cover
Contact Name
Nego Linuhung
Contact Email
aksioma.ummetro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aksioma.ummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 20898703     EISSN : 24425419     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and Islāmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Arjuna Subject : -
Articles 1,528 Documents
MATHEMATICS TEACHERS’ ANXIETY IN TEACHING AND LEARNING PROCESS: A LITERATURE REVIEW Freddy Prasetyo; Suhendra Suhendra; Turmudi Turmudi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.112 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.6660

Abstract

Over the last few decades, many studies have placed attention on math anxiety in students, but math teachers can also experience anxiety that requires the attention. Math teachers can experience the anxiety in the form of math anxiety and math teaching anxiety, which can affect the learning process of mathematics. The purpose of this study is to identify the factors that cause math anxiety and math teaching anxiety in teachers. The method used in this research is Systematic Literature Review (SLR) with a survey-based descriptive approach through analysis the articles that fulfilled the inclution criteria, namely (1) published during the last ten years (2013-2022), (2) written in Indonesian or English, (3) indexed by Scopus or Sinta, which are browsed on the Google Scholar, ERIC, and Garuda database using the keywords “teachers’ math anxiety" and “teacher’s math teaching anxiety”. The results showed that mathematics teachers who experience mathematics anxiety in the form of feelings of worry and discomfort when thinking or doing something related to mathematics, this is caused by a low level of mathematics knowledge and self-confidence, while mathematics teaching anxiety causes worry and feeling uncomfortable when going to or teaching mathematics, this is caused by several factors such as experiencing mathematics anxiety, low mastery of learning technology, low levels of self-confidence, and unsupportive learning infrastructure.
PROBLEM SOLVING MENGGUNAKAN MATH LADDER TERHADAP PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Echa Alda Melinia; Indah Widyaningrum; Widiawati Widiawati; Chika Rahayu
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.642 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.5840

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada Permasalahan yang ditemui dalam pembelajaran matematika dimana siswa merasa kesulitan memecahkan masalah matematika yang disebabkan oleh kegiatan pembelajaran matematika yang monoton. Hal ini berdampak pada rendahnya pemahaman materi matematika, Sehingga dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetauhi pengaruh model pembelajaran problem solving dengan menggunakan alat peraga math ladder terhadap pemecahan masalah matematika siswa pada materi turunan kelas XI SMK Muhammadiyah Pagar Alam Tahun Pelajaran 2021/2022. Metode yang dgunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang digolongkan kedalam jenis desain rancangan penelitian pretest-posttest control group design. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumen dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pemecahan masalah matematika siswa untuk kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran problem solving dan berbantuan alat peraga math ladder dikategorikan tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang pembelajaran secara konvensional, hal ini dilihat dari hasil perhitungan tiap indikator pemecahan masalah matematika yang berpedoman pada indikator polya dengan nilai rata-rata persentase kelas ekperimen sebesar 84,35% dan kelas kontrol 62,53%. Dengan demikian, dapat disimpulkan penggunaan model pembelajaran Problem Solving berbantuan alat peraga Math Ladder dapat meningkatkan pemecahan masalah matematika siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran NHT Berbantu LKPD Berbasis Hots Terhadap Hasil Belajar Ditinjau Dari Aktivitas Belajar Sri Sutarni; Dina Maulita
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.482 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.6402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) berbantu LKPD berbasis HOTS terhadap hasil belajar siswa, dan pengaruh aktivitas belajar terhadap hasil belajar siswa, serta interaksi antara model pembelajaran NHT berbantu LKPD berbasis HOTS dan aktivitas belajar siswa terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan posttest only control design yang merupakan penelitian eksperimen. Teknik Random Sampling digunakan untuk menentukan sampel. Sampel ditetapkan sebanyak 64 siswa yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Perolehan data dianalisis menggunakan uji anova dua jalur. Hasil penelitian dikemukakan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran NHT berbantu LKPD berbasis HOTS dengan hasil belajar siswa SMPN 2 Kartasura, kemudian  terdapat pengaruh aktivitas belajar tinggi, aktivitas belajar sedang, dan aktivitas belajar rendah terhadap hasil belajar matematika siswa dan tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran NHT berbantu LKPD berbasis HOTS dengan aktivitas belajar terhadap hasil belajar matematika siswa.
PENERAPAN TPACK DAN MODEL CPS DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Mitra Pramita; Nuruddin Wiranda
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.961 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.7181

Abstract

Pemecahan masalah dan berpikir tingkat tinggi sangat penting dan berguna dalam kehidupan. Penggunaan model pembelajaran yang tepat, kemampuan ini akan dapat ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan cara menerapkan Technological Pedagogical Content Knowledge(TPACK) pada model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS). Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg & Gall menggunakan sampel penelitian siswa kelas VIII SMP di Banjarmasin yang berjumlah 30 siswa. Kriteria uji validitas produk pembelajaran CPS, uji kepraktisanproduk menggunakan angket survei, dan tes keterampilan pemecahan masalah matematis pada materi aljabar merupakan alat ukur dalam penelitin ini. Berdasarkan uji validitas, produk yang dikembangkan termasuk dalam kategori valid (skor rata-rata sebesar 81,2). Kepraktisan produk memperoleh skor rata-rata sebesar 85,7. Persentase keefektifan produk sebesar 88%. Efek potensial dari produk yang dikembangkan termasuk dalam kategori tinggi dengan N-Gain sebesar 0,80, yang berarti adanya peningkatan kemampuan siswa dalam pemecahan masalah materi aljabar.Problem solving and higher order thinking are very important and useful in life. Using the right learning model, this ability will be improved. This study aims to improve students' problem-solving skills by applying Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) to the Creative Problem Solving (CPS) learning model. This study used the Borg & Gall development model using a sample of 30 grade VIII students of a junior high school in Banjarmasin. Criteria for testing the validity of CPS learning products, practicality testing of products using survey questionnaires, and tests of mathematical problem solving skills in algebraic material are the measuring tools in this study. Based on the validity test, the products developed are included in the valid category (with an average score of 81.2). Product practicality gets an average score of 85.7. The percentage of product effectiveness is 88%. The potential effect of the product being developed is included in the high category with an N-Gain of 0.80, which means there is an increase in students' ability to solve algebra material problems.
Pendekatan Saintifik dengan Berbasis Discovery Learning untuk Mendukung Kemampuan Communication, Critical Thinking, dan Pemecahan masalah Aprilina Dwi Astuti; Wana Herdiyana; Jailani Jailani
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.493 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.6766

Abstract

AbstrakMatematika menjadi salah satu ilmu yang memiliki peranan berguna dalam kehidupan sehari-hari, namun dianggap sulit oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi  peserta didik dan mendukung keterampilan abad 21 yaitu Communication, Critical Thingking, dan Pemecahan masalah. Jenis penelitian ini ialah penelitian eksperimen semu. Desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest. Penelitian ini dilakukan di SMP Kanisius Pakem Yogyakarta semester genap pada materi bangun datar dengan sampel sebanyak 15 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah instrumen tes dan non tes. Instrumen tes yang digunakan adalah tes critical thingking dan pemecahan masalah berupa pretest dan posttest sedangkan non-tes yang digunakan adalah angket communication.  Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran matematika menggunakan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan kemampuan communication, critical thinking dan pemecahan masalah peserta didik. Kata kunci: Communication; Critical Thingking; Discovery Learning; Pemecahan masalah; Saintifik AbstractMathematics is one of the sciences that has an important role in everyday life, but is considered difficult by students.This research aims to improve student competence and support 21st century skills such as Communication, Critical Thingking, and Problem Solving. This type of research is a quasi-experimental research. The research design used was One Group Pretest-Posttest. This research was carried out in class VIII of SMP Kanisius Pakem Yogyakarta even semester on flat building material with a total sample of 15 students. The instruments used in this study were in the form of test and non-test instruments. The test instruments used are critical thingking tests and problem solving in the form of pretest and posttest while the non-tests used are communication questionnaires.  The results showed that mathematics learning using a scientific approach with a discovery learning learning model can improve students' communication, critical thinking and problem solving skills.Keywords: Communication; Critical Thingking; Discovery Learning; Problem Solving; Scientific
DEVELOPMENT OF TEACHING MATERIALS INTEGRATED MATHEMATIC REASONING ABILITY WITH RELIGIOUS VALUES OF MADRASAH ALIYAH STUDENTS Cecep Anwar; Hamdan Sugilar; Ujang Dedih; Rohmat Mulyana Sapdi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.868 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.7371

Abstract

The limited integrated mathematics teaching materials focusing on discussing reasoning are one in learning mathematics problems, especially in preparation for integrated mathematics Olympiads. This study aimed to develop teaching materials for mathematical reasoning abilities integrated with religious values and students' attitudes towards mathematics integrating religious values. This research method is the ADDIE model development research method. At the implementation stage, the teaching materials were tested on research samples from MAN in the Regency and City of Sukabumi, with 76 students as research subjects. The sampling technique was purposive sampling—implemented through the Schoology application. The study results are as follows: teaching materials in integrated mathematical materials and questions to improve critical, creative, and adaptive reasoning skills towards religious values have good results and need to be developed more broadly than various materials with the separate presentation of mathematical material, teaching materials can improve critical, creative, and adaptive reasoning abilities with good results with an average score using module 60 and without module 52 with a maximum score of 100. Students' attitudes towards learning this integration method are in a suitable category. Integrated mathematics learning provides new experiences for students because learning mathematics is accompanied by learning to understand the contents of the Qur'an verses.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL Aat Juatiningsih Lestari Utami; Yaya Sukjaya Kusumah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.356 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.6985

Abstract

Masih banyak ditemukan peserta didik yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematis pada materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV). Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik pada jenjang SMP kelas VIII. subjek penelitian dipilih peserta didik kelas VIII pada satu SMP di kabupaten Subang sebanyak 30 Peserta didik. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data yaitu berbentuk soal uraian sebanyak tiga soal kemudian di analisis dan di deskripsikan sesuai dengan kemampuannya utnuk pengkategorian peserta didik (kategori sedang, rendah, dan tinggi).  Data hasil penelitian selanjutnya dianalisis menggunakan uji rata-rata dan standar deviasi. Hasil penelitian diperoleh 4 peserta didik berada di kategori tinggi dengan persentase 13,34%, 19 peserta didik pada kategori sedang dengan persentase 63,33%, dan 7 peserta didik pada kategori rendah dengan persentase 23,33%. Sehingga, diperoleh kesimpulan mayoritas peserta didik memiliki kemampuan pemahaman konsep matematis yang sedang sehingga belum memenuhi indikator kemampuan pemahaman konsep matematis. There are still many students who have difficulty understanding mathematical concepts in linear equation in two variables (LETV). Therefore, this study aims to describe the ability to understand mathematical concepts of students at the junior high school level of class VIII. The research subjects were selected by class VIII students at one junior high school in Subang district as many as 30 students. This research method uses descriptive qualitative. The data collection technique was in the form of a description of five questions, then analyzed and described according to their ability to categorize students (medium, low and high categories). The research data were then analyzed using the mean and standard deviation test. The results showed that 4 students were in the high category with a percentage of 13.34%, 19 students were in the medium category with a percentage of 63.33%, and 7 students were in the low category with a percentage of 23.33%. So, the conclusion is the majority of students have moderate ability to understand mathematical concepts so they do not meet the indicators of ability to understand mathematical concepts.
THE DEVELOPMENT GEMATIKA AS A WEBSITE-BASED MATHEMATICS LEARNING MEDIA ON COMPARISON MATERIALS Firdayana Makmur; Sri Andayani; Vevi Arini Azizatus Sufaidah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.338 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.6233

Abstract

Technology-based learning media in the learning process must be applied in today's digital era. GEMATIKA as website-based mathematics learning media was developed to support students' mathematics learning, especially Comparative material. This study aims to determine the process of developing learning media based on the GEMATIKA website that meets valid and practical criteria. This type of research is development research using the ADDIE development model. Data was collected using material and media expert validation sheets and student response questionnaires to the GEMATIKA website learning media. The subjects of this study consisted of 28 students from class VII. The results showed that the results of media validation by material experts and media experts were 4.13 and 4.29. The average percentage of student response questionnaire results is 80.82%. It means that students respond positively after using the GEMATIKA learning media. The positive responses indicate that students support, feel happy, and are interested in using the GEMATIKA website learning media in the mathematics learning process at home or in class. Based on the results of the validation sheet and student response questionnaires, it can be concluded that the GEMATIKA website learning media meets the valid and practical criteria
RUMAH ADAT KAMPUNG NAGA DITINJAU DARI PERSPEKTIF ETNOMATEMATIKA Eva Mulyani; Mega Nur Prabawati
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.978 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.6604

Abstract

AbstrakWisata budaya, seperti yang menampilkan Rumah Adat Kampung Naga, berpusat pada kajian dan apresiasi terhadap berbagai aspek infrastruktur dan nonstruktural budaya lokal. Melihat lebih dalam, menjadi jelas bahwa dalam pembangunan rumah adat Kampung Naga ada unsur-unsur budaya yang memiliki hubungan dengan matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) Etnomatematika yang terdapat dalam proses pembangunan rumah adat masyarakat Kampung Naga Kabupaten Tasikmalaya dan (2) Konsep matematis yang terdapat dalam proses pembangunan rumah adat masyarakat Kampung Naga Kabupaten Tasikmalaya. Studi ini adalah contoh dari berbagai penelitian kualitatif,dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Berdasarkan data yang terkumpul, dapat ditarik kesimpulan tentang proses pembangunan rumah adat sunda pada masyarakat Kampung Naga di Kabupaten Tasikmalaya: (1) Etnomatematika yang ditemukan dalam pembangunan rumah adat masyarakat Kampung Naga diantaranya: perhitungan naktu/weton untuk menentukan hari baik dalam mempersiapkan proses pembangunan rumah hingga menempati rumah baru, penentuan luas rumah, penentuan arah hadap rumah dan tempat menyimpan kebutuhan pokok (goah), penentuan waktu mendirikan rumah (nangtungkeun bumi), penentuan jumlah kaso/usuk, penentuan jumlah penyangga lantai bambu (sarang). dan (2) Konsep matematis yang ditemukan dalam pembangunan rumah adat masyarakat Kampung Naga Kabupaten Tasikmalaya diantaranya: penggunaan penjumlahan, pembagian, dan modulo 3 untuk menentukan hari baik dimulainya persiapan proses pembangunan hingga menempati rumah baru melalui perhitungan naktu/weton; perkalian untuk menentukan jumlah kaso/usuk, dan barisan aritmatika untuk menentukan luas rumah, menentukan waktu mendirikan rumah (nangtungkeun bumi), menentukan jumlah kaso/usuk, dan menentukan jumlah penyangga lantai bamboo (sarang).Kata kunci: etnomatematika, kampung naga kabupaten tasikmalaya, rumah adatAbstractCultural tourism, such as the one featuring the Kampung Naga Traditional House, is centered on the study and appreciation of various infrastructural and non-structural aspects of local culture. Looking deeper, it becomes clear that in the construction of the Kampung Naga traditional house there are cultural elements that have a relationship with mathematics. The aims of this research are to describe: (1) Ethnomatematics involved in the process of building traditional houses for the Kampung Naga community in Tasikmalaya Regency and (2) Mathematical concepts involved in the process of building traditional houses for the Kampung Naga community in Tasikmalaya Regency. This study is an example of a variety of qualitative research, with an ethnographic approach. Data collection techniques through interviews and observation. Based on the data collected, conclusions can be drawn about the process of building Sundanese traditional houses in the Kampung Naga community in Tasikmalaya Regency: (1) The ethnomathematics found in the construction of traditional houses in the Kampung Naga community includes: naktu/weton calculations to determine auspicious days in preparing for the house construction process to occupying a new house, determining the area of the house, determining the direction towards the house and a place to store basic necessities (goah), determining when to build the house (nangtungkeun bumi), determining the number of rafters/usuks, determining the number of bamboo floor supports (sarang). and (2) The mathematical concepts found in the construction of the traditional house of the Kampung Naga community in Tasikmalaya Regency include: the use of addition, division, and modulo 3 to determine the auspicious day of starting the preparation for the construction process until occupying a new house through the naktu/weton calculation; multiplication to determine the number of rafters/usuks, and arithmetic sequences to determine the area of the house, determine the time to build the house (nangtungkeun bumi), determine the number of rafters/usuks, and determine the number of bamboo floor supports (sarang). Keywords: ethnomathematics, kampung naga tasikmalaya regency, traditional houses.
PROFIL REPRESENTASI MATEMATIS CALON GURU MATEMATIKA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Rahmad Bustanul Anwar
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.665 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.5120

Abstract

Kemampuan representasi matematis merupakan salah satu aspek penting yang harus dikuasai oleh calon guru matematika. Hal ini sangat penting karena calon guru matematika akan mengajarkan bagaimana penggunaan berbagai representasi dalam pemecahan masalah matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis representasi matematis yang dibentuk oleh calon guru matematika selama pemecahan masalah matematis. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa calon guru matematika yang berjumlah 30. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan sebuah masalah kepada calon guru matematika dalam bentuk word problem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis representasi matematis yaitu representasi verbal, skematik campuran, dan simbolik. Berdasar jenis representasi yang dipilih oleh calon guru matematika dapat membantu dalam pemecahan masalah matematis dengan baik.