cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,642 Documents
PENGARUH DEPO MEDROXY PROGESTERON ACETATE (DMPA) TERHADAP GANGGUAN MENSTRUASI AMENOREA SEKUNDER PADA AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH TAHUN 2025 Cut Efriana; Putri Kurniawati; Opiana Bako
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5343

Abstract

The use of injectable contraception is higher than other contraceptives, but the dropout rate among injectable contraceptive users is the second highest after the pill, at 24.7%. Changes in menstrual patterns or menstrual irregularities are the main factors causing dropout among injectable contraceptive users. This dropout can lead to an increase in the population, which will impact welfare, education quality, development, and health, and will also reduce the quality of life in a country. The purpose of this study was to determine the effect of depot medroxyprogesterone acetate on menstrual disorders and secondary amenorrhea among injectable contraceptive users in the Kuta Alam Community Health Center, Banda Aceh City, in 2025.This analytical study used a cross-sectional approach with purposive sampling, with a sample size of 54 participants. The study was conducted from August 3 to 14, 2025, with univariate and bivariate analyses using the Chi-square test. The results of the study showed that of the 33 respondents who had used DMPA for more than 1 year, the majority (27 respondents) experienced secondary amenorrhea, while of the 21 respondents who had used DMPA for less than 1 year, the majority (12 respondents) did not experience secondary amenorrhea. Based on the results of the Chi-Square test, the p-value was 0.008, indicating a relationship between DMPA use and secondary amenorrhea. Therefore, the hypothesis in this study was accepted (Ha). The conclusion of this study is that DMPA use has an effect on secondary amenorrhea. It is hoped that respondents will be able to choose contraception that suits their needs and increase their knowledge about the types of contraception and the side effects of each type by seeking information from various sources, especially health workers.
GAMBARAN PENERAPAN PRE-POST CONFERENCE DI RUANG RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT Anggariswa Anggariswa; Rachmah Rachmah; Putri Mayasari; Muhammad Yusuf
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5401

Abstract

Pre dan post conference merupakan bagian penting dalam komunikasi klinis tim keperawatan yang bertujuan untuk menjamin kesinambungan, efektivitas, dan standar keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pre dan post conference di Ruang Rawat Inap di Rumah Sakit. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus observasional menggunakan form yang merujuk pada MPKP. Observasi dilakukan selama 3 hari pada 9 shift. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pre conference hanya 22,2% dan post conference 55,6%. Pelaksanaan kegiatan tersebut perlu perbaikan melalui langkah strategis. Rumah sakit perlu menjadwalkan pre dan post conference secara rutin tiap shift, meningkatkan kehadiran perawat, serta memperkuat peran kepala ruangan dan ketua tim dalam supervisi.
SEDIAAN DEODORANT SPRAY DARI PIPER BETLE L. DAN ALOE VERA L. TERHADAP BAU BADAN PADA REMAJA Raudhatun Nuzul ZA; Muhammad Fahrial Rizki; Nurul Anjelini; Nurul Azayti; Fazhira Azhima
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5403

Abstract

Penelitian ini bertujuan memformulasikan dan mengevaluasi sediaan deodorant spray alami dari kombinasi ekstrak daun sirih (Piper betle L.) dan lidah buaya (Aloe vera L.) terhadap bakteri penyebab bau badan, Staphylococcus aureus. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, dilanjutkan dengan uji fitokimia, formulasi enam variasi (F0–F6), uji antibakteri, dan uji iritasi kulit. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun sirih mengandung steroid, terpenoid, saponin, flavonoid, fenolik, dan tanin, sedangkan ekstrak lidah buaya mengandung alkaloid, steroid, saponin, flavonoid, fenolik, dan tanin. Formula terbaik, F4 (1:1; 10%), menunjukkan zona hambat 5 mm terhadap S. aureus dengan kategori aktivitas sedang dan tidak menimbulkan iritasi kulit. Kombinasi kedua ekstrak ini berpotensi sebagai bahan aktif alami deodorant spray yang efektif, aman, dan ramah kulit.
PENGARUH POLA MAKAN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS 4 DAN 5 SDN 9 KOTA BANDA ACEH Rika Dewi; Saudah Saudah; Melisa Putri; Sa’idah Sa’idah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5404

Abstract

Latar belakang: Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan oleh mata pelajaran dan ditunjukkan dengan nilai tes atau angka yang diberikan oleh guru. Prestasi anak Indonesia masih cukup rendah dibandingkan negara lain, salah satunya diketahui dari laporan Balitbang bahwa prestasis siwa Indonesia mengalami penurunan yaitu hanya berada di ranking ke 36 dari 49 negara. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh pola makan dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas 4 dan 5 SDN 9 Kota Banda Aceh Tahun 2025. Metode penelitian: bersifat analitik dengan pendekatan Cross Sectional dengan tehnik pengambilan sampel secara Total Sampling dengan jumlah sampel 52 orang siswa kelas 4 dan 5 SDN 9 Kota Banda Aceh dengan membagikan kuesioner. Waktu penelitian ini dilakukan pada tanggal 16 September 2025 dengan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi square. Hasil penelitian: menunjukkan dari hasil uji statistik ada pengaruh pola makan terhadap prestasi belajar dengan p value 0,001 dan ada pengaruh motivasi terhadap prestasi belajar dengan p value 0,001. Kesimpulan dan saran: ada pengaruh pola makan dan motivasi terhadap prestasi belajar siswa. Diharapkan pada siswa dan siswi untuk dapat mempertahankan prestasi belajar yang sudah baik dengan menjaga pola makan serta meningkatkan motivasi belajar.
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT PURUN TIKUS (ELEOCHARIS DULCIS) PADA KOMPOSIT POLIESTER TERHADAP SIFAT TERMAL Pardi Pardi; Herawati Herawati; Kurnia Rahmayanti; Alex Aji Kusuma
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5405

Abstract

Masyarakat Desa Stambul Jaya di Kabupaten Aceh Tenggara telah lama memanfaatkan tanaman purun tikus (Eleocharis dulcis), sejenis rumput rawa yang tumbuh subur di lahan basah, untuk membuat berbagai kerajinan seperti tikar, topi, dan bakul. Kini, tanaman ini mulai dilirik sebagai bahan baku potensial dalam pembuatan material komposit yang ramah lingkungan. Sebuah penelitian dilakukan untuk membuat papan komposit berukuran 20 × 20 × 0,5 cm dari serat purun yang dicampur dengan resin poliester. Peneliti menguji beberapa variasi kadar serat (5%, 10%, dan 15%) serta arah susunan serat, yaitu sejajar, acak, dan anyaman, untuk melihat pengaruhnya terhadap ketahanan panas bahan komposit. Hasil uji Thermogravimetric Analysis (TGA) menunjukkan bahwa komposit dengan susunan sejajar 15%, acak 10%, dan anyaman 15% memiliki ketahanan panas tertinggi. Di antara semua variasi, susunan anyaman 10% menunjukkan hasil terbaik karena tetap stabil pada suhu tinggi. Uji Differential Scanning Calorimeter (DSC) memperkuat hasil tersebut, dengan suhu puncak tertinggi mencapai sekitar 500°C pada susunan anyaman 10%. Temuan ini membuktikan bahwa serat purun tikus dapat meningkatkan stabilitas termal dan kekuatan bahan komposit sekaligus mendukung prinsip keberlanjutan lingkungan. Dari bahan sederhana pembuat kerajinan, purun kini berpotensi menjadi sumber inovasi baru dalam industri hijau yang memberdayakan masyarakat lokal sekaligus menjaga kelestarian alam.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI CAKUPAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMPASEH KOTA BANDA ACEH Mawardy Mawardy; Faradilla Safitri; Nurul Sakdah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5408

Abstract

Cakupan imunisasi global turun dari 86% pada 2019, 84% pada 2020, menjadi 81% pada 2021, sekitar 94,9%, pada tahun 2022 sebesar 94,6% anak-anak Indonesia telah diimunisasi, untuk Provinsi Aceh sendiri hanya tahun 2019 sebesar 49%, 40% tahun 2020 dan sebesar 38% anak yang diimunisasi pada tahun 2021 dan tahun 2022 sebesar 38%. cakupan Imunisasi di Kota Banda Aceh Tahun 2017-2021 mengalami fluktuasi dan terjadi penurunan sangat signifikan pada tahun 2022 yaitu 44 % jauh dibawah target Renstra Nasional dan cakupan imunisasi di Puskesmas Lampaseh Pada Tahun 2020 sebesar 20%, 2021 sebesar 19% dan 2022 adalah 18% sangat rendah sekali. Tujuan untuk mengetahui faktor pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga dengan cakupan imunisasi dasar pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Lampaseh Kota Banda Aceh. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi penelitian sebanyak 78 orang ibu yang memiliki bayi dan sampel diambil secara total populasi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan cara wawancara. Penelitian telah dilaksanakan tanggal 7 Agustus – 16 Agustus 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas Lampaseh Kota Banda Aceh. Pengolahan data dengan langkah editing, coding, data entry, tabulating, dan analisis data secara univariat bivariat. Hasil Penelitian analisis univariat diperoleh dari 44 (56.4%) cakupan imunisasi dasar tidak lengkap, 41 (52.6%) ib u berpengetahuan tinggi, 40 (51.3%) ibu bersikap positif terhadap imunisasi dan 46 (59.0%) tidak mendapatkan dukungan dari keluarga. Hasil analisis bivariat diperoleh variabel pengetahuan (p-value = 0.000), sikap (p-value = 0.000), dan dukungan keluarga (p-value = 0.000). Kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga dengan cakupan imunisasi dasar pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Lampaseh Kota Banda Aceh. Bagi petugas kesehatan dapat memberikan dan memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat agar mau membawa anaknya untuk mendapatkan imunisasi.
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TERHADAP PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DI KECAMATAN SUMBAWA KABUPATEN SUMBAWA Eva Rosdiana; Rini Juwita; Chairanisa Anwar; Fauziah Andika; Sahbainur Rezeki
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5409

Abstract

Latar Belakang : Masalah pengelolaan sampah menjadi isu penting dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, meningkatkan risiko penyakit, dan menurunkan kualitas hidup masyarakat. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah di Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah pemberian edukasi kesehatan, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat setelah diberikan edukasi kesehatan, dengan nilai signifikansi p < 0,05. Kesimpulan : Hal ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berpengaruh positif terhadap pengetahuan responden dalam pengelolaan sampah. Saran : Oleh karena itu, pemberian edukasi secara berkala dan terstruktur disarankan sebagai strategi untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kata Kunci: edukasi kesehatan, pemahaman masyarakat, pengelolaan sampah, promosi kesehatan
PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN LOKAL PADA BALITA YANG MEMILIKI GIZI KURANG DI JEULINGKE KOTA BANDA ACEH Chairanisa Anwar; Finaul Asyura; Eva Rosdiana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5413

Abstract

Latar Belakang: Masalah gizi kurang pada balita masih menjadi perhatian penting dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Salah satu intervensi yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis bahan pangan lokal. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh pemberian PMT lokal terhadap kenaikan berat badan pada balita dengan status gizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Jeulingke Kota Banda Aceh. Metode Penelitian: Desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Jumlah responden sebanyak 62 balita yang memiliki gizi kurang. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian: sebagian besar responden mengalami peningkatan berat badan setelah pemberian PMT, yaitu sebanyak 50 balita (80,6%), sedangkan 8 balita (12,9%) mengalami penurunan, dan 4 balita (6,5%) tetap. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara berat badan balita sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Pemberian makanan tambahan lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kenaikan berat badan pada balita yang memiliki gizi kurang. Saran: Disarankan agar pihak puskesmas dan kader posyandu terus mengembangkan inovasi menu PMT lokal yang menarik dan bergizi untuk mendukung perbaikan gizi balita di masyarakat. Kata kunci: Makanan Tambahan Lokal, Gizi Kurang, Balita, Berat Badan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PERAWATAN TALI PUSAT DI PMB NOVI KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2025 Dewina Susanti; Kaifar Nuha; Cut Aprisca; Nur Afifah; Sanita Sanita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5417

Abstract

Perawatan pencegahan dan pengendalian infeksi pada bayi baru lahir bergantung pada kesadaran dan pengetahuan yang dimiliki oleh ibu. Rendahnya pengetahuan ibu mengenai perawatan tali pusat dapat menyebabkan terjadinya infeksi, karena tali pusat merupakan jalan utama masuknya infeksi pada bayi baru lahir. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu tentang perawatan tali pusat di PMB Novi Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar pada tahun 2025. Metode Penelitian: Bersifat analitik dengan pendekatan cross-sectional dan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 33 orang. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 12 hingga 16 Agustus 2025 dengan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa hasil uji statistik ada hubungan tingkat pendidikan dengan pengetahuan ibu tentang perawatan tali pusat dengan p value 0,000, ada hubungan pendidikan kesehatan saat antenatal care dengan pengetahuan ibu tentang perawatan tali pusat dengan p value 0,024, ada hubungan budaya dengan pengetahuan ibu tentang perawatan tali pusat dengan p value 0,000.
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN BISKUIT FUNGSIONAL EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) SEBAGAI SUPLEMEN GIZI UNTUK ANAK STUNTING Rulia Meilina; Daffa Khairunnisa; Cut Fetri Yulya; Intan Saumi; Nasyani Elisiya
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5421

Abstract

Stunting pada anak dipicu oleh kekurangan gizi kronis yang menghambat tumbuh kembang optimal. Daun kelor (Moringa oleifera) kaya protein, vitamin C, zat besi, dan kalsium sehingga berpotensi sebagai suplemen gizi. Ekstraksi menggunakan etanol 70% menghasilkan simplisia dengan kadar air 3,33 %, abu total 6,8 %, abu tak larut asam 0,34 %, sari larut air 24,33 %, dan sari larut etanol 29,8 % yang memenuhi standar herbal. Skrining fitokimia mengidentifikasi alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan terpenoid. Empat formula biskuit dibuat dengan komposisi ekstrak 0%, 5%, 10%, dan 15%. Uji fisik menunjukkan semua varian memiliki tekstur renyah dan bentuk utuh, meski warna berubah dari kuning keemasan menjadi hijau pekat seiring peningkatan ekstrak. Penilaian organoleptik oleh 12 panelis menunjukkan formula 5% dan 10% paling disukai (skor rata-rata > 6). Analisis gizi mengungkap kandungan protein 13,95 % dan vitamin C 6917,03 mg/100 g, sementara analisis zat besi dan kalsium masih berlangsung. Berdasarkan karakteristik fisik, daya terima organoleptik, dan peningkatan nutrisi, konsentrasi ekstrak 5–10 % menawarkan keseimbangan optimal. Biskuit fungsional berbasis daun kelor pada kisaran tersebut layak dikembangkan sebagai suplemen tambahan bagi anak stunting.