Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Potensi Pakan Untuk Pengembangan Ternak Ruminansia di Kabupaten Kampar Novita, Maulina; Ramdani, Dedi; Rais, Harfina; Zaki, M; Habiyah, Umul; Jati, Putri Zulya; Hidayat, Rahmat; Martha, Reno
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.099 KB)

Abstract

Kabupaten Kampar termasuk kabupaten yang padat penduduk, dimana kepadatan penduduknya sebesar 75 jiwa/Km2. Untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat Kabupaten Kampar, terutama kebutuhan protein hewani, diperlukan pengembangan peternakan yang tepat. Peternakan ruminansia merupakan salah satu sub sektor peternakan yang sangat potensial guna memenuhi kebutuhan asupan protein hewani. Penelitian ini dilakukan dengan cara menganalisis data yang diperoleh untuk melihat seberapa besar potensi pengembangan peternakan ternak ruminansia di Kabupaten Kampar, serta sejauh mana hijauan pakan ternak maupun sumber pakan lainnya yang terdapat di Kabupaten Kampar dapat menunjang pengembangan peternakan ternak ruminansia. Kabupaten Kampar memiliki populasi ternak ruminansia sebanyak 62.355 ST dengan potensi pakan sebesar 211.903.871 ton BK/tahun. Daya tampung ternak mencapai 63.826.467 ST sehingga mempunyai potensi pengembangan sebesar 63.764.132 ST. Nilai IDD di Kabupaten Kampar adalah 1.023,6 menandakan bahwa ada pada kriteria “Aman”. Melihat nilai IDD Kabupaten Kampar yang sangat besar, sangat memungkinkan dilakukannya pengembangan usaha ternak ruminansia berskala besar
Kandungan Fraksi Serat Ransum Pellet Unggas Dengan Penggunaan Tepung Indigoferazollingeriana Putri Jati; Triani Adelina; Dewi Ananda Mucra
Jurnal Peternakan Vol 14, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : State Islamic University of Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jupet.v14i1.3396

Abstract

This study aims to evaluation the effect of Indigofera zollingeriana flour utilization inpoultry pellet ration on the content of the fiber fraction ,namely : Neutral Detergent Fiber (NDF), Acid Detergent Fiber (ADF), Acid Detergent Lignin (ADL), hemicelluloses and cellulose. The experimental design used Completely Randomized Design(CRD),which consists of 4 treatments and 5 replicates. The treatments were the level of Indigofera zollingeriana flour utilization that were T0 = 0% Indigofera zollingeriana  (control),T1  =  5%  Indigofera  zollingeriana,  T2  =10%  Indigofera  zollingeriana,  T3  =  15%  Indigofera zollingeriana.  The  results showed that the Indigofera zollingeriana utilization had no significant effect (P>0.05) on the content of NDF, hemicellulose, cellulose but had  significantly effect (P<0.05) to the content of ADF and highly significant effect (P<0.01) on the content of ADL. It was concluded that the use of 15% Indigofera zollingerian alowered the content ADF and ADL, unable to reduce the content fNDF and unable to increase the content of hemicellulose and cellulose.The use of 15% Indigofera zollingeriana is t h e b e s t  30.39% NDF; 9.42% ADF; 2.25% ADL; 20.98% hemicellulose and 4.53% cellulose.
Penggunaan Baglog Pelepah Sawit Fermentasi Jamur Pleurotus ostreatus untuk Pakan Ternak Kambing P. Z. Jati; Y. Metri; R. Rianita; L. Warly; M. Zain
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 21, No 3 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.21.3.257-265.2019

Abstract

EVALUASI CAMPURAN FESES SAPI DAN FESES KAMBING TERHADAP BIOMASSA DAN KUALITAS CASTING Pheretima sp Bagus Dimas Setiawan; Syintia Dwi Agustina; Putri Zulia Jati
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.10.2.19659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi campuran feses sapi dan feses kambing terhadap biomassa dan kualitas casting cacing tanah jenis Pheretima sp. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan pada tanggal 01 Oktober sampai  30 November 2021 di Pekarangan  Perumahan Kelurahan Batu Urip dan Laboratorium Ilmu Tanah Universitas Bengkulu. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 5 ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah P1 = 50% sekam padi + 50% feses (100% feses sapi), P2 = 50% sekam padi + 50% feses (50% feses sapi + 50% feses kambing), P3 = 50% sekam padi + 50% feses (25% feses sapi + 75% feses kambing) dan P4 = 50% sekam padi + 50% feses (100% feses kambing). Variabel yang diamati biomassa, kualitas kompos (warna, bau dan tekstur), dan kandungan hara rasio C/N. Data biomassa dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan Uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dan kompos kualitas kompos (warna, bau dan tekstur), dan kandungan hara rasio C/N dianalisis secara deskritif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian campuran pada feses sapi dan feses kambing berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap biomassa, kualitas kompos casting dan rasio C/N kompos.Kata kunci : Pheretima sp, feses sapi, feses kambing dan sekam padi
PENGARUH PERENDAMAN JUS DAUN SALAM SYZYGIUM POLYANTHUM (WIGHT) TERHADAP KANDUNGAN ASAM LEMAK BEBAS, TOTAL VOLATILE BASES DAN ANTIOKSIDAN PADA TELUR ASIN ASAP Putri Zulia Jati
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Research Center University of Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v4i1.3113

Abstract

Duck eggs are a source of animal protein that has a delicious taste, easy to digest and highly nutritious so that it is loved by many people. In addition, eggs are easily damaged by the length of the trade chain and the improper storage process. The processed form of duck eggs, which until now is the best known and most favored by the people of Indonesia, is salted eggs. This study aimed to determine the effect of soaking salted eggs in bay leaf juice (Eugenia polyantha Wight.) at different concentration levels on the content of free fatty acids (FFA), total volatile bases (TVB) and antioxidants in smoked salted eggs. The experimental design used in this study was a completely randomized design (CRD) consisting of 5 treatments with 4 replications. The treatments consisted of: P0= Duck eggs + 0% bay leaf juice, P1 = Duck eggs + 25% bay leaf juice, P2 = Duck eggs + 50% bay leaf juice, P3 = Duck eggs + 75% bay leaf juice, P4 = Duck eggs + 100% bay leaf juice. The results showed that the effect of using salted egg soaking in bay leaf juice (Eugenia polyantha Wight.) showed a very significant effect (P<0.01) on FFA, TVB and antioxidants. It was concluded that the addition of bay leaf juice with a concentration of 25 to 100% in smoked salted eggs was able to reduce the number of free fatty acids, reduce the content of total volatile bases (TVB) and increase antioxidant activity. The use of the best concentration of 100% bay leaf juice is the lowest FFA 0.10 (%), the lowest TVB 2.32 (mgN%) and the lowest antioxidant 88.59 (mg/g). Keywords: Salted Egg, Free Fatty Acid (FFA), Total Volatile Bases (TVB), Antioxidant
Pengaruh Beberapa Campuran Media Dalam Feses Sapi yang Diberi Pakan Rumput Setaria dan Pelepah Sawit Terhadap Reproduksi Cacing Tanah Jenis Pheretima sp. Bagus Dimas Setiawan; Betty Herlina; Zulhapi Utama Adlan; Putri Zulia Jati
JURNAL PETERNAKAN SILAMPARI (JPS) ISSN: 2089-4791 Vol. 1 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : LPPM Universitas Musi Rawas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.716 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh beberapa campuran media feses dari sapi yang diberi pakan rumput setaria dan pelepah sawit terhadap reproduksi cacing tanah Pheretima sp. Penelitian dilakukan selama 2 bulan di Kelurahan Batu Urip, Lubuklinggau. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan yang diuji yaitu dengan menggunakan campuran media dan feses sapi yang diberi pakan 50% rumput setaria + 50% pelepah sawit+Sakura blok. Perlakuannya yaitu  P0 = 100 % feses sapi, P1 = 50% Sekam + 50% feses sapi, P2 = 50 % jerami padi + 50% feses sapi, P3 =  50 % Pelepah pisang + 50% feses sapi, dan P4 = 50% Serbuk gergaji + 50% feses sapi. Perkembangan klitelium, jumlah anak, jumlah anak perinduk dan mortalitas induk yang diperoleh dianalisis dengan statistik menggunakan analisis sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test. Penelitian menunjukan bahwa pemberian media feses sapi hasil dari perlakuan pakan 50% rumput alam dan 50% pelepah sawit + sakura blok, berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap perkembangan klitelium, berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap jumlah anak, dan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap jumlah anak perinduk dan tidak menunjukkan mortalitas induk pada setiap unit pemeliharaan cacing tanah Pheretima sp.
IDENTIFIKASI POTENSI PENGEMBANGAN USAHA PEMBIBITAN SAPI BALI TERINTEGRASI DENGAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI KABUPATEN PASAMAN BARAT Bagus Dimas Setiawan; Putri Zulia Jati; Arfa'i; Yuliaty Shafan Nur
JURNAL CITRA AGRI TAMA Vol 11 No 2 (2022): MARET 2022
Publisher : LPPM Universitas Musi Rawas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.14 KB) | DOI: 10.58328/cat.v12i1.46

Abstract

ABSTRAK. Penelitian bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis potensi pengembangan usaha peternakan sapi bali yang terintegrasi dengan perkebunan kelapa sawit, data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Analisis data menggunakan analisis deskritif dan analisis LQ. Hasil penelitian ini menunjukkan; 1) wilayah basis pengembangan usaha sapi Bali, dari 11 Sub yang aktif adalah; Kecamatan Pasaman Barat (1.233); Luhak Nan Duo (2.779); Sasak Ranah Pasisise (1.779); dan Kinali (1.997), 2) Potensi dari sumber daya alam menunjukkan potensi perkebunan kelapa sawit mencapai 102.200 ha produksi buah 1.759.106,80/ton dengan jumlah sapi potong sebanyak 19.277/ekor (1,752%) maka potensi integrasi sangat bagus dilaksanakan di Kabupaten Pasaman Barat. Diharapkan dengan adanya infromasi identifikasi potensi tersebut, dimana pola integrasi pengembangan usaha sapi bali dengan Kelapa sawit ini dapat berkembang dan pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan produktivitas ternak dan perkebunan kelapa sawit. Kata Kunci : Integrasi, LQ, Sapi Potong Bali, Kelapa Sawit, Pasaman Barat.
POTENSI PENGEMBANGAN SAPI POTONG DENGAN ANALISIS LOCATION QUATION DI KECAMATAN TUGUMULYO, KABUPATEN MUSI RAWAS Bagus Dimas Setiawan; Hayatun Nofrida; Putri Zulia Jati; Zulhapi Utama Adlan; Syintia Dwi Agustina
STOCK Peternakan Vol 5, No 1 (2023): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pengembangan sapi potong dengan menggunakan analisis LQ (Location Quotient) untuk mendukung pengembangan peternakan yang berkelanjutan. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data yang digunakan data sekunder dimana untuk dapat mengidentifikasi daerah basis pengembangan dengan analisis LQ (Location Quotient). Data yang diperoleh ditabulasi dan ditampilkan dalam bentuk tabel serta gambar kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan untuk daerah basis pengembangan ternak sapi potong ada di tiga Desa di Kecamatan Tugu Mulyo yaitu Desa Y Ngadirejo (3,81), Q2. Wonorejo (3,26) dan V. Surodadi (1,65). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi perbaikan untuk populasi sapi potong serta melakukan introduksi sistem pengembangan sapi potong pada daerah basis dimana untuk mendukung peternakan yang berkelanjutan.
PEMBUATAN UMB (UREA MOLASES BLOK) SEBAGAI BAHAN PAKAN TAMBAHAN TERNAK DI KELOMPOK TANI MEKAR SARI DESA SEBERIDA, KEC. BATANG CENAKU, KAB. INDRAGIRI HULU Putri Zulia Jati; M. Zaki; Syintia Dwi Agustina; Resti Rianita; Rahmat Hidayat
JURNAL PETERNAKAN SILAMPARI (JPS) ISSN: 2089-4791 Vol. 2 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : LPPM Universitas Musi Rawas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58328/jps.v2i1.144

Abstract

Penurunan luas lahan pertanian berdampak terhadap ketersediaan produk hijauan yang selama ini dimanfaatkan masyarakat sebagai pakan ternak. Berkurangnya produk hijauan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan limbah pertanian sebagai pakan ternak. Limbah pertanian memiliki kualitas yang lebih rendah dibandingkan dengan pakan konvensional. Dalam upaya meningkatkan dan mencukupi nutrisi yang kurang pada pakan maka perlu diberikan suplemen tambahan sehingga nutrisi ternak bisa tercukupi. Salah satu suplemen yang bisa digunakan adalah urea molases blok. Urea molases blok merupakan suplemen ternak ruminansia untuk meningkatkan kecernaan pakan yang berkualitas rendah, mengatasi kekurangan nutrisi, mineral dan meningkatkan nafsu makan ternak. Dengan demikian pemberian pakan tambahan berupa UMB dapat meningkatkan produktivitas ternak. Pelatihan pembuatan UMB sudah dilakukan pada peternak sapi yang berdomisili di Di Kelompok Tani Mekar Sari Desa Seberida, Kec. Batang Cenaku, Kab. Indragiri Hulu. Provinsi Riau,. Peternak sapi yang menjadi peserta kegiatan merespon baik terhadap pelaksanaan pelatiahan pembuatan UBM. Melalui pelatihan tersebut diharapkan masyarakat dapat membuat UBM untuk mengembangkan usaha peternakan sapi.
IDENTIFIKASI POTENSI PENGEMBANGAN KERBAU RAWA DENGAN METODE LOCATION QUANTIENT (LQ) DI KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA Bagus Dimas Setiawan; Zulhapi Utama Adlan; Putri Zulia Jati
Jurnal Peternakan Borneo Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Peternakan Borneo
Publisher : Politala Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jpb.v2i1.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kerbau rawa dengan menggunakan analisis LQ (Location Quotient) untuk mendukung pengembangan peternakan yang berkelanjutan. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data yang digunakan data sekunder dimana untuk dapat mengidentifikasi daerah basis pengembangan dengan analisis LQ (Location Quotient). Data yang diperoleh ditabulasi dan ditampilkan dalam bentuk tabel serta gambar kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan untuk daerah basis pengembangan ternak kerbau ada di tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Ulu Rawas, Kecamatan Rupit, dan Kecamatan Rawas Ulu. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi perbaikan untuk populasi ternak kerbau rawa serta melakukan introduksi sistem pengembangan kerbau rawa pada daerah basis dimana untuk mendukung peternakan yang berkelanjutan.