cover
Contact Name
Mohammad Rizki
Contact Email
mohammadrizki.md@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.kedokteran.unram@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Mataram Jl. Pendidikan No. 37 Mataram, Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kedokteran
Published by Universitas Mataram
ISSN : 23015977     EISSN : 25277154     DOI : -
Core Subject : Health,
The Unram Medical Journal managed by the Medical Faculty of Mataram University is a scientific journal to publish the results of the latest research in the field of medical and health related. This journal promote medical sciences generated from basic sciences, clinical, and community research to integrate researches in all aspects of human health. This journal publishes original articles, reviews, and also case reports.
Articles 408 Documents
Faktor-faktor yang berhubungan dengan Suspect Skabies pada Santri Pondok Pesantren Al-Aziziyah Kapek Gunung Sari Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2015 Pertiwi, Arsy Mira; Hapsari, Yunita; Affarah, Wahyu Sulistya
Jurnal Kedokteran Vol 6 No 2.1 (2017)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Prevalensi penyakit skabies menduduki urutan ketiga dari 12 penyakit kulit tersering di Indonesia. Angka kejadian skabies sering terjadi pada orang-orang yang tinggal bersama di fasilitas tertentu, seperti fasilitas asrama, pondok pesantren, rumah jompo, rumah sakit, rawat inap, rumah tahanan dan fasilitas lainnya. Pondok pesantren menyediakan beberapa fasilitas asrama yang digunakan secara bersama-sama oleh karena itu santri rentan tertular penyakit skabies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap suspect skabies pada santri di Pondok Pesantren Al-Aziziyah Kapek Gunungsari. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian epidemiologi dengan cross sectional study dengan metode proportion random sampling. Populasi penelitian ini ialah seluruh santri dengan jumlah minimal sampel 93 orang dan pengurus santri yang berjumlah 25 orang. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui observasi langsung dan data sekunder berupa absensi santri. Adapun instrumen penelitian yang digunakan ialah kuisioner dan lembar observasi. Hasil : Sebagian besar responden (95,69%) mengalami suspect skabies. Kemudian dari hasil analisis bivariat yang menggunakan uji Chi square dengan α 5% diperoleh lima faktor yang berhubungan dengan suspect skabies yaitu personal hygiene, kelembaban, ventilasi, kepadatan hunian dan dukungan pihak pondok pesantren. Simpulan : Suspect skabies pada santri di Pondok Pesantren Al-Aziziyah Kapek Gunungsari memiliki hubungan dengan beberapa faktor yaitu personal hygiene, kelembaban, ventilasi, kepadatan hunian dan dukungan pihak pondok pesantren. Oleh karena itu, maka disarankan kepada Pondok Pesantren Al-Aziziyah Kapek Gunungsari untuk menerapkan pendidikan kesehatan, melaksanakan pendataan kesehatan secara aktif dan rutin, dan mengatur tata letak perlengkapan santri pada tiap kamar yang disesuaikan dengan standar kesehatan.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Kulit Kacang Tanah (Arachis Hypogaea) terhadap Kadar Kolesterol Total pada Tikus Putih (Rattus Norvegicus) yang Diinduksi dengan Diet Tinggi Lemak Akbar, Faishal; Anggoro, Joko; Priyambodo, Seto
Jurnal Kedokteran Vol 6 No 2.1 (2017)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak di dunia dengan angka kematian sekitar 7,4 juta pada tahun 2012. Kulit kacang tanah telah berkembang menjadi alternatif pencegahan penyakit kardiovaskular. Kulit kacang tanah (Arachis hypogaea) diketahui memiliki kandungan aktif yaitu flavonoid, yang berperan sebagai antioksidan dan memiliki pengaruh terhadap kadar kolesterol total. Metode : Penelitian ini bersifat eksperimental dengan rancangan post-test only control group design. Sebanyak 30 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) jantan dibagi secara acak kedalam 5 kelompok. 3 kelompok perlakuan, P1, P2, dan P3 diberikan ekstrak kulit kacang dengan dosis masing masing kelompok, 300 mg/kgBB/hari, 600 mg/kgBB/hari, dan 1200 mg/kgBB/hari, 2 kelompok lain yaitu kelompok kontrol normal (KN) diberikan pakan konsentrat saja dan kelompok kontrol positif (KP) diberikan simvastatin dengan dosis 0,9 mg/kbBB/hari. Sebelum perlakuan, seluruh hewan coba kecuali kelompok KN diinduksi diet tinggi lemak dengan dosis 10 mg/hari selama 6 minggu. Hasil: Rerata kadar kolesterol total pada KN, KP, P1, P2, dan P3 masing-masing 54,2 4,44 mg/dL, 56,6 13,56 mg/dL, 46,8 11,52 mg/dL, 41,6 6,54 mg/dL, 43,25,63 mg/dL. Berdasarkan hasil analisis data, tidak ada perbedaan kadar kolesterol total yang bermakna antara kelompok perlakuan dengan kelompok yang diberikan obat simvastatin, dengan signifikansi sebesar p =0,061 (P>0,05). Simpulan: Pemberian ekstrak kulit kacang tanah dengan dosis 300, 600, dan 1200 mg/kgbb/hari, memiliki efek yang setara dengan pemberian obat simvastatin dosis 0,9 mg/kgbb/hari dalam menurunkan kadar kolesterol total pada tikus yang telah diinduksi dengan diet tinggi lemak.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Kulit Kacang Tanah (Arachis Hypogaea) Terhadap Kadar Trigliserida pada Tikus Putih (Rattus Norvegicus) yang diinduksi dengan Diet Tinggi Lemak Irawan, Tannia Rizkyka; Anggoro, Joko; Priyambodo, Seto
Jurnal Kedokteran Vol 6 No 2.1 (2017)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: As a way to prevent cardiovascular disease, peanut shell has been develop to be an alternative way. The present bioactive compound, luteolin, acts as antioxidant and can also influence trygliceride metabolism. The purpose of this study is to find out the effect of the peanut shell extract (Arachis hypogaea) ontriglyceride level in rats (Rattus norvegicus) induced by high fat diet. Method: Present research is an experimental research with post test control group only. The rats divided into 5 groups. They are negative control group induced by daily diet, positive control induced by simvastatin 0,9 mg/kgBB/daily, and three treatment groups induced by three different dosage of peanutshell extract (Arachis hypogaea). Three different dosage consist of 300mg/kgBB/daily (P1), 600 mg/kgBB/daily (P2), and 1200/kgBB/daily (P3) orally. Before the treatment start, we induced the rats with high fat diet 10mg/daily for 6 weeks to make hypertrygliceride state. Result: Based on the experiment, the averages of triglyceride level among KN, KP, P1, P2, and P3 are 125,8 20,4 mg/dl, 80,2 44 mg/dl, 112,4 34,6 mg/dl, 159,4 46,8 mg/dl, dan 75,4 31,9 mg/dl. Conclusion: Based on the result, it can be concluded that the oral induction of 300mg/kgBB/daily nutshell extract (Arachis hypogaea) has the same effect with simvastatin 0,19mg/kgBB/daily to lowering triglyceride level in mice with hypercholesterol state. While the oral induction of 1200mg/kgBB/daily nutshell extract (Arachis hypogaea) has the bigger effect than simvastatin 0,19mg/kgBB/daily on lowering triglyceride level in mice with hypercholesterol state.
Efek Pemberian Ekstrak Daun Srikaya (Annona squamosal L) terhadap Kadar SGOT dan SGPT pada Tikus (Rattus norvegicus) yang Diinduksi Karbon Tetraklorida(CCL4) Wiracakra, I Gusti Lanang Krisna; Nurhidayati, Nurhidayati; Padauleng, Novrita; Rizki, Mohammad
Jurnal Kedokteran Vol 6 No 2.1 (2017)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang:Kerusakan hepar dapat disebabkan oleh radikal bebas yaitu CCl4. Daun srikaya (Annona squamosa L) mengandung senyawa flavonoid yang merupakan antioksidan dan berpotensi melindungi hepar terhadap kerusakan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek pemberian ekstrak daun srikaya (Annnona squamosal L) terhadap kadar SGOT dan SGPT tikus yang diinduksi CCl4. Metodologi penelitian: Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan rancangan post-test only control group design. Duapuluh ekor tikus dibagi dalam 4 kelompok, 2 kelompok kontrol dan 2 kelompok perlakuan.kontrol positif diberikan CCL4 10% 1 ml/kgBB, kontrol negatif diberikan minyak zaitun 1 ml/kgBB, perlakuan 1 diberi CCl4 dan ekstrak daun srikaya dosis 300 mg/kgBB, serta perlakuan 2 diberi CCl4 dan ekstrak daun srikaya dosis 350 mg/kgBB Hasil:Nilai rerata SGOT dan SGPT kontrol positif tertinggi diantara semua kelompok dan rerata perlakuan 2 terendah diantara semua kelompok. Uji One-way ANOVA terdapat signifikansi (<0,05) pada kadar SGPT, sedangkan pada kadar SGOT tidak signifikan (p>0,05). Uji Post Hoc (LSD) terdapat perbedaan yang bermakna (p<0,05) kadar SGPT perlakuan dua terhadap kontrol positif. Tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok perlakuan 2 dan perlakuan 1. Simpulan:Potensi efek hepatoprotektor ditemukan pada kelompok perlakuanyang diberi ekstrak daun srikaya dengan dosis 300 mg/kgBB dan 350 mg/kgBB
Pengaruh Kegiatan Penyuluhan terhadap Pengetahuan dan Sikap Kesehatan Reproduksi Remaja Siswa-siswi SMAN 5 Mataram Wulandari, Fitri; Widiastuti, Ida Ayu Eka; Pujiarohman, Pujiarohman
Jurnal Kedokteran Vol 6 No 2.1 (2017)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Dewasa ini, remaja rentan dan berisiko terhadap masalah kesehatan reproduksi seperti seks pranikah, HIV AIDS, kehamilan dan aborsi. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kurangnya pengetahuan dan sikap remaja terhadap kesehatan reproduksi. Perlu ada pendidikan untuk mencegah terjadinya masalah terkait kesehatan reproduksi, salah satunya melalui penyuluhan. Tujuan: Mengetahui pengaruh kegiatan penyuluhan terhadap pengetahuan dan sikap kesehatan reproduksi remaja siswa-siswi SMAN 5 Mataram. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan pre-experimental one group pretest-posttest design. Subyek penelitian adalah siswa kelas X SMAN 5 Mataram yang berjumlah 61 orang yang diperoleh dengan metode purposive sampling. Subyek diberi kuesioner untuk pretest dilanjutkan dengan penyuluhan. Setelah itu dilakukan diskusi atau sesi tanya jawab dan diberi posttest pada akhir penyuluhan. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan terhadap rerata pengetahuan dan sikap kesehatan reproduksi remaja setelah dilakukan penyuluhan. Rerata pengetahuan kesehatan reproduksi remaja sebelum kegiatan penyuluhan adalah 16,36 dan sesudah kegiatan penyuluhan rerata pengetahuan meningkat menjadi 18,26. Peningkatan terjadi sebesar 11,61%. Sedangkan rerata sikap kesehatan reproduksi remaja sebelum kegiatan penyuluhan adalah 24,13 dan sesudah kegiatan penyuluhan meningkat menjadi 25,44. Peningkatan terjadi sebesar 5,42%. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai p<0,05, hal ini menunjukkan adanya pengaruh kegiatan penyuluhan terhadap pengetahuan dan sikap kesehatan reproduksi remaja. Kesimpulan: Penyuluhan meningkatkan pengetahuan dan sikap kesehatan reproduksi remaja siswa-siswi SMAN 5 Mataram secara signifikan.
Perbedaan Total Lesi Wajah Sebelum dan Sesudah Aplikasi Sabun Wajah dengan Kandungan 1,5% Triklosan pada Akne Vulgaris Derajat Ringan-Sedang Afifah, Hanan; Hidajat, Dedianto; Widiastuti, Ida Ayu Eka
Jurnal Kedokteran Vol 6 No 2.1 (2017)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Akne vulgaris merupakan self-limited disease dengan mikroorganisme komensal seperti P.acne pada permukaan kulit dan duktus yang terjadi terutama pada remaja. Membersihkan wajah dengan sabun lembut dan mengandung antibakteri merupakan salah satu standar terapi akne vulgaris derajat ringan hingga sedang yang efektif serta berhubungan dengan penurunan jumlah total lesi akne vulgaris. Tujuan: Mengetahui perbedaan total lesi wajah sebelum dan sesudah penggunaan sabun wajah dengan kandungan 1,5% triklosan pada akne vulgaris derajat ringan-sedang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain uji klinik acak buta ganda. Metode sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 59 responden yang merupakan santri Pondok Pesantren Al-Aziziyah Gunung Sari, Lombok Barat berusia 15-19 tahun dengan akne vulgaris derajat ringan hingga sedang. Sampel terbagi menjadi kelompok kontrol yang menggunakan sabun plasebo dan kelompok perlakuan yang menggunakan sabun Phisohex® masing-masing selama 14 hari. Hasil: Pada penelitian menunjukkan perbedaan bermakna sebelum dan sesudah pemakaian sabun Phisohex® dan sabun plasebo dengan nilai p=0,000 (p<0,05) pada masing-masing kelompok. Persentase penurunan lesi sebesar 42,48% pada kelompok Phisohex® dan 38,98% pada kelompok plasebo. Terdapat perbedaan yang bermakna antara jumlah total lesi akne vulgaris pada kelompok yang mencuci wajah dengan sabun Phisohex® dengan kelompok yang mencuci wajah dengan sabun plasebo, p=0,007 (p<0,05) (p=0,007; CI 95%). Kesimpulan: Persentase penurunan jumlah total lesi akne vulgaris pada kelompok Phisohex® lebih besar dibandingkan dengan kelompok plasebo. Sabun Phisohex® lebih efektif dibandingkan sabun plasebo.
Perbedaan Total Lesi Wajah Sebelum dan Sesudah Aplikasi Sabun Wajah yang mengandung Chlorhexidine Digluconate 0,1% terhadap Akne Vulgaris Derajat Ringan-Sedang Yuniartiningtyas, Pitaloka; Hidajat, Dedianto; Widiastuti, Ida Ayu Eka
Jurnal Kedokteran Vol 6 No 2.1 (2017)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Akne vulgaris merupakan self-limited disease dengan mikroorganisme komensal seperti P.acne pada permukaan kulit dan duktus yang terjadi terutama pada remaja. Membersihkan wajah dengan sabun lembut dan mengandung antibakteri merupakan salah satu standar terapi akne vulgaris derajat ringan hingga sedang yang efektif serta berhubungan dengan jumlah total lesi akne vulgaris. Tujuan: Mengetahui perbedaan total lesi akne derajat ringan-sedang pada wajah sebelum dan sesudah penggunaan sabun pencuci wajah yang mengandung chlorhexidine digluconate 0,1%. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain uji klinik acak buta ganda. Metode sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 59 responden yang berasal dari Siswa Pondok Pesantren Al-Aziziyah Gunung Sari, Lombok Barat. Sampel terbagi menjadi kelompok kontrol yang menggunakan sabun plasebo dan kelompok perlakuan yang menggunakan sabun masing-masing selama 14 hari. Hasil: Pada penelitian menunjukan perbedaan bermakna sebelum dan sesudah pemakaian sabun plasebo dan sabun Topicare®, dengan p=0,000 (p<0,05) pada masing-masing kelompok. Persentase penurunan lesi sebesar 35,75% pada kelompok dan 38,98% pada kelompok plasebo. Terdapat perbedaan yang bermakna antara jumlah total lesi akne vulgaris pada kelompok yang mencuci wajah dengan sabun Topicare® dengan kelompok yang mencuci wajah dengan sabun plasebo, p=0,001 (p<0,05) (p=0,001; CI 95%). Kesimpulan: Persentase penurunan jumlah total lesi akne pada kelompok plasebo lebih besar dibandingkan dengan kelompok Topicare®. Sabun plasebo lebih efektif dibandingkan sabun Topicare®.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Anggur Hitam (Vitis vinifera) terhadap Kadar High Density Lipoprotein (HDL) pada Tikus Putih (Rattus norvegicus ) Jantan yang Diinduksi Hiperkolesterol Fitriani, Tri Anna; Lestarini, Ima Arum; Priyambodo, Seto
Jurnal Kedokteran Vol 6 No 2.1 (2017)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Anggur hitam sebagai tanaman lokal diduga dapat digunakan sebagai bahan untuk mencegah aterosklerosis, dan hiperlipidemia. Buah anggur hitam (Vitis vinifera) memiliki kandungan antioksidan flavonoid yang tinggi. Tujuan : Untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian ekstrak anggur hitam (Vitis vinifera) terhadap kadar HDL pada tikus putih (Rattus norvegicus) jantan yang diinduksi hiperkolesterol. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat eksperimen dengan rancangan penelitian post test only randomized controlled group design. Hewan percobaan yang digunakan adalah tikus putih (Rattus norvegicus) jantan strain Wistar sebanyak 24 ekor tikus. Tikus putih tersebut dibagi menjadi 6 kelompok yaitu K1 diberi diet normal, K2 diinduksi hiperkolesterol, K3 diinduksi hiperkolesterol dan larutan simvastatin, kelompok (P1, P2, P3) diinduksi hiperkolesterol dan diberikan ekstrak buah anggur hitam dengan dosis 200 mg, 400 mg, dan 800 mg. Kadar HDL yang diperoleh dianalisis dengan metode statistik non parametrik Kruskal Wallis. Hasil : Rerata kadar HDL paling rendah dan paling tinggi ditemukan pada kelompok K1 dan K3 yaitu 15± 8,1 mg/dl dan 28,25 ± 12,99 mg/dl. Rerata kadar HDL pada kelompok K2 yaitu 19,25 ± 6,55 mg/dl, sedangkan rerata HDL pada kelompok P1, P2, P3 berturut-turut adalah 18,5 ± 5,06 mg/dl, 21,75 ± 14,77 mg/dl, 22,25 ± 10,84 mg/dl. Kesimpulan : Pemberian ekstrak anggur hitam (Vitis vinifera) pada tikus putih (Rattus norvegicus) jantan dengan dosis 200 mg, 400 mg, dan 800 mg belum dapat meningkatkan rerata kadar HDL.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Anggur Hitam (Vitis vinifera) terhadap Kadar Trigliserida Darah pada Tikus Wistar (Rattus norvegicus) Jantan yang Diinduksi Hiperkolesterol Hapsari, Dita Nur; Lestarini, Ima Arum; Priyambodo, Seto
Jurnal Kedokteran Vol 6 No 2.1 (2017)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Di Indonesia, sekitar 7,2% penduduk menderita Penyakit Jantung Koroner. Penyakit Jantung Koroner adalah penyakit jantung yang disebabkan karena penyempitan arteri koronaria akibat proses aterosklerosis. Faktor resiko penyebab aterosklerosis antara lain hiperlipidemia, kebiasaan merokok, diebetes millitus, kurangnya aktifitas, dan stress. Hiperlipidemia merupakan kenaikan kadar kolesterol, trigliserida ataupun keduanya. Aterosklerosis dapat dicegah dengan mengubah pola hidup dengan memperhatikan pola makan yang sehat salah satunya dengan buah anggur hitam. Kadar flavonoid pada anggur hitam meningkatkan aktivitas lipoprotein lipase sehingga berpengaruh terhadap kadar trigliserida serum. Metode: Desain penelitian ini adalah Post Test Only Control Group Design. Besar sampel penelitian adalah 24 ekor, dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kelompok normal (K1), kelompok yang diinduksi hiperkolesterol 28 hari (K2), kelompok yang diinduksi simvastatin 14 hari (K3), kelompok perlakuan dengan dosis anggur hitam selama 14 hari masing-masing 200 mg/200 grBB/hari (P1), 400 mg/200 grBB/hari (P2), dan 800 mg/ 200grBB/hari (P3).Selanjutnya data akan dianalisa dengan uji One-way ANOVA. Hasil: Nilai rerata kelompok normal (K1) adalah 42,8 ± 24,7 kelompok K2 adalah 59,3 ± 30,4 gr/dl , K3 adalah 63,0 ± 23,2 gr/dl. Nilai kelompok perlakuan dosis berturut-turut P1 adalah 90,3 ± 30,8 gr/dl, P2 adalah 55,3 ± 41 gr/dl, dan P3 adalah 50,3 ± 14,7 gr/dl. Dari uji statistik menggunakan One-way ANOVA didapatkan nilai p 0,311 (p>0,05) yang dapat diartikan bahwa tidak ada penurunan kadar trigliserida secara bermakna. Simpulan: Pemberian ekstrak anggur hitam (Vitis vinifera. L) tidak berpengaruh secara bermakna terhadap perbedaan rerata kadar trigliserida darah tikus putih jantan (Rattus novergicus) yang diinduksi hiperkolesterol
Pengaruh Pemberian Ekstrak Anggur Hitam (Vitis vinifera) terhadap Kadar Kolesterol Total pada Tikus Wistar Jantan (Rattus norvegicus ) yang Diinduksi Hiperkolesterol Ramadhani, Arsy Cahya; Lestarini, Ima Arum; Ekawanti, Ardiana
Jurnal Kedokteran Vol 6 No 2.1 (2017)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Buah anggur merupakan pangan fungsional yang memiliki kandungan polifenol tinggi diantaranya senyawa flavonoid dan resveratrol yang dapat menurunkan kadar kolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak anggur hitam (Vitis vinifera) terhadap penurunan kadar kolesterol total pada tikus wistar jantan (Rattus norvegicus) yang diinduksi hiperkolesterol. Metode : Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian Post Test Only Controlled Group Design. Sampel penelitian adalah 24 ekor tikus wistar jantan yang dibagi menjadi 6 kelompok. Kelompok K1 hanya diberikan pakan konsentrat tanpa induksi hiperkolesterol, kelompok K2 hanya diinduksi hiperkolesterol, kelompok K3 diinduksi hiperkolesterol dan diberi simvastatin, kelompok P1, P2, dan P3 diinduksi hiperkolesterol dan diberi ekstrak anggur hitam dengan dosis masing-masing 1 g/kgBB/hari, 2 g/kgBB/hari, dan 4 g/kgBB/hari selama 14 hari. Pengaruh pemberian ekstrak anggur hitam dievaluasi dengan pengukuran kadar kolesterol total. Analisis data dilakukan dengan uji statistik Kruskal-Wallis. Hasil : Rerata kadar kolesterol total pada kelompok K1, K2, K3, P1, P2, dan P3 berturut-turut adalah 39,75 ± 4,65 mg/dl; 44,50 ± 3,00 mg/dl; 42,25 ± 4,65 mg/dl; 41,75 ± 8,88 mg/dl; 38,00 ± 14,79 mg/dl; 43,75 ± 6,70 mg/dl. Hasil uji statistik dengan Kruskal-wallis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,781 (p > 0,05) yang berarti tidak terdapat perbedaan rerata yang bermakna pada setiap kelompok. Kesimpulan : Pemberian ekstrak anggur hitam (Vitis vinifera) tidak memiliki pengaruh terhadap penurunan kadar kolesterol total pada tikus wistar jantan (Rattus norvegicus) yang diinduksi hiperkolesterol.