cover
Contact Name
Adizty Suparno
Contact Email
adizty.suparno@mercubuana.ac.id
Phone
+6281310303548
Journal Mail Official
pasti@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana, Jl. Meruya Selatan No. 1, Kembangan, Jakarta Barat 11650
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL PASTI (PENELITIAN DAN APLIKASI SISTEM DAN TEKNIK INDUSTRI)
ISSN : 20855869     EISSN : 25984853     DOI : 10.22441/pasti
The Journal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) receives scientific papers on research that are closely related to the research and application of Industrial Systems and Engineering.
Articles 377 Documents
Analisis Postur Kerja dan Muscle Activity menggunakan Metode REBA dan Pemanfaatan Sinyal EMG sebagai Dasar Rekomendasi Redesain Alat Pemipil Jagung Afiah, Irma Nur; Bannya, Fahrul Hidayat; Wiyani, Lastri; Hafid, Muh Fachry; P, A Dwi Wahyuni
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 19, No 1 (2025): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2025.v19i1.012

Abstract

Pengoperasian alat pemipil jagung, terutama pada petani skala kecil, sering kali dilakukan dalam postur kerja yang kurang ergonomis. Hal ini dapat meningkatkan risiko cedera muskuloskeletal akibat posisi tubuh yang tidak ideal dan beban otot yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja pada saat mengoperasikan alat pemipil jagung menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA), dan untuk menganalisis aktivitas otot (muscle activity) menggunakan elektromiografi (EMG) pada saat mengoperasikan alat tersebut. Untuk penilaian postur kerja, penelitian ini menggunakan metode REBA untuk. Berdasarkan hasil yang diapatkan, kelompok pemula memiliki skor REBA rata-rata sebesar 5.5, yang menunjukkan kategori risiko sedang, dengan postur kerja yang kurang ergonomis. Sedangkan kelompok terampil memiliki skor REBA rata-rata sebesar 4.2, juga dalam kategori risiko sedang, namun menunjukkan postur yang lebih efisien. Nilai RMS rata-rata pada kelompok pemula lebih tinggi (fleksor: 0.05294 mV, ekstensor: 0.03332 mV) dibandingkan kelompok terampil (fleksor: 0.05075 mV, ekstensor: 0.03100 mV), mencerminkan penggunaan otot yang lebih intens pada kelompok pemula. Kelompok pemula menunjukkan risiko yang lebih tinggi dibandingkan kelompok terampil, akibat postur kerja yang kurang efisien. Alat pemipil jagung yang digunakan membutuhkan perbaikan desain untuk mendukung postur kerja yang lebih ergonomis.
Analisis Kepuasan Penumpang terhadap Kualitas Layanan Bus Karyawan di Perusahaan Retail Menggunakan Metode Service Quality dan Importance-Performance Analysis Novianto, Didin Dwi; Rephon, Dinda Meilia
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 19, No 2 (2025): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2025.v19i2.001

Abstract

Seiring pesatnya pertumbuhan urbanisasi dan kompleksitas kebutuhan transportasi, dalam menghadapi tantangan mobilitas di wilayah perkotaan, perusahaan retail mengadopsi layanan bus karyawan sebagai salah satu strategi efisiensi guna menunjang aktivitas dan meningkatkan kualitas hidup karyawan sekaligus berkontribusi dalam mengurangi dampak lingkungan. Meskipun demikian, implementasi layanan ini tidak lepas dari keterbatasan armada, fluktuasi kebutuhan transportasi, serta kendala manajemen operasional, terutama bagi perusahaan yang berlokasi jauh dari pusat kota, sehingga sering menimbulkan ketidakpuasan di kalangan penumpang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan penumpang bus karyawan perusahaan retail dan menganalisis faktor-faktor yang perlu diperbaiki menggunakan metode Servqual (Service Quality) dan IPA (Importance-Performance Analysis). Dari hasil penelitian ini dihasilkan bahwa terdapat kesenjangan negatif (-0,383) antara persepsi (4,168) dan harapan (4,551) penumpang secara keseluruhan. Dimensi assurance mencatatkan kinerja terbaik dengan gap terkecil (-0,285), sementara dimensi reliability memiliki gap terbesar (-0,515), mengindikasikan bahwa seluruh dimensi layanan masih berada di bawah ekspektasi penumpang. Analisis IPA menyoroti ketepatan waktu, kualitas AC, dan kenyamanan perjalanan sebagai prioritas utama perbaikan. Rekomendasi yang diberikan meliputi optimasi jadwal operasional berdasarkan pola lalu lintas, pemeliharaan berkala armada bus khususnya sistem AC, serta peningkatan fasilitas dan pelayanan bus. Usulan perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan penumpang dan mendukung keberlanjutan transportasi perusahaan.
Pengembangan Model Sinkronisasi Distribusi Dua Eselon pada Urban Consolidation Center (UCC) di Sistem Logistik Perkotaan Iswari, Titi
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 19, No 2 (2025): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2025.v19i2.002

Abstract

Distribusi logistik dua eselon di kawasan perkotaan menghadapi tantangan kompleks, seperti keterbatasan kapasitas kendaraan, kapasitas penyimpanan, dan optimasi rute distribusi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model matematis untuk menyinkronkan distribusi dua eselon pada sistem Urban Consolidation Center (UCC), dengan mengintegrasikan aspek inventori dan perutean kendaraan secara simultan. Model mencakup tiga skema distribusi pada eselon pertama (Direct & No Inventory, Direct–Inventory, dan Route–Inventory). Optimasi pada eselon pertama diselesaikan menggunakan AMPL dengan solver CPLEX, sedangkan persoalan distribusi pada eselon kedua diseleaikan dengan pendekatan Economic Order Quantity (EOQ) dan algoritma Large Neighborhood Search (LNS). Eksperimen dilakukan dengan berbagai skenario, seperti jumlah retailer, supplier, dan biaya penyimpanan. Skema ketiga (Route & Inventory) terbukti menghasilkan total biaya logistik paling rendah, dengan efisiensi biaya yang konsisten di berbagai konfigurasi, mencapai penghematan sebesar 20 - 60%. Model ini berkontribusi dalam perancangan sistem logistik perkotaan yang lebih hemat biaya dan efisien.
Perancangan Tata Letak Fasilitas Menggunakan Metode Systematic Layout Planning Pada Produksi Komponen Wiring Harness Arifin, Moh. Mawan; Agustin, Meilan; Pertiwi, Dian Elok; Lusia, Vivi
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 19, No 2 (2025): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/2441/pasti.2025.v19i2.003

Abstract

Penelitian ini menganalisis perancangan tata letak fasilitas menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) pada pada perusahaan wiring harness dengan pendekatan ergonomi. Fenomena yang terjadi tidak efektif dan efisien tata letak fasilitas untuk proses produksi, jarak antar operator yang kurang memadai serta suhu ruangan yang panas mengakibatkan kelelahan kerja yang berpengaruh menurunnya produktifitas karyawan. Tujuan utama dari tata letak fasilitas ini adalah mengatur area kerja, semua fasilitas produksi yang paling optimal untuk operasi produksi, aman, dan nyaman sehingga akan dapat menaikkan moral kerja dan performansi kerja dari operator. Penelitian ini melalui tahapan pengamatan kondisi aktual, perancangan Flow Process Chart (FPC), membuat Activity Relationship Chart (ARC), membuat Activity Relationship Diagram (ARD), dan penentuan kebutuhan luas area, dan rancangan usulan tata letak fasilitas untuk produksi wiring harness. Berdasarkan hasil analisis perancangan tata letak fasilitas terjadi perluasan lantai produksi dan penambahan allowance sebesar 50% sesuai dengan metode fasilitas industri terutama pada masing-masing stasiun kerja. Sehingga kebutuhan total luas lantai produksi awal sebesar 375 m2 menjadi sebesar 486 m2, hal ini sesuai kebutuhan yang telah diperhitungkan untuk dapat meningkatkan produktivitas operator pada produksi komponen wiring harness.
Analisis Kerusakan Produk Minuman dalam Proses Pengiriman dengan Metode DMAIC di Industri Minuman Rodiyana, Rodiyana; Lufti, Muhammad Isa
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 19, No 2 (2025): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/10.22441/2441/pasti.2025.v19i2.004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab utama kerusakan produk minuman selama proses pengiriman serta merumuskan solusi perbaikan berbasis metode Six Sigma DMAIC. Fokus utama adalah kerusakan pada kemasan botol kaca yang pada tahun 2024 tercatat melebihi ambang toleransi perusahaan sebesar 0,05%, dengan tingkat kerusakan tertinggi mencapai 0,13%. Pendekatan DMAIC diterapkan melalui tahapan Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab utama kerusakan adalah tidak adanya standar kelayakan kendaraan dan pengemudi, prosedur penataan barang yang belum optimal, serta belum diterapkannya sistem monitoring real-time. Solusi yang diimplementasikan meliputi SOP baru pengiriman, inspeksi kendaraan, penyegelan truk, serta pelacakan digital. Evaluasi implementasi selama April–Juni 2025 menunjukkan tidak ada kasus kerusakan produk, yang menandakan keberhasilan pendekatan DMAIC dalam meningkatkan kualitas distribusi dan mendukung target zero damaged product.
Integrasi Seven Tools dan Quality Function Deployment untuk Meningkatkan Kualitas Produk Kain Ecoprint pada UMKM Nurari Ecocraft Andrian, David; Nurhayati, Lilis
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 18, No 1 (2024): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2024.v18i1.004

Abstract

Indonesia sebagai negara tropis mempunyai keberagaman jenis tanaman yang menghasilkan keunggulan bagi produk ecoprint. Ecoprint, teknik pencetakan motif alam pada berbagai media, seperti kain dan kertas, menjadi daya tarik khusus. Penelitian ini memusatkan perhatian pada UMKM Nurari Ecocraft yang menghasilkan ecoprint pada kain dan kulit untuk industri fashion. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan factor-faktor yang menyebabkan kegagalan dalam peningkatan kualitas produksi kain ecoprint dimana produk yang dihasilkan tidak sesuai harapan pelanggan. Penerapan metode Seven Tools dan QFD digunakan untuk meningkatkan kualitas produksi kain ecoprint, sehingga dapat diterima oleh pelanggannya. Melalui analisis Seven Tools, terungkap bahwa warna pudar menjadi cacat dominan dengan 33% dari jenis cacat total. Penyebabnya terletak pada ketelitian dan keahlian sumber daya manusia pada tahap pewarnaan, di mana ukuran zat warna alam dan lama pencelupan tidak sesuai ketentuan. Hasil analisis QFD menyarankan peningkatan kualitas kain ecoprint dengan menggunakan bahan baku seperti daun jati dan daun bertanin tinggi untuk mendapatkan warna kontras dan motif yang tajam sehingga dapat mengatasi cacat dominan pada produk ecoprint. Solusi ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan daya saing produk di pasar industri tekstil.
Perancangan Ulang Tata Letak Pabrik untuk Minimasi Jarak Perpindahan Material Menggunakan Algoritma Genetika di PT JKL Ihsan, Tiaradia; Ferdian, Rendiyatna; Rochman, Didit Damur; Anwar, Asep
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 17, No 3 (2023): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2023.v17i3.007

Abstract

PT JKL merupakan produsen jamu dengan berbagai jenis sediaan yang mempunyai misi untuk memproduksi dan mendistribusikan produknya secara luas di Indonesia. Dalam aktivitas produksi didapati bahwa perpindahan material yang terjadi di proses produksi PT JKL cukup panjang. Jarak perpindahan material saat ini sebesar 1902,875 meter, kondisi ini disebabkan banyaknya departemen yang saling berjauhan dan berdampak pada tidak tercapainya target produksi. Penelitian ini melakukan perancangan ulang tata letak pabrik PT JKL dengan menggunakan algoritma genetika, dengan tujuan untuk minimasi total jarak tempuh perpindahan material. Algoritma genetika bekerja dengan cara bergerak dari satu populasi ke populasi lain untuk mencari nilai optimal dengan tiga tahapan utama yaitu seleksi, crossover, dan mutasi. Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan, perancangan ulang dengan menggunakan algortima genetika berhasil meningkatkan efisiensi perpindahan material sebesar 18,62% dan memberikan penambahan lokasi gudang barang jadi sebagai tempat penyimpanan barang untuk meminimalisir terjadinya kerusakan barang selama proses penyimpanan.
Analisis Postur Kerja Menggunakan Metode Ovako Work Posture Analysis System (OWAS) Dan Rapid Entire Body Assessesment (REBA) Pada Pekerja Welder Workshop Lembaga Penyiaran Sudibyo, Gimawati; Ikatrinasari, Zulfa Fitri
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 18, No 1 (2024): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2024.v18i1.009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko postur kerja pada pekerja Workshop di Lembaga Penyiaran. Kuesioner NMB disebarkan pada masing-masing section kerja, dan ditemukan bahwa pekerja section Welder memiliki nilai tertinggi sebesar 86. Setelah itu, dilakukan analisa lebih lanjut melalui metode analisis REBA dan OWAS, ditemukan bahwa pekerja Welder menghadapi tingkat risiko postur kerja dan tingkat MSDs yang sangat tinggi. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan perancangan alat bantu berdasarkan data antropometri pekerja dan melalui FGD dengan berbagai pihak terkait. Hasilnya menunjukkan bahwa perancangan alat bantu berhasil menurunkan nilai REBA dan OWAS secara signifikan. Pada pekerja Welder 1, nilai REBA menurun dari 11 (sangat tinggi) menjadi 5 (sedang), dan nilai OWAS menurun dari 4 (sangat tinggi) menjadi 2 (sedang). Pada pekerja Welder 2, nilai REBA menurun dari 10 (tinggi) menjadi 3 (rendah), dan nilai OWAS menurun dari 3 (tinggi) menjadi 1 (rendah). Penelitian ini berkontribusi dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di Workshop Lembaga Penyiaran melalui perancangan alat bantu yang sesuai dengan kebutuhan pekerja Welder.
Design Lantai Getar Untuk Simulasi Kerja di Ruang Iklim Laboratorium Teknik Industri Haidar, Anisah
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 17, No 3 (2023): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2023.v17i3.012

Abstract

Ruang iklim adalah salah satu tempat yang pada umumnya ada di laboratorium teknik khususnya teknik industri. Ruang iklim menjadi sarana simulasi kerja dimana di dalamnya biasanya dilengkapi dengan speaker, AC dan beberapa jenis lampu sebagai variabel faktor lingkungan kerja fisik (temperatur, kebisingan dan pencahayaan). Tujuan pembuatan design lantai getar ini adalah untuk melengkapi variabel getaran pada simulasi kerja di ruang iklim laboratorium. Pembuatan design lantai getar menggunakan metode analisis IPO (input process output) agar mudah dipahami setiap tahapan pembuatannya. Hasil dari penelitian ini adalah design lantai getar yang dapat digunakan di lingkungan kampus atau pun di tempat lain sebagai alat simulator getaran dalam bekerja, dimana mesin getar yang digunakan adalah vibrotor 220v- 1phase. Besarnya getaran bisa disesuaikan karena menggunakan inverter sebagai pengatur getaran dimana maximal getaran di skala 60.
Identifikasi Potensi Kecelakaan Kerja Pada Proses Pengelasan di Bengkel Las K Dengan Metode HIRARC Pradityatama, Maharsa; Kurnia, Fikrihadi; Aruan, Jerry; Chaedar, Muhammad; Surya, Muhammad Dianku
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 17, No 3 (2023): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2023.v17i3.003

Abstract

Kecelakaan kerja di industri pengelasan menjadi perhatian utama karena dapat menyebabkan cedera serius pada pekerja, kehilangan material dan berdampak negatif terhadap produktivitas. Oleh karena itu, penting dilakukan identifikasi dan menganalisis potensi kecelakaan kerja dalam proses pengelasan dan mengembangkan strategi pencegahan yang efektif. Penelitian dilakukan untuk menganalisis kecelakaan kerja yang dapat terjadi pada saat pengelasan pada bengkel las dengan menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control) serta mengidentifikasi langkah-langkah pengendalian yang tepat. Pengambilan data dilakukan melalui observasi langsung dan analisis terhadap berbagai tahapan proses pengelasan di bengkel las yang melibatkan berbagai jenis pekerjaan pengelasan, termasuk persiapan material, pengaturan mesin, proses pengelasan, dan penyelesaian pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kecelakaan yang terkait dengan mesin pengelasan yang tidak aman, tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) yang memadai, eksposur bahan kimia berbahaya, serta risiko kebakaran dan ledakan akibat kegagalan dalam prosedur pengendalian keselamatan.