JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Medan (LPPM UNIMED) adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JPKM LPPM UNIMED meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPKM LPPM UNIMED maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPKM menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Sosial Kependidikan Sains Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian
Articles
883 Documents
PENDAMPINGAN UMKM MINUMAN HERBAL DI WILAYAH RUNGKUT SURABAYA
Alfian Hendra Krisnawan
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 28, No 2 (2022): APRIL-JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpkm.v28i2.31412
Pandemi COVID-19 memberikan dampak pada aspek kesehatan dan perekonomian bagi masyarakat, khususnya di wilayah Surabaya. Hal tersebut mengharuskan masyarakat supaya lebih jeli dalam memanfaatkan peluang usaha pada masa pandemi ini. Program abdimas ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM agar dapat mengembangkan usahanya ditengah kondisi pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini. Pendampingan dilakukan pada salah satu mitra UMKM di Rungkut yang bergerak di bidang produksi dan penjualan minuman herbal yaitu Sinom Lestari dengan pemilik ibu Lestari. Pelaksanaan program abdimas dilakukan dalam 3 tahap, yaitu pendampingan pembuatan formula minuman instan, pendampingan proses produksi, serta pendampingan teknik pemasaran. Hasil yang didapatkan dari program pendampingan ini adalah pembuatan 3 produk minuman instan, yaitu jahe instan, temulawak instan dan kunyit instan. Produk tersebut dibuat sebanyak 108 produk dan dipasarkan melalui online dan offline. Peningkatan omset yang didapatkan oleh mitra setelah menambah jenis produk tersebut adalah 246%. Pencapaian tersebut diharapkan dapat meningkatkan tingkat perekonomian mitra UMKM, dan secara umum dapat meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya wilayah Rungkut Surabaya.
EDUWISATA HUTAN MANGROVE SEBAGAI IMPLEMENTASI SIKAP CINTA LINGKUNGAN
Wiwik Lestari;
Stelly Martha Lova;
Vivi Uvaira Hasibuan;
Fitri Yani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 28, No 2 (2022): APRIL-JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpkm.v28i2.32022
Tujuan program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan antara lain: (1) memahamkan masyarakat tentang potensi kegiatan eduwisata di daerah pesisir; (2) menjadikan eduwisata sebagai program pengembangan desa di Paluh Merbau; dan (3) mengimplementasikan sikap cinta lingkungan dalam program eduwisata hutan mangrove daerah Paluh Merbau. Hal ini dilakukan berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra dalam mengembangkan kawasan Paluh Merbau sebagai kawasan eduwisata, di antaranya: (1) minimnya pemahaman mitra terkait pengembangan eduwisata di kawasan Paluh Merbau, (2) minimnya pemahaman dan keterampilan mitra dalam mengembangkan potensi lokal Paluh Merbau sebagai ciri khas/keunikan wisata edukatif. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan mitra di antaranya: (1) pendampingan pemetaan potensi lokal pesisir Paluh Merbau sehingga dapat dikembangkan menjadi kawasan eduwisata; (2) pendampingan edukasi cinta lingkungan bagi penggiat kawasan pesisir Paluh Merbau sehingga dapat dikembangkan menjadi kawasan Eduwisata; dan (3) pendampingan eco-brick dan eco-enzyme sebagai ciri khas/keunikan wisata edukatif di Paluh Merbau. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui 4 tahapan, antara lain: (1) Persiapa; (2) Pelaksanaan; (3) Monitoring dan Evaluasi; dan (4) Tindak Lanjut. Hasil program pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan antara lain: (1) masyarakat secara luas dapat terlibat langsung dalam mengurangi polusi lingkungan sekaligus dapat berkreasi membuat, membentuk, dan menggunakan ecobrick di lingkungan sekitar sebagai bentuk sikap peduli dan cinta lingkungan dan (2) masyarakat dapat membuat dan menggunakan sendiri cairan serbaguna melalui metode eco-enzyme sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pada pemanfaatan limbah organik untuk perlindungan dan pemeliharaan lingkungan.Kata kunci: Eduwisata, Cinta Lingkungan, Paluh Merbau
PENERAPAN TEKNOLOGI DESAIN GRAFIS DAN SCREEN PRINTING MACHINE UNTUK PENINGKATAN KREATIVITAS DAN INCOME BAGI POKDARWIS DESA RINDU HATI, BENGKULU TENGAH
Ferzha Putra Utama;
Nanang Sugianto;
Andang Wijanarko
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpkm.v28i3.38117
Desa Rindu Hati merupakan kawasan wisata dalam waktu terakhir dikembangkan di Kabupaten Bengkulu Tengah. Spot Wisata ini menjadi salah satu destinasi rekreasi berbasis alam bagi masyarakat khususnya di Bengkulu. Desa ini juga merupakan desa binaan Universitas Bengkulu yang memiliki berbagai program, seperti program kemasyarakatan. Berdasarkan observasi lapangan, diketahui bahwa pengelola wisata Desa Rindu Hati, sebagai masyarakat mitra, belum kreatif dalam meningkatkan pendapatan. Masalah prioritas yang ditetapkan adalah lemahnya kemampuan untuk menciptakan ide dan memulai usaha mikro strategis di kawasan wisata Desa Rindu Hati. Sumber daya wisata dan jumlah pengunjung masih belum mampu dieksekusi menjadi sebuah peluang untuk menerapkan usaha mikro yang dapat mendatangkan keuntungan ekonomi bagi pekerja pariwisata Rindu Hati. Salah satu usaha mikro yang memiliki potensi adalah kopi kekinian, mengingat Rindu Hati merupakan penghasil Kopi Petik Merah berkualitas. Untuk mengatasi masalah prioritas tersebut, sebagai upaya peningkatan pendapatan bagi masyarakat pengelola pariwisata, perlu dilaksanakan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dalam menciptakan kopi siap saji dengan gaya modern dan desain menarik menggunakan mesin screen printing. Hasil akhir yang didapat dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan mitra dalam membuat desain grafis pada cup kopi dan peningkatan pendapatan sebesar 64% dari penjualan minuman kopi kekinian ini.
WEB RESPONSIF PENDATAAN UMKM SEBAGAI SARANA PENINGKATAN POTENSI DESA NGIJO KARANGPLOSO
Muflikhah, Lailil
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpkm.v28i4.39432
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah merupakan suatu usaha produktif yang kepemilikannya perorangan atau badan usaha dan memiliki peranan penting dalam meningkatkan perekonomian. Namun saat ini, belum ada layanan khusus di pemerintahan desa Ngijo, Karangploso, Kabupaten Malang terkait unit kerja di bidang UMKM. Banyak unit usaha di desa tersebut tidak tercatat perijinannya secara rapi sehingga menjadikan kesulitan ketika memonitor keberadaan yang sebenarnya hingga dalam pendistribusian bantuan dari pemerintah. Oleh karenanya, pada program pengabdian masyarakat ini ditujukan pembuatan web responsif untuk memudahkan pendataan UMKM yang terintegrasi. Dimulai dengan analisis situasi layanan pemerintahan desa Ngijo, kemudian dilakukan rancangan dan pembuatan sistem sesuai dengan kebutuhan user, hingga deploy dan sosialisasi ke pihak perangkat desa terkait. Adapun sistem yang dibuat mulai dari pendataan secara intteraktif, pembuatan company profile dari setiap UMKM dan info untuk penjualan. Setelah terbentuknya web responsif UMKM ini terdapat peningkatan jumlah UMKM yang tercatat dan memiliki perijinan dari 30 menjadi 300 unit usaha. Berdasarkan hasil kuisioner terhadap evaluasi kinerja aplikasi yang dibuat mendapatkan respon positif dari pengguna sehingga diharapkan bisa memperluar area pemasaran dan mempermudah dalam pemberian layanan pemerintah desa.Kata kunci: UMKM, web responsif, layanan pemerintah desa, pendataan
PEMBUATAN BOKASHI DAN BIOURINE BERBASIS KOTORAN KAMBING DI DESA MANDIRI PEDULI GAMBUT KABUPATEN KUBU RAYA KALIMANTAN BARAT
Evi Gusmayanti;
Rakhmad Perkasa Harahap;
Gusti Zakaria Anshari
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpkm.v28i3.38887
Desa Arang Limbung merupakan salah satu desa yang menerima program restorasi gambut dari Badan Restorasi Gambut (sekarang BRGM, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove) di Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Di desa ini, terdapat Kelompok Tani Makmur yang menerima program restorasi gambut berupa program Revitalisasi dalam bentuk usaha ternak kambing. Sebagai kelompok tani yang dibentuk untuk menerima program dari BRGM dengan latar belakang pekerjaan yang bukan peternak menyebabkan usaha ternak kambing yang dikelola oleh kelompok tani ini mengalami beberapa kendala. Selain sektor produksi ternak yang belum optimal akibat tingginya angka kematian anak kambing, usaha ternak kambing ini belum menghasilkan pendapatan yang memadai bagi anggota kelompoknya. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan sumber pendapatan dari usaha ternak kambing adalah mengelola limbah ternak berupa kotoran padat dan urin menjadi produk bokashi dan biourin yang dapat dijual. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan untuk membuat bokashi dan biourin dilaksanakan melalui pelatihan yang diadakan pada bulan Juli 2022. Pelatihan tersebut dihadiri oleh 12 orang anggota kelompok Tani Makmur dan didampingi oleh tim pengabdian masyarakat dari Universitas Tanjungpura. Kegiatan pelatihan dilaksanakan melalui metode penyuluhan dan mempraktekkan secara langsung proses pembuatan bokashi dan biourin. Sebagian besar peserta pelatihan merasakan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada akhir kegiatan pelatihan dan berharap dapat menghasilkan produk bokashi dan biourin yang dapat digunakan dalam budidaya tanaman milik sendiri maupun dijual untuk menambah penghasilan keluarga
PELATIHAN PENGENALAN APLIKASI BERBASIS WEB TINKERCAD SEBAGAI MEDIA SIMULASI MIKROKONTROLER PADA SMK TARUNA TEKNO NUSANTARA
Mhd Ikhsan Rifki;
Ali Darta;
Aidil Halim Lubis;
Muhammad Siddik Hasibuan;
Suhardi Suhardi;
Abdul Halim Hasugian;
Yusuf Ramadhan Nasution
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpkm.v28i3.37227
Implikasi penerapan mikrokontroler pada berbagai bidang menarik banyak minat untuk mempelajarinya. Namun terdapat beberapa pengetahuan dasar yang perlu dipersiapkan yaitu pengetahuan dasar terkait fungsi dan jenis komponen, analisa rangkaian elektronika, serta kemampuan dasar dalam pemrograman. Hal tersebut dapat diperoleh dari beberapa cara, salah satunya dengan menggunakan media simulasi. Pada kegiatan pelatihan, peserta pelatihan akan diperkenalkan dengan media simulasi mikrokontroler berbasis aplikasi web yaitu tinkercad. Aplikasi berbasis web tinkercad akan memberikan pengalaman pelatihan menarik bagi peserta pelatihan dengan visualiasi komponen elektronika yang mendekati bentuk aslinya. Selain itu aplilkasi web tinkercad memiliki fitur simulasi yang dapat mendeskripsikan hasil rancangan yang dibangun oleh perserta pelatihan. Pada pelaksanaan pelatihan masing-masing peserta akan disajikan materi dasar terkait fungsi dan jenis komponen elektronika serta mekanisme perancangan sistem kendali otomatis sederhana berbasis mikrokontroler yanng didemonstrasikan menggunakan aplikasi web tinkercad. Hasil evaluasi pelatihan menunjukkan antusiasme dan motivasi positif peserta pelatihan yang ditandai dengan nilai hasil evaluasi penyelenggaraan pelatihan memperoleh nilai rata-rata sebesar 96,3%. Pasca pelatihan diharapkan peserta pelatihan dapat mengasah kemampuan dan ketertarikan dalam bidang mikroprosesor dengan menggunakan media simulasi tinkercad sesuai dengan perkembangan teknologi.
APLIKASI TEKNOLOGI AKUAPONIK PADA BUDIDAYA IKAN DI POKDAKAN AN NUR PAMEKASAN, MADURA, JAWA TIMUR
Sari, Luthfiana Aprilanita;
Mukti, Akhmad Taufiq;
Satyantini, Woro Hastuti;
Panhar, Fio Surya Pratama Semendo;
Falatehan, Naufal;
Firdaus, Fitrul Azizi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpkm.v28i4.39872
Akuaponik merupakan teknologi yang menerapkan sistem resirkulasi menggunakan prinsip integrasi tanaman dan dipadukan dengan budidaya ikan. Teknologi ini bertujuan untuk mendapatkan hasil ganda dari sayuran dan ikan yang menghasilkan keuntungan. Teknologi ini juga dapat memanfaatkan ruang dan air serta budidaya yang berkelanjutan. Penelitian dilakukan pada kelompok mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yaitu kelompok pembudidaya ikan An Nur (Pokdakan) yang berlokasi di Desa Kaduara Barat, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Provinsi Jawa Timur. Kelompok mitra memiliki sekitar 15 anggota, yang masing-masing memiliki pengalaman dalam budidaya ikan selama sekitar 3-4 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dengan pengumpulan data meliputi data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, konseling, wawancara, dan studi kepustakaan. Teknologi akuaponik menerapkan sistem resirkulasi yang bertujuan untuk mengelola kembali air yang digunakan agar dapat digunakan serta memenuhi kebutuhan untuk kegiatan budidaya. Sistem resirkulasi tidak membutuhkan lahan yang luas dan penggunaan volume air yang dibutuhkan tidak terlalu banyak. Penambahan volume air baru hanya dilakukan pada saat terjadi penguapan atau rembesan. Selain itu, sistem resirkulasi kualitas air dapat ditingkatkan dengan sistem filtrasi melalui filtrasi mekanis dan biologis (tanaman). Teknologi akuaponik merupakan salah satu alternatif untuk memperoleh hasil pertanian dan perikanan secara bersamaan pada ketersediaan lahan dan air yang terbatas.
STERILISASI SUSU KAMBING DENGAN TEKNOLOGI OZON PADA UD KARYA ETAWA FARM KELURAHAN KALIPURO KECAMATAN KALIPURO KABUPATEN BANYUWANGI
Maharani, Nadia
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpkm.v28i4.39670
UD Karya Etawa Farm merupakan salah satu usaha yang memproduksi dan menjual susu kambing di Kelurahan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Permasalahan umum yang dialami oleh peternak kambing perah yaitu susu kambing yang mudah rusak akibat mikroba dan bau prengus. Teknologi ozon dapat digunakan untuk membunuh berbagai macam mikoorganisme pathogen. Metode yang digunakan yaitu pembuatan alat, pelatihan dan pengujian hasil susu. Hasil kegiatan pembuatan alat ozon dirancang untuk home industri dengan kapasitas pengoperasian 3 liter per menit. Sosialiasasi kegiatan pengabdian agar peternak mengetahui fungsi dan manfaat alat ozon pada susu. Teknologi ini mampu memberikan manfaat yakni Total Plate Count mikroba susu 5,9 x 104 CFU/ml dan aroma susu kambing tidak prengus. Teknologi ozon mampu mengatasi masalah di peternak kambing perah. Kata Kunci: Susu kambing, Teknologi ozon dan UD Karya Etawa Farm.
PELATIHAN MASYARAKAT TUNA KARYA DALAM MENCIPTAKAN WIRAUSAHA BENGKEL SEPEDA MOTOR
Muslim Muslim;
Dedi Setiawan;
Hendra Dani Saputra
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpkm.v28i3.28531
Kegiatan berwirausaha dalam membangun bengkel sepeda motor di daerah Parupuk Tabing, Padang, Sumatera Barat sangat perlu di realisasikan dan diaplikasikan kepada tuna karya khususnya. Permasalahan yang terjadi adalah banyaknya pemuda putus sekolah yang tidak mempunyai kerja dan susah untuk bersaing dalam dunia kerja. Tujuan dari kegiatan pelatihan di tempat ini adalah untuk meningkatkan minat usaha berwirausaha dalam membuka bengkel sepeda motor secara mandiri. Solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdian kepada masyarakat, Jurusan Teknik Otomotif, FT-UNP adalah melakukan pelatihan kepada masyarakat baik itu pengetahuan, keterampilan dalam membuka lapangan pekerjaan khususnya wirausaha bengkel sepeda motor secara mandiri. Metode yang digunakan adalah observasi, pendekatan sosial, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi kegiatan pelatihan. Materi yang diangkat dalam kegiatan pelatihan ini adalah pengenalan sepeda motor, overhoul sepeda motor konvensional dan injeksi, tune-up dan sistem CVT. Hasil dari kegiatan pelatihan adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan pemuda tuna karya mengenai perawatan dan perbaikan sepeda motor. Rasa antusias dalam mengembangkan pengetahuan dan rasa ingin membuka bengkel secara mandiri untuk meningkatkan perekonomian. Tim memberikan hibah perlengkapan alat bengkel berupa kunci-kunci baik kunci umum yang digunakan maupun special tool yang digunakan pada jasa bengkel sepeda motor. Dilain hal juga dihibahkan alat penambal ban serta kompressor.
INTEGRASI SPASIAL TERRAIN JALUR TAPAK PADA WISATA RINDU HATI DALAM UPAYA PENINGKATAN INFORMASI BAGI WISATAWAN BERBASIS ECOTOURISM
Arie Vatresia;
Ferzha Putra Utama;
Debby Seftyarizki;
Rendra R Rais
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpkm.v28i3.38225
Desa Rindu Hati Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah merupakan salah Desa Binaan Universitas Bengkulu, kini menjadi satu tujuan rekreasi berbasis alam. Potensi alam yang beragam menjadi unggulan wisatanya, namun letaknya tidak dalam satu lokasi. Lokasi wisata yang paling dikenal di sini adalah wisata Glamping dan River Tubing, namun masih banyak lokasi wisata lain yang belum diketahui masyarakat secara umum seperti Telaga putri, Batu kapal, Air terjun Supit, Pemakaman Tuanku Gagok dan Raja Pembesar Alam. Kurangnya informasi menjadi latar alasan dalam hal tersebut. Fasilitas umum yang menyediakan informasi, seperti peta, papan informasi wisata, dan flyer di tempat wisata ini masih sangat minim. Berdasarkan pengamatan awal yang telah dilakukan, diketahui bahwa pengelola wisata Rindu Hati belum memaksimalkan integrasi teknologi dalam meningkatkan tujuannya sebagai wisata berbasis ecotourism. Maka dari itu telah ditetapkan bersama mitra (khalayak sasaran) permasalahan prioritas yaitu belum adanya pemetaan jalur dan batas wilayah untuk mengetahui titik point wisata untuk memaksimalkan kegiatan pariwisata di desa Rindu Hati. Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) ini dilakukan dengan memetakan lokasi-lokasi wisata yang ada di Desa Rindu Hati dengan menggunakan teknik spatial terrain, yaitu memetakan jalur menuju lokasi wisata dengan optimalisasi jalur yang telah ada berdasarkan data spasial. Diharapkan dengan adanya informasi berupa peta ini, mampu mendatangkan wisatawan pada lokasi-lokasi wisata lainnya di Desa Rindu Hati.