v3i2.11781

Abstract

“Becak” is one of three dimensional visual media that can be concrete the student’s understanding towards the material of transplantation. Because of becak media, student’s can see participate. Student’s will be easy to understand the material because it’s practical and should be visualized. The aim of this media is student’s can practice “Becak” (Belajar Cangkok) media in the IPA learning. It’s to develop the critical thinking skills of student’s elementary school. This research uses experiental method and research variabel uses pre-test and post-test. By using this method, the researcher will know the understanding from each student. How the apply the media correctly. By the concrete media and the participation of students’s the learning process will be impressive. So that the student’s understanding will grow on their own in the way they participate in the learning process. Keywords: effectiveness, media, critical.
ANALISIS KETIDAKTEPATAN PENGGUNAAN BAHASA JAWA KRAMA ALUS MAHASISWA PGSD ANGKATAN 2012 UN PGRI KEDIRI DALAM MATA KULIAH BAHASA DAERAH Damariswara, Rian
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.236 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v2i1.341

Abstract

Abstrak: Salah satu tingkatan dalam unggah-ungguh bahasa Jawa yakni krama alus. Krama alus merupakan tuturan paling tinggi yang dituturkan masyarakat Jawa. Tuturan krama alus terdapat empat leksikon dalam menggunakannya yakni leksikon krama inggil, madya, netral dan afiks krama inggil. Penggunaan tersebut, harus sesuai dan tidak diganti dengan leksikon lain terutama leksikon ngoko. Kenyatannya, terdapat ketidaktepatan penggunaan bahasa Jawa krama alus oleh mahasiswa PGSD angkatan 2012. Ketidaktepatan tersebut, dijadikan pijakan dalam pemberian strategi pembelajaran bahasa Jawa krama alus di Prodi PGSD UN PGRI Kediri. Berdasarkan latar belakang penelitian, rumusan masalah yaiku mendeskripsikan ketidaktepatan penggunaan bahasa Jawa krama alus mahasiswa PGSD angkatan 2012. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian, yaitu untuk mengetahui ketidaktepatan penggunaan bahasa Jawa krama alus mahasiswa PGSD angkatan 2012. Dengan rumusan dan tujuan penelitian tersebut, diharapkan memberi manfaat dalam strategi pembelajaran materi bahasa Jawa krama yang tepat dan mahasiswa dapat memperbaiki ketidaktepatan penggunaan bahasa Jawa krama alus pada pembelajaran berikutnya. Kajian pustaka menguraikan konsep unggah-ungguh bahasa Jawa khususnya bahasa Jawa krama alus yang meliputi pengertian, pengguna dan pemilihan leksikon. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu mahasiswa PGSD angkatan 2012. Teknik Pengumpulan data menggunakan hasil tes. Teknik analisis data menggunakan persentase dan deskriptif. Kata Kunci : Bahasa Jawa Krama Alus Abstract: One of unggah-ungguh upload tiers in the Java language krama alus. Krama alus is the highest utterances spoken people in East Java. Krama alus speech there are four lexical in using the lexicon krama inggil, madya, netral and afiks. Such use should be appropriate and not replaced with other lexicons mainly lexicon ngoko Key Word : the Java language krama alus
PENGEMBANGAN BUKU TEKS BAHASA INDONESIA BERBASIS BUDAYA JAWA TIMUR DENGAN MODEL PAKEM UNTUK PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Wicaksono, Antonius Alam; Bariska, Hanif Fikri
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.555 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v3i2.11786

Abstract

A common purpose in this research is to develop text book of Indonesian language based culture East Java with PAKEM model to improve study results students class 4 primary school. As for a special purpose of this research is: (1) described the process develop text book Indonesian language based culture East Java with PAKEM model to improve study results students class 4 elementary school (2) described the quality of the text book of Indonesian language based culture East Java with PAKEM model. This research including the kind of research of development by design 4D model. Development standard covering specific stage, design, and development. The result of developing shows that the development of covering standard definition stage with the results in the form of a map learning needs; the stage design with the results of the draft a text book; and phase of development by teaching design the final text book. The quality of the text book that have been developed are considered to be of the components in the teaching material, the appearance of, language, and graphic. Each of the components won a high percentage 97,9%, 100%, 96,4%, and 93,8% .The acquisition observations in the class IV on the activities of teachers is 92.5 % and results of learning outcome increased by 18 point. Keywords: text book, PAKEM model, learning outcome
PENERAPAN KOOPERATIF TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERTANYA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BAGI SISWA KELAS IV SDN KEBONHARJO I Pujiastuti, Arik Umi
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (893.13 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v1i2.214

Abstract

Abstract: The research is formed for increasing the ability of question on student and the activity of indonesia language on both student and teacher by using the applicationcooperative of  Team Game Tournament (TGT) type. This research category is the classaction research. This research has been done in two cycles. The first cycle contains oftwo meetings which involve 29 fourth grade students of SDN Kebonharjo I as thesubject in this research. The datas of this research is got by direct observation. Thisobservation datum which is used for observing the activity of both student and teacherand observing the ability of question on student as long as the subject matter is occurredthat is analyzed by scoring is provided by the presentation. The result of this researchshows that by using cooperatif ofTeam Game Tournament (TGT) type, the activity ofboth the student and teacher, the ability of question on student in science has increased.The percentage of student activity on the first cycle shows 51,91% and the percentageof  the second one shows 60,72%. Then, the percentage of teacher activity on the firstcycle shows 48,75% and the percentage of the second one shows 81,87%. The last one,the percentage of the student ability of question also shows the increase, on the firstcycle shows 54,66% and for the second one shows 78%. By this research, it is wishedcan make the teacher more creative and innovative in using the type of subject tomotivate the student to be better in getting the best result. Based on this research result,the teacher of elementary school is suggested for using cooperative of Team GameTournament (TGT) type for increasing the student ability of question on indonesialanguage.
ANALISIS FAKTA PADA MUATAN IPS DALAM PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 KELAS IV SD Utami, Ima Wahyu Putri; Putra, Arda Purnama
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.764 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v3i1.804

Abstract

In the 2013 curriculum the learning materials in primary schools are packaged in an integrated thematic learning model. Although the materials and learning processes are conducted in an integrated manner, the taught material should not be independent of the material concept of each load. The material has been contained in the student book. While the learning process is in the teacher book. Material and learning process is crucial in education, so it is necessary to analyze the concept of material in the student book and the implementation of learning. The analysis of the implementation of learning is done in class IV elementary school of Muhammadiyah 9 Malang. The purpose of the analysis conducted in this research are: 1) to describes the study of facts on the content of social studies in the “Indahnya Keragaman Negeriku” theme grade four elementary school, and 2) to describe the study of facts on the content of social studies during the learning of “Indahnya Keragaman Negeriku” theme grade four elementary school. The type of this research is qualitative descriptive research. Data completion technique used in this research is observation and questionnaire of teacher response. Observations are used to describe the study of social studies content facts in the fourth grade students of the Indahnya Keragaman Negeriku theme. While the questionnaire teacher response used to know the study of facts of social studies content that teachers teach to students. Based on the results of research that has been done can be concluded that the study of facts in Sub-theme one material of “suku bangsa dan bahasa daerah” have been implemented well; The study of facts in the Sub-theme two material of “keragaman rumah adat dan pakaian adat di Indonesia” has been well implemented; The study of facts in the Sub-theme three material of “aktivitas ekonomi yang dilakukan” has been well implemented. Keywords: fact, social studies, learning curriculum 2013
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN AMONG UNTUK PENDIDIKAN BUDI PEKERTI LUHUR DI SEKOLAH DASAR Sumargono, Yoyok
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.532 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v1i1.153

Abstract

Abstract: This study aims to describe and provide meaning behind the phenomena that appear in the implementation of learning among for moral education in primary schools. Learning to Tri Sakti Jiwa is if your kognitif-afektif-konatif  implemented in full (together), concrete, and Tri Sa (serasi-selaras-seimbang) for a noble character education within the context of the class. To explain this, used a phenomenological qualitative research. Based on the analysis of data obtained by the three groups of the study's findings that the implementation of learning can be classified among the findings in the form of: content, process, and character education learning outcomes. Keywords: among learning, character education learning Abstrak: Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan dan memberikan makna dibalik fenomena yang tampak pada pelaksanaan pembelajaran among untuk pendidikan budi pekerti di sekolah dasar. Pembelajaran untuk Tri Sakti Jiwa yaitu olah cipta-rasa-karsa yang dilaksanakan secara utuh (menyatu), konkret, dan Tri Sa (serasi-selaras-seimbang) untuk pendidikan budi pekerti luhur dalam konteks kelas. Untuk menjelaskan hal ini, digunakan penelitian kualitatif fenomenologis. Berdasarkan analisis data diperoleh tiga kelompok temuan penelitian bahwa pelaksanaan pembelajaran among dapat diklasifikasikan dalam bentuk temuan: isi, proses, dan hasil pembelajaran pendidikan budi pekerti luhur.   Kata kunci: pembelajaran among, pendidikan budi pekerti.
PRELIMINARY RESEARCH ABOUT THE FORMULATION AND DEVELOPMENT OF DESIGN OF MONOLITHIC ENTREPRENEURSHIP CURRICULUM (Study At Civics Court In Elementary School Teacher Education Program Faculty Of Teacher Training and Education University of Muhammadiyah Sidoa Tirtoni, Feri; Su’udiyah, Fidaus
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.131 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v4i1.11979

Abstract

Draft desain kurikulum entrepreneurship secara monolitik di prodi PGSD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), yaitu sebuah desain kurikulum berbasis entrepreneurship yang nantinya akan di internalisasikan pada mata kuliah PKn dan seluruh aktifitas kegiatan mahasiswa baik di dalam maupun di luar kampus sehingga memberikan dampak yang berpengaruh terhadap life skill mahasiswa setelah lulus dari perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development) model pengembangan Dick dan Carey dengan melalui tahap 1) analisis (analyze) yang memuat tiga langkah prosedural pada model pengembangan Dick and Carey di antaranya menganalisis kebutuhan untuk mengidentifikasi tujuan dari pengembangan desain kurikulum entrepreneurship secara monolitik pada mata kuliah PKn (asses needs to identity goals), menganalisis intruksional (conduct instructional analysis), dan menganalisis pembelajar dan konteks (analysis learners and contexts), 2) pengembangan (develop), 3) desain (design), dan 4) implementasi (implement). Berdasarkan hasil uji coba I dengan rata-rata skor 4,1 dengan kriteria baik dan uji coba II dengan rata-rata skor 4,5 dengan kriteria sangat baik yang telah dilaksanakan pada penelitian ini ditemukan sebuah data baru bahwa mata kuliah PKn pada prodi PGSD akan bisa berjalan lebih menarik jika para dosen berminat untuk melakukan sebuah pengembangan dalam prose pembelajaran. Seperti dengan menggunakan sistem pembelajaran mata kuliah PKn dengan integrasi karakter entrepreneurship secara monolitik. Hal ini ditunjukkan agar mahasiswa agar memiliki ketertarikan dalam proses pembelajaran PKn dan pada saat pembelajaran PKn tidak hanya mempelajari materi teori saja, tapi juga dapat belajar tentang nilai-nilai karakter. Setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan integrasi karakter entrepreneurship secara monolitik pada mata kuliah PKn mulai nampak adanya perubahan terhadap gaya belajar mahasiswa, sehingga orientasinya adalah lebih pada mengembangkan sebuah kepribadian dan karakter mahasiswa untuk lebih memiliki sikap analisis serta kritis. Hasil dari proses pembalajaran juga menunjukan mahasiswa lebih responsif terhadap segala kejadian dan peristiwa yang ada dan terjadi disekitar lingkungan sosialnya, hal ini mulai nampak pada saat mahasiswa melakukan presentasi terhadap gagasan dan ide yang akan dilakukan pada saat mereka kembali berada pada lingkungan masyarakat, ada materi yang dibahas akan selalu dikaitkan mengenai peran seorang calon guru terhadap kehidupan masyarakat sekitar.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN TEMATIK SEKOLAH DASAR BERBASIS BUDAYA LOKAL MASYARAKAT FLORES Laksana, Dek Ngurah Laba
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.931 KB)

Abstract

Abstract: The aimed of this study was to development a multimedia learning with content and context based on local culture of Ngada Flores that can be used in teaching in elementary schools. Multimedia learning is developed with the ADDIE model (analyze, design, development, implementation, and evaluation). This research was conducted in Ngada East Nusa Tenggara province. Subjects in this study is the Curriculum 2013 as well as teachers and students of grade fourth in District Bajawa Ngada, East Nusa Tenggara. The data collected in this study were analyzed by descriptive qualitative to describe the effectiveness of multimedia to be developed. The results showed that (1) multimedia that is developed is a multimedia thematic, namely Themes Cultural Diversity Nation, (2) there are some cultural content areas integrated into multimedia, among other local dance and folk songs, and (3) developed thematic multimedia integrated local culture of Ngada is in the excellent category is based on an expert assessment and testing to elementary students. Key words: multimedia learning content and context of culture, Ngada Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan multimedia pembelajaran berbasis konten dan konteks budaya lokal masyarakat Ngada Flores yang dapat digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar. Multimedia pembelajaran ini dikembangkan dengan model ADDIE (analyze, design, development, implementation, dan evaluation). Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur. Subjek dalam penelitian ini adalah kurikulum 2013 kelas IV serta guru dan siswa SD kelas IV di Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Data yang telah dikumpulkan dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menjelaskan efektivitas multimedia yang akan dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) multimedia yang dikembangkan adalah multimedia tematik, yaitu Tema Keragaman Budaya Bangsaku, (2) terdapat beberapa konten budaya daerah yang diintegrasikan ke dalam multimedia, antara lain tari daerah dan lagu daerah, dan (3) multimedia tematik yang dikembangkan terintegrasi budaya lokal Masyarakat Ngada ada dalam kategori sangat baik berdasarkan penilaian ahli dan uji coba kepada siswa SD. Kata kunci: multimedia pembelajaran, konten dan konteks budaya, Ngada

Page 3 of 28 | Total Record : 277