cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23030011     EISSN : 27150690     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 545 Documents
Pemodelan Hujan-Debit Menggunakan Program Hec-Hms di Subdas Bendung Argoguroh – Bendungn Margatiga Wicaksono, Muhamad Angga; Wahono, Endro Prsetyo; Wijaya, Riki Chandra; Kusumastuti, Dyah Indriana
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i2.2613

Abstract

Pemodelan hujan – debit bertujuan untuk perencanaan bidang teknik sipil, dengan kalibrasi hujan – debit menggunakan sofware HEC-HMS, Pemodelan hujan - debit pada penilitian ini yaitu untuk mengetahui debit aliran minimum. kemudian mengkalibrasikan dengan program HEC-HMS 4.5 dan mengetahui besaran debit priode kala ulang hasil program HEC-HMS 4.5. Metode yang digunakan kalibrasi debit minimum dengan program HEC-HMS 4.5 adalah metode kesalahan relatif. Pada penelitan ini untuk mengetahui besaran debit minimum pada penelitian ini data yang di perlukan adalah data hujan minimum, peta subdas dan peta tutupan lahan argoguroh – margatiga. Berdasarkan penelitian ini di peroleh model HEC-HMS 4.5 pada tahun 2014 ialah 14,4 m3/s, tahun 2015 ialah 5,0 m3/s, tahun 2018 ialah 3,7 m3/s dan tahun 2019 ialah 4,1 m3/s. Berdasar kan hasil perhitungan kalibrasi hujan dan debit metode kesalahan relatif yaitu rata – rata kesalahan relatif adalah 59, 65 %. Maka dapat di simpulkan bahwa kesalahan dalam pemodelan memiliki kesalahan kategori sedang, Selanjutnya hasil debit priode kala ulang dua tahun yaitu 1,7 m3/s kala ulang lima tahun yaitu 20,1 m3/s, kala ulang 10 tahun yaitu 51,8 m3/s, kala ulang 25 tahun yaitu 88,9 m3/s, kala ulang 50 tahun yaitu 174,5 m3/s, kala ulang 100 tahun yaitu 249,8 m3/s, kala ulang 200 tahun yaitu 780,2 m3/s, dan kala ulang 1000 tahun yaitu 927, 1 m3/s.
Evaluasi Sistem Transit Oriented Development Pada Stasiun MRT Lebak Bulus Harahap, Dinda Oktarina; Purba, Alexsander; Sulistiyorini, Rahayu; Herianto, Dwi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i2.2614

Abstract

Hingga tahun 2020, Badan Pusat Statistik mencatat jumlah penduduk di DKI Jakarta mencapai10,56 juta jiwa. Pertumbuhan masyarakat terus meningkat dan memengaruhi perkembangandaerah di sekitar DKI Jakarta, mengakibatkan bertambahnya jarak dan waktu tempuh dari tempattinggal ke pusat kegiatan. Fenomena ini mendorong penggunaan kendaraan pribadi yangmemperburuk kondisi lalu lintas di DKI Jakarta. Untuk mendukung mobilitas, Pemerintah ProvinsiDKI Jakarta dan PT MRT Jakarta bekerjasama merancang Urban Design Guide Lines (UDGL)untuk sistem angkutan umum yaitu Mass Rapid Transit (MRT) dengan konsep kawasan TransitOriented Development (TOD). Kini 13 stasiun MRT terbentang sepanjang 16 km di DKI Jakartadengan penerapan konsep TOD yang berbeda sesuai karakteristik dan kebutuhan tiap wilayah.Stasiun MRT Lebak Bulus menjadi operator utama kawasan TOD memiliki konsep “Gerbang SuarJakarta” dengan visi meningkatkan jumlah ruang publik, dan mengintegrasi area pengembangandengan fasilitas transit yang ditujukan untuk masyarakat DKI Jakarta dan Tangerang Selatan.Setelah 2 (dua) tahun beroperasi, evaluasi kelayakan fasilitas dan fungsi pada kawasanMRT Lebak Bulus perlu dilakukan berdasarkan kebijakan dan indikator yang telah ditetapkan olehPemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT MRT Jakarta.
Studi Eksperimental Pengaruh Substitusi Sebagian Agregat Kasar Dengan Recycled Coarse Aggregate (RCA) Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Belah Beton Mutu Normal Putri, Yoleta Tri; Irianti, Laksmi; Sebayang, Surya; Noorhidana, Vera Agustriana
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i3.2618

Abstract

The availability of crude aggregates on the market is increasing, and the greater waste of the construction industry is concrete, one of which is testing Laboratory Materials and Construction, Engineering Faculty, Lampung University. Research is required to identify the compressive strength value, split tensile strength value, volume weight and the effect of the age correction factor of concrete when partial replacement of coarse aggregate with Recycle Coarse Aggregate (RCA) has a design compressive strength of 25 Mpa and the test object is a cylinder with a 150x300mm.Based on the analysis of research data, it was found that from each factor of concrete age 7, 14 and 28 days as well as variations in partial substitution of coarse aggregate with a content of 25%, 50% and 100% RCA experienced a decrease in the value of the compressive strength and split tensile strength of concrete at each test age compared to the content of the concrete 0% RCA. For compressive strength values with average values at the age of RCA content respectively 0%, 25%, 50% and 100%, namely the age of 7 days 23,03 MPa, 22,57 MPa, 18,63 MPa and 16,71 MPa, 14 days 28,29 MPa, 28,11 MPa, 27,48 MPa and 21,79 MPa and 28 days 28,53 MPa, 28,16 MPa, 27,90 MPa and 27,74 MPa. For the value of the split tensile strength of concrete with an average value at the age of RCA content of 0%, 25%, 50% and 100%, namely the age of 7 days is 2,40 MPa, 2,27 MPa, 2,09 MPa and 1,79 MPa, at 14 days 2,71 MPa, 2,67 MPa, 2,49 MPa and 1,92 MPa and at 28 days 2,81 MPa, 2,78 MPa, 2,72 MPa and 2,48 Mpa.
Analisis Stabilitas Breakwater Tenggelam Tipe Batu Pecah Rachmanda, Farhan; Tugiono, Subuh; Zakaria, Ahmad; Herison, Ahmad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i2.2621

Abstract

Untuk mencegah kerusakan atau abrasi yang disebabkan oleh gelombang pada daerah pantai salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan membuat suatu bangunan yang mampu meredam energi gelombang sebelum sampai ke daerah pantai yaitu dengan membangun breakwater. Dipilihnya breakwatertenggelam dikarenakan breakwater tenggelam lebih efisien dari segi estetika karena tidak menghilangkan kesan alamiah pada pantai dan cenderung meniru konsep terumbu karang. Pada penelitian ini dilakukan uji pemodelan fisik breakwater tipe batu pecah dengan dimensi model lebar puncak 9,20 cm, tinggi 8,12 cm, kemiringan 1:1,5 dan berat unit armor 14,18 gram serta kedalaman dasar terhadap muka air tenang (d) 14,12 cm dan kedalaman puncak breakwater terhadap muka air tenang (dbw) 6 cm. dengan batas maksimal Hi adalah 7,25 cm, Panjang gelombang (L) 53 cm, dan kecepatan gelombang (C) 94,64 cm/s.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas unit lapis lindung breakwater tenggelam tipe batu pecah serta mengetahui karakteristik gelombang yang terjadi pada breakwater tipe batu pecah. Dari hasil pengamatan gelombang pada model breakwater didapatkan tinggi gelombang datang (Hi) rata-rata sebesar 4,53 cmnilai panjang gelombang (L) rata-rata sebesar 65,08 cm, kecepatan (C) rata-rata gelombang sebesar 82,51 cm/s, dan dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa breakwater yang digunakan dikatakan layak karena memeiliki persentase kerusakan sebesar 0% dan memiliki nilai KDmaksimum sebesar 1,58 dimana nilai tersebut mendekati nilai angka aman.
Pengaruh Penggunaan Fly Ash Sebgai Bahan Pengganti Sejumlah Semen dan Bahan Tambahan Terhadap Kuat Tekan pada Self Compacting Concrete (SCC) Sahast, Corry Jayaputri; Noorhidana, Vera Agustriana; Irianti, Laksmi; Sebayang, Surya
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i2.2628

Abstract

Self Compacting Concrete (SCC) is an innovation of concrete which has an ability to flow on its own to fill the empty voids between reinforcement and formwork without support of compaction equipment to obtain its optimum compaction. In this research, concrete cylinder with dimension of 15 cm for diameter and 30 cm for height were used as a specimen and mixed with fly ash type C as cement partial substitute material and additional substance by variation of 0%, 3%, 6%, 9%, and 12% with water cement ratio of 0.41. Slump flow test was perform to identify concrete flowability and workability followed by concrete compression test to identify compressive strength which was conducted at the age of 35 days and 56 days. Due to the fact that percentage variation of fly ash increment, the value of slump flow test was experiencing degradation whereas the compressive strength was increased. Nonetheless, the optimum fly ash application appeared when fly ash was applied as a cement partial substitute at variation of 3%, which provide concrete compressive strength in the amount of 35.98 MPa (35 days) and 33.68 MPa (56 days), and the value of concrete density were 2313.21 kg/m3 and 2279.66 kg/m3 , where the standard of slump flow test and T50 values had accomplished.
Analisis Perbandingan Pengaruh Penambahan Serat Baja Karbon 3D Dramix dan Serat Kawat Bendrat Terhadap Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah, dan Kuat Tarik Lentur Pada Beton Mutu Normal Riana, Netta; Noorhidana, Vera Agustriana; Irianti, Laksmi; Alami, Fikri
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i2.2629

Abstract

AbstractIn general, the structural characteristics of concrete are that it has a high compressive strength but is weak in tensile strength. The aim of this study was to coMPare the effects of adding Dramix 3D carbon steel fiber and bendrat wire fiber on the compressive strength, split tensile strength, and flexural tensile strength in normal quality concrete. In this study, the addition of Dramix 3D carbon steel fiber and bendrat wire fiber with volume fractions of 0%, 1%, 1.5%, and 2% of the volume of the concrete mix was evaluated. The samples for this study were a cylinder with a diameter of 15 cm and a height of 30 cm for the compressive strength and split tensile strength tests, and a beam measuring 10 x 10 x 40 cm for the flexural tensile strength test. From the results of the study, it was found: (1) The compressive strength maximum occur of the addition of bendrat wire fiber at Vf 1% increased by 19.33% from the compressive strength of concrete at Vf 0%., (2) The split tensile strength maximum occur of the addition of 3D Dramix carbon steel fibers at Vf 2% increased by 88.38% from the split tensile strength of Vf 0% concrete., and (3) The flexural tensile strength maximum occur of the addition of Dramix 3D carbon steel fibers at Vf 2% increased by 465.63% from the flexural tensile strength of concrete at Vf 0%. Key words : Dramix 3D carbon stell fiber, bendrat wire fiber, compressive strength, split tensile strength, flexural tensile strength. AbstrakBeton mempunyai kuat tekan yang besar tetapi lemah terhadap kuat tarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan pengaruh penambahan serat baja karbon 3D Dramix dan serat kawat bendrat terhadap kuat tekan, kuat tarik belah, dan kuat tarik lentur pada beton mutu normal. Pada penelitian ini, dilakukan penambahan serat baja karbon 3D Dramix dan serat kawat bendrat dengan volume fraksi sebesar 0%, 1%, 1,5% dan  2% dari volume adukan beton. Sampel pada penelitian ini berupa silinder dengan (diameter 15 cm dan tinggi 30 cm) untuk uji kuat tekan dan kuat tarik belah, dan balok berukuran (10 x 10 x 40 cm) untuk uji kuat tarik lentur. Dari hasil penelitian didapatkan: (1) Kuat tekan maksimum terjadi pada penambahan serat kawat bendrat pada Vf 1% mengalami peningkatan sebesar 19,33% dari kuat tekan beton Vf0%., (2) Kuat tarik belah maksimum terjadi pada penambahan serat baja karbon 3D Dramix pada Vf 2% mengalami peningkatan sebesar 88,38% dari kuat tarik belah beton Vf0%., dan (3) Kuat tarik lentur maksimumterjadi pada penambahan serat baja karbon 3D Dramix pada Vf 2% mengalami peningkatan sebesar 465,63% dari kuat tarik lentur beton Vf0%.Kata kunci : serat baja karbon 3D Dramix, serat kawat bendrat, kuat tekan, kuat tarik belah, kuat tarik lentur.
Pemanfaatan Limbah Plastik Bekas Gelas Kemasan Untuk Meningkatkan Kekuatan Campuran Beton Sebagai Bahan Rigid Pavement Calosa, Evanthe; Putra, Sasana; Noorhidana, Vera Agustriana; Karami, Muhammad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i2.2636

Abstract

Concrete is the main material of rigid pavement that can withstand compressive strength and weak to tensile strength. Flexural tensile strength on rigid pavement itself is a benchmark in concrete pavement. To increase the value of the flexural tensile strength can be done by adding fiber to the concrete mixture. The purpose of this study was to determine the effect of the addition of plastic waste from plastic packaging made of polypropylene on the compressive strength and flexural tensile strength of concrete.In this study, the addition of used plastic waste pieces from packaged glass used fractional volumes of 0%, 0.1%, 0.3%, 0.5%, and 0.7% of the volume of concrete mixture. The samples for this study were a cylinder with a diameter of 15 cm and a height of 30 cm for the compressive strength test and a beam measuring 15 x 15 x 60 cm for the flexural tensile strength test. The test was carried out after the concrete had been 28 days old. The result of this research is the compressive strength decreased along with the amount escalation of the fiber to the concrete mixture. The flexural tensile strength maximum occur of the addition of plastic fibers at 2% volume fraction increased by 23,75% compared to flexural tensile strength of normal concrete. As a result of adding plastic fibers to the concrete mixture, it also decreased the workability of the concrete mixture
Evaluasi Kinerja Struktur Bangunan Bertingkat Akibat Gempa Berdasarkan Simpangan Dengan Analisis Respon Spektrum Satria, Fungky Andi; Isneini, Mohd.; Kusnadi, Andi; Widyawati, Ratna
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i3.2660

Abstract

Apartemen Kingland Avenue Serpong adalah gedung bertingkat tinggi yang berada di Jalan Raya Serpong KM. 08 Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan. Gedung ini terdiri dari 2 Basement, 24 lantai, dan atap dengan elevasi ±116,70 m. Sebuah gedung harus memiliki kinerja yang optimal termasuk dalam menahan gempa sehingga keselamatan penghuni lebih terjamin. Analisis respon spektrum adalah salah satu metode yang umum digunakan dalam menganalisis beban gempa untuk mengetahui kinerja bangunan berdasarkan nilai simpangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui level kinerja struktur dan simpangan antar tingkat.Berdasarkan hasil analisis respon spektrum secara keseluruhan nilai simpangan antar tingkat berada dibawah simpangan antar tingkat izin, dengan nilai rasio simpangan total maksimum arah x sebesar 0,0016 dan 0,0020 pada arah y. Berdasarkan ATC-40, Level kinerja struktur Apartemen Kingland Avenue Serpong berada pada level kinerja Immediate Occupancy, dengan dampak sedikit kerusakan struktural yang terjadi, kapasitas sistem penahan gaya vertikal dan lateral pada struktur masih sama dengan kondisi dimana gempa belum terjadi, sehingga bangunan aman dan dapat langsung dipakai.
Analisis Biaya Kerugian Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Akibat Volume Lalu Lintas di Ruas Jalan Kota Bandar Lampung Azhar, Rizqi Febriansyah; Sulistyorini, Rahayu; Ofrial, Siti Anugrah Mulya Putri; Herianto, Dwi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i3.2681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa konsentrasi beban emisi yang dihasilkan kendaraan bermotor dan juga berapa besar biaya kerugian dalam rupiah akibat beban emisi akibat volume kendaraan pada JL. Urip Sumoharjo Kota Bandar Lampung. Data yang digunakan pada analisis berasal dari data volume lalu lintas, data penjualan mobil, faktor emisi dan asumsi biaya bedasarkan polutan. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu volume kendaraan mempengaruhi tingkat emisi yang dikeluarkan dari masing- masing kendaraan dan berdampak kepada besarnya biaya kerugian untuk JL. Urip Sumoharjo. Hasil prediksi kosentrasi emisi kendaraan yang terjadi yaitu karbon monoksida (CO) sebesar 211,92ton/tahun, karbon dioksida (CO2) sebesar 37.316,79 ton/tahun, hidrokarbon (HC) sebesar 64,03 ton/tahun, nitrogen oksida (NOX) sebesar 7,75 ton/tahun, partikulat (PM10) sebesar 2,46 ton/tahun dan sulfur dioksida (SO2) sebesar 0,25 ton/tahun. Beban emisi pencemar kendaraan tertinggi disebabkan oleh CO2 dan CO. Hasil prediksi biaya kerugian akibat beban emisi yang dihasilkan oleh CO2 senilai Rp 86.459.554.233 per tahun kemudian CO senilai Rp 491.004.269 per tahun, NOx senilai Rp 81.823.394 per tahun, HC senilai Rp 31.843.699 per tahun, SO2 senilai Rp 2.814.527 per tahun dan PM10 senilai Rp 87.984 per tahun. Beban emisi penyumbang biaya kerugian terbesar adalah CO dan CO2.
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Terminal Rajabasa, Bandar Lampung Santiti, Hana Vera; Sulistyorini, Rahayu; Ofrial, Siti Anugrah Mulya Putri; Herianto, Dwi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i3.2682

Abstract

Terminal Rajabasa merupakan terminal bus di Kota Bandar Lampung dan menjadi pusat transportasi darat di Provinsi Lampung. Ditinjau dari aspek fungsi terminal sebagai prasarana penyedia transportasi darat, Terminal Rajabasa belum beroperasi secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat efektivitas Terminal Tipe A Rajabasa dan menentukan penyelesaian yang tepat dalam mengoptimalkan kembali fungsi terminal. Metode pengumpulan data yang dilakukan menggunakan metode kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis indeks. Dari hasil penelitian ini, didapatkan bahwa nilai indeks rata-rata untuk faktor fasilitas terminal dan kondisi lingkungan terminal memliki nilai paling rendah. Hal ini, menunjukan bahwa faktor tersebutmerupakan faktor utama yang menyebabkan ketidakefektivan Terminal Tipe A Rajabasa. Selain itu, adanya terminal-terminal bayangan di luar Terminal Rajabasa dan bus-bus AKAP yang telah memiliki pul masing-masing di sepanjang jalan lintas Sumatera menyebabkan penggunaanterminal semakin tidak efektif.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024 Vol. 11 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023 Vol. 11 No. 3 (2023): Edisi September 2023 Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023 Vol. 10 No. 4 (2022): Edisi Desember 2022 Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022 Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022 Vol. 10 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022 Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021 Vol. 9 No. 3 (2021): Edisi September 2021 Vol. 9 No. 2 (2021): Edisi Juni 2021 Vol. 9 No. 1 (2021): Edisi Maret 2021 Vol. 8 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020 Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020 Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020 Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020 Vol. 7 No. 4 (2019): Edisi Desember 2019 Vol. 7 No. 3 (2019): Edisi September 2019 Vol. 7 No. 2 (2019): Edisi Juni 2019 Vol. 7 No. 1 (2019): Edisi Maret 2019 Vol. 6 No. 4 (2018): Edisi Desember 2018 Vol. 6 No. 3 (2018): Edisi September 2018 Vol. 6 No. 2 (2018): Edisi Juni 2018 Vol. 6 No. 1 (2018): Edisi Maret 2018 Vol. 5 No. 4 (2017): Edisi Desember 2017 Vol. 5 No. 3 (2017): Edisi September 2017 Vol. 5 No. 2 (2017): Edisi Juni 2017 Vol. 5 No. 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol. 4 No. 4 (2016): Edisi Desember 2016 Vol. 4 No. 3 (2016): Edisi September 2016 Vol. 4 No. 2 (2016): Edisi Juni 2016 Vol. 4 No. 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol. 3 No. 3 (2015): Edisi September 2015 Vol. 3 No. 2 (2015): Edisi Juni 2015 Vol. 3 No. 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol. 1 No. 1 (2013): Edisi Maret 2013 More Issue