cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Litbang Industri
ISSN : 22523367     EISSN : 25025007     DOI : 10.24960
Core Subject : Engineering,
Jurnal Litbang Industri (JLI) adalah jurnal ilmiah yang terbit secara berkala dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. JLI memuat artikel primer yang bersumber langsung dari hasil riset industri, olahan hasil pertanian, penanggulangan pencemaran industri. Semua naskah direview oleh mitra bestari. Jurnal Litbang Industri Padang diterbitkan oleh Balai Riset dan Standardisasi industri Padang, Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. p-ISSN: 2252-3367 e-ISSN: 2502-5007
Arjuna Subject : -
Articles 357 Documents
Peningkatan kinerja membran hidrofobik polyethersulfone (PES) menggunakan silika berbasis sekam padi sebagai aditif Umi Fathanah; Mirna Rahmah Lubis; Cut Meurah Rosnelly; Syawaliah Muchtar; Mukramah Yusuf
Jurnal Litbang Industri Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v14i1.8299.85-92

Abstract

Penelitian ini menyelidiki pengaruh penambahan aditif silika dari seka padi untuk meningkatkan kinerja dan kketahanan terhadap fouling. Pembuatan membran dilakukan dengan metode non solvent induced phase separation (NIPS) secara blending polimer. Membran yang dihasilkan dikarakterisasi dengan mengevaluasi gugus fungsi mengunakan FTIR, struktur morfologi menggunakan SEM, sudut kontak air menggunakan WCA meter serta uji porositas membran dengan metode gravimetri. Temuan penelitian menunjukkan bahwa aditif silika memiliki pengaruh positif dalam membran PES yang telah disiapkan. Terjadinya perubahan struktur morfologi membran yang dibuktikan dari hasil SEM pada penampang melintang membran. Peningkatan konsentrasi silika yang ditambahkan, mengakibatkan peningkatan  porositas serta sifat hidrofilisitas membran modifikasi. Hasil penelitian menunjukkan fluks air optimum diperoleh pada penambahan 3% silika yaitu sebesar 62,3 L/m2.jam dengan rejeksi asam humus sebesar 64,4% dengan sifat anti fouling membran meningkat sebesar 2,7 kali   dibandingkan dengan membrane PES tanpa modifikasi.
Identifikasi faktor risiko pencemaran limbah oli bekas dengan metode root cause analysis Izzati Winda Murti; Candrika Rizki; Elita Fidiya Nugrahani
Jurnal Litbang Industri Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v14i1.8387.9-16

Abstract

Keberadaan kegiatan industri di suatu daerah, tidak menutup kemungkinan terdapat limbah bahan berbahaya dan beracun yang biasa disebut dengan B3 yang dapat mengancam kondisi lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Langkah perawatan berupa penggantian pelumas, dan aki kendaraan yang rutin dilakukan dapat menjadi salah satu sumber penghasil limbah B3 di perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sumber penyebab terjadinya potensi pencemaran lingkungan akibat limbah oli bekas di area bengkel PT. XYZ dengan menggunakan RCA. Dari hasil analisis maka dapat disimpulkan bahwa penyebab munculnya potensi pencemaran akibat limbah oli bekas di PT. XYZ adalah karena 6 faktor yakni SDM, sarana, metode, biaya, lingkungan, dan measurement. Ke enam fator tersebut saling berkaitan, sehingga untuk merumuskan perbaikan dibutuhkan adanya evaluasi dan perbaikan yang terintegrasi agar dapat terselesaikan dengan baik. Faktor Biaya merupakan faktor kunci untuk dapat mendukung ke lima faktor lain untuk upaya pencegahan potensi pencemaran limbah oli bekas
Hidrolisis enzimatik selulosa sekam padi menggunakan crude enzim dari Aspergillus niger untuk produksi bioetanol Novia Novia; Elda Melwita; Selpiana Selpiana; Nur Hafidzah Deviyana; Violetta Viola
Jurnal Litbang Industri Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v13i2.8052.161-167

Abstract

Bioetanol merupakan bahan bakar yang berbahan baku tanaman yang telah melalui proses fermentasi. Tanaman yang memiliki kandungan selulosa tinggi untuk diproduksi menjadi bioethanol adalah sekam padi. Produksi bioetanol dari sekam padi melibatkan proses hidrolisis enzimatis yang bertujuan untuk menghasilkan gula dan selanjutnya difermentasi menghasilkan bioetanol. Pada penelitian ini, proses hidrolisis enzimatis dilakukan dengan bantuan crude enzim selulase dari Aspergillus niger pada berbagai konsentrasi enzim selulase (2 - 6 % v/w) dan waktu hidrolisis (5 – 25 jam). Kadar gula optimum diperoleh sebesar 6.03 g/L pada saat konsentrasi enzim 6 % dan waktu hidrolisis 25 jam. Kadar etanol tertinggi diperoleh sebesar 7.5% (v/v).
Pemanfaatan mikroalga Chlorella sp. untuk produksi lipid menggunakan media air lindi TPA Muara Fajar Pekanbaru secara fed-batch Sri Rezeki Muria; Ida Zahrina; Niken Triani Klaway Reza; Nova Ramadhani Farnas
Jurnal Litbang Industri Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v14i1.8393.51-58

Abstract

Chlorella sp. merupakan mikroorganisme yang membutuhkan nutrien untuk tumbuh sehingga menghasilkan lipid sebagai biomassa. Kebutuhan nutrien Chlorella sp. dapat dipenuhi dengan melakukan kultivasi menggunakan air lindi. Air lindi terdiri dari karbon, nitrogen, dan fosfor yang diperlukan untuk pertumbuhan Chlorella sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan volume air lindi terhadap pertumbuhan dan lipid yang dihasilkan dari kultivasi Chlorella sp. menggunakan air lindi. Chlorella sp. dikultivasi dengan variasi penambahan volume air lindi yang ditambahkan per waktu, yaitu 375 mL/1 hari, 750 mL/2 hari, dan 1125 mL/3 hari. Pengukuran pH dan suhu dilakukan setiap hari menggunakan pH meter dan termometer selama 12 hari. Pertumbuhan sel Chlorella sp. diamati menggunakan mikroskop cahaya. Lipid diekstraksi menggunakan metode Bligh-Dyer. Nilai COD dihitung menggunakan analisis titrimetri. pH yang diperoleh sebesar 7-8,35 dengan suhu yang diperoleh sebesar 27oC-30oC. Kepadatan sel tertinggi diperoleh pada penambahan volume air lindi/3 hari sebesar 4,78 x 106 sel/mL. Kandungan lipid tertinggi diperoleh pada penambahan volume air lindi/1 hari sebesar 30,79%. Nilai COD sebelum kultivasi sebesar 3150 mg/L dan penurunan nilai COD terbaik diperoleh pada penambahan volume air lindi/3 hari sebesar 590 mg/L.
Front Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 13 No. 2 Desember Tahun 2023 Sofyan Sofyan
Jurnal Litbang Industri Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v13i2.8511.i-ii

Abstract

Front Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 13 No. 2 Desember Tahun 2023
Ekstraksi minyak atsiri kayu gaharu (Aquilaria malaccensis Lam.) dengan pretreatment fermentasi menggunakan Rhizopus sp. Hasnah Ulia; Harmiwati NH; Jerry Jerry; Enny Nurmalasari
Jurnal Litbang Industri Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v13i2.7919.129-135

Abstract

Minyak gaharu adalah atsiri yang digunakan dalam bidang kosmetik, farmasi, dan pewangi yang berkontribusi sebanyak 20% ekspor minyak gaharu dunia. Tujuan penelitian adalah melihat pengaruh pretreatment dengan fermentasi terhadap nilai rendemen ekstraksi kayu gaharu. Pretreatment sebelum maserasi dengan cara fermentasi menggunakan Rhizopus sp. selama 1, 2 dan 3 hari. Maserasi kemudian dilanjutkan menggunakan waktu dan pelarut terbaik. Pelarut yang digunakan adalah etanol, metanol, n-heksan, dan etil asetat dengan waktu maserasi 1, 2, dan 3 jam. Analisis senyawa minyak kayu gaharu menggunakan GCMS. Berdasarkan nilai rendemen bahwa pelarut terbaik adalah etanol dan waktu maserasi 2 jam yang digunakan untuk ekstraksi dengan pretreatment fermentasi. Durasi fermentasi terbaik yaitu 2 hari dengan komposisi 1:11, menghasilkan nilai rendemen 4,18±0,1254% setelah maserasi menggunakan pelarut etanol selama 2 jam. Karakterisasi GCMS menjelaskan perubahan senyawa dan pembentukan senyawa, asam 1,3-Benzoxazole-5-carboxylic yang sebelum fermentasi 39,84% dan setelah fermentasi menjadi 5,79%. Senyawa lainnya adalah 4-Hydroxy-2-butanon yang tidak ada sebelum fermentasi, namun muncul setelah fermentasi sebesar 46,82%. Jumlah senyawa setelah fermentasi meningkat menjadi 78, dibandingkan sebelum fermentasi, hasil tersebut menjelaskan bahwa kualitas minyak gaharu meningkat.
Front Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 14 No. 1 Juni Tahun 2024 Citra Setiawati
Jurnal Litbang Industri Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v14i1.8675.i-ii

Abstract

Front Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 14 No. 1 Juni Tahun 2024
Analisis pengaruh kehilangan panas, pasokan batubara dan udara berlebih terhadap kinerja pulverized coal boiler (6P-1001/2001-BO) Enggal Nurisman; Naffazh Maria Thenggikusuma; Illovine Hadassa Enggar
Jurnal Litbang Industri Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v14i1.8472.17-23

Abstract

Pulverized Coal Boiler merupakan jenis boiler yang digunakan pada pabrik STG & Boiler Batubara PT Pupuk Sriwidjaja Palembang untuk mengubah Boiler Feed Water (BFW) dan menghasilkan steam yang selanjutnya dimanfaatkan untuk menggerakkan steam turbine. Analisa efisiensi boiler sangat diperlukan sebagai upaya pencegahan kerugian energi yang besar. Analisa efisiensi pulverized coal boiler dilakukan menggunakan indirect method yaitu dengan mengitung total heat losses yang terjadi selama proses berlangsung pada periode April hingga Mei 2022. Tiga heat losses terbesar berasal dari penguapan air yang terbentuk dari hidrogen, heat losses karena dry flue gas, dan heat losses karena moisture dalam batubara dengan nilai berturut sebesar 5,0897%, 4,4397%, dan 2,3724% untuk boiler 1 pada tanggal 4 Mei 2022 yang mencapai efisiensi terendah sebesar 86,2546%. Pada boiler 2 nilainya adalah 4,4411%, 4,2369%, dan 2,7905% pada tanggal 27 April 2022 yang mencapai efisiensi terendah yaitu 86,8163%.  Efisiensi tertinggi terjadi pada 18 Mei 2022 dengan nilai 87,7797% untuk boiler 1 dan 88,0651% untuk boiler 2
Biocoagulant effectivity test in tempe wastewater treatment: the effect of biocoagulant type and dosage Lia Cundari; Ade Tiara; Kha-Rizma Yudia Zannah
Jurnal Litbang Industri Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v13i2.8098.99-105

Abstract

Tempe is a popular Indonesian food enjoyed by many people. However, the production process generates a significant amount of liquid waste. Liquid waste treatment can be done through coagulation and floctuation processes with the help of coagulants. The purpose of this study was to determine the effect of the type and dose of biocoagulant on the turbidity and pH values of tempe wastewater The variations included the use of various biocoagulants (papaya seeds, tamarind seeds, and moringa seeds), biocoagulant doses (500, 1000, and 1500 mg/L) and variations in slow flocculation time (10, 15, 20, 15, 25, and 30 minutes). The analysis encompassed  measurements of turbidity, pH, COD, BOD, and TSS. The research data is then validated in a certified laboratory. The results showed that the type of biocoagulant, dose of biocoagulant and stirring time would affect the turbidity value of tempe wastewater but did not significantly affect the pH value. The highest reduction in turbidity was 52.3 NTU with a percent decrease in turbidity of 96.2% at pH 4.145 using 500 mg/L tamarind seed biocoagulant and stirring time of 25 minutes. The results showed that only the BOD and TSS parameters met the tempe liquid waste quality standards, so that further processing was required, such as by adsorption and electrocoagulation.
Karakteristik mi kering campuran tepung terigu dan tepung sukun dengan penambahan sari daun sungkai (Peronema canescens Jack) Tuty Anggraini; Lidya Nora; Felga Zulfia Rasdiana; Rina Yenrina
Jurnal Litbang Industri Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v14i1.8607.59-67

Abstract

Mi kering adalah makanan yang banyak digemari. Susbtitusi tepung terigu dengan tepung sukun diharapkan mampu mengurangi pemakaian terigu serta diperkaya dengan ektark daun sungkai dapat menjadikan produk mi memiliki kandungan fungsional. Tujuan dari penelitian adalah untuk melihat perbedaan konsentrasi ekstrak daun sungkai terhadap karakteristik mie kering dan mengetahui perlakuan terbaik berdasarkan uji organoleptik dan kimia pada mie kering. Rancangan penelitian adalah acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan pada penelitian ini adalah penambahan ekstrak daun sungkai A (kontrol), B (2%), C (4%), D (6%) , dan E (8%). Data dianalisis menggunakan ANOVA yang dilanjutkan dengan analisis Duncan's Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%. Penelitian memperlihatkan bahwa penambahan ekstrak daun sungkai berpengaruh nyata terhadap komponen kimia (air, abu, lemak, karbohidrat, aktivitas antioksidan dan total fenolik) serta rasa untuk uji organoleptik. Kadar protein, serta organoleptik warna, aroma dan tekstur tidak berbeda nyata. Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan penambahan ekstrak daun sungkai 8%.