cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
link@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl. Tirto Agung, Pedalangan, Banyumanik, Semarang 50239
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
LINK
ISSN : 18295754     EISSN : 24611077     DOI : 10.31983
Core Subject : Health,
Jurnal LINK (ISSN: 1829-5754 e-ISSN: 2461-1077; http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/link) merupakan jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang. Jurnal LINK berfokus menerbitkan artikel ilmiah tentang hasil pengabdian masyarakat yang meliputi pemberdayaan masyarakat, pelatihan, pendampingan, teknologi tepat guna (TTG), dan pendidikan kesehatan. Hasil pengabdian masyarakat dapat berupa penerapan hasil penelitian maupun pengabdian masyarakat berbasis wilayah guna menangani dan mengelola berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 412 Documents
ANALISIS TATA LAKSANA KLINIK SANITASI UNTUK PENGENDALIAN ISPA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Khairunnisa, Shafira Mutia; Setiani, Onny; Wahyuningsih, Nur Endah; Nurjazuli, Nurjazuli
Jurnal LINK Vol 18 No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v18i2.8830

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan penyakit berbasis lingkungan dan cenderung dianggap biasa oleh masyarakat, sedangkan ISPA yang tidak ditangani dengan baik dapat berakhir dengan pneumonia atau kematian. Klinik sanitasi merupakan solusi untuk mengatasi penyakit berbasis lingkungan melalui upaya promotif dan preventif. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap aspek input dan proses dalam pelaksanaan klinik sanitasi untuk pengendalian ISPA pada masa pandemi COVID-19 di Puskesmas Kedung Badak Kota Bogor. Metode penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif, dengan melakukan observasi lapangan dan wawancara mendalam kepada informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa belum adanya SOP klinik sanitasi yang disesuaikan dengan situasi pandemi, ketidaksesuaian jadwal dengan regulasi yang berlaku, belum dilengkapinya SDM dengan pelatihan terkait klinik sanitasi, tidak adanya media KIE seputar ISPA, serta tidak dilakukannya konseling, inspeksi, dan intervensi kesehatan lingkungan terhadap pasien ISPA pada masa pandemi COVID-19. Temuan tersebut menunjukan masih terdapat hal-hal yang belum optimal baik dalam aspek input maupun proses pada tata laksana klinik sanitasi di Puskesmas Kedung Badak Kota Bogor.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MINIMALISASI RISIKO PAPARAN FORMALIN PADA BAHAN MAKANAN Purwanti, Angki; Lestari, Diah; Prasetyorini, Tri
Jurnal LINK Vol 19 No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i1.8898

Abstract

Formalin merupakan bahan kimia yang digunakan sebagai pengawet dalam bahan makanan. Bahan ini bersifat karsinogenik, akumulasi yang tinggi dalam tubuh akan menyebabkan iritasi lambung, alergi sampai terjadinya kanker saluran cerna. Jenis bahan makanan di pasar diantaranya ayam potong, ikan basah, cumi, kerang, sotong, udang, ikan asin, otak-otak, bakso dan mi basah yang dengan sengaja menggunakan formalin sebagai pengawet. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk pemberdayaan kader dan masyarakat dalam minimalisasi risiko paparan formalin. Peserta kegiatan adalah kader dan perwakilan masyarakat dari RW 03 dan RW 02, Kelurahan Cipayung Jakarta Timur sebanyak 59 orang. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, pemberian materi penyuluhan, pelatihan cara pemeriksaan, penurunan kadar formalin dan media leaflet berisi bahaya, jenis, ciri makanan, dan cara minimalisasi formalin dan alat pemeriksaan formalin kit. Hasil kegiatan diperoleh peningkatan pengetahuan formalin secara umum rata-rata 21% dan formalin secara spesifik 12%. Hasil observasi peserta mampu melakukan pemeriksaan makanan yang mengandung formalin dengan formalin kit dan cara menurunkan kadar formalin secara sederhana.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESALAHAN PENEMPATAN (MISSFILE) REKAM MEDIS PASIEN RAWAT JALAN Junianthi, Ida Ayu Elisa; Wirajaya, Made Karma Maha; Adiputra, I Nyoman Mahayasa
Jurnal LINK Vol 18 No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v18i2.8906

Abstract

Penyelenggaraan rekam medis di RSU Dharma Yadnya masih ditemukan adanya kendala terutama adanya kejadian misfile. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesalahan penempatan rekam medis rawat jalan. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sampel penelitian yang berjumlah 7 orang petugas rekam medis rawat jalan. Hasil penelitian terkait faktor sumber daya manusia bahwa rata-rata umur dari petugas masih tergolong muda dengan latar belakang pendidikan yang bukan lulusan rekam medis serta rata-rata masa kerja 1,5 tahun dan petugas tidak pernah mengikuti pelatihan terkait rekam medis. Dilihat dari faktor sistem pelaksanaan, sistem penyimpanan adalah desentralisasi, sistem penomoran dengan unit numbering system dan sistem penjajarannya yaitu straight numerical filling. Ruang filling rawat jalan tidak terdapat SOP dan tidak menggunakan tracer. Dilihat dari faktor lingkungan yaitu suhu terasa panas, rak penyimpanan yang tinggi serta penerangan yang kurang di ruang rekam medis.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 12-59 BULAN Sinaga, Ruth Dearani; Sukamto, Ika Sumiyarsi; Wiboworini, Budiyanti; Wahidah, Nurul Jannatul; Sari, Atriany Nilam
Jurnal LINK Vol 18 No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v18i2.8931

Abstract

Stunting menggambarkan status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Kejadian stunting terbesar di Kota Surakarta terdapat di wilayah Puskesmas Sangkrah yaitu 17,4% dan jumlah anak dengan stunting terbanyak terdapat di Kelurahan Semanggi yaitu 39,1%. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-fakor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 12-59 bulan di Kelurahan Semanggi Kota Surakarta. Jenis penelitian ini analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Didapatkan sebanyak 82 ibu yang mempunyai anak usia 12-59 bulan dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan memakai lembar kuesioner, kemudian dianalisis dengan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi stunting sebesar 26,8% dan tidak stunting sebesar 73,2%. Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting adalah berat badan lahir dan riwayat ASI eksklusif (p<0,05). Faktor yang tidak berhubungan dengan kejadian stunting adalah tinggi badan ibu, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, riwayat imunisasi, dan riwayat infeksi (p>0,05). Simpulan penelitian ini faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting yaitu berat badan lahir dan riwayat ASI eksklusif.
PENGARUH AKTIVITAS FISIK TERHADAP SATURASI OKSIGEN PADA RELAWAN SAR KARANGANYAR Wulandari, Tri; Wigunantiningsih, Ana
Jurnal LINK Vol 18 No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v18i2.8935

Abstract

Aktivitas fisik dapat mempengaruhi perubahan kadar oksigen seseorang. Persentase kadar oksigen yang berikatan dengan haemoglobin didalam darah disebut saturasi oksigen. Aktivitas fisik yang dilakukan dalam pendidikan dan pelatihan bagi anggota SAR Karanganyar adalah renang rescue. Penelitian ini bertujuan melihat adakah pengaruh aktivitas fisik renang rescue terhadap nilai saturasi oksigen pada Relawan SAR Karanganyar. Penelitian ini jenis pre eksperimental dengan rancangan penelitian one group pretest posttest. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Pengambilan data saturasi oksigen menggunakan Finger pulse oximetry, dimana pengukuran dilakukan pada 30 menit sebelum dan sesudah aktivitas fisik. Nilai rerata saturasi oksigen sebelum melakukan aktivitas fisik adalah 98 dan menurun setelah melakukan aktivitas fisik yaitu 97 pada 31 sampel. Penurunan nilai saturasi oksigen setelah aktivitas fisik menunjukkan bahwa saat melakukan aktivitas fisik tidak diperlukan ambilan oksigen oleh jaringan, pada saat ini difusi perifer berjalan dengan normal sehingga tidak terjadi peningkatan ambilan oksigen. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai ρ=0,001 yang berarti < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan bermakna antara aktivitas fisik terhadap nilai saturasi oksigen pada relawan SAR Karanganyar.
PELATIHAN APLIKASI eHDW BAGI KADER DALAM PROGRAM KONVERGENSI PERCEPATAN DAN PENCEGAHAN STUNTING Khobibah, Khobibah; Nurhidayati, Tri; Ruspita, Mimi; Sapartinah, Titik; Hidayat, Wahyu; Fathoni, Amin
Jurnal LINK Vol 18 No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v18i2.9051

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan double burden atau masalah gizi ganda, yang ditandai dengan tingginya prevalensi stunting dan kasus anemia pada ibu hamil. Riskesdas tahun 2018 menunjukkan prevalensi balita stunting di Indonesia sebesar 30,8%, dan termasuk pada kategori masalah stunting yang tinggi. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak-anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat kekurangan gizi. Kader Pembangunan Manusia (KPM) adalah kader terpilih yang mempunyai kepedulian dalam pembangunan manusia di desa, terutama monitoring dan fasilitasi konvergensi penanganan stunting dengan salah satu tugas yaitu memfasilitasi pengukuran Panjang/tinggi badan balita sebagai deteksi stunting. Aplikasi e_HDW ditujukan untuk membantu KPM dalam melakukan pengkajian data sebagai upaya deteksi dini risiko stunting di desa sehingga dapat segera dilakukan identifikasi dan tindakan pencegahan terhadap dampak stunting baik jangka pendek maupun jangka panjang. Tujuan pengabdian masyarakat ini agar KPM mampu menggunakan aplikasi eHDW untuk deteksi dini stunting di desa.  Metode yang digunakan adalah memberikan pelatihan penggunaan aplikasi eHDW. Evaluasi kegiatan pelatihan ini adalah peserta latih mampu melakukan pengisian data stunting desa melalui aplikasi eHDW.
PENERAPAN KETEPATAN WAKTU PENGEMBALIAN REKAM MEDIS RAWAT INAP Yulia, Yulfa; Putri, Kalasta Ayunda; Oktamianiza, Oktamianiza; Putra, Deni Maisa; Rahmadhani, Rahmadhani; Hakki, Nur Habibah
Jurnal LINK Vol 18 No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v18i2.9094

Abstract

Keterlambatan pengembalian rekam medis dapat menghambat kegiatan pengelolaan dan beresiko hilangnya rekam medis. Salah satu faktor penyebab keterlambatan pengembalian berkas rekam medis diantaranya terlambat karena berkas yang belum lengkap. Sehingga diperlukan motivasi perawat dengan ketepatan waktu pengembalian rekam medis rawat inap di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 46 perawat dengan sampel 32 perawat menggunakan proportional sampling dengan analisis univariat dan analisis bivariate. Berdasarkan hasil bahwa perawat yang kurang baik tanggung jawabnya terbukti 86% tidak tepat waktu, perawat dengan pengembangan dirinya terbukti 71% tidak tepat waktu, sedangkan perawat yang kurang mandiri dalam bertindak terbukti 79% tidak tepat waktu. Tanggung jawab dan pengembangan diri perawat memiliki hubungan dengan ketepatan waktu pengembalian rekam medis rawat inap di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang, sebaiknya perawat terus melakukan pengembangan diri guna meningkatkan keterampilan dan memperbaiki efektifiktas kerja untuk mencapai hasil kerja yang diharapkan seperti selalu mengikuti sosialisasi, mengikuti pelatihan dan bebas mengeluarkan pendapat saat berdiskusi.
INOVASI KAMPUNG KOMPLEMENTER BERBASIS TEHNOLOGI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KETAHANAN KELUARGA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Widaryanti, Rahayu; Muflih, Muflih; Hiswati, Marselina Endah
Jurnal LINK Vol 18 No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v18i2.9119

Abstract

Ketahanan keluarga dapat dioptimalkan salah satunya dengan pemafaatan terapi komplementer, namun terapi ini kurang diketahui oleh masyarakat. Selain itu melihat kemajuan tehnologi dan mudahnya akses internet di Desa Tirtomartani namun diperlukan informasi secara menyeluruh pada media edukasi tentang terapi komplementer. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membentuk kampung komplementer dengan konsep pengembangan terapi komplementer berbasis komunitas atau wilayah sehingga diharapkan dapat lebih dekat dengan masyarakat agar dapat dimanfaatkan secara optimal. Metode kegiatan berupa pelatihan kader komplementer sebagai motor penggerak kampung komplementer serta melakukan inovasi dengan mengoptimalkan teknologi digital untuk media edukasi terapi komplementer, selain itu dilakukan pendampingan dan monitoring serta evaluasi yang dilakukan secara berkala untuk keberlangsungan dari program kampung komplementer. Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya kampung komplementer serta peningkatan pengetahuan, wawasan dan keterampilan masyarakat mengenai terapi komplementer untuk meningkatkan derajat kesehatan yang dapat diterapkan pada individu, keluarga maupun masyarakat. Mitra memperoleh peningkatan pengetahuan pada kategori baik dengan rata-rata 50,66% dan penurunan pengetahuan dengan kategori kurang dari pengetahuan sebelumnya yaitu 17,71%.
Pelayanan Kesehatan Pada Korban Banjir Sebagai Upaya Rehabilitasi Pasca Bencana Khobibah, Khobibah; Rosiana, Heny; Ruspita, Mimi; Sapartinah, Titik; Astyandini, Budi; Setiasih, Sri; Sundari, Ana; Isharyanti, Septalia
Jurnal LINK Vol 19 No 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i2.9137

Abstract

Indonesia adalah salah satu kawasan rawan bencana banjir, hal ini ditinjau dari karakteristik geografis dan geologis wilayah. Banjir merupakan bencana yang bersifat hidrometeorologis yang kejadiannya sering terjadi di Indonesia Bencana Banjir terjadi di Dusun Karanggantung, Desa Sojomerto Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal akibat curah hujan yang tinggi. Hal ini menimbulkan dampak pada masyarakat termasuk ibu hamil, anak -anak dan perempuan. Kegiatan pengabdian ini merupakan rehabilitasi pasca bencana dengan melakukan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada Ibu hamil, anak balita dan Wanita Usia Subur (WUS). Bencana tersebut memberikan dampak pada korban kelompok rentan Ibu dan anak, sehingga memerlukan penanganan dan pemulihan baik secara fisik maupun psikis. Metode yang dilakukan dengan pendampingan melalui pemeriksaan dan penyuluhan pada ibu hamil, bermain dengan alat permainan edukatif, edukasi cara cuci tangan yang benar pada anak – anak dan pelayanan kontrasepsi pada wanita usia subur.
BOLU KUKUS DAUN KATUK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRODUKSI ASI IBU MENYUSUI Pujiastuti, Nurul; Febrianti, Erly Arsitama
Jurnal LINK Vol 18 No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v18i2.9174

Abstract

Produksi ASI yang kurang pada ibu menyusui antara lain disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi atau gizi kurang, puting susu yang lecet, ibu yang stres sehingga ASI yang keluar sedikit atau ibu yang bekerja sehingga tidak dapat menyusui secara teratur. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi ASI yaitu melalui peningkatan kualitas makanan pada ibu menyusui yang berpengaruh secara langsung pada produksi air susu, seperti sayuran hijau, salah satunya adalah daun katuk (Sauropus Androgynus). Tujuan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat olahan dari daun katuk yaitu bolu kukus daun katuk di Desa Balongdowo Kec. Candi Kab. Sidoarjo. Metode pengabdian masyarakat berbasis penelitian melalui pelatihan dengan sasaran kader posyandu. Hasil pelatihan didapatkan 30 peserta memiliki pengetahuan pre-test sebagian besar kurang (83,3%) dan post-test sebagian besar baik (73,3%). Untuk nilai keterampilan, sebelum pelatihan sebagian besar kurang dan setelah pelatihan sebagian besar baik. Kesimpulan pelatihan membuat bolu kukus daun katuk berhasil meningkatkan pengetahuan kader posyandu tentang cara meningkatkan produksi ASI dan mampu membuat bolu kukus daun katuk yang dapat membantu ibu menyusui meningkatkan produksi ASI.