Articles
798 Documents
PROSPEK PENGEMBANGAN BUDIDAYA BUNCIS DUSUN CIKEUYEUP KECAMATAN SUKASARI KABUPATEN SUMEDANG
Anjarsari, Intan Ratna Dewi
Dharmakarya Vol 12, No 3 (2023): September, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i3.42818
Kebutuhan masyarakat akan sayuran semakin meningkat di era globalisasi sekarang seiring kesadaran manusia akan kebutuhan nutrisi dan gizi untuk meningkatkan Kesehatan. Bunci merupakan produk hortikultura yang mempunyai kandungan gizi, vitamin dan mineral yang dibutuhkan manusia untuk proses metabolismenya Sayuran yang segar dan bebas dari bahan-bahan berbahaya atau zat berbahaya bagi manusia merupakan idaman bagi setiap manusia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema Potensi Pengembangan Buncis dan Teknik Budidayanya dilaksanakan di Desa Sindangsari Dusun Cikeuyeup Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang memiliki tujuan, diantaranya memberikan pemahaman, serta wawasan bahwa budidaya buncis cukup potensial dikembangkan di Desa Sindangsari karena di samping dapat dikonsumsi sendiri juga mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan ibu-ibu kelompok wanita tani dan kader PKK tempat pelaksanaan kegiatan di kawasan Desa Sindangsari yang berlangsung pada bulan Juni 2022 hingga September 2022. Metode yang digunakan adalah: kegiatan penyuluhan, pelatihan pengembangan tanaman buncis, serta pembuatan demplot percontohan tanaman buncis. Hasil kegiatan ini menunjukkan respons yang positif terlihat dari minat dan ketertarikan ibu PKK yang cukup tinggi. Melalui sosialisasi ini pengetahuan dan praktek mengenai budidaya buncis meningkat, serta antusiasme kelompok ibu PKK membudidayakan tinggi terbukti dari hasil panen buncis ini dapat dikonsumsi sertasebagian dipasarkan disekitar lingkungan sekitar.
PENINGKATAN KEMAMPUAN ADMINISTRATOR DALAM PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI MTs. NEGERI 2 MEJOBO KUDUS
Ratnasari, Triana;
Rohmad, Rohmad
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v13i2.51084
Setiap instansi pemerintah atau sekolah setara madrasah dalam kegiatan kedinasannya, pimpinan selalu dihadapkan dengan berbagai masalah yang menuntut penanganan dan pemecahan yang tepat dengan pertimbangan dan perhitungan yang akurat sehingga diperlukan informasi dan keterangan–keterangan yang dapat dijadikan sebagai bahan dalam menentukan keputusan atau kebijakan. Arsip akan bermanfaat bagi suatu organisasi jika dikelola dengan baik dan teratur, tanpa pengelolaan yang baik arsip akan menjadi masalah dimana akan berpengaruh pada proses pengambilan keputusan. Pengabdian bertujuan untuk memenuhi kebutuhan Mitra MTs. Negeri 2 Kudus dan memecahkan problem pengelolaan arsip dengan melibatkan dan memberdayakan locus sasaran program. Pengabdian masyarakat dengan pendekatan Paticipatory Action Research (PAR) berorientasi pada pembedayaan masyrakat. Karena pembedayaan harus selalu memenuhi kebutuhan dan peyelesaian masalah yang ada di tengah - tengah masyarakat. Dalam hal ini Mitra MTs. Negeri 2 Mejobo Kudus menjadi sasaran utama pengabdian, mereka akan didorong untuk dapat menyelesaikan masalahnya mengenai arsip dan pemanfaatan teknologi informasi. Hal ini dilakukan dengan melatih kemampuan positive self talk para mitra dengan melibatkan alifirmasi posistif dengan mitra MTs. Negeri 2 Mejobo Kudus. Berdasarkan uraian sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa dalam implementasi kearsipan telah dilakukan sesuai regulasi kearsipan. Terutama dalam pengelolaan arsip dinamis telah menggunakan instrumen PAD sebagai berikut: 1.Tata Naskah Dinas 2.Klasifikasi Arsip 3. Jadwal Retensi Arsip. Administrator yang memiliki inovasi dan kompetensi sosiokultural dan akan berpengaruh terhadap maju tidaknya kearsipan di sebuah instansi. Adapun kontribusi kegiatan kearsipan terhadap penguatan visi-misi diharapkan mampu meningkatkan daya saing institusi dalam bidang administrasi dan pelayanan publik sehingga menunjang institusi.
PERANAN IBU-IBU PKK DESA WONOHARJO KABUPATEN PANGANDARAN DALAM MENINGKATKAN GIZI KELUARGA UNTUK MENCEGAH STUNTING MELALUI PEMANFAATAN HASIL PANEN AYAM SENTUL
Widjastuti, Tuti;
Tanwiriah, Wiwin;
Garnida, Dani;
Balia, Roostita Lobo;
Nurlaeni, Leni
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v13i2.45924
Usaha beternak ayam Sentul merupakan salah satu altenatif penghasil daging dan telur yang cukup produktif dan disukai masyarakat. Pasca panen dari beternak ayam local berupa daging yang sangat disukai masyarakat karena mempunyai citra rasa yang khas dan dapat dipanen sebagai penghasil daging pada umur 2,5–3 bulan, mengandung protein 22% sehingga dapat digunakan untuk mencegah terjadinya stunting. Stunting terjadi karena rendahnya akses terhadap makanan bergizi, rendahnya asupan vitamin dan mineral, dan buruknya keragaman pangan dan sumber protein hewani. Daging dan telur ayam lokal merupakan sumber protein hewani yang bermutu tinggi dan dapat diikonsumsi oleh anak-anak agar cerdas, sehat, tumbuh secara normal dan produktif, karena asam amino yang terkandung di dalam daging dapat berfungsi untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Keistimewaan daging ayam adalah kadar lemaknya rendah dan asam lemaknya tidak jenuh. Oleh karena itu hasil panen ayam Sentul mempunyai potensi yang besar untuk digunakan sebagai makanan pencegah terjadinya stunting, dagingnya mudah diolah untuk makanan yang disukai oleh anak-anak dan orang dewasa dengan relative murah dan masih terjangkau daya belinya oleh masyarakat. Peranan ibu-ibu PKK dapat mengolahnya menjadi makanan yang agar lebih sehat dan terhindar dari bahan berbahaya seperti zat pengawet dan pewarna, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mencegaah terjadinya stunting. Selain menjadi, produk olahan ini juga dapat menjadi sumber penghasilan tambahan untuk ibu-ibu di Desa Wonoharjo karena adanya potensi usaha dari produk tersebut.
PENGUATAN PERAN SANTRIHUSADA PESANTREN NURIS JEMBER DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN MASALAH GIZI PADA REMAJA
Oktafiani, Lirista Dyah Ayu
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i4.43484
Masa remaja adalah masa pertumbuhan dan perkembangan pesat yang membutuhkan peningkatan zat gizi, namun pada masa ini juga masalah gizi seperti Kurang Energi Kronis (KEK), Anemia, Obesitas, dan Gangguan Makan terjadi. Pondok pesantren adalah salah satu tempat dimana banyak terdapat remaja menempuh pendidikan dan tinggal jauh dari tempat asal. Hal ini dapat memicu terjadinya masalah gizi karena santri belum sepenuhnya memperhatikan asupan makannya karena jauh dari pengawasan orang tua. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan terkait pencegahan masalah gizi dan praktik dalam melakukan penilaian status gizi agar santri dapat memantau status gizinya melalui kader santrihusada. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan dan praktik. Penyuluhan terdiri dari pemaparan masalah gizi, pencegahan masalah gizi, jajanan sehat dan cara melakukan penilaian status gizi yang dilanjutkan dengan praktik. Selain itu, terdapat pre-test dan post-test terkait materi untuk evaluasi hasil kegiatan terkait pengetahuan santrihusada. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan para santri terkait masalah gizi, jajanan sehat, dan penilaian status gizi. Dari kegiatan ini diharapkan nantinya pada santrihusada dapat membagikan pengetahuan dan pengalaman yang telah didapat kepada santri yang lain sehingga para santri bisa mengaplikasikan dalam kehidupan sehari – hari dalam memilih makanan yang sehat dan dapat terhindar dari masalah gizi melalui pemantauan status gizi masing – masing.
PANAH SRIKANDI: PROGRAM PELATIHAN BAGI KADER KESEHATAN UNTUK DETEKSI DINI KEHAMILAN BERISIKO TINGGI
Amelia, Indah
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v13i2.51691
Kehamilan risiko tinggi merupakan penyebab utama kematian ibu di Indonesia. Peran petugas kesehatan masyarakat atau kader sangat penting dalam upaya untuk meningkatkan kesehatan ibu melalui deteksi dini risiko tinggi kehamilan. Ketika kader diberikan pelatihan dan pengetahuan yang sesuai, mereka dapat membantu mendeteksi kehamilan berisiko tinggi. Program PANAH SRIKANDI ini dilaksanakan sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan memberikan informasi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kader Kesehatan dalam skrining untuk deteksi dini kehamilan risiko tinggi pada ibu hamil. Program ini menggunakan berbagai metode pengajaran, termasuk ceramah, demonstrasi, simulasi. Hasil dari pelatihan dievaluasi melalui pre dan post test. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pada kemampuan, pengetahuan, dan pemahaman kader kesehatan mengenai kehamilan risiko tinggi, sebesar 77% kader yang menunjukkan peningkatan pengetahuannya. Selain itu, empat dari lima kelompok simulasi mendapat skor di atas 80%. Kesimpulannya, pendidikan intervensi bagi kader dalam program ini secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam deteksi dini kehamilan risiko tinggi.
KONSELING ORANG TUA TERHADAP KUALITAS HIDUP ANAK DENGAN GANGGUAN SPEKTRUM AUTISME (GSA)
Sasmita, Inne Suherna;
Susilawati, Sri;
Damayanti, Lisda;
Suwargiani, Anne Agustina;
Setiawan, Asty S
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i4.45982
Autisme merupakan salah satu gangguan yang disebut Gangguan Spektrum Autisme (GSA). GSA sendiri adalah suatu gangguan pada perkembangan sistem saraf pusat yang sifatnya heterogen dan diturunkan secara polygenik atau melibatkan banyak gen yang berbeda. Gangguan ini akan terus ada seumur hidup penderita, umumnya penderita akan didiagnosis pada usia sekitar 2 tahun, sehingga banyak dari penderita yang memerlukan “bantuan” sepanjang hidupnya. Dalam menghadapi kondisi dan perilaku anak dengan GSA, orang tua, guru, pengasuh membutuhkan banyak waktu, upaya dan kesabaran. Konseling dapat bergerak di bidang mana saja, baik di sekolah maupun di masyarakat yang lebih luas, termasuk lingkungan keluarga. Kerjasama antara keluarga dan sekolah dalam membantu anak autisme mengoptimalkan kemampuannya sangatlah penting.
PENGUKURAN PENGETAHUAN PENYAKIT KANKER PAYUDARA DAN PEMANFAATAN BAHAN ALAM UNTUK PENYAKIT TERSEBUT PADA MASYARAKAT DESA CILIANG KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN
Amalia, Eri;
Sopyan, Iyan;
Maisyarah, Intan Timur;
Putriana, Norisca Aliza;
Sriwidodo, Sriwidodo
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v13i1.41367
Penderita penyakit kanker payudara diketahui semakin meningkat hampir di setiap negara termasuk juga di Indonesia. Kendatipun bukan merupakan penyakit menular, penanganan kanker payudara perlu mendapatkan perhatian serius karena dapat menyebabkan kematian bagi penderita. Sosialisasi aktif kepada masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan penyakit sejak dini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi terjadinya kasus ini. Pemahaman mengenai pemanfaatan bahan alam yang berkhasiat dalam terapi kanker payudara juga perlu diketahui oleh masyarakat, untuk memberikan harapan dan mendukung penemuan obat kanker yang berasal dari bahan alam. Penelitian yang dilakukan di desa Ciliang Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang pengetahuan masyarakat desa tersebut mengenai penyakit kanker payudara. Metode penelitian dalam pengumpulan data dilakukan dengan kuestioner model tes dikotomi mengenai pengenalan, gejala, faktor penyebab, pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), pemanfaatan bahan alam untuk terapi kanker payudara. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan skala likert. Kegiatan penyuluhan dilakukan setelah pengumpulan data untuk memberikan informasi dan penjelasan mengenai kanker payudara dan pemanfaatan bahan alam untuk penyakit tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat desa Ciliang telah memiliki pengetahuan yang baik mengenai kanker payudara dan pemanfaatan bahan alam untuk penyakit tersebut dengan skor rata-rata responden adalah 17,15 dan rentang nilai 14-21 dari total nilai 25, yang menunjukkan tingkat pengetahuan yang baik hingga sangat baik. Namun, sosialisasi mengenai kanker payudara tetap harus dilakukan berkala terutama mengenai cara deteksi dini melalui teknik SADARI. Penelitian ini adalah upaya kami dalam turut meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah dan menurunkan tingkat kematian akibat kanker payudara.
IMPLEMENTASI PROGRAM POJOK DIGITAL DALAM MENUNJANG KEGIATAN UMKM DI DESA SUKAMAJU KABUPATEN SUMEDANG
Mauludin, Mochamad Ali
Dharmakarya Vol 12, No 3 (2023): September, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i3.37373
Pengabdian dilakukan di Desa Sukamaju Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang berupa pendampingan dalam pendirian pojok digital. Pojok digital merupakan program dari pemerintah Kabupaten Sumedang dan Universitas Padjadjaran dimana merupakan suatu tempat atau wadah dalam mengoptimalkan peran teknologi dan informasi yang terkoordinir dan bermanfaat untuk kemajuan UMKM. Tujuan kegiatan ini adalah pertama, mendirikan pojok digital di salah satu tempat di wilayah desa Sukamju, kedua, mendata UMKM yang ada di desa Sukamaju baik yang berupa olahan pangan atau kuliner, adibusana dan Agribisnis, dan ketiga, mengoptimalkan peran UMKM untuk lebih baik mulai dari administrasi hingga penjualan. Metode penerapan pengabdian dilakukan melalui pendampingan dan sosialisasi kepada UMKM, Perangkat Desa, dan Tokoh Masyarakat. Kegiatan pengabdian yang berlangsung dari bulan November – Desember tahun 2021 memberikan gambaran yaitu penyampaian sosialisasi terkait berdirinya pojok digital, berdirinya pojok digital serta aktivitasnya dalam mengelola UMKM menjadi lebih baik.
PKM MANAJEMEN LAKTASI DALAM UPAYA PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN BANDUNG BARAT
Putri, Mirasari;
Iskandar, Wedi;
Maharani, Winni;
Afif, Mochammad Faisal;
Prawiradilaga, Rizky Suganda
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i4.42528
Stunting saat ini masih termasuk sebagai masalah nasional di Indonesia, begitu juga dengan di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Laktasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi stunting. kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan teknik pelaksanaan manajemen laktasi yang baik para ibu kader pemberdayaan dan kesehatan keluarga (PKK) di KBB. Metode PKM ini dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada kader PKK berjumlah 173 orang, serta pendampingan dengan pemberian bahan ajar dan membuat grup daring yang beranggotakan tim pengabdi beserta para kader PKK dengan aplikasi whatsapp. Acara PKM ini diadakan di Bale Gempungan lantai 4, Kompleks Pemda KBB pada tanggal 15 - 16 September 2022. Dari segi karakteristik, para kader semua berjenis kelamin perempuan, 97,69% peserta masuk dalam golongan umur dewasa (26-45 tahun) dan pendidikan terakhir peserta umumnya adalah SMA/SMK (70,93 %) walau terdapat satu peserta yang tidak tamat SD. Sebagian besar peserta (84,3 %) merupakan ibu rumah tangga, dan 83,33% memiliki pendapatan di bawah UMR. Kegiatan pengabdian ini telah memberikan pengetahuan dan keterampilan para ibu kader dalam upaya edukasi ibu menyusui sehingga diharapkan pengetahuan dan keterampilan manajemen laktasi para ibu kader akan meningkat demi meningkatkan kesehatan ibu dan anak untuk menuju zero stunting di daerah Kabupaten Bandung Barat.
PENINGKATAN KUALITAS MEMBACA AL-QUR’AN DENGAN METODE IQRO’ DAN MEDIA VISUAL DI TPA NURUL IMAN DESA LUWUK KIRI
Jamaludin, Mohammad;
Hapsah, Nabilla;
Wati, Lina;
Fitri, Dinda Adzmilia;
Fikriadi, Ahmad
Dharmakarya Vol 12, No 3 (2023): September, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i3.42255
Pengajaran Al-Qur'an membutuhkan keseriusan dan perhatian yang lebih dari tiap-tiap guru mengaji untuk mencari cara yang terbaik dalam mengajarkan Al-Qur'an kepada anak-anak. Ketika pengabdi melakukan observasi di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Nurul Iman Desa Luwuk Kiri, pengabdi menemukan beberapa permasalahan yaitu masih banyak anak-anak TPA Nurul Iman yang belum bisa membedakan huruf hijaiyah secara tepat dan akurat, belum bisa melafalkan makhrajul huruf secara benar, belum bisa membedakan bacaan pendek dan panjang, juga belum bisa membedakan bacaan kasrah, dhammah dan fathah. Permasalahan ini terjadi karena di TPA Nurul Iman tidak menggunakan metode pembelajaran saat proses pembelajaran Al-Qur’an, juga karena kurangnya penggunaan media pembelajaran saat belajar. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, pengabdi menawarkan untuk menggunakan metode Iqra’ dan media visual dalam pembelajaran al-Qur’an di TPA Nurul Iman dengan alasan karena metode dan media ini sangat cocok dan sesuai dengan anak-anak. Dalam pengabdian ini pengabdi menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif. Adapun hasil dari penerapan metode iqro dan media visual ini memberikan pengaruh yang baik bagi anak-anak TPA Nurul Iman. Pengaruh tersebut diantaranya: anak-anak menjadi lebih tertarik dengan materi yang diberikan, meningkatnya semangat dan antusias belajar anak-anak, dan anak-anak TPA Nurul Iman tidak cepat bosan ketika mengikuti pembelajaran.