cover
Contact Name
Bayu Saputra
Contact Email
bayudesmonn@gmail.com
Phone
+628992290175
Journal Mail Official
bayudesmonn@gmail.com
Editorial Address
Pendidikan Kimia, FKIP Universitas Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia (JPPK)
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23021772     EISSN : 27149595     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jppk
Core Subject : Science, Education,
Focus and Scope Assessment and evaluation of chemistry learning Chemistry learning technology and innovation Chemistry learning based on Problem Solving, SiMaYang, PJBL, Didactic, Lesson Study, Discovery Learning, etc. HOT-based chemistry learning Inquiry-based learning includes inquiry, structured, controlled and guided strategies. Integrated chemistry learning The Scientific Approach includes the scientific method as an ongoing method; Blended learning
Articles 780 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI BERBASIS REPRESENTASI KIMIA PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA Sri Gustiani; Noor Fadiawati; Ila Rosilawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.661 KB)

Abstract

This research aimed to develop an animation media based on chemical representation about buffers solution; identify the characteristics of animation media developed; identify the responses of teachers and students towards the animation media which was developed; and identify the obstacles faced in developing an animation media. This research used Research and Development method. The results showed that teacher response of the developed animation media in the contents suitability aspect were 80,00%  with high criteria and in the readable and the attraction aspect were 83,84% with very high criteria. The results showed that students response of the developed animation media in the contents suitability aspect were 79,72%  with high criteria and in the readable aspect were 80,31% with very high criteria and the attraction aspect were 80,00% with very high criteria.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media animasi berbasis representasi kimia tentang larutan penyangga; mengidentifikasi karakteristik media animasi yang dikembangkan; mengidentifikasi tanggapan guru dan siswa terhadap media animasi yang dikembangkan; dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam mengembangkan animasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tanggapan guru terhadap media animasi yang dikembangkan pada aspek kesesuaian isi adalah 80,00%  dengan kriteria tinggi dan pada aspek keterbacaan dan kemenarikan desain sebesar 83,84% dengan kriteria sangat tinggi. Menurut tanggapan siswa pada aspek kesesuaian isi adalah 79,72% dengan kriteria tinggi, aspek keterbacaan sebesar 80,31% dengan kriteria sangat tinggi dan aspek kemenarikan sebesar 80,00 dengan kriteria sangat tinggi. Kata kunci: larutan penyangga, media animasi, representasi kimia
THE ENHANCEMENT OF INFERRING skill and CONCEPT mastery IN BASIC THERMOCHEMISTRY SUBJECT by LEARNING CYCLE 5E MODEL wirda ningsih turnip; ratu betta rudibyani; chansyanah diawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.37 KB)

Abstract

This research is intended to describe the effective characteristics of learning cycle 5E (LC 5E) teaching method in increasing students’ inferring skill and concept mastery in basic termokimia subject of SMA Negeri 6 Bandar Lampung.  The samples of this research were the XI IPA2 as control class and the XI IPA3as experimental class.  Purposive Sampling Technique was implemented to choose the samples of this research.  Quasi Experimental Method by implementing Non Equivalent Control Group Design was employed in this research. The effectiveness of LC 5E teaching method was measured based on the significant level of n-gain increase.  The result shows that the average of n-gain for inferring skill in control class and experimental class were 0,12 and 0,43; while the average of n-gain in concept mastery in control class and experimental class were 0,13 and 0,53.  This fact shows that LC 5E teaching method is more effective in increasing students’ inferring skill and concept mastery in basic termokimia subject.Key words :  LC 5E, inferring skill and concept mastery
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGKOMUNIKASIKAN DAN INFERENSI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING Asep Nugroho; Chansyanah Diawati; Nina Kadaritna
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.178 KB)

Abstract

This research is intended to describe the effectiveness of guided inquiry learning model applied in acid and alkali subject to improve students’ presentation and drawing inference skill.  This research used Pre-experimental method by one-group pretest-posttest design.  The subjects of this research are the second semester students of class XI IPA 1 SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung in academic year 2012-2013.  The effectiveness of guided inquiry learning model showed by the increase of pretest and posttest scores that can be seen by the n-Gain value.  The result showed that n-Gain value average of students’ presentation skill is 0,45 and the students ‘drawing inference skill is 0,39.  It can be conclude that guided inquiry learning model applied in acid and alkali subject is effective in improving students’ presentation and drawing inference skill in medium criteria.Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi asam-basa dalam meningkatkan keterampilan mengkomunikasikan dan inferensi.  Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental dengan One-Group Pretest-Posttest Design.  Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA1 SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung semester ganjil tahun ajaran 2012-2013.  Efektivitas model pembelajaran inkuiri terbimbing ditunjukkan oleh adanya peningkatan nilai pretest dan posttest yang dilihat dari nilai n-gain.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai n-gain keterampilan mengkomunikasikan sebesar 0,45 dan keterampilan inferensi sebesar 0,39.  Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi asam-basa efektif dalam meningkatkan keterampilan mengkomunikasikan dan inferensi dengan kriteria sedang.Kata kunci: inferensi, keterampilan mengkomunikasikan, pembelajaran inkuiri terbimbing.
Efektivitas PBL Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Orisinil Pada Larutan Penyangga Ade Wahyu Saputra; Ratu Beta Rudibyani; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.113 KB)

Abstract

This study aims to describe the effectiveness of learning problem based learning (PBL) in improving students' original thinking ability in buffer solution material. The method used is quasi experiment with pretest - posttest non equivalent control group design. This research was conducted in one SMA in Lampung Tengah district. Population in this research is all student of class XI IPA SMA. The effectiveness is determined based on the t-test on n-Gain and supported by the teacher's ability as well as the effect size test. The results showed that the average n-Gain values of original thinking skills in experimental class were medium criteria, very high teacher ability, and medium effect size. The conclusion of this research is effective problem-based learning and has a moderate effect size to improve the ability of original thinking on buffer solution. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas pembelajaran problem based learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir orisinil siswa pada materi larutan penyangga. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pretest – posttest non equivalent control group design.  Penelitian ini dilakukan di salah satu SMA di kabupaten Lampung Tengah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA. Keefektifan ditentukan berdasarkan uji-t terhadap n-Gain dan didukung dengan kemampuan guru serta uji ukuran pengaruh. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata nilai n-Gain keterampilan berpikir orisinil pada kelas eksperimen berkriteria sedang, kemampuan guru yang sangat tinggi, dan ukuran pengaruh yang sedang. Kesimpulan penelitian ini yaitu problem based learning efektif dan mempunyai ukuran pengaruh yang sedang untuk meningkatkan kemampuanan berpikir orisinil pada larutan penyangga.Kata Kunci: problem based learning, berpikir orisinil, larutan penyangga
Efektivitas LKS Problem Solving dalam Meningkatkan Keterampilan Mengkomunikasikan pada Materi Asam Basa Yusi Zulianti; Nina Kadaritna; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.992 KB)

Abstract

This research was conducted to describe the effectiveness of problem-solving student worksheet in improving communicating skills on acid-base topic. Population in this research was all student of 11th grade of science in public senior high school 13 Bandarlampung with class 11th Science 1 and 11th Science 4 as research samples with purposive sampling technique. This research used quasi experimental method with Non-Equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. The effectiveness of this worksheet was indicated by the significant n-gain differences between the control class and the experimental. The results showed that the average score of n-gain communicating skills was 0.76 for experimental class and 0.59 for control class. Based on the t-test result, it found that the average score of n-gain experimental class was significantly different with control class. This problem-solving student worksheet is effective in improving students communicating skills on acid-base topic.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas LKS problem solving dalam meningkatkan keterampilan mengkomunikasikan pada materi asam basa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 13 Bandarlampung dengan kelas XI IPA 1 dan XI IPA 4 sebagai sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan Non-Equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Efektivitas LKS ini ditunjukkan dengan adanya perbedaan n-gain yang signifikan antara kelas kontrol dengan eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata n-gain keterampilan mengkomunikasikan pada kelas eksperimen 0,76 dan pada kelas kontrol 0,59. Berdasarkan uji-t nilai rata-rata n-gain kelas eksperimen berbeda signifikan dengan kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa LKS problem solving efektif dalam meningkatkan keterampilan mengkomunikasikan siswa pada materi asam basa.Kata kunci: keefektivan, keterampilan mengkomunikasikan, LKS problem solving
ANALISIS KEMAMPUAN MEMBERIKAN PENJELASAN SEDERHANA DAN MENYIMPULKAN Tri Epriningsih; Ila Rosilawati; Nina Kadaritna
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.453 KB)

Abstract

This research aimed to describe the ability to draw conclusions and apply concepts in acid-base material through the application of guided inquiry learning model for high cognitive ability students, medium, and low. The subjects were students of class XI science 2 SMA Negeri 1 Bandar Sribhawono year 2012/2013. This study was pre-experimental research design with one-shot case study. Data analysis used descriptive analysis. Based on the analysis of data it is concluded (1) The ability to apply a case, in high level group just small part were very good, and almost all were good. In intermediate level group, just small part were very good, mostly were good and almost all were enough. In low level group, just small part were very good, half were good, almost all were enough, and just small part were less. (2) ability to drawing conclusions, in high level group almost all were very good and mostly were good. In intermediete level group, almost all were very well, almost all were well, and almost all were enough. In low level group almost all were good and mostly were enough.Kata kunci       : kemampuan mengaplikasikan suatu kasus, menarik kesimpulan, kelompok tinggi, sedang, rendah, inkuiri terbimbing
Efektivitas Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Luwes Siswa pada Materi Asam Basa Anggun Purnama Sari; Ratu Betta Rudibyani; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.658 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the effectiveness of problem based learning model to improve the students’ flexible thinking ability of acid base topic. This research was conducted at one of senior high school in Bangun Rejo with using quasi experiment method with Non Equivalent Pretest Posttest Control Group Design. The sample was obtained by cluster random sampling technique and it was obtained sample was the XI IPA 1 as control class and XI IPA 3 as experimental class. Effectiveness was evidenced by improvement of the students’ flexible thinking ability used t-test and supported by teacher ability and effect size test. The result of this research shown that the students’ flexible thinking ability is high, basis of teacher learning ability is very high and effect size had large criteria. Based on them, problem based learning model was effective and had big effect size to improve of the students’ flexible thinking ability in acid base topic. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan model problem based learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir luwes siswa pada materi asam basa. Penelitian ini telah dilakukan disalah satu SMA Negeri di Bangun Rejo menggunakan metode kuasi eksperimen dengan Non Equivalent Pretest Posttest Control Group Design. Sampel dipilih melalui tehnik cluster random sampling dan diperoleh sampel yaitu kelas XI IPA 1 sebagai kelas control dan XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen. Keefektifan dibuktikan dari peningkatan keterampilan berpikir luwes siswa yang menggunakan uji-t serta didukung oleh kemampuan guru dan uji ukuran pengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir luwes siswa tinggi, kemampuan guru sangat tinggi, dan ukuran pengaruh yang besar. Berdasarkan hal tersebut, model problem based learning efektif dan memiliki ukuran pengaruh yang besar dalam meningkatkan keterampilan berpikir luwes siswa pada materi asam basa.Kata kunci: keterampilan berpikir luwes, asam basa, problem based learning
Peningkatan Keterampilan Berkomunikasi Siswa SMA Menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Pencemaran oleh Limbah Cair Tahu Fita Muftihana; Noor Fadiawati; Chansyanah Diawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1401.116 KB)

Abstract

The purpose of this study is to describe the effectiveness pollution by tofu liquid waste problem-based learning model to improve students’ communication skills. The method used was quasi experiment with the matching only pretest-posttest control group design. The Samples of this research were XI MIA 8 as experiment and XI MIA 5 as control class, that obtained by purposive sampling technique. Data analysis techniques used parametric statistic with t-test and n-gain calculation. The results showed that the posttest average value in the experiment class (71.30) was higher than the posttest average value in the control class (54.67) and the average n-gain of experiment class in medium category. Therefore, it is concluded that the implementation of pollution by tofu liquid waste problem-based learning model was effective in improving the students’ communication skills. Keywords: problem-based learn, pollution of tofu liquid waste, communication skills. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran berbasis masalah pencemaran limbah cair tahu dalam meningkatkan keterampilan berkomunikasi siswa.  Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain The Matching Only Pretest-Postestt Control Group.  Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA 8 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI MIA 5 sebagai kelas kontrol, yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data penelitian dianalisis menggunakan statistik parametrik dengan uji t dan perhitungan n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata postes di kelas eksperimen (71,3) lebih tinggi daripada nilai rata-rata postes keterampilan siswa di kelas kontrol (54,67) dan n-gain di kelas eksperimen berkategori sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah pencemaran limbah cair tahu efektif dalam meningkatkan keterampilan berkomunikasi siswa Kata kunci: pembelajaran berbasis masalah, pencemaran limbah cair tahu, keterampilan berkomunikasi
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI LAJU REAKSI MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK Yuke Agustin; Noor Fadiawati; Lisa Tania
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.659 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the effectiveness of scientific approach to improve science process skills on reaction rate topic. The method of the research was quasi experimental with The Matching Only Pretest-Postest Control Group Design. The population of this research was students of the 11th grade of IPA SMAN 9 Bandarlampung on academic year 2016-2017. Sampling was done by purposive sampling and obtained class the 11th grade IPA-5 as experimental class and the 11th grade IPA-6 as control class. The results showed that the average n-gain of science process skills of experimental and control clasess and were 0.71 and 0.23 respectively. The effectiveness of scientific approach in the learning was showed by the significant difference of n-gain between experiment and control class and also students activity. The result of hypothesis testing showed that scientific approach was effective to improve the science process skills in the learning of reaction rate topic.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pendekatan saintifik dalam meningkatkan keterampilan proses sains pada pembelajaran laju reaksi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan The Matching Only Pretest-Postest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 9 Bandarlampung Tahun Pelajaran 2016-2017. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dan diperoleh kelas XI IPA-5 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA-6 sebagai kelas kontrol. Efektivitas pendekatan pada pembelajaran ditunjukkan berdasarkan perbedaan n-gain yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol serta aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata n-gain keterampilan proses sains untuk kelas kontrol dan eksperimen masing-masing sebesar 0,23 dan 0,71. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pendekatan saintifik efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains pada pembelajaran laju reaksi.Kata kunci: laju reaksi, keterampilan proses sains, pendekatan saintifik
Efektivitas LKS Berbasis KPS Asam-Basa dalam Meningkatkan KPS Siswa Laki-laki dan Perempuan Adi Ariska; Noor Fadiawati; Nina Kadaritna
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.912 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the effectiveness of students worksheets in improving students science process skills (SPS) of male and female students. The 2x2 factorial design was used in this research. The population in this research were students of class XI science at SMAN 16 Bandar Lampung on academic year 2016-2017. The sample in this research were students of class XI science 4 and XI science 6 that was taken by purposive sampling technique. The instrument in this research were student worksheet based on SPS and conventional, pretes and postest questions and attitude assessment sheet. Two ways ANOVA test and t test were used as data analysis technique. The results showed that SPS based on students worksheets effective in improving students SPS of male and female students compared to conventional students worksheets. There was no interaction between learning by students worksheets and gender to SPS.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas LKS dalam meningkatkan keterampilan proses sains (KPS) siswa laki-laki dan perempuan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain faktorial 2x2. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA di SMAN 16 Bandar Lampung tahun pelajaran 2016-2017. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 4 dan XI IPA 6 yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah LKS berbasis KPS dan konvensional, soal pretes dan postes, serta lembar penilaian sikap. Teknik analisis data yang digunakan adalah ANOVA dua jalur dan uji t . Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS berbasis KPS efektif dalam meningkatkan KPS siswa laki-laki dan perempuan dibandingkan dengan LKS konvensional. Tidak terdapat interaksi antara pembelajaran menggunakan LKS dengan jenis kelamin terhadap KPS siswa.Kata kunci: asam-basa, jenis kelamin siswa, KPS, LKS

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia In Progress ... Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Kimia Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan & Pembelajaran Kimia Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia More Issue