cover
Contact Name
Rahmi Mulyasari
Contact Email
rahmi.mulyasari@eng.unila.ac.id
Phone
085266795393
Journal Mail Official
jss.lppm@kpa.unila.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung Gedung Rektorat Lt. 5 Universitas Lampung Jl. Prof . Soemantri Brodjonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 25501089     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jss
Jurnal Sakai Sambayan menyajikan tulisan tentang pelaksanaan dan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat sivitas akademik Perguruan Tinggi di Indonesia dalam sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia. Untuk semua proses dari submisi sampai dengan publikasi online di Jurnal Sakai Sambayan tidak dikenakan biaya apapun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2025)" : 29 Documents clear
PENGEMBANGAN MP-ASI LOKAL UNTUK MEMPERSIAPKAN GENERASI EMAS 2045 DAN PEMBERDAYAAN PROGRAM STBM SERTA MENCAPAI DESA ODF DI DESA CABANG EMPAT KECAMATAN ABUNG SELATAN, KABUPATEN LAMPUNG UTARA sumardilah, dewi; Indriyani, Reni; Muliani, Usdeka; Prianto, Nawan; Sutarto, Sutarto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i1.525

Abstract

Pengabdian masyarakat dengan skema Program Pengembangan Desa Mitra ini, berjudul Pengembangan MP-ASI Lokal untuk mempersiapkan Generasi Emas 2045 dan Pemberdayaan Program STBM serta mencapai Desa ODF di Desa Cabang Empat Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara. Tujuan umum kegiatan adalah meningkatkan ketrampilan kader dalam menyiapkan MP-ASI dan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam melaksanakan Sanitasi Total berbasis Masyarakat menuju Desa ODF. Tujuan khusus: 1) praktik membuat MP-ASI dengan memanfaatkan bahan makanan lokal 2) pendampingan pembuatan dan pemasangan jamban, 3) pencapaian predikat desa ODF. Berdasarkan Survei status Gizi Balita Indonesia (SSGI) 2019 didapatkan prevalensi balita Stunting menurut Provinsi, jumlah stunting di Provinsi Lampung tahun 2013 sebesar 42,6%, pada tahun 2018 sebesar 27,3%, dan pada tahun 2019 sebesar 26,3%. Dari hasil tersebut, Provinsi Lampung mengalami penurunan jumlah persentase balita Stunting. Berdasarkan SSGBI 2019 prevalensi stunting di Kabupaten Lampung Utara tahun 2013 sebesar 32,44% dan di tahun 2019 sebesar 38,56%. Dari hasil tersebut dapat dikatakan Kabupaten Lampung Utara megalami peningkatan. Stunting merupakan masalah kesehatan yang terjadi karena asupan gizi yang tidak mencukupi selama periode seribu hari pertama kehidupan (HPK). Salah satu penyebab stunting di Propinsi Lampung adalah tidak optimalnya intake gizi seimbang dan rendahnya cakupan Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang pada Balita. Desa Cabang Empat Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara merupakan Desa locus stunting di Kabupaten Lampung utara dengan jumlah balita stunting sebanyak 15 orang (Hasil Penimbangan, Agt-2023). Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberdayaan masyarakat terutama Kader Posyandu. Untuk mencapai Generasi Emas di tahun 2045 banyak faktor yang harus dibenahi terutama faktor lingkungan dan perilaku masyarakat.
PENGENALAN KAWASAN CAGAR BUDAYA BANGUNAN KUNO DI KALIURANG MENGGUNAKAN PENDEKATAN FILM DOKUMENTER Satria, Dhimas Adi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i1.532

Abstract

Bangunan kuno merupakan salah satu peninggalan yang bisa dijadikan sebagai bukti sejarah. Bangunan kuno bisa meliputi sebuah candi, rumah, gedung, dan peninggalan lain. Minimnya pengetahuan dan informasi mengenai sejarah bangunan, membuat banyak masyarakat yang menganggap bangunan tersebut hanya sebuah rumah tua yang tidak layak akan nilai sejarah. Permasalahan ini timbul karena kurangnya pengetahuan dan informasi yang jelas mengenai sejarah bangunan tersebut. Kawasan Cagar Budaya Kaliurang merupakan salah satu salah satu kawasan yang sudah ditetapkan oleh Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2021 dengan luas 35,1 hektar yang terdiri dari beberapa bangunan kuno, hotel, dan wisma bersejarah yang sudah ada sejak tahun 1900an. Namun pada saat ini, banyak masyarakat yang belum tahu mengenai sejarah berbagai bangunan yang ada disana bahkan masyarakat yang tinggal di kawasan Kaliurang itu sendiri. Film dokumenter merupakan salah satu sarana yang paling sering digunakan dalam menceritakan sejarah dan perkembangan dari zaman ke zaman. Dengan menggunakan pendekatan ini, diharapkan masyakarat akan lebih mengenai mengenai bangunan cagar budaya serta dapat melestarikan, menjaga, serta mempromosikan kepada media luar.
EDUKASI PEMILAHAN SAMPAH SEBAGAI WUJUD PENGAMALAN NORMA-NORMA DI PAUD QUR’AN AS-SALAM WANAJAYA, CIBITUNG Sari, Pawitra
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini pemahaman tentang norma-norma pada anak usia dini masih belum sempurna. Pentingnya edukasi pemilahan sampah merupakan salah satu wujud pengamalan norma-norma pada anak usia dini. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan praktek bagaimana memilih dan memilah sampah yang sesuai sasaran untuk anak usia dini agar dapat diterapkan di lingkungan sekolah dan kehidupan sehari-hari. Pengabdian ini menggunakan metode kualitatif yang melibatkan guru di Paud As-Salam Wanajaya dengan memberikan gambaran atau contoh dan demonstrasi dalam pemilahan sampah sebagai wujud pengamalan norma-norma masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa anak-anak telah memperoleh kemampuan untuk membedakan mana yang benar dan salah dalam memilah sampah organik dan anorganik. Antusius yang ceria dan semangat pada anak-anak Paud As-Salam Wanajaya saat pembelajaran dan praktek berlangsung mempengaruhi pemahaman mereka tentang jenis-jenis sampah dan bagaimana memilah sampah untuk dibuang ke tempat sampah berdasarkan warna-warna tempat sampah yang sesuai standarnya. Edukasi dengan pendekatan yang menyenangkan dan demonstrasi memberikan dampak positif dalam kegiatan pengabdian ini. Norma sebagai pedoman, struktur, dan pengontrol tingkah laku juga memberikan pembelajaran tentang bersosialisasi dengan teman sebayanya yang bisa tertanam sejak anak usia dini khususnya mengenai pemilahan sampah.
PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA TEMBANG BAKUNG DESA BAKUNG ILIR KABUPATEN TULANG BAWANG MELALUI PELATIHAN PRODUKSI SIRUP SINGKONG Fadhallah, Esa Ghanim; Setiawan, Teguh; Billa, Likia Salsa; Kusumaninghayu, Titis; Nugroho, Pandu Lintang
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lampung merupakan salah satu produsen singkong terbesar di Indonesia dengan produksi mencapai 6,7 juta ton pada tahun 2022. Desa Bakung Ilir di Kabupaten Tulang Bawang adalah salah satu daerah yang memiliki potensi singkong melimpah. Namun, pemanfaatan singkong di desa ini masih terbatas karena kurangnya Kelompok Wanita Tani (KWT) atau Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang aktif, serta karang taruna setempat yang kurang produktif. Untuk mengatasi permasalahan ini, tim pengabdian masyarakat melaksanakan pelatihan pembuatan sirup singkong untuk Karang Taruna Tembang Bakung. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah singkong menjadi produk bernilai tambah serta memulai kegiatan produktif yang dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat. Proses produksi sirup singkong meliputi ekstraksi pati, hidrolisis enzimatis, dan pengemasan. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, serta minat untuk melanjutkan produksi sirup singkong sebagai usaha bisnis. Pelatihan ini juga diharapkan dapat menjadi dasar bagi keberlanjutan program di masa depan dan peningkatan kualitas produk. Kata kunci: karang taruna, sirup singkong, enzimatis, Tulang Bawang
Pelatihan Penggunaan RTK-NTRIP Untuk Pemetaan Batas Bidang Tanah Bagi Siswa SMK Geomatika Kota Bandar Lampung Fadly, Romi; Dewi, Citra; Anisa, Rahma; Rahmadi, Eko
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang akan dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melatih peserta agar mampu memahami teori dasar pengukuran batas bidang tanah menggunakan RTK-NTRIP, melatih peserta untuk mengenal dan mengoperasikan alat survey GNSS metode RTK-NTIP, serta melatih peserta agar mempu melakukan pengukuran batas bidang tanah menggunakan GNSS metode RTK-NTRIP. Metode kegiatan yang dilakukan berupa: 1). Penyampaian materi melalui ceramah dikelas tentang teori dasar pengukuran batas bidang tanah menggunakan alat GNSS metode RTK-NTRIP. 2). Praktik pengenalan dan mengoperasikan peralatan GNSS, yang dilakukan di lapangan dengan memberi kesempatan setiap siswa mengoperasikan peralatan tersebut. 3). Pelatihan langsung di lapangan untuk pengukuran batas bidang tanah. Pengukuran bidang tanah ini di bagi beberapa kelompok, setiap kelompok mengukur batas bidang tanah yang telah ditentukan. 4) Melakukan evaluasi terhadap keberhasilan pengabdian kepada masyarakat terkait peningkatan pengetahuan dan keterampilan dengan memberikan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan keterampilan peserta sebesar 44,92% terkait penggunaan alat GNSS untuk pemetaan batas bidang tanah dengan metode RTK-NTRIP setelah dilakukan pelatihan. Peningkatan ini dapat dilihat dari hasil pre-test dan post-test masing-masing sebesar 48,63% dan 93,55%. Kegiatan pelatihan berjalan efektif dilihat dari nilai N-Gain sebesar 0.87. Selama pelatihan para peserta sangat serius, tekun, aktif, dan responsif, serta aktif melakukan diskusi. Kegiatan juga menghasilkan peta sampel batas bidang bidang tanah hasil pengukuran saat latihan praktik.
FINANCIAL TECHNOLOGY TERDAFTAR SEBAGAI ALTERNATIF PINJAMAN MODAL USAHA BAGI MASYARAKAT KH K, A RAHMAN
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Business capital is often a fundamental issue faced by individuals wanting to start small and medium-sized enterprises. Many home-based industries also struggle with capital, which can be difficult to obtain. Applying for a loan from banks requires collateral, and is compounded by high interest rates and other challenging requirements and procedures. The emergence of financial technology companies, or fintech, offers an alternative for business capital loans without collateral. Fintech is a type of company in the financial services sector combined with technology. The presence of legal regulations related to registered fintech companies can provide legal certainty for small and medium-sized enterprise (SME) operators. This situation indicates that public awareness of registered financial technology is still minimal, which can lead to significant losses for those seeking capital through unregistered financial technology, particularly for those in need of business capital. This study uses lectures and discussions targeted at the community of Sumur Batu Village, Teluk Betung Utara District, Bandar Lampung City, with the hope that the community will understand registered financial technology companies as a safe and legally certain alternative for business capital loans.
PELATIHAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI DESA DALAM MENOPANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENGEMBANGAN PARIWISATA DESA Drajat, Denden Kurnia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Desa adalah sebuah sistem pengolahan data dan informasi terkomputerisasi yang dikelola oleh pemerintah dan komunitas desa guna mendukung pengelolaan dan penggunaan informasi. Sistem Informasi Desa dipercaya dapat membawa dampak positif bagi kemajuan, pembangunan masyarakat desa, meningkatkan transparansi pemerintahan desa, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan di desa. Perkembangan zaman mendorong terjadinya berbagai kemajuan didalam kehidupan, salah satunya pada sektor digitalisasi. Peningkatan sektor digitalisasi menyebabkan peralihan kegiatan dan informasi dari offline menjadi online. Desa sebagai bentuk pemerintahan terkecil mau tidak mau harus beradaptasi pada peralihan tersebut, namun nyatanya belum banyak desa yang mampu membangun sebuah sistem informasi desa, sebagai desa wisata, Pahawang belum mampu memaksimalkan potensi wisatanya dengan menarik perhatian wisatawan melalui system informasi desa yang terintegrasi dengan berbagai informasi dan pelayanan. Melalui kegiatan pelatihan pengembangan sistem informasi desa dalam menopang pemberdayaan masyarakat dan pengembangan pariwisata desa diperoleh hasil bahwa adanya peningkatan pemahaman peserta pelatihan sebesar 52% yang diperoleh melalui assessment melalui pretest dan posttest. Selain pemahaman sebagai bentuk praktik langsung terdapat peningkatan kemampuan dan keahlian peserta pelatihan dalam menjalankan, mengakses, mengisi dan mengembangkan website Desa Pahawang.
LOKAKARYA PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK (PSP) ANGKATAN 3 TAHUN PERTAMA KABUPATEN MALANG: KOMUNITAS BELAJAR 2 Lindawati, Rini; Assiddiq, Muhammad Azwar; Ganinda, Nurhayati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i1.569

Abstract

Sekolah memiliki peluang melalui Program Sekolah Penggerak (PSP) untuk menerima pendampingan dari Fasilitator Sekolah Penggerak (FSP) mengenai Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Fasilitator dapat melakukan pendampingan PSP melalui lokakarya. Salah satu tema lokakarya PSP adalah Komunitas Belajar 2. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada peserta lokakarya mengenai konsep pengembangan komunitas belajar, yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Peserta lokakarya terdiri dari pengawas sekolah, kepala sekolah, dan dua perwakilan guru Komite Pembelajaran (KP). Di SMP Negeri 1 Kepanjen, Kabupaten Malang, terdapat 40 peserta yang menghadiri lokakarya tersebut. Peserta dapat menerapkan pemahaman mereka mengenai konsep komunitas belajar 4 pilar serta beyond PD melalui metode alur MERRDEKA, yang mencakup langkah-langkah: Mulai dari diri, Eksplorasi konsep, Ruang kolaborasi, Refleksi terbimbing, Demonstrasi kontekstual, Elaborasi pemahaman, Koneksi antar materi, dan Aksi Nyata.
PEMBERDAYAAN DIGITAL UNTUK PARIWISATA: WORKSHOP CANVA DAN CAPCUT BAGI PEMUDA KARANG TARUNA Muhida, Riza; Murwadi, Haris; Ainita, Okta; Sulistiyanti, Sri Ratna; Kusumastuti, Dyah Indriana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i1.572

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan anggota Karang Taruna di Pekon Sukabaru, Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, dalam mempromosikan pariwisata lokal melalui media sosial. Pelatihan ini difokuskan pada penggunaan aplikasi Canva dan CapCut sebagai alat bantu untuk membuat konten visual dan video yang menarik. Metode yang digunakan meliputi sesi pre-test lisan, penyampaian materi, praktik langsung, dan post-test lisan untuk mengevaluasi peningkatan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai pembuatan konten digital. Sebanyak 65% peserta mampu menghasilkan poster dan video yang siap digunakan untuk promosi wisata. Selain itu, peserta juga menunjukkan antusiasme dan komitmen untuk mengaplikasikan keterampilan yang diperoleh dalam memajukan pariwisata daerah. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil memberdayakan komunitas lokal dalam meningkatkan daya tarik wisata melalui media sosial, serta berpotensi memperkuat perekonomian lokal. Disarankan agar pelatihan lanjutan dan kolaborasi dengan pemerintah daerah dilakukan untuk mendukung keberlanjutan program ini.
PELATIHAN PEMBUATAN DAN APLIKASI ECO ENZYME UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA NEGARA BATIN II KABUPATEN LAMPUNG UTARA Muthia, Tiya; Priyana, Fahrur Riza
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i1.589

Abstract

Pengelolaan limbah organik rumah tangga di Desa Negara Batin II masih belum optimal, menyebabkan pencemaran lingkungan serta permasalahan di sektor pertanian, seperti hama dan penyakit pada tanaman, khususnya kelapa sawit. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan solusi yang efektif dan ramah lingkungan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga dalam mengolah limbah organik menjadi eco enzyme sebagai alternatif dalam pengelolaan limbah serta mendukung pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini melibatkan berbagai kelompok masyarakat dan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan praktik pembuatan eco enzyme, serta aplikasi langsung pada tanaman. Proses pembuatan eco enzyme dilakukan dengan memfermentasi limbah organik dari sayuran atau buah dengan air dan gula merah dalam wadah tertutup selama 90 hari. Setelah fermentasi selesai, eco enzyme yang dihasilkan dapat digunakan sebagai pupuk organik, pestisida alami, dan cairan pembersih serbaguna. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta terhadap manfaat dan aplikasi eco enzyme. Selain itu, penggunaan eco enzyme membantu mengurangi limbah rumah tangga, meningkatkan kesuburan tanah, serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia sintetis dalam pertanian. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengelolaan limbah yang lebih baik serta memperkuat praktik pertanian berkelanjutan di Desa Negara Batin II. Dengan adanya edukasi dan penerapan berkelanjutan, eco enzyme berpotensi menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi permasalahan lingkungan dan pertanian di daerah tersebut.

Page 1 of 3 | Total Record : 29