cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan
ISSN : 24070963     EISSN : 24607177     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan is a scientific journal which publishes and disseminates the results of researches, deep studies, innovative thinking or work in educational technology. The focus of the journal is innovative works on the development of educational multimedia and e-learning which are effective in giving positive contributions to schools and educational institutions.
Arjuna Subject : -
Articles 292 Documents
BACK MATTER (Index, Author Biography, Author Guidelines) Editorial Team
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 3, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.754 KB) | DOI: 10.21831/tp.v3i1.9626

Abstract

Implementasi Kurikulum 2013 dalam pelaksanaan pembelajaran di SMP Mastur Mastur
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 4, No 1 (2017): April
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.06 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v4i1.10131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (a) perencanaan pembelajaran, (b) pelaksanaan pembelajaran, (c) pelaksanaan penilaian, dan (d) faktor penghambat dan pendukung pelaksanaan pembelajaran dalam rangka mengimplementasikan Kurikulum 2013 di SMP N 8 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah personel yang berkaitan dengan implementasi Kurikulum 2013 dalam pelaksanaan pembelajaran di SMP N 8 Yogyakarta yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bagian kurikulum, guru, dan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan cara ketekunan pengamatan, triangulasi data dan pemeriksaan data. Data penelitian ini dianalisis secara terus-menerus sejak awal pengumpulan data dan melelaui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan: (1) perencanaan pembelajaran dilakukan dengan menerjemahkan ide dan konsep Kurikulum 2013 terlebih dahulu, kemudian disusun RPP yang dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok atau tema tertentu yang mengacu pada standar isi dan silabus; (2) pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan ilmiah (saintifik); (3) penilaian hasil belajar oleh guru dilakukan dengan menggunakan teknik tes, tertulis maupun lisan, juga teknik non-tes, pengamatan kinerja dan pengukuran sikap.Kata kunci: implementasi, Kurikulum 2013, pelaksanaan pembelajaran THE IMPLEMENTATION OF CURRICULUM 2013 ON INSTRUCTIONAL ACTIVITIES IN JUNIOR HIGH SCHOOLAbstractThis study aims to describe: (a) the lesson plan, (b) the instructional implementation, (c) the implementation of assessment, and (d) the factors obstructing and supporting the instruction in the implementation of curriculum 2013 at State Junior High School 8 Yogyakarta. This study used descriptive qualitative approach. The subjects of this study were personnels related to the implementation of curriculum 2013 in instructional implementation of State Junior High School 8 Yogyakarta consisting of the principal, vice principal in curriculum affairs, teachers, and students. Data collection was conducted through participant observation, in-depth interviews, and documentation. The data were validated by means of perseverance observation, data triangulation, and data checking. The data were analyzed continually since the beginning of data collection, and passed three stages, namely: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results reveal that: (1) Instructional planning is conducted by translating ideas and concepts of Curriculum 2013 first, then lesson plans can be drafted and developed in detail from a certain subject matter or theme which is referred to the content standard and syllabus; (2) The instruction is conducted using a scientific approach; (3) The assessment of the learning outcome was conducted using both written and verbal tests, and also non-test technique, performance observation, and behavior measurement.Keywords: one or more word(s) or phrase(s), that it’s important, spesific, or representative for the article
EVALUASI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PROGRAM STUDI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL MSD YOGYAKARTA Soraya Fatmawati; Ali Muhtadi
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 3, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.359 KB) | DOI: 10.21831/tp.v3i1.8283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian antara pelaksanaan pembelajaran Program Studi (Prodi) DKV di ASRD MSD Yogyakarta dengan standar atau kriteria yang telah dirumuskan. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan menggunakan model evaluasi kesenjangan. Subjek atau responden adalah Ketua Program Studi, dosen dan mahasiswa Prodi DKV MSD Yogyakarta. Penelitian ini dilaksanakan dengan menempuh 5 tahap, yaitu: penyusunan desain, penetapan kelengkapan program, pengumpulkan data, pengukuran tujuan atau analisis data, dan perbandingan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dianalisis menggunakan model analisis interaktif dari Miles dan Huberman. Data kuesioner dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dengan skala 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran pada Prodi DKV MSD Yogyakarta belum sesuai dengan Permendikbud No. 49 Tahun 2014. Hasil penilaian mahasiswa menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran di Prodi DKV MSD berada pada kategori baik dengan nilai 3,20. Pembelajaran di Prodi DKV MSD Yogyakarta perlu dilaksanakan sesuai dengan Permendikbud No. 49 Tahun 2014. Kata Kunci: pelaksanaan pembelajaran, perencanaan pembelajaranTHE EVALUATION OF INSTRUCTIONAL IMPLEMENTATION OF VISUAL COMMUNICATION DESIGN STUDY PROGRAM IN MSD YOGYAKARTA Abstract This research aims to determine the suitability of the instructional implementation in Visual Communication Design (VCD) Study Program of MSD Yogyakarta Design and Art Academy with standard or criteria which have been formulated. This research was an evaluation research study that refers to the discrepancy evaluation model. The subjects consisted of the head of study program, lecturers and students of VCD study program MSD Yogyakarta. The research was conducted in five stages: design preparation, determination of the program’s completeness, data collection, purpose measurement or data analysis, and comparison. Data were collected through observation, interviews, and document searches, and were analyzed using an interactive analysis model proposed by Miles and Huberman. The questionnaire data were analyzed using descriptive statistical analysis in the scale 4. The result of the study shows that instructional implementation in Visual Communication Design Study Program of MSD Yogyakarta is not suitable to the Minister of Education and Culture Regulation No. 49, 2014. The result of student assessment indicates that the instructional implementation in VCD MSD Yogyakarta is categorized good with the value of 3.20. The instructional implementation in Visual Communication Design Study Program of MSD Yogyakarta needs to be adjusted with the National Standards for Higher Education the Minister of Education and Culture Regulation No. 49, 2014 for the instructional implementation can be presented. Keywords: instructional implementation, instructional planning
FRONT MATTER (Cover, Foreword, Table of Content) Editorial Team
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 3, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.063 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v3i2.11526

Abstract

Penggunaan e-learning dengan Technology Acceptance Model (TAM) Riski Nurida Rahmawati; I Made Narsa
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 6, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.939 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v6i2.26232

Abstract

Kemajuan dalam teknologi informasi memberi kesempatan pada institusi pendidikan untuk mengadopsi teknologi untuk meningkatkan efisiensi pembelajaran. e-Learning merupakan salah satu pengembangan tersebut dan tidak dapat disampaikan tanpa menggunakan teknologi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan bukti empiris terkait actual usage dari penggunaan e-learning dengan pemediasi intention to use. Data dalam penelitian ini sebanyak 135 kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa Universitas Airlangga yang sempat memanfaatkan AULA. AULA merupakan portal e-Learning di Universitas Airlangga, yang merupakan singkatan dari Airlangga Univeristy e-Learning Application. Alat uji yang digunakan adalah Warp PLS. Perceived usefulness yang dirasakan pada penggunaan e-learning tidak memberikan pengaruh pada actual usage. Perceived ease of use memiliki hubungan signifikan pada intention to use. Hasil pengujian pengaruh tidak langsung menunjukkan perceived usefulness mempengaruhi niat perilaku untuk menggunakan teknologi. Persepsi kemudahan menggunakan teknologi dimotivasi tingkat kepercayaan individu terhadap kemampuan menggunakan teknologi, yang mana akan mendorong persepsi kebermanfaatan dan berimplikasi pada niat untuk menggunakan teknologi untuk menggunakan e-learning.Kata kunci: Actual Usage, perceived ease of use, e-Learning, intention to use Actual usage use of e-learning with Technology Acceptance Model (TAM) AbstractProgress in information technology provides opportunities for education to encourage technology to improve learning efficiency. E-Learning is one such development and cannot be delivered without using technology. The purpose of the study is to get empirical evidence related to actual usage of using e-learning with intention to use as a mediation. Data used in the study were 135 questionnaires that distributed to students of Airlangga University who are active or have used / participated in AULA (Airlangga University e-Learning Application). AULA is an e-Learning portal at Airlangga University. Data analysis techniques using Warp PLS. The results show the perceived usefulness of e-learning, does not affect the actual use. Perceived ease of use has a significant positive relationship with intention to use. The results evaluation direct effect of perceived usefulness influences intention to use technology. Perceived ease of use of technology is motivated by the level of individual trust in ability to use technology, which will encourage perceptions of usefulness and have implications for the intention to use technology to use e-learning.Keywords: Actual Usage, perceived ease of use, e-learning, intention to use
PELEMBAGAAN WEB-BASED LEARNING PADA JURUSAN KURIKULUM DAN TEKNOLOGI PENDIDIKA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA Eveline Siregar
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 3, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.509 KB) | DOI: 10.21831/tp.v3i1.8813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang bagaimana proses implementasi dan pelembagaan web-based learning berlangsung di Jurusan Kurikulum danTeknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta. Target khusus penelitian ini adalah mengembangkan suatu model pengadopsian suatu inovasi pembelajaran oleh suatu lembaga, dalam hal ini inovasi belajar berbasis jaringan. Tujuan dari suatu implementasi inovasi adalah menjamin penggunaan yang benar oleh individu dalam organisasi. Tujuan pelembagaan adalah mengintegrasikan inovasi tersebut ke dalam struktur dan kehidupan organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dimana peneliti menyelidiki suatu gejala dalam konteks yang sebenarnya. Seiring dengan itu digunakan juga “Model Keputusan Adopsi Inovasi dalam Organisasi” oleh Everett M. Rogers, dalam rangka memahami tahapan-tahapan proses implemantasi dan pelembagaan. Sumber data dari penelitian ini terdiri dari pemrakarsa dan para pioner web-bali. Hasil dari penelitian ini berupa suatu Model Pelembagaan web-based learning indonesia (web-bali) yang meliputi tahap pencanangan agenda, tahap pencocokan, penstrukturan, klarifikasi dan rutinisasi. Kata kunci: inovasi, implementasi, pelembagaan, web-based learningINSTITUTIONALIZATION WEB-BASED LEARNING DEPARTMENT OF TECHNOLOGY EDUCATION CURRICULUM AND STATE UNIVERSITY FACULTY OF EDUCATION JAKARTA Abstract The general purpose of this research is to observe implementation and institutionalization of web-based learning in Curricullum and Educational Technology Program, Faculty of Education, State University of Jakarta. The specific purpose of this research is to model the adoption of an innovation by an institution where web-based learning is the innovation. Implementation of innovation ensures correctness of individual usage in an organization. While institutionalization integrates innovation to organization structure and activities. The chosen research method is case-study where researchers study of a phenomenon in rea-life context. This research also uses the "Model of Innovation Adoption Decision in Organization" (Everett M. Rogers) to understand steps of implementation and institutionalization. The sources of information for this research are founders and pioneers of Web-Bali. The product of this research is an Indonesian web-based learning institutionalization model (Web-Bali) which consists of agenda setting, matching, redefining/restructuring, clarifying and routinizing. Keywords: innovation, implementation, institutionalization, web-based learning
PENGEMBANGAN E-LEARNING BERBASIS PENDEKATAN ILMIAH PADA MATA PELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 5 YOGYAKARTA Heru Amrul Mu'arif; Herman Dwi Surjono
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 3, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.273 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v3i2.11143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan produk e-learning berbasis pendekatan ilmiah pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam bagi siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Yogyakarta dengan spesifikasi model dan isi yang ditetapkan, (2) mengetahui kelayakan produk e-learning, (3) mengetahui hasil belajar siswa setelah menggunakan e-learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (RD) dan diadaptasi dari model Alessi dan Trollip. Prosedur pengembangan meliputi tahap perencanaan, desain, dan pengembangan. Hasil Penelitian menunjukan sebagai berikut:  (1) produk e-learning berbasis pendekatan ilmiah berhasil dikembangkan dengan sebuah sistem manajemen pembelajaran (LMS) online yang dibuat dengan software aplikasi moodle. E-learning berbasis pendekatan ilmiah dikembangkan untuk pokok bahasan sistem tata surya dan kehidupan di bumi; (2) produk e-learning berbasis pendekatan ilmiah pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam telah memenuhi kriteria dan dinyatakan layak sebagai media pembelajaran berdasarkan validasi ahli media, ahli materi, dan siswa, kelayakannya mencapai rerata skor 4,15 dengan kategori baik; (3) keefektifan pembelajaran IPA lebih baik setelah menggunakan e-learning dibuktikan melalui peningkatan hasil belajar. Hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Yogyakarta mengalami peningkatan setelah menggunakan e-learning.Kata kunci: e-learning, pendekatan ilmiah, ilmu pengetahuan alam. DEVELOPING OF E-LEARNING BASED ON SCIENTIFIC APPROACH ON NATURAL SCIENCES LESSON AT SMPN 5 YOGYAKARTAAbstractThis study aims to: (1) develop e-learning based on scientific approaches on natural science subjects for students grade VIII of SMPN 5 Yogyakarta with model specifications and specified contents, (2) determine the feasibility of e-learningproduct (3) determine student learning achievement after using e-learning. This research was a research and development (RD) adapted from models of Alessi Trollip. The development procedure included the planning, design, and development. This study shows the following results. (1) E-learning-based on scientificapproaches was developed with a learning management system (LMS) online software applications created with Moodle. E-learning is developed based on a scientific approach for the subject of the solar system and life on Earth; (2) e-learning based on scientific approaches for natural science subjects is appropriate as a medium of learning based on the judgement from media expert, materials experts, and students, with the feasibility with mean score of 4.15 with both categories; (3) the learning achievement of class VIII student of SMPN 5 Yogyakarta increases after using e-learning.Keywords: e-learning, scientific approach, natural sciences
Back matter (index of subject, index of authors, author guidelines) Editorial Team
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 4, No 1 (2017): April
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.501 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v4i1.13897

Abstract

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA MOOD BOARD TERHADAP PENGETAHUAN DESAIN BUSANA PADA MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK BUSANA Afif Ghurub Bestari; Ishartiwi Ishartiwi
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 3, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.87 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v3i2.8006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji (1) perbedaan pengaruh pembelajaran Desain Busana menggunakan media mood board dan media contoh gambar desain busana terhadap kreativitas dan hasil belajar Desain Busana mahasiswa;  (2) pengaruh positif pembelajaran Desain Busana dengan menggunakan media mood board dibandingkan menggunakan media contoh gambar desain busana terhadap kreativitas desain busana mahasiswa; (3) pengaruh positif pembelajaran Desain Busana dengan menggunakan media mood board dibandingkan dengan menggunakan media contoh gambar desain busana terhadap hasil belajar desain busana mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain Pretest-Posttest, Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini menggunakan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Populasi penelitian adalah mahasiswa kelas A dan D semester 2 di Pendidikan Teknik Busana FT UNY. Hasil t-test menunjukkan pretest mahasiswa kelas kontrol dan kelas eksperimen hampir sama. Data hasil belajar posttestmenunjukkan selisih skor rata-rata antara kelas eksperimen dan kelas kontrol berkategori sangat tinggi. Berdasarkan hasil nilai rata-rata diperoleh bahwa terjadi peningkatan hasil kreativitas mahasiswa yang signifikan.Kata kunci: media mood board, hasil belajar, desain busana THE IMPACT OF USING MOOD BOARD MEDIA TO  FASHION DESIGN KNOWLEDGE ON FASHION  DESIGN ENGINEERING STUDENTSAbstractThis research aimed to examine (1) the effect of differences in learning to use media Fashion Design mood board and fashion design drawings media examples in creativity and Fashion Design student learning outcomes; (2) the positive influence of learning by using media Fashion Design mood board than using media examples fashion design drawings for the creativity of fashion design students; (3) a positive influence of learning by using media Fashion Design mood board compared to using the media sample images for learning outcomes of Fashion Design student. This research is a quasi-experimental research with pretest-posttest design, Nonequivalent Control Group Design. This research uses experimental class and control class. The research population was a student of class A and D in the 2nd half of Technical Fashion Education Faculty of Engineering, Yogyakarta State of University. t-test results indicate student pretest control class and experimental class is almost the same. Data posttest study results show the difference in average scores between the experimental class and control class category is very high. Based on the results of the average value obtained that an increase in the creativity of the students are significant.Keywords: fashion mood boards, learning outcomes, fashion design
Pengembangan model blended learning menggunakan aplikasi Edmodo untuk mata pelajaran geografi SMA Muhammad Alwan
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 4, No 1 (2017): April
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.573 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v4i1.10505

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan: (1) model blended learning menggunakan Edmodo, (2) tingkat kelayakan model blended learning menggunakan Edmodo pada mata pelajaran geografi, (3) keefektifan model blended learning dengan menggunakan Edmodo pada mata pelajaran geografi. Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (RD) yang menggunakan model ADDIE. Prosedur pengembangan meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Tahap analisis dan desain, dilakukan survei di lapangan untuk menganalisis kebutuhan siswa. Tahap desain disesuaikan dengan kebutuhan dalam kegiatan pembelajaran. Tahap pengembangan, validasi ahli model dan materi, kemudian dilakukan revisi produk. Tahap implementasi di kelas XI IPS SMA Assalaam pada 17 siswa. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Model blended learning menggunakan aplikasi Edmodo berdasarkan tahapan komponen-komponen model. (2) Model blended learning dinyatakan layak berdasarkan hasil validasi ahli materi dengan skor 3,65 dan ahli model dengan skor 3,64 dengan kategori sangat baik. (3) Keefektifan model blended learningdibuktikan melalui peningkatan hasil belajar siswa dari 55,29 menjadi 88,65. Respon siswa secara umum menanggapi positif.Kata Kunci: model blended learning, Edmodo, geografi DEVELOPING A BLENDED LEARNING MODEL USING THE EDMODO APPLICATION IN GEOGRAPHY SUBJECT MATTER OF SENIOR HIGH SCHOOLSAbstractThis research study aims to produce (1) the blended learning model using Edmodo which can improve learning outcomes and motivation in geography subject matter, (2) the appropriateness level of the blended learning model using Edmodo which can improve learning outcomes and motivation in geography subject matter, and (3) the effectiveness of the blended learning model using Edmodo in geography subject matter. This study was research and development (RD) using the ADDIE model. The procedure of the development included the steps of analysis, design, development, implementation, and evaluation. In the analysis and design steps, a survey was conducted in the field to analyze the student’s needs in the learning. The development step, a validation was done by the model and materials experts which resulted in the initial revision of the product. In the implementation step, the teaching and learning in class XI social sciences of SMA Assalaam to 17 students. The result of the study is as follows. (1) The blended learning model using the Edmodo application viewed from its components. (2) The blended learning model using the Edmodo application fulfills the appropriateness criteria based on the result of the validity test from the material expert with the mean score of 3.65 and that from the model expert with the mean score of 3.64 which is in a very good category. (3) The effectiveness of the blended learning model was proved by the increasing learning achievements of the students from 55.29 to 88.65. In general, the students responded to the blended learning model positively.Keywords: blended learning model, Edmodo, geography

Page 9 of 30 | Total Record : 292