cover
Contact Name
Jaya Hardi
Contact Email
jr.hardi0803@gmail.com
Phone
+6281341314717
Journal Mail Official
kovalen.journal@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Kimia Fakultas MIPA, Uniiversitas Tadulako Jl. Soekarno-Hatta Km. 9, Tondo Palu, 94117
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : 24775398     DOI : https://doi.org/10.22487/kovalen
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia is a peer-reviewed journal of chemistry published by the Tadulako University, Indonesia. This journal concern with publishing the original research articles, review articles, and the current issues related to chemistry. Publishing frequency 3 issues per year, in April, August, and December.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2018): Edisi Agustus" : 13 Documents clear
PEMANFAATAN ARANG AKTIF KULIT BUAH SUKUN (Artocarpus altilis (Parkinson) Fosberg) SEBAGAI ADSORBEN DALAM PERBAIKAN MUTU MINYAK JELANTAH Nyoman Suartini; Jamaluddin Jamaluddin; Ihwan Ihwan
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.11 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i2.9417

Abstract

Minyak goreng merupakan kebutuhan pokok manusia. Tingginya tingkat konsumsi minyak goreng menyebabkan jumlah minyak jelantah semakin meningkat. Minyak jelantah agar dapat dimanfaatkan kembali, perlu dilakukan proses pemurnian dengan menggunakan adsorben arang aktif. Tujuan penelitian untuk mengetahui persentase (%) perubahan kadar asam lemak bebas, bilangan peroksida, dan perubahan warna minyak setelah dimurnikan dengan arang aktif kulit buah sukun (Artocarpus altilis) serta perbandingan hasilnya dengan arang aktif di pasaran. Penelitian ini menggunakan metode titrasi untuk menentukan kadar asam lemak bebas dan bilangan peroksida serta metode spektrofotometri untuk menentukan kualitas minyak dengan melihat warna minyak. Hasil penelitian menunjukan terjadinya perubahan warna minyak dari gelap menjadi cerah dengan penurunan kadar asam lemak bebas, bilangan peroksida, serta absorbansi setelah dimurnikan dengan arang aktif kulit buah sukun berturut-turut sebesar 51,04%, 33,11%, dan 0,898 Abs (ayam), 48,38%, 29,32%, dan 0,721 Abs (ikan basah), 52,34%, 37,92%, dan 1,790 Abs (ikan kering), serta 50,16%, 35,41%, dan 0,231 Abs (tahu-tempe). Hasil statistik menunjukan terdapat perbedaan signifikan antara adsorben arang aktif kulit buah sukun dengan arang aktif di pasaran pada penurunan kadar asam lemak bebas pada minyak jelantah dari pengorengan ikan kering serta bilangan peroksida pada minyak jelantah dari penggorengan ayam, ikan basah, dan ikan kering. Kata Kunci : Arang Aktif, Kulit Buah Sukun, Adsorben, Minyak Jelantah Cooking oil is a basic human need. The high level of cooking oil consumption causes the amount of used cooking oil to increase. Used cooking oil to be reusable, need to be purified by using activated charcoal adsorbent. The aim of this research is to know the percentage (%) change of free fatty acid, peroxide value, and oil color change after purified with activated charcoal of breadfruit (Artocarpus altilis) peel and comparison of the result with activated charcoal in market. This research uses titration method to determine free fatty acid content and peroxide value and spectrophotometric method to determine oil quality by looking at oil color. The results showed the change of oil color from dark to bright with the decrease of free fatty acid content, peroxide value, and absorbance after purified with activated charcoal of breadfruit peel for 51,04%, 33,11%, and 0,898 Abs (chicken), 48,38%, 29,32%, and 0,721 Abs (fresh fish), 52,34%, 37,92%, and 1,790 Abs (dried fish), and also 50,16%, 35,41%, and 0,231 Abs (Tempe-tofu), respectively. The statistical results show that there is a significant difference between activated charcoal of breadfruit peel adsorbent and activated charcoal on the market on the decrease of free fatty acid content in cooking oil from dried fish fryers and peroxide value on cooking oil from chicken frying, fresh fish, and dried fish. Keywords: Activated Charcoal, Breadfruit Peel, Adsorbent, Used cooking oil 
ANALISIS KANDUNGAN PROTEIN TERLARUT DAN KAROTENOID NASI JAGUNG (Zea mays var. indentata) YANG DIFERMENTASI DENGAN KAPANG ONCOM MERAH (Neurospora sp.) Dwi Nurfahriani; Nurhaeni Nurhaeni; Khairuddin Khairuddin
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.091 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i2.9890

Abstract

Analisis kandungan protein terlarut dan karotenoid nasi jagung (zea mays var. indentata) yang difermentasi oleh kapang oncom merah (neurospora sp.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi inokulum kapang oncom merah dan waktu fermentasi yang dapat menghasilkan nasi jagung dengan kadar protein terlarut dan karotenoid tertinggi. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial yang terdiri atas dua faktor yaitu : faktor a (konsentrasi inokulum kapang oncom merah) terdiri atas 3 taraf meliputi : 1%; 1,5% dan 2%. Faktor b (waktu inkubasi) terdiri atas 3 taraf : waktu fermentasi 36 jam; 48 jam dan 60 jam. Hasil analisis diperoleh perlakuan yang terbaik adalah konsentrasi 2% dan waktu fermentasi 48 jam dengan kadar protein terlarut 22,4% dan kadar karotenoid 0,38 mg. Analisis statistic sidik ragam menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi antara konsentrasi inokulum dan waktu fermentasi terhadap kadar protein terlarut dan kadar karotenoid. Kata kunci: nasi jagung, kapang oncom merah, protein terlarut, karotenoid.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN MAYANA (Coleus atropurpureus [L] Benth) BERDASARKAN TINGKAT KEPOLARAN PELARUT Nur Madinah Rizal; Nurhaeni Nurhaeni; Ahmad Ridhay
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.904 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i2.10001

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Uji aktivitas antibakteri ekstrak daun mayana (Coleus atropurpureus [L] Benth.) dari beberapa tingkat kepolaran pelarut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui daya hambat ekstrak daun mayana terhadap bakteri gram positif (Streptococcus mutans) dan bakteri gram negatif (Shigella dysenteriae) berdasarkan tingkat kepolaran pelarut. Metode ekstraksi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode maserasi dengan 4 tingkat polaritas pelarut yang dimulai dari pelarut non polar (n-heksan), diikuti dengan pelarut semipolar (etil asetat dan kloroform) dan pelarut polar (etanol). Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan uji metode sumur difusi, dan parameter yang diamati adalah diameter daya hambat. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak n-heksan memberikan daya hambat tertinggi pada bakteri gram negatif (Shigella dysenteriae) dan ektrak n-heksan pada bakteri gram positif (Streptococcus mutans) berturut-turut adalah 22.81 mm dan 20.99 mm. Jadi, ekstrak daun mayana dapat menghambat bakteri Shigella dysenteriae dan Streptococcus mutans dengan kategori yang sangat kuat.Kata kunci: Mayana (Coleus atropurpureus [L] Benth), Kepolaran pelarut, Daya hambat, Antibakteri
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI POLIEUGENOL BERAT MOLEKUL TINGGI DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN PALA (Myristica fragrans Houtt) Misba Anggriani; Erwin Abdul Rahim; Syamsuddin Syamsuddin
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.822 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i2.10224

Abstract

Telah dilakukan uji aktivitas antibakteri polieugenol dengan penambahan ekstrak daun pala terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Polieugenol disintesis melalui metode polimerisasi kationik menggunakan katalis H2SO4-CH3COOH dengan perbandingan 4 : 1. Polieugenol yang dihasilkan memiliki berat molekul sebesar 2.18 x 107 g/mol, berbentuk padat dan berwarna coklat. Pengujian aktivitas antibakteri campuran polieugenol dan ekstrak daun pala menggunakan metode difusi sumur. Konsentrasi campuran polieugenol dan ekstrak daun pala divariasikan: 1% 2% 3% 4% dan 5% (b/v). hasil pengujian menunjukkan bahwa campuran polieugenol dan ekstrak daun pala mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus pada konsentrasi 1% 2% 3% 4% dan 5% berturut-turut sebesar 15,06 mm, 16,93 mm, 18,51 mm, 19,69 mm, dan 20,99 mm. sedangkan pada  Escherichia coli nilai daya hambat yang dihasilkan berturut-turut sebesar 17,5mm, 18,22 mm, 18,90 mm, 19,05 mm dan 19,45 mm. nilai daya hambat yang dihasilkan polieugenol pada Staphylococcus aureus setelah penambahan ekstrak daun pala mengalami penurunan, sedangkan pada Escherichia coli terjadi peningkatan nilai daya hambat yang tidak signifikan.Kata Kunci : Polieugenol, Ekstrak Daun Pala, Antibakteri
KADAR LIKOPEN EKSTRAK KASAR BUAH TOMAT DALAM VCO (VIRGIN COCONUT OIL) PADA PERENDAMAN SUHU RUANG Enni Indriani; Ruslan Ruslan; Prismawiryanti Prismawiryanti; Pasjan Satrimafitrah
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.882 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i2.10226

Abstract

Likopen merupakan salah satu senyawa karotenoid yang dapat berperan sebagai antioksidan yang memiliki sifat larut dalam minyak karena bersifat lipofilik. Penelitian ini memproduksi likopen yang berasal dari ekstrak kasat buah tomat dengan merendamnya dalam VCO. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui rasio terbaik dariekstrak kasar buah tomat terhadap VCO dalam menghasilkan likopen, dan juga waktu ekstraksi untuk menghasilkan konsentrasi likopen tertinggi dari ekstraksi atau perendaman ekstrak kasar buah tomat dalam  VCO pada suhu ruang. Rasio antara ekstrak kasar buah tomat dan VCO adalah 1:40, 2:40, 3:40, 4:40, 5:40 (b/v) dengan masa ekstraksi mencapai 7 minggu. Hasil penelitian menunjukkan rasio ekstrak likopen kasar buah tomat terbaik pada penelitian ini yaitu 5:40 dan waktu ekstraksi terbaik adalah pada minggu pertama, dengan kadar likopen tertinggi sebesar  0,283 g.Kata kunci: Ekstrak tomat, likopen, VCO, waktu perendaman
EFISIENSI MIKROKAPSUL EKSTRAK ETANOL KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa Linn) TERSALUT KARAGINAN KASAR (Eucheuma cottoni) Ni Ketut Sumarni; Yana Silvia Mauru; Dwi Juli Puspitasari; Diharnaini Diharnaini
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.078 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i2.10234

Abstract

Penelitian tentang efisiensi mikrokapsul ekstrak etanol kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa Linn) tersalut karaginan kasar (Eucheuma cotonii ) telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan menentukan efisiensi tertinggi dari mikroenkapsulasi berdasarkan rasio ekstrak etanol kelopak bunga terhadap karaginan kasar sebagai penyalut. Mikroenkapsulasi dilakukan dengan menggunakan teknik pembekuan kering. Enkapsulasi ini diharapkan dapat mempertahankan senyawa aktif ekstrak etanol. Rasio dari ekstrak etanol terhadap karaginan kasar dilakukan pada 1:3; 1:4; 1:5; 1:6 dan 1:7; (b/b). Hasil penelitian diperoleh bahwa rasio 1:7 menghasilkan efisiensi tertinggi, yaitu 86,01%.Kata kunci: Ekstrak etanol , karaginan kasar, efisiensi
EKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI MINYAK BIJI SALAK (Salacca edulis Reinw) DARI SALAK LOKAL DAN SALAK PONDOH Irawati Saleh; Indriani Indriani; Dwi Juli Puspitasari
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.087 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i2.10278

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai ekstraksi dan karakteristik minyak biji  salak (Salacca Edulis Reinw) dari salak lokal dan salak pondoh. Penelitian ini bertujuan melihat profil asam lemak dan menentukan karakteristik kimia minyak biji salak. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode sokhletasi dengan pelarut n-Heksan. Kadar minyak yang diperoleh adalah salak lokal sebesar 0,52% dengan berat minyak 0,13 g dan salak pondoh kadar sebesar 0,82% dengan berat minyak 0,21 g. Hasil pengukuran GC – MS  minyak biji salak lokal dan salak pondoh menunjukkan hasil yang sama. Kromatogram GC – MS dua jenis salak menunjukkan hanya tiga puncak yang teridentifikasi profil asam lemak yaitu metil 14-metil-pentadekanoat, metil cis-9,cis-12-oktadekanoat (Linoleat), dan metil oktadekanoat (Stearat). Hasil karakterisasi minyak salak diperoleh bilangan asam 46.00 mg KOH/g minyak, bilangan peroksida 40 meq O2/g minyak, materi tidak tersabunkan 55,27% untuk salak lokal dan  bilangan asam 56,10 mg KOH/g minyak, bilangan peroksida 60 meq O2/g minyak, materi tidak tersabunkan 61,86% untuk salak pondoh.Kata kunci: Salacca edulis Reinw, minyak biji salak, profil asam lemak, sifat  kimia
PENGARUH WAKTU KONTAK DAN KEASAMAN TERHADAP DAYA BIO ADSORPSI LIMBAH SABUT KELAPA HIJAU PADA ION LOGAM TIMBAL(II) Gatut Ari Wardani; Dea Dara Pamungkas; Winda Trisna Wulandari; Fajar Setiawan
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.047 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i2.10674

Abstract

Logam berat menjadi salah satu zat pencemar perairan yang sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup makhluk hidup. Salah satu logam berat yang dapat menimbulkan pencemaran air yaitu ion timbal . Limbah sabut kelapa hijau dapat digunakan untuk mengadsorpsi ion logam timbal(II). Sabut kelapa hijau yang digunakan berasal dari daerah Cibeureum, Kota Tasikmalaya. Sabut kelapa hijau diaktivasi terlebih dahulu menggunakan NaOH 5% sebelum dimanfaatkan sebagai bio adsorben. Penentuan gugus fungsi dilakukan menggunakan spektrometer FTIR, sedangkan untuk menentukan daya bio adsorpsinya menggunakan sprofotometer SSA. Waktu optimum dari sabut kelapa hijau untuk mengadsorpsi ion timbal(II) adalah 30 menit dengan jumlah ion teradsorpsi nya sebanyak 94,34%. Kondisi keasaman larutan dapat mempengaruhi jumlah ion logam Pb(II) yang terserap. Kondisi pH terbaik untuk sabut kelapa hijau sebagai bio adsorben yaitu pada pH basa.
PROSES KONVERSI MINYAK GORENG BEKAS MENJADI POLIOL SEBAGAI BAHAN BAKU BUSA POLIURETAN Estin Nofiyanti; Gatut Ari Wardani
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1116.98 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i2.10864

Abstract

Minyak goreng bekas yang bersifat karsinogenik dan selama ini menjadi limbah yang  mencemari lingkungan berpotensi sebagai bahan baku pembuatan busa poliuretan yang bernilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonversi minyak goreng bekas menjadi poliol dan selanjutnya dijadikan sebagai bahan baku busa poliuretan. Minyak goreng bekas dikonversi menjadi poliol melalui proses hidroksilasi menggunakan asam formiat dan asam peroksida.  Proses pembuatan poliuretan ini direaksikan dengan Toluen diisosianat (TDI) dan PEG-400. Poliuretan dikarakterisasi menggunakan FTIR, perhitungan massa jenis dan nilai derajat penggembungan. Poliuretan yang terbentuk memeiliki massa jenis sebesar 0,38 g/mL dan nilai derajat penggembungan sebesar 13,21%.
PENGARUH pH PADA PEMANFAATAN CAMPURAN KITOSAN – DITIZON SEBAGAI ADSORBEN ION KALSIUM (Ca2+) Reni Seprianti; Syaiful Bahri; Musafira Musafira
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.851 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i2.11737

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh pH pada pemanfaatan campuran kitosan-ditizon sebagai adsorben ion kalsium (Ca2+). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pH terbaik pada pemanfaatan campuran kitosan-ditizon, kitosan dan ditizon sebagai adsorben ion Ca2+. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 variasi pH (4; 5; 6; 7 dan 8). Setiap perlakuan dilakukan sebanyak dua kali sehingga diperoleh 30 unit percobaan. Persentase penyerapan terbaik menggunakan kitosan adalah sebesar 83,21% pada pH 7. Sedangkan bila menggunakan ditizon diperoleh persentase sebesar 89,73% pada pH 6. Penggunaan campuran kitosan-ditizon diperoleh persentase sebesar 93,73% pada pH 7.Kata Kunci: Kitosan, Ditizon, Kalsium, pH, Adsorpsi

Page 1 of 2 | Total Record : 13