cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,642 Documents
HUBUNGAN PENDIDIKAN IBU DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KELENGKAPAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI TABUK 1 Istiqamah Istiqamah; Nadiah Nadiah; Desilestia Dwi Salmarini; Fadhiyah Noor Anisa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5474

Abstract

Imunisasi dasar lengkap wajib diberikan sebelum anak berusia satu tahun untuk mencapai tingkat imunitas yang optimal. Kabupaten banjar cakupan imunisasi dasar lengkap dicapai 7.830 bayi. Puskesmas sungai tabuk capaian program imunisasi termasuk kategori rendah dengan jumlah 53,9% dari 281 orang. Jumlah data bulan mei dipuskesmas sungai tabuk terdapat 143 balita yang berusia > 1 tahun. Menganalisis hubungan pendidikan ibu dan dukungan keluarga dengan kelengkapan pemberian imunisasi dasar di posyandu wilayah kerja Puskesmas Sungai Tabuk 1. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling yaitu sebanyak 48 orang. Berdasarkan variabel pendidikan yang paling rendah yaitu SD/SMP sebanyak 27 orang (56,25%) Hasil uji chie square 0,000
HUBUNGAN DISMENORE DENGAN AKTIVITAS BELAJAR PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN TAKHASHUSH DINIYAH KAMPUNG BARU Mukarramah Mukarramah; Istiqamah Istiqamah; Yayuk Puji Lestari; Novalia Widia Ningrum
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5476

Abstract

Dismenore merupakan gangguan fisik yang berupa nyeri (kram perut) dan Dismenore merupakan nyeri sebelum, sewaktu, dan sesudah menstruasi. Gangguan ini biasanya mulai terjadi pada 24 jam sebelum terjadinya perdarahan menstruasi dan dapat terasa 24 – 36 jam. Kram tersebut terutama dirasakan di daerah perut bagian bawah menjalar ke punggung atau permukaan dalam paha. Mereka yang mengalami dismenore pada saat menstruasi akan membatasi aktivitas harian mereka khususnya aktivitas dalam pembelajaran sekolah. Seorang siswi yang mengalami dismenore tentunya akan merasa terganggu aktivitas belajar mereka disekolah bahkan tidak jarang hal ini juga membuat mereka absen atau tidak bisa masuk sekolah. Mengetahui hubungan dismenore dengan aktivitas belajar pada remaja putri dipondok pesantren takhashush diniyah kampung baru. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian menunjukan sebagian besar remaja putri mengalami dismenore sedang sebanyak 22 orang (35,5%) dan yang mengalami aktivitas terganggu sebanyak 23 orang (37,1%). Dalam penelitian ini menggunakan analisis uji statistic chi-square dan didapatkan nilai p = 0,003 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara dismenore dengan aktivitas belajar pada remaja putri di Pondok Pesantren Takhashush Diniyah Kampung Baru.
IDENTIFIKASI KEGAGALAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PIR BUTONG Misri Misri; Putri Yuliantie; Melviani melviani; Novalia Widia Ningrum
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5477

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terpenting yang dibutuhkan bayi idealnya diberikan selama 6 bulan dan dilanjutkan makanan pendamping sampai usia 2 tahun. Gagalnya ASI eksklusif dapat menimbulkan gejala negatif pada bayi diantaranya adalah, terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan pada bayi. Sehingga perlu adanya identifikasi lanjutan dalam kegagalan pemberian ASI eksklusif pada bayi. Untuk mengidentifikasi kegagalan pemberian asi eksklusif pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Pir Butong dengan faktor pendidikan pekerjaan dan pengetahuan. Penelitian deskriptif kuantitatif, populasi 30 orang ibu menyusui yang memiliki bayi 6-12 bulan. Pengkajian data menggunakan kuesioner pada variabel pengetahua, pendidikan, pekerjaan dan Breastfeeding self efficacy/niat menyusui. Dianalisis menggunakan univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dari responden. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan mengidentifikasi kegagalan pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Pir Butong ditemukan bahwa dari 30 responden memiliki mayoritas pendidikan rendah yaitu 24 orang atau 80%, ibu tidak bekerja sebanyak 21 orang atau 70%, ibu yang memiliki pengatahuan dengan kategori tinggi sebanyak 21 orang atau 70% dan Breastfeeding Self Efficacy dengan kategori rendah sebanyak 19 orang atau 63,3%. Pendidikan, pengetahuan, pekerjaan dan niat menyusui pada Ibu diidentifikasi sebagai variabel yang dapat menjadikan kegagalan dalam menyusui.
PENGARUH PIJAT BAYI MENGGUNAKAN CAJUPUT OIL TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH PADA BAYI USIA 2-11 BULAN PASCA IMUNISASI DPT HB HIB DI UPT PUSKESMAS LANJAS Meilina Herawati; Susanti Suhartati; Fitri Yuliana; Desilestia Dwi Salmarini
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5478

Abstract

Imunisasi merupakan upaya preventif yang dilakukan oleh pemerintah untuk menghindari risiko bayi terserang penyakit infeksi. Tujuan dari diberikannya imunisasi adalah meningkatkan kekebalan tubuh pada bayi secara aktif agar tidak terjadi penyakit. Imunisasi juga dapat menimbulkan reaksi lokal ditempat penyuntikan atau gejala tertentu yang biasa disebut KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi). Kasus demam diderita oleh anak-anak sebesar 91% berusia 3-19 tahun. Pada literatur WHO juga dijelaskan bahwa KIPI pasca imunisasi dapat menimbulkan reaksi sistemik dan lokal. Reaksi yang timbul berupa kemerahan ditempat penyuntikan, pembengkakkan, nyeri, serta yang paling banyak kejadian adalah demam yang timbul setelah imunisasi. Salah satu terapi non farmakologis untuk penurunan suhu bayi adalah pijatan menggunakan cajaput oil yang mampu memberikan relaksasi pada bayi melalui sentuhan. Untuk Mengetahui Pengaruh Pijat Bayi Mengunakan Cajuput Oil terhadap Penurunan Suhu Tubuh pada Bayi Usia 2-11 Bulan Pasca Imunisasi DPT HB HIB di UPT Puskesmas Lanjas. Penelitian metode pre eksperimen dengan bentuk One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi bayi berusia 2-11 bulan sebanyak 15 bayi, menggunakan total sampling. Pengkajian data menggunakan lembar observasi untuk mengukur suhu pada bayi sebelum dan sesudah pemijatan dengan cajaput oil. Dianalisis menggunakan univariat dan bivariat dengan sample paire T test. Rata-rata suhu sebelum dilakukan pemijatan adalah 37,6oC, Suhu setelah dilakukan pemijatan menggunakan cajaput oil yaitu 36,9oC. Dilakukan uji Paired T test diketahui terdapat pengaruh pijat bayi menggunakan cajaput oil terhadap penurunan suhu tubuh bayi dengan nilai p-value 0.019 Terdapat pengaruh pijat bayi menggunakan cajuput oil terhadap penurunan suhu tubuh pada bayi Usia 2-11 bulan pasca imunisasi DPT HB HIB
EFEKTIFITAS AIR REBUSAN DAUN BINAHONG TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS MAMPUAK Maulida Yutina Pertiwi; Novalia Widiya Ningrum; Nita Hestiyana; Siti Noor Hasanah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5479

Abstract

EFEKTIFITAS AIR REBUSAN DAUN BINAHONG TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS MAMPUAK
EFEKTIFITAS SENAM NIFAS TERHADAP KEJADIAN DIASTASIS RECTUS ABDOMINALIS DI WILAYAH PUSKESMAS MARTAPURA 2 Fitra Erlina; Novalia Widiya Ningrum; Muhammad Zulfadhilah; Ika Friscilla
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5480

Abstract

Selama masa nifas, ibu melahirkan dapat banyak mengalami perubahan, perubahan yang terjadi pada ibu salah satunya adalah Diastasis Rectus Abdominalis (DRA). Diastatis Rekti adalah pemisahan otot rektus abominalis lebih dari 2,5 cm pada umbilicus. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengembalikan keadaan normal dan meningkatkan kekuatan otot adalah dengan melakukan senam nifas. Senam nifas merupakan suatu Latihan otot dasar panggul, otot-otot vagina, perut dan Rahim yang mengalami peregangan dan kerusakan saat kehamilan dan persalinan, dengan melakukan senam nifas ini otot-otot akan Kembali pulih seperti semula. Tujuan untuk menganalisis efektifitas senam nifas terhadap Kejadian Diastasis Rectus Abdominalis pada ibu post partum di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura 2. Penelitian ini menggunakan rancangan Quasy Experimental Design (eksperimen Semu), Non Equaivalent Control Group. Sampel dibagi menjadi 2 Kelompok, yakni kelompok eksperiment dan kelompok Control. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu nifas hari 1 sampai ke 7 dengan jumlah 10 kelompok intervensi dan 10 kelompok control. Dengan menggunakan uji MC Nemar Test didapatkan bahwa p-value 0,006 yaitu adanya efektifitas senam nifas ibu post partum terhadap kejadian diastasis rectus abdominalis di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura 2. Senam Nifas efektif untuk mencegah terjadinya Diastasis Rectus Abdominalis.
DAMPAK PAPARAN POLUSI UDARA TERHADAP TINGKAT KEPARAHAN ISPA DI PUSKESMAS KEBAYORAN LAMA JAKARTA SELATAN Nicko Nurfiansyah; Ikang Fauzi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5488

Abstract

DAMPAK PAPARAN POLUSI UDARA TERHADAP TINGKAT KEPARAHAN ISPA DI PUSKESMAS KEBAYORAN LAMA JAKARTA SELATAN
HUBUNGAN STATUS EKONOMI KELUARGA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS BOJONGGEDE KABUPATEN BOGOR Ikang Fauzi; Asmaul Husna; Nicko Nurfiansyah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5489

Abstract

WHO (World Health Organization) pada tahun 2020, sekitar 149,2 juta orang, atau 22% balita mengalami stunting di seluruh dunia. Salah satu benua di dunia dengan tingkat stunting tertinggi adalah Asia, dengan proporsi 55% atau83,6 juta balita. Asia Selatan menyumbang proporsi tertinggi, sebesar 58,7%, diikuti oleh Asia Tenggara, dengan proporsi 27,8% atau 14,8 juta anak, dan Asia Tengah, dengan proporsi paling rendah, sebesar 0,9%. Kejadian stunting pada anak merupakan suatu proses kumulatif yang terjadi sejak kehamilan, masa kanak- kanak dan disepanjang siklus kehidupan. Peluang meningkatnya kejadian stunting terjadi di 2 tahun pertama kehidupan. Anak-anak akan terhambat pertumbuhannya karena kurangnya asupan makanan yang memadai serta penyakit yang berulang yang menyebabkan meningkatnya kebutuhan metabolik dan berkurangnya nafsu makan. Hal ini akan menyebabkan peningkatan kejadian kurang gizi pada anak dan berpeluang menyebabkan terjadinya stunting Untuk mengetahui hubungan status ekonomi keluarga dengan keajdian stunting pada balita di Puskesas Bojonggede Kabupaten Bogor tahun 2025. Jenis penelitian ini yaitu analitik dengan pendekatan crossectional. Penelitian ini dilakukan di dilaksanakan di Puskesmas Bojonggede Kabupaten Bogor pada tanggal 10-17 Juni tahun 2025. Populasi dari penelitian ini adalah adalah seluruh balita berjumlah 275 balita yang berada di Puskesmas Bojonggede Kabupaten Bogor berjumlah 275 balita. Jadi sampel dalam penelitian ini adalah balita yang berkunjung ke Puskesmas Puskesmas Bojonggede Kabupaten Bogor sebanyak 46 balita. Kemudian pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji statistik chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dapat menyimpulkan hasil dari penenelitian sebagai berikut terdapat Ada hubungan antara status ekonomi keluarga dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai P= 0.000 di Puskesmas Bojonggede Kabupaten Bogor Tahun 2025. Status ekonomi keluarga sering menjadi salah satu faktor penentu pemenuhan kebutuhan gizi balita, akses terhadap layanan kesehatan, serta kualitas lingkungan tempat tinggal. Dengan memfokuskan penelitian di wilayah kerja Puskesmas Bojonggede, penelitian memberikan konteks lokal yang jelas sehingga hasil penelitian dapat dimanfaatkan untuk perencanaan program pencegahan stunting di tingkat puskesmas maupun kabupaten. Penelitian ini sudah cukup spesifik, mudah dipahami, dan dapat memberikan gambaran yang tepat mengenai variabel yang akan diteliti serta populasi sasaran penelitian.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR Jamaliah Jamaliah; Evi Dewi Yani; Sri Rosita; Rahmayani Rahmayani; Yunita Yunita; Ismail Ismail
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5491

Abstract

HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR
SKRINING FITOKIMIA TUMBUHAN PUTRI MALU (Mimosa pudica L) SEBAGAI OBAT TRADISIONAL MASYARAKAT ACEH Ainun Mardhiah; Erdi Surya; Ria Ervilita; Erni Erni
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5493

Abstract

Tumbuhan putri malu (Mimosa pudica L) merupakan salah satu tumbuhan obat yang dijadikan obat tradisional oleh masyarakat Aceh, mereka memanfatkan tumbuhan putri malu sebagai obat asam urat dengan cara direbus dan diminum airnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa kimia yang terkandung dalam ekstrak etanol daun putri malu dan ekstrak etanol batang putri malu melalui skrining fitokimia. Sampel penelitian ini berupa daun dan batang putri malu yang di dapat dari daerah Aceh Besar yang diekstraksi menggunakan pelarut etanol 70% dengan metode meserasi. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol daun putri malu dengan uji fitokimia positif mengandung alkaloid, saponin, tanin, flavonoid, polifenol, dan steroid. Sedangkan ekstrak etanol batang putri malu dengan uji fitokimia positif mengandung alkaloid, tanin, flavonoid dan kuinon. Kata Kunci: Fitokimia, putri malu, obat tradisional.