cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 23551615     EISSN : 24772992     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 227 Documents
Prototype model taman bacaan masyarakat berbasis ekonomi kreatif creative economic-based community reading park prototype model Yanti Karmila Nengsih; Mahyumi Rantina; Vina Amalia Suganda M; Mega Nurrizalia
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 7, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v7i2.28652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa Prototype Model Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Berbasis Ekonomi Kreatif di Ogan Ilir. Penelitian pengembangan ini dilaku-kan dengan mempedomani langkah pengembangan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian ini hanya sampai pada tahap validasi ahli yang mengguna-kan 3 ahli yaitu ahli bahasa, ahli materi/isi dan ahli penyajian/media dan 7 orang masyarakat untuk. Instrumen validasi yang digunakan adalah angket. Penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif dengan satu variabel yaitu kualitas prototype model Taman Bacaan Masyarakat (TBM) berbasis Ekonomi Kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model Taman Bacaan Masyarakat (TBM) berbasis Ekonomi Kreatif dengan menerapkan metode montessori yang terdiri dari 2 sentra yaitu sentra literasi baca tulis dan sentra ekonomi kreatif, secara tujuan dinilai layak untuk digunakan oleh masyarakat dalam meningkatkan kegiatan baca tulis dan kegiatan ekonomi kreatif masyarakat, (2) tingkat keterpakaian model Taman Bacaan Masyarakat (TBM) berbasis Ekonomi Kreatif dinilai sangat tinggi untuk digunakan oleh masyarakat. Prototype model of community reading park based on creative economy creative economy-based community reading park prototype model Abstract: This study aims to develop products in the form of Prototype Model Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Based on Creative Economy in Ogan Ilir. This developmental research was carried out by guiding the steps of developing the ADDIE model (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). This study only reached the validation stage of experts who used 3 experts namely linguists, content/content experts and presentation/media experts. The validation instrument used was a questionnaire. This study uses descriptive data analysis with one variable, namely the quality of the prototype model of Community Reading Gardens (TBM) based on the Creative Economy. The results showed that: (1) Creative Economy-based Community Reading Garden (TBM) model by applying the Montessori method consisting of 2 centres namely literacy centres and creative economic centres, the objectives are considered feasible to be used by the community in increasing literacy activities and the creative economy activities of the community, (2) the level of usage of the Creative Economy-based Community Reading Park (TBM) model is considered very high for community use.
Pemberdayaan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Desa Burai melalui Edukasi Protokol Kesehatan COVID-19 Menggunakan Whatsapp Utami, Sri; Paradillah, Indri; Gustanela, Oktrina; Ginting, Jessica; Pratomo, Hadi
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 8, No 1 (2021): March 2021
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v8i1.37730

Abstract

Abstrak: COVID-19 hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius dan telah menyebar luas hampir seluruh negara di dunia dan ditetapkan sebagai pandemi. Pandemi juga membawa dampak pada perekonomian, termasuk di Desa Burai yang merupakan salah satu tempat wisata yang ada yang mana tempat wisata memiliki resiko tinggi terhadap penyebaran virus COVID-19. Penelitian ini untuk mengetahui gambaran pegetahuan, sikap, dan tindakan, serta menilai efektifitas edukasi terhadap kelompok terkait penerapan protokol kesehatan COVID-19 sebagai bentuk pecegahan pada Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) di Desa Wisata Burai, Sumatera Selatan Tahun 2020. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dan metode kegiatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah Model Aksi Komunitas atau Community Action Model (CAM), penelitian dilakukan secara online menggunakan media sosial whatsapp. Kegiatan ini disambut baik oleh anggota POKDARWIS. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan edukasi penerapan protokol COVID-19 ini mampu meningkatkan pengetahuan dan perubahan sikap serta perilaku peserta kegiatan yang sebelumnya tidak tahu atau apatis terhadap COVID-19 menjadi tahu. Melalui edukasi yang telah diberikan anggota kelompok sadar wisata kini dapat turut aktif dalam melakukan pencegahan penyebaran COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 di desa burai. Empowerment of Tourism Awareness Groups (POKDARWIS) in Burai Village through COVID-19 Health Protocol Education Using Whatsapp Abstract: COVID-19 is still a serious and widespread public health problem that has hit almost all countries in the world and has been declared as pandemic. The pandemic has also had an impact on the economy, including in Burai Village which is one of the existing tourist attractions where tourist attractions have a high risk of spreading the COVID-19 virus. This study is to describe knowledge, attitudes, and actions, as well as assess the effectiveness of education for groups related to the implementation of the COVID-19 health protocol as a form of prevention in community of ecotourism (POKDARWIS) in the tourist village of Burai, South Sumatra in 2020. The research method used qualitative research. and the activity method used in this research is the Community Action Model (CAM), the research was conducted online using whatsapp social media. This activity was welcomed by the member of POKDARWIS, The results of this educational activity succeeded in increasing the knowledge of activity participants and changing attitudes and behavior of activity participants who previously did not know or were apathetic about COVID-19 to know.  Through this education the member of POKDARWIS can be participate actively in preventing the spread of COVID-19 by implementing health protocols in Burai Village.
Portrait Analysis of Early Childhood Education in Cities and Villages: The COVID-19 Pandemic Era Masruroh, Lely; Munastiwi, Erni
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 8, No 1 (2021): March 2021
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v8i1.35212

Abstract

Abstract: The COVID-19 pandemic has affected significant aspects of our society. In addition to degrading the economic system and human health throughout the world, it disrupts educational activities running in general. With the government's policy of having to stay home, education is diversion through online learning. Online learning is applied to school institutions throughout Indonesia, both in the village and in the city. Network access and facilities in urban areas are better than in rural areas. This research is essential to be conducted as input to equalize online learning support facilities in the ponorogo area of east Java. The method in this study uses qualitative with library studies and at the same time research in the field. Data retrieval using interview and journal analysis techniques after related books. The results of the study suggest that online learning conducted in the city tends to be more effective because of the ease of easy-to-diakse facilities and the full support of parents. Meanwhile, in the village online learning is less effective due to the lack of adequate facilities and lack of support from parents.Analisis Potret Pendidikan Anak Usia Dini di Kota dan Desa: Era Pandemi COVID-19Abstrak: Pandemi COVID-19 telah mempengaruhi aspek-aspek penting dari masyarakat kita. Selain merusak sistem ekonomi dan kesehatan manusia di seluruh dunia, mengganggu kegiatan pendidikan yang berjalan secara umum. Dengan adanya kebijakan pemerintah untuk tetap di rumah, pendidikan menjadi pengalihan melalui pembelajaran online. Pembelajaran online diterapkan pada institusi sekolah di seluruh Indonesia, baik di desa maupun di kota. Akses jaringan dan fasilitas di perkotaan lebih baik daripada di pedesaan. Penelitian ini penting dilakukan sebagai masukan untuk pemerataan fasilitas penunjang pembelajaran online di wilayah ponorogo Jawa Timur. Metode dalam penelitian ini menggunakan kualitatif dengan studi kepustakaan dan sekaligus penelitian di lapangan. Pengambilan data menggunakan teknik wawancara dan analisis jurnal setelah buku terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran online yang dilakukan di kota cenderung lebih efektif karena kemudahan fasilitas yang mudah diakse dan dukungan penuh dari orang tua. Sedangkan di desa pembelajaran online kurang efektif karena fasilitas yang kurang memadai dan kurangnya dukungan dari orang tua.
Optimalisasi pembelajaran self-study pada program Paket A di pusat kegiatan belajar masyarakat di masa pandemi Rustan, Edhy; Baderia, Baderia; Tamrin, Rahmat
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 7, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v7i2.35097

Abstract

Pandemi COVID-19 mensyaratkan social distance, sehingga pembelajaran mandiri perlu dimaksimalkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan (1) bentuk pembelajaran self-study, (2) kendala, dan (3) manfaat pembelajaran self-study pada program paket A di PKBM Rantenase selama pandemic COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pengelola, tutor, dan warga belajar program paket A. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis interaktif dengan cara reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mandiri di PKBM Rantenase dilaksanakan dengan tutor mengarahkan peserta didik melalui pesan SMS maupun Whatsapp sedangkan evaluasi diganti dengan penugasan. Kendala yang ditemui selama pembelajaran di masa pandemic yakni kendala teknis seperti akses jaringan, ketersediaan sarana dan prasarana serta sumber belajar. Sedangkan kendala nonteknis yakni karakteristik warga belajar. Manfaat pembelajaran self-study memperkuat literasi fungsional terutama keterampilan literasi digital, membangkitkan semangat penggerak pemberdayaan masyarakat terutama dalam pembelajaran meski dengan segala keterbatasan. Peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, berdasarkan potensi dan kebutuhannya. Optimization of self-study learning in the Paket A program at the community learning activity center during the pandemic Abstract: The COVID-19 pandemic requires social distance, so independent learning needs to be maximized. The purpose of this study was to describe (1) the form of self-study learning, (2) constraints, and (3) the benefits of self-study learning in the package A program in PKBM Rantenase during the COVID-19 pandemic. This research is a qualitative descriptive study. The subjects of this study were managers, tutors, and learning citizens of the package A program. Data collection methods used interviews, observation, and documentation. The data obtained were then analyzed interactively by means of reduction, presentation, and drawing conclusions. The results showed that independent learning in PKBM Rantenase was carried out with a tutor directing students via SMS or Whatsapp messages while assignments replaced evaluation. The obstacles encountered during learning during the pandemic were technical problems such as network access, the availability of facilities and infrastructure, and learning resources. Meanwhile, non-technical constraints are the characteristics of the learning community. The benefits of self-study learning strengthen functional literacy, especially digital literacy skills, arouse the spirit of community empowerment, especially in learning even with all the limitations. Learners gain meaningful learning experiences based on their potential and needs.
Model GELPITAS (gerak & lagu, picture & picture, talking stick) untuk meningkatkan perkembangan bahasa Inggris anak taman kanak-kanak Ratna Purwanti; Suhaimi Suhaimi
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 7, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v7i2.30204

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan motivasi dan aktivitas siswa serta hasil perkembangan bahasa inggris anak dengan menggunakan Gelpitas, karena pentingnya Bahasa Inggris untuk anak usia dini di masa emas agar dapat bersaing di dunia global ketika mereka beranjak dewasa nanti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam empat pertemuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi anak meningkat dan aktivitas anak secara klasikal dengan kategori sangat aktif. Hasil kemampuan anak mencapai ketuntasan klasikal dengan berkembang sangat baik dan telah memenuhi indikator keberhasilan. Dapat disimpulkan bahwa melalui Gelpitas (gerak dan lagu, model picture and picture, model Talking Stick) dapat meningkatkan kemampuan anak dalam perkembangan bahasa (Bahasa Inggris) pada anak Kelompok B Taman Kanak-kanak. GELPITAS model (gerak lagu, picture picture, talking stick) to improve development English early childhood AbstractThe purpose of this research is to describe student motivation and activities, the results of students' English development using Gelpitas, because of the importance of English for early childhood in the golden age to be able to compete in the global world when they grow up later. This study uses a qualitative approach to the type of research that is Classroom Action Research (CAR) in four meetings. The result shows that children motivation increases and the classical activities of children with a very active category. The results of children's ability to achieve classical completeness by developing very well and have met the indicators of success. It can be concluded that through Gelpitas (motion and song, picture and picture model, Talking Stick model) can improve children's ability in language development (English) in Group B Kindergarten children.
Communication of Parents and Early Childhood to Build Confidence in The Pandemic Covid-19 Eka Aryani
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 8, No 1 (2021): March 2021
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v8i1.35211

Abstract

Abstract: This study uses qualitative research, with data collection methods using interviews, observation, and documentation. Data analysis techniques using the Speadley model. The data validity technique uses triangulation. This research focuses on parental communication in building self-confidence in early childhood during the co-19 pandemic. Communication is an important requirement for children, especially to increase the confidence of early childhood. Based on research in Margorejo Village, Tempel Subdistrict, from 20 samples obtained a comparison data of 69% of parents applying democratic communication patterns, 31% of parents applying permissive communication patterns, and 29% of parents applying authoritarian communication patterns. Early childhood who have high self confidence comes from parents who implement democratic communication.Komunikasi Orang Tua dan Anak Usia Dini Membangun Keyakinan di tengah Pandemi Covid-19Abstrak: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Speadley. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi. Penelitian ini berfokus pada komunikasi orang tua dalam membangun rasa percaya diri pada anak usia dini di masa pandemi covid-19. Komunikasi merupakan kebutuhan penting bagi anak, terutama untuk meningkatkan kepercayaan diri anak usia dini. Berdasarkan penelitian di Desa Margorejo Kecamatan Tempel, dari 20 sampel diperoleh data perbandingan 69% orang tua menerapkan pola komunikasi demokratis, 31% orang tua menerapkan pola komunikasi permisif, dan 29% orang tua menerapkan pola komunikasi otoriter. Anak usia dini yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi berasal dari orang tua yang menerapkan komunikasi demokratis.
Pemberdayaan kelompok tani melalui pembuatan bioenergi pertanian dari limbah batang pisang Nurhamidah Nurhamidah; Rina Elvia; Dewi Handayani; Nadia Amida; Citra Dwi Palenti
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 7, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v7i2.35136

Abstract

Kabupaten Kepahiang merupakan sentra produksi sayur-sayuran dan buah-buahan salah satunya buah pisang. Kualitas produksi sangat bergantung pada proses pemeliharaan dan pemupukan yang harganya sangat memberatkan dan menjadi permasalahan bagi petani. Pasca panen, batang pisang akan dibiarkan sebagai limbah padahal batang pisang berpotensi sebagai bioenergi pertanian. Berkaitan dengan permasalahan dan potensi tersebut maka dilaksanakan  kegiatan pengabdian yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan motivasi kepada masyarakat Desa Tapak Gedung Kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang Propinsi Bengkulu dalam memanfaatkan limbah pisang. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan Metode Participatory Action Research (PAR) melalui 3 strategi yaitu Sosialisasi, Pelaksanaan serta monitoring dan evaluasi program. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, Fosused Group Discussion (FGD), wawancara, praktek lapangan dan dokumentasi. Kegiatan ini disambut baik dan antusias oleh masyarakat Desa Tapak Gedung. Masyarakat merasa sangat terbantu dalam penyedian pupuk organik dalam menunjang usaha pertaniannya. Berdasarkan strategi yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pemberdayaan kelompok tani melalui pembuatan bioenergi pertanian dari limbah batang pisang dapat memberikan ilmu yang sangat membantu bagi masyarakat serta pembuatan pupuk organik dalam skala besar dapat dijadikan alternatife untuk peningkatan ekonomi masyarakat. AbstractKepahiang Regency is a center for the production of vegetables and fruits, one of which is bananas. The quality of production is very dependent on the maintenance and fertilization process, which is very expensive and a problem for farmers. After harvest, banana stems will be left as waste, even though banana stems have the potential as agricultural bioenergy. In connection with these problems and potential, community service activities were carried out aimed at providing knowledge and motivation to the people of Tapak Gedung Village, Tebat Karai District, Kepahiang Regency, Bengkulu Province in utilizing banana waste. This activity is carried out using the Participatory Action Research (PAR) method through 3 strategies: socialization, implementation, and monitoring and evaluation of the program. Data were collected through observation techniques, Focused Group Discussion (FGD), interviews, field practice and documentation. This activity was welcomed and enthusiastically by the people of Tapak Gedung Village. The community feels very helpful in providing organic fertilizers to support their agricultural business. Based on the strategy carried out, it can be concluded that the activities of empowering farmer groups through the manufacture of agrarian bioenergy from banana stem waste can provide knowledge that is very helpful for the community, and the manufacture of organic fertilizers on a large scale can be used as an alternative to improve the community's economy.
Pemberdayaan masyarakat Pekon Negeri Ratu Tenumbang dalam mewujudkan wilayah tanggap bencana Priyantoro, Dian Eka; Roza, Ahmad Subhan; Kesuma, Tubagus Ali Rachman Puja; Andianto, Andianto; Wahyuni, Sri; Ciciria, Deri; Zuhad, M Afif; Mahya, M Nafis; Ayyuhda, Citra; Naim, M Hidayatun; Janah, Muslikhatul
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 7, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v7i2.31223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman masyarakat tentang mitigasi bencana tsunami melalui pemetaan jalur evakuasi dan sosialisasi kebencanaan. Kegiatan dilaksanakan di pekon Negeri Ratu Tenumbang kecamatan Pesisir Selatan kabupaten Pesisir Barat, yang merupakan zona merah desa rawan tsunami berdasarkan rilis BNPB. Pengabdian ini menggunakan metode Community Based Research dengan pendekatan kualitatif. Focus group discussion, kajian pustaka dan penyuluhan/ sosialisasi dilaksanakan dengan melibatkan beberapa pihak diantaranya yaitu tim pengabdian, BPBD Kabupaten Pesisir Barat dan pemerintah pekon Negeri Ratu Tenumbang beserta masyarakat. Kegiatan pengabdian ini terbagi menjadi dua tahap. Pertama, focus group discussion untuk memetakan jalur evakuasi kebencanaan dan sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat terkait tanggap darurat bencana tsunami. Hasilnya, sinergi berbagai pihak telah berhasil membuat jalur evakuasi bencana tsunami. Selanjutnya, sosialisasi juga telah meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mitigasi bencana tsunami dengan prosentase mencapai 96%. Community empowerment of Negeri Ratu Tenumbang village in realizing disaster response areas Abstract: This research aims to increase societies’ understanding of disaster mitigation of tsunami through mapping evacuation routes and disaster explanations. This research is implemented in Negeri Ratu Tenumbang village, sub-district of Pesisir Selatan and regency of Pesisir Barat Lampung.  This village is a high prone to index level (red zone) tsunami disasters based on BNPB. This research applied community-based research with a qualitative approach. Focussed group discussion, literature review, and socialization involved the team of the research, BNPB Pesisir Barat, the government of Negeri Ratu Tenumbang, and societies are applied in this research. This research is held in two steps. Firstly, focused group discussion (FGD) is done to map and determine the evacuation path or route, and secondly socialization to educate the societies to face the tsunami disaster. The result of the research is created of the evacuation route of the tsunami disaster and societies’ understanding in disaster mitigation of tsunami.
Pengaruh Persepsi Orang Tua terhadap Kesiapan Bersekolah Anak Usia 5-6 Tahun di Samarinda Febry Maghfirah; Yuliani Nurani; Nurjannah Nurjannah
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 8, No 1 (2021): March 2021
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v8i1.35220

Abstract

Abstrak: Persepsi orang tua mempengaruhi kesiapan bersekolah anak khususnya pada kemampuan pengendalian diri, perkembangan diri dan sosial, perkembangan bahasa dan literasi serta perkembangan matematika. Penelitian Ex-Post Facto ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kesiapan bersekolah anak TK Usia 5-6 tahun yang memiliki orang tua dengan persepsi tinggi dan persepsi rendah di Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda Kalimantan Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat ex-post facto dengan desain faktorial 2x3. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Stratified random sampling dengan cara mengelompokkan TK menjadi 3 karakteristik yaitu TK Negeri, TK Swasta Reguler, dan TK Swasta berbasis agama, dan dari masing-masing  kelompok karakteristik tersebut, terpilihlah 1 TK Negeri, 4 TK Swasta Reguler, dan 7 TK Swasta berbasis agama. Teknik pengumpulan data dilakukan melaui penyebaran 134 kuesioner kepada orang tua untuk data persepsi dan kepada guru untuk kesiapan bersekolah sebanyak 134 kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kesiapan bersekolah anak usia 5-6 tahun antara anak dengan persepsi orang tua tinggi dan anak dengan persepsi orang tua rendah. Peneliti selanjutnya dapat mengadakan penelitian lanjutan tentang variabel lain yang dapat mempengaruhi kesiapan bersekolah anak, contohnya pendidikan orang tua dan gender anak.The Influence of Parents' Perceptions on School Readiness for Children aged 5-6 Years in SamarindaAbstract: Parental perceptions affect children's school readiness, especially in self regulation ability, self and social development, languange and literacy development and mathematical development. This Ex-Post Facto study aims to determine the differences of school readiness for children aged 5-6 years old who have parents with high perceptions and low perceptions in Samarinda Ulu District, Samarinda City, East Kalimantan. The method used in this study is ex-post facto with a 2x3 facto design.The sampling technique in this study was stratified random sampling by grouping TK into 3 characteristics, namely State Kindergarten, Regular Private Kindergarten, and Religion-based Private Kindergarten, and from each group of these characteristics, 1 state kindergarten, 4 regular private kindergartens, and 7 religious-based private kindergartens were selected. The data collection technique was carried out by distributing 134 questionnaires to parents for perception data and 134 questionnaires to teachers for school readiness data. The results showed that there were differences in school readiness for children aged 5-6 years between children with high parental perceptions and children with low parental perceptions. The next researcher can conduct further research on other variables that can affect children's school readiness, for example parental education and children's gender.
Survei Aksesibilitas Fisik dan Sosial sebagai Dasar Penyusunan Grand Design Desa Inklusif Astri Hanjarwati; Jamil Suprihatiningrum; Siti Aminah
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 8, No 1 (2021): March 2021
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v8i1.24266

Abstract

Abstrak: Desa Trimurti memiliki jumlah penyandang disabilitas tertinggi di Kabupaten Bantul. Hal ini menjadikan Desa Trimurti berpotensi untuk  menjadi desa inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aksesibilitas fisik dan sosial penyandang disabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian survei, dengan sampel 60 penyandang disabilitas (30% dari total jumlah penyandang disabilitas). Analisis data secara deskriptif menggunakan spss versi 23. Hasilnya survei  menunjukkan: (1) aksesibilitas sosial di Desa Trimurti sangat baik ditunjukkan dengan sikap terhadap penyandang disabilitas yang baik; ketersediaan layanan pendidikan, kesehatan dan informasi sangat baik. (2) aksesibilitas fisik menunjukkan bahwa  sebagian besar bangunan fisik tidak dapat diakses, kecuali Sekolah Khusus (SLB) dan Puskesmas Srandakan. (3)  aksesibilitas finansial, kebijakan dan pengetahuan para penyandang cacat masih sangat terbatas; penyandang disabilitas tidak memiliki akses ke modal dan peluang kerja. Berdasarkan pada hasil survei tersebut dapat disusun kebijakan yang inklusif sehingga terwujud desa inklusif yang ramah terhadap penyandang disabilitas Survey of Physical and Social Accessibility as a Base Preparation of the Inclusive Village Grand Design Abstract: Trimurti Village has the highest number of persons with disabilities in Bantul Regency. This makes Trimurti Village has the potential to become an inclusive village. This study aims to determine the physical and social accessibility of persons with disabilities. The research method used was survey research, with a sample of 60 people with disabilities (30% of the total number of people with disabilities). Descriptive data analysis using SPSS version 23. The survey results show: (1) social accessibility in the village of Trimurti is very well demonstrated by a good attitude towards persons with disabilities; the availability of education, health and information services is very good. (2) physical accessibility shows that most of the physical buildings are inaccessible, except for Special Schools (SLB) and the Heatlh Center (Puskesmas) Srandakan. (3) financial accessibility, policy and knowledge of people with disabilities is still very limited; people with disabilities do not have access to capital and employment opportunities. Based on the results of the survey, inclusive policies can be developed so that an inclusive village that is friendly to people with disabilities can be developed.