cover
Contact Name
Anita Intan Nura Diana
Contact Email
anita@wiraraja.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalilmiahmitsu@wiraraja.ac.id
Editorial Address
Jl.Raya Sumenep-Pamekasan Km 5 Patean Sumenep 69451
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja)
ISSN : 26859173     EISSN : 23390719     DOI : 5876
Jurnal Ilmiah MITSU ISSN 2339-0719 adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu teknik. Artikel-artikel yang dipublikasikan di jurnal Teknik meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas). Jurnal Teknik diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Wiraraja Sumenep. Jurnal Teknik menerima manuskrip atau artikel dalam bidang teknik dari berbagai kalangan akademisi dan peneliti baik nasional maupun internasional.
Articles 188 Documents
STRATEGI PENGELOLAAN AIR LIMBAH DOMESTIK KECAMATAN KALIANGET KABUPATEN SUMENEP Cholilul Chahayati; Sutrisno Sutrisno; Dedi Falahuddin
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.204 KB) | DOI: 10.24929/ft.v1i2.93

Abstract

Banyak rumah di kawasan ini yang tidak memiliki fasilitas sanitasi yang layak, utamanya masalah pengelolaan air limbah domestik. Kondisi permukiman yang berada dikawasan pesisir, dimana banyak tambak yang di dekat rumah yang digunakan penduduk untuk keperluan buang air besar. Kondisi ini tentu saja berdampak sangat buruk terhadap lingkungan. Berbagai penyakit yang penyebarannya melalui media air (water borne disease) pernah diderita oleh warga, seperti penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), diare, typhus dan lain-lain. Pada tahun 2011, Puskesmas Kalianget mencatat sebanyak 462 kasus diare. Hal ini merupakan indikasi rendahnya kualitas lingkungan di Kecamatan Kalianget. Dengan keterbatasan sarana dan prasarana sanitasi diperlukan penelitian untuk mendapatkan rumusan strategi pengelolaan air limbah domestik di Kecamatan Kalianget. Berdasarkan permasalahan di atas maka penelitian ini difokuskan pada strategi bagaimana upaya dalam pengelolaan air limbah domestik. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan penelitian menggunakan studi kasus. Data sekunder dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan pengumpulan dokumen, data primer diperoleh melalui pengamatan lapangan (survey) dan penyebaran kuesioner. Aspek yang ditinjau dari penelitian ini adalah aspek teknis dan pemberdayaan masyarakat. Dari aspek teknis adalah tersusunnya suatu teknologi yang tepat dalam pengelolaan air limbah domestik. Sedangkan aspek pemberdayaan masyarakat adalah bagaimana meningkatkan kepedulian masyarakat dalam pengelolaan air limbah domestik. Kata Kunci : air limbah domestik, diare, aspek teknis, aspek pemberdayaan masyarakat.
PROFIL BERPIKIR GEOMETRI SISWA SMP DITINJAU DARI PERBEDAAN GAYA KOGNITIF Sulaiman Sulaiman
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.001 KB) | DOI: 10.24929/ft.v1i2.94

Abstract

Penelitian ini dilatari oleh adanya dugaan perbedaan kemampuan berpikir geometri siswa yang memiliki gaya kognitif Field Independent (FI) dan siswa yang memiliki gaya kognitif Field Dependent (FD). Berdasarkan dugaan tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan berpikir geometri siswa yang menjadi subjek penelitian berdasarkan perbedaan gaya kognitif siswa pada materi segi empat.Penelitian yang berpendekatan kualitatif naturalistik ini, mengambil satu siswa yang memiliki gaya kognitif Field Independent (FI) dan satu siswa yang memiliki gaya kognitif Field Dependent (FD) sebagai subjek penelitian. Dalam metode ini, untuk menjaring informasi tentang profil berpikir geometri subjek penelitian, masing-masing subjek penelitian diberi lembar kegiatan dengan enam kegiatan yang meliputi: (1) Menggambar bangun-bangun segiempat, (2) Menemutunjukkan dan mendefinisikan segiempat, (3) Menseleksi bangun-bangun segiempat, (4) Menebak bangun misteri, (5) Keekuivalenan dua definisi jajargenjang, dan (6) Penerapan bangun segiempat. Agar data dari hasil kegiatan siswa valid maka dilakukan triangulasi dengan menggunakan tehnik dan waktu yang berbeda. Subjek diwawancarai dalam enam kegiatan yang sama seperti tersebut di atas. Kemudian data informasi berpikir gemoetri siswa dari hasil wawancara dan hasil lembar kegiatan dikroscek, setelah valid kemudian dianalisis. 
PENGARUH PENERAPAN METODE PEER TEACHING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR NEGERI GIRING IKECAMATAN MANDING KABUPATEN SUMENEP Henny Dianawati
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.084 KB) | DOI: 10.24929/ft.v3i1.139

Abstract

Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Matematika kelas VI SDN Giring I Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep setelah menggunakan metode Peer Teaching.Penelitian ini menerapkan metode Peer Teaching. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian  ini   adalah   Penelitian   Tindakan   Kelas (PTK). Penelitian ini bertujuan menyelidiki pengaruh penggunaan    metode    Peer    Teaching    terhadappeningkatan  minat  belajar  dan  hasil  belajar  siswapada mata pelajaran Matematika dengan mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil pre-test dan post-test. Kisi-kisi  minat  belajar  matematika  yang  diamati yaitu,   perasaan siswa saat mengikuti pelajaran, perasaan siswa saat belajar secara berkelompok, konsentrasi siswa saat mengikuti pelajaran, kesadaran siswa untuk bertanya, kemauan siswa untuk mengerjakan soal-soal  matematika,  kemauan  siswa dalam kelompoknya untuk mengungkapkan gagasan. Metode  pengumpulan data  yang  digunakan  adalah observasi dan tes, sedangkan sample penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SDN Giring I Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep.Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu mendeskripsikan pengaruh yang terjadi selama menggunakan metode pembelajaran Peer Teaching sehingga ditemukan masalah - masalah dan dicari pemecahannya, yang mungkin dapat dilaksanakan, yang kemudian melakukan pre tes dan post tes. Siswa menjadi lebih aktif pada saat menggunakan metode Peer Teaching jika observasi bernilai baik.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai observasi setelah dilakukan penerapan metode Peer Teaching. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan hasil observasi dari tiap siklus, yaitu siklus I sebesar 56%, untuk siklus II sebesar 83,33%. Kata kunci   : Peer  Teaching,  prestasi  belajar, pembelajaran matematika
PERENCANAAN DESAIN MCK PLUS DENGAN SISTEM PENGOLAHAN MENGGUNAKAN ABR PADA PROYEK DAK SANITASI LINGKUNGAN BERBASIS MASYARKAT (SLBM) DESA PINGGIR PAPAS, KECAMATAN KALIANGET, KABUPATEN SUMENEP TAHUN 2012 Cholilul Chayati
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.406 KB) | DOI: 10.24929/ft.v3i1.140

Abstract

Program Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat   (SLBM). SLBM sanitasi lingkungan yang berbasis masyarakat ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kondisi sanitasi lingkungan di permukiman padat yang prasarana sarana sanitasinya kurang memenuhi sayarat, yang pada akhirnya dapat meningkatkan  kesehatan  masyarakat  dan menurunkan   beban   pencemaran   pada   sumber- sumber air.Penelitian ini di laksanakan di desa Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. Berdasarkan analisis-analisis yang  telah  dilakukan dapat diambil beberapa kesimpulan antara lain :Dari analisa debit limbah domestik yang ditimbulkan di desa Pinggir Papas pada R.T yang ditinjau sebagai lokasi MCK Plus   dimana jumlah penduduk yang akan memakai sebanyak 250 jiwa diperoleh  debit  yang  ditimbulkan sebanyak  22.50Liter/hari = 22,50 m3/hari.Berdasarkan analisa perhitungan berdasarkan kriteria desain diperoleh desain tangki Anaerobic Baffled Reactor (ABR) sebagai berikut:a)     Volume Kapasitas desain ABR             :  18,05 m3.b)     Jumlah Kompartemen                           :         4buah.c)     Desain tiap kompartemen     Lebar (L)                  : 80 cm      Panjang (P)               : 282 cm      Kedalaman (H)         : 200 cmDari desain yang ada Effluent yang dihasilkandari desain ABR telah memenuhi baku mutu air limbah yang telah ditetapkan berdasarkan SK. Gub. Jawa Timur No. 45 Tahun 2002
PENGARUH SUHU DAN PENAMBAHAN NUTRISI PADA PROSES FERMENTASI UNTUK PEMBUATAN BIOETHANOL DARI SABUT KELAPA Dwi Ana Anggorowati; Purwati Purwati; Sulis Dwi P
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.718 KB) | DOI: 10.24929/ft.v3i1.141

Abstract

Pada saat ini,  bioethanol diperhitungkan sebagai pilihan yang lebih baik daripada bahan bakar fosil karena dapat mengurangi ketergantungan pada minyak mentah. Bioetanol juga menjanjikan pembakaran  lebih bersih yang mendorong ke arah lingkungan yang lebih sehat karena karbon yang dihasilkan dari proses pembakaran netral dan yang terpenting bebas dari sulfur. Bahan- bahan yang mungkin digunakan sebagai penghasil bioetanol biasanya mengandung karbohidrat, seperti pati sagu, jagung dan bongkolnya, singkong, rumput laut dan limbahnya.Dari  sekian  banyak  bahan  yang  tersedia  di alam selain bahan berpati, bahan lignoselulosa merupakan  substrat  terbanyak  yang  belum digunakan secara maksimal.Salah satu bahan yang mengandung lignoselulosa adalah buah kelapa, terutama bagian sabut kelapa. Sabut kelapa merupakan  bagian  yang  cukup  besar  dari  buah kelapa  yaitu  35%  dari  berat  keseluruhan  buah. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu terbaik pada proses fermentasi, dan mengetahui pengaruh penambahan nutrisi (NH4)2HPO4 terbaik pada proses fermentasi.Variabel penelitian ini antara lain : Suhu fermentasi yaitu 26, 29, 31, 33 dan 35 oC dan beratnutrisi (NH4)2HPO4 yaitu  5, 7, 9, 11 dan 13 g.  Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, hasil terbaik didapatkan pada kondisi fermentasi pada suhu 29oC menghasilkan kadar etanol sebesar 0,46790%. Serta penambahan nutrisi (NH4)2HPO4 pada proses fermentasi sebanyak 7 g menghasilkan kadar etanol sebesar 0,46790%. Kata kunci   : Bioetanol,            Sabut      Kelapa,Saccharomyces Cerevisea
PERBANDINGAN GAYA DALAM METODE MANUAL DAN PROGRAM Dwi Deshariyanto
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.911 KB) | DOI: 10.24929/ft.v3i1.142

Abstract

Perkembangan teknologi dalam bidang teknik sipil sudah semakin meningkat. Salah satu contoh yaitu penggunaan aplikasi komputer dalam analisis struktur. Beberapa metode dapat digunakan dalam menganalisis struktur, baik metode manual atau dengan menggunakan program komputer. Metode- metode tersebut memiliki alur yang berbeda dalam menganalisis struktur.Berdasarkan perbedaan tersebut, maka dilakukan analisis perbandingan antara metode manual dan program komputer terkait hasil perhitungan yang diperoleh dari masing-masing metode. Objek kajian yang   dianalisis   yaitu   salah   satu   portal   arah melintang. Metode analisa yang digunakan yaitu metode  analisis  perbandingan.  Analisa  ini difokuskan pada  perbandingan kedua  metode (manual dan program komputer) terkait hasil perhitungan gaya-gaya dalam yang akan dibandingkan besar  dan  selisihnya serta  tingkatan besaran yang dihasilkan.Hasil  analisis  menunjukkan, nilai  yang  dihasilkan pada masing-masing metode analisis struktur tidak sama. Perhitungan selisih hasil analisis struktur masing-masing metode (manual dan program) pada setiap batang memiliki nilai selisih yang beragam. Selisih antara metode manual dengan program komputer lebih besar dibandingkan selisih antara metode manual atau program sendiri. Berdasarkan nilai frekuensi, masing-masing gaya dalam pada analisis struktur memiliki tingkatan besaran yang berbeda-beda. Gaya dalam normal dengan metode takabeya dan cross sebagai metode tertinggi dengan nilai frekuensi 9 dan sap 2000 sebagai metode terendah dengan nilai frekuensi 10. Gaya dalam lintang dengan metode takabeya sebagai metode tertinggi  dengan  nilai  frekuensi 11  dan  sap  2000 dengan nilai frekuensi 14 sebagai metode terendah. Bidang momen dengan metode cross sebagai metode tertinggi  dengan  nilai  frekuensi 10  dan  sap  2000 sebagai metode terendah dengan nilai frekuensi 11. Kata kunci   : Metode, Struktur, Perbandingan.
EKPLORASI MODEL SANITASI KOMUNAL BAGI MASYARAKAT PEDESAAN DESA PINGGIR PAPAS Subaidillah Fansuri
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.817 KB) | DOI: 10.24929/ft.v3i1.143

Abstract

Pemerintah telah membangun sanitasi komunal di pemukiman  padat  daerah  pesisir  dengan  tujuan untuk mengkomunalkan sarana mandi, cuci, dan kakus agar limbahnya mudah dikendalikan dan pencemarannya dapat di batasi, serta dapat memudahkan pengadaan air bersih. Hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran masarakat tentang limbah atau sampah yang selalu di buang dimana saja sehingga sulit untuk dapat memenuhi kebutuhan air bersih yang memenuhi syarat kesehatan.Kata Kunci  : Pengetahuan, Sikap, PemanfaatanSanitasi Komunal
LUAS LINGKARAN DI KELAS VIII SMP ( Suatu Kerangka Konseptual ) Sulaiman Sulaiman
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.181 KB) | DOI: 10.24929/ft.v3i1.144

Abstract

Sebagai upaya untuk mengatasi masalah pembelajaran matematika di atas adalah melalui pendekatan  Realistic  Mathematics  Education (RME). Di Indonesia dikenal dengan istilah Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI). RME dikembangkan di Belanda oleh Hans Freudenthal pada tahun 1971 (Yuwono, 2001). Menurut Freudenthal (Hadi, 2005 : 20) pembelajaran matematika harus dihubungkan dengan kenyataan yang berdekatan dengan peserta didik, dan relevan dengan kehidupan masyarakat agar memiliki nilai manusiawi. Penekananya pada materi matematika harus dapat ditransmisikan sebagai aktivitas manusia (  human activity )  dan memberikan kesempatan pada peserta didik untuk menemukan/menciptakan kembali matematika melalui praktek ( doing it ). Sehingga pendidikan matematika sebagai suatu aktivitas dalam proses matematisasi.Tulisan ini mendeskripsikan implementasi pembelajaran matematika realistik pada materi luas lingkaran, didalamnya memuat langkah-langkah pembelajaran dengan mengintegrasikan prinsip- prinsip dan karakteristik pembelajaran matematika realistik. Kata Kunci  : Matematika      Realistik,      LuasLingkaran
PENGGUNAAN LIMBAH PRODUKSI BATU PECAH DI KABUPATEN SUMENEP SEBAGAI BAHAN PENGGANTI PASIR PADA CAMPURAN BATA BETON (PAVING BLOCK) Dwi Deshariyanto; Mohammad Harun
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.792 KB) | DOI: 10.24929/ft.v3i2.159

Abstract

Ketersediaan  limbah  hasil  produksi  batu  pecahsecara masinal dan terbatasnya sumber daya alam yang di  Kabupaten  Sumenep  khususnya   tersedianya  pasir hitam yang digunakan dalam campuran bata beton, maka perlu diteliti penggunaan limbah produksi batu pecah secara masinal untuk digunakan sebagai bahan penganti pasir pada campuran bata beton (paving block).Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmelakukan percobaan di laboratorium. Hasil pengujian bata beton dianalisis menggunakan uji F dan uji regresi serta menganalisis bata beton berdasarkan SNI 03 – 0691– 1996 tentang bata beton.Hasil perhitungan uji variance maupun uji regresi menujukan bahwa ada perbedaan kuat tekan, ada perbedaan penyerapan air dan tidak ada perbedaan ketahanan aus antara perlakuan dalam menambahkan limbah batu pecah sebagai bahan pengisi (filler) pada campuran paving block.. Kualitas paving block yang digunakan  sebagai  benda  uji  mempunyai  sifat  tampak dari semua perlakuan mempunyai permukaan yang rata, tidak terdapat retak – retak dan cacat, bagian sudut dan rusuknya ada sebagian yang mudah dirapihkan dengan menggunakan jari tangan. ukuran semua perlakuan mempunyai tebal rata – rata 6,08 cm, sehingga paving block yang digunakan sebagai benda uji penelitian memenuhi  syarat  mutu paving block.  Persyaratan sifat fisika paving block menurut SNI 03-0691-1996 tidak memenuhi persyaratan untuk ketahanan aus dan penyerapan air. Kata kunci    :    Limbah, bahan pengganti, bata beton
SISTEM IRIGASI TETES PENGHEMAT AIR PADA LAHAN KERING DI DUSUN PATENONGAN DESA PARSANGA KABUPATEN SUMENEP Cholilul Chayati; Sutrisno Sutrisno
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.068 KB) | DOI: 10.24929/ft.v3i2.160

Abstract

Ancaman kekurangan air mulia terjadi di Indonesiaakibat  penurunan  kemampuan  alam  dalam  menyimpan dan menyediakansumber air. Untuk menyikapi kondisi terakhir  tersebut  maka  perlu  dilakukan  usaha peningkatan.  efisiensi  irigasi  tetes  (drip)  mampu mencapai 87% - 95%. Masyarakat Parsanga Umumnya merupakan Petani dengan sebagian besar lahan pertanianya merupakan lahan kering Cara pemberian air yang diterapkan oleh masyarakat tidak efektif, efisien dan hasilnya kurang merata. Sistem irigasi tetes adalah salah satu alternatif dalam menyelesaikan masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk    mencari kebutuhan air tanaman danUntuk  desain sistem   irigasi tetes yang optimal.Metode pengumpulan data dengan Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah diskripsi analisis untuk memberikan gambaran terhadap data dan informasi yang telah diperoleh.Kebutuhan air irigasi    di    lahan    kering    desa    Parsanga    adalah5.450.336,64 liter/hari sedangkan ketersediaan air yang keluar dari mesin pompa adalah 3.386.880 liter/hari. berdasarkan   masa  pertumbuhan   di   bagi   menjadi   8 periode periode I 20.56jam/hari.PeriodeII 26.73jam/hari periode III,IV dan V 23 jam/hari dan periode VI,VII dan VIII 31jam /hari dalam perencanaan Irigasi Tetesnya dan Hasil rancangan jaringan perpipaan sebagai berikut: Dimensi pipa utam 4 inci panjang total 400 m Dimensi pipa pembagi 2 inci panjang total 200 m Dimensi pipa lateral ¾ inci panjang 100 m Kehilangan energi total (Head total pompa) sebesar 15,16 m Kata Kunci  :    Irigasi Tetes,Lahan Kering

Page 2 of 19 | Total Record : 188