cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 477 Documents
WASTE TO ENERGY : RECOVERY DAN ELEKTROLISA AMONIA DARI LIMBAH PABRIK PUPUK UNTUK MENGHASILKAN HIDROGEN I. Riwayati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 6, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v6i1.124

Abstract

Limbah dengan kandungan ammonia sangat berbahaya jika tidak diolah dengan baik. Limbah ini dapat berasal dari peternakan, rumah potong hewan, plant ammonia, plant pupuk dan pertania . Selama ini limbah dengan kandungan ammonia diolah dengan cara biologi ( nitrifikasi /denitrifikasi ) dan dengan ion exchanger. Elektrolisa ammonia merupakan salah satu cara alternative untuk mengolah limbah terutama limbah dari plant pupuk dan plant ammonia .Proses ini menghasilkan hydrogen yang dapat digunakan sebagai bahan bakar fuel sel sehingga dihasilkan listrik yang dapat dipergunakan oleh plant. Proses elektrolisa amonia menghemat energi 95,3% serta harga hidrogen yang lebih murah 87,3 % jika dibandingkan dengan proses elekrolisa air untuk menghasilkan hidrogen. Kata Kunci : Elektrolisa, Amonia, Hidrogen
PRODUKSI BIOETANOL DARI BONGGOL JAGUNG MELALUI PROSES HIDROLISA SELULOSA SECARA ENZYMATIS MENGGUNAKAN TRICHORDEMA REESEI I. Riwayati I. Riwayati; I. Hartati; L. Kurniasari; R. D. Ratnani
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v5i2.125

Abstract

Penggunaan bahan bakar dari fosil meningkatkan jumlah karbondioksida diudara yang pada akhirnya dapat meningkatkan suhu dipermukaan bumi . Disamping itu ketersediaan bahan bakar fosil yang tidak dapat diperbaharui menyebabkan dicarinya alternative bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dan dapat diperbaharui . Salah satu bahan bakar tersebut adalah bioetanol . Bioetanol dapat dibuat dari berbagai sumber bahan baku . Secara garis besar bahan baku bioetanol dapat diperoleh dari bagian-bagian tumbuhan ,salah satunya adalah biomasa bersellulosa seperti bonggol jagung . Bonggol jagung sampai saat ini menjadi limbah pertanian dan dipergunakan hanya sebagai bahan bakar untuk pemanfaatannya. Bonggol jagung ini mengandung selulosa yang merupakan suatu bentuk karbohidrat komplek . Untuk dapat difermentasikan menjadi etanol, maka selulosa ini harus dipecah terlebih dulu menjadi karbohidrat sederhana yang disebut glukosa . Proses pemecahan ini disebut sebagai hidrolisa . Hidrolisa dapat dilakukan dengan cara kimia ataupun enzimatis. Pada percobaan ini dilakukan pemecahan selulosa yang ada pada bonggol jagung dengan enzim selulase yang dihasilkan dari Trichordema reseei. Tahap pertama dari percobaan adalah menentukan variabel yang berpengaruh dalam proses dan tahap selanjutnya adalah melakukan optimasi terhadap variabel berpengaruh yang diperoleh dari tahap pertama percobaan. Dari hasil percobaan tahap pertama diperoleh variabel yang berpengaruh adalah pH dan rasio substrat-enzim . Sedangkan hasil optimasi pada percobaan selanjutnya diperoleh kondisi optimum dari percobaan adalah pada pH = 4 dan rasio substrat-enzim = 1 : 1,5 dengan kadar glukosa sebesar 18,001 %. Kata Kunci : Bonggol jagung , hidrolisa enzimatis , Trichordema resei
KAJIAN HASIL PEMBUATAN BIOETANOL DARI TEPUNG SINGKONG (Manihot esculenta) DAN TEPUNG TALAS (Colocasia esculenta (L.) Schott) PADA PROSES YANG SAMA R.D Ratnani
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v5i2.126

Abstract

Kebutuhan bahan bakar minyak bumi (BBM) di berbagai negara akhir-akhir ini mengalami peningkatan tajam. Untuk mengurangi tekanan besarnya konsumsi minyak, Bio-ethanol (ethanol) merupakan salah satu pilihan untuk dipergunakan sebagai sumber energi pengganti minyak (bensin). Bio-ethanol ini merupakan salah satu energi alternatif yang dapat menghasilkan energi (energi resources) ataupaun pembawa energi (energy carrier) yang lebih terjamin keberlanjutannya (sustainabel), lebih ramah lingkungan, dan lebih ekonomis sebag ai pengganti atau campuran bensin atau premium. penggunaan ethanol untuk bahan bakar. Proses pembuatan bioetanol terjadi dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah persiapan bahan baku, yang berupa proses hidrolisa pati menjadi glukosa. Tahap kedua berupa proses fermentasi, merubah glukosa menjadi etanol dan CO2. Sedangkan tahap ketiga yaitu pemurnian hasil dengan cara distilasi. Hasil yang diperoleh diharapkan dapat diaplikasikan dalam masyarakat. Selain mudah diaplikasikan dapat juga di jadikan alternatif yang paling menjajikan. Pada kajian ini dapat dilihat bahwa ternyata ubi kayu mendapatkan bioethanol lebih banyak.Kata kunci : bioethanol, sustainable, and glukos.
KAJIAN MODEL MATEMATIS KINETIKA INAKTIVASI ENZIM LIPOKSIGENASE UNTUK PRODUKSI TEPUNG BIJI KECIPIR SEBAGAI TEPUNG KOMPOSIT D. K. wikanta; Mohamad Endy Yulianto; I. Hartati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 6, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v6i1.127

Abstract

Winged bean (Psophocarpus tetragonolobus L) which its nutrition content is similar to soybean, is expected as the substitute of soybean. Winged bean can be used as source of protein by transforming it into composite flour which can be used as food product or edible film in food packaging. The utilization of winged bean is limited caused by its strong bitter beany flavour. The beany flavour is caused by the conversion of unsaturated fatty acid especially linoleate that catalyzed by lipoksigenase. In order to avoid the beany flavour, it’s urge to find an appropriate method which able to extract the oil of winged bean in the low or zero activity of lipoksigenase. In order to avoid the conversion of hydroperoxide fatty acid, we need to develop an effective extraction method which inactivate the lipoksigenase and also separate the unsaturated fatty acid in winged bean. The purpose of the present study is to develop the kinetics models of the lipoxygenation enzyme inactivation in winged bean flour production. The kinetics models can be described as first orde reaction and it is depends on pressure, temperature and water concentration. Keywords: enzyme, inactivation, winged bean
Potensi Zeolit Alam sebagai Adsorben Air pada Alat Pengering L. Kurniasari
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 6, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v6i1.128

Abstract

Proses pengeringan merupakan salah satu proses yang banyak digunakan di industri. Proses ini membutuhkan energi yang cukup tinggi dan dapat menyebabkan kerusakan pada produk akibat penggunaan suhu tinggi. Salah satu alternatif pengembangan proses pengeringan adalah pengering dengan sistem adsorpsi. Proses ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi energi serta menghindari pemakaian suhu tinggi. Adapun adsorben yang dapat digunakan adalah silika gel, alumina aktif serta zeolit. Zeolit merupakan senyawa aluminosilikat terhidrasi yang terdiri dari ikatan SiO4 dan AlO4 tetrahidra yang dihubungkan oleh atom oksigen untuk membentuk kerangka. Ada dua jenis zeolit jika dilihat dari asalnya, yaitu zeolit alam dan zeolit sintetis. Zeolit alam banyak terdapat dialam dengan harga yang lebih murah bila dibandingkan dengan zeolit sintetis. Namun sebelum digunakan zeolit alam harus diaktivasi untuk meningkatkan sifat-sifat khususnya sebagai adsorben serta menghilangkan pengotor. Ada tiga proses aktivasi pada zeolit alam, yaitu aktivasi dengan asam, basa dan panas. Bila akan digunakan sebagai adsorben air, maka pilihan proses aktivasi yang dapat digunakan adalah aktivasi dengan basa atau panas. Kata kunci : adsorpsi, aktivasi, zeolit alam
PENGARUH PERBANDINGAN SEMEN POZOLAN DAN SEMEN PORTLAND TERHADAP KEKEKALAN BENTUK DAN KUAT TEKAN SEMEN . Hargono; M. Jaeni; F. S. Budi
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v5i2.129

Abstract

Semen merupakan bahan pengikat yang biasa digunakan dalam konstruksi bangunan.Tanah Pozolan atau lebih dikenal dengan tanah Tras mempunyai sifat semen, oleh karena itu untuk mengoptimalkan kegunaan tanah Tras perlu diteliti pengaruh penambahan semen Tras pada semen Portland, selanjutnya campuran semen tersebut diukur kuat tekan dan kekekalan bentuknya.Percobaan yangtelp : (024)7460058 dilakukan adalah dengan mencampur tanah Tras dan Kapur pada perbandingan 4:1, kemudian campuran tanah Tras dan kapur dicampurkan ke dalam semen Portland masing-masing dengan perbandingan 5:1 ; 2:1 ;1;1 ;1:2; 1;3 dan 1:4. Hasil penelitian menunjukkan campuran tanah Tras - kapur dan semen Portland pada perbandingan 1 : 4 mempunyai kuat tekan dengan waktu uji 3, 7 dan 10 hari masing-masing sebesar 205, 216 dan 220 kg/cm2, harga tersebut memenuhi standar SNI kuat tekan dan kekekalan bentuk semen. Kata Kunci: semen pozolan, kekekalan bentuk, kuat tekan
MEKANISME KEAUSAN PAHAT PADA PROSES PEMESINAN: SEBUAH TINJAUAN PUSTAKA Zaenal Abidin
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 6, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v6i1.130

Abstract

Keausan adalah sebuah fenomena yang sering terjadi dalam engineering. Keausan bukan hanya proses tunggal, tetapi beberapa proses berbeda yang dapat berlangsung independen atau secara bersamaan. Kompleksitas proses keausan dapat dibaca dengan mengetahui berbagai variabel yang terlibat, yaitu kekerasan, ketangguhan, kelenturan, modulus elastisitas, kekuatan tarik, kelelahan, dan struktur permukaan yang saling bertemu, seperti geometri, temperatur, tegangan, distribusi tegangan, koefisien gesek, dan atmosfer dari permukaan yang aus. Sebuah pahat gagal dengan tiga macam cara yang berbeda; perpatahan nyata, deformasi plastis dan keausan bertahap. Dua cara pertama mewakili kegagalan dini dari pahat. Keausan bertahap adalah hal yang tidak dapat dicegah dan biasanya telah diperkirakan secara alami pada proses pemotongan logam. Kata kunci: "keausan", "kegagalan pahat", "permukaan bahan"
MODEL MEKANISTIK UNTUK MEMPERKIRAKAN KONSUMSI BAHAN BAKAR KENDARAAN T. Priangkoso
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v5i2.131

Abstract

Model mekanistik memiliki keunggulan dibanding model empirik, yaitu pada fleksibilitas penggunaannya. Model mekanistik konsumsi bahan bakar digunakan untuk memperkirakan laju konsumsi bahan bakar dengan kemungkinan keadaan perilaku pengendaraan, lingkungan, kendaraan yang berbeda-beda berdasarkan beban jalan yang terdiri dari beban aerodinamik, beban akibat hambatan gelinding, percepatan inersia, dan beban gravitasi. Model mekanistik ini menggunakan teknik lumped parameter untuk menyederhanakan persamaan yang digunakan. Mengingat kesederhanaannya, model ini tidak dapat digunakan untuk melakukan assesment teknologi kendaraan.Kata kunci : model mekanistik, beban, lumped parameter
BAHAN BIOMATERIAL STAINLESS STEEL DAN KERAMIK S.M.B. Respati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 6, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v6i1.132

Abstract

Di Indonesia banyak bahan yang dapat dijadikan biomaterial. Bahan baku ferrokrom untuk membuat stainless steel, alumina untuk keramik. Bahan stainless steel mempunyai kekuatan baik tetapi kurang bagus untuk jaringan dan keramik bahan yang rapuh tetapi cocok untuk jaringan. Diharapkan adanya penelitian lanjut untuk bahan komposit campuran keduanya. Kata kunci : SS 316L, keramik, biomaterial
KEAUSAN PADA KONTAK LUNCUR PIN-ON-DISC: SEBUAH TINJAUAN PUSTAKA I. Syafa’at
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v5i2.133

Abstract

Tribologi sebagai ilmu yang mempelajari tentang gesekan, keausan dan pelumasan sangat erat kaitannya dalam bidang engineering. Dalam hubungannya dengan pergerakan relatif dua buah permukaan benda yang saling kontak, jenis kontak dibedakan atas kontak statis dan dinamis. Dalam kontak dinamis, gerakan benda terbagi atas kontak luncur (sliding contact) dan kontak bergulir (rolling contact). Fenomena keausan akibat gesekan menjadi kajian yang menarik untuk diteliti. Model yang dibangun dapat berupa data hasil eksperimen ataupun hasil simulasi dengan bantuan software. Paper ini mereview penelitian-penelitian yang menggunakan finite element analysis (FEA) untuk meneliti kedalaman aus pada pin-on-disc. Hasil review ini menunjukkan bahwa berbagai penelitian tentang keausan yang telah dilakukan pada umumnya berangkat dari model keausan yang dibangun oleh Archard. Meskipun membutuhkan waktu yang relatif lama, penggunaan simulasi FEA dengan bantuan software dalam merumuskan keausan perlu dilakukan karena simulasi ini membutuhkan biaya yang relatif lebih murah. Untuk penelitian ke depan, perlu dikembangkan penelitian tentang kedalaman keausan pada kontak luncur dengan FEA.Kata kunci: sliding wear, pin-on-disc, keausan Archard, FEA

Page 4 of 48 | Total Record : 477