cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
MAJALAH BIAM
ISSN : 02151464     EISSN : 25484842     DOI : -
Core Subject : Education,
Majalah BIAM is a print and online journal that is part of the Ministry of Industry and dedicated as a media dissemination of scientific articles focusing on the field of marine products technology, in addition, Majalah BIAM generally receive articles in the field of Natural Materials, Industry, Various Food Products, Essential Oils and the Environment.
Arjuna Subject : -
Articles 156 Documents
PENGARUH CARA PEMASAKAN DENGAN WAKTU YANG BERBEDA TERHADAP KOMPOSISI ASAM LEMAK OMEGA-3 IKAN LEMA (Rastrelliger kanagurta) Louisiana Latupeirissa; Dominggus Rumahlatu
Majalah BIAM Vol 12, No 2 (2016): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.79 KB) | DOI: 10.29360/mb.v12i2.1957

Abstract

Ikan lema (Rastrelliger kanagurta) adalah salah satu jenis ikan pelagis kecil yang tertangkap sepanjang tahun dan merupakan jenis ikan ekonomis penting, banyak digemari dan dikonsumsi oleh masyarakat khususnya di kota Ambon. Ikan dapat dikonsumsi secara mentah, juga dapat dikonsumsi melalui cara pemasakan antara lain: perebusan, pemanggangan dan penggorengan. Nilai nutrisi dari ikan yang akan dikonsumsi selain dipengaruhi oleh cara juga waktu pemasakan. Total waktu pemasakan adalah 10-20 menit, tergantung pada ketebalan daging ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh cara pemasakan dengan waktu yang berbeda terhadap komposisi asam lemak omega-3 ikan lema. Ikan lema mentah dan yang dimasak disiapkan sebagai berikut: ikan dikeluarkan insang dan isi perut, dicuci beberapa kali dengan air mengalir untuk menghilangkan sisa darah dan lendir, ditiriskan selanjutnya dimasak dengan cara rebus, panggang dan goreng selama 10 dan 15 menit, kemudian didinginkan, dikemas secara vakum dan dianalisa komposisi asam lemak omega-3. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh cara pemasakan terhadap asam eikosapentaenoat ikan lema dimana asam eikosapentaenoat dengan cara perebusan lebih tinggi, tetapi tidak ada pengaruh cara pemasakan dengan waktu yang berbeda terhadap asam linolenat, asam eikosapentaenoat dan asam dokosaheksaenoat.
FORTIFIKASI SURIMI IKAN RUCAH TERHADAP MUTU MIE BASAH Maria Alexanderina Leha
Majalah BIAM Vol 9, No 1 (2013): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1539.144 KB) | DOI: 10.29360/mb.v9i1.1998

Abstract

Studi tentang pengaruh fortifkasi pengolahan mie dengan surimi ikan rucah di level 20% masing-masing telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari jumlah hasil (rendemen) ikan cincang yang dapat dimanfaatkan untuk surimi terdiri dari 3 (tiga) jenis. yaitu gulamah (Argyrosomus sp.), Kurisi (Nemipterus sp.) Dan tigawaja (Argyrosomus amoyensis), kuantitas/ rendemen atau akhir produk mie rebus terbuat dari 1 spesies dan  dicampur  dengan  2-3  spesies,  kualitas  dan  nilai  kalori  produk,  dan  tingkat  penerimaan  konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  jumlah hasil  ikan cincang adalah: 35,2% (gulamah), 32,4% (kurisi) dan 33,3% (tigawaja). Ini untuk memproduksi untuk mie rebus sekitar 0.337 kali. Kualitas mie rebus mengandung kadar air 53,18-58,23%, protein 4,02-5,0%,  lemak 1,76-2,22%,  abu 0,75-1,75%, karbohidrat konten 32,17-36,84%, pH 6,42-6,74, TVB 6,72-20,58 mgN%, TPC 5,24-5,66 (log X) atau 1,7 x 105 - 4,6 x 105 koloni. Nilai kalori 164,5 - 181,8 kkal. Nilai uji sensorik dari produk ini adalah 6,9-7,4 (mungkin). Tingkat penerimaan konsumen untuk mie rebus 80,0-83,3%.
PENGARUH PENGGUNAAN PEREKAT SAGU DAN TAPIOKA TERHADAP KARAKTERISTIK BRIKET DARI BIOMASSA LIMBAH PENYULINGAN MINYAK KAYU PUTIH DI MALUKU Husein Smith; Syarifuddin Idrus
Majalah BIAM Vol 13, No 2 (2017): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.665 KB) | DOI: 10.29360/mb.v13i2.3546

Abstract

ABSTRAKBiomassa adalah materi biologis yang dapat digunakan sebagai sumber bahan bakar, baik secara langsung maupun melalui proses yang dikenal sebagai konversi biomassa. Biomassa di Maluku yang dapat dikonversi menjadi sumber energi  panas alternatif adalah limbah daun penyulingan minyak kayu putih untuk mengatasi kebutuhan bahan bakar dipedesaan.  Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi optimum perlakuan yang dicobakan dan karakteristik biobriket dari limbah penyulingan minyak kayu putih yang dibuat dengan perekat sagu dan tapioka. Desain experimen yang digunakan pada penelitian ini adalah completelly randomized design dengan perlakuan persentase penggunaan perekat tapioka dan sagu masing-masing 80 – 130% terhadap serbuk limbah penyulingan minyak kayu putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jumlah perekat sagu dan tapioka berpengaruh sangat signifikan terhadap kadar air, kadar abu, density dan zat yang hilang pada pemanasan . Hubungan antara penggunaan jumlah perekat sagu maupun tapioka pada pembuatan biobriket dengan berbagai variabel respon tersebut mengikuti pola linier dengan trend garis yang berbeda antar setiap variabel. Penggunaan perekat tapioka 130% terhadap serbuk limbah penyulingan minyak kayu putih menghasilkan briket dengan kerapatan dan zat yang hilang pada pemanasan  tertinggi  sedangkan kadar air dan kadar abu  terendah masing-masing 0,52  8,95%,  5,88% dan 6,82%. Rata-rata nilai kalor limbah penyulingan minyak kayu putih 4567,19 kal/g. Briket yang dibuat dengan perlakuan tersebut kadar air, zat yang hilang dan nilai kalor limbah daun sisa penyulingan minyak kayu putih  memenuhi standar karakteristik briket untuk rumah tangga.
KEMAMPUAN LUMPUR AKTIF BIAKAN CAMPURAN DARI LIMBAH INDUSTRI CRUMB RUBBER UNTUK MENGURANGI KADAR COD, BOD DAN TSS Sukma Budi Ariyani; Agus Sri Mulyono
Majalah BIAM Vol 11, No 1 (2015): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (917.09 KB) | DOI: 10.29360/mb.v11i1.2039

Abstract

Air limbah industri harus diolah terlebih dahulu agar tidak mencemari badan air dimana limbah tersebut dibuang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kemampuan lumpur aktif biakan campuran dari lumpur industri crumb rubber dalam menurunkan kadar COD, BOD dan TSS air limbah dan efsiensi penurunan COD, BOD dan TSS yang terjadi. Air limbah diperoleh dari PT. Star Rubber, Kubu Raya. Penelitian dilakukan dengan variabel yang telah ditentukan yaitu MLSS dan waktu. Metode penelitian meliputi melakukan pengaktifan lumpur, pencampuran lumpur aktif dengan air limbah dan pengujian. Hasil yang diperoleh yaitu efsiensi penurunan (% reduksi) COD berkisar antara 52-78,2% dan efsiensi penurunan BOD berkisar antara 19,5-86,75%. Penurunan COD dan BOD pada variabel waktu 4 jam lebih kecil daripada variabel waktu 2 jam. Penurunan COD dan BOD pada variabel MLSS 241.000 ppm cenderung lebih kecil daripada variabel MLSS 951 ppm. Untuk semua variabel, kadar TSS setelah proses berada di bawah batas maksimal baku mutu limbah cair untuk industri karet. Dilihat dari efsiensi penurunannya, system ini kurang efektif, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut agar menemukan kondisi yang tepat sehingga lebih efektif.
KEMAMPUAN LIMBAH TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT SEBAGAI BIOADSORBEN LOGAM PERAK PADA LIMBAH CAIR SISA PENGUKURAN COD Sukma B. Ariyani; Asmawit Asmawit
Majalah BIAM Vol 13, No 1 (2017): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.318 KB) | DOI: 10.29360/mb.v13i1.2663

Abstract

Limbah tandan kosong kelapa sawit memiliki kandungan selulosa tinggi yang diketahui dapat mengikat logam berat. Perak (Ag) adalah salah satu logam berat berbahaya apabila terkonsumsi oleh manusia. Penelitian ini bertujuan mengetahui efisiensi penyerapan logam berat perak (Ag) oleh bioadsorben dari  tandan kosong kelapa sawit pada limbah cair sisa pengukuran COD  dan mengetahui pengaruh waktu kontak bioadsorben dengan limbah. Dalam penelitian ini variabel berubah yang kami gunakan adalah waktu kontak bioadsorben dengan larutan (60, 90, 120 dan 150 menit). Metode penelitian yang dilakukan meliputi pembuatan bioadsorben dari tandan kosong kelapa sawit, penyiapan limbah cair sisa pengukuran COD dan pengukuran kadar awal perak, pencampuran bioadsorben dengan limbah dan pengujian kadar akhir perak. Hasil bioadsorben yang diperoleh, hasil uji kadar air dan kadar abunya memenuhi standar penyerap (arang aktif). Untuk persentase penyerapan logam perak yang optimal oleh bioadsorben dari tandan kosong kelapa sawit yakni sebesar 71,73% dengan variabel waktu kontak 150 menit. 
PEMANFAATAN TRIMIRISTIN SEBAGAI LEMAK PALA DALAM SABUN MANDI Febry Risna Torry
Majalah BIAM Vol 10, No 1 (2014): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.705 KB) | DOI: 10.29360/mb.v10i1.2021

Abstract

Telah di lakukan isolasi trimiristin biji buah pala Banda untuk memahami beberapa aspek dasar dari isolasi senyawa terhadap bahan-bahan alami, terutama trimiristin. Prinsip percobaan ini adalah isolasi trimiristin dan  pembuatan  sabun. Metode  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  ekstraksi, fltrasi,  kristalisasi  dan saponifkasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah serbuk putih  yang  mengandung senyawa trimiristin dengan rendemen sebesar 18,36%. Hasil pengujian dari sabun pala mendapat kesimpulan bahwa, semakin lama sabun pala disimpan semakin kecil kadar air yang terkandung di dalamnya dan juga  semakin kecil kandungan lemak yang tidak tersabunkan.
PENGEMBANGAN ALAT PRODUKSI KITIN DAN KITOSAN DARI LIMBAH UDANG Maria Alexanderina Leha
Majalah BIAM Vol 9, No 2 (2013): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (902.013 KB) | DOI: 10.29360/mb.v9i2.2003

Abstract

Penelitian dan pengembangan alat produksi kitin dan kitosan telah dilakukan. Peralatan tersebut menggunakan sistem jaket panas dengan metode transfer panas secara konduksi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penghantar panas secara konduksi lebih baik, dapat menghantarkan panas secara langsung pada proses demineralisasi, deproteinisasi dan deasetilasi. Meningkatkan efektiftas hingga 41,4%, meningkatkan nilai konduktivitas panas hingga 10% dan meningkatkan  rendemen kitin hingga 38% dan kitosan 31,8%. Kualitas dari produk kitosan,  seperti kadar air, kenampakan, derajat deasetilasi, solubility pada CH2COOH 0,5% cocok dengan standar dari negara Jepang dan Korea.
PENGUKURAN PROTEIN TERLARUT AIR CUCIAN GELEMBUNG RENANG DAN KULIT IKAN TUNA MENGGUNAKAN METODE BRADFORD Sugeng Hadinoto; Ikbal Syukroni
Majalah BIAM Vol 15, No 1 (2019): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.864 KB) | DOI: 10.29360/mb.v15i1.5247

Abstract

Salah satu tahapan pada proses ekstraksi kolagen menggunakan bahan baku gelembung renang dan kulit ikan tuna adalah pretreatment, yaitu tahapan eliminasi substansi non-kolagen (deproteinase) menggunakan NaOH. Untuk melanjutkan proses ekstraksi bahan baku tersebut harus dinetralisasi hingga pH netral. Pada proses netralisasi inilah diduga adanya protein terlarut yang ikut terbuang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui protein terlarut dari air cucian gelembung renang dan kulit ikan tuna pada proses netralisasi pada proses ekstraksi kolagen. Pengukuran kadar protein terlarut air cucian gelembung renang dan kulit ikan tuna menggunakan metode Bradford. Penelitian ini dilakukan melalui 4 tahap yaitu pembuatan BSA sebagai protein standar, pembuatan reagen Bradford, pembuatan kurva standar, dan pengukuran kadar protein yang diperoleh dari perhitungan nilai absorbansi yang dimasukkan kedalam persamaan liner. Kadar protein yang diperoleh dari hasil penelitian yaitu 0,272 mg/mL dan 0,270 mg/mL pada proses netralisasi I dan II gelembung renang ikan tuna menggunakan NaOH 0,1 M dan ekstraksi asam asetat 0,2 M; 0,060 mg/mL dan 0,033 mg/mL pada proses netralisasi I dan II kulit ikan tuna menggunakan NaOH 0,2 M dan ekstraksi asam asetat 0,1 M; 0,149 mg/mL dan 0,048 mg/mL pada proses netralisasi I dan II kulit ikan tuna menggunakan NaOH 0,2 M dan ekstraksi asam asetat 0,05 M.
KUALITAS SENSORIS IKAN LAYANG (Decapterus macrosoma) SEGAR PASKA TANGKAP DENGAN PENGGUNAAN EKSTRAK RUMPUT LAUT JENIS SAYUR KARANG (Gymnogongrus sp.) Fredy Pattipeilohy; Trijunianto Moniharapon
Majalah BIAM Vol 12, No 2 (2016): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.806 KB) | DOI: 10.29360/mb.v12i2.1954

Abstract

Rumput laut jenis sayur karang (Gymnogongrus sp.) merupakan endemik daerah Maluku yang biasanya setiap tahun mulai tumbuh pada awal musim Timur (April) di sepanjang pesisir selatan pulau Ambon (Hutumuri – Mahia) dan biasanya dipanen dari bulan Juli – September.  Masyarakat biasanya mengkonsumsinya sebagai lauk. Usaha pengawetan pangan segar terutama ikan secara berkelanjutan dengan menggunakan pengawet alami yang mengandung komponen bioaktif sebagai anti bakteri.  Tujuan penelitian ini adalah mengetahui masa simpan dengan mengetahui kualitas (secara organoleptik) ikan layang (Decapterus macrosoma) segar paska tangkap dengan penggunaan ekstrak Gymnogongrus sp. (cacahan dan larutan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masa simpan ikan layang (Decapterus macrosoma) dengan penggunaan ekstrak Gymnogongrus sp. (cacahan dan larutan) sampai akhir  penyimpanan 13 jam (paska tangkap) belum ditolak panelis, sedangkan tanpa penggunaan  hanya 10 jam  sudah  ditolak.  Konsentrasi  larutan  Gymnogongrus sp.  20 % lebih efektif bila dibandingkan dengan cacahan 5 %.
ASAM LEMAK OMEGA 3 DAN 6 SEBAGAI POTENSIAL INHIBITOR REAKSI FUSI VIRUS DENGUE Syarifuddin Idrus
Majalah BIAM Vol 11, No 2 (2015): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1425.113 KB) | DOI: 10.29360/mb.v11i2.2049

Abstract

Protein envelope virus DENV berperan penting untuk interaksi dengan reseptor sel inang. Menghambat proses fusi protein envelope DENV akan menghambat proses pengikatan pada sel inang untuk perbanyakan virus DENV. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan antiviral baru yang dapat menginhibisi proses fusi protein envelope DENV melalui sisi pengikatan n-octyl-β-D-glucoside (β-OG) menggunakan asam lemak omega 3 dan 6. Proses inhibisi dilakukan menggunakan molekular docking dan uji toksisitas dilakukan untuk menguji keamanan antiviral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asam lemak omega3/6 dapat dijadikan potensial inhibitor proses fusi protein envelope DENV.   Kuat  ikatan  (ΔGikatan) asam eikosapentaenoat  (EPA), asam arakidonat  (ARA), asam gamma linolenic (GLA), asam eikosatrienoat (ETA) dan asam dokosaheksaenoat (DHA) lebih besar dari senyawa pembanding n-octyl-β-D-glucoside (β-OG) dan A5 Kampmann. Uji toksisitas mengindikasikan bahwa asam lemak tersebut aman digunakan oleh manusia.

Page 10 of 16 | Total Record : 156