cover
Contact Name
Santosa Kusumah
Contact Email
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
ISSN : 23028955     EISSN : 26142392     DOI : -
Jurnal Dharmakarya terbit 4 (empat) kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 797 Documents
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG KEKERASAN SEKSUAL MELALUI LITERASI INFORMASI PENDIDIKAN SEKS PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH Hernawaty, Taty; Arifin, Hadi Suprapto; Nurmansyah, Donny; Fitri, Siti Ulfah Rifa'atul; Sriati, Aat Sriati
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v13i2.46397

Abstract

Remaja rentan menjadi korban kekerasan seksual. Salah satu Langkah pencegahan kekerasan seksual adalah memahami seluk beluk kekerasan seksual. Oleh karena itu, remaja perlu memiliki kemampuan literasi informasi yang baik tentang kekerasan seksual. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa remaja melalui kegiatan literasi informasi tentang pendidikan seks. Kegiatan dilakukan pada Januari 2023 mulai dari survei sampai evaluasi. Target sasaran kegiatan ini adalah seluruh siswa sekolah menengah di Desa Cintaratu. Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Parigi dan Sekolah Menengah Pertama Plus Ma’Arif adalah dua sekolah yang berada di wilayah Desa Cintaratu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Kegiatan ini diikuti oleh 50 siswa yang dipilih oleh masing-masing sekolah sebagai perwakilan. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Cintaratu. Pengukuran dilakukan melalui kuesioner dalam bentuk google-formulir. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap para siswa meningkat setelah mengikuti kegiatan literasi informasi pendidikan seks dengan rerata 23% dan 5%. Perilaku para siswa termasuk dalam kategori masih wajar sebagai individu dalam tahap perkembangan remaja. Kesimpulannya, kegiatan serupa tetap perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran siswa agar berperilaku baik terkait pencegahan kekerasan seksual.
OPTIMALISASI KADER KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN DIABETES DI WILAYAH KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT Kurniawan, Titis; Nursiswati, Nursiswati; Harun, Hasniatisari; Hernawaty, Taty
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v13i2.49826

Abstract

Diabetes mellitus merupakan masalah kesehatan serius, tidak dapat diobati, banyak menimbulkan komplikasi, dan memiliki banyak faktor penyebab. Karenanya, pencegahan merupakan strategi terbaik untuk mengatasi permasalahan terkait diabetes. Kader kesehatan merupakan garda terdepan dalam upaya pencegahan penyakit diabetes. Sayangnya kebanyakan kader belum cakap dalam mengenali faktor risiko maupun mengidentifikasi tingkat risiko diabetes. Sehingga upaya peningkatan pengetahuan dan kemampuan kader dalam kedua hal tersebut menjadi sangat penting. Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader kesehatan dalam mengenali dan mengidentifikasi tingkat risiko diabetes. Untuk itu, kami mengadakan pendidikan dan pelatihan kader kesehatan terkait diabetes, faktor risiko dan upaya pencegahannya, serta simulasi skrining tingkat risiko diabetes menggunakan FINDRISC diabetes assessment tool. Tim juga melakukan mediasi baik dengan pihak Puskesmas maupun kleurahan di wilayah setempat. Kegiatan dijalankan di salah satu keluraran di Wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat dengan melibatkan 88 kader kesehatan. Kader berpartisipasi aktif selama kegiatan, mengajukan pertanyaan, berbagi pengalaman, dan berdiskusi terkait materi yang disampaikan. Berdasarkan hasil evaluasi, ditemukan adanya peningkatan skor pengetahuan sebesar 15% setelah pemberian materi (75% vs. 60%). Dari simulasi skrining tingkat risiko diabetes, peserta menyatakan bahwa pengisian formulir tidak terlalu sulit kecuali pada bagian pengisian indeks masa tubuh. Dari simulasi ini ditemukan juga bahwa setengah (50,72%) kader mengalami peningkatan risiko (peluang terkena diabetes sebesar 4%). Kegiatan pengabdian ini efektif meningkatkan pemahaman dan kemampuan kader dalam mengenal dan menilai tingkat risiko diabetes. Kegiatan serupa perlu secara berkala dijalankan untuk upgrading maupun tindak lanjut temuan terkait tingkat risiko diabetes pada kader.
PERANAN EDUKASI PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DAN PERCEPATAN TARGET VAKSINASI DI DESA BANJARAN, KABUPATEN BANDUNG TERHADAP KESADARAN PENCEGAHAN VIRUS COVID-19 Noviyanti, Atiek Rostika
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i4.38532

Abstract

Tingginya jumlah penderita virus Covid-19 di Indonesia, menandakan potensi penularan yang relatif mudah. Kurangnya pemahaman protokol kesehatan di masa pandemi dan rendahnya target vaksinasi diduga menjadi penyebab tingginya penyebaran virus Covid-19 di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Bandung, termasuk Kecamatan Banjaran, khususnya di Desa Banjaran. Hingga akhir tahun 2021 Pemerintah Jabar menargetkan capaian vaksinasi sebesar 70%, namun masih tercatat sebesar 60% untuk Desa Banjaran. Lansia adalah kelompok usia yang belum divaksinasi karena alasan penyakit sistemik, kehalalan vaksin dan efek samping pasca vaksinasi. Program KKN Tematik Kesehatan Masyarakat (PPM) yang diselenggarakan oleh UNPAD-UNICEF yang berlangsung pada tanggal 25 November-25 Desember 2021 melakukan edukasi penerapan protokol kesehatan 3M di SMPN 1 Banjaran dan percepatan sasaran vaksinasi di Desa Banjaran yang bertujuan untuk membantu perangkat desa dan petugas kesehatan Desa Banjaran untuk menekan penyebaran virus Covid-19. Kegiatan PPM dilaksanakan dengan metode hybrid, dengan tiga tahapan kegiatan yang terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap tindak lanjut. Berdasarkan hasil pos test, 77% dari 77 siswa memahami materi protokol kesehatan yang diberikan. Sementara percepatan kegiatan target vaksin tercatat meningkat menjadi sebanyak 36 orang di RW 06 dan sebanyak 67 orang di RW 07.
SOSIALISASI PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN ECO ENZIM BAGI MASYARAKAT DIWILAYAH PEDESAAN Vitaliati, Trisna
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v13i1.49916

Abstract

Melimpahnya limbah organik di Desa Jamintoro yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat desa dapat diolah menjadi larutan eco enzim dengan cara yang mudah dan biaya yang terjangkau bagi masyarakat. Eco enzim adalah larutan seribu manfaat hasil fermentasi sampah organik yang dicampur gula dan air dengan takaran tertentu yang nantinya akan menjadi cairan berwarna coklat beraroma buah. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk mendorong masyarakat Desa Jamintoro dalam mengurangi limbah organik dengan mengubahnya menjadi larutan eco enzim yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan rumah tangga. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini terdiri dari tiga tahapan kegiatan, yang pertama yaitu tahapan perencanaan pengelolaan limbah organik di Desa Jamintoro oleh KKN Kolaboratif kelompok 128, tahapan kedua yaitu koordinasi KKN Kolaboratif kelompok 128 dengan pihak Desa Jamintoro, dan tahapan terakhir ialah kegiatan sosialisasi pembuatan larutan eco enzim kepada masyarakat Desa Jamintoro. Kegiatan sosialisasi ini berlangsung dengan baik dan lancar serta didukung penuh oleh civitas akademika, aparat desa, dan masyarakat Desa Jamintoro.
PELATIHAN MEMBUAT POSTER BERTEMA COVID-19 BAGI MAHASISWA BILINGUAL SUNDA-INDONESIA FAKULTAS ILMU BUDAYA UNPAD Zein, Duddy; Wagiati, Wagiati; Darmayanti, Nani
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i4.48547

Abstract

Pertukaran dan perkembangan informasi seputar covid-19 di masa pandemi menjadi hal yang sangat penting, baik bagi kalangan akademisi, peneliti, praktisi, stakeholder, dan masyarakat umum. Mahasiswa yang merupakan bagian dari masyarakat adalah agen edukasi serta perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata dan warna pada masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh mahasiswa adalah dengan menjadi edukator seputar pandemi yang mumpuni, informatif, dan komunikatif. Hal tersebut, salah satunya, dapat dilakukan melalui edukasi berbasis poster. Kegiatan pelatihan dilakukan secara sistematis, dari kegiatan yang bersifat teoretis hingga praktis, yaitu dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, praktik, dan brainstorming. Peserta pelatihan adalah mahasiswa bilingual Sunda-Indonesia di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran. Pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan membuat poster yang komunikatif dan informatif seputar Covid-19 bagi mahasiswa bilingual Sunda-Indonesia di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran. 
PENERAPAN ZERO WASTE MELALUI PELATIHAN DAUR ULANG SAMPAH ANORGANIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECOBRICK Suhardi, Suhardi; Yessika, Al Mellita
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v13i1.49388

Abstract

Desa Benua Puhun merupakan desa yang terletak di sepanjang Pinggiran sungai Mahakam, adanya aktivitas diwilayah bantaran sungai oleh masyarakat setempat dapat memberikan pengaruh terhadap permasalahan lingkungan. Permasalahan lingkungan terkait sampah merupakan masalah yang krusial karena sangat berpengaruh terhadap berbagai sisi kehidupan manusia. Kurangnya edukasi mengenai pengelolaan dan pemanfaatan sampah oleh masyarakat tersebut menjadi penyebab adanya permasalahan lingkungan. Sampah anorganik menyumbang sekitar 25% dari sampah pemukiman yang dapat mencemari lingkungan, sampah anorganik berupa plastik sulit terdegradasi oleh lingkungan, sehingga dibutuhkan pengelolaan untuk mengelola sampah tersebut. Ecobrick merupakan suatu metode pengelolaan sampah dengan pendekatan prinsip 3R (reduce, reuse, dan recycle) dengan cara membentuk sampah plastik menjadi barang yang inovatif, kreatif dan berguna, sehingga dapat mengurangi jumlah sampah plastik yang dibuang langsung ke TPA. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memberikan sosialisasi, diskusi dan praktik secara langsung. Hasil dari kegiatan pemberian edukasi kepada masyarakat Desa Benua Puhun terkait zero waste life dengan pemanfaatan sampah plastik melalui metode ecobrick meningkatkan wawasan masyarakat terkait prinsip zero waste life, pengelolaan sampah plastik dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.Benua Puhun Village is a village located along the Mahakam River Subdistrict, where activities in the riverbank area by the local community can influence environmental problems. Environmental problems related to garbage are crucial issues because it has a profound effect on various aspects of human life. The lack of education regarding the management and use of garbage by the community is the cause of environmental problems. Inorganic waste accounts for about 25% of the residential waste that can pollute the environment, plastic inorganic waste is difficult to degradation by the environment, so management is required to manage the waste. Ecobrick is a 3R (reduce, reuse, and recycle) method of making plastic waste into innovative, creative and useful items, thus reducing the amount of plastic waste that is dumped directly into the landfill. Activities are carried out by providing socialization, discussion, and practice directly. The results of educational activities to the people of Benua Puhun Village related to zero waste life by using plastic waste through the ecobrick method increased people's insight regarding the principle of zero waste life, plastic waste management and concern for the surrounding environment. 
PEKARANGAN SAYURAN HIDROPONIK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DESA TLOGOAGUNG KECAMATAN KEDUNGADEM KABUPATEN BOJONEGORO Rohmah, Roihatur; Muhajir, Moh.; Faizin, Khoirul; Azizirrohim, Ahmad; Mauluddin, Rizqi Nanda
Dharmakarya Vol 12, No 3 (2023): September, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i3.42986

Abstract

Desa Tlogoagung merupakan desa yang terletak di kabupaten Bojonegoro tepatnya di Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro. Keadaan pemukiman desa Tlogoagung memiliki jarak rumah antar rumah yang tidak padat, sehingga pekarangan rumah warga Tlogoagung luas. Pekarangan-pekarangan tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal. Untuk memanfaatkan pekarangan, maka dilakukan pelatihan penanaman dengan metode hidroponik sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa Tlogoagung Kedungadem Bojonegoro. Pelatihan dilakukan pada 15 agustus 2022 di balaidesa Tlogoagung Kedungadem Bojonegoro dengan peserta pelatihan yaitu perwakilan warga desa Tlogoagung. Sistem hidroponik yang dipraktikkan dalam pelatihan yaitu menggunakan sistem hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) dengan bibit tanaman kangkung yang telah disemai di media rockwool. Dari hasil pelatihan, diketahui bahwa persentase warga desa Tlogoagung yang berminat melakukan penanaman dengan cara hidroponik yaitu 77% dan hasil monitoring diketahui telah ada warga desa Tlogoagung yang menanam tanaman secara hidroponik di pekarangan rumah.
PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA KULINER KELURAHAN DAMAI BALIKPAPAN Kirsan, Aidil Saputra
Dharmakarya Vol 12, No 3 (2023): September, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i3.40845

Abstract

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) merupakan salah satu kebijakan dari pemerintah untuk mengurangi laju dari penyebaran virus Covid-19, dimana mengakibatkan seluruh aktivitas masyarakat dibatasi agar tidak memicu keramaian dalam suatu tempat. Hal ini menyebabkan kurangnya pengunjung yang datang ke tempat persinggahan angkot salah satunya yang terletak pada RT.15, Kelurahan Damai, Balikpapan Kota. Terdapat fasilitas umum pada tempat persinggahan angkot, yaitu halte angkot. Namun, kondisi dari fasilitas umum di sana kurang terawat dan tertata dengan baik. Selain itu, menu yang dijual pada setiap pedagang yang ada disana cenderung sama antara satu dengan lainnya. Hal ini menyebabkan kurangnya minat pengunjung untuk datang sehingga terjadi penurunan perekonomian di lokasi tersebut. Solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan Pengembangan Wisata Kuliner Kelurahan Damai Balikpapan. Metode pelaksanaan dari solusi tersebut adalah melakukan revitalisasi pada halte angkot agar kenyamanan pengguna dan diadakannya diversifikasi berupa sosialisasi dan pelatihan tentang inovasi kuliner bagi para pedagang sehingga dapat menambah wawasan mengenai berbagai macam kuliner yang unik dan ide jualan baru. Adapun hasil yang dicapai dari adanya kegiatan KKN di RT 15, Kelurahan Damai, Balikpapan Kota adalah tumbuhnya rasa nyaman oleh masyarakat umum dalam menggunakan halte angkot dan meningkatnya pengetahuan tentang berbagai inovasi kuliner sehingga dapat menciptakan usaha baru dan meningkatkan perekonomian di tengah Pandemi Covid-19
COMMUNITY HEALTH ACTION MODEL KOLABORASI ANTARA KEPOLISIAN, MASYARAKAT, DAN SISWA SEKOLAH MENENGAH UNTUK MENINGKATKAN PERAN MASYARAKAT TERKAIT PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN DI PANGANDARAN Nurhamsyah, Donny
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v13i2.46201

Abstract

Kecelakaan lalu lintas banyak terjadi karena kelalaian pengemudi baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. Beberapa faktor yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas antara lain mengantuk saat mengemudi, kekurang hati-hatian, dibawah tekanan orang lain, terpengaruh obat-obatan dan lain-lain. Pangandaran merupakan salah satu wilayah yang memiliki rasio kecelakaan tertinggi, menurut data telah terjadi 397 kecelakaan per Juli 2021 menurut BPS tahun 2021, namun masih sangat sedikit masyarakat kurang memahami kesadaran dirinya terhadap keselamatan bermotor dan pemahaman tentang pertolongan pertama pada kecelakaan. Sehubungan dengan hal ini, program pengabdian masyarakat dengan mengangkat topik pertolongan pertama pada kecelakaan kendaraan bermotor di Desa Cintaratu dan Desa Madasari Kabupaten Pangandaran perlu dilakukan. Populasi program ini adalah masyarakat yang tinggal pada 2 kecamatan di Kabupaten Pangandaran yaitu Kecamatan Parigi dan Kecamatan Cijulang. Sampel pengabdian pada masyarakat ini adalah masyarakat Desa Cintaratu dan Desa Madasari. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan Community Health Action model, dimana model ini mampu meningkatkan partisipasi masyarakat karena pelaksanaannya melibatkan penilaian, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dari masyarakat sendiri. Terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan, antara lain: survei pemahaman masyarakat mengenai nomor panggilan darurat, pembentukkan kader keselamatan berkendara, pemasangan banner keselamatan, dan acara puncak berkolaborasi dengan Dosen Keperawatan dan Polres Kabupaten Pangandaran. Program pendidikan kesehatan menggunakan community health action model ini mengambarkan hubungan antara pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Program pengabdian pada masyarakat ini sejalan dengan surat edaran Bupati Pangandaran Nomor: 330/1010/SETDA/2022 tentang Penertiban Lalu Lintas Berkendara dan Penggunaan Helm Standar Nasional Indonesia di Kabupaten Pangandaran.
PEMANFAATAN BAHAN BAKU TANAMAN SEBAGAI KOSMETIK HERBAL PADA SISWA SMK PASUNDAN RANCAEKEK Aulifa, Diah Lia
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i4.43293

Abstract

Ashitaba atau yang dikenal dengan Angelica keiskei merupakan tanaman yang digunakan pada penelitian kami. Tanaman ini merupakan tanaman herbal berasal dari Jepang yang memiliki banyak khasiat sebagai obat-obatan tradisional. Daun ashitaba sekarang ini sudah dibudidayakan di Indonesia bahkan bisa tumbuh dan berkembang subur di daerah  dataran tinggi dan berhawa sejuk. Ashitaba diketahui sangat berpotensi karena mengandung banyak senyawa-senyawa aktif seperti kalkon dan Fenol yang memiliki aktivitas menghambat enzim tyrosinase dan antioksidan sehingga dapat digunakan sebagai pencerah. Selain itu, ashitaba juga diketahui memiliki manfaat untuk kosmetik, khususnya untuk kesehatan kulit. Lemon diketahui memiliki bau spesifik berasal dari senyawa atsiri dan fenol. Ekstrak lemon memiliki aktivitas antijerawat. Sehingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai pemanfaatan kombinasi lemon dan ashitaba sebagai bahan baku sediaan kosmetik menjadi penting guna memanfaatkan potensi tanaman yang ada di Indonesia.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024 Vol 13, No 3 (2024): September : 2024 Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024 Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024 Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023 Vol 12, No 3 (2023): September, 2023 Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023 Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023 Vol 11, No 4 (2022): Desember, 2022 Vol 11, No 3 (2022): September, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022 Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022 Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021 Vol 10, No 3 (2021): September, 2021 Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021 Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021 Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020 Vol 9, No 3 (2020): September, 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): Desember Vol 7, No 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018): Juni Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): DHARMAKARYA Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya More Issue