cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Counsellia
ISSN : 20883072     EISSN : 24775886     DOI : -
Core Subject : Education,
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling with registered number ISSN: 2088-3072 (Print) and ISSN: 2477-5886 (Online), is a peer-reviewed journal which publishes conceptual ideas, studies and research on the theory and application of Guidance and Counseling also education related to Guidance and Counseling. Counsellia is published by Departement of Guidence and Counseling Faculty of Teacher Training and Education Universitas PGRI Madiun. Any changes to the journal will be delivered on Journal History. Abstracts and full text that have been published on the website can be read and downloaded for free. Counsellia publish regularly two times a year in May and November.
Arjuna Subject : -
Articles 251 Documents
Eksistensi Layanan Bimbingan Konseling di Masa Pandemi COVID-19 Hanifah, Najmy; Fahyuni, Eni Fariyatul
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v11i2.9430

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui tentang eksistensi layanan bimbingan dan konseling selama masa pandemi COVID-19. Penelitian ini berfokus pada bagaimana guru BK  dalam  menangani  peserta  didik  dalam  penyesuaian  diri,  penanaman  pendidikan karakter  islami,  dan  bimbingan  apa  saja  yang  disediakan  selama  masa  pademi  COVID-19. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survey.  Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa penting  guru BK dalam memberikan layanan  bimbingan  dan  konseling  terhadap  peserta  didik  pada  masa  pandemi.  Peneliti menggunakan sampel empat sekolah di Sidoarjo yang terdiri dari dua SMA dan dua SMP, dengan banyaknya responden 36 peserta didik dan di antarannya ada 6 peserta didik yang melakukan  survey  secara  langsung  dengan  peneliti.    Kesimpulan  pada  penelitian  ini adalah, peserta didik membutuhkan layanan konseling online, apalagi dalam bidang minat dan  bakat,  dan  peran  guru  bimbingan  dan  konseling  pada  masa  sekarang  sangatlah penting.Abstrac: The study was conducted to find out about the existence of guidance and counseling services during the COVID-19 pandemic. This study focuses on how BK teachers deal with students in adjusting, planting Islamic character education, and what guidance is provided during the COVID-19 pandemic. This research uses quantitative research with survey method. This study was conducted to find out how important BK teachers are in providing guidance and counseling services to students during the pandemic. The researcher used a sample of four schools in Sidoarjo which consisted of two high schools and two junior high schools, with 36 respondents as a number of students and of them there were 6 students who conducted a direct survey with the researcher. The conclusion of this study is that students need online counseling services, especially in the field of interests and talents, and the role of guidance and counseling teachers at this time is very important.
Konseling Kelompok Cognitive Behaviour Teknik Thought Stopping untuk Mengurangi Anxiety Academic terhadap Skripsi Lianasari, Dewi; Purwati, Purwati
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v11i2.9041

Abstract

Kuantitas kelulusan tepat waktu mahasiswa menjadi hal yang penting bagi penilaian akreditasi program studi dan mahasiswa. Salah satu penyebab keterlambatan dalam kelulusan tepat waktu mahasiswa adalah kecemasan akademik terhadap skripsi atau sering disebut dengan anxiety academic. Tujuan yang diharapkan dalam penelitian ini adalah membantu mahasiswa untuk mengurangi anxiety academic terhadap skripsi melalui konseling kelompok pendekatan cognitive behaviour therapy teknik thought stopping. Metode dalam penelitian ini adalah pre eksperimen one group pre test post test design dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok pendekatan Cognitive Behavior Therapy teknik Thought Stopping mampu mengurangi anxiety acedemic mahasiswa terhadap skripsi dibuktikan dengan hasil uji statistik perhitungan Paired Samples test menunjukkan t-hitung = 13.132 > t-tabel= 2.015.
Implementasi Bimbingan dan Konseling Sebagai Penunjang Pembentukan Godly Character Mahasiswa Universitas Pelita Harapan Kathryn, Susanna; Andreas, Albert; Chandra, Donny Charles; Wiryohadi, Wiryohadi; Christi, Apin Militia
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v11i2.10364

Abstract

Postmodern menyebabkan semua menjadi relatif. Termasuk dalam melakukan kebenaran Firman Tuhan dan teladan dalam membangun karakter pemuda. Penelitian ini bertujuan untuk melihat implementasi bimbingan dan konseling yang digunakan Universitas Pelita Harapan dalam menunjang perkembangan karakter mahasiswa dan mengidentifikasi faktor-faktor hambatan yang terjadi dalam pelaksanaannya. Hasil penelitian ini adalah implementasi yang digunakan memprioritaskan nilai-nilai firman Tuhan. Target yang ingin dicapai adalah membentuk mahasiswa untuk memiliki karakter ilahi. Proses bimbingan dan konseling diberikan melalui: (1) Penasihat akademik; (2) Organisasi rohani spiritual growth for student; (3) Asrama; (4) Lembaga konseling HOPE. Proses bimbingan dan konseling dilaksanakan dalam bentuk: (1) Pendekatan peraturan lembaga; (2) Pemberian nasihat; (3) Pemuridan; (4) Sistem learning by doing; (5) Bimbingan kolaboratif lembaga; dan (6) Support academic. Faktor-faktor yang menjadi penghambat adalah: (1) Kompetensi SDM yang belum memadai; (2) Mahasiswa yang kurang berminat kepada program bimbingan dan konseling; dan (3) Mahasiswa yang belum dapat bersifat dewasa.Abstrac :  Postmodern  causes  everything  to  be  relative.  Including  in  carrying  out  the truth  of  God's  Word  and  example  in  building  the  character  of  youth.  This  study  aims  to look at the implementation of guidance and counseling used by Pelita Harapan University  in  supporting  the development  of student  character  and  identify  the  obstacles that occur in its implementation. The result of this research is the implementation that is used to prioritize the values  of God's word. The target to be achieved is to form students to  have  divine  character.  The  process  of  guidance  and  counseling  is  provided  through: (1)  academic  advisors;  (2)  spiritual  organization  spiritual  growth  for  students;  (3) Dormitory;  (4)  HOPE  counseling  agency.  The  guidance  and  counseling  process  is carried  out  in  the  form  of:  (1) Institutional  regulatory  approach;  (2)  Giving  advice;  (3) Discipleship; (4) learning by doing system; (5) Institutional  collaborative guidance; and (6)  academic  support.  The  inhibiting  factors  are:  (1)  inadequate  HR  competencies;  (2) Students  who  are  less  interested  in  the  guidance  and  counseling  program;  and  (3) Students who have not been able to become adults
Academic Dishonesty Siswa di Masa Pandemi Covid-19: Implikasinya pada Bimbingan dan Konseling Wahyuningsih, Diana Dewi; Kusumawati, Eny; Nugroho, Imam Setyo
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v11i2.9168

Abstract

Academic dishonesty yaitu perilaku menyimpang dari aturan akademik yang dilakukan oleh siswa di berbagai jenjang pendidikan untuk mendapatkan hasil ujian atau pengakuan yang baik atas tugas akademiknya dengan jalan mencontek, plagiarisme, bekerja sama dalam kecurangan ujian, maupun memalsukan data. Artikel ini bertujuan untuk mengekplorasi tingkat adacemic dishonesty siswa pada masa pandemi covid-19 dilihat dari perbedaan jenis kelamin, tingkatan kelas serta usia. Metode penelitian yang digunakan yaitu survey dengan jenis cross sectional survey design yang melibatkan 493 siswa sekolah menengah kejuruan yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Instrumen pengumpulan data penelitian menggunakan academic dishonesty scale. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis deskriptif, uji t-test dan Uji Anova. Hasil penelitian membuktikan bahwa siswa sekolah memengah kejuruan memiliki tingkat academic dishonesty pada kategori sedang. Lebih lanjut penelitian ini menemukan bahwa dilihat dari perbedaan jenis kelamin siswa laki-laki memiliki tingkat academic dishonesty lebih tinggi dari siswa perempuan. Hal yang sama juga terjadi ketika dilihat dari setiap indikator academic dishonesty. Pada perbedaan kelas dan perbedaan usia menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara siswa kelas 10 dan siswa kelas 12 serta siswa berusia 15, 16, 17, 18 dalam tingkat academic dishonesty. Diskusi lebih lanjut dibahas dalam artikel ini.Abstrac: Academic dishonestyis behavior deviating from academic rules carried out by students at various levels of education to get good test results or recognition of their academic assignments by cheating, plagiarism, cooperating in exam fraud, or falsifying data. This article aims to explore and determine the level of student academic dishonestyduring the Covid-19 pandemic seen from differences in gender, grade level and age. The research method used is a survey with a type of cross sectional survey design involving 493 vocational high school students who were selected using cluster sampling technique.. The research data collection instrument uses an academic dishonestyscale. The data analysis technique used is descriptive analysis, t-test and Anova test. The results of the study prove that vocational high school students have a level of academic dishonestyin the medium category. Furthermore, this study found that seen from the gender differences, male students had a higher level of academic dishonestythan female students. The same thing also happens when viewed from each indicator of academic dishonesty. In terms of class differences and age differences, it shows that there is no significant difference between grade 10 and grade 12 students and students aged 15, 16, 17, 18 in the level of academic dishonesty. Further discussion is discussed in this article
Keefektifan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Permainan Simulasi untuk Meningkatkan Eksplorasi Karir Siswa Mayasari, Harning Skripta; Agungbudiprabowo, Agungbudiprabowo
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 12 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v12i1.10527

Abstract

Karir merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi siswa. Hal tersebut tidak lain karena karir merupakan salah satu aspek dalam diri siswa yang harus dipenuhi. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk memperluas dan mendalami berbagai macam hal seputar karir dapat dilakukan dengan mengeksplorasi karir. Oleh karenanya, penelitian ini ditujukan untuk membantu meningkatkan eksplorasi karir siswa dan untuk mengetahui efektif tidaknya layanan bimbingan kelompok teknik permaianan simulasi untuk meningkatkan eksplorasi karir siswa. Pada pelaksanaannya, peningkatan eksplorasi karir tersebut mengacu pada tiga indikator yang ada pada eksplorasi karir, diantaranya; informasi, perencanaan dan membuat keputusan.  Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah quasi experimental dengan pretest-posttest control gorup design. Lebih jauh lagi, pada penlitian ini sampel dipilih secara acak tanpa mempertimbangkan hal-hal tertentu (simple random sampling). Sampel pada penelitian ini adalah 16 santriwati kelas XII C SMA Trensains Muhammadiyah Sragen, dengan ketentuan 8 santriwati sebagai kelompok eksperimen dan 8 santriwati lainnya sebagai kelompok kontrol. Melalui penelitian dan analisis data yang telah dilakukan menggunakan uji independent sampel t-test, maka diperoleh hasil bahwa nilai signifikansi (2-tailed) adalah 0,100 > 0,05 yang artinya layanan bimbingan kelompok teknik permainan simulasi tidak efektif untuk meningkatkan eksplorasi karir siswa.
Konseling Realita Berbasis Nilai-Nilai Serat Wedhatama untuk Membentuk Karakter Unggul Peserta Didik: Literature Review Ilmi, Achmad Miftachul; Ramli, M. Ramli; Wahyuni, Fitri Wahyuni
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 12 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v12i1.10802

Abstract

Pandemi Covid-19 berpengaruh pada karakter peserta didik khususnya usia remaja. Salah satu karya sastra yang dapat dalam pembentukan karakter adalah Serat Wedhatama. Nilai-nilai yang terdapat dalam Serat Wedhatama dapat dikolaborasikan dengan konseling dengan pendekatan realita. Oleh karena itu diperlukan kajian literatur terkait nilai-nilai dalam Serat Wedhatama dan implementasi konseling realita. Hasil dari kajian yang didapatkan kemudian digunakan dalam merumuskan konsep pelaksanaan konseling realita berbasis nilai-nilai Serat Wedhatama untuk membentuk peserta didik yang berkarakter. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review. Berdasarkan hasil kajian literatur yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa kolaborasi antara konseling realita berbasis nilai-nilai Serat Wedhatama diprediksi mampu untuk membentuk peserta didik yang berkarakter unggul sesuai falsafat budaya jawa. Konsep konseling realita menggunakan tahapan W (want), D (do), E (Evaluation), dan P (Planning). Secara lebih khusus nilai-nilai Serat Wedhatama digunakan konselor dalam mengeksplorasi kebutuhan dan keinginan konseli pada tahap Want
School Counselor Professional Competence (PC-SC): Social Media Utilization in Guidance and Counselling Services (GC-S) Putri, Tesa Restika; Supriyanto, Agus; Martaningsih, Sri Tutur; Rosada, Ulfa Danni
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 12 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v12i1.10846

Abstract

The school counselling profession has challenges in pandemic or post-Covid-19 pandemic conditions for self-development and alleviation of student problems. Current conditions limit all access to learning as well as GC-S (GC-S). The social media utilization becomes an alternative supporting GC-S. The goal of this research is to evaluate the use of social media by school counsellors to support GC-S in schools. Mix-method research with sequential transformative design through quantitative data backed by qualitative data. The research targets were 90 students and three school counsellors with questionnaires and interviews. Analysis of questionnaire data was quantitative with standard deviation and percentage, and then interview data was descriptive qualitative. The result of the study is that school counsellors have used social media to support GC-S with good categories. School counsellors use two primary social media, namely WhatsApp and YouTube, because of the access and convenience for students, although not all students can interact, discuss, and participate actively. Counsellors need to be more active and creative during a pandemic or post-Covid-19 pandemic in GC-S with various technologies in GC-S.
Pengembangan Buku Manajemen dan Supervisi Bimbingan dan Konseling di Sekolah Purwoko, Budi; Sartinah, Endang Pudjiastuti; Nurismawan, Ach. Sudrajad
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 12 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v12i1.11197

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan buku manajemen dan supervisi BK di sekolah yang efektif dan fisibel berdasarkan uji ahli, pengguna, dan uji keterbacaan produk. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pengembangan. Berdasarkan tujuan dan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan: Penelitian pengembangan ini menghasilkan buku bahan ajar Manajemen dan Supervisi BK yang memiliki akseptabilitas, berdasarkan  4 indikator meliputi aspek kegunaan, produk dinilai ahli dan penguna sangat berguna. Pada aspek kelayakan, dinilai ahli dan penguna sangat sangat layak. Kemudian aspek ketepatan, produk dinilai ahli dan penguna tepat.  Dan dari aspek kepatutan, dinilai patut. Hasil temuan ini perlu ditindaklanjuti dengan penerapan produk melalui penelitian tindakan kelas untuk menghasilkan perangkat yang tepat dan aplikatif.
Perbedaan Kemandirian Anak Berdasarkan Pengasuhan Orangtua dan Grandparents Afdal, Afdal
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 12 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v12i1.10460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan kemandirian anak ditinjau dari pengasuh orangtua dan grandparents. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif komparatif dengan metode kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 orang siswa SD di Sumatera Barat (kelas 1-3 SD, usia rata-rata 6-9 tahun, laki-laki dan perempuan, diasuh oleh orangtua dan grandparent yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket kemandirian (validitas 45 item pernyataan) yang mengukur aspek kemampuan fisik, aspek percaya diri, aspek bertanggung jawab, aspek disiplin, aspek pandai bergaul, aspek saling berbagi dan aspek mengendalikan emosi. Data dianalisis dengan uji beda (t-test). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kemandirian anak yang difokuskan oleh orangtua dan grandrandparent sama-sama berada pada kategori tinggi dengan persentase 80,00% dan dilihat dari nilai Asymp. Sig. (2-tailed) lebih besar dari taraf signifikansi 0,05 (0,864 > 0,05), sehingga H0 diterima dan Ha ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kemandirian anak diasuh oleh orangtua dan kemandirian anak yang diasuh oleh grandparent. Terkait dengan temuan ini, konselor perlu meningkatkan pemahaman mengenai pengasuhan orangtua maupun pengasuhan grandparents yang  baik melalui pemberian pelayanan Bimbingan dan Konseling.
Hubungan Hardiness dan Adaptabilitas Karir Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Pasangkin, Femi; Huwae, Arthur
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 12 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v12i1.11949

Abstract

Adulthood has an important role in a career. However, individuals often make mistakes in designing and making career choices. Determining and preparing for a career are usually experienced by final year students in college. In preparing for a career, individuals need to have career adaptability so that they are able to determine the career achieved, be confident about the career achieved, and be able to overcome obstacles in a career. Therefore, this study aims to determine the relationship between hardiness and career adaptability in final year students. The type of research method used is quantitative with a correlational design. The participants involved in this study were 165 people spread throughout Indonesia. The measurement scale used is a hardiness scale and a career adaptability scale. The results based on the product moment-Pearson correlation test, r = 0.661 with sig. = 0.000 (p<0.01). From the results of the study, it can be concluded that there is a significant relationship between hardiness and career adaptability in final year students. So, the hypothesis proposed in this study can be accepted