cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengembangan Kota
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Pengembangan Kota (ISSN: 2337-7062) adalah jurnal ilmiah berisi hasil penelitian dan telaah kritis teoritis mengenai pengembangan perkotaan meliputi: Arsitektur Perkotaan; Perancangan Kota; Ekonomi Pembangunan Wilayah dan Kota; Perumahan dan Permukiman; Perencanaan Transportasi; Perencanaan Pariwisata; Lingkungan; Pengembangan Sosial-Masyarakat Kota; dan Bidang lainnya yang terkait dengan perencanaan, pembangunan dan pengembangan Wilayah dan Kota.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 1: Juli 2025" : 6 Documents clear
KONEKTIVITAS LINTAS NEGARA SEBAGAI PILAR PENGEMBANGAN KOTA: KAJIAN PREFERENSI MODA PADA RUTE SINGKAWANG–KUCHING Gumelar, Bagja Bintang; Putri, Ari Ananda
Jurnal Pengembangan Kota Vol 13, No 1: Juli 2025
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpk.13.1.1-10

Abstract

Penelitian ini menyoroti peran strategis konektivitas lintas negara dalam mendukung integrasi sosial-ekonomi dan pertumbuhan kota di wilayah perbatasan, dengan studi kasus rute darat Singkawang–Kuching. Fokus utama adalah analisis preferensi moda transportasi berdasarkan faktor biaya dan waktu. Menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode stated preference dalam delapan skenario atribut (tarif, waktu tempuh, dan waktu akses), data dikumpulkan dari 91 responden. Analisis dilakukan menggunakan model logit binomial dan regresi linier berbasis generalized cost. Hasil menunjukkan bahwa biaya perjalanan menjadi faktor utama dalam pemilihan Bus Damri, sedangkan kenyamanan dan mobilitas lebih mempengaruhi pengguna angkutan sewa. Model memiliki koefisien determinasi R² sebesar 0,652, yang mengindikasikan bahwa 65,2% variasi dalam pemilihan moda dapat dijelaskan oleh perbandingan biaya total. Temuan ini menegaskan pentingnya menyediakan transportasi lintas batas yang efisien dan terjangkau untuk mendukung daya saing kota perbatasan seperti Singkawang. Studi ini memberikan dasar bagi perumusan kebijakan transportasi berbasis data, pengembangan infrastruktur seperti terminal internasional, serta penguatan konektivitas sebagai bagian dari strategi pembangunan kawasan perbatasan dalam konteks integrasi regional ASEAN.
PERAN MODAL SOSIAL DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DI KAWASAN KUMUH MOJO Pujantiyo, Bambang S.; Rahayu, Murtanti Jani
Jurnal Pengembangan Kota Vol 13, No 1: Juli 2025
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpk.13.1.11-23

Abstract

Program tata ulang fisik di kawasan kumuh secara masif telah dilakukan oleh Pemerintah, tetapi belum banyak menyertakan program kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Padahal peningkatan ekonomi masyarakat ini penting untuk dapat menjamin keberhasilan tata ulang fisik. Sementara itu, tanpa inisiatif kegiatan tersebut, masyarakat melakukan pemberdayaan secara mandiri dengan prinsip mempertahankan pendapatan. Hal ini penting untuk diidentifikasi, dan akan menjadikan masukan bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan penerapan program selanjutnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya terkait pendapatan masyarakat dalam kerangka kolaborasi triple helix di kawasan kumuh Mojo di kota Surakarta. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi dokumen dan wawancara terhadap pemangku kepentingan dan masyarakat setempat. Sebagai hasilnya, dalam hal pemberdayaan ekonomi masyarakat secara mandiri, pengaruh modal sosial khususnya peran beberapa intermediator independen yang dikelola oleh masyarakat, sangat dominan mempengaruhi kebertahanan dalam tingkat pendapatan masyarakat.
PENGENDALIAN TRANSFORMASI BENTUK RUMAH DI PERUMAHAN KORPRI PRAJAMUKTI, KOTA SALATIGA Sunarti, S; Yuliastuti, Nany; Tyas, Wido Prananing; Putri, Kharunia
Jurnal Pengembangan Kota Vol 13, No 1: Juli 2025
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpk.13.1.39-55

Abstract

Transformasi bentuk rumah merupakan fenomena umum pada perumahan subsidi, termasuk di Perumahan KORPRI Prajamukti, Kota Salatiga. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengendalian transformasi rumah agar tetap sesuai regulasi dan standar yang berlaku. Metode yang digunakan adalah mixed method, dengan pendekatan kuantitatif untuk mengklasifikasikan transformasi melalui analisis spasial dan pembobotan, serta pendekatan kualitatif untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi transformasi melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan 85,75% unit rumah mengalami transformasi, terdiri dari 6,75% transformasi ringan, 66,5% transformasi sedang, dan 12,5% transformasi total. Pengendalian dilakukan secara bertingkat dan kontekstual: pedoman teknis sederhana untuk transformasi ringan, pengaturan intensitas bangunan dan mekanisme perizinan terpantau untuk transformasi sedang, serta pengendalian ketat dan selektif yang mencakup evaluasi fungsi hunian, KDB, alokasi ruang terbuka, fasad, elemen visual, serta kualitas ventilasi dan pencahayaan alami untuk transformasi total. Pendekatan berbasis kelembagaan lokal dan partisipasi masyarakat terbukti penting untuk menjaga keseimbangan antara fleksibilitas adaptasi hunian dan kepentingan kolektif kawasan. Temuan ini menegaskan bahwa pengendalian transformasi rumah bukan untuk membatasi hak penghuni, tetapi untuk memastikan transformasi mendukung peningkatan kualitas hidup tanpa mengorbankan keteraturan, kualitas lingkungan, dan keberlanjutan perumahan subsidi.
TINGKAT KERENTANAN MASYARAKAT TERHADAP BENCANA BANJIR ROB DI KAMPUNG TAMBAK LOROK KOTA SEMARANG Kharisma, Dina Auliya; Esariti, Landung; Rahdriawan, Mardwi
Jurnal Pengembangan Kota Vol 13, No 1: Juli 2025
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpk.13.1.24-38

Abstract

Kampung Tambak Lorok merupakan salah satu wilayah permukiman pesisir di Kota Semarang yang sering mengalami banjir rob serta penurunan muka tanah akibat pembangunan permukiman tak terkendali, sehingga menyebabkan kekumuhan. Permukiman kumuh menyebabkan banyak permasalahan yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat. Penurunan kualitas hidup masyarakat dan banjir rob yang terus melanda memicu tingginya kerentanan masyarakat terhadap dampak yang ditimbulkan. Upaya mengurangi kerentanan menjadi penting karena menjadi salah satu pertimbangan penentuan prioritas pengembangan wilayah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan masyarakat terhadap banjir rob dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian dipilih dengan metode random sampling sebanyak 100 responden. Variabel yang dianalisis meliputi kerentanan fisik, ekonomi, sosial, dan lingkungan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan teknik skoring dan pembobotan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerentanan masyarakat Kampung Tambak Lorok terhadap banjir rob masih tinggi. Sebagian besar rumah tangga memiliki kerentanan fisik sedang, kerentanan ekonomi tinggi, kerentanan sosial rendah, dan kerentanan lingkungan tinggi. Tingkat kerentanan masyarakat yang paling berpengaruh di Kampung Tambak Lorok adalah kerentanan ekonomi, karena adanya ketidakstabilan ekonomi menyebabkan kesejahteraan hidup masyarakat berkurang dan menimbulkan kerentanan masyarakat lainnya sebab setiap kerentanan memiliki keterkaitan yang erat satu sama lain.
Kajian Tingkat Efisiensi Layanan Trans Semarang Pada Koridor Utara-Selatan Menuju Transportasi Kota Berkelanjutan Prabowo, Imam Agung
Jurnal Pengembangan Kota Vol 13, No 1: Juli 2025
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpk.13.1.%p

Abstract

Rute yang tumpang tindih serta kurang meratanya jangkauan pelayanan menjadi permasalahan yang dapat mengurangi minat masyarakat dalam menggunakan Trans Semarang, khususnya pada rute 3a. Permasalahan ini memerlukan kajian yang bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi pada rute tersebut. Metode yang digunakan adalah Analisis Konektivitas, Load Factor, dan Ketersediaan yang kemudian akan di Skoring untuk menentukan tingkat efisiensi. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Hasil dari kajian ini pada aspek Konektivitas bernilai 2 (Efisien), Load Factor bernilai 1 (Kurang Efisien), dan Ketersediaan bernilai 3 (Sangat Efisien). Skoring dari aspek tersebut menghasilkan nilai akhir yaitu 6 yang memperlihatkan bahwa Trans Semarang rute 3a cukup efisien, akan tetapi masih memiliki banyak jaringan jalan yang tidak sesuai dan kurang optimal. Kajian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah untuk melakukan perencanaan ulang rute yang lebih efisien. 
EKSPLORASI SENSE OF IDENTITY KAMPUNG WISATA KREATIF DI KAWASAN STRATEGIS PARIWISATA KOTA MATARAM Sushanti, Ima Rahmawati
Jurnal Pengembangan Kota Vol 13, No 1: Juli 2025
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpk.13.1.%p

Abstract

Dalam perkembangannya kampung di kota tidak lagi dihuni oleh masyarakat sebagai tempat tinggal, melainkan juga sebagai tempat bekerja. Bahkan kampung kota yang memiliki potensi, saat ini menjadi perhatian masyarakat untuk dikunjungi, karena kemenarikan dan kekhasan yang dimiliki sehingga menjadi kampung wisata kreatif. Industri rumah tangga yang dilakukan masyarakat dengan mata pencaharian yang diwariskan turun-temurun menjadikan kawasan permukiman kota tidak hanya sebagai tempat aktivitas sosial dan aktivitas ekonomi. Hingga pada akhirnya dengan nilai manfaat ekonomi yang diperoleh masyarakat membuat fungsi ekonomi di kawasan mendominasi sehingga dapat mengaburkan bahkan menghilangkan sense of identity dari kawasan, baik dari aspek sosial maupun lingkungan. Penelitian ini bertujuan menentukan tingkat sense of identity dengan menggali identitas tempat dengan sense of identity dari kampung wisata kreatif di kawasan strategis pariwisata kota Mataram.  Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan studi kasus. Lokasi penelitian adalah kawasan Seganteng sebagai penghasil kerupuk kulit, yang memiliki potensi dan kedekatan dengan obyek wisata lainnya di kawasan strategis pariwisata kota Mataram. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan instrumen meliputi, lembar observasi, pedoman wawancara, lembar validasi. Teknik analisis adalah analisis Spradley dengan domain deskriptif, behavior setting, spasial, dan taksonomi tematik. Hasil penelitian menunjukkan adanya sinergitas hubungan pengguna, aktivitas, dan tempat. Keberadaan industri rumah tangga sebagai wujud tradisi mata pencaharian tidak mengurangi keberlangsungan tradisi sosial kemasyarakatan dan keagamaan yang dilakukan individu dan komunitas. Bahkan jalan lingkungan sebagai tempat industri rumah tangga berada menjadi ruang interaksi sosiaL dan ekonomi yang memiliki daya tarik membangun identitas tempat dengan sense of identity.

Page 1 of 1 | Total Record : 6