cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 376 Documents
ANALISIS POTENSI PENERIMAAN KUALITAS ALUMNI PROGRAM STUDI EKONOMI SYARI’AH STAIN KUDUS DITINJAU DARI PERSPEKTIF STAKEHOLDER Ningsih, Ekawati Rahayu
Jurnal Penelitian Vol 9, No 1 (2015): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v9i1.856

Abstract

 GRADUATES RECEPTION QUALITYANALYSIS OF THE POTENTIAL ECONOMIC STUDIES SYARI’AH IN STAIN KUDUS VIEWED FROM THE PERSPECTIVE STAKEHOLDER. The first aim of  this study was to determine the potential reception of  graduates quality in Shariah Economic Studiesof  STAINKudus in the world of  work. Second, to determine the motivations and needs of  stakeholders on the acceptance of  the quality of  graduates in Economics   Shariah STAIN Kudus.And third, to determine what factors which are supporting and inhibiting the absorption of graduates of the Department of Shariah Economics STAIN Kudus in working world. The theory that was developed as a basis for the analysis is the pyramid theory of  motivation and needs of  Abraham Maslow. By using qualitative research approach, the analysis and discussion of this study are:First, the potential acceptance of  Shariah Economy graduates in the working world, especially in the banking and financial institutions Shari’ah is still very large and potentially growing along with the rapid growth in the number of  banking and financial institutions Shari’ah in Indonesia. Second, motivation and needs of  stakeholders for the graduates reception of Shariah Economic STAIN Kudus is because it is the only college in the state of  religion around the Pantura area having Shariah Economic Studies Program and easily accessible. In addition, in order to establish a more synergistic relationship with the STAIN kudus then either the shari’a banking and financial institutions are willing to accept graduates of  Shariah Economic Studies Program as employees, of course, with the various criteria established in the job requirements.Keywords:Potential,  Quality  Admissions,  Graduates, Economic Shariah, Stakeholder.Tujuan penelitian ini adalah: Pertama, untuk mengetahui potensi penerimaan kualitas alumni Program Studi Ekonomi Syari’ah STAIN Kudus di dunia kerja. Kedua, untuk mengetahui motivasi dan kebutuhan stakeholder terhadap penerimaan kualitas alumni. Dan ketiga, untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat penyerapan alumni Ekonomi Syari’ah Jurusan Syari’ah STAIN Kudus di dunia kerja. Teori yang dikembangkan sebagai dasar analisis adalah teori piramida motivasi dan kebutuhan dari Abraham Maslow. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, hasil analisis dan pembahasan dari penelitian ini adalah:Pertama, potensi penerimaan lulusan Ekonomi Syari’ah di dunia kerja, terutama di lingkungan perbankan syari’ah dan lembaga keuangan syari’ah masih sangat besar dan potensial seiring dengan semakin berkembang pesatnya pertumbuhan jumlah perbankan syari’ah dan lembaga keuangan syari’ah di Indonesia. Kedua, motivasi dan kebutuhan stakeholder terhadap penerimaan alumni Ekonomi Syari’ah STAIN Kudus adalah karena STAIN Kudus merupakan satu-satunya perguruan tinggi agama negeri di sekitar wilayah Pantura yang memiliki Program Studi Ekonomi Syari’ah dan mudah diakses. Selain itu, untuk menjalin hubungan yang lebih bersifat sinergis dengan STAIN Kudus, maka baik perbankan syari’ah maupun lembaga keuangan syari’ah bersedia menerima alumni Program Studi Ekonomi Syari’ah sebagai karyawan, tentunya dengan berbagai kriteria yang telah ditetapkan dalam persyaratan kerja. Kata Kunci: Potensi, Penerimaan Kualitas, Alumni, Ekonomi Syari’ah, Stakeholder.
KORELASI ANTARA ISLAM DAN EKONOMI Abidin, Akmal Zainal
Jurnal Penelitian Vol 9, No 1 (2015): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v9i1.847

Abstract

CORELATION BETWEEN ISLAM AND ECONOMY. This paper aims to identifies about the correlation between economic and Islam. Islam is the perfect religion that governs all things in life, including the economy. This is evident with the concept of  well-being which is described in the al-Quran and Sunnah. Basically the goal of every human life is to prosper, although humans make sense of  well- being with a different perspective. Most understand economics assume that welfare is the welfare of  earthly material. But to make sense of well-being with the term al-Falah, is meaning holistic wellbeing and balance between material and spiritual dimensions. al-Quran and Sunnah have taught that the human being will be achieved if  living in balance between material and spiritual. This is because human life does not just stop in the life of this world, but there is still a second life that will be faced by humanity in the hereafter, and well-being will be achieved with the truth is that people can balance the needs of the world and the hereafter, and that is what is taught in Islamic economics.Keywords: Islam, Economy, Prosperity.Tulisan ini bertujuan untuk menjelasakn tentang korelasi antara ekonomi  dan  Islam.  Islam  adalah  agama  yang  sempurna  yang mengatur segala hal dalam kehidupan ini, termasuk juga ekonomi. Hal ini terbukti dengan konsep kesejahteraan yang dipaparkan dalam al-Quran dan Sunnah. Pada dasarnya tujuan hidup setiap manusia adalah untuk mencapai kesejahteraan, meskipun manusia memaknai kesejahteraan dengan perspektif  yang berbeda-beda. Sebagian besar paham ekonomi menganggap bahwa kesejahteraan adalah kesejahteraan material duniawi. Namun Islam memaknai kesejahteraan dengan istilah  Falah  yang  berarti  kesejahteraan  holistik  dan  seimbang antara dimensi material dan spiritual. Al-Quran dan Sunnah telah mengajarkan bahwa kesejahteraan akan tercapai jika manusia menjalani hidup secara seimbang antara material dan spiritualnya. Ini karena kehidupan manusia tidak hanya berhenti di dalam kehidupan dunia saja, namun masih ada kehidupan kedua yang akan dihadapi manusia di akhirat kelak, dan kesejahteraan akan tercapai dengan sesunguhnya jika manusia dapat menyeimbangkan keperluan dunia dan akhirat, dan itulah yang diajarkan dalam ekonomi Islam.Kata Kunci: Islam, Ekonomi, Kesejahteraan.
PERAN JAM'IYYAH IJTIMA'IYYAH DALAM PEMBENTUKAN TRADISI Anshori, Mohammad; Mustaqim, Muhamad
Jurnal Penelitian Vol 8, No 1 (2014): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v8i1.1347

Abstract

THE ROLE OF THE JAM’IYYAH IJTIMA’IYYAH IN THE FORMATION OF TRADITIONS. Nahdlotul Ulama is a religious social organization which follow the ahlus sunnah wal jama’ah, by preserving the society tradition. The Mitung Dinatradition is a tradition of Islam that has been acculturated by indigenous traditions. Mitung dinatradition is a multi colored diversity of NU which has been grown. Technically, the tradition of mitung dina sometimes brings its own burden for the families left behind. Then, it becomes a separate discussion for the jam’iyyah board, to make changes to the tradition became more ease. Based on the results of the research, it can be inferred that the jam’iyyah NU subsection Kedung Banteng has committed changes to the ritual mitung dinaor ngajekno in village Kedung Banteng Subdistrict Karangayar Demak regency
Konsep Pemikiran Harun ar-Rasyid dalam Pendidikan Karakter Anshori, Ahmad Afnan
Jurnal Penelitian Vol 9, No 2 (2015): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v9i2.1319

Abstract

Problem Keilmuan Pendidikan Agama Islam Muchith, M Saekan
Jurnal Penelitian Vol 9, No 2 (2015): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v9i2.1327

Abstract

INTERNALISASI NILAI-NILAI AKHLAQUL KARIMAH SISWA PADA PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAQ DI MADRASAH IBTIDAIYAH KECAMATAN WINDUSARI KABUPATEN MAGELANG Utomo, Sigit
Jurnal Penelitian Vol 11, No 1 (2017): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v11i1.2170

Abstract

Internalisasi atau penanaman nilai akhlaqul karimah terhadap peserta didik menjadi sangat penting dalam era globalisasi seperi sekarang ini, karena moral semakin tergerus adanya gesekan kamajuan zaman. Peran pendidik dan sistem pendidikan serta metode dalam pembelajaran perlu diupayakan seoptimal mungkin agar tujuan pendidikan dapat tercapai sesuai yang diharapakan.Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif deskriptif dengan metode dalam memperoleh data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam analisis data dengan menggunakan reduksi data, karena pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, bertujuan untuk mendeskripsikan Internalisasi Nilai-Nilai Akhlaqul Karimah dalam hal ini siswa Kelas V pada Pembelajaran Akidah Akhlaq di Madrasah Ibtidaiyah Kecamatan Windusari kabupaten Magelang studi kasus di MI Al-Islam Balesari, MI Al-Islam Kembangkuning, dan MI Nurul Huda Candisari. penelitian ini merupakan penelitian lapangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kelas V pada Pembelajaran Akidah Akhlaq di Madrasah Ibtidaiyah Kecamatan Windusari kabupaten Magelang studi kasus di MI Al-Islam Balesari, MI Al-Islam Kembangkuning, dan MI Nurul Huda Candisari.  meliputi beberapa tahapan seperti: (a) tahapan pengenalan dan pemahaman terhadap materi yang diajarkan, (b) tahap penerimaan dengan menginginkan proses belajar merasakan berkaitan konteks lingkungan seperti dalam kegiataan keagamaan, keteladanan, pembiasaan  seta motivasi, (c) tahapan pengintegrasian, yaitu seorang pelajar mulai memasukkan nilai ke dalam keseluruhan sistem nilai yang di anutnya.  2) Kelas V pada Pembelajaran Akidah Akhlaq di Madrasah Ibtidaiyah Kecamatan Windusari kabupaten Magelang studi kasus di MI Al-Islam Balesari, MI Al-Islam Kembangkuning, dan MI Nurul Huda Candisari.  meliputi: strategi transinternal, yaitu strategi yang melibatkan guru dan siswa dalam komunikasi yang aktif, baik verbal, fisik maupun batin. Selain itu juga terdapat faktor pendukung, seperti adanya penambahan jam mata pelajaran pada kegiatan keagamaan dengan materi tersendiri, kemudian sekolah berada di lingkungan pedesaan yang strategis untuk proses belajar, kegiatan-kegiatan keagamaan, tata tertib, situasi lingkungan sekolah, keteladanan dan pembiasaan secara bersama-sama telah mengarah pada internalisasi nilai-nilai akhlaqul karimah. Adapun faktor penghambatnya meliputi tingkat pemahaman siswa terhadap ajaran Islam yang berbeda.
Ayat al-Qur’an dan Hadis Nabi Tentang Prinsip Penyampaian Pelajaran Sesuai Kemampuan Siswa Hidayat, Aat
Jurnal Penelitian Vol 10, No 1 (2016): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v10i1.1335

Abstract

MENYINGKAP HUBUNGAN AGAMA DAN FILSAFAT: MERENDA KESESATAN FILSAFAT AL-GHAZALI, MERESPONS KETERHUBUNGAN FILSAFAT DAN AGAMA IBNU RUSYD Mas'udi, Mas'udi
Jurnal Penelitian Vol 7, No 2 (2013): Jurnal Penelitian
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v7i2.816

Abstract

THE RELATIONSHIP BETWEEN RELIGION AND PHILOSOPHY (Searching the Fallacy Philosophy of  al-Ghazali, Responding the Connection between Philosophy and Religion of  Ibn Rushd). Philosophy and religion are considered as the two entities as if  different. Religion is indicated on revelation as the primary foundation and affiliated to the principles of  normativity. Meanwhile, the philosophy is more leaning on the principles of rationality embodies the values of divinity rububiyyah in the historical domain. Necessarily, the two aspects above adhere to the principles of  various viewpoints. From these points, both of  them want to achieve the ultimate truth in interpreting the texts of  the Lord that is still abstract. Textuality and contextuality become the important determinants ultimately carried by the two segments of  thought. The originality of  religious doctrine becomes an important aspect which was presented by al-Ghazali in order to confront the world of philosophy-laden fiction. Philosophy and religion in the view of  al-Ghazali are the two different entities and existences. Meanwhile, Ibn Rushd struggled to establish the two entities and the existences of  this ijtihad which become an aspect that can be integrated. Both are struggling to find the truth.keywords: Philosophy, Religion, Theology, Logic, Confusion,.Filsafat dan agama dinilai sebagai dua entitas yang “seakan-akan” berbeda. Agama lebih berindikasi pada wahyu sebagai landasan primernya dan berafiliasi pada prinsip-prinsip normativitas. Sementara itu, filsafat yang lebih berhaluan pada prinsip-prinsip rasionalitas mewujudkan nilai-nilai ketuhanan rububiyyah dalam domain historis. Secara niscaya, kedua aspek di atas menganut prinsip-prinsip sudut pandang angle yang bervariasi. Dari variasi sudut pandang keduanya ingin mencapai suatu kebenaran hakiki dalam menafsirkan teks-teks Tuhan yang masih bersifat absrak. Tekstualitas dan kontekstualitas menjadi dua determinasi penting yang akhirnya diusung oleh kedua segmentasi  pemikiran  tersebut.  Pengusungan  orisinalitas  doktrin agama  menjadi  aspek  penting  yang  diketengahkan  al-Ghazali guna  mengkonfrontasi  dunia  filsafat  yang  sarat  rekaan.  Filsafat dan agama dalam pandangan al-Ghazali merupakan dua entitas dan eksistensi yang berbeda. Sementara itu, Ibnu Rusyd berjuang untuk mengukuhkan bahwa kedua entitas dan eksistensi ijtihad ini merupakan aspek yang dapat dipadukan. Keduanya berjuang untuk mencari suatu kebenaran.kata kunci: Filsafat, Agama, Teologi, Logika, Kerancuan, Hukum, Fikih.
PENDIDIKAN ISLAM DI KELUARGA DALAM PERSPEKTIF DEMOKRASI (Studi Pemikiran Hasan Langgulung dan Abdurrahman an Nahlawi) Musmualim, Musmualim; Miftah, Muhammad
Jurnal Penelitian Vol 10, No 2 (2016): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v10i2.1781

Abstract

ISLAMIC EDUCATION IN FAMILY IN THE PERSPECTIVE OF DEMOCRACY (Study Thought and Abdurrahman Hasan Langgulung an Nahlawi),       The family as a pillar of society has an important position in building civilization. In Islam, family educational responsibilities given to parents as control over the development of the child's personality, which has the function of education to foster children. Given the current social problems that occur in the community originate from the interaction of the family. If a good family, the community would be good as well and vice versa. Islamic education in the family then become the focus for assessment as a fundamental means of educating children. Study thinking and Abdurrahman Hasan Langgulung an Nahlawi on Islamic education in the family do to get the formulation of Islamic education to address the challenges of the future. Study these two men thought sharpened with the perspective of democracy to be more focus on getting the formulation of Islamic education in the family. This study is a literature study (library research) or the study of literature (literature research). Data collection techniques with documentation data analysis using descriptive analysis (descriptive analysis), a content analysis (content analysis) and a comparative analysis (comparative analysis). The approach used is hermeunetik, philosophical and democracy.      Keywords: Islamic Education, Family and Perspectives of Democracy. 
Keberbakatan Anak Berkebutuhan Khusus di SD LB Purwosari Kudus Rahman, Muzdalifah M
Jurnal Penelitian Vol 9, No 2 (2015): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v9i2.1322

Abstract

Page 7 of 38 | Total Record : 376