cover
Contact Name
Dr. Zamsir, M.Pd
Contact Email
zamsir@uho.ac.id
Phone
+6285228082375
Journal Mail Official
jppm@uho.ac.id
Editorial Address
Alamat Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari,Sulawesi Tenggara – Indonesia
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 23386843     EISSN : 25990101     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo dan terbit tiga kali setahun yaitu Januari, Mei, dan September ditambah edisi khusus jika diperlukan.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2014)" : 12 Documents clear
PERBEDAAN PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 KENDARI YANG DIAJAR MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN KONVENSIONAL Anna Devita Sari; Utu Rahim; La Arapu
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.532 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v2i2.3092

Abstract

Penelitian ini menggunakan desain penelitian Randomized Control Group PreTest-PostTest. Dari hasil analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan: (1) Peningkatan kemampuan berpikir kritis matematik siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran PBL sebesar 0,68 tergolong klasifikasi sedang dimana 39,03 % siswa memperoleh peningkatan lebih dari 0,70 dalam klasifikasi  tinggi dan 60,97% siswa memperoleh peningkatan pada interval 0,30-0,70 dalam klasifikasisedang, (2) Peningkatan kemampuan berpikir kritis matematik siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional sebesar 0,38 tergolong klasifikasi sedang dimana 75,61% siswa memperoleh peningkatan pada interval 0,3-0,70 dalam klasifikasi sedang dan 24,39 % siswa memperoleh peningkatan kurang dari 0,30 dalam kategori rendah, (3) Kemampuan berpikir kritis matematik siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran PBL lebih baik secarasignifikan peningkatannya dari kemampuan berpikir kritis matematik siswa yang diajar denganmenggunakan model pembelajaran konvensional.  Kata Kunci: perbedaan; berpikir kritis matematik; problem based learning
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 7 KENDARI Nikmawati Nini; Anwar Bey
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.686 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v2i2.3097

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui secara deskriptif kemampuan komunikasi matematik siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Kendari yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada materi pokok Kubus dan Balok, (2) Untuk mengetahui secara deskriptif kemampuan komunikasi matematik siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Kendari yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada pokok bahasan Kubus dan Balok, (3) Untuk mengetahui pembelajaran yang lebih efektif antara model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan pembelajaran konvensional pada pokok bahasan kubus dan balok terhadap kemampuan komunikasi matematik siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Kendari. Hasil penelitian secaradeskriptif dan secara inferensial menunjukkan bahwa (1) Rata-rata kemampuan komunikasi matematik siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw adalah 72,6923, (2) Rata-rata kemampuan komunikasi matematik siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional  adalah 64,4448 (3) Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw lebih efektif daripada model pembelajaran konvensional pada pokok bahasan Kubus dan Balok terhadap kemampuan komunikasi matematik siswa. Kata Kunci: komunikasi matematik; Jigsaw; pembelajaran kooperatif.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 9 KENDARI Halisma Mente; La Ode Ahmad Jazuli
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.817 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v2i2.3093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara deskriptif dan inferensial: (1) Hasil belajar matematika siswa setelah pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran problem basedLearning (PBL), (2) Hasil belajar matematika siswa setelah pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran langsung, (3) Pengaruh model pembelajaran problem based learning (PBL) terhadap hasil belajar matematika siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian instrumen penelitian berupa lembar observasi dan tes hasil belajar matematika siswa berbentuk tes uraian. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Pengujianhipotesis dalam penelitian ini dengan uji-t satu sampel (one sample t-test) yaitu jika thitung < tabel atau P value ≥ α maka H0 diterima, sedangkan harga-harga t lainnya Ho  ditolak. Dari hasil analisisdata diperoleh kesimpulan model pembelajaran problem based learning (PBL) memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi sistem persamaan linear.  Kata Kunci: hasil belajar matematika; PBL; pembelajaran langsung
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATERI FUNGSI KOMPOSISI DAN FUNGSI INVERS PADA SISWA KELAS XI IPA SMAN 5 KENDARI Riam Niscaya Mustakim; Busnawir .
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.465 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v2i2.3098

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran TSTS lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran konvensional dikelas XI IPA SMAN 5 kendari. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan: 1) Pemahaman konsep matematika siswa kelas eksperimen pada hasil pre-test secara umum tergolong kategori tinggi sebesar 15%, sedang dengan persentase 77,5%, dan kategori rendah sebesar 7,5%. Pada hasil Post-test secara umum tergolong kategori tinggi sebesar 57,5%, sedang dengan persentase 42,5%, dan kategori rendah sebesar 0%.  2)Pemahaman konsep Matematika siswa kelas kontrol pada hasil pre-test secara umum tergolong kategori tinggi sebesar 7,14%, sedang dengan persentase 66,66%, dan kategori rendah sebesar 26,19%. Pada hasil Post-test secara umum tergolong kategori tinggi sebesar 9,52%, sedang dengan persentase 52,38%, dan kategori rendah sebesar 38,09%. 3) Pemahaman konsep matematika siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran TSTS lebih efektif dibandingkan Pemahaman konsep matematika siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran konvensiona l.  Kata Kunci: efektifitas; kooperatif tipe TSTS; pemahaman konsep
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION DAN NUMBERED HEADS TOGETHER TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA Kadek Mudiarti; Zamsir .
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.706 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v2i2.3094

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui apakah model pembelajaran STAD lebih efektif dibandingkan dengan NHT pada materi Kubus dan Balok di kelas VIII SMP Negeri 9 Konsel atau sebaliknya. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, diperoleh kesimpulan: (1) Aktivitas siswa yang diajar dengan STAD maupun NHT dapat dikatakan aktif , ini ditunjukkan dengan rata-rata persentase aktivitas siswa yang diajar dengan STAD sebesar 83.33% dan yang diajar dengan NHTsebesar 88.69%. (2) Hasil belajar siswa yang diajar dengan STAD maupun NHT tergolong baik, ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata kelas eksperimen I sebesar 75,10 dengan standar deviasi 9,85, padakelas ekperimen II diperoleh nilai rata-rata 75,55 dengan standar deviasi 17,50. (3) Tidak terdapat perbadaan yang signifikan rerata hasil belajar matematika siswa pada pokok bahasan Kubus dan Balok antara siswa yang diajar dengan STAD dan NHT. (4) Model pembelajaran tipe STAD danNHT efektif digunakan dalam proses pembelajaran matematika khususnya pada materi Kubus dan Balok.  Kata Kunci: efektivitas;  pembelajaran kooperatif; hasil belajar
DESKRIPSI KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMP NEGERI DI KOTA RAHA Mia Siswowijoyo; Kadir Tiya
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.065 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v2i2.3095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi matematika siswa SMP Negeri di Kota Raha. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMPNegeridi Kota Raha, yang terdiri dari 5 SMP Negeridengan jumlah siswa  235 siswa. Sampel penelitian ini diambil secara acak sebanyak 124 siswa, masing-masing 30 siswa SMPN 1 Raha, 32 siswa SMPN 2 Raha, 22 siswa  SMPN 3 Raha, 20 siswa SMPN 5 raha, dan 20 siswa SMPN 7 Raha. Pengambilan data dilakukan dengan memberikantes kemampuan literasi matematika (TKLM) dan wawancara terhadap siswa dan guru. Hasil analisis data menunjukan bahwa persentasi rata-rata kemampuan literasi matematika siswa SMP Negeri di Kota Raha sebesar 26,27%. Siswa dan secara rata-rata siswa hanya mampumenyelesaikan soal kurang dari 50% untuk keseluruhan soal.  Kata Kunci: kemampuan; literasi matematika; level literasi;
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 KENDARI Pratama, Septian Candra; Masi, La; ., Rosdiana
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.232 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v2i2.3100

Abstract

Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Randomaized Posttest-Only Control Group Design. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa (1) Kemampuan pemecahan masalahmatematika siswa yang diajarkan menggunakan pendekatan PMR memiliki nilai rata-rata 64,073 atau berada dalam kategori baik. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematika di atas rata-rata sebanyak 22 orang dan di bawah rata-rata sebanyak 19 orang. (2) Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan menggunakan pendekatan konvensional memiliki nilai rata-rata 58.786 atau berada dalam kategori cukup. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematika di atas rata-rata sebanyak 20 orang dan di bawah rata-rata sebanyak 22 orang. (3) Rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar menggunakan pendekatan PMRlebih tinggi dari kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan pendekatan konvensional. (4) Berdasarkan efektivitas kriteria yang telah ditetapkan dan perbedaan rata-rata dalam kemampuan pemecahan masalah matematika, pendekatan PMR lebih efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dibandingkan dengan pendekatan konvensional. ?Kata Kunci: efektivitas; pemecahan masalah; matematika realistik
EFEKTIVITAS PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 7 KENDARI Anasrudin .; La Misu; La Ndia
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7603.293 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v2i2.3091

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan tujuan: (1) Untuk mengetahui deskripsi kemampuan komunikasi matematik siswa kelas VII SMP Negeri 7 Kendari yang diajar dengan menggunakan Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) pada pokok bahasan Segiempat.(2) Untuk mengetahui deskripsi kemampuan komunikasi matematik siswa kelas VII SMP Negeri 7 Kendari yang diajar dengan pembelajaran konvensional pada pokok bahasan Segiempat. (3) Untuk mengetahui pembelajaran matematika yang lebih efektif antara pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dengan pembelajaran konvensional pada pokok bahasan Segiempat terhadap kemampuan komunikasi matematik siswa kelas VII SMP Negeri 7 Kendari. Hasil penelitian secaradeskriptif dan secara inferensial menunjukan bahwa: (1) Rata-rata kemampuan komunikasi matematik siswa yang diajar dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) adalah 72,6850, (2) Rata-rata kemampuan komunikasi matematik siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional  adalah 60,1850, (3) Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) lebih efektif daripada pembelajaran konvensional pada pokok bahasan Segiempat terhadap kemampuan komunikasi matematik siswa. Kata Kunci: komunikasi matematik; realistic mathematics education; pendekatan
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 14 KENDARI Muhammad Mancipto Hamid; Lambertus .
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.025 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v2i2.3096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara deskriptif dan inferensial: (1) Peningkatan kemampuan berpikir kritis matematik siswa antara yang mendapat pembelajaran berbasis masalah dan yang mendapat pembelajaran konvensionl (2) Efektivitas peningkatan kemampuan berpikir kritis matematik siswa antara yang mendapat pembelajaran berbasis masalah dan yang mendapat pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPNegeri 14 Kendari yang terdiri dari 8 kelas. Penentuan kelas eksperimen dan kelas kontrol dilakukan secara random, diperoleh kelas VIIA sebagai kelas eksperimen dan Kelas VIIB sebagai kelas kontrol. Dari hasil analisis data dan pembahasan diperoleh beberapa kesimpulan berikut. Pertama: Peningkatan kemampuan berpikir kritis matematik siswa yang mendapat pembelajaran berbasis masalah adalah sebesar 0,79 tergolong klasifikasi tinggi. Kedua: Peningkatan kemampuan berpikir kritis matematik siswa yang mendapat pembelajaran konvensional adalah sebesar 0,56 tergolong klasifikasi sedang.. Ketiga: Pembelajaran berbasis masalah lebih efektif daripada pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematik siswa.  Kata Kunci: pembelajaran berbasis masalah; berpikir kritis; konvensional
ANALISIS KESALAHAN MENYELESAIKAN SOAL-SOAL BANGUN RUANG PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 14 KENDARI Sumalwan .; Mustamin Anggo; Ikman .
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.75 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v2i2.3101

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, metode yang digunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 14 Kendari Tahun Ajaran 2013/2014 pada kelas VIII1. Hasil analisis data  tes digunakan sebagai  dasar  pemilihan subjek  wawancara dan dipilih 6 orang siswa. Data  hasil wawancara digunakan sebagai  pembanding data  hasil  tes. Analisa  data  dilakukan melalui  langkah-langkah menelaah seluruh data, reduksi  data,  penyajian  data  dalam  satuansatuan,dan verifikasi data. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian adalah: kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal-soal luas permukaan serta volume prisma dan limas ditinjau dari objek matematika yaitu kesalahan konsep, kesalahan prinsip dan kesalah$an prosedur. Faktor penyebab sehingga siswa melakukan kesalahaan yaitu siswa belum memahami definisi prisma dan limas secara baik dan benar, siswa tidak menguasai konsep-konsep yang berkaitan dengan prisma dan limas, siswa tidak memahami soal dengan baik dan siswa kurang teliti dalam mengerjakan soal dan siswa terkadang tidak mengerti dengan materi yang diajarkan oleh guru.   Kata Kunci: analisis kesalahan siswa; bangun ruang; kesalahan konsep 

Page 1 of 2 | Total Record : 12