cover
Contact Name
Wilda Syam Tonra
Contact Email
wildaunkhair@gmail.com
Phone
+6285146375650
Journal Mail Official
wildaunkhair@gmail.com
Editorial Address
Jalan Bandara Sultan Baabullah, Kelurahan Akehuda Kampus 1 Universitas Khairun, Kota Ternate Utara, Maluku Utara-Indonesia
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Delta-Pi : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Published by Universitas Khairun
ISSN : 2089855X     EISSN : 25412906     DOI : 10.33387/dpi
Core Subject : Science, Education,
Delta pi jurnal adalah jurnal yang memuat hasil penelitian pendidikan matematika dan matematika yang dipublikasi sebanyak 2 kali dalam setahun di bulan April dan Oktober di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Khairun.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2022)" : 10 Documents clear
Implementasi pembelajaran cettar membahana dalam peningkatan kemampuan komunikasi statistis mahasiswa ditinjau dari kemampuan awal statistika Karman La Nani; Hasan Hamid; Soleman Saidi
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v11i2.5185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pencapaian dan peningkatan kemampuan komunikasi statistis (KKS) mahasiswa pada mata kuliah pengantar statistika yang memperoleh pembelajaran Cettar Membahana ditinjau dari KAS. Menggunakan metode campuran model concurrent embedded, data pencapaian dan peningkatan KKS mahasiswa dianalisis untuk mengetahui hasil implementasi pembelajaran Cettar Membahana. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika FKIP Unkhair semester genap tahun akademik 2021/2022 sebanyak 44  mahasiswa, dan diklasifikasi atas 28 mahasiswa sebagai kelas eksperimen, dan 19 mahasiswa kelas replikasi. Instrumen pengumpulan data meliputi: tes Awal, tes akhir, lembar observasi dan wawancara. Hasil tes awal  bahwa KKS mahasiswa kelas eksperimen diperoleh rata-rata sebesar 13,75 dengan SB 3,75, dan mahasiswa kelas replikasi diperoleh rata-rata sebesar 13,84 dengan SB 3,51.  Hasil uji rata-rata tes awal  menunjukkan bahwa KKS mahasiswa antara kelas eksperimen dan replikasi adalah sama (homogen). Pencapaian KKS mahasiswa kelas eksperimen setelah pembelajaran Cettar Membahana diperoleh rata-rata sebesar 75,29,  SB 7,44 dengan KV 9,88% dan kelas replikasi diperoleh rata-rata sebesar 77,84, SB 5, 93 dengan KV 7,62%. Hasil ini menunjukkan bahwa KKS mahasiswa yang memperoleh pembelajaran Cettar Membahana pada kelas replikasi lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa kelas eksperimen. Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan KKS mahasiswa yang memperoleh pembelajaran Cettar Membahana antara kelas Eksperimen dan Replikasi. Peningkatan KKS mahasiswa kelas eksperimen 42,86% kategori tinggi dan 58,14% kategori sedang, serta kelas replikasi 78,95% kategori tinggi dan 21,05% kategori sedang. Hasil penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa pembelajaran Cettar Membahana secara signifikan dapat meningkatkan KKS mahasiswa dalam mempelajari mata kuliah pengantar statistik.   Kata Kunci: Pembelajaran Cettar Membahana, Kemampuan Komunikasi Statistis Mahasiswa, Kemampuan Awal Statistika dan Materi Statistik. 
Analisis kompetensi strategis matematis matematis ditinjau dari kemandirian belajar peserta didik melalui blended learning berbantuan flipbook Anjas Akbar Raharjo; Supratman Supratman; Puji Lestari
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v11i2.4606

Abstract

Kompetensi strategis matematis matematis dibangun oleh tiga komponen, yaitu: merumuskan, merepresentasikan dan memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi strategis matematis ditinjau dari kemandirian belajar peserta didik serta mengukur peningkatan peserta didik melalui blended learning berbantuan flipbook. Jenis penelitian ini termasuk penelitian mixed method dengan desain penelitian concurrent embedded. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kompetensi strategis matematis, angket kemandirian belajar dan wawancara. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar angket kemandirian belajar dan soal tes kompetensi strategis matematis. Subjek penelitian sebanyak 6 siswa yang diambil dari kelas X RPL 2 SMKN 3 Banjar yang berjumlah 36 siswa tahun ajaran 2021/2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Peningkatan kompetensi strategis matematis peserta didik melalui pembelajaran blended learning berbantuan flipbook dikategorikan sedang yang ditunjukkan dengan indeks n-gain sebesar 0,40. (2) Subjek Kemandirian Belajar Tinggi (SKBT) secara umum dapat memenuhi semua indikator kompetensi strategis matematis, yaitu merumuskan masalah, merepresentasikan masalah, dan memecahkan masalah. (3) Subjek Kemandirian Belajar Sedang (SKBS) hanya dapat memenuhi maksimal 2 dari 3 indikator kompetensi strategis matematis. (4) Subjek Kemandirian Belajar Rendah  (SKBR) hanya dapat memenuhi maksimal 1 dari 3 indikator kompetensi strategis matematis, yaitu merumuskan masalah.
Proses rekontruksi koneksi matematis mahasiswa dalam memecahkan masalah aljabar berdasarkan kemampuan matematis Hery Suharna; In Hi Abdullah
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v11i2.5077

Abstract

Koneksi matematis terjadi oleh karena matematika tidak terpartisi dalam berbagai topik yang saling terpisah, namun matematika merupakan satu kesatuan. Selain itu matematika juga tidak bisa dipisahkan dari ilmu selain matematika dan masalah-masalah yang terjadi dalam kehidupan. Mahasiswa yang menguasai konsep matematika tidak dengan sendirinya pintar dalam mengoneksikan matematika. Dalam sebuah penelitian dihasilkan bahwa siswa sering mampu mendaftar konsep-konsep matematika yang terkait dengan masalah riil, tetapi hanya sedikit siswa yang mampu menjelaskan mengapa konsep tersebut digunakan dalam masalah itu. Berdasarkan uraian di atas, maka dalam penelitian ini mengangkat masalah proses rekontruksi koneksi matematis mahasiswa dalam memecahkan masalah aljabar berdasarkan kemampuan matematis. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa matematika Program Studi Pendidikan Matematika Unkhair semester 2 tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah eksploratif kualitatif yang bertujuan proses metakognisi dalam pemecahan masalah matematis mahasiswa. Analisis data penelitian yaitu: (1) Reduksi data, (2) Paparan data, (3) triangulasi data dan (4) penarikan kesimpulan. Tahapan metode penelitian yakni (1) Persiapan, (2) pengumpulan data, (3) analisis data, dan (4) kesimpulan. Berdasarkan pada hasil penelitian ditemukan: (1) proses rekontruksi koneksi matematis mahasiswa berkemampuan tinggi di awali dengan terjadi disekuilibrasi, selanjutnya melakukan koneksi matematis secara kreatif dengan melakukan koneksi antar konsep dan menghubungkan matematika dengan ilmu lain; (2) proses rekontruksi koneksi matematis mahasiswa berkemampuan sedang di awali dengan terjadi disekuilibrasi, selanjutnya melakukan koneksi matematis secara dalam konsep matematika; dan (3) proses rekontruksi koneksi matematis mahasiswa berkemampuan rendah di awali dengan terjadi disekuilibrasi, selanjutnya melakukan koneksi matematis secara sederhana
Pengembangan soal matematika model programme for international student assessment (PISA) konten quantity dalam konteks budaya Jember Aisyah Maylani Ariyatma Utami Putri; Yoga Dwi Windy Kusuma Ningtyas; Chusnul Khotimah Galatea
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v11i2.4851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan mengetahui hasil pengembangan soal matematika model PISA konten quantity dalam konteks Budaya Jember. Metode penelitian yang dipakai adalah penelitian dan pengembangan dengan model penelitian ADDIE. Subjek uji coba pada penelitian ini untuk uji kelompok kecil siswa kelas VIII H SMP Negeri 1 Wuluhan sebanyak 6 anak dan uji kelompok besar siswa kelas VIII F SMP Negeri 1 Wuluhan sebanyak 23 siswa dalam satu kelas uji. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi, lembar angket, dan soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kevalidan, analisis kepraktisan, analisis butir soal, dan analisis keefektifitas produk. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan diperoleh bahwa produk dikembangkan sesuai dengan tahapan ADDIE dan hasil pengembangan menunjukkan bahwa produk memenuhi tiga kriteria yang valid dengan skor 4,03, praktis dengan skor 73,9% dan efektif dengan skor 70,9%, sehingga produk dapat digunakan untuk membantu evaluasi siswa pada materi quantity atau bilangan dan pola bilangan.
Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pecahan berbasis HOTS pada siswa SMP Negeri 1 Kota Ternate Noniarti Armin; Nurma Angkotasan; Diah Prawitha Sari
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v11i2.5110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan dan faktor penyebab terjadinya kesalahan yang dilakukan siswa SMP Negeri 1 Kota Ternate dalam menyelesaikan soal-soal pecahan berbasis HOTS. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 20 orang dan dipilih 6 siswa untuk diwawancarai berdasarkan hasil tes tertulis yang menggambarkan beberapa jenis kesalahan dalam menyelesaikan soal pecahan berbasis HOTS.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 1 siswa (5%) mengalami kesalahan fakta pada indikator soal C4 dan C5. Terdapat 7 siswa (35%) mengalami kesalahan konsep pada indikator soal C4, 4 siswa (20%) pada indikator soal C5 dan 3 siswa (15%) pada indikator soal C6. Terdapat 11 siswa (55%) mengalami kesalahan prinsip pada indikator soal  C4, terdapat 3 siswa (15%) pada indikator soal C5 dan  8 siswa (40%) pada indikator soal C6 .terdapat 3 siswa (25%) mengalami kesalahan skill pada indikator soal C4, terdapat 2 siswa (10%) pada indikator soal C5 dan terdapat 3 siswa (25%) pada indikator soal C6. Faktor penyebab kesalahanan siswa diantaranya: kelalaian dan kecerobohan siswa, lemahnya kemampuan intelektual siswa, lemahnya kemampuan konsep prasyarat, kurangnya pengalaman dan latihan mengatasi masalah khususnya masalah pecahan, serta kurangnya siswa memahami konsep serta menyerap informasi dengan baik dan benar.Kata Kunci : Kesalahan siswa, HOTS, Pecahan.
Etnomatematika pada masjid aschabul kahfi perut bumi Al Maghribi Tuban sebagai konsep geometri di sekolah dasar Tika Nurhalisa; Zilma Ainin Alghofiati; Mu'jizatin Fadiana
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v11i2.5071

Abstract

Etnomatematika merupakan penerapan konsep matematika dalam sebuah kebudayaan. Budaya yang dimaksudkan dalam penelitian ini mengacu pada tempat wisata religi yang ada di Tuban yaitu  Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Al Maghribi. Objek yang akan diteliti adalah bentuk beberapa arsitektur bangunan yang ada pada Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Al Maghribi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan konsep geometri di sekolah dasar yang ditemui pada Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Al Maghribi. Penelitian ini menggunakan metode eksplorasi serta pendekatan etnografi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat konsep geometri di sekolah dasar pada Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Al Maghribi seperti : (1) Pintu yang menerapkan konsep bangun datar lingkaran, (2) Lantai yang menerapkan konsep bangun datar persegi, (3) Ornamen lorong yang menerapkan konsep bangun datar setengah lingkaran, (4) Ornamen lampu yang menerapkan konsep bangun ruang sisi lengkung kerucut, serta (5) Pilar yang menerapkan konsep bangun ruang sisi lengkung tabung
Pengembangan kemampuan mengenal bilangan 1-10 melalui media pohon angka pada jenjang PAUD Wilda Syam Tonra; In Hi Abdullah; Fatoni Achmad; Winda Syam Tonra; Muhammad Ikhsan; Fira Umaternate
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v11i2.5108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar anak di Taman Kanak-Kanak Bunga Anggrek Mangoli Barat dalam mengenal angka setelah digunakan pohon angka sebagai alat peraga. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 20 siswa dan guru TK Bunga Anggrek Mangoli Barat. Teknik pengambilan subjek purposive sampling penelitian berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu. Perwakilan subjek ada 3 siswa dengan perbedaan tingkatan kemampuan. Data penelitian ini dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, proses belajar mengajar dan dokumentasi. Data hasil penelitian diambil secara kualitatif untuk menjelaskan hasil belajar anak Di Taman Kanak-Kanak Bunga Anggrek Mangoli Barat dalam memahami angka. Penelitian ini mengacu pada pengembangan kemampuan mengenal angka yaitu: 1) Menyebut dan Mengurutkan bilangan 2) Mengenalkan Lambang Bilangan 1-10.Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan peneliti dalam pengembangan kemampuan mengenal angka adalah 1) Menstimulus pengembangan kognitif anak dalam hal pengenalan angka 1-10 pada anak usia dini 2) Menggunakan media untuk pengenalan angka 1-10 yaitu media pohon angka. Dengan Stimulus yang sesuai dengan perkembangan usia anak maka akan mendapatkan hasil yang diharapkan yaitu siswa mampu mengenal bilangan 1-10 setelah menggunakan media pohon angka. 
Efektivitas pembelajaran matematika melalui penerapan model project based learning Muhammad Rizal Usman; St Nurhumairah Halim; Nur Shafirah Faqih
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v11i2.5082

Abstract

Jenis penelitian ini pra eksperimen menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design yang melibatkan kelas eksperimen bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran matematika melalui penerapan model Project Based Learning pada siswa kelas VIII MTs An-Nashar Timor-Timur Makassar. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII A dengan total 25 orang Teknik Pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes hasil belajar matematika siswa, lembar observasi aktivitas siswa, dan angket respon siswa. Data penelitian ini adalah dianalisis secara statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menujukkan bahwa efektivitas pembelajaran matematika melalui penerapan model Project Based Learning pada siswa kelas VIII MTs An-Nashar Timor-Timur Makassar efektif diterapkan dengan uraian sebagai berikut: (1) Peningkatan hasil belajar matematika siswa setelah diterapkan model Project Based Learning berada dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata gain ternomalisasi adalah 0,794, (2) Aktivitas siswa selama proses pembelajaran matematika melalui penerapan model project based learning berada pada kategori aktif dengan rata-rata siswa aktif sebanyak 82,60%, dan (3) Respon siswa terhadap proses pembelajaran matematika melalui penerapan model Project Based Learning mencapai 83,80 % yaitu positif.
Analisis kemampuan berpikir divergen menggunakan problem based learning berbantuan snake & ladder games ditinjau dari math anxiety Ghazian Nurin Izzati; Dwijanto Dwijanto; Adi Nur Cahyono
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v11i2.5114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir divergen menggunakan problem based learning berbantuan snake ladder games ditinjau dari math anxiety. Jenis penelitian yang digunakan adalah mixed method dengan desain penelitian berupa concurrent embedded. Analisis kuantitatif digunakan untuk menguji apakah model PBL berbantuan snake ladder games mencapai ketuntasan belajar dan analisis kualitatif digunakan untuk menganalisis kemampuan berpikir divergen ditinjau dari math anxiety dengan memilih 6 subjek menggunakan purposive sampling, yakni masing-masing 2 subjek pada tingkat math anxiety tinggi, sedang dan rendah. Hasil penelitian dengan menggunakan uji t diperoleh bahwa pembelajaran dengan model PBL berbantuan snake ladder games mampu memberikan ketuntasan belajar, namun dengan meninjau math anxiety, secara umum siswa dengan dengan math anxiety tinggi dapat memenuhi indikator fluency dan originality. Indikator flexibility dan elaboration belum terpenuhi dengan baik. Siswa dengan math anxiety sedang dapat memenuhi indikator fluency, originality dan elaboration, dan siswa dengan math anxiety rendah memenuhi semua indikator meliputi fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Siswa dengan ketiga tingkat math anxiety memenuhi aspek fluency dan originality dalam kemampuan berpikir divergen dengan baik
Karakteristik bernalar mahasiswa dalam memecahkan masalah geometri ditinjau dari perbedaan gender Sukayasa Sukayasa
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v11i2.5104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik bernalar mahasiswa dalam memecahkan masalah geometri ditinjau dari perbedaan gender.Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti melakukan prosedur penelitian dalam dua tahap yakni (1) mengkaji teori-teori tentang penalaran, masalah dan pemecahan masalah, materi geometri dan gender; menentukan lokasi penelitian dan merancang instrument penelitian; (2) menentukan responden penelitian, melaksanakan wawancara berbasis tugas dan menganalisis data penelitian. Data yang terkumpul dianalisis melalui tahapan reduksi data, paparan data dan penarikan kesimpulan.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yakni: (1) karakteristik bernalar mahasiswa laki-laki dalam memecahkan masalah geometri melibatkan berpikir dasar, berpikir kritis dan berpikir kreatif. Khusus untuk berpikir kreatif, penalaran mahasiswa laki-laki muncul saat merencanakan dan melaksanakan pemecahan masalah. Mereka kreatif membangun ide-ide baru dan mengkontruksi menjadi beberapa strategi pemecahan masalah. (2) Karakteristik bernalar mahasiswa perempuan dalam memecahkan masalah geometri secara umum melibatkan berpikir dasar dan berpikir kritis. Mereka juga mampu membangun ide-ide baru dan mengkonstruksinya menjadi strategi pemecahan masalah. Perbedaan bernalar kedua kelompok mahasiswa ini dalam memecahkan masalah geometri bahwa kelompok mahasiswa laki-laki nampak lebih kreatif dalam membangun ide-ide baru dalam memecahkan masalah geometri dibandingkan kelompok mahasiswa perempuan. Sedangkan persamaan kedua kelompok mahasiswa ini dalam memecahkan masalah geometri keduanya melibatkan berpikir dasar dan berpikir kritis.

Page 1 of 1 | Total Record : 10