cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL KONFIKS
ISSN : 23552638     EISSN : 27461866     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
MEMPERKUAT JATI DIRI BANGSA DENGAN MENERAPKAN MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERITA Cahyani, Isah; Munirah, Munirah; Yuliandra, Lia; Ariani, Nina
JURNAL KONFIKS Vol 10, No 2 (2023): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v10i2.10862

Abstract

Keterampilan menulis menjadi hal yang perlu diperhatikan saat ini karena merupakan kemampuan penting dalam berkomunikasi untuk menyampaikan suatu maksud dan tujuan, meningkatkan kreativitas, dan menjadi ciri dari bangsa terpelajar yang kreatif dan imajinatif. Kenyataannya keterampilan menulis kita secara umum sangat rendah. Ini terlihat dari minimnya produk dan kualitas tulisan yang dihasilkan. Hal ini dikarenakan sedikitnya porsi pemberian latihan menulis yang disediakan guru di kelas, kurangnya kreativitas dalam penggunaan model pembelajaran yang dapat merangsang siswa untuk menulis, dan rendahnya kebiasaan membaca siswa.Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas pembelajaran dengan menggunakan model Discovery Learning (DL). Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen nonequivalent control group design. Sampel penelitian ialah siswa kelas IV SD di Kecamatan Purwakarta.Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan tes menulis, observasi, dan wawancara. Keterampilan menulis dinilai melalui rubrik yang telah divalidasi dosen ahli. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik inferensi yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model DL dapat meningkatkan efektifitas keterampilan menulis cerita fiksi, dibuktikan dari nilai post tesyang lebih besar. Hal ini disebabkan karena model DL memungkinkan siswa mengeksplorasi, mengklasifikasi, dan memanfaatkan data lebih banyak sehingga meningkatan imajinasi, pemilihan dan pembendaharaan kata serta kreativitas siswa. Kesemuanya membantu siswa menulis lebih baik.
ANALISIS KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL LAYANGAN PUTUS KARYA MOMMY ASF Indriani, Rizki; Rahayu, Sri
JURNAL KONFIKS Vol 10, No 2 (2023): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v10i2.13111

Abstract

Karya sastra tidak sekadar merupakan kumpulan kata-kata yang tersusun rapi, tetapi merupakan manifestasi dari kreativitas manusia yang mencerminkan imajinasi, pemikiran, dan tindakan. Dalam konteks ini, memahami karya sastra memerlukan pendekatan yang tidak hanya melibatkan aspek estetika dan naratif, tetapi juga tinjauan psikologis terhadap kepribadian tokoh-tokohnya. Ini karena karakter dalam karya sastra seringkali menjadi cerminan dari kompleksitas manusia, yang tercermin dalam struktur kepribadian mereka, seperti id, ego, dan superego. Penelitian terhadap kepribadian tokoh dalam karya sastra, seperti novel Layangan Putus karya Mommy ASF, menjadi penting untuk mengeksplorasi dinamika karakter dan bagaimana mereka bereaksi terhadap berbagai situasi. Metode deskriptif digunakan untuk menguraikan, menganalisis, dan menginterpretasikan kepribadian tokoh utama dalam novel tersebut, dengan fokus pada tiga aspek kepribadian yaitu id, ego dan superego. Data penelitian diperoleh dari novel Layangan Putus karya Mommy ASF itu sendiri, dengan menggunakan kutipan-kutipan yang relevan yang menggambarkan sifat-sifat dan perilaku tokoh utama. Teknik hermeneutik digunakan dalam pengumpulan dan analisis data, yang melibatkan proses pembacaan, pencatatan, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa novel tersebut menghadirkan karakter tokoh utama dengan dominasi kepribadian id. Kinan memiliki kepribadian yang ditunjukan dengan rasa keinginan yang berlebihan.  Sedangkan unsur id pada Aris tergambar sebagai individu yang memiliki keinginan yang kuat. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami kompleksitas karakter dalam karya sastra, sekaligus menjadi pijakan untuk penelitian lanjutan dalam bidang sastra dan psikologi sastra.
KESANTUNAN BERBAHASA GURU DAN SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VIII SMP NEGERI 2 PEMENANG KABUPATEN LOMBOK UTARA Fitriatun, Yuyun; Erwin, Erwin; Supratman, Supratman
JURNAL KONFIKS Vol 10, No 2 (2023): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v10i2.12661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realitas kesantunan berbahasa guru dan siswa dalam interaksi pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII SMP Negeri 2 Pemenang Kabupaten Lombok Utara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dalam pelaksanaan penelitian ini menggunakan tehnik simak, tehnik catat, dan tehnik rekam. Data yang diperolah oleh peneliti berupa percakapan antara guru dengan siswa, siswa dengan  guru, serta siswa dengan siswa. Teori yang diguanakan dalam penelitian ini adalah teori kesantunan kesantuana berbahasa, tyang berkaitan dengan maksim kebijaksanaan, maksim kedermawaan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim pemufakatan, dan maksim simpati. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan oleh peneliti sikap santun yang diterapkan oleh guru dan siswa SMP Negeri 2 Pemenang sangtlah maksimal. Guru lebih dominan menggunakan maksim kedermawaan sedangkan siswa lebih menerapkan maksim penghargaan. 
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SASTRA MENGGUNAKAN MEDIA PETAK LITERASI BAGI ANAK PELOSOK Basir, Sitti Nurfadhilah
JURNAL KONFIKS Vol 11, No 1 (2024): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v11i1.9622

Abstract

Media pembelajaran yang menarik sangat diperlukan bagi peserta didik yang berada di daerah pelosok khususnya bagi mereka yang mengalami keterlambatan membaca. Penelitian ini bertujuan: (1) Menghasilkan media ipembelajaran ipetak iliterasi untuk meningkatkani keterampilani membacai siswai pelosok; (2) Memperoleh hasil uji ivalidasi ahli dan media petaki literasii untuk meningkatkani keterampilan membaca siswa pelosok. Penelitian ini adalah penelitiani dan pengembangani dengan menggunakan 4D (Define, Design, Defelopment, and Dessimination). Data yang digunakani dalam penelitiani inii adalah datai kualitatif yaitu wawancara dan angket yang bersumber dari guru dan peserta didik berdasarkan informasi yang diperoleh mengenai media pembelajaran. Data kuantitatif yaitu hasil penilaian ahli dan praktisi terhadap media yang bersumber dari perolehan skor atau nilai yang diberikan terhadap produk media pembelajaran. Analisis studi pendahuluan dilakukan terhadap respons peserta didik dan guru melalui angket dan wawancara. Analisis data uji ahli dan praktisi berdasarkan teknik deskriptif gabungan kualitatif dan ikuantitatif. Analisis idata kualitatifi dilakukan terhadap tanggapan, kritik dan sarani yang diberikan ahlii dan prkatisi. Data kuantitatiff dilakukan terhadap skor-skor yang diperoleh dari uji ahli dan praktisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji ahli dan praktisi terhadap media pembelajaran aspek materi dan media petak literasi secara umum dinyatakan bahwa layak digunakan. Hasil penilaian aspek materi pembelajarani memperolehi inilai rata-rata 0.90 dengan kategori sangat layak dan aspek media pembelajaran memperoleh nilai rata-rata 0.91 dengan kategori sangat layak.  Data yang diperoleh pada uji validitas menunjukkan komentar, kritik, dan saran terhadap produk yang dikembangkan. Berdasarkan masukan (komentar, ikritik, dan saran) tersebut, perbaikan dan pembaharuan produk menjadi lebih baik. Berdasarkan hasill analisis datai uji ahli dan praktisi, idinyatakan bahwa media pembelajaran petak literasi layak digunakan dalam upaya peningkatan keterampilan membaca bagi siswa pelosok.
FENOMENA ANOMALI SOSIAL DALAM NOVEL YUNI KARYA ADE UBAIDIL Firdausa, Mediati; Mahyu, Moulia
JURNAL KONFIKS Vol 11, No 1 (2024): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v11i1.10136

Abstract

Yuni merupakan sebuah novel yang merefleksikan beragam anomali sosial yang bersinggungan dengan kehidupan di tengah masyarakat saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena anomali sosial yang berkaitan dengan dinamika sosial  dalam novel Yuni karya Ade Ubaidil (terbit pada awal tahun 2022). Dinamika sosial berkaitan dengan pergeseran dan perubahan nilai-nilai yang terjadi di dalam lingkup masyarakattertentu.  Pendekatandalam penelitian iniialah deskriptif kualitatif. Data yang diamati dalam penelitian ini adalah setiap kalimat yang ada di dalam novel Yuni karya Ade Ubaidil. Selanjutnya, data tersebut dianalisis dan diklasifikasikan berdasarkan objek kajian dinamika sosial, yakni perubahan sosial, pengendalian sosial, penyimpangan sosial, dan mobilitas sosial. Teknik yang dilakukan dalam analisis data penelitian ini ialah teknik baca dan catat. Data-data yang ditemukan diproses lagi melalui tiga tahap, yaitu tahap reduksi, tahap penyajian data, dan tahap penarikan simpulan. Setelah dilakukan penelitian, ditemukan lima belas data yang menggambarkan dinamika sosial dalam novel tersebut. Data-data tersebut menunjukan perubahan sosial, penyimpangan sosial, pengendalian sosial, dan mobilitas sosial. Perubahan sosial berjumlah 9 data, penyimpangan sosial berjumlah 4 data, mobilitas sosial berjumlah 1 data, dan pengendalian sosial 1 data. Data yang telah ditemukan tersebuttidak hanya berkaitan dengan tokoh utama, Yuni. Akan tetapi berkaitan pula dengan tokoh pendukung lain, misalnya Pak Damar (penyimpangan sosial), Tika (perubahan sosial), Orang Tua Yuni (mobilitas sosial), Petinggi Daerah Yuni (pengendalian sosial).
KONTRIBUSI HONORIFIK BAHASA MADURA TERHADAP PENGAYAAN SAPAAN SANTUN BERBAHASA MAHASISWA STKIP PGRI SUMENEP suhartatik, suhartatik; hodairiyah, hodairiyah; Arifah, Siti
JURNAL KONFIKS Vol 11, No 1 (2024): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v11i1.10753

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penggunaan tingkat tutur dalam bahasa Madura yang digunakan oleh mahasiswa STKIP PGRI Sumenep dalam berkomunikasi di lingkungan kampus. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan tingkatan bahasa Madura (ondhâgghâ bhâsa) sebagai bentuk kesantunan berbahasa (honorifik) yang sangat penting dalam tata krama bertutur. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak libat cakap (SLC). Hasil dari penelitian ini ditemukan beberapa kata sapaan nama diri, kata sapaan pronomina persona, kata sapaan gelar akademik, dan kata sapaan jabatan dan pangkat yang dipakai mahasiswa sesuai tingkatan bahasa Madura yaitu menurut macamnya ada tiga (3); bhâsa enjâ’ iyâ, bhâsa engghi enten, dan bhâsa èngghi bhunten dan menurut naik turunnya/sorot sandherrâ bahasa terbagi tiga (3) bagian yaitu; bhâsa andhâp/bahasa rendah, bhâsa tèngnga’an/bahasa menengah, dan bhâsa tèngghi/ bahasa tinggi. Dengan adanya penelitian ini diharapkan mahasiswa dapat mengetahui kata sapaan sesuai tingkatan bahasa Madura dengan benar sehingga nantinya bisa berkomunikasi dengan baik dan santun ketika berhadapan dengan dosen atau pun pimpinan di kampus khususnya di STKIP PGRI Sumenep Madura.
LANGUAGE CRIMES AGAINTS IN PRESIDENTIAL CANDIDATE SOCIAL MEDIA X CAPTIONS (FORENSIC LINGUISTIC STUDY) Pramudya, Dwiki Ayu; R, Dian Karina; Suher, Suher
JURNAL KONFIKS Vol 11, No 1 (2024): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v11i1.12978

Abstract

Language crimes are increasingly massive on various social media, carried out intentionally or unintentionally by users as a form of expressive expression. Forensic linguistics is the applied science of linguistics which includes theories, methods and analysis of language in legal issues such as criminal law, civil law, constitutional law, customs and other laws. The aim of this research is to reveal the meaning by describing the types of language crimes from netizens' uploaded captions. on social media X. Forensic linguistics is included in macrolinguistics which combines linguistics and law. Interdisciplinary in this theory is to solve legal problems whose object can be seen from the use of language. The method used is descriptive qualitative with data analysis based on pragmatics and discourse analysis. The object used is the captions uploaded by netizens on social media The diction used is the words be careful, be careful, and don't incite other people. The captions are derogatory with sarcastic expressions and even use harsh words such as kadrun, gedabrus, and ongkang-ongkong. The diction used is total failure, broken, bungul, dummy, KW, and stupid in the insult category. Defamation is described as spreading fake news because account users do not include existing facts. Meanwhile, in the category of hate speech, it is described by the use of harsh diction such as stupid bullshit, hypocritical bangke, sarcastic, bullshit, backbiting, and cheating.
INTERRELATION OF THE ECOLOGICAL LEXICON WITH THE SUSTAINABILITY OF REGIONAL LANGUAGES Ulfa, Mariam; Bhatti, Muhammad Safdar
JURNAL KONFIKS Vol 11, No 2 (2024): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v11i1.14468

Abstract

This research focuses on exploring that the existence of language can be measured from the continuity of the lexicon as the smallest element of language. The use of the ecological lexicon in society is interrelated with the existence of its referent. Based on this, this research uses interdisciplinary studies, namely ecology and linguistics. This research attempts to measure the vitality of the lexicon by recording the ecological lexicon of flora and fauna through lexicon classification. This research aims to find the interrelation between the existence of an ecological lexicon and the survival of regional languages. This research approach uses a qualitative design with the concept of ecolinguistic theory. Data collection techniques in this research used documentation techniques, interviews and literacy studies. The subject of this research uses a sample of regional languages in Indonesia, namely Madurese and the primary subject is linguistic conditions in Pakistan using literacy and documentation studies. The analysis technique for this research uses qualitative descriptive techniques with a referential equivalent method. The results of this research include, among other things, an interrelation was found between ecological conditions and language survival. The active flora ecological lexicon in Madurese is 56% and the active fauna lexicon is 64%. These results are then relevant to the condition and status of the Pakistani language which is facing the threat of extinction in several types of language due to the condition of biodiversity which is starting to become endangered, thus affecting the lexicon referent.
DEVELOPMENT OF SELF-REGULATED LEARNING IN THE PROJECT-BASED HYBRID LEARNING MODEL TO IMPROVE SELF-REGULATED LEARNING Priyambudi, Surya; Setyowati, Yulis; Grahani, Firsty Oktaria
JURNAL KONFIKS Vol 11, No 2 (2024): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v11i2.15764

Abstract

In the current independent learning curriculum of the independent campus, learning in Higher Education has shifted to being based on internet digitalization. SPADA, which will be developed, is an application owned by Wijaya Putra University, which is located at spada.uwp.ac.id. The combination of project-based learning that implements hybrid learning is learning simultaneously online and offline. The problem formulation is formulated: How is the feasibility of developing a project-based hybrid learning model based on the SPADA application for student learning? How can the project-based hybrid learning model based on the SPADA application improve students' self-regulated learning abilities? This study aims To produce the feasibility of developing a project-based hybrid learning model based on the SPADA application for student learning and To explain the project-based hybrid learning model based on SPADA in improving students' self-regulated learning abilities. The research method uses an experimental approach with pretest and posttest. Based on the research results, the project-based hybrid learning model based on the SPADA application to improve the self-regulated learning abilities of Wijaya Putra University students is very effective. This is because the self-regulated learning ability for the goal-setting indicator has increased by 0.98, the environment setting indicator has increased by 0.90, the task strategy indicator has increased by 1.06, the time management indicator has increased by 1.32, the help-seeking indicator has increased by 1.81, and for the self-evaluation indicator has increased by 1.14. The implications of the findings in this study reinforce that knowledge and skills in self-regulated learning abilities are very much needed to support educational models and processes that are increasingly disrupting traditional methods by knowing the selection of digital learning resources and can encourage efforts to improve abilities in self-regulated learning abilities.
WEBTOON SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MENULIS KOMIK JENAKA Wulan, Adisti Primi; Lahir, Muhammad; Wahid, Abdul
JURNAL KONFIKS Vol 11, No 2 (2024): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v11i2.15670

Abstract

Pembelajaran menulis komik jenaka di perguruan tinggi sering kali menghadapi tantangan dalam meningkatkan motivasi dan kreativitas mahasiswa. Webtoon sebagai media digital berbasis visual menawarkan potensi besar untuk membantu mahasiswa memahami struktur naratif, mengembangkan humor yang efektif, serta meningkatkan literasi visual dalam menulis. Namun, pemanfaatan Webtoon dalam konteks pembelajaran menulis komik jenaka masih terbatas dan belum banyak dikaji secara sistemati. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Webtoon sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan menulis komik jenaka mahasiswa serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode survei melalui kuesioner dan wawancara terhadap mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di IKIP PGRI Pontianak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa merasa Webtoon membantu mereka memahami struktur dan teknik menulis komik jenaka, meningkatkan motivasi dalam menulis, serta mempermudah pengembangan ide cerita. Selain itu, faktor internal seperti minat dan kreativitas mahasiswa, serta faktor eksternal seperti dukungan dosen, akses terhadap sumber belajar, dan tantangan teknis turut memengaruhi efektivitas pembelajaran berbasis Webtoon. Temuan ini menunjukkan bahwa Webtoon dapat menjadi media pembelajaran inovatif yang menggabungkan teknologi dengan kreativitas, sehingga mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran menulis komik jenaka di perguruan tinggi. Oleh karena itu, penerapan Webtoon dalam kurikulum menulis kreatif perlu dipertimbangkan lebih lanjut untuk mengakomodasi kebutuhan mahasiswa di era digital.