cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 143 Documents
TIRANI KEKUASAAN DALAM SIRKULASI TEKS (Menelaah Pemikiran Arkeologis Michel Foucault tentang Kekuasaan) Moh. Hefni, Moh. Hefni
JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) Vol 9, No 1 (2006): Islam dan Wacana Radikalisme
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Nama Foucault tidak asing lagi dalam belantara pemikiran intelektual Indonesia. Ia dikenal melalui pemikirannya yang khas tentang kakuasaan. Karenanya, tulisan ini menyajikan dan menganalisis konsep kekuasaan model Foucault pada masa pemikiran arkeologisnya. Cara terbaik untuk memahami konsep ini adalah dengan memperkenalkan konsep enunciative function, yakni bahwa munculnya suatu statement bisa dikatakan ada karena munculnya statement lainnya.  Statement tersebut muncul dalam berbagai teks yang berbeda dan memiliki ruang kolateral dan ikatan kediskursifan yang sama, sehingga dapat disimpulkan bahwa pada titik sejarah tertentu tengah terjadi penyebaran formasi apriori pengetahuan yang menandakan adanya diskontinyuitas savoir antara suatu zaman dengan zaman sebelumnya. Dengan kata lain, teks yang menampilkan beragam statement yang berbeda tersebut selalu bersifat inter-referential, yakni selalu saling menunjuk satu sama lainnya. Pada titik inilah, Foucault berbicara tentang kekuasaan, karena di situ ia memberikan memberikan pengertian kepada kita akan adanya tirani dalam arti tertertu, yakni tirani kekuasaan dalam sirkulasi teks.   Kata Kunci statement, enunciative function, diskontinyuitas, referensial, eksklusi, commentary.
BAHASA DAN HEGEMONI KEKUASAAN (Telaah atas Kekerasan Simbolik di dalam Media) Hidayat, Ainurrahman
JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) Vol 9, No 1 (2006): Islam dan Wacana Radikalisme
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak; Artikel ini berusaha untuk mendapatkan pemahaman kerangka hubungan antara bahasa dan kekerasan simbolik, yang teraktualisasi melalui politisasi media. Hasil kajian dalam artikel ini ditemukan, bahwa bentuk dominasi bahasa melalui media ternyata telah memunculkan kekerasan simbolik. Kekerasan simbolik merupakan upaya dari pihak “kelas hegemoni” untuk meraih simpati publik. Hegemoni sebuah sistem kekuasaan dipertahankan dengan menciptakan simbol-simbol, dan pemaknaan yang serba tunggal. Kata kunci: kekerasan simbolik, politisasi media, hegemoni
EPISTEMOLOGI ISLAMIC STUDIES KONTEMPORER (Relasi Sirkular Epistemologi Bayânî, ‘Irfânî dan Burhânî) Ridho, Rasyid
JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) Vol 10, No 2 (2006): Model-Model Pendekatan Studi Islam
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oleh M. Rasyid Ridho   (Dosen tetap pada Jurusan Tarbiyah Prodi Bahasa Arab STAIN Pamekasan dan Peserta Program Doktor Studi Islam IAIN Sunan Ampel Surabaya)       Abstrak : Dalam tradisi keilmuan Islam, terdapat tiga pola epistemologi, Bayânî, ‘‘Irfânî dan Burhânî, dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya. Makalah ini berusaha menyajikan kekuatan dan kelemahan ketiga epistemologi Islamic Studies tersebut, sekaligus berusaha menentukan hubungan yang mutualistis  diantara ketiganya sehingga menghasilkan wajah tradisi keilmuan Islam yang up to date dengan tanpa mengorbankan dimensi transendentalitas dalam Islam. Kata Kunci : Epistemologi bayânî, ‘irfânî dan burhânî, paralel, linier, sirkular, Islamic Studies
PENDEKATAN KRITIS DALAM ISLAMIC STUDIES (Mempertimbangkan Falsifikasi Karl R. Popper) Edi Susanto, Edi Susanto
JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) Vol 10, No 2 (2006): Model-Model Pendekatan Studi Islam
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: : Tulisan ini berusaha menunjukkan tendensi dan  realitas Islamic Studies di Perguruan Tinggi Agama Islam yang lebih mengedepankan visi absolutely absolute sehingga mengakibatkan pemikiran keislaman lebih berorientasi pada context of justification dari pada context of discovery yang mengantarkan pada pusaran stagnasi. Dengan mengedepankan paradigma Popperian yang menganggap hasil pemikiran, termasuk pemikiran keislaman, sebagai absolutely relative dan tentative diharapkan context of discovery dalam pemikiran Islam lebih intens. Kata kunc : Islamic Studies, falsifikasi, absolutely absolute, absolutely relative, context of justification, context of discovery,
KONSTRUKSI BARU METODOLOGI STUDI HUKUM ISLAM: Perpaduan Antara Inferensi Tektual dan Historis (Sosial-Empirik-Kultural) Mulyadi, Achmad
JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) Vol 10, No 2 (2006): Model-Model Pendekatan Studi Islam
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Hukum Islam bisa dipahami sebagai kelanjutan logis atau produk jadi dari metodologi studi hukum Islam. Ketika hukum Islam "dianggap" tidak relevan dengan realitas empiris di masyarakat, maka yang patut dikaji adalah metodologi yang digunakan. Banyak para pemerhati hukum Islam menyatakan bahwa salah satu kelemahan mendasar dari cara berpikir dan pendekatan yang ada dalam metodologi studi hukum Islam saat ini adalah coraknya yang tekstualistik dan bersifat sui generis. Karena itu, perlu kontruksi baru metodologi studi hukum Islam sebagai pengembangan metodologi studi hukum Islam yang ada. Tulisan ini akan mengelaborasi secara detail tawaran (konstruksi) baru metodologi studi hukum Islam yang bercorak historis (sosial-empirik kulturak) dan bersifat sui generis-kum-empiris denga mengunakan pendekatan  Integralistik. Kata Kunci: Metodologi, Tekstual, Historis (Sosial-Empirik-Kultural) dan Integralistik
ANCANGAN METODOLOGI STUDI HUKUM ISLAM Jailani, Imam Amrusi
JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) Vol 10, No 2 (2006): Model-Model Pendekatan Studi Islam
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstrak : Untuk mengungkap dan memaparkan mutiara serta permata yang terkandung dalam al-Qur’an  diperlukan seperangkat alat untuk menggalinya. Begitu pula, untuk membuka gudang simpanan makna yang tertimbun dalam al-Qur’an, dibutuhkan kunci pembuka. Alat atau kunci dimaksud tidak lain adalah seperangkat metodologi. Urgensi dari hal tersebut lebih mengarah pada kemampuan memahami dan mengungkap isi serta mengetahui prinsip-prinsip yang dikandungnya. Dengan demikian, seseorang tidak boleh memberikan pemahaman yang semaunya, apalagi sampai beranggapan bahwa pemahaman dirinyalah yang paling benar dan seolah-olah terkesan mewakili atau penyambung lidah Syâri’. Seorang mufassir ahli sekalipun hanya boleh mengatakan bahwa itulah pengertian yang paling jauh yang dapat dipahaminya dari firman-firman Allah itu. Selama ini sering dijumpai dalam kehidupan, seseorang atau sekelompok orang memberikan penetapan atau pemahaman hukum Islam tanpa mengindahkan metodologi hukum Islam, sehingga terkesan penetapan atau pemahamannya asal-asalan. Oleh karena itu, metodologi, dalam kajian apapun tetap memegang peranan penting. Kata kunci: Metodologi, perkembangan, hukum Islam
PRAKSIS MODEL STUDI ISLAM DALAM KOMUNITAS PESANTREN (Menuju Humanisasi Kitab Kuning) Siswanto, Siswanto
JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) Vol 10, No 2 (2006): Model-Model Pendekatan Studi Islam
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

(Asisten dosen pada Jurusan Tarbiyah STAIN Pamekasan dan Alumni Program Magister pada IAIN Sunan Ampel Surabaya)       Abstrak:: Pesantren memiliki tradisi keilmuan yang mewarisi khazanah intelektual Islam tradisional serta berporos pada teologi, fiqh dan tasawuf dengan berbagai varian aksentuasi pembidangan yang merupakan wilayah sekaligus media pelestarian tradisi Islam. Kajian keislaman yang dikembangkan didominasi oleh hal-hal normatif, ritualistik dan eskatologis, dengan fokus kajian dominan adalah fiqh (jurisprudence), sebagai referensi otoritatif yang dianggap selalu relevan sepanjang waktu dan di segala ruang, dengan tekanan berlebih pada aspek formalisme sebagai imbas dari kecenderungan tekstualisme, sehingga mengundang timbulnya penafsiran-penafsiran keagamaan yang keras dan rigid, bahkan memungkinkan terjadinya intellectual suicide atau taqdîs al-afkâr al-dînî. Melihat fenomena ini, humanisasi kitab kuning menjadi niscaya sebagai upaya mencoba meletakkan produk intelektual itu dalam kaitan organik dengan skema penafsiran yang diproduksi manusia. Atau paling tidak, klaim-klaim kebenaran (truth claim) yang bersifat a priori dan dahulunya bersifat taken for granted perlu ditelaah ulang, termasuk konsep keagamaan yang hanya dibangun di atas landasan normativitas wahyu dan lebih-lebih lagi oleh konsepsi pemikiran ortodoksi keagamaan yang bersifat eksklusif. Kata Kunci: Studi Islam, Pesantren, Humanisasi Kitab Kuning
AL-QUR’AN SEBAGAI KORPUS TERBUKA (Telaah atas Pemikiran Muhammed Arkoun) Solichin, KarMuchlis
JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) Vol 10, No 2 (2006): Model-Model Pendekatan Studi Islam
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Tulisan ini berusaha mendeskripsikan noktah-noktah pemikiran Mohammed Arkoun tentang al-Qur’an. Dalam pandangannya, al-Qur’an dapat diakses oleh siapa saja, asal saja punya kapasitas, dengan menggunakan kerangka pendekatan apapun. Dengan akses yang terbuka terhadap semua pemikiran dan semua pendekatan diharapkan mutiara-mutiaraterpendam didalamnya dapat dikontekstualisasikan dan dimanfaatkan oleh siapapun, sehingga al-Islam rahmat li al-‘âlamîn benar-benar menjadi kenyataan. Kata kunci: Mohammed Arkoun, Korpus terbuka, pencer I’Islam
ISLAM DAN FILSAFAT PERENNIAL (Telaah atas Pemikiran Fritjof Schuon) Hasan, Nor
JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) Vol 10, No 2 (2006): Model-Model Pendekatan Studi Islam
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  (Dosen tetap pada Jurusan Syari’ah STAIN Pamekasan dan Alumni Program Magister Agama IAIN Sunan Ampel Surabaya)       Abstrak Di tengah kehidupan modernitas yang bercorak sekularistik-hedonistik telah mengantarkan manusia pada krisis identitas dan kehampaan spiritual.Keberagamaan manusia modern, telah terjebak pada formalisme-literalistik yang sampai batas tertentu telah mengantarkan pada pemahaman keagamaan yang menolak pluralitas. Pada hal pluralisme merupakan suatu keniscayaan sejarah yang tidak dapat dipungkiri. Tulisan ini berusaha menguak tradisi filsafat perenial yang dipandang dapat mengantarkan manusia pada dimensi kedalaman spiritual   dengan berlokus pada pemikiran Fritjof Schuon, yang selama ini dikenal sebagai pionernya Kata kunci Filsafat perennial ,transenden, universal.
DEMOKRASI DALAM PLURALISME BERAGAMA (Wacana dan Solusi terhadap Toleransi Antar Umat Beragama) H a r y u, H a r y u
JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) Vol 10, No 2 (2006): Model-Model Pendekatan Studi Islam
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

(Calon dosen tetap pada Jurusan Tarbiyah STAIN Pamekasan, Alumni Program Magister Psikologi Pascasarjana UGM Yogakarta)   Abstrak: Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki penduduk terpadat di dunia, dan juga merupakan Negara kepulauan yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya yang berbeda. Sebagai Negara yang memiliki masyarakat heterogen, sangat dibutuhkan adanya saling hormat menghormati, menghargai, dan saling asah-asih dan asuh demi terwujudnya” masyarakat Madani”. Sehingga untuk menaungi perbedaan yang ada ditengah-tengah masyarakat, maka Indonesia memiliki falsafah hidup yakni “Bhineka Tunggal Ika”, namun akhir-akhir ini, semboyan itu kurang diaplikasikan diI tengah-tengah kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Sebagai akibat kurang melembaganya falsafah tersebut, sering terjadi gesekan-gesekan, konflik di tengah masyarakat, dan salah satu konflik yang sangat mengkhawatirkan di semua pihak adalah konflik yang berbau SARA khususnya menyangkut Agama. Kata kunci : Toleransi,demokrasi, masyarakat madani,

Page 11 of 15 | Total Record : 143