cover
Contact Name
Adizty Suparno
Contact Email
adizty.suparno@mercubuana.ac.id
Phone
+6281310303548
Journal Mail Official
pasti@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana, Jl. Meruya Selatan No. 1, Kembangan, Jakarta Barat 11650
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL PASTI (PENELITIAN DAN APLIKASI SISTEM DAN TEKNIK INDUSTRI)
ISSN : 20855869     EISSN : 25984853     DOI : 10.22441/pasti
The Journal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) receives scientific papers on research that are closely related to the research and application of Industrial Systems and Engineering.
Articles 377 Documents
Determinan Peningkatan Produktivitas Melalui Penerapan Autonomous Maintenance System pada Industri Makanan Arifin, Mohammad Mawan; Fipiana, Wahyu Inggar; Lusia, Vivi
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 18, No 2 (2024): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2024.v18i2.003

Abstract

Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan produktivitas seperti komitmen organisasi, performance mesin, dan skill kompetensi operator terhadap peningkatan produktivitas melalui penerapan Autonomous Maintenance System pada departemen produksi di industri makanan. Responden penelitian ini berjumlah 45 responden dengan metode Purpose cluster random sampling. Hasil kuesioner diolah dengan menggunakan program SmartPLS 3.0 yang menghasilkan nilai (R²) sebesar 0,519 dan 0,580 untuk penerapan Autonomous Maintenance System dan produktivitas, yang berarti bahwa penerapan Autonomous Maintenance System yang dapat dijelaskan variabilitas komitmen organisasi, performance mesin dan skill kompetensi operator adalah sebesar 51,9% sedangkan sisanya 48,1% dipengaruhi faktor lain. Sedangkan untuk produktivitas yang dapat dijelaskan variabilitas komitmen organisasi, performance mesin dan skill kompetensi operator adalah sebesar 58% sedangkan sisanya 42% dipengaruhi faktor-faktor lain. Berdasarkan nilai Original Sample Estimate untuk nilai variabel komitmen organisasi sebesar 0,358, performance mesin sebesar 0,139, skill kompetensi operator sebesar 0,112 dan penerapan Autonomous Maintenance System sebesar 0,762. Maka diperoleh nilai tertinggi yang mempengaruhi produktivitas adalah pengaruh penerapan Autonomous Maintenance System adalah sebesar 76,2%. Hal tersebut menunjukkan bahwa penerapan program Autonomous Maintenance System mempunyai pengaruh yang besar terhadap peningkatan produktivitas di industri makanan.
Literature Review Benefits and Proposed Implementation of New Seven QC Tools in Testing Laboratories Efendi, Riki; Purba, Humiras Hardi
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 18, No 3 (2024): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2024.v18i3.007

Abstract

Monitoring laboratory testing competence and performance is a critical factor that requires constant attention. Timely corrective actions must be taken whenever non-conformities arise. This research investigates the benefits and proposed application of the New Seven QC Tools across various industries through a literature review. The articles were selected using the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) approach from online databases such as Google Scholar, ResearchGate, Crossref, Semantic Scholar, and Scopus, focusing on publications between 2013 to 2024. 30 selected articles were analysed in terms of demographics (research objectives, results, country of origin, publication year, number of tools used, and sequence of tool usage at each step) and the benefits and proposed applications for testing laboratories. The analysis results indicate that the implementation of the New Seven QC Tools can be applied to identify and propose improvements for existing problems in testing laboratories, ultimately leading to enhanced test result quality.
Penerapan Inovatif Metode ROSA dalam Analisis Postur Kerja pada Karyawan Kantor Alfatiyah, Rini
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 18, No 2 (2024): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2024.v18i2.008

Abstract

Dalam konteks lingkungan kerja kantor modern, postur kerja yang tidak ergonomis seringkali menjadi faktor kesehatan yang terabaikan. Sebagian besar karyawan kantor mengalami gangguan muskuloskeletal akibat dari postur duduk yang buruk selama berjam-jam. Oleh karena itu, identifikasi penyebab dan implementasi solusi perbaikan menjadi hal yang esensial. Penelitian ini diarahkan untuk menerapkan serta menilai keefektifan Metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA) sebagai alat analisis postur kerja yang inovatif bagi pekerja kantor. Metode ROSA dipilih karena kemampuannya dalam mengidentifikasi faktor risiko terkait dengan Gangguan Muskuloskeletal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 pekerja dengan skor akhir 8, 7 pekerja dengan skor akhir 7, dan 1 pekerja dengan skor akhir 6, semuanya berisiko tinggi dan memerlukan tindakan perbaikan. Penyebab utama risiko tinggi ini adalah fasilitas kerja yang belum mendukung, yang mengurangi kenyamanan selama bekerja, dan kurangnya kesadaran pekerja mengenai pentingnya ergonomi dalam bekerja. Solusi yang diimplementasikan meliputi pembaruan fasilitas, penerapan prinsip ergonomi, serta pelatihan dan sosialisasi tentang ergonomi kantor kepada para pekerja.
Desain Fasilitas Kabin Pengemudi Logistik Berbasis Pendekatan Ergonomi Total Yuliani, Euis Nina Saparina; Adiatmika, I Putu Gede; Wardoyo, Adik Susilo
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 18, No 2 (2024): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2024.v18i2.011

Abstract

Kursi pengemudi tidak hanya berfungsi sebagai tempat duduk, tetapi juga memainkan peran penting dalam mendukung kenyamanan fisik dan mental pengemudi. Kursi yang tidak ergonomis dapat meningkatkan risiko kelelahan dan masalah kesehatan, termasuk gangguan muskuloskeletal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan fasilitas ergonomis tambahan pada kursi pengemudi, yaitu bantalan duduk, sandaran punggung, dan sandaran leher, guna mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal. Desain fasilitas ini menggunakan Pendekatan Ergonomi Total dengan metode antropometri, di mana dimensi disesuaikan dengan persentil ke-50 dan ke-95. Sepuluh pengemudi logistik dari sebuah perusahaan minuman di Kabupaten Tangerang, Banten, dilibatkan sebagai subjek penelitian. Pengukuran antropometri mencakup panjang popliteal-pantat, lebar pinggul, tinggi bahu saat duduk, dan lebar bahu. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS, dengan uji normalitas Shapiro-Wilk untuk memastikan distribusi data normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas tambahan yang dirancang secara ergonomis dapat meningkatkan kenyamanan pengemudi dan mengurangi keluhan muskuloskeletal. Selain itu, fasilitas ini didasarkan pada pendekatan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang menjamin efektivitas dari segi teknis, ekonomis, ergonomis, dan ramah lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa intervensi ergonomis pada desain kursi pengemudi berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kinerja, kesehatan, dan keselamatan pengemudi logistik.
Pengendalian Kualitas Mooney Viscosity (MV) dan Plasticity Retention Index (PRI) dalam Crumb rubber SIR 3CV 60 dengan Metode Statistical Quality Control (SQC) di Perusahaan Karet Putri, Gustiarini Rika; Nadiyah, Khairun; Rishelin, Nadya; Futeri, Renny; Susanto, Raihan Akbar
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 18, No 3 (2024): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2024.v18i3.003

Abstract

Industri manufaktur, khususnya industri karet, dihadapkan pada tuntutan untuk terus meningkatkan kualitas produk guna menjaga daya saing di pasar. Salah satu produk yang memerlukan pengendalian kualitas yang ketat adalah Crumb rubber SIR 3CV 60, di mana dua parameter penting yang harus dijaga adalah Mooney Viscosity (MV) dan Plasticity Retention Index (PRI). Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Statistical Quality Control (SQC) menggunakan alat-alat seperti Peta Kendali X̅ dan R serta Diagram Fishbone guna mengidentifikasi penyebab penyimpangan pada kedua parameter tersebut. Data yang digunakan adalah hasil pengujian kadar MV dan PRI selama 30 hari pada bulan November 2021. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses produksi Crumb rubber SIR 3CV 60 terkendali secara statistik, namun kapabilitas proses berdasarkan perhitungan Cp dan Cpk menunjukkan bahwa nilai MV dan PRI belum sepenuhnya memenuhi spesifikasi yang ditetapkan, dengan nilai Cpk yang lebih rendah dari 1 untuk kedua parameter tersebut. Selanjutnya, diagram Fishbone digunakan untuk mengidentifikasi berbagai faktor penyebab, termasuk kualitas bahan baku, metode produksi, mesin, serta faktor manusia dan lingkungan. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar perusahaan melakukan perbaikan pada pengelolaan bahan baku dan parameter mesin untuk mengurangi variasi dan meningkatkan kapabilitas proses produksi, sehingga produk yang dihasilkan dapat lebih konsisten dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
Analisis Faktor yang Memengaruhi Motivasi Kerja Karyawan Bengkel Otomotif Menggunakan Regresi Linier Berganda Aqil, Hilmi; Iskandar, Yelita Anggiane
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 18, No 2 (2024): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2024.v18i2.004

Abstract

PT. Tunas Toyota Batu Tulis merupakan bengkel dan dealer resmi otomotif merek Toyota yang mengalami peningkatan jumlah pelanggan pada bulan Maret hingga September 2022. Usulan penelitian difokuskan untuk mencari hubungan menggunakan analisis faktor antara “Lingkungan kerja fisik” (), dengan “Lingkungan kerja psikis” (), “Pendapatan” “Jabatan” (), dan “Pengalaman” () terhadap “Motivasi kerja karyawan” (Y) di Tunas Toyota Batu Tulis menggunakan regresi linier berganda. Hasil uji regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel “Motivasi kerja karyawan” dapat dipengaruhi oleh variabel “Lingkungan kerja fisik” sebesar 0,150, variabel “Lingkungan kerja psikis” sebesar -0,250, variabel “Pendapatan” sebesar 0,004, variabel “Jabatan” sebesar 0,442, dan variabel “Pengalaman” sebesar -0,279. Maka persamaan yang mewakili keadaan di lapangan, dapat dituliskan sebagai Y = 2,290 + 0,150 - 0,250 + 0,004 + 0,442 - 0,279 yang menunjukkan bahwa hubungan antar variabel (X) yang mempunyai pengaruh paling besar terhadap “Motivasi kerja karyawan” (Y) adalah variabel “Jabatan” ().
Analisis Perancangan Tata Letak Fasilitas Berdasarkan Minimum Jarak Perpindahan Material di UMKM Tahu Ciracas Sari, Tri Novita; Ahmad, Nofan Hadi; Muti, Asri Amalia; Fil'aini, Raizummi
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 18, No 3 (2024): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2024.v18i3.008

Abstract

Perancangan tata letak fasilitas merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kinerja dan kelangsungan proses produksi. Perancangan ini meliputi pengaturan mesin dan/atau pengaturan departemen/stasiun kerja dalam sebuah perusahaan. Perancangan yang baik dapat mengoptimalkan produktivitas serta meningkatkan kualitas produksi. Hal tersebut dapat dilihat salah satunya dari jarak minimum perpindahan material antar departemen. Jarak perpindahan material dapat ditentukan dengan metode konvensional, algoritma konstruksi, algoritma perbaikan dan algoritma hybrid. Metode konvensional meliputi metode SLP, metode konstruksi meliputi metode ALDEP dan metode algoritma hybrid meliputi metode BLOCPLAN. Belum adanya perancangan tata letak yang optimum di UMKM Tahu Ciracas, menyebabkan penumpukan, penghambatan proses produksi dan biaya material handling yang mahal, sehingga sebanyak sepuluh departemen akan dibuat perancangan tata letaknya. Pada tata letak awal memiliki total jarak perpindahan material antar departemen sebesar 242,6 m/hari setelah dilakukan penelitian diperoleh jarak perpindahan material yang baru dengan metode SLP sebesar 122.6 m/hari, metode ALDEP sebesar 150.4 m/hari dan metode BLOCPLAN sebesar105 m/hari. Metode BLOCPLAN dapat menghemat jarak perpindahan sebesar 57% sehingga menghemat biaya material handling
Structured Defect Data-Based K-Means Clustering Analysis and Framework for Quality Control (QC) Prioritization in Manufacturing Haekal, Jakfat; Mu’min, Rizaldi
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 18, No 3 (2024): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2024.v18i3.011

Abstract

Quality Control (QC) sangat penting dalam manufaktur untuk memastikan kualitas produk dan meminimalisir cacat produk. Namun, meningkatnya kompleksitas produk dan proses manufaktur telah membuat identifikasi dan prioritas cacat untuk QC menjadi lebih menantang, sementara sebagian besar studi hanya berfokus pada inspeksi visual. Oleh karena itu, studi ini mengusulkan analisis berbasis data cacat terstruktur dan kerangka kerja untuk menemukan prioritas dalam proses QC. Kerangka kerja ini menggunakan pengelompokan K-Means untuk mengelompokkan cacat berdasarkan karakteristiknya, seperti jenis, lokasi, dan tingkat keparahan yang memengaruhi tingkat biaya perbaikan. Untuk memvalidasi model, Davis-Bouldin Index dan Silhouette Score digunakan untuk mengukur kualitas model. Eksplorasi data menunjukkan bahwa setiap fitur memiliki hubungan serta dampak terhadap biaya perbaikan di mana tingkat keparahan yang lebih besar sejalan dengan biaya perbaikan yang lebih tinggi. Penemuan menunjukkan bahwa cluster 0 adalah yang harus diprioritaskan karena memiliki biaya perbaikan tertinggi di antara yang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka kerja tersebut dapat secara efektif mengidentifikasi dan memprioritaskan cacat untuk QC, yang berpotensi mengarah pada peningkatan kualitas produk dan pengurangan biaya manufaktur.
Analisis Kepuasan Pelanggan Terhadap Kualitas Pelayanan Menggunakan Metode SERVQUAL dan Quality Function Deployment Pada Kopi Maning Bekasi Yudha, Alfa Sandi; Lufti, Muhammad Isa
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 18, No 3 (2024): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2024.v18i3.012

Abstract

Kualitas pelayanan yang superior menjadi faktor utama dalam menjamin keberhasilan coffee shop menghadapi persaingan yang semakin sengit, karena kepuasan pelanggan memainkan peran penting dalam menentukan pengalaman dan loyalitas mereka. Pada tahun 2023, terjadi penurunan penjualan di Kopi Maning, sejalan dengan munculnya keluhan-keluhan pelanggan terhadap kualitas pelayanan Kopi Maning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan atas pelayanan yang diberikan oleh Kopi Maning Bekasi serta mengidentifikasi atribut yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Variabel operasional yang digunakan meliputi lima aspek metode SERVQUAL: tangibles (tangible factors), reliability (keandalan), responsiveness (responsif), assurance (jaminan), dan empathy (empati), dengan pengukuran menggunakan 30 indikator yang diukur menggunakan skala Likert. Data primer dari hasil kuisioner kepada 100 responden menggunakan teknik probability sampling, diolah dengan metode SERVQUAL dan evaluasi Quality Function Deployment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan Kopi Maning masih dalam kategori tidak puas karena gap yang dihasilkan negatif pada semua indikator, terutama pada aspek Tangibles. Selain itu, atribut yang diprioritaskan untuk diperbaiki berdasarkan QFD yaitu ketersediaan fasilitas penunjang, dengan respon teknis yang paling diprioritaskan yaitu penerapan sistem monitoring dan evaluasi berkala. Atribut-atribut yang diprioritaskan untuk diperbaiki akan meningkatkan kepuasan pelanggan Kopi Maning Bekasi.
Perancangan Panduan Aplikasi Digital dalam Penerapan dan Sertifikasi ISO 9001 Hasbullah, Hasbullah; Ozora, Raissa
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 19, No 1 (2025): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2025.v19i1.004

Abstract

ISO 9001 merupakan sistem manajemen mutu yang mampu mendorong organisasi untuk konsisten mempertahan kan dan meningkatkan kualitas. Indonesia memiliki peringkat relatif rendah yaitu urutan ke-empat di ASEAN dalam jumlah sertifikasi ISO 9001.  tentu saja ada banyak faktor penyebab, di antaranya patut di sayangkan bahwa sistem implementasi dan pengendalian dokumen mutunya saat ini masih konvensional, dari cara membuat prosedur, penerbitan, revisi dan pengendaliannya masih dilakukan secara konvensional dan masih tidak paperless. Dari  observasi awal studi ini, dari 30 perusahaan yang menerapkan sistem ISO 9001 ini, hampir semuanya atau 100% manual baik dalam membuat prosedur, revisi, dan pengendalian dokumen mutunya. Paper ini menawarkan perancangan panduan aplikasi digital dalam penerapan dan sertifikasi ISO 9001 yang sederhana, praktis dan murah. Hasil studi ini telah diuji diterapkan di sebuah organisasi yang berjalan efektif berhasil.