Articles
198 Documents
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) INDUSTRI KECIL KIMIA BERORIENTASI KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENINGKATKAN LIFE SKILLS
Artina Diniaty;
Sri Atun
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 3, No 2 (2015): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jps.3.2.2015.56-63
Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh penggunaan LKPD untuk meningkatkanlifeskills.Prosedur dalam penelitian ini terdiri dari empat tahap, yaitu tahap pendahuluan.perencanaan, ujicoba. Subjek uji coba adalah peserta didik kelas XI SMK N 1 Panjatan, yang terdiri dari kelas kontroldan kelas eksperimen. Desain uji coba menggunakan nonequivalent control group design. Instrumenpengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi life skills.Hasil penelitian menunjukkanbahwa penggunaan LKPD industri kecil kimia berorientasi kewirausahaan dapat meningkatkan lifeskills peserta didik.Kata Kunci: LKPD, kewirausahaan, life skills
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN “WISATA LOKAL” PADA MATAPELAJARAN SAIN DI TEMANGGUNG DAN PEKALONGAN
Eny Winaryati;
Sri Haryani;
Akhmad Fathurohman;
Setia Iriyanto
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 5, No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jps.5.2.2017.120-129
Implementasi model pembelajaran “Wisata Lokal” dalam pembelajaran, bagi seorang guru merupakan tuntutan. Seorang guru harus memiliki keterampilan mengkreasi pembelajarannya dengan mendayagunakan potensi lokal daerah dengan berbagai metode, media, dan bahan ajar. Hal ini akan dapat menumbuhkan nilai-nilai karakter pada peserta didik dan guru dalam rangka menunjang pembangunan nasional. Potensi lokal daerah yang disusun kontennya dimuat dalam suatu web model pembelajaran “Wisata Lokal” berbasis potensi daerah. Penelitian ini lebih menitikberatkan implementasi model di sekolah untuk matapelajaran sain yang meliputi (IPA, Kimia, Biologi dan Fisika). Model pembelajaran “Wisata Lokal” dikembangkan melalui metode penelitian Research and Development (R&D). Pembahasan lebih rinci lebih menitikberatkan pada fase implementasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model efektif digunakan, dan pengaruh model terhadap prestasi belajar siswa. Hasil dari penelitian diperoleh data bahwa adanya nilai yang beda antara kontrol dengan perlakuan, ada pengaruh model terhadap pembelajaran, model efektif untuk digunakan. Penelitian memberikan rekomendasi bahwa model sangat layak direkomendasikan untuk dilaksanakan dan disebarluaskan
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN L-BOND TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR
Nilam Nur Amalia;
Agus Kamaludin
JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS) Vol 7, No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jps.7.2.2019.1-8
The purpose of this research was to examine the effect of using L-Bond learning media on critical thinking skills and students’ learning outcomes on chemical bonding material. The research was conducted in State Senior High School 5 Yogyakarta, on 10th grade of mathematics and natural sciences, in the academic year of 2017/2018. The type of research was quasi-experiment with the research design of Non-equivalent Control Group Design. The sampling technique was a simple random sampling. The data collection instruments included pre-test until post-test, critical thinking skill test, observation sheet, and student response sheet. The research also carried out an analysis of the stages of students' critical thinking skill, those are clarification, assessment, inference, and strategy. Based on statistical tests, the results showed that the use of L-Bond learning media had an effect on students' critical thinking skills. However, it did not affect students’ learning outcomes. Even so, both the experimental class and the control class showed that the students’ learning outcomes was above the average of completeness criteria 70.
PENGALAMAN CALON GURU SAINS DALAM PEMBELAJARAN DARING SELAMA MASA PANDEMI COVID-19
Nur Eka Kusuma Hindrasti;
Ardi Widhia Sabekti
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 8, No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jps.8.2.2020.139-152
This study aims to determine the experience of preservice science teacher in online learning during the Covid-19 pandemic in Tanjungpinang. This research is a survey research, with a quantitative descriptive research method. The sample is determined using total sampling technique, with totaling 278 peoples. The research instrument used a questionnaire in the Google Form. The results showed that almost all preservice science teacher took part in online learning from home using smartphone devices and learning platforms in the form of whatsapp and google classroom, as well as video conferencing, namely zoom. Most preservice science teacher still do practicums that are carried out independently at home and also virtually. Limited networks and internet data packages are two major aspects that interfere with online learning. However, preservice science teacher feel the benefits of online learning, among others, being efficient in terms of time, increasing digital technology literacy, and avoiding Covid-19.
STUDI DESKRIPTIF ANALISIS TERHADAP BIMBINGAN GURU DALAM MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP IPA DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD PADAPEMBELAJARAN IPABERBANTUAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES
Budiharto Budiharto;
Sri Handayani;
Triyoto Triyoto
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 5, No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jps.5.1.2017.10-21
Pembelajaran IPA pada siwa kelas VSDN Magersari Rembang selama ini masih berpusat pada guru dan masih sering menggunakan metode ceramah, guru kurang melibatkan siswa untuk melakukan percobaan-percobaan, guru kurang memahami arti pendekatan keterampilan proses dan rendahnya pemahaman siswa dimana nampak pada hasil belajar dari 33 siswa hanya 9 siswa atau 27% siswa yang tuntas dari 24 siswa atau 73% siswa yang belum tuntas.Untuk mengatasinya, perlu dilakukan perbaikan dengan bimbingan guru dalammenerapkan Pendekatan Keterampilan Proses. Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Melalui Penerapan Pendekatan Keterampilan Proses di Kelas V SD. Penelitian inibertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Perencanaan guru dalam merancang ide pembelajaran pendekatan keterampilan proses untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada kelas V SDN Magersari Rembang pada mata pelajaran IPA materi cahaya dan sifat-sifatnya, (2) Pelaksaanaan pembelajaran melalui pendekatan keterampilan proses untuk meningkatkan hasil belajar siswa materi cahaya dan sifat-sifatnya.(3)Hasil belajar siswa dalam pendekatan keterampilan proses,pada mata pelajaran IPAmateri cahaya dan sifat-sifatnya. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 33 orang. Pelaksanaan PTK yang digunakan meliputi empat tahapan, yaitu: 1) perencanaan, 2) pelaksanaan 3) observasi, dan 4) refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain: tes, lembar observasidan catatan lapangan. Ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar4l%, meningkat pada siklus 2 menjadi 64% dan meningkat kembali di siklus III menjadi 82% diatas target yang diharapkan yaitu 80%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran dengan pendekatan keterampilan proses dapat meningkatkan hasil belajar IPA. Saran untuk guru dalam melaksanakan proses pembelajaran sebaiknya lebih banyak menggunakan model pembelajaran yang inovatif seperti yang telah dilakukan peneliti, sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat sesuai situasi dan kondisi lingkungan setempat.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING ) DALAM MATA KULIAH MANAJEMEN LIMBAH B3
Hans Kristianto;
Tedi Hudaya
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 6, No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jps.6.2.2018.41-47
Perubahan metode pembelajaran yang sebelumnya berpusat pada pengajar (teacher-centered learning) menjadi berpusat pada siswa (student-centered learning), menuntut penggunaan berbagai model pembelajaran yang inovatif. Dalam penelitian ini dipaparkan penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning; PBL) dalam mata kuliah Manajemen Limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3) di Program Studi Teknik Kimia UNPAR pada semester genap 2016/2017, dengan tujuan mengamati perubahan gaya belajar mahasiswa sebelum dan setelah pembelajaran dengan model PBL dengan menggunakan kuesioner Grasha. Selain itu mahasiswa diminta untuk mengisi kuesioner evaluasi pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Teramati perubahan gaya belajar mahasiswa, yaitu pada menurunnya gaya belajar avoidant, kenaikan pada gaya belajar competitive dan collaborative. Sekalipun terlihat perubahan, hasil tersebut belum signifikan secara statistik. Hasil umpan balik dari mahasiswa peserta kuliah pun cukup positif, karena mahasiswa merasa lebih aktif, belajar bekerja dalam tim, dan berkomunikasi. Hasil-hasil positif yang ditunjukkan dalam penerapan model PBL pada mata kuliah ini membuka peluang untuk menerapkan model pembelajaran serupa pada berbagai mata kuliah lain.
ANALISIS PERMASALAHAN PEMBELAJARAN IPA: STUDI KASUS DI SMPN 7 MUARO JAMBI
Jufrida Jufrida;
Fibrika Rahmat Basuki;
Frenki Rinaldo;
Heni Purnamawati
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 8, No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jps.8.1.2020.50-58
This research aims to determine the problem of science learning in Junior High School. This research was conducted at the 7 Muaro Jambi Junior High School in the academic year 2018/2019. The study uses a qualitative approach with the case study type. The subjects of this research were 9 grade students of 7 Muaro Jambi Junior High School. The research instrument used observation sheets for science learning facilities, student and teacher questionnaire. Data was analyzed in a qualitative descriptively with an interactive analysis models (Huberman and Miles models). The results showed that the application of scientific approaches has not been optimal. The results of this study showed that the application of scientific approaches has not been optimal. Science learning still rarely use multimedia. Teachers rarely invite students to investigation or experiment to find the science concept. Students learn by memorizing the concepts found in the book or described by the teacher. Students have difficulty to explain the application of science concepts related to the phenomenon in daily life. Students' motivation and interest in science learning are low. Parents lack the attention and guidance of studying science at home to their children. The average time used to learn of science outside of the schools is < 2 hours/week. The school has laboratory equipment and science tectbooks are adequate to support the study of science.
PENGARUH TINGKAT KONSENTRASI BELAJAR SISWA TERHADAP DAYA PEMAHAMAN MATERI PADA PEMBELAJARAN KIMIA DI SMA NEGERI 2 BATANG
Ria Aviana;
Fitria Fatichatul Hidayah
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 3, No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jps.3.1.2015.30-33
Konsentrasi belajar adalah pemusatan perhatian dalam proses perubahan tingkah laku yang dinyatakan dalam bentuk penguasaan, penggunaan, dan penilaian terhadap atau mengenai sikap dan nilai-nilai, pengetahuan dan kecakapan dasar yang terdapat dalam berbagai bidang studi. Prosespembelajaran dikatakan berhasil apabila tujuan pembelajaran itu tercapai. Berhasil tidaknya pencapaian tujuan pembelajaran tergantung pada proses pembelajaran yang dijalani oleh siswa. Jika konsentrasi siswa rendah, maka akan menimbulkan aktivitas yang berkualitas rendah pula serta dapat menimbulkan ketidakseriusan dalam belajar dan daya pemahaman terhadap materi pun menjadi berkurang. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi rendahnya daya pemahaman siswa adalahkonsentrasi. Konsentrasi merupakan modal utama bagi siswa dalam menerima materi ajar serta menjadi indikator suksesnya pelaksanaan pembelajaran. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan konsentrasi siswa yaitu dengan mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam belajar. Dengan mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam belajar diyakini akan membuat siswa aktif dalam mengkonstruksikan pengetahuannya, sehingga siswa menjadi fokus atau konsentrasi terhadap apa yang dipelajarinya.Kata kunci: konsentrasi belajar, daya pemahaman, pembelajaran kimi
PENERAPAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVIS BERDASARKAN INTEGRASI DIMENSI REPRESENTASI KIMIA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI
Lina
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 4, No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jps.4.2.2016.26-34
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendekatan konstruktivis berdasarkan integrasi dimensi representasi kimia, yaitu makroskopik, sub-mikroskopik, dan simbolik terhadap motivasi belajar peserta didik kelas XI, SMA Negeri 1 Banguntapan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain satu faktor dua sampel dengan uji hipotesis menggunakan uji-t beda subjek. Proses pembelajaran dilakukan dengan pendekatan konstruktivis dengan metode praktikum, dan diskusi kelompok. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara motivasi belajar kelas kontrol dan eksperimen, dengan nilai t0= 0,313 pada taraf signifikansi 5%. Kendala dari penerapan pembelajaran berdasarkan integrasi dimensi representasi kimia adalah pada level penalaran sub-mikroskopik. Peserta didik menganggap representasi sub-mikroskopik adalah hal baru sehingga membutuhkan waktu dalam membangun aktivitas penalaran sub-mikroskopik.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN SIKAP SOSIAL SISWA MELALUI MODEL KOOPERATIF J-TROW TERINTEGRASI PENILAIAN PEER ASSESSMENT
siti istijabatun
JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS) Vol 7, No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jps.7.1.2019.22-29
The average value of chemistry learning outcomes and social attitudes is still low as the background of this study, so this study aims to improve the learning outcomes and social attitudes of the students by using the J-Trow cooperative learning model integrated peer assessment of material solution. This research is a classroom action research which consisted of two cycles, with pre-cycle data taken from the students data on the previous basic competencies. The data analysis using descriptive comparative techniques by comparing data cycle I and cycle II. The results showed that there was an increasing in students' social attitudes and the number of students who achieved minimal completeness was 29.2%. The student’s average learning outcomes increased from 58.98 in the first cycle and 70.20 in the second cycle. Students' responses to learning showed a positive response, which is more than 50% of students give good responses.