cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Naturalis : Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 23026715     EISSN : 26547732     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 230 Documents
ANALISIS PERUBAHAN IKLIM DAN ADAPTASI SEKTOR PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA DATARAN SEDANG DAN TINGGI BUKIT KABA Fandi Primadia Pratama; Damres Uker; M.Faiz Barchia
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.10.2.20398

Abstract

Perubahan iklim disebabkan oleh pemanasan global. Temperatur udara dan curah hujan dijadikan indikator perubahan iklim. Penelitian ini akan mengkaji perubahan temperatur, curah hujan dan produktivitas tanaman hortikultura di dataran sedang-tinggi Bukit Kaba selama 1981-2018. Penelitian ini akan menyajikan proyeksi temperatur, curah hujan dan produktivitas tanaman hortikultura tahun 2020-2040 serta adaptasi perubahan iklim. Penelitian ini menggunakan metode analisis tren dan rata-rata. Proyeksi temperatur dan curah hujan menggunakan WRF. Persamaan yang terbentuk dari data historis temperatur, curah hujan dan produktivitas digunakan untuk menentukan proyeksi produktivitas. Hasil analisis menunjukkan peningkatan temperatur rata-rata bulanan 0,82 ºC dan penurunan curah hujan rata-rata bulanan 22,8 mm. Peningkatan produktivitas rata-rata kentang 10,5 ton/ha dan wortel 20,2 ton/ha. Hasil proyeksi menunjukkan kenaikan temperatur 1,44 ºC dan curah hujan 51 mm serta pergeseran pola hujan. Wilayah penelitian akan didominasi oleh temperatur 22-24 ºC dan beriklim sangat basah. Produktivitas tanaman hortikultura diprediksi akan mengalami fluktuasi hingga tahun 2040. Adaptasi yang dapat dilakukan, di antaranya perbaikan teknik budidaya pertanian, penyesuaian waktu tanam dan penggunaan varietas tahan cekaman iklim.
STUDI EVALUASI SISTEM IRIGASI DI DAERAH IRIGASI AIR DERAS II BENDUNG AUR KECAMATAN SUMBER HARTA KABUATEN MUSI RAWAS PROVINSI SUMATERA SELATAN Novianty Novianty
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.10.1.19953

Abstract

Penelitian ini mengambil lokasi pada saluran tersier, dan area sawah di Kecamatan Sumber Harta terdiri dari 9 desa dan 1 kelurahan. Luas wilayah Kecamatan Sumber Harta sebesar 10.378,03 Ha. letak Geografis Wilayah Kecamatan Sumber harta merupakan daerah bukan pantai, dengan rata–rata ketinggian wilayah <500 meter di atas permukaan laut. Penelitian ini dilaksanakan selama bulan Agustus s/d Oktober 2019 dengan kegiatan pengukuran dan pengamatan lapangan dilaksanakan selama bulan Oktober 2019. Data yang diperlukan dalam penelitian ini meliputi data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi pengukuran lapangan. Variabel yang digunakan adalah variabel terkait dan variabel bebas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif bersifat deskriptif. Curah hujan di wilayah kecamatan Sumber Harta kabupaten Musi Rawas berpotensi besar dimanfaatkan untuk sumberdaya air irigasi dengan potensi >200 l/dt; kecuali pada bulan Juli, Agustus dan September potensinya hanya sekitar 100 l/dt atau kurang. Dilain pihak, potensi banjir juga cukup besar terutama pada bulan Februari dan Maret, mengingat potensinya >1000 l/dt pada bulan-bulan tersebut. Debit sungai Aur hampir sepanjang tahun besarnya > 300 l/dt; hanya pada bulan Juni dan Juli debitnya <100 l/dt; sehingga sangat potensial dimanfaatkan sebagai sumber air irigasi. Debit aktual air irigasi pada saluran primer di daerah irigasi Deras II umumnya dibawah debit yang direncanakan; akan tetapi debit di saluran sekender kebanyakan jauh lebih besar dari debit yang direncanakan; yang menyebabkan tak tercukupinya debit untuk petakan 2 yang ada diujung saluran primer.
ANALISIS KESESUAIAN FAKTOR EKOLOGIS TAMBAK PADA BUDIDAYA KEPITING BAKAU (Scylla sp) DI KOTA BENGKULU – BENGKULU Purnawarman Purnawarman; Bieng Brata; Zamdial Zamdial
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.10.2.20404

Abstract

Kesesuaian faktor ekologis dalam ekosistem pertambakan mempunyai peran yang signifikan dalam pengelolaan sumberdaya perikanan tambak. Informasi mengenai kesesuaian faktor ekologis tambak untuk budidaya kepiting sampai saat ini belum dipunyai oleh pembudidaya kepiting bakau di Kelurahan Padang Serai, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. Beveridge (1996) mengemukakan bahwa kesesuaian faktor ekologis digunakan untuk menjabarkan produksi dari budidaya yang dapat berkelanjutan dalam suatu lingkungan, Kelurahan Padang Serai KecamatanKampungMelayuKota Bengkulu merupakan daerah sentra budidaya soft crab kepiting bakau (Scylla sp), terdapat bebrapa petak tambak dengan luas rata-rata 0,25 ha/tambak dan hasil produksi budidaya soft crab kepiting bakau (Scylla sp) rata – rata 200 kg/bulan/petak tambak (Profil Kelurahan Padang Serai, 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian faktor ekologis dalam ekosistem tambak sehubungan dengan adanya kegiatan budidaya soft crab kepiting bakau di Kelurahan Padang Serai Kec. Kampung Melayu Kota Bengkulu. Metode penelitian diskriptif analitik, kondisi kesesuaian faktor ekologis dianalisa melalui beban limbah total fospor dari sistem budidaya (variabel utama), dan variable pendukungnya adalah ; tekstur tanah, salinitas, DO, pH air, kecerahan, diversitas dan densitas fytoplankton, luas dan kedalaman tambak. Hasil Penelitian didapatkan krateristik kesesuaian faktor ekologis Tambak Kepiting Bakau dengan nilai kateristik 70,48, dengan demikian carrying capasity dalam kreteria interval tinggi (61,7 - 75,6). Semua parameter terukur pada tambak udang bakau menunjukan kondisi layak nya kesesuaian faktor ekologis yang tinggi bagi usaha budidaya soft crab, kepiting bakau.
ANALISIS KEBERLANJUTAN SAWAH TADAH HUJAN DI KECAMATAN KAUR UTARA KABUPATEN KAUR AKIBAT ALIH FUNGSI LAHAN MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT Dodi Haryono; Faiz Barchia; Heri Suhartoyo
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.10.2.20392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberlanjutan sawah tadah hujan akibat alih fungsi lahan di Kecamatan Kaur Utara Kabupaten Kaur. Penelitian ini merupakan tipe penelitian yang memakai metode deskripstif kuantitatif dan kualitatif melalui eksplorasi data dan fakta di lapangan. Analisis keberlanjutan dilakukan dengan analisis Multi Dimensional Scaling yang terdiri dari 4 dimensi yaitu dimensi ekologi, sosial, ekonomi, dan kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks keberlanjutan multidimensi sawah tadah hujan di di Kecamatan Kaur Utara, Kabupaten Kaur akibat alih fungsi lahan menjadi perkebunan kelapa sawit adalah sebesar 59,50 yang tergolong cukup berkelanjutan. Ditinjau keberlanjutan dari masing-masing dimensi maka dapat dinyatakan bahwa dimensi ekologi, sosial, ekonomi, serta hukum dan kelembagaan masuk ke dalam status cukup berlanjut berkelanjutan dengan indeks keberlanjutan secara berturut-turut adalah sebesar 59,78, 61,44, 57,29, dan 59,5. 
EVALUASI CAMPURAN FESES SAPI DAN FESES KAMBING TERHADAP BIOMASSA DAN KUALITAS CASTING Pheretima sp Bagus Dimas Setiawan; Syintia Dwi Agustina; Putri Zulia Jati
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.10.2.19659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi campuran feses sapi dan feses kambing terhadap biomassa dan kualitas casting cacing tanah jenis Pheretima sp. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan pada tanggal 01 Oktober sampai  30 November 2021 di Pekarangan  Perumahan Kelurahan Batu Urip dan Laboratorium Ilmu Tanah Universitas Bengkulu. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 5 ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah P1 = 50% sekam padi + 50% feses (100% feses sapi), P2 = 50% sekam padi + 50% feses (50% feses sapi + 50% feses kambing), P3 = 50% sekam padi + 50% feses (25% feses sapi + 75% feses kambing) dan P4 = 50% sekam padi + 50% feses (100% feses kambing). Variabel yang diamati biomassa, kualitas kompos (warna, bau dan tekstur), dan kandungan hara rasio C/N. Data biomassa dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan Uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dan kompos kualitas kompos (warna, bau dan tekstur), dan kandungan hara rasio C/N dianalisis secara deskritif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian campuran pada feses sapi dan feses kambing berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap biomassa, kualitas kompos casting dan rasio C/N kompos.Kata kunci : Pheretima sp, feses sapi, feses kambing dan sekam padi
STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA MANGROVE KAMPUNG SEJAHTERA KELURAHAN SUMBER JAYA KOTA BENGKULU Herlitasari Herlitasari; Bieng Brata; Zamdial Zamdial
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.10.2.20399

Abstract

Kawasan Wisata Mangrove Kampung Sejahtera merupakan kawasan wisata yang dikelola oleh masyarakat Kelurahan Sumberjaya Kecamatan Kampung Melayu yang memiliki perahu motor. Dengan adanya program strategis dari Kementerian PUPR membuat kawasan mangrove Kampung Sejahtera sangat digemari oleh pengunjung dengan kealamian mangrovenya. Kegiatan yang dapat dilakukan oleh wisatawan adalah perjalanan (fieldtrip) dengan transfortasi kapal/perahu dengan dua sisi pemandangan yang menarik dalam wisata mangrove yaitu aktivitas interaksi sosial di permukiman di satu sisi, serta kondisi keheningan dan kesejukan di sisi lainnya.. Penelitian ini bertujuan untukmendapatkan rumusan strategis pengembangan ekowisata mangrove Kampung Sejahtera Kelurahan Sumberjaya Kecamatan Kampung Melayu mencakup mendeskripsikan persepsi wisatawan (pengunjung) terhadap pengembangan ekowisata mangrove Kampung Sejahtera danuntuk menetapkanstrategi pengembangan ekowisata mangrove Kampung Sejahtera Kelurahan SumberJaya Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah dengan survey dan quisioner yang dianalisa dengan Analisis SWOT dengan pembobotan dan analisa deskriftif. Strategi yang dapat dikembangkan adalah pengembangan dan diversifikasi kegiatan ekowisata hutang mangrove, meningkatkan promosi dan komunikasi daerah tujuan wisata dengan memanfaatkan teknologi informasi (IT) modern, pengelolaan ekowisata berasis masyarakat, pengembangan ekowisata mangrove melibatkan stakeholder.
KAJIAN KUALITAS SUMBER AIR BAKU PDAM TIRTA ALAMI KABUPATEN KEPAHIANG Yosse Vaulina
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.10.1.19954

Abstract

Air merupakan kebutuhan pokok yang sangat penting dalam kelangsungan hidup manusia. Oleh karena itu kualitas air harus sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas sumber air baku mata air yang terbaik pada PDAM Tirta Alami Kabupaten Kepahiang berdasarkan standar baku mutu air bersih.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Identifikasi, Observasi dan wawancara, Pengambilan Sampel, pemeriksaan Kualitas Air Minum PDAM, Analisa dan Evaluasi Data. Kualitas sumber air baku pada sumber mata air batam, mata air sengak, mata air susup dan mata air umbul secara keseluruhan memenuhi syarat kualitas air minum kecuali Total Coliform yang melebihi ambang batas baku mutu untuk semua mata air yang di uji serta parameter warna pada Mata Air Batam.
EVALUASI PENGELOLAAN SAMPAH DI KABUPATEN BENGKULU TENGAH Agung Dwi Putra; Wiryono Wiryono; Budiyanto Budiyanto; Agus Susatya; Damres Uker
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.11.1.21159

Abstract

Abstrak Persampahan masih menjadi suatu permasalahan yang dihadapi kota besar maupun di tingkat daerah. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan pengelolaan sampah yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) Menganalisis penyebab belum teratasi-nya sampah di kompleks perkantoran Bupati Kabupaten Bengkulu Tengah; 2) Menganalisis peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah; 3) Menganalisis 4 aspek pengelolaan sampah di kabupaten Bengkulu Tengah. Metode yang digunakan adalah metode evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penyebab belum teratasi-nya sampah di kompleks perkantoran Bupati Kabupaten Bengkulu Tengah adalah keterbatasan jumlah arm roll truck dan jumlah timbulan sampah yang terlalu besar. 2) Masyarakat kabupaten Bengkulu Tengah berperan aktif dalam pengelolaan sampah di kabupaten Bengkulu Tengah. Rekomendasi untuk menangani sampah di sekitar komplek perkantoran Bupati kabupaten Bengkulu Tengah adalah sebagai berikut: a) Menggunakan truk biasa atau mobil jenis pick up b) Menerapkan konsep Zero Waste, yaitu pengelolaan sampah dengan prinsip daur ulang. Dalam aspek peran serta masyarakat perlu dilakukan kampanye, sosialisasi, dan edukasi tentang persampahan. Pada aspek operasional perlu penambahan mobil pick up, pada aspek peraturan diperlukan pembentukan Perda dengan substansi materi yang menyeluruh. Pada aspek pembiayaan untuk meningkatkan retribusi dapat dilakukan dengan meningkatkan pelayanan, pada aspek kelembagaan perlu memisahkan antara fungsi regulator dengan operator agar pengelolaan sampah dapat berjalan maksimal.   Kata kunci : Pengelolaan Sampah, Dinas Lingkungan Hidup, Bengkulu Tengah.
PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PENGELOLA HKM DI HUTAN LINDUNG BUKIT DAUN KABUPATEN KEPAHIANG Yosep Pujo Aryanto; Yansen Yansen; Gunggung Senoaji; Bieng Brata; Satria Putra Utama
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.11.1.20892

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perubahan tutupan lahan pada Izin Usaha Pemanfaatan hutan kemasyarakatan (IUPHKm)  Gapoktan Dendan Sejahtera, Gapoktan Dendan Sejati dan Dendan Lestari Kepahiang pada tahun 2008 yaitu sebelum keluarnya IUPHKm dan tahun 2018 setelah keluarnya IUPHKm serta Mengetahui karakteristik sosial ekonomi peserta pengelola hutan kemasyarakatan di Hutan Lindung Bukit Daun pada saat ini. Metode pengambilan data berupa mapping, observasi lapangan, wawancara dan  studi pustaka. Penentuan responden dilakukan dengan metode non prabality sampling dengan jumlah responden sebanyak 56 responden Data dianalisis dengan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tutupan lahan pada areal izin HKm Gapoktan Dendan Sejahtera, Gapoktan Dendan Sejati dan Dendan Lestari dengan luasan 476 Ha dikelompokkan menjadi dua kategori, yaitu hutan sekunder dan pertanian lahan kering campur. Laju perubahan tutupan lahan yang mengalami peningkatan luas wilayah dalam jumlah yang paling besar adalah pertanian lahan kering campur. Kesimpulan pada penelitian ini adalan tutupan lahan pertanian lahan kering campur mengalami peningkatan pada tahun 2018 sebesar 415.83 hektar atau 5.15% lebih luas dibandingkan dengan tahun 2008. Sedangkan tutupan lahan hutan sekunder mengalami penurunan luas wilayah sebesar 20.37 hektar atau 25.29% dari luas tahun 2008. Tutupan hutan sebagian besar berubah menjadi pertanian lahan kering campur, Kondisi Sosial Ekonomi peserta pengelola hutan kemasyarakatan di Hutan Lindung Bukit Daun Kabupaten Kepahiang menunjukkan bahwa umur  pengelola izin hutan kemasyarakatan di Hutan Lindung Bukit Daun merupakan kategori umur produktif dengan pendidikan yang cukup rendah. 
PENILAIAN KUALITAS VISUAL LANSKAP DENGAN MODIFIKASI VISUAL RESOURCES ASSESSMENT PROCEDURE (VRAP) PADA PUTRI DUYUNG RESORT, JAKARTA UTARA Putri Laksmi Aziza; Hinijati Widjaja; Rini Fitri
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.10.2.20393

Abstract

Putri Duyung Resort merupakan resort yang terletak di pulau tersendiri di kawasan Jakarta Utara. Resort ini menawarkan potensi visual Laut Jawa, dan Danau Ancol yang dapat dijadikan daya tarik bagi pengunjung resort. Putri Duyung Resort saat ini belum memaksimalkan potensi visual, sehingga diperlukan penilaian kualitas visual lanskap di Putri Duyung Resort. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kualitas visual pada area makro dan setiap sudut pandang pengamatan. Metode analisis yang digunakan adalah modifikasi visual resources assessment procedure (VRAP), dengan variabel penilaian kualitas visual makro yaitu bentuk lahan, tata guna lahan, air, vegetasi, aktivitas pengguna, pertimbangan khusus dan variabel penilaian kualitas visual mikro yaitu jarak pengamat, prinsip desain, dan lanskapdeskripsi. Hasil penelitian menunjukkan nilai kualitas makro visual pada Putri Duyung Resort dan kualitas mikro visual pada setiap sudut pandang, serta membagi kawasan Putri Duyung Resort menjadi beberapa kelas manajemen visual berdasarkan nilai kualitas visual yang diperoleh. Penilaian kualitas visual memberikan beberapa rekomendasi untuk mengembangkan desain lanskap untuk Putri Duyung Resort.