cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
ISSN : 23550163     EISSN : 25023845     DOI : 10.21043/thufula
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 450 Documents
Studi Analisis Pengelolaan Praktikum Keagamaan Islam Perspektif Kurikulum Kisbiyanto Kisbiyanto
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 1, No 1 (2013): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v1i1.4237

Abstract

Abstract: This study used a qualitative approach, to describe the (1) curriculumpolicy planning charged practices in Islamic learning, (2) form of charged practice curriculum in the learning of Islam, (3) curriculum implementation and evaluation in Islamic learning. Research results: (1) There are 63 subjects containing 155 credits in Islamic Religious Education at Tarbiyah Department of Kudus Islamic State College of Islam have clearly been prepared their practicums, at least there are eight practicums, including: Arabic, English, worship, information and technology, research, profession/micro teaching, field professional practicums, and real practice (KKN). The eighth subjects arenamed practicum courses, (2) in addition, there are 20charged forms of the practice course, 24 other regular subjects, but have a lab charge, and of the twenty- four, decent into practicum courses are statistics, both descriptive and inferential, (3) the implementation of learning to eight practicum courses, offered in sequence from the first half to eight semesters, charged by evaluating the curriculum refers to the practice of learning and evaluation system. Passing valuation of each subject is specified minimum value of 2.00, except Field Professional Practice (PPL) that must reach a minimum value of 3.49 .
Implementasi Layanan Kesehatan, Gizi, dan Perawatan dalam Menanamkan Disiplin Hidup Sehat Khairunnisa Ulfadhilah; Eti Nurhayati; Maulidya Ulfah
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 9, No 1 (2021): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v9i1.10288

Abstract

Early childhood health services, have routine activities of washing hands, maintaining personal health and protecting the environment. Nutritional services have routine activities, namely the provision of balanced nutritional meals in schools. Care services have first aid management and control the child's physical condition (body temperature and injuries). However, in reality there is no balance between school and home, while schools implement health, nutrition and care services. This research was conducted to familiarize yourself with health, nutrition and care services at An-Nur Cirebon PAUD; early childhood healthy life discipline; and the results of instilling the discipline of healthy life in early childhood. This research uses qualitative descriptive research, this research was chosen because it wanted to reveal more detail and clearly about health services, nutrition, care in instilling the discipline of a healthy life at PAUD An-Nur Cirebon. This research data collection technique is divided into 3 parts, namely observation, interviews, and documentation. The data analysis technique of this research is divided into 2, namely data reduction and triangulation.    Keywords: Health Services, Nutrition, Nursing, and Healthy Living Disciplines.
Penggunaan Alat Permainan Edukatif (APE) dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di Raudhatul Athfal sebagai Upaya Mengembangkan Kecerdasan Anak Anisah Setyaningrum
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 4, No 2 (2016): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v4i2.2015

Abstract

Pembelajaran bahasa Inggris di Indonesia mulai diterapkan di lembaga pendidikan anak usia dini sejak tahun 1990an. Salah satu lembaga pendidikan anak usia dini yang mengajarkan bahasa Inggris kepada peserta didiknya adalah Raudhatul Athfal. Ada berbagai metode yang dapat digunakan dalam mengajarkan bahasa Inggris kepada anak usia dini. Artikel ini berupaya membahas tentang penggunaan Alat Permainan Edukatif (APE) dalam pembelajaran bahasa Inggris sebagai upaya mengembangkan kecerdasan anak. Dengan menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE) proses pengenalan bahasa Inggris dapat diserap dengan lebih mudah oleh peserta didik dan hal ini sekaligus dapat dijadikan sebagai upaya dalam mengembangkan kecerdasan anak. Khususnya dalam aspek kebahasaan, yaitu dalam menanamkan bekal penguasaan bahasa Inggris kepada anak usia dini.
Perkembangan Karakter Mandiri dan Jujur Pada Anak Usia Dini (Studi Kasus Anak-Anak KB Wadas Kelir Purwokerto Selatan) Mukhamad Hamid Samiaji
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 2 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v7i2.6490

Abstract

Tulisan ini mencoba untuk mendiagnosa perkembangan karakter mandiri dan jujur terutama di lingkungan pendidikan anak usia dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perkembangan karakter mandiri dan jujur di Kelompok Bermain Wadas Kelir Purwokerto Selatan beserta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Berdasarkan pada sasarannya, metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dalam konteks (case study research). Hasil penelitian ini menujukkan bahwa perkembangan karakter kemandiri dan kejujujuran anak di Kelompok Bermain Wadas Kelir Purwokerto Selatan sudah bertumbuh dan berkembang dengan baik sesuai dengan perkembangannya. Hal ini ditunjukkan dengan; (1) perkembangan karakter kemandirian makan dan minum sendiri;) perkembangan karakter kemandirian memakai pakaian dan sepatu sendiri; perkembangan karakter kemandirian merawat dirinya; perkembangan karakter kemandirian memilih aktivitas yang disukai; perkembangan karakter kemandirian tidak ditunggui oleh orang tua di sekolah; dan perkembangan karakter kemandirian merapikan mainan setelah selesai bermain. (2) perkembangan karakter jujur mau mengantri, mau mengakui kesalahan, dan menghargai keunggulan orang lain.
Model Bermain Paralel sebagai Media dalam Pengembangan Kreativitas Anak (Sebuah Analisis Metode Pembelajaran Agama Islam) Fatma Laili Khoirun Nida; Nurul Khusna
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 3, No 2 (2015): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v3i2.1237

Abstract

The purpose of this study was to determine and analyze the implementation of the model of learning to play parallel to the Islamic religion as a means of developing children’s creativity. Model selection played as a variable in this study is based on the reality that life is synonymous with the world of children playing while developing creativity is needed at an early age. The study was conducted in RA Tarbiyatul Kesambi Mejobo 2014/2015 school year by using an qualitative approach.The  findings of this study indicate that through the application of models to play parallel to learning Islam can become a vehicle for the development of children’s creativity in RA Tarbiyatul Kesambi Mejobo Kudus. This method also gives many conveniences for children to understand the material contained in the teaching of Islam in view of their very own interest in the instrument used games. Several factors play a role in the implementation of  this model include an atmosphere of learning, their situation that encourages responsibility and independence within the students, as well as the factors that are more personal than the child itself.
Bahasa Jawa Krama Sebagai Fondasi Utama Perkembangan Moral Anak Usia Dini Dwiana Asih Wiranti; Anita Afrianingsih; Diah Ayu Mawarti
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 1 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v6i1.4040

Abstract

AbstrakMoral anak perlu dibangun sejak usia dini agar berkembang dengan optimal. Perkembangan moral anak akan berkaitan erat dengan kebiasaan yang terbentuk dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari kebiasaan berperilaku dan bertutur kata. Seperti kata pepatah Jawa “Ajining dhiri saka lathi” yang berarti harga diri bisa nampak dari tutur kata, maka jelas bahwa bahasa menjadi faktor yang akan berperan dalam perkembangan moral anak. Membiasakan anak bertutur yang santun harus menjadi kesadaran utama bagi para orang tua. Salah satu fondasi dalam upaya membangun perkembangan moral anak usia dini adalah melalui bahasa Jawa krama. Bahasa Jawa krama merupakan bahasa yang mempuanyai nilai karakter yang dalam. Melalui pembiasan berbahasa Jawa krama, anak akan terbiasa menghormati lawan tutur, menghormati orang yang lebih tua, menyayangi teman sebaya, bahkan menghargai diri sendiri sejak dini. Akan tetapi, banyak orang tua yang merasa takut melatih anak berhasa Jawa krama kepada anak karena alasan sulit dan takut salah. Padahal ada cara strategis yang dapat dilakukan oleh para orang tua bahkan guru dalam membiasakan bahasa Jawa krama agar bisa terwujud sebagai fondasi perkembangan moral anak usia dini. Cara strategis tersebut melalui tahap kenali , amati, benahi diri, motivasi, melatih sejak dini, dan biasakan setiap hari.               
Pengaruh Pencegahan Terhadap Perkembangan Moral Anak-Anak Anita Afrianingsih; Dicky Setiardi
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 5, No 2 (2017): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v5i2.3476

Abstract

Abstract: THE INFLUENCE OF PREVENTION TO THE CHILDREN’S MORALDEVELOPMENT. Moral development can be divided into three categories:moral emotions, moral behavior, moral understanding and reasoning.Parents have the ability to stimulate moral development through theirmethods of discipline and consistency through compassion. Research showsthat using inductive discipline helps the child in internalizing the model ofmoral behavior. Inductive discipline is a form of correcting behavior byexplaining the consequences of breaking the rules and showing affectionfor children. Research involves parents by using survey methods withbrochure media at parenting parenting (PPO). The purpose of this study isto promote and promote awareness of the effects of child molestation onmoral development. The results of this study proved successful inpresenting and informing about the influence of parents on moraldevelopment in children and tips that can be used in everyday life toimprove the positive moral development of children.Perkembangan moral dapat dibagi menjadi tiga kategori:emosi moral, perilaku moral, pemahaman moral dan penalaran. Orangtua memiliki kemampuan untuk menstimulasi perkembangan moral melalui metode disiplin dan konsistensi mereka melalui kasih sayang. Penelitian menunjukkan bahwa menggunakan disiplin induktif membantu anak dalam menginternalisasi model perilaku moral. Disiplin induktif adalah bentuk mengoreksi perilaku dengan menjelaskan konsekuensi dari melanggar peraturan dan menunjukan kasih sayang terhadap anak. Penelitian melibatkan orang tua dengan menggunakan metode survei dengan media brosur pada pertemuan parenting orang tua (PPO). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan dan mempromosikan kesadaran akan efek dari penganiayaan anak pada perkembangan moral. Hasil penelitian ini terbukti berhasil dalam menyajikan dan menginformasikan tentang pengaruh orang tua pada perkembangan moral pada anak dan tips yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan perkembangan moral positif anak.
Outdoor Learning Terhadap Literasi Numerasi Anak Usia Dini Eka Mei Ratnasari
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 2 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v8i2.8003

Abstract

Outdoor learning adalah tentang melibatkan anak dalam berbagai cara. Pengalaman belajar di luar ruangan dapat diingat seumur hidup. Pengintegrasian pembelajaran dan pengalaman belajar diluar melalui bermain langsung akan memberikan relevansi kurikulum dengan cara  tertentu yang sulit dicapai apabila dilakukan di dalam ruangan. Belajar di luar ruangan terasa menyenangkan, kreatif, menantang serta membantu anak belajar dari pengalaman. Penelitian ini akan mengkaji tentang outdoor learning terhadap literasi numerasi anak usia dini.  Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen. Subjek penelitian dalam penelitian ini merupakan anak yang ada pada  kelompok B TK Restu Bunda sebanyak 34 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampel, kelompok eksperimen berada di kelas B1  dan  B2 merupakan kelompok kontrolnya. Teknik analisis data menggunakan uji t-test melalui program komputer SPSS for Windows versi 16 dalam melihat perkembangan literasi numerasi anak pada  kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap literasi numerasi anak melalui outdoor learning.
Bimbingan Emosional Mengembangkan Kemampuan Anak-Anak Farida farida
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 3, No 1 (2015): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v3i1.4652

Abstract

Children phase has a variety of potential ability to be optimized in order to undergo all development tasks in line with the maximum growth, so ready to enter the next phase, namely: teenagers, adults, elderly. Cognitive potential to solve problems in life, emotional potential to adapt to the environment, and the children potential psychomotor is able to realize what he was thinking and feeling fit the norm for a man who is always active “go-no” to independence responsible. Therefore, education and counseling is done by adults (especially parents) for children to grow up to be independent human beings and with all his typical late can be tried in the hope that always “successful”. Modeling, habituation, giving guidance to understand the characteristic of the child will be more effective. The trick is to give “free” experience and play while learning among friends. The conditions for children have needs besides socializing with family get ready to enter formal educational institutions and non-formal, and various ways to respect the diversity of the environment. Hence the need for the feeling to feel fulfilled in the guidance of emotional given to children to be able to manage the basic emotions (happy, sad, disgusted, angry, disappointed, and surprised) that is held to be a human being adaptable, motivated and self-esteem and self-concept positive. Due to the positive expression of emotion to motivate children to develop cognitive abilities and psychomotor personal-social and spiritual.
Pemahaman Orang Tua terhadap Kekerasan Seksual Anak Usia Dini di Kawasan Permukiman Kumuh Ayu Rahayu
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 1 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v7i1.4959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman orang tua terhadap kekerasan seksual pada anak usia dini di kawasan permukiman kumuh kota Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah orang tua dari anak usia dini yang berada di permukiman kumuh kota Yogyakarta dengan sampel yang diambil secara purposive sampling (sampling berdasarkan tujuan). Sampel penelitian berjumlah 51 orang. Sampel adalah orang tua dari anak usia pra-sekolah (taman kanak-kanak). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman orang tua terhadap kekerasan seksual pada anak usia dini di permukiman kumuh Kota Yogyakarta mencapai 76,15 %. Pemahaman orang tua terhadap pendidikan seks mencapai 71,73 % dan pemahaman pencegahan kekerasan seksual anak usia dini mencapai 80,56%.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2024): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 11, No 2 (2023): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 11, No 1 (2023): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 10, No 2 (2022): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 10, No 1 (2022): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 9, No 2 (2021): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 9, No 1 (2021): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 2 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 1 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 2 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 1 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 2 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 1 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 5, No 2 (2017): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 5, No 1 (2017): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 5, No 1 (2017): THUFULA Vol 4, No 2 (2016): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 4, No 1 (2016): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 3, No 2 (2015): ThufuLA Vol 3, No 2 (2015): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 3, No 1 (2015): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 3, No 1 (2015): ThufuLA Vol 2, No 2 (2014): ThufuLA Vol 2, No 2 (2014): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 2, No 1 (2014): THUFULA Vol 2, No 1 (2014): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 1, No 1 (2013): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 1, No 1 (2013): THUFULA Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Thufula More Issue