cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
ISSN : 24606324     EISSN : 25796461     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara is an open access journal and published twice a year in January & July that contains research result where never published.
Arjuna Subject : -
Articles 277 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PGSD UN PGRI KEDIRI DENGAN MODUL BERBASIS KONFLIK KOGNITIF PADA MATERI MENYUSUN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA SD Rachmawati, Linda; Mukmin, Bagus Amirul
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.908 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v3i2.11782

Abstract

In science lesson of elementary school, there are some problems related to the students' learning outcomes that are still low. This is proved by the average score of students is 69 and viewed from the percentage of students' learning achievement is 38%. This is because the students understanding related to the preparation of teaching administrations are still lack. Another factor that influences is lecturer teaching method is not appropriate. The learning that is applied so far is teacher-centered, so that students are more passive and less involved in learning activity. The objective of this study is to improve the students learning outcomes of science lesson of elementary school. This research used classroom action research with the stages of planning, implementation, observation, and reflection. This research subjects are A class of 6th semester of Primary School Teacher Education Department, Nusantara PGRI Kediri University. The data of this study are collected by observation and test techniques. The results showed that the average increase in student learning outcomes from pre-cycle activities of 69, in the first cycle 73, and on the second cycle increased to 83. While the percentage of students' learning achievement also increased from pre-cycle activity by 38%, in the first cycle to 59%, and in second cycle reached 87%. Based on the results study, it can be concluded that the module based on cognitive conflict can improve the understanding and learning outcomes of students in Science Lesson of Elementary School of Primary School Teacher Education Department, Nusantara PGRI Kediri University. Keywords: learning outcomes, module based on cognitive conflict.
ANALISIS KESESUAIAN INSTRUMEN PENILAIAN IPS PADA BUKU GURU KELAS V TEMA “SEJARAH PERADABAN BANGSA INDONESIA” DENGAN KOMPETENSI DAN PRINSIP PENILAIAN IPS SD KURIKULUM 2013 Saidah, Karimatus
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.687 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v2i1.339

Abstract

Abstract: Book teachers in the curriculum in 2013, is a guideline for teachers in implementing the learning process. To accelerate the learning process as expected, then the entire device is presented in the book, including teacher assessment should be appropriate. This study aimed to analyze the compatibility between the competency assessment instrument IPS and IPS elementary principles of assessment standards based curriculum assessment in 2013. This research use descriptive research, to elaborate on the compatibility between the variables studied. The results of the analysis show that there is a mismatch between assessment instrument developed by IPS competence. Assessment instrument complies with the standards of curriculum assessment in 2013, but there are some discrepancies in the selection and assessment instrument that assessed aspects . Keywords : teacher guide, instrument ratings, IPS Competence, Principles ratings Abstrak: Buku guru dalam kurikulum 2013, merupakan pedoman bagi guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Untuk melancarkan proses pembelajaran sebagaimana yang diharapkan, maka seluruh perangkat yang disajikan dalam buku guru termasuk penilaian harus sesuai. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian antara instrument penilaian IPS dengan kompetensi dan prinsip penilaian IPS SD berdasarkan standar penilaian dalam kurikulum 2013. Penelitian yang dilakukan ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, untuk menjabarkan tentang kesesuaian antar variabel yang dikaji. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa terdapat ketidaksesuaian antara instrument penilaian yang dikembangkan dengan kompetensi IPS. Instrumen penilaian telah sesuai dengan standar penilaian kurikulum 2013, akan tetapi terdapat beberapa ketidaksesuaian dalam pemilihan instrument penilaian dan aspek yang dinilai. Kata Kunci : Buku guru, instrument penilaian, Kompetensi IPS, Prinsip penilaian
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS (Studi Kelas IV SDN Tamansari 4 Probolinggo) Wardana, Ludfi Arya; Husen, Choirun
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.902 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v3i1.809

Abstract

This research aim is to improve student achievement in the fourth grade social studies SDN Tamansari 4 Probolinggo City by using a scientific approach consisting of observing, asking, trying, reasoning and communicating. The method of this research is classroom action research (CAR) conducted collaboratively between researchers and teachers. The subjects consisted of 30 students with heterogeneous ability. The study was conducted for two cycles, each cycle consisting of two learning meetings. Technique of collecting data is done through observation, interview, documentation and also student achievement test. The results showed there was an increase, both seen from the aspect of participation in opinion, cooperation and complete the task. The result of the students test known in first cycle obtained the average of the class is 71 with the complete student of 22 students or 73,33%. In second cycle, the average class is 77,14 with the complete student of 25 students or 83% (learning mastery criteria ≥ 70). From the data can be interpreted that the application of scientific approach can improve student achievement in the subjects of social studies grade four SDN Tamansari 4 Probolinggo City. Keywords: scientific approach, learning achievement, classroom action research
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN SCIENTIFIC DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR Imron, Ilmawati Fahmi
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.784 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v1i2.218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penerapanpendekatan scientific dengan model pembelajaran berbasis masalah terhadap berpikirkritis siswa materi manusia dan lingkungannya di sekolah dasar. Penelitian inimenggunakan penelitian True eksperimen dengan rancangan penelitian Pretestposttestcontrol group design. Subjek penelitian kelas IVA dan kelas IVB SDNSingkalanyar 1 Prambon Nganjuk. Berdasarkan hasil penelitian yang dianalisisdengan menggunakan SPSS 19.0 menunjukkan bahwa ada pengaruh pendekatanscientific dengan model pembelajaran berbasis masalah terhadap berpikir kritis padamateri manusia dan lingkungannya di sekolah dasar dibuktikan dengan t hitung (13,377) > t tabel (2,021). Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwapenerapan pendekatan scientific dengan model pembelajaran berbasis masalah padamateri manusia dan lingkungannya di sekolah dasar dapat digunakan sebagai salahsatu alternatif model pembelajaran yang dapat meningkatkan berpikir kritis siswa.
PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATA PELAJARAN IPS (STUDI PADA KELAS V SDN I GENDING KABUPATEN PROBOLINGGO) Wardana, Ludfi Arya
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.479 KB)

Abstract

Abstract: This research was conducted with the aim to describe the implementation of Character Education through Problem Based Learning Lesson IPS in Class V SDN 1 Gending Probolinggo. This study describes the implementation, barriers and solutions Character Education through Problem Based Learning Lesson IPS. Data were collected through observation, interviews, documentation and analyzed by qualitative descriptive technique. The results of this study found that the characters that appear on problem-based learning is curiosity, hard work, creativity, tolerance, discipline, friendly, honest, democratic, fond of reading. Obstacles that occur in the preparation, implementation and assessment, teachers find solutions for the implementation of Character Education through Problem Based Learning Lesson IPS well done. Keywords: Implementation of Character Education, Problem Based Learning Abstrak: Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah pada Mata Pelajaran IPS di Kelas V SDN 1 Gending Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini mendeskripsikan pelaksanaan, kendala, dan solusi Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran Berbasis Masalah pada Mata Pelajaran IPS. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakter yang muncul pada pembelajaran berbasis masalah yaitu rasa ingin tahu, kerja keras, kreatif, toleransi, disiplin, bersahabat, jujur, demokratis, gemar membaca. Kendala yang terjadi pada persiapan, pelaksanaan dan penilaian, guru mencari solusi agar pelaksanaan pendidikan karakter melalui pembelajaran berbasis masalah pada mata pelajaran IPS dapat terlaksana dengan baik. Kata Kunci: Pelaksanaan Pendidikan Karakter, Pembelajaran Berbasis Masalah
PEMBELAJARAN KONSEP DASAR IPA II MODEL STAD DENGAN EKSPERIMEN DAN NON EKSPERIMEN DILENGKAPI LKM DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH MAHASISWA Eksan, Moh. Budi Susilo
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.254 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v1i1.149

Abstract

ABSTRACT: The research used experimental and non experimental. The population is the students PGSD of Nusantara PGRI University Kediri in the academic year 2013/2014, Sample is taken by claster random sampling technique, number 2 classes. The technique of collecting data from the variable of cognitive learning student’s achievement are collected by tes method and learning motivation are collected by questionnaires. The technique of analyzing data is ANAVA two ways different cell. The objectives of the research are to know: (1) the effect of STAD learning with experiment and non experiment completed by students worksheet to the student’s achievement in basic concept of science. (2) the effect of high and low Natural Attitude to the student’s achievement in basic concept of science. (3) interaction between study using STAD either experiment and non experiment completed by students worksheet is reviewed from Natural Attitude to the student’s achievement in basic concept of science. Based on the result of the research are concluded : (1) there are effect of STAD learning either experiment and non experiment completed by students worksheet to the kognitive and affective student’s achievement in basic concept of science. (2)there are effect of high and low Natural Attitude to the student’s achievement in basic concept of science (3) no interaction between learning method and Natural Attitude to the kognitive student’s achievement in basic concept of science.   Keywords: STAD, Experiment students, Unexperiment students , Worksheet, Natural Attitude, and Student Achievement. ABSTRAK: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan non eksperimen. Populasi adalah seluruh mahasiswa tingkat I Program Studi PGSD di Universitas Nusantara PGRI Kediri tahun ajaran 2013/2014 dengan teknik Claster random sampling sejumlah 2 kelas. Teknik pengumpulan data variabel prestasi belajar kognitif digunakan metode tes, sikap ilmiah digunakan metode angket. Metode yang  digunakan  pada  penelitian  ini  adalah metode eksperimen  dengan menggunakan anava dua jalan dengan rancangan faktorial 2x2.  Faktor pertama adalah  model   pembelajaran  yaitu model pembelajaran kooperatif dengan  metode STAD dengan eksperimen dan non eksperimen dilengkapi Lkm.Faktor kedua adalah sikap ilmiah siswa. Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini  berupa nilai prestasi belajar menggunakan STAD eksperimen dan  non eksperimen  yang ditinjau dari motivasi belajar, dan sikap ilmiah siswa. Dari data diperoleh nilai P-Value metode = 0,073, sedangkan P-Value sikap ilmiah = 0,000 dan  P-Value interaksi metode dan sikap ilmiah  = 0,220  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Ada pengaruh antara pembelajaran STAD dengan Eksperimen dan Non Eksperimen dilengkapi Lkm terhadap prestasi belajar  kognitif (2) Sikap ilmiah mahasiswa memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar mahasiswa.(3) Tidak ada interaksi antara siswa yang diberi pembelajaran baik menggunakan STAD eksperimen maupun STAD non eksperimen dengan sikap ilmiah mahasiswa   Kata Kunci : STAD, LKM, Sikap Ilmiah, Prestasi Belajar.
INITIAL ABILITY READING JAVANESE SCRIPT TO PARTICIPANTS IN CLASS IV SDN KUTOREJO I TUBAN ON MATERIAL SANDHANGAN Wiratsiwi, Wendri
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.765 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v4i1.12204

Abstract

Telah dilakukan penelitian awal yang bertujuan mengetahui kemampuan awal membaca aksara Jawa siswa kelas IV SDN Kutorejo I Tuban pada materi sandhangan yang terdiri dari tiga indikator yaitu ketepatan menyuarakan tulisan, pelafalan, dan kelancaran. Penelitian awal ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan multimedia interaktif Arawa (Aplikasi Aksara Jawa) untuk pembelajaran membaca aksara Jawa materi sandhangan. Tes kemampuan awal membaca aksara Jawa berupa tes lisan yang disusun berjumlah 10 kata aksara Jawa yang sudah diimbuhi sandhangan swara, sandhangan wyanjana, dan sandhangan penyigeg-wanda. Kemampuan awal membaca aksara Jawa yang dianalisis merupakan kemampuan membaca aksara Jawa siswa kelas IV SDN Kutorejo I Tuban TP. 2017/2018 sebelum diterapkan suatu pengembangan multimedia interaktif Arawa (Aplikasi Aksara Jawa) yang diduga dapat meningkatkan kemampuan membaca aksara Jawa siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan awal membaca aksara siswa kelas IV SDN Kutorejo I yang mendapat nilai memenuhi KKM atau ≥ 70 adalah sebesar 27,02% ( 10 siswa) dengan nilai tertinggi 82 dan 72,98% (27 siswa) siswa lainnya mendapat nilai di bawah 70 dengan nilai terendah 25.
ANALYSIS WRITING SKILLS OF STUDENTS WITH HEARING DISABILITIES AT INCLUSIVE ELEMENTARY SCHOOL Pujiastuti, Arik Umi; Agustin, Ina; Mizan, Saeful
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.567 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v4i1.12198

Abstract

Kenyataan yang ada, terdapat manusia yang memiliki kekurangan sehingga tidak bisa menguasai empat keterampilan atau kemampuan bahasa (menulis, membaca, berbicara, dan menyimak). Salah satunya adalah anak tunarungu. Kekurangan tersebut, berdampak pada kemampuan bahasa lainnya khususnya kemampuan berbicara dan menulis. Pada dasarnya kemampuan bahasa tulis adalah kemampuan bahasa yang bisa dilakukan anak tunarungu untuk menggantikan kemampuan bahasa lisannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan menulis pada siswa tunarungu di SDN Inklusi se Kabupaten Tuban. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dapat diketahui dari data wawancara, pada indikator 1) tujuh siswa yang dapat menulis dengan persentase 100%, indikator 2) empat siswa yang dapat menunjukkan kemampuan tersebut dan tiga siswa tidak dapat menunjukkan kemampuan tersebut, persentase sebesar 57,1% siswa yang dapat dan 42,9% siswa yang tidak dapat. Pada indikator 3) tiga siswa yang dapat dan empat siswa yang tidak dapat, persentase sebesar, 42,9% untuk siswa yang dapat dan 57,1% siswa yang tidak dapat. Indikator 4) satu siswa yang dapat dan enam siswa yang tidak dapat, persentase sebesar 14,2% siswa yang dapat menunjukkan kemampuan dan 85,8% siswa yang tidak dapat menunjukkan kemampuan tersebut. Indikator 5) tiga yang dapat menunjukkan kemampuan sesuai indikator dan empat yang tidak dapat menunjukkan, dengan persentase 42,9% siswa yang dapat dan 57,1% siswa yang tidak dapat. Data hasil tes menggunakan indikator 2 sampai 5. Indikator 2) empat siswa dapat menunjukkan kemampuan dan tiga siswa tidak dapat, persentase sebesar 57,1% siswa yang dapat menunjukkan kemampuan 42,9% siswa yang tidak dapat. Indikator 3) lima siswa dapat dua siswa tidak dapat, persentase sebesar 71,4% siswa yang dapat dan 28,6%bagi siswa yang tidak dapat menunjukkan kemampuan. Indikator 4) satu siswa dapat menunjukkan kemampuan dan enam siswa tidak dapat menunjukkkan kemampuan, persentase sebesar 14,2% siswa yang dapat dan 85,8% siswa yang tidak dapat menunjukkan kemampuan. Indikator 5) enam siswa dapat menunjukkan kemampuan dan satu siswa tidak dapat menunjukkan kemampuan, persentase sebesar, 85,8% siswa yang dapat dan 14,2% siswa yang tidak dapat. Simpulan yang diperoleh dari penelitian yang telah dilakukan menyatakan bahwa kemampuan menulis siswa kelas IV tunarungu di SDN Inklusi se Kabupaten tuban rendah. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah rendahnya kemampuan bahasa lisan yang dimiliki akibat tidak berfugsinya indera pendengaran yang dimiliki.
PENERAPAN TEORI PIAGET UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PGSD UNP KEDIRI PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA MATERI KUBUS DAN BALOK Zaman, Wahid Ibnu; Hunaifi, Abdul Aziz
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.277 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v2i1.344

Abstract

Abstract: The difficulty students in understanding caused by several things. One of them is a form of applied learning is still conventional, where professors only using methods or learning activities are still centered on the lecturer. Besides lecturer of mathematics at this time tend to teach less variable, while the students only listen, take notes and work on the problems. This will result in the student becomes inactive, lazy thinking, and depending on the lecturer. Yet in the world of education has changed, that science is found, formed and developed by the students themselves actively. As one way to enable the student is using one of the methods of active learning that is by applying Piaget's theory where this method to encourage students to study according to the ability of thinking. To the researchers use a method by applying Piaget's theory as an attempt to improve the achievement of students on the material cubes and blocks.Objective This study aims to determine the increase achievement of students on the material cube and Blaok through Application of Piaget's theory in Student PGSD UNP Kediri. Step-by-step learning as follows: (1) the lecturer asked the students to form groups according to their choice, (2) professors assign tasks to each group for discussion in accordance with the specified time), (3) the lecturer asks alternately presentation in front of the class according to material that has been given previously (4) students have a right to ask a group presentation of material in front of belium understood, (5) Together with students lecturers provide conclusions about the material that was submitted.This research is a classroom action research. Subjects of the study were students PGSD UNP Kediri. Data collection techniques in this class action consists of tests and observations. Data were collected by observation and tests. Then the evaluation test results were analyzed using individual completeness and classical. Tests carried out at the end of the cycle to determine learning outcomes. Observations conducted during each meeting and learning takes place. Keywords: Piaget's theory, Achievement, Cube Abstrak: Kesulitan mahasiswa dalam memahami pelajaran disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya adalah bentuk pembelajaran yang diterapkan masih bersifat konvensional, dimana dosen hanya menggunakan metode atau kegiatan pembelajaran masih berpusat pada dosen. Selain itu Dosen matematika saat ini cenderung mengajar kurang bervariasi, sedangkan mahasiswa hanya mendengar, mencatat dan mengerjakan soal. Hal ini akan mengakibatkan mahasiswa menjadi tidak aktif, malas berfikir, dan bergantung pada dosen. Padahal dalam dunia pendidikan sudah berubah, bahwasanya ilmu pengetahuan ditemukan, dibentuk, dan dikembangkan oleh mahasiswa sendiri secara aktif. Sebagai salah satu cara untuk mengaktifkan mahasiswa adalah dengan menggunakan salah satu metode pembelajaran aktif yaitu dengan menerapkan Teori Piaget dimana metode ini mengajak mahasiswa untuk belajar sesuai dengan kemampuan berfikirnya. Untuk itu peneliti menggunakan metode dengan menerapkan Teori Piaget sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa pada materi kubus dan balok.Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar mahasiswa pada materi Kubus dan Balok melalui Penerapan Teori Piaget  Pada Mahasiswa PGSD UNP Kediri. Langkah-langkah pembelajarannya sebagai berikut: (1) dosen meminta mahasiswa untuk membentuk kelompok sesuai dengan pilihan mereka, (2) dosen memberikan tugas kepada masing-masing kelompok untuk didiskusikan sesuai dengan waktu yang ditentukan), (3) dosen meminta secara bergantian presentasi di depan kelas sesuai dengan materi yang telah diberikan sebelumnya (4) mahasiswa berhak bertanya kepada kelompok yang presentasi didepan materi yang belium dipahami, (5) Bersama dengan mahasiswa dosen memberikan kesimpulan mengenai materi yang telah disampaikan.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subyek penelitiannya adalah mahasiswa PGSD UNP Kediri. Teknik pengumpulan data dalam tindakan kelas ini terdiri atas tes dan hasil observasi. Pengambilan data dilakukan dengan observasi dan tes. Kemudian hasil tes evaluasi dianalisis menggunakan ketuntasan individual dan klasikal. Tes dilaksanakan pada akhir siklus untuk mengetahui hasil belajar. Observasi dilaksanakan setiap pertemuan dan selama pembelajaran berlangsung. Kata kunci: Teori Piaget,  Prestasi Belajar, Kubus dan Balok
MANAJEMEN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SD KREATIF KECAMATAN KARANGAN KABUPATEN TRENGGALEK Yusmita, Eries Norma
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.308 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v3i2.11778

Abstract

This study aims to provide an overview of the implementation of character education in elementary school of Kreatif, Karangan district, Trenggalek. Approach that used in this research is qualitative approach and this research type is a case study. This research is focused on the case of planning, implementation, evaluation, and obstacles of character education implementation in elementary school of Kreatif. The character education that is planned and implemented by elementary school of Kreatif is 3, that is the education of the character of discipline, honesty, and religious. Character education applied in elementary school of Kreatif not only carried out in the learning process but also implemented outside the learning process. Educators do not just ask their students to train and instill character education in themselves. Educators also set an example of appropriate behavior with character education that has been planned and applied to elementary school of Kreatif. Keywords: character education, elementary school.

Page 4 of 28 | Total Record : 277