cover
Contact Name
Bayu Saputra
Contact Email
bayudesmonn@gmail.com
Phone
+628992290175
Journal Mail Official
bayudesmonn@gmail.com
Editorial Address
Pendidikan Kimia, FKIP Universitas Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia (JPPK)
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23021772     EISSN : 27149595     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jppk
Core Subject : Science, Education,
Focus and Scope Assessment and evaluation of chemistry learning Chemistry learning technology and innovation Chemistry learning based on Problem Solving, SiMaYang, PJBL, Didactic, Lesson Study, Discovery Learning, etc. HOT-based chemistry learning Inquiry-based learning includes inquiry, structured, controlled and guided strategies. Integrated chemistry learning The Scientific Approach includes the scientific method as an ongoing method; Blended learning
Articles 780 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGKOMUNIKASIKAN DAN MENYIMPULKAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PREDICT-OBSERVE-EXPLAN Maria Mustika Sari; Ila Rosilawati; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.067 KB)

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of POE learning model on non-electrolyte and electrolyte material in improving comunicating skills and  conclude skills. Subjects in this study was of class X1 SMA Budaya Bandar Lampung totaling 32 people. This research uses a pre-experimental method with One Group Pretest Posstest Design. This research data was data of comunicating skills and the skills of data conclude, data analysis using the percentage of mastery learning (KKM ) which has been set and n-Gain. The results showed that persentage of mastery learning and n-Gain who achieved by 75% and n-Gain comunicate skills 0.68 (medium category). And than who achieved  KKM 81.25% and n-Gain conclude skills  0.69 (medium category).  Conclution this research showed that the POE learning model of non-electrolyte and electrolyte solution material is effective in improving the comunicate skills and conclude skills student for class X1SMA Budaya Bandar Lampung.Tujuan pada penelitian ini adalah mendeskripsikan efektivitas model pembelajar-an POE pada materi larutan non-elektrolit dan elektrolit dalam meningkatkan ke-terampilan mengkomunikasikan dan menyimpulkan.  Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas X1 SMA Budaya Bandar Lampung yang berjumlah 32 siswa.  Peneli-tian ini menggunakan metode Pre-eksperimental dengan One-group pretest-poss-test Design.  Data pe­neliti­an ini adalah data keterampilan mengkomunikasikan dan keterampilan menyimpulkan.  Analisis data menggunakan persentase ketun-tasan belajar (KKM) yang telah ditetapkan dan n-Gain.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan belajar dan n-Gain keterampilan mengkomunikasikan mencapai KKM yaitu 75% dan n-Gain sebesar 0,68 (kategori sedang).  Sedangkan ke­terampilan menyimpulkan yang men­capai KKM yaitu 81,25% dan n-Gain sebesar  0,69 (katagori sedang).  Kesimpulan penelitian ini menunjuk­kan bahwa pembelajaran dengan model POE pada materi larutan non-lektrolit dan elektrolit efektif dalam me­ningkat­kan keterampilan mengkomunikasikan dan menyimpulkan siswa kelas X1 SMA Budaya Bandar Lampung. Kata kunci:  keterampilan mengkomunikasikan, keterampilan menyimpulkan, larutan non-elektrolit dan elektrolit, model POE.
Efektivitas Model ADI Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Materi Zat Aditif-Adiktif Ditinjau dari Gender Dina Kiftatul Kusnia; Nina Kadaritna; Lisa Tania
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.471 KB)

Abstract

This study aims to describe the effectiveness of the Argument Driven Inquiry (ADI) learning model on additive and addictive substances in improving students' critical thinking skills in terms of gender. The research method used is quasi experiment with non equivalent pretest and posttest control group design. The sample of this research is class VIII.1 as experimental class and VIII.4 as control class at SMP Global Madani Bandar Lampung with purposive sampling technique. Data analysis used in this research is ankova test and difference of two mean. The results showed that n-Gain critical thinking skills of male and female students of the experimental class were significantly higher than n-Gain male and female students of the control class with a sig (2-tailed) value of 0.000. Based on these results it is concluded that ADI learning model on additive and addictive substances is effective in improving students' critical thinking skills in terms of gender. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran ADI (Argument Driven Inquiry) pada materi zat aditif dan adiktif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa ditinjau dari gender.  Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan non equivalent pretest and posttest control group design. Sampel penelitian ini adalah kelas VIII.1 sebagai kelas eksperimen dan VIII.4 sebagai kelas kontrol di SMP Global Madani Bandar Lampung dengan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji ankova dan perbedaan dua rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa n-Gain keterampilan berpikir kritis siswa laki-laki dan perempuan kelas eksperimen secara signifikan lebih tinggi daripada n-Gain siswa laki-laki dan perempuan kelas kontrol dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000.  Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa model pembelajaran ADI pada materi zat aditif dan adiktif efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa ditinjau dari gender.Kata kunci: berpikir kritis, gender, model ADI
Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Literasi kimia dan Penguasaan Konsep Mahasiswa FKIP Universitas Lampung Ratu Betta Rudibyani; Galuh Catur Wisnu Prabowo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.36 KB)

Abstract

Pembelajaran berbasis masalah (PBM) merupakan proses pembelajaran yang titik awalnya berdasarkan masalah dalam kehidupan nyata, lalu dengan masalah ini mahasiswa dirangsang untuk mempelajari masalah berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang telah mereka miliki sebelumnya (prior knowledge) sehingga dari prior knowledge ini akan terbentuk pengetahuan dan pengalaman baru. Kemampuan literasi kimia merupakan salah satu kemampuan yang penting untuk dimiliki oleh mahasiswa sebagai calon pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi kimia dan penguasaan konsep mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia melalui penerapan PBM pada materi Kimia Pemisahan Analitik.  Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan one group pretest-postest design.  Sampel penelitian adalah mahasiswa semester lima yang mengambil mata kuliah Kimia Pemisahan Analitik (dua kelas), tahun Akademik 2018-2019.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBM memiliki kepraktisan dan keefektivan yang sangat tinggi dalam meningkatkan literasi kimia dan penguasaan konsep mahasiswa.  Peningkatan literasi kimia dan penguasaan konsep mahasiswa ditunjukkan dari rerata n-Gain setelah PBM yang berkategori sedang. Hasil perhitungan ukuran pengaruh menunjukkan bahwa 90% peningkatan literasi kimia dan penguasaan konsep mahasiswa pada materi kimia pemisahan analitik dipengaruhi oleh PBM
Pengembangan E-book Interaktif Berbasis Fenomena Kehidupan Sehari-hari tentang Pemisahan Campuran Naimatil Jannah; Noor Fadiawati; Lisa Tania
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.358 KB)

Abstract

This research purpose was to develop an interactive e-book based-on everyday life phenomena on mixture separation topic. The design used was research and development (RD). The result was interactive e-book with the characteristic:has the same structure with textbooks, can be read without the internet connection, based-on everyday life phenomena, and equipped with video. Based on expert validation, the percentage of construction, contents suitability with curriculum, and legibility aspects, were 100%, 100%, and 96. 77% respectively. The percentage of teacher's responses in contents suitability with curriculum aspects was 100%. The percentage of students responsesin legibility aspect was91. 67%. Tujuan penelitan ini untuk mengembangkan e-book yang interaktif yang berbasis fenomena kehidupan sehari-hari tentang pemisahan campuran. Desain penelitian dan pengembangan (RD) telah digunakan. Hasilnya berupa e-book interaktif dengan karakteristik: struktur hampir sama dengan buku teks, bisa dibaca tanpa koneksi internet, berbasis fenomena kehidupan sehari-hari, dan dilengkapi tayangan video. Berdasarkan validasi ahli, persentase pada aspek konstruksi, kesesuaian isi dengan kurikulum, dan keterbacaan secara berturut-turut adalah 100%, 100% dan 96,77%. Persentase respon guru pada aspek kesesuaian isi dengan kurikulum adalah 100%. Persentase respon siswa pada aspek keterbacan adalah 91,67%.Kata kunci: e-book interaktif, fenomena kehidupan sehari-hari, pemisahan campuran.
Efektivitas LKS Berbasis Multipel Representasi dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Septiana Dwi Mulyani; Ratu Betta Rudibiyani; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.705 KB)

Abstract

This researched purposed to describe the affectifty of LKS multipel representasi's basis to increased students critical thinking skill. The population on this researched are the all students class X MA Al-Fatah Natar of year2017/2018 in class X MIA A and X MIA B as well as sample using total sampling. This research utilize my method experiment attention with Non Eqiuvalent ( pretest posttest ) Control Group Design. The result of observationaling to point out that effectivity LKS multipel representasi's basis had medium criteria. The average value n-Gain students critical thinking skill as 0,48. Base on those researched LKS multipel representasi's basis increase students critical thinking skill on electrolyte and non electrolyte topic. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas LKS berbasis multipel representasi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X MA Al-Fatah Natar Tahun Ajaran 2017/2018 yaitu kelas X MIA A dan X MIA B yang dijadikan sampel dan diperoleh dengan menggunakan total sampling. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen menggunakan Non Eqiuvalent (pretest-posttest) Control Group Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keefektivan LKS berbasis multipel representasi berkriteria sedang, nilai rata-rata n-Gain kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 0,48. Berdasarkan hal tersebut, LKS berbasis multipel representasi efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit.Kata kunci: LKS, multipel representasi, kemampuan berpikir kritis
Pengembangan Instrumen Asesmen Kinerja Praktikum Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit Besta Rosita Sahara; Nina Kadaritna; Lisa Tania
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.876 KB)

Abstract

This study was aimed to develop the performance assesment instrument on the practice of electrolyte and non-electrolyte solution, to describe the characteristics in terms of legibility, construction,  implementation of product, and to describe the teachers responses on the performance of developed. The design of this research was Research and Development (RD). The result of expert validation toward assessment instrument showed the level readable realibility, construction, and implementation of the performance assesment instrument equal to 91,11%, 84%, and 100%; respectively. The teachers gave very good responses to the legibility content, construction, and implementation of the performance assesment instrument with percentage were 96,67%, 96%, and 96,67% respectively.  The conclusion obtained from this research is the performance of developed were excellent.Keywords: assessment performance instrument on experiment, electrolyte solution   development Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen asesmen kinerja praktikum larutan elektrolit dan non elektrolit, mendeskripsikan karakteristiknya dari segi keterbacaan, konstruksi dan keterpakaian produk, serta mendeskripsikan tanggapan guru kimia terhadap instrumen yang dikembangkan. Desain penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD). Hasil validasi ahli terhadap instrumen asesmen kinerja yang dikembangkan menunjukkan aspek keterbacaan 91,11%; aspek konstruksi 84%; dan aspek keterpa­kaian 100 %; yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Guru juga telah memberikan tanggapan dengan sangat baik terhadap aspek keterbacaan, konstruksi dan keterpakaian produk dengan persentase masing-masing 96,67%, 96%, dan 96,67%.   Kesimpulan yang diperoleh pada penelitian ini yaitu instrumen ases­­men kinerja praktikum yang dikembang­kan memiliki kriteria sangat baik.Kata kunci: instrumen asesmen kinerja praktikum, larutan elektrolit, pengembangan
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KINERJA PRAKTIKUM PADA MATERI ASAM BASA M Weddy Saputra; Ila Rosilawati; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.011 KB)

Abstract

This research and development purposed to develop the practice-performance assessment instruments on acid-base and describe teachers response about it. The step in this study began from need analysis. Next, it was planning and developing preliminary product of the practice-performance assessment instruments. Then, preliminary field testing of the practice-performance assessment instruments was done. Analysis of the data used descriptive statistics. The results showed that suitability of content aspects, construction aspects, and readability aspects of the practice-performance assessment instruments are 82,76%, 82%, and 83%, respectively. It was concluded that the product has good criteria.Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen asesmen kinerja praktikum pada materi asam basa dan mendeskripsikan tanggapan guru terhadap instrumen asesmen kinerja praktikum yang dikembangkan. Tahap pelaksanaan penelitian ini dimulai dari penelitian dan pengumpulan informasi. Langkah selanjutnya adalah perencanaan dan pengembangan produk awal instrumen asesmen kinerja praktikum yang dikembangkan. Lalu, melakukan uji coba terbatas terhadap instrumen asesmen kinerja praktikum yang dikembangkan. Analisis data yang digunakan adalah statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan persentase aspek kesesuaian isi, aspek konstruksi, dan aspek keterbacaan terhadap instrumen asesmen kinerja praktikum yang dikembangkan masing-masing adalah 82,76%, 82%, dan 83%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa produk yang dikembangkan memiliki kriteria sangat baik.Kata kunci: asam basa, asesmen kinerja, pengembangan instrumen
PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN INFERENSI DAN MENGKOMUNIKASIKAN MATERI LARUTAN PENYANGGA Diah Ekawati Napsiah Putri; Ratu Betta Rudibyani; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.504 KB)

Abstract

The research which use pre-experiment method had been done in SMAN 1 Seputih Raman with the purpose to describe practicality, effectiveness, and effect size of problem solving learning model in order to improve the inference and communicate skills on buffer solution topic. This research used one group pretest-posttest design and used the 11th grade-5 as sample class which it was obtained by using cluster random sampling. The practicality was determined by the implementation of the lesson plan and students' responses of learning. The effectiveness was determined by the students activity, the teachers ability, and n-Gain mean value of inference and communicate skills. The results showed that the practicality and the effectiveness of problem solving learning model were categorized on very high. The effect size has the large category to improved inference skill and very large category to communicate skill.Penelitian yang menggunakan metode pre-eksperimen telah dilakukan di SMAN 1 Seputih Raman dengan tujuan untuk mendeskripsikan kepraktisan, keefektivan, dan ukuran pengaruh model pembelajaran problem solving dalam meningkatkan keterampilan inferensi dan mengkomunikasikan pada materi larutan penyangga. Penelitian ini menggunakan one group pretest-posttest design dan menggunakan kelas XI IPA 5 sebagai kelas sampel yang diperoleh dengan menggunakan cluster ramdom sampling. Kepraktisan ditentukan dari keterlaksanaan RPP dan respon siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran. Keefektifan ditentukan dari aktivitas siswa, kemampuan guru, dan rerata n-Gain keterampilan inferensi dan mengkomunikasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepraktisan dan keefektivan model problem solving berkategori sangat tinggi. Ukuran pengaruh memiliki kriteria yang besar untuk meningkatkan keterampilan inferensi dan kategori sangat besar untuk keterampilan mengkomunikasikan.Kata kunci: inferensi, mengkomunikasikan, problem solving
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DAN KEMAMPUAN METAKOGNISI DENGAN PENGUASAAN KONSEP KIMIA MENGGUNAKAN MODEL SIMAYANG Suyanti Suyanti; Sunyono Sunyono; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.41 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the relation between self-efficacy and metacognition capability to students mastery of chemical concepts through SiMaYang type II model. The research subjects were 29 students of the 10th-2 class of Upper Secondary School 16th Bandar Lampung. The research used survey research method with research correlation design. The results of this research showed that there were correlation between self efficacy to students mastery of chemical concepts, metacognition capability to students mastery of chemical concepts, as well as self-efficacy and metacognition capability to students mastery of chemical concepts, with r value were 0.635, 0.699, and 0.735,respectively which r value showed that there were positive, strong, and significant correlation between variabels. In addition there was also correlation between self-efficacy to students metacognition capabilitiy with r value of 0.573, its mean there was positive,moderate, and significant correlation between variabels.Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan hubungan antara efikasi diri dan kemampuan metakognisi terhadap penguasaan konsep kimia siswa melalui metode pembelajaran SiMaYang tipe II. Subjek penelitian yaitu 29 siswa kelas X2 SMA N 16 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian survei dengan desain penelitian korelasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara efikasi diri terhadap penguasaan konsep kimia siswa, kemampuan metakognisi terhadap penguasaan konsep kimia siswa, serta efikasi diri dan kemampuan metakognisi terhadap penguasaan konsep kimia siswa memiliki nilai r berturut-turut yaitu 0,635, 0,699, dan 0,735, yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif, kuat, dan signifikan antar variabel tersebut. Selain itu juga terdapat hubungan antara efikasi diri terhadap kemampuan metakognisi siswa dengan nilai r sebesar 0,573 yang berarti bahwa terdapat hubungan positif, sedang, dan signifikan.Kata Kunci : Efikasi-diri, Kemampuan Metakognisi, Penguasaan Konsep
INKUIRI TERBIMBING PADA LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON-ELEKTROLIT DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR ORISINIL Oktia Wulandari; Ila Rosilawati; lisa Tania
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.795 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the effectiveness of guided inquiry learning model in increasing student’s originality thinking skills in electrolyte and non-electrolyte subject matter.  The population of this research was students of class X SMA Negeri 2 Metro on academic semester 2013/2014.  Sample was taken by purposive sampling and obtained were class X1 and X2as sample.  The method of the research was quasi experimental with non equivalent (pretest and postest) control-group design.  The effectiveness of guided inquiry learning model was showed by the significant difference of n-Gain between control class and experiment class.  The results showed that the average n-Gain of originality thinking skills of control class and experiment class were 0,18 and 0,54 respectively.  The result of hypothesis testing showed that guided inquiry learning model was effective in improving student’s originality thinking skills in electrolyte and non-electrolyte subject matter. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran  inkuiri terbimbing dalam meningkatkan keterampilan berpikir orisinil pada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit.  Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 2 Metro Tahun Pelajaran 2013/2014.  Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling.  Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X1 dan X2.  Metode pada penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan Non Equivalent (Pretest and Postest)Control-Group Design.  Efektivitas model pembelajaran inkuiri terbimbing ditunjukkan oleh perbedaan n-Gain yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata n-Gain keterampilan berpikir orisinil pada kelas kontrol dan kelas eksperimen sebesar 0,18 dan 0,54.  Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir orisinil. Kata kunci : keterampilan berpikir orisinil, larutan elektrolit dan non-elektrolit, model pembelajaran inkuiri terbimbing

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia In Progress ... Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Kimia Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan & Pembelajaran Kimia Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia More Issue