cover
Contact Name
Nego Linuhung
Contact Email
aksioma.ummetro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aksioma.ummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 20898703     EISSN : 24425419     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and Islāmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Arjuna Subject : -
Articles 1,528 Documents
PENERAPAN METODE BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN SELF-EFFICACY DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA Nicky Dwi Puspaningtyas; Putri Sukma Dewi; Sugama Maskar
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.282 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4144

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode bimbingan kelompok dalam meningkatkan self-efficacy dan hasil belajar siswa. Subjek pada penelitian ini adalah 38 siswa SMP Negeri 2 Pesawaran di Provinsi Lampung yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes dan non tes. Instrumen tes digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa, sedangkan instrumen nontes digunakan untuk mengukur self-efficacy siswa. Instrumen tes mencakup materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) yang merupakan materi siswa SMP kelas VIII. Disisi lain, angket sebagai instrumen non tes disusun berdasarkan indikator yang merujuk pada Teori Brown. Sebelum digunakan dalam penelitian, kedua instrumen ini sudah diuji validitas dan reliabilitasnya sehingga layak untuk diberikan pada subjek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bimbingan kelompok dapat meningkatkan self-efficacy siswa. Peningkatan ini diperkuat dengan hasil uji perbandingan dua rata-rata yang menyatakan bahwa terjadinya peningkatan signifikan dari self-efficacy siswa. Selain itu, uji statistik juga memperlihatkan peningkatan yang signifikan dari hasil belajar siswa setelah mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan metode bimbingan kelompok. Kata kunci: bimbingan kelompok, matematika, self-efficacy. AbstractThis study aims to determine the application of group guidance methods in increasing self-efficacy and student learning outcomes. The subjects in this study were 38 junior high school students of SMP Negeri 2 Pesawaran, in Lampung Province who were selected using purposive sampling technique. The research instrument used in the form of tests and non-tests. The test instrument is used to measure student learning outcomes, while the non-test instrument is used to measure student self-efficacy. The test instrument includes material on the Two Variable Linear Equation System (SPLDV) which is material for VIII grade junior high school students. On the other hand, the questionnaire as a non-test instrument is prepared based on indicators that refer to Brown's Theory. Before being used in research, these two instruments have been tested for validity and reliability so that they are feasible to be given to research subjects. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that the application of the group guidance method can increase students' self-efficacy. This increase is also reinforced by the results of comparatin test of two averages which state that there is a significant increase in student self-efficacy. In addition, statistical tests also showed a significant increase in student learning outcomes after receiving learning using the group guidance method. Keywords: group guidance, mathematics, self-efficacy.
PENGARUH PERAN ORANG TUA TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA Maria Goretty Diciloam Bantas; Yasinta Yenita Dhiki; Stefanus Notan Tupen
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.142 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4335

Abstract

Abstrak Tujuan Penelitian ini adalah untuk melihat peran serta dari orang tua dalam meningkatkan minat belajar anak untuk mata pelajaran matematika yang berpengaruh terhadap hasil belajar matematika anak setelah masa pandemic berakhir. Penelitian yang digunakan merupakan deskriptif kualitatif, yang menjadi subjek dlaam penelitian ini adalah peserta didik/I SMP yang bertempat tinggal di wilayah RT. 003, RW. 003 Kelurahan Tetandara Kabupaten Ende dengan jumlah 17 orang yang terdiri dari 9 peserta didik dan 8 siswi dengan sekolah yang berbeda dan orang tua yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan peran yang diberikan orang tua dalam proses pembelajaran matematika berupa memberikan bimbingan dan arahan, memberikan nasihat, mengawasi proses belajar, dan memenuhi fasilitas anak sebagai peserta didik dapat menumbuhkan minat anak yang dlihat dari perasaan senang, perhatian, ketertarikan dan keterlibatan anak dalam proses pembelajaran matematika yang dilaksanakan secara online. Kata kunci: Pembelajaran matematika; peran orang tua; minat belajar. Abstract The purpose of this study was to see the role of parents in increasing children's interest in learning mathematics which affects children's mathematics learning outcomes after the pandemic period ended. The research used is descriptive qualitative, the subjects of this research are junior high school students who live in the RT area. 003, RW. 003 Tetandara Village, Ende Regency with a total of 17 people consisting of 9 students and 8 students from different schools and different parents. The results showed that the role given by parents in the mathematics learning process in the form of providing guidance and direction, providing advice, supervising the learning process, and fulfilling children's facilities as students can foster children's interest which can be seen from feelings of pleasure, attention, interest and involvement of children in the process. mathematics learning carried out online. Keywords: Learning mathematics; role of parents; interest in learning.
TEORI BEBAN KOGNITIF: PETA KOGNITIF DALAM PEMECAHAN MASALAH PADA MATEMATIKA SEKOLAH Barep Yohanes; Feby Indriana Yusuf
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.906 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4033

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan Beban Kognitif dalam Pemecahan Masalah melalui peta kognitif pada mahasiswa. Penelitian dilakukan dengan memberikan permasalahan matematika kepada mahasiswa dan kemudian hasil kerja dianalisis berdasarkan pengetahuan, masalah, prosedur, dan konsep (peta kognitif) dalam pemecahan masalah berdasarkan beban kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam peta kognitif mahasiswa dalam pemecahan masalah dapat terlihat adanya beban kognitif yang muncul. Peta kognitif yang interkoneksi antara pengetahuan, masalah, prosedur, dan konsep memiliki beban kognitif baik itu beban kognitif intrinsic maupun germane. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa  Pemecahan Masalah selalu melibatkan kemampuan kognitif (Beban Kognitif) yang dapat ditelusuri atau dilihat dari peta kognitif peserta didik. Didalam peta kognitif terdapat beban kognitif yang mengarah untuk dapat memecahkan masalah.
PERSEPSI GURU MATEMATIKA TERHADAP PEMBELAJARAN DALAM JARINGAN (DARING) Rizka Juni Anisa; Padrul Jana; Marsiyam Marsiyam
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2720.397 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.3707

Abstract

Abstrak Selama pandemi wabah Covid-19, guru melakukan pembelajaran secara daring. Pembelajaran daring menjadi pilihan utama karena adanya pandemi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru terhadap pembelajaran daring pada mata pelajaran matematika. Persepsi guru yang digali meliputi aspek materi ajar, interaksi belajar, dan lingkungan belajar matematika dalam pembelajaran daring. Jenis penelitian ini termasuk dalam kategori kualitatif deskriptif. Pengambilan data penelitian menggunakan angket Google Form dan wawancara. Data diperoleh dari guru matematika tingkat SMP dan SMA sederajat di Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 30 responden. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Selanjutnya dilakukan keabsahan data untuk mengecek data yang didapatkan dari angket dengan data wawancara menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek materi ajar persepsi guru dalam kategori baik. Hal ini di dukung oleh pendapat guru bahwa dalam menyampaikan materi guru sebelumnya sudah merancang materi tersebut. Tentunya disesuaikan dengan kompetensi dasar agar materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan mudah untuk dipahami oleh siswanya. Pada aspek interaksi belajar menurut persepsi guru matematika itu dalam kategori  kurang. Hal ini karena tidak semua siswa menjadi aktif ketika pembelajaran daring berlangsung. Sedangkan pada aspek lingkungan belajar guru memiliki persepsi kurang. Hal ini juga di dukung oleh pendapat guru bahwa lingkungan belajar selama pembelajaran daring lebih susah dikondisikan karena tidak bertatap muka secara langsung, sehingga guru susah untuk memantau siswanya. Kata kunci: Matematika; Pembelajaran Daring; Persepsi Guru. Abstract During the Covid-19 pandemic, teachers conducted online distance learning. Online learning the main choice because of this pandemic. This study aims to describe the teacher's perceptions of learning online on mathematics. Teacher perceptions that are explored include aspects of teaching materials, learning interactions, and the mathematics learning environment in online learning. This type of research is included in the descriptive qualitative category. Retrieval of research data using a questionnaire Google Form and interviews. Data obtained from mathematics teachers at the junior and senior high school levels in the Special Region of Yogyakarta as many as 30 respondents. The data analysis technique used was data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Furthermore, the validity of the data was carried out to check the data obtained from the questionnaire with interview data using triangulation. The results showed that in the aspect of teaching material, the teacher's perception was in a good category. This is supported by the teacher's opinion that in delivering the material, the teacher had previously designed the material. Of course, it is adjusted to essential competencies so that the material provided is following the needs and is easy for students to understand. In the aspect of learning interaction, according to the mathematics teacher's perception, it is in a low category. This is because not all students become active when online learning takes place. Meanwhile, in the aspect of the learning environment, teachers have fewer perceptions. This is also supported by the teacher's opinion that the learning environment during online learning is more difficult to the condition because it does not meet face to face so that it is difficult for teachers to monitor their students.Keywords: Mathematics; Online Learning; Teacher Perception.
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Mila Karmila Sidik; Luthfi Rumbia
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.136 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4250

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan modul pembelajaran matematika dengan pendekatan saintifik untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang valid, praktis dan efektif. Dalam penelitian pengembangan ini mengacu pada model pengembangan ADDIE. Pengembangan dilakukan melalui analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan Kevalidan berdasarkan validasi materi, desain dan Bahasa. Diperoleh nilai validasi materi yaitu 96, nilai validasi desain yaitu 100 dan nilai validasi Bahasa yaitu 96. Sehingga modul pembelajaran matematika adalah “sangat valid” dan sudah layak digunakan. Kepraktisan dinilai oleh guru matematika dan siswa kelas V MIS Al-Hilaal Laimu Kecamatan Tehoru. Diperoleh skor penilaian guru yaitu 96 dan penilaian siswa yaitu 70. Sehingga untuk kepraktisan modul pembelajaran matematika adalah “sangat praktis” dan sudah layak digunakan. Keefektifan dilihat dari meningkatnya hasil kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang berada pada kategori sedang dan tinggi sehingga keefektifan modul pembelajaran matematika yang telah dibuat “sangat efektif”. Disimpulkan ketiga indikator yaitu kevalidan, kepraktisan dan keefektifan pada modul pembelajaran matematika memiliki kelayakan baik dan dapat digunakan dalam pembelajaran.
MEMAHAMI BAGAIMANA SISWA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN MEMECAHKAN MASALAH MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR Khoerul Umam; Dedi Hidayat; Supandi Supandi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.654 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4226

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika dipengaruhi oleh kemampuan siswa dalam mematematisasi masalah. Dalam memahami bagaimana proses itu terjadi dapat dieksplorasi, salah satu cara mengeksplorasi kemampuan pemecahan masalah matematika dapat menggunakan materi sistem persamaan linear. Materi ini memungkinkan siswa untuk mengembangkan pengetahuan matematika melalui pemecahan masalah. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif kualitatif guna untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah pada siswa dalam materi persamaan linier ditinjau dari kamampuan matematis. Instrumen penelitian ini menggunakan materi system persamaan linear yang mengharuskan siswa mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematisnya. Data penelitian divalidasi dengan menggunakan triangulasi waktu dan sumber agar didapatkan data penelitian yang reliabel dan valid. Analisis data menggunakan analisis deskriptif berdasarkan indikator pada kemampuan pemecahan masalah. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa telah memahami urutan dalam langkah-langkah memecahkan masalah pada persoalan system persamaan linear dua variabel.  Perbedaan mendasar dapat dilihat ketika siswa perempuan lebih mendetailkan seluruh informasi yang didapatkan sedangkan siswa laki-laki cenderung menghabiskan waktu untuk membaca masalah tetapi tidak mendetailkan informasi yang didapatkan. Kecenderungan yang berbeda bagaimana siswa perempuan dan laki-laki mengawali proses pemecahan masalah matematika dapat membantu guru untuk tahapan dan langkah apa yang diperlukan dalam mengembangkan kualitas pembelajaran matematika yang lebih berkelanjutan.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA MATERI MATRIKS UNTUK PESERTA DIDIK KELAS XI SMA Yerizon Yerizon; Lialy Sarti
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.139 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4193

Abstract

The purpose of this research is to develop student worksheets on the matrix that is valid and practical using the discovery learning model. This is because the student worksheets used in the learning process are still not able to facilitate students to be actively involved in discovering a concept or principle to construct their knowledge. The type of this research is Research and Development (R&D). This research used the Plomp model which consists of three phases, namely preliminary research, development or prototyping phase, and assessment phase. The research data were collected by using a questionnaire, interview, and observation. The data from the questionnaire were analyzed by using descriptive techniques, while the data from observations and interviews were analyzed by using descriptive statis-tics. The results of this research are (1) the student worksheets developed has a very valid category with a validity value of 82.78%, (2) the student worksheets can be used easily by students in the learning process with a practicality value of 88.47% with very practical category. Based on the research results, it can be concluded that the developed student worksheets can be applied in mathematics learning in schools.
ANALISIS PENGARUH KETERAMPILAN DOSEN MENGAJAR DARING TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN MAHASISWA DALAM PERKULIAHAN ANALISIS REAL I Irvandi Gorby Pasangka; Jusrry Rosalina Pahnael
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.115 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4261

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keterampilan dosen mengajar daring terhadap tingkat pemahaman mahasiswa pada mata kuliah Analisis Real I. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling dan teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner dengan pengukuran skala likert. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu keterampilan dosen menggunakan aplikasi pembelajaran daring , keterampilan dosen menjelaskan materi secara daring , keterampilan dosen memanfaatkan internet untuk memberikan materi pembelajaran , dan tingkat pemahaman mahasiswa dalam memahami mata kuliah Analisis Real I . Hasil penelitian diperoleh model , di mana koefisien dari  dan  bernilai positif, artinya jika  dan  meningkat, maka  juga akan meningkat. Nilai Koefisien determinasi berganda  yang diperoleh adalah , yang berarti variabel  dan  memiliki pengaruh sebesar  terhadap variabel , dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termuat dalam penelitian ini.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DENGAN BUKU AJAR ELEKTRONIK INTERAKTIF (BAEI) BERBANTUAN GOOGLE SLIDE DAN QUIZIZZ Utin Desy Susiaty; Dwi Oktaviana; Ersa Yuni Arty
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.963 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4174

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan Buku Ajar Elektronik Interaktif (BAEI) berbantuan Google Slide dan Quizizz. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 siswa kelas VII SMP Negeri 10 Sungai Kakap dengan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian menggunakan soal tes kemampuan pemecahan masalah. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t paired sample. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memperoleh nilai pretest dan posttest untuk kemampuan pemecahan masalah dengan rata-rata 53,52 dan 72,77. Setelah diterapkan pembelajaran dengan Buku Ajar Elektronik Interaktif (BAEI) berbantuan Google Slide dan Quizizz pada kemampuan pemecahan masalah siswa mendapatkan nilai t = 7,396 dimana = 0,05 dengan t hitung > t tabel (7,396 > 1,699) maka H0 ditolak. Dengan demikian, pembelajaran dengan Buku Ajar Elektronik Interaktif (BAEI) berbantuan Google Slide dan Quizizz dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
BERPIKIR KRITIS CALON GURU DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONTROVERSIAL MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN HIGH ORDER THINKING SKILLS Alfiani Athma Putri Rosyadi; Cholis Sadijah; Susiswo Susiswo; Swasono Rahardjo
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2579.445 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4082

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir kritis calon guru dalam menyelesaikan masalah kontroversial matematika dengan menggunakan High Order Thinking Skills. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah calon guru yang mengalami kontroversial setelah menyelesaikan masalah kontroversial yang diberikan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Proses berpikir dalam menyelesaikan masalah kontroversial matematika terdiri dari aspek identifying, connecting, applying, argumentation dan clarifying. Pada saat menggunakan HOTS untuk mengetahui proses berpikir kritisnya diperoleh kesimpulan bahwa tahap analisis terjadi pada saat calon guru identifying dan connecting. Untuk aspek evaluasi terjadi pada saat calon guru melakukan proses applying. Untuk aspek mencipta, terjadi pada saat calon guru menggunakan argumentation  and clarifying dalam menyelesaikan masalah yang diberikan. Kata kunci: Berpikir kritis; calon guru matematika; high order thinking skills;  masalah kontroversial. Abstract This study aims to describe the critical thinking process of prospective teachers in solving controversial mathematics problems using High Order Thinking Skills. This research uses a case study research type with a qualitative approach. The research subjects in this study were prospective teachers who experienced controversy after solving a given controversial problem. The research instruments used were tests and interviews. The data analysis technique used is data reduction, data presentation and conclusion drawing. The thinking process in solving controversial mathematical problems consists of identifying, connecting, applying, argumentation and clarifying aspects. When using HOTS to determine the critical thinking process, it can be concluded that the analysis stage occurs when the prospective teacher is identifying and connecting. For the evaluation aspect, it occurs when the prospective teacher does the applying process. For the creative aspect, it occurs when prospective teachers use argumentation and clarifying in solving the problems given. Keywords: Critical Thinking; Mathematics Prospective Teacher; High Order Thinking Skills; Controversial Issues.

Page 58 of 153 | Total Record : 1528