cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpfunimed@unimed.ac.id
Editorial Address
Jurnal Pendidikan Fisika, Publications Unit, The Magister of Physics Education Departement in State University of Medan, Jl. Williem Iskandar, Medan, Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika
ISSN : 2252732X     EISSN : 23017651     DOI : 10.22611/jpf
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 320 Documents
ANALISIS PENGUASAAN KONSEP MENGGUNAKAN MEDIA PHET PADA MATERI LISTRIK DINAMIS Adeline Silaban; Muhammad Akbar; Rispah Purba; Siti Hajar; Mona S Fatiah
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v12i1.45391

Abstract

Teknologi dan sains akan memiliki pengaruh besar terhadap dunia pendidikan dengan perkembangan yang sangat pesat. Meningkatkan prestasi belajar perlu adanya tantangan pendidikan. Tujuan penelitian untuk menganalisis penggunaan laboratorium PhET pada materi Listrik Dinamis menggunakan kuesioner angket dan mengetahui penguasaan konsep listrik dinamis melalui wawancara. Jenis penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian deskriptif yang hanya memaparkan sesuatu yang diperoleh dari hasil kegiatan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif yang berfungsi untuk memberikan gambaran atau mendeskripsikan terhadap objek yang diteliti melalui data sampel atau populasi sebagaimana adanya, tanpa melakukan analisis dan membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum.  Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Subjek dalam penelitian yaitu mahasiswa angkatan 2021 Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Cenderawasih sebanyak 17 orang. Pengumpulan data digunakan dengan 3 (tiga) cara yaitu tes, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini diperoleh 1) Hasil tes angket dari 3 (indikator), indikator yang pertama melihat keaktifan mahasiswa dalam penggunaan laboratorium virtual PhET dengan kategori kuat dan indikator kedua melihat manfaat penggunaan laboratorium virtual PhET dengan kategori kuat dan indikator ketiga melihat kemauan mahasiswa dalam penggunaan laboratorium virtual PhET dengan kategori kuat dan 2) Faktor yang mempengaruhi penguasaan konsep listrik dinamis yaitu mahasiswa belum memiliki pemahaman konsep serta penalaran secara lengkap
THE USE OF LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) IN THE TEACHING AND LEARNING PROCESS : LITERATURE REVIEW Irfandi Irfandi; Festiyed Festiyed; Yerimadesi Yerimadesi; Teguh Febri Sudarma
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v12i1.42270

Abstract

Learning Management System or also called LMS as it is also known, can be considered as a type of online content management or online content delivery platform. It is used to deliver training and educational materials to the workforce or external users via the Internet. Based on that, this article aims to identify and analyze publications about online learning or online learning (in networks) with research data taken from journal articles starting in 2018-2022 as many as 124 articles from both national and international journals. The stages of data analysis consisted of searching journals through Google Scholar and also through the Mendeley application, checking the completeness of articles, mapping articles, conducting Literature Review analysis in addition to seeing the mapping and relationships between articles and seeing their distribution with bibliometric analysis with VOSviewer and making conclusions. Research on the development of the Learning Management System (LMS) Publication in 2018-2022 experienced significant developments in 2021 where the Covid pandemic occurred in early 2020 and the use of LMS was mostly dominated by universities or higher levels education. Where the university has preparedness in various aspects including human resources, qualified facilities and technology users are students who understand technology.
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN PQ4R (PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW) DI SMA Dede Parsaoran Damanik; Rameyanti Tampubolon; Ika Trisni Simangunsong
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v12i1.44493

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah melalui strategi pembelajaran PQ4R (Preview Question Read Reflect Recite Review) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika siswa di SMA. Jenis Penelitian merupakan tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus melalui tahap pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan melaui pengamatan terhadap aktivitas guru dan siswa melalui lembar observasi, penilaian hasil belajar dilakukan dengan evaluasi yakni melaksanakan ulangan formatif di setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tindakan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan keaktiaktifan siswa dalam proses pembelajaran, yaitu pada siklus I dengan jumlah persentase aktivitas 43,98%, pada siklus II dengan jumlah persentase aktivitas meningkat menjadi 62,52% dan pada siklus III meningkat menjadi 78,21%. Peningkatan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran diiringi dengan peningkatan hasil belajar yang diperoleh siswa tiap akhir siklusnya, dimana pada siklus I nilai rata-ratanya 57,31, meningkat pada siklus II menjadi 66,23 dan pada siklus III juga meningkat menjadi 75,26. Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan strategi pembelajaran PQ4R dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika siswa.
PENGARUH MODEL INKUIRI TERBIMBING BERBASIS VIRTUAL LABORATORIUM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI USAHA DAN ENERGI Wina Retno Wigati; Syahril Syahril; Zuhdi Maaruf
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v12i1.45385

Abstract

Kegiatan pembelajaran yang monoton dapat menurunkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, sehingga guru hendaknya dapat menggunakan media pembelajaran yang menyenangkan seperti penerapan virtual laboratorium (PhET Simulation) dalam pembelajaran. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan tingkat kemampuan berpikir kritis antara kelas eksperimen dengan pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis virtual laboratorium dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Kegiatan penelitian dilaksanakan dari bulan Februari-Maret 2023 di SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru. Populasi penelitian adalah seluruh kelas X MIA yang terdiri dari 5 kelas dengan jumlah 168 siswa. Penentuan sampel menggunakan teknik undi sehingga diperoleh kelas X MIA 4 sebagai kelas eksperimen dan X MIA 2 sebagai kelas kontrol. Penelitian menggunakan jenis Quasi Experiment dengan Model Posttest only Control Group Design. Instrumen penelitian terdiri dari silabus, RPP, LKPD dan instrumen pengumpulan data diperoleh dari hasil posttest kemampuan berpikir kritis yang diberikan kepada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Analisis data diperoleh dari uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis menggunakan SPSS 25 yang menyatakan kedua kelas terdistribusi normal dan homogen serta uji hipotesis menyatakan terdapat perbedaan tingkat berpikir kritis yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen di SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru. Hasil analisis data menyebutkan kelas eksperimen memiliki tingkat berpikir kritis lebih tinggi dibanding kelas kontrol.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK ETNOSAINS Septina Rosa Lina; Eko Risdianto; Rosane Medriati
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v12i2.36339

Abstract

Rendahnya nilai fisika yang di peroleh oleh peserta didik menjadi alasan utama dilakukan penelitian Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Berbantuan Media Pembelajaran Komik Etnosains. Penelitian akan mendeskripsikan: (1) apakah terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik di SMAN 6 Bengkulu Selatan dengan menerapkan model pembelajaran kontekstual berbantuan media komik etnosains dibandingkan model discovery learning; (2) seberapa besar pengaruh model pembelajaran kontekstual berbantuan media komik etnosains dibandingkan dengan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik. Dalam penelitian ini, penelitian kuantitatif dilakukan melalui metode quasi eksperimen menggunakan nonequivalent control group design. Dalam pengambilan sampel teknik yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 61 peserta didik. Instrumen penelitian menggunakan soal pretest dan posttest soal pilihan ganda sebanyak 20 soal. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar peserta didik kelas eksperimen yang belajar menggunakan model pembelajaran kontekstual dibandingkan kelas kontrol yang di belajar menggunakan model pembelajaran discovery learning.
ANALISIS HUBUNGAN KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS DENGAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS MAHASISWA CALON GURU FISIKA Tegar Pribadi; Nuril Munfaridah; Purbo Swasono
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v12i2.50141

Abstract

Literasi sains merupakan salah satu kemampuan yang sangat diperlukan mahasiswa yang nantinya digunakan untuk mengambil keputusan atas berbagai fenomena yang terjadi. Kemampuan literasi sains penting untuk calon guru fisika mengingat guru berperan dalam meningkatkan kemampuan literasi sains siswa. Penguasaan kemampuan literasi sains calon guru salah satunya dapat diperoleh dari kegiatan pembelajaran dan membaca berbagai sumber belajar yang didalamnya juga berbahasa Inggris. Penelitian, berguna mengetahui permasalahan mahasiswa dalam menggunakan sumber belajar berbahasa Inggris serta keterkaitannya dengan kemampuan literasi sains mahasiswa calon guru fisika. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada mahasiswa S1 pendidikan fisika yang menempuh mata kuliah English for Physics. Hasil penelitian menunjukkan berbagai temuan terkait permasalahan dalam proses mahasiswa memperoleh informasi dari sumber belajar bahasa Inggris, dan temuan-temuan lain terkait kemampuan literasi sains mahasiswa calon guru. Terdapat indikasi adanya keterkaitan antara kemampuan berbahasa Inggris dan kemampuan literasi sains di mana kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa sejalan dengan kemampuan literasi sainsnya yang meliputi content knowledge, procedural knowledge, dan epistemic knowledge saat menggunakan sumber belajar berbahasa Inggris. Lebih konkret, penelitian ini dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam penelitian selanjutnya yang melibatkan literasi sains dan kemampuan berbahasa Inggris.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SCIENTIFIC INQUIRY DAN ADVERSITY QUOTIENT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMA Khairun Nisa Marwan; Ridwan Abdullah Sani; Rita Juliani
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v12i2.32490

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Scientific Inquiry dan Adversity Quotient terhadap hasil belajar siswa di SMA. Jenis penelitian adalah quasi eksperimen dengan two group pretest posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Batang Kuis tahun ajaran 2021/2022. Pemilihan sampel diambil secara cluster random sampling. Sampel dibagi dalam dua kelas, kelas eksperimen yang diajarkan dengan model pembelajaran Scientific Inquiry dan kelas kontrol diajarkan dengan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian menggunakan tes hasil belajar essay terdiri dari 14 soal dan tes Adversity Quotient yang terdiri dari 20 pernyataan serta telah dinyatakan valid. Data dalam penelitian dianalisis dengan anava dua jalur. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Scientific Inquiry lebih baik daripada pembelajaran konvensional, hasil belajar siswa yang memiliki Adversity Quotient tingggi lebih baik daripada siswa yang memiliki Adversity Quotient rendah, serta terdapat interaksi antara model pembelajaran Scientific Inquiry dan Adversity Quotient terhadap hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA INDUKSI MAGNET BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN KY-024 LINIER MAGNETIC HALL EFFECT SENSOR DI SMA Novriensi, Dwi; Hamdani, Dedy; Putri, Desy Hanisa
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i1.54694

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran dapat memudahkan akses dalam menganalisis fenomena induksi magnet yang bersifat abstrak. Kemajuan pesat dalam teknologi perangkat lunak telah mendorong perkembangan media pembelajaran, termasuk alat peraga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan penggunaan sensor efek hall magnetik linier KY-024 berbasis Arduino Uno untuk alat peraga induksi magnetik, serta respon siswa terhadap penggunaan alat peraga induksi magnet menggunakan sensor efek hall magnetik linier KY-024. Penelitian dan Pengembangan (R&D) adalah metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Metodologi pengembangan yang digunakan adalah metode ADDIE yang merupakan singkatan dari Analysis, Desain, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar angket analisis kebutuhan, lembar validasi ahli materi dan ahli media serta angket respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif. Hasil data penggunaan alat peraga yang dikembangkan diperoleh dengan rata-rata validator oleh ahli media untuk alat peraga sebesar 86,5% dengan kategori sangat layak, validator materi dengan persentase 84,5% dengan kategori sangat layak, dan respon siswa terhadap alat peraga sebesar 81% dengan kategori sangat baik, maka data penggunaan alat peraga induksi magnetik sebagai media pembelajaran yang dikembangkan memenuhi syarat valid yang berlaku. Disimpulkan bahwa alat peraga tambahan dalam bentuk alat peraga berbasis Arduino Uno yang dilengkapi dengan sensor efek hall magnetik linier KY-024 dapat digunakan oleh guru Sekolah Menengah Atas untuk membantu siswa dalam memahami topik induksi magnet. Hasil penelitian ini dapat menjadi salah satu sumber yang berkaitan dengan media pembelajaran. Penelitian ini dapat digunakan sebagai media bantu dalam praktikum.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS SPARKOL DALAM PEMBELAJARAN DARING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Ash Shiddiqy, Abdul Ra'uf; Sani, Ridwan Abdullah
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i1.44405

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa ketika pembelajaran daring, hingga peneliti bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran berbasis Sparkol dalam pembelajaran daring untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di SMAN 1 Pekaitan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model Pengembangan ADDIE. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X dan XI SMAN 1 Pekaitan Semester Ganjil T.P 2021/2022. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas dengan jumlah sampel 9 orang kelas XI MIA dan 30 orang kelas X MIA yang ditentukan dengan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket penilaian media dan soal tes kemampuan berpikir kritis. Dimana instrumen soal tes kemampuan berpikir kritis telah teruji valid dan reliabel dengan menggunaan SPSS 26. Berdasarkan analisis data hasil angket media, didapatkan video pembelajaran berbasis Sparkol dinyatakan layak untuk diterapkan dikelas, dengan nilai 75% mutu teknis dan 77,5% aspek media oleh ahli media, sedangkan oleh ahli materi mendapat nilai 73,3% aspek media dan 92,5% kesesuaian materi, berdasarkan nilai tersebut video pembelajaran yang dihasilkan termasuk dalam kategori baik oleh ahli media dan ahli materi. Penggunaan video pembelejaran berbasis Sparkol berhasil meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan peningkatan nilai n-gain sebesar 0,74 yang tergolongong tinggi dalam kategori faktor gain. Penelitian ini bermanfaat memperbaiki kualitas pembelajaran guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
SIMULATION OF FREE ENERGY OF MIXING FOR A POLYMER SOLUTION USING A SPREADSHEET FOR LEARNING ACTIVITIES Abu Yazid Raisal; Rosynanda Nur Fauziah; Heru Kuswanto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v12i2.52810

Abstract

Teaching physics is sometimes difficult to convey without using props or visualizations. Simulations can help teachers create and demonstrate real conditions in front of the class. In this article, we describe the usage of spreadsheets in simulating Gibbs free energy in mixing polymer solutions. We have created an model for the simulation consisting of a main spreadsheet and several secondary spreadsheets. A spreadsheet was chosen to simulate Gibbs free energy because spreadsheets can perform numerical representations in tables. This simple simulation can be used when discussing the topic of polymer thermodynamics. Teachers can start by deriving mathematical equations and then show simulations to visualize the equations. Another option is for students to be asked to create their simulations after deriving a mathematical equation. Using simulation in learning can make learning more interactive and help students understand material physics subjects more easily. Spreadsheets can be an alternative for teachers when explaining abstract material to students. Furthermore, simulations with spreadsheets can also support physics learning remotely.