cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Riset Industri
ISSN : 19785852     EISSN : 25807366     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal of Industrial Research is a periodic scientific media to publish the results of research, study, review, and scientific review of industrial areas that have never been published that is not in the process of evaluating and has been approved by the others (if any) published three times a year on each April, August, and December and accredited by LIPI Number: 490 / AU2 / P2MI-LIPI / 08/2012 for three years.
Arjuna Subject : -
Articles 312 Documents
Sintesis coco-diethanolamide dari minyak kelapa dengan metode amdasi Yuniasari, Kendedes
Jurnal Riset Industri Vol 1, No 2 (2007): Jurnal Riset Industri
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1868.524 KB)

Abstract

Coco-diethanolamide merupakan surfaktan non-ionik dapat di buat dari minyak kelapa. coco-diethanolamide lebih mudah terurai secara biologis apabila dibandingkan dengan surfaktan yang diperoleh dari sistesis petrokimia. penelitian sintesis coco-diethanolamide skala laboratorium telah di lakukan dengan dua metode yaitu dengan cara metode lansung dan metode bertingkat.
SINTESIS NANO KRISTALIN KOMPOSIT ALUMINA-ZIRKONIA DENGAN TEMPLATE PULP ORYZA SATIVA MELALUI METODE KALSINASI PREKURSOR Edwin, Frank; Purwasasmita, Bambang Sunendar; ., Suhanda; Septawendar, Rifki; NurdiWijayanto, Leanddas
Jurnal Riset Industri Vol 5, No 1 (2011): Industri Kecil Menengah
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.555 KB)

Abstract

Nano kristalin komposit alumina-zirkonia disintesis melalui metode kalsinasi prekursor dengan pulp oryza sativasebagai template serta Al(NO3)3.9H2O dan ZrCl4 sebagai prekursor dengan komposisi molar 80:20. Pencampuranprekursor, pelarut, dan pulp menggunakan ultra turrax T25 pada RPM 15000 selama 3 menit sebanyak 3 kali.Kalsinasi yang ditujukan untuk memperbaiki morfologi dan pembentukan fasa dilakukan pada temperatur 900,1000, 1100, 1200, dan 1250°C. Untuk mengetahui sifat-sifat dari material komposit yang terbentuk, dilakukankarakterisasi X-Ray Diffraction (XRD) dan Scanning Electron Microscope (SEM). Dari hasil XRD, dapatdiidentifikasi fasa dari komposit yang muncul, yaitu tetragonal-zirkonia, monoklinik-zirkonia, dan δ-alumina. Fasatunggal tetragonal-zirkonia muncul pada sampel yang dikalsinasi pada temperatur 900-1100°C, sementarasampel yang dikalsinasi pada temperatur yang lebih tinggi menghasilkan fasa campuran antara tetragonalzirkoniadan monoklinik-zirkonia. Dari hasil SEM, terlihat bahwa morfologi partikel memiliki bentuk menyerupaibentuk dari pulp, yang mana bentuk ini merupakan akibat dari pencampuran dengan kecepatan tinggi.Kata kunci: Komposit, Alumina-Zirkonia, Tetragonal-Zirkonia, Monoklinik-Zirkonia, Pulp.
PEMANFAATAN EMISI GAS CO2 UNTUK BUDIDAYA SPIRULINA PLATENSIS DALAM UPAYA PENURUNAN GAS RUMAH KACA (GRK) Setiawan, Yusup; Surachman, Aep; Asthary, Prima Besty; ., Saepulloh
Jurnal Riset Industri Vol 8, No 2 (2014): Teknologi Pengendalian Pencemaran Lingkungan untuk Industri Hijau
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.815 KB)

Abstract

Gas CO2 emisi boiler merupakan salahsatu Gas Rumah Kaca (GRK) harus diminimisasi emisinya ke atmosfir. Pada saat ini emisi boiler dibuang ke atmosfir belum termanfaatkan. Percobaan budi daya Spirulina platensis skala laboratorium dengan penambahan gas CO2 emisi boiler telah dilakukan. Emisi CO2 boiler berbahan bakar batubara industri kertas berbahan baku kertas bekas digunakan dalam percobaan ini. Gas CO2 emisi boiler ditambahkan ke dalam media tumbuh Spirulina platensis dengan laju alir 250 – 750 mL/menit. Pertumbuhan biomassa Spirulina platensis, suhu dan pH selama percobaan diamati. Kadar protein, lemak, serat, abu dan asam amino Spirulina platensis hasil panen di analisa. Hasil menunjukan bahwa gas CO2 emisi boiler berbahan bakar batubara industri kertas dapat dimanfaatkan untuk budidaya Spirulina platensis. Kadar biomassa Spirulina platensis sebesar 222 mg/L dapat dicapai dengan penambahan gas CO2 emisi boiler dengan laju 750 ml/menit. Biomassa Spirulina platensis mengandung protein 35,97%, lemak kasar 2,16%, serat kasar 5,75%, kadar air 9,80%, dan kadar abu 13,55%. Spirulina platensis juga mengandung asam amino, Natrium dan Kalsium tetapi tidak mengandung logam berat Cd. Oleh karena itu Spirulina platensis berpotensi digunakan sebagai bahan pakan ternak. Pemanfaatan gas CO2 emisi boiler pada budidaya Spirulina platensis dapat menurunkan Gas Rumah Kaca (GRK). Kata kunci: Emisi CO2, Spirulina platensis, Gas Rumah Kaca, Protein, Asam amino
PENERAPAN EDIBLE COATING UNTUK PISANG (Musa sp) SIAP SAJI Mala, Dheni M; Rohaman, M Maman
Jurnal Riset Industri Vol 1, No 3 (2007):
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.421 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini dalah untuk mengembangkan dan menguji edibel coating berbahan dasar ISP. pectin, dan stearat yang di gunakan pada pisang siap saji. parameter yang di minati pada pisang siap saji terdiri dari kadar air, total asam, vit C , total gula, kekerasan, susut bobot, dan ISP dan asam sterat sebagai berikut 0.75:0.15; 0.50.0.25; dan 0.25.0.15; Formula terbaik untuk pisang siap saji adalah pektin 3% ISP 0.5% dan asam strearat 0.25% hal ini di tunjukan oleh aw (0.566), persen elongsi (80.00 mm), kuat tarik (25.64 kg) dan laju tranmisi uap air (442.80 g/m2/24 jam ). Dari hasil uji fisik dan kimiawi dapat disimpulkan bahwa pengunaan edible coating yang dikombinasikan dengan peyimpanan pada suhu 13.5C dapat memperpanjang masa simpan pisang terolah minimal selama 9 hari.
REKAYASA ALAT SUIR DAGING RENDANG SAPI Kumar, Robby; Wiranegara, Haruman
Jurnal Riset Industri Vol 4, No 3 (2010): Green Industry
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.551 KB)

Abstract

Telah dibuat sebuah alat suir daging yang merupakan suatu alat yang berfungsi membantu dalam proses pembuatan potongan suir daging dengan bentuk dan ukuran tertentu. Alat ini di rancang berdasarkan permintaan industri kecil di wilayah Payakumbuh-Sumatera Barat dalam meningkatkan produksi makanan Rendang Suir khas Sumatera Barat. Maksud dari penelitian ini adalah merancang suatu alat melalui proses R&D, dengan beberapa prasyarat bentuk, optimasi dan higienis. Prototype alat bersifat mekanis yang digerakkan dengan motor listrik ¼ HP dengan kecepatan putar 35 rpm. Telah dilakukan beberapa kali percobaansehingga menghasilkan suatu alat suir daging sesuai yang di prasyaratkan. Penelitian dan percobaan telah dilakukan dalam skala terbatas dan berdasarkan hasil uji coba peralatan dapat melakukan proses pensuiran dengan kapasitas 25 kg/jam.Kata kunci: rekayasa alat, suir daging, Sumatera Barat. 
IDENTIFIKASI DAN EVALUASI RISIKO MENGGUNAKAN FUZZY FMEA PADA RANTAI PASOK AGROINDUSTRI UDANG Nasution, Syarifuddin; Arkeman, Yandra; Soewardi, Kadarwan; Djatna, Taufik
Jurnal Riset Industri Vol 8, No 2 (2014): Teknologi Pengendalian Pencemaran Lingkungan untuk Industri Hijau
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1631.193 KB)

Abstract

Agroindustri udang dihadapkan pada berbagai masalah yang kompleks dan rentan terhadap gangguan.Untuk dapat mengenali risiko masing-masing pelaku rantai pasok dan memilih tindakan berdasarkan prioritas diperlukan suatu model identifikasi dan evaluasi risiko.Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan modelidentifikasidan evaluasirisikorantai pasok udang. Identifikasi risiko akan dilakukan dengan pendekatan what-if analysis dan evaluasi risiko yang dikembangkan menggunakan model fuzzy FMEA, dengan input data dari beberapa ahli dan pelaku rantai pasok udang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku petani mempunyai risiko yang paling tinggi dengan probabilitas sebesar 0,45. jika dibandingkan risiko pada tingkat pedagang pengumpul (0,29) dan risiko agroindustri (0,18). Risiko dominan pada tingkat petani disebabkan oleh kegagalan panen akibat serangan hama dan penyakit. Pada tingkat pengumpul risiko dominan adalah keberadaan dan loyalitas pemasok.Sedangkan pada tingkat prosesor risiko dominan adalah keragaman mutu pasokan dan kontaminasi antibiotik pada komoditi udang. Secara keseluruhan model ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktorrisiko dan variabel pada tiap tingkatan rantai pasok serta memilih tindakan prioritas sehingga akan diperolehrekomendasi berupa tindakan yang tepat untukmengantisipasinya. Kata kunci: identifikasi dan evaluasi risiko, rantai pasok udang, fuzzy FMEA
KAJIAN PENGEMBANGAN MODEL KETERKAITAN PERANAN LITBANG DALAM PENGEMBANGAN KLASTER INDUSTRI ., Djumarman; Herman, Atih Surjati
Jurnal Riset Industri Vol 1, No 3 (2007):
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (911.381 KB)

Abstract

Banyak dan tersebarnya kegiatan litbang, menyebabkan terbukanya kemungkinan setiap unit litbang bekerja sendiri-sendiri sehingga perannya bagi pengembangan klaster kurang optimal. Telah dilakukan kajian untuk mengembangkan model keterkaitan peranan litbang dalam pembangunan klaster industri. Alternatif model inovasi dikembangkan dengan tujuan jangka pendek, yaitu: meningkatkan dukungan teknologi bagi industri anggota klaster prioritas; meningkatkan peran Balai litbang di lingkungan Depertemen Perindustrian dalam mendukung klaster industri; dan meningkatkan jejaring internal antar unit di lingkungan Departemen Perindustrian sebagai satu kesatuan dalam mendukung pengembangan klaster industri melalui penyediaan teknologi lokal.
SIFAT FISIK MEKANIK PAPAN SEMEN DARI LIMBAH KULIT KAYU GALAM Purwanto, Djoko
Jurnal Riset Industri Vol 8, No 3 (2014): Pemanfaatan Bahan Baku/Penolong Raw Material Dalam Negeri
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.361 KB)

Abstract

Kayu galam (Melaleuca leucadendra), digunakan sebagai bahan bangunan, arang,   dan kayu bakar;  tetapi limbah kulit hasil pengupasan kayu belum dimanfaatkan. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan sifat fisik mekanik papan dari campuran kulit kayu dan semen. Kulit kayu galam dipotong-potong dengan panjang 2 cm; 4 cm dan 6 cm. Dicuci dengan air dan dikeringkan secara alami hingga kadar air kering udara. Papan dibuat dari campuran kulit kayu galam dan semen dengan perbandingan 1:1;  1:1,5 dan 1:2. Parameter yang diuji meliputi penyerapan air, pengembangan tebal, kerapatan, kekuatan patah/MOR, lentur/MOE  dan tarik. Perlakuan diulang 3 kali. Rata-rata penyerapan air selama 2 jam adalah 5,60 – 14,25%.  Pengembangan tebal selama 2 jam 2,01 – 18,23%. Kerapatan 1,11 – 1,20 gr/cm3. Keteguhan patah/MOR 25,96 – 79,26 kg/cm2. Keteguhan lentur/MOE 2551,04–38181,07kg/cm2, dan keteguhan tarik 0,40 – 0,51 kg/cm2. Kata kunci: galam, kulit kayu, semen, papan, fisik, mekanik
PROSES EKSTRAKSI ZAT WARNA HIJAU KHOROFIL ALAMI UNTUK PANGAN DAN KARAKTERISASINYA Hutajulu, Tiurlan Farida; Hartanto, Eddy Sapto; ., Subagja
Jurnal Riset Industri Vol 2, No 1 (2008): Jurnal Riset Industri
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1256.314 KB)

Abstract

Penelitian ini mempelajari karakteristik zat pewarna hijau alami yang di ekstrak dari daun suji untuk pengunaan sebagai zat pewarna makanan,karakteristik tersebut ditentukan dengan analisis kualitatif maupun kuatitaif. Randem tertinggi adalah 0.91% yang di peroleh dari proses mengunakan etanol 95%sedangkan yang terendah adalah 0.50% yang si peroleh dari pengunaan etanol 75%. Hasil analisis warna secarakualitatif mengunakan kromatometer dengan MgCO3, tokoferol menunjukan intensitas penyerapan tinggi untuk warna hiajau sementara itu dengan menggunakan MGCO# asam askrobat intensitas penyerapan tinggi untuk warna kuning.Nilai RF dengan kromatografi kertas menggunakan eleun Naci 2% dalam alkohol 75% diamati bahwa sinal ultra violet dan sinal visibel menghasilkan 2-3  spot.contoh MGCO3 0.30% dan tokoferol 0.2% maupun contoh MgCO3 0.30% dan asam askrobat 0.8% mempunyai nilaiRf 0.71 dan 0.68 yang menyerupai nilai Rf klorofil a. ContohMgCO3 0.02% dan tokoferol 0.4% maupun contoh MgCO3 0.01% dari asam oksidat 0.8% mempunyai nilai Rf 0.82 dan 0.80 yang menyerupai nilai Rf klorofil b. analisikuantitatif warna hijau mengunakan spektrofotometer menunjukan penyerapan tinggi pada panjang glombang 660.0 dan 642.5 nm. pola spektrum FTIR dari contoh MgCO3 0.03% dan tokoferol 0.2; MgCO3 0.03% dan asam askrobat 0.8 ; MgCO3 0.01% dan asam askrobat 0.8% serta MgCO3 0.02% dan tokoferol 0.4%menyerupai pola standar klorofil a maupun b. hasil uji stabilitas warna dari ekstrak dau suji dengan menggunakan penstabil MgCO3 dan tokoferol menghasilkankesrabilan warna yang lebih baik dalam minyak VCO setelah di simpan dari 3 minggu.
EFEK FOTOKATALISIS NANO TiO2 TERHADAP MEKANISME ANTIMIKROBIA E COLI DAN SALMONELLA Naimah, Siti; Ermawati, Rahyani
Jurnal Riset Industri Vol 5, No 2 (2011): Penelitian Untuk Meningkatkan Daya Saing Industri
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.61 KB)

Abstract

Fotokatalisis TiO2 dengan sinar UV dan sinar matahari untuk inaktifasi bakteri E-coli dan Salmonella sp telahdilakukan pada model air tercemar yaitu dengan menambahkan bakteri E-coli dan Salmonella sp pada air steril.Perbandingan air steril : biakan bakteri pada model air tercemar adalah 99 : 1. Uji kinerja katalis TiO2 dalaminaktifasi E-coli dan Salmonella sp dilakukan dalam fotoreaktor batch dengan volume 500 ml yang dilengkapidengan 6 (enam ) lampu UV black light @10 watt sedangkan penggunaan sinar matahari dilakukan tepat jam 12siang diharapkan kondisi ini intensitas matahari adalah maksimum. Reaktor dilengkapi dengan pengadukmekanik. Perubahan inaktifasi E-coli dan Salmonella sp diamati setelah sampel ditanam dalam media agar yangtelah diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37ºC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan katalis TiO20,15 g/L dengan sinar UV dalam waktu 10 menit 100% bakteri E-coli sudah tidak aktif. Sedangkan dengan sinarmatahari kondisi yang sama memerlukan waktu lebih lama sekitar 30 menit. Salmonella sp dengan TiO2 0,15 g/Ldan sinar UV memerlukan waktu lebih lama untuk 100% inaktif yaitu sekitar 60 menit, sedangkan dengan sinarmatahari pada waktu yang sama hanya 50% yang inaktif.Kata kunci: E coli, Katalis, Sinar UV, Sinar matahari, Inaktifasi, E coli , Salmonella

Page 4 of 32 | Total Record : 312


Filter by Year

2007 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2016): MENINGKATKAN NILAI TAMBAH MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH INDUSTRI Vol 10, No 2 (2016): PENINGKATAN DAYA SAING MELALUI PENGEMBANGAN KUALITAS PRODUK Vol 10, No 1 (2016): Peran Teknologi dan Inovasi dalam Meningkatkan Efisiensi dan Efektifitas Produ Vol 9, No 1 (2015): Optimalisasi Nilai Tambah Bahan/Material dan Limbah Industri Dalam Negeri Vol 8, No 3 (2014): Pemanfaatan Bahan Baku/Penolong Raw Material Dalam Negeri Vol 8, No 2 (2014): Teknologi Pengendalian Pencemaran Lingkungan untuk Industri Hijau Vol 8, No 1 (2014): Teknologi Proses Berbasis Efisiensi Energi Vol 7, No 3 (2013): Pengembangan Subtitusi Impor Mendukung Kemandirian Bangsa Vol 7, No 2 (2013): Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan Mendukung Ketahanan Energi Nasional Vol 7, No 1 (2013): Peningkatan Nilai Tambah Komoditi Argo Vol 6, No 3 (2012): Pengembangan Industri Berbasis Hasil Tambang Vol 6, No 2 (2012): Minimalisasi dan Pemanfaatan Limbah Vol 6, No 1 (2012): Hilirisasi Industri Berbasis Sumber Daya Alam Lokal Vol 5, No 3 (2011): Peningkatan Nilai Tambah dan Produktivitas Industri Vol 5, No 2 (2011): Penelitian Untuk Meningkatkan Daya Saing Industri Vol 5, No 1 (2011): Industri Kecil Menengah Vol 4, No 3 (2010): Green Industry Vol 4, No 2 (2010): Konservasi Energi Vol 4, No 1 (2010): Standardisasi dan Regulasi Teknik Vol 3, No 3 (2009): Peningkatan Nilai Tambah melalui Inovasi Kemasan Vol 3, No 2 (2009): Vol 3, No 1 (2009): Vol 2, No 3 (2008): Vol 2, No 2 (2008): Vol 2, No 1 (2008): Jurnal Riset Industri Vol 1, No 3 (2007): Vol 1, No 2 (2007): Jurnal Riset Industri Vol 1, No 1 (2007): Jurnal Riset Industri More Issue