cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
link@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl. Tirto Agung, Pedalangan, Banyumanik, Semarang 50239
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
LINK
ISSN : 18295754     EISSN : 24611077     DOI : 10.31983
Core Subject : Health,
Jurnal LINK (ISSN: 1829-5754 e-ISSN: 2461-1077; http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/link) merupakan jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang. Jurnal LINK berfokus menerbitkan artikel ilmiah tentang hasil pengabdian masyarakat yang meliputi pemberdayaan masyarakat, pelatihan, pendampingan, teknologi tepat guna (TTG), dan pendidikan kesehatan. Hasil pengabdian masyarakat dapat berupa penerapan hasil penelitian maupun pengabdian masyarakat berbasis wilayah guna menangani dan mengelola berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 412 Documents
OPTIMALISASI PEMBERIAN KODE WARNA PADA MAP REKAM MEDIS PUSKESMAS KARANGANYAR Harjanti, Harjanti; Noorlitasari, Noorlitasari; Wariyanti, Astri Sri; Pusfitasari, Epik
Jurnal LINK Vol 19 No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i1.9648

Abstract

Kode warna merupakan suatu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya misfile (salah letak) Rekam Medis. Adanya 3-digit Kode Wilayah dapat dimanfaatkan untuk memaksimalkan pemberian Kode Warna pada Map Rekam Medis. Tujuan pengabdian yaitu untuk mengoptimalkan Kode Warna pada Map Rekam Medis di Puskesmas.  Metode Difusi Ipteks dengan merancang sticker kode warna. Tahapan kegiatan yang dilakukan wawancara permasalahan mitra, Observasi, pengukuran, mendesain, sosialisasi dan simulasi Simulasi pemasangan Sticker Kode Warna.  Hasil perancangan Sticker Kode Warna dengan ukuran 3 x 6 cm, warna terbagi menjadi 13 sesuai pembagian kode wilayah dengan memanfaatkan 1-digit pada digit ke-3 meliputi ungu, kuning, hijau tua, orange, biru muda, coklat tua, magenta, hijau muda, merah, biru tua, hitam, pink, abu-abu dan bahan sticker mirror. Evaluasi yang dilaksanakan 1 minggu setelah kegiatan, Petugas merasa terbantu dengan adanya kode warna ada yang salah langsung bisa dipindahkan ke rak yang benar. Rencana ke depan akan dilaksanakan bimbingan tehnis penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang penerapan kode warna.
PENGEMBANGAN MONITOR PERSONAL DOSIMETRI DENGAN MENGGUNAKAN PLATE DETECTOR GUNA MENUNJANG KESELAMATAN RADIODIAGNOSTIK Masrochah, Siti; Darmini, Darmini; Nui, Muhammad; Soewondo, Arie; Agusyahbana, Farid; Prakoso, Dimas; Jannah, Marichatul
Jurnal LINK Vol 19 No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i1.9674

Abstract

Setiap personil radiasi yang melakukan pelayanan radiodiagnostik wajib menggunakan monitor personal dosimetry. tetapi karena harganya mahal, tidak semua personel pekerja radiasi difasilitasi oleh tempat bekerjanya. Tujuan penelitian ini adalah membuat desain pengembangan alat monitor radiasi menggunakan Imaging Plate (IP). Jenis penelitian ini adalah jenis Research and development dengan pendekatan eksperimental dan dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitina menunjukkan nilai sensitivitas respon terbaik pada Image Plate Computed Radiography merek iCRco diperoleh dengan menggunakan faktor eksposur tegangan 90 kV dengan arus 6,3 mAs dan 8 mAs, energi sinar-X yang diserap oleh lapisan fosfor (per mA per satuan luas) dihitung secara teoritis sebagai indeks sensitivitas radiografi dengan menggunakan spektrum foton sinar-X insiden dengan rumus Birch-Marshall dan spektrum sensitivitas untuk rentang 40-140 kV. Kesimpulan bahwa semua respon radiasi memberikan pengaruh indeks eksposure yang berbeda, sehingga masih diperlukan alat bantu pemantau serapan radiasi yang akan dikembangkan pada periode selanjutnya yaitu mendesain monitor yang mudah digunakan petugas. 
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM ANAKKU SEHAT DAN CERDAS UNTUK PENGENTASAN STUNTING DI KABUPATEN BREBES Hendriyani, Heni; Isnawati, Muflihah; Tursilowati, Susi; Pertiwi, Estuasih Dyah; Setiawan, Agung Nugroho
Jurnal LINK Vol 19 No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i1.9679

Abstract

Indonesia masih menghadapi masalah gizi anak meskipun pemerintah sudah berupaya maksimal, namun prevalensi stunting anak bawah lima tahun (balita) tetap tinggi yaitu 30.8% pada tahun 2018. Berdasarkan data Riskesdas 2018, dan Data SSGI tahun 2022 menunjukkan prevalensi stunting nasional masih tinggi dari angka propinsi dan nasional. Upaya untuk menanggulangi stunting yang terintegrasi yang melibatkan beberapa stakeholders dan pemerintah daerah dapat dilakukan di Kabupaten Brebes mengingat besaran masalah stunting di wilayah ini masih tinggi dan pemerintah daerah serta masyarakatnya mendukung upaya ini. Tujuan kegiatan untuk memberdayakan serta mendampingi guru PAUD dan masyarakat dalam mengatasi masalah gizi dan implementasi program “Anakku Sehat dan Cerdas”. Kegiatan pelatihan program “Anakku Sehat dan Cerdas” dilaksanakan pada 22-23 Juli 2022 di Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes. Hasil dari kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan pada peserta pelatihan program “Anakku Sehat dan Cerdas” dan diketahui bahwa 20% dari 80 anak yang dilakukan pengukuran antropometri mengalami stunting.
Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD), Jenis Persalinan Dan Dukungan Keluarga Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Maulina, Rizki; Nur Afifah, Chairul Anna
Jurnal LINK Vol 19 No 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i2.9828

Abstract

ASI eksklusif adalah pemberian ASI selama 6 bulan pertama masa kehidupan bayi tanpa diselingi makanan ataupun minuman lain kecuali obat, vitamin, dan oralit. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 59 ibu menyusui yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Data dikumpulkan memakai lembar kuesioner, kemudian dianalisis dengan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) terhadap pemberian ASI eksklusif dengan nilai p 0,000 (p ≤ 0,05) dan nilai OR 13, terdapat hubungan antara jenis persalinan dengan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p 0,001 (p ≤ 0,05) dan nilai OR 9, dan terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif. dengan nilai p 0,000 (p ≤ 0,05) deingan nilai OR 11,5. Simpulan dari penelitian ini yakni ada hubungan antara IMD, jenis persalinan dan dukungan keluarga terhadap pemberian ASI Eksklusif
EFEKTIVITAS TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK DISTRAKSI HALUSINASI PADA KLIEN DENGAN HALUSINASI AUDITORI DI RUMAH PEMULIHAN EFATA PROVINSI JAWA TENGAH Hani, Manzilina; Wibowo, Christin; Yudiati, Erna Agustina
Jurnal LINK Vol 19 No 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i2.9847

Abstract

Dampak halusinasi pendengaran dapat menyebabkan perubahan perilaku seperti perilaku agresif, bunuh diri, menarik diri dari lingkungan, atau menyakiti diri sendiri, maupun orang lain di lingkungan sekitar. Salah satu intervensi yang dapat diberikan kepada pasien halusinasi pendengaran ialah dengan terapi aktivitas kelompok (TAK) dengan memberikan edukasi kepada klien mengenai cara mengontrol halusinasi dengan Teknik distraksi. Metode penelitian pre-experiment dengan desain penelitian one group pre-test post-test with design. Subyek penelitian ini berjumlah tiga responden dengan kriteria inklusi halusinasi pendengaran di Rumah Pemulihan Efata Kabupaten Semarang. Untuk menguji efektifitas dilakukan menggunakan uji statistik paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya terapi aktivitas kelompok (TAK) efektif meningkatkan kemampuan kognitif (p-value: 0,001) dan kemampuan psikomotor (p-value: 0,000) antara sebelum dan setelah dilakukannya intervensi pada setiap kliennya, maka dapat disimpulkan bahwa terapi aktivitas kelompok distraksi halusinasi efektif diberikan kepada klien dengan halusinasi pendengaran guna mengontrol halusinasi pendengaran yang muncul.
PERBANDINGAN PENGGUNAAN SAMPAH ORGANIK YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN NUTRISI LARVA LALAT HERMETIA ILLUCENS Salsabela, Kletari; Salsabela, Isnaini Maulida; Novalita, Celeste Elynne; Tamia, Hanazil; Utomo, Nur
Jurnal LINK Vol 19 No 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i2.9966

Abstract

Besarnya persentase timbulan sampah organik merupakan suatu masalah yang dapat mengganggu kesehatan dan lingkungan. Pengelolaan sampah organik dapat dilakukan dengan menggunakan larva/maggot BSF (Black Soldier Fly). Metode penelitian yang digunakan yaitu pre-eksperimen dengan desain One-Shot Case Study yang dilakukan tanpa adanya kelompok kontrol menggunakan analisis Uji One Way Anova. Variabel yang diteliti, yaitu pertumbuhan dan nutrisi maggot sebagai variabel dependen dan variasi media sebagai variabel independen. Penelitian dilakukan selama lima bulan dari tahap persiapan hingga pelaporan menggunakan maggot umur 8 hari yang diberi pakan selama 10 hari. Hasil berat maggot tertinggi yaitu menggunakan media sampah organik TPST dan susu dengan rata-rata 2017 gr. Kandungan lemak pada maggot tertinggi yaitu menggunakan media sampah organik TPST dan Susu dengan rata-rata 33,23 %. Kandungan protein tertinggi pada maggot yaitu menggunakan media sampah organik TPST dengan rata-rata 27,01 %. Kesimpulan dilakukan Uji Anova dihasilkan nilai sig. < 0,05, artinya terdapat perbedaan pada berat dan kandungan lemak dengan nilai. Kemudian dilanjut uji post hoct test atau turkey hsd dihasilkan terdapat perbedaan berat dan kandungan lemak pada setiap variasi media sampah yang digunakan dengan nilai sig. <0,05.
Hubungan Stres Dan Lingkungan Dengan Perilaku Merokok Pada Tenaga Kesehatan (NAKES) Di Rumah Sakit RYZ Kota X Oktriansyah, Ryan; Widyorini, Endang; Rahayu, Esthi
Jurnal LINK Vol 19 No 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i2.9984

Abstract

Masalah rokok pada hakikatnya sudah menjadi masalah nasional, bahkan internasional. Efek yang ditimbulkan dari merokok juga sangat banyak bagi kesehatan, akan tetapi masih saja banyak orang yang tetap memilih untuk menikmatinya khususnya di kalangan tenaga kesehatan. Subjek penelitian adalah tenaga kesehatan yang sudah bekerja di rumah sakit, rentan usia 23 - 40 tahun, perokok berat, Masyarakat Kota X. Metode pengambilan data penelitian ini menggunakan 3 skala Likert yaitu skala perilaku merokok berjumlah 25  item, skala stress berjumlah 27 item, skala lingkungan sosial berjumlah 23  aitem. Hasil penelitian ini adalah ada hubungan yang signifikan antara stress dan lingkungan sosial dengan perilaku merokok (R = 0.280, F = 20.817 dan signifikansi p = 0.000 (p<0.01)). Apabila dilihat secara parsial lingkungan sosial memiliki hubungan secara positif dan sangat signifikan terhadap perilaku merokok sebesar (rxy = 0.508 dan p = 0.000 ; (p<0.01). Lebih lanjut lagi stress dan perilaku merokok memiliki hubungan positif sebesar (rxy = 0.959 dan p = 0.000 ; (p<0.01). kesimpulan semakin tinggi tingkat stress dan semakin besar pengaruh lingkungan sosial terhadap seseorang maka perilaku merokok orang tersebut akan meningkat, begitu juga sebaliknya. 
Pemberdayaan Kader Stunting Dengan Media Sturting Meter Dalam Pengukuran Balita Stunting Wardani, Novita Ika; Muyassaroh, Yanik; Astuti, Anjar
Jurnal LINK Vol 19 No 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i2.9997

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Berdasarkan hasil SSGI (Studi Status Gizi Indonesia) tahun 2022 bahwa prevalensi stunting turun dari tahun 2021 sebesar 24,4% menjadi 21,6% pada tahun 2022. Adanya kebijakan pemerintah untuk penurunan stunting 14% di tahun 2024 maka pada tahun 2023 diperlukan upaya penurunan stunting sebesar 3,8% per tahun. Kader merupakan orang yang dekat dengan masyarakat dan dapat membantu meningkatkan kesehatan ibu bayi. Metode Pelatihan Sturting meter dilakukan sebanyak 2 kali pertemuan pada minggu ke 3 dan 4 di bulan Juni. Sturting meter merupakan alat pengukur tinggi badan pada anak stunting yang berbentuk papan pengukur tinggi badan sesuai dengan umur anak dalam bulan. Jika tinggi badan anak kurang dari tinggi sesuai umur maka anak mengalami stunting. Jumlah peserta 37 kader di Desa Sidomulyo, Banjarejo, Blora. Evaluasi dilakukan selama 2 bulan untuk mengetahui post pengetahuan kader dan implementasi penggunaan sturting meter di posyandu. Hasil Pengetahuan dengan uji paired t-test ada perbedaan pengetahuan kader setelah diberikan pelatihan sturting meter p=0.001 (p<0.05). Simpulan Ada pengaruh sturting meter terhadap pengetahuan kader di Posyandu. Saran media sturting meter dapat digunakan di semua posyandu di kecamatan banjarejo kabupaten Blora dalam mengawasi pertumbuhan anak stunting.
PROVISION OF MP - EARLY BREASTFEED WITH THE NUTRITION STATUS OF CHILDREN AGE 7 - 24 MONTHS IN PANDUMAN VILLAGE, JEMBER DISTRICT Qaodriyah, Dwi Maulinda; Subiastutik, Eni; Jamhariyah, Jamhariyah
Jurnal LINK Vol 19 No 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i2.10021

Abstract

Menurut WHO terdapat 144 juta anak balita stunting, 47 juta gizi kurang dimana 14,3 juta diantaranya sangat kurus dan 38 juta kelebihan berat badan, termasuk Indonesia akibat kurangnya asupan nutrisi. Pemberian MP – ASI tidak tepat waktu dapat mempengaruhi pencernaan dan berdampak pada status gizi. Populasi balita usia 7 – 24 bulan di 7 posyandu sebanyak 61, sampel 53 dan teknik sampling menggunakan Cluster Random Sampling. Instrumennya yaitu kuesioner, electronic baby scale, grafik BB menurut PB. Uji statistik korelasi spearman’s rho didapatkan nilai P – value sebesar (0,831) > α (0,05) maka H0 diterima dan H1 ditolak, yaitu ada hubungan yang tidak signifikan artinya hampir seluruh bayi dengan riwayat MP – ASI dini tidak berdampak negatif pada status gizi, karena diberikan dengan memperhatikan kesiapan menerima makanan padat. Upaya yang dapat dilakukan puskesmas yaitu menggalakkan informasi pemberian MP – ASI dan pemantauan status gizi secara rutin dengan melibatkan bidan, kader, tokoh masyarakat dan keluarga.
Sosialisasi Dan Pendampingan Masyarakat Dalam Upaya Pengolahan Limbah Popok Menjadi Pupuk Midya, Aura Alifiah; Ihsan, Muhammad; Dewanti, Luthfia Restu; Sofiani, Lia Fatra; Arta Mevia, Brilliant Septi; Rosyidah, Kholi Fatur; Prasastiwi, Restu Lintang; Ningrum, Muryta Wahyu; Setiadi, Yuwono
Jurnal LINK Vol 19 No 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i2.10080

Abstract

Limbah popok dapat terurai dengan sempurna dalam waktu yang cukup lama dan bahkan dibuang ke sembarang tempat sehingga dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Sebuah inovasi diperlukan untuk menangani masalah limbah popok dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pengolahan limbah popok rumah tangga. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman masyarakat. Metode yang digunakan adalah pre-experimental design melalui pendekatan one group pretest-posttest design. Rangkaian kegiatan meliputi pengerjaan pre-test, pemaparan materi dan penayangan video demonstrasi cara pengolahan limbah popok, sesi diskusi dan tanya jawab, dan pengerjaan post-test. Setelah pelaksanaan kegiatan didapatkan hasil bahwa terdapat peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman peserta tentang pengolahan limbah popok menjadi pupuk yang ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai post-test sebesar 11,50. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu mengatasi pencemaran lingkungan akibat limbah popok.