cover
Contact Name
Herri Purwanto
Contact Email
irwanto1969@gmail.com
Phone
+6282377151976
Journal Mail Official
deformasi.ts.pgri.plg@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jalan Jenderal Ahmad Yani Lorong Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Deformasi
ISSN : 24774960     EISSN : 26217929     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/deformasi
Core Subject : Engineering,
Jurnal Deformasi merupakan jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang: Structural Engineering, Transportation Engineering, Geotechnical Engineering, Construction Engineering & Management, Water Resources Engineering, dan Urban Planning, yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Juni dan Desember)
Articles 138 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN GROUTING KOMBINASI SEMEN DAN KAPUR PADA TANAH LEMPUNG TERHADAP NILAI DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN Evrid Oktobrianto Eka Putra; Suradji Gandi; Fatma Sarie
Jurnal Deformasi Vol 7, No 2 (2022): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v7i2.8237

Abstract

Salah satu permasalahan pada tanah yang sering menjadi kendala dalam suatu kegiatan konstruksi salah satunya adalah penurunan pada tanah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis sifat fisik dan mekanik tanah lempung dan menganalisis besar nilai daya dukung tanah dan nilai penurunan konsolidasi tanah lempung setelah dilakukan grouting. Metode perbaikan tanah pada penelitian ini adalah metode Grouting menggunakan bahan semen portland dan kapur aktif. Variasi yang akan digunakan adalah 2 titik grouting kombinasi semen dan kapur (d = 1 cm) dan 4 titik grouting kombinasi semen dan kapur (d = 0,75 cm). Diameter titik dibuat berbeda agar total luas permukaan sampel uji sama. Semua sampel uji akan diperam selama 3 hari. Hasil pengujian sifat fisik, berdasarkan klasifikasi AASHTO tanah masuk dalam kelompok A-7-6 (6) (tanah berlempung) dengan kondisi sedang sampai buruk dan menurut sistem USCS tanah termasuk kelompok CL. Hasil uji konsolidasi tanah lempung tanpa grouting, Sc = 0,243 cm. Variasi 2 titik grouting kombinasi semen dan kapur, Sc = 0,174 cm dan variasi 4 titik grouting kombinasi semen dan kapur, Sc = 0,159 cm. Nilai daya dukung tanah lempung tanpa grouting (qult)= 4,9053 kg/cm2. Variasi 2 titik grouting kombinasi semen dan kapur, nilai daya dukung (qult) = 7,8070 kg/cm2 dan variasi 4 titik grouting kombinasi semen dan kapur, nilai daya dukung (qult) = 12,9126 kg/cm2. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan grouting meningkatkan nilai daya dukung dan memperkecil nilai penurunan tanah lempung. Kata Kunci : Tanah Lempung; Grouting; Kombinasi; Daya Dukung; Penurunan.
ANALISA KETERSEDIAAN AIR IRIGASI DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN AIR PERSAWAHAN DESA SUMBERJO KABUPATEN PALI Erny Agusri; Sri Martini; Aji Aprilyansah
Jurnal Deformasi Vol 7, No 2 (2022): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v7i2.9385

Abstract

Irigasi adalah usaha penyediaan dan pengaturan air untuk menunjang pertanian yang jenisnya meliputi irigasi permukaan, irigasi rawa, irigasi air bawah tanah, pembangunan saluran irigasi sangat diperlukan,sehingga ketersediaan air di Daerah Irigasi akan terpenuhi walaupun Daerah Irigasi tersebut berada jauh dari sumber air permukaan (sungai atau danau). Perencanaan suatu sistem irigasi hal pertama yang perlu dikerjakan adalah analisis hidrologi yang menggunkanan metode Penman Modifikasi termasuk mengenai kebutuhan air di sawah (GFR), Kebutuhan air pengambilan (DR), Kebutuhan bersih air disawah (NFR) juga faktor ketersediaan air yang dihitung dengan menggunkan metode FJ.Mock. Analisis hidrologi kebutuhan air di daerah irigasi Sumberejo ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan air,apakah mencukupi untuk mengairi daerah irigasi Sumberejo yang luasnya 42,37 Ha. Hasil analisis perhitungan diketahui kebutuhan air untuk luas areal 42,37 Ha, debit air yang ada pada musim tanam ke-1 sebesar 0.16 m3/s, sedangkan kebutuhan air sebesar 0,04 m3/s. debit air yang ada pada musim tanam ke-2 sebesar 0.05 m3/s, sedangkan kebutuhan air sebesar 0,06 m3/s.Penentuan pola tanam Padi- Padi musim tanam I dimulai pada April I dan musim tanam II dimulai pada Agustusl II. Berdasarkan hasil perhitungan kebutuhan air pada musim tanam ke-II belum terpenuhi
Penggunaan Program Hec-Ras Dalam Pengendalian Banjir Sungai ferry Desromi; Yuliantini Eka Putri; Oki Endrata wijaya; Hermawati Hermawati
Jurnal Deformasi Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v7i2.9646

Abstract

Berdasarkan pembagian wilayah sungai yang ada di kota Palembang terdapat 21 Sub-DAS, tetapi hanya 18 Sub DAS yang bermuara langsung ke sungai Musi yaitu Sub DAS Rengas Lacak, Gandus, Lambidaro, Borang, Sekanak, Bendung, Lawang Kidul, Sungai Buah, Sungai Juaro, Sungai Batang, Sei Lincah, Keramasan, Kertapati, Kedukan Ulu, Aur, Sriguna, Jakabaring dan Plaju. Salah satu wilayah di kota Palembang,  yang setiap tahun selalu mengalami banjir antara lain daerah aliran Sungai Buah. Sungai Buah dengan panjang sungai utama yaitu 7,93 km, yang terdapat banyak belokan (meander), di mana pada dinding sungainya telah dibangun perkuatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perubahan muka air di Sungai Buah dengan menggunakan program HEC-RAS ver.4.1.0. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa aliran Sungai Buah yang mempunyai kolam retensi Arafuru dengan daerah yang airnya melimpas yaitu pada stasiun 3+000 sebesar 0,90 m baik di kanan maupun kiri tebing saluran. Pada stasiun 2+750 sampai dengan 2+800 terjadi penurunan muka air berkisar antara 0,70 m sampai 0,80 m, sedangkan pada stasiun 2+700 terjadi kenaikan muka air Sungai Buah tersebut. Hal ini akibat pengaruh buka tutup pintu air (flap gate) yang ada di kolam Arafuru
Hubungan Batas Cair Dan Indeks Plastisitas Tanah Lempung Disubstitusi Pasir Terhadap Nilai Kohesi Tanah Pada Uji Geser Langsung Ovit Yuvita Dewi; Okrobianus Hendri; Fatma Sarie
Jurnal Deformasi Vol 7, No 2 (2022): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v7i2.8603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisik dan sifat mekanik tanah lempung, menganalisis hubungan batas cair dan indeks plastisitas terhadap nilai kohesi (c) tanah yang telah diberi campuran pasir, dan menganalisis kuat geser tanah setelah dicampur dengan variasi campuran pasir sebesar 0%, 5%, 7,5% dan 10%. Hasil pengujian sifat fisik tanah lempung, kadar air (w) = 39,42%, berat isi tanah (γd) = 1,28 r/cm3, berat jenis (Gs) = 2,68, batas-batas Atterberg, Batas Cair (LL) = 42,72%, Batas Plastis (PL) = 25,02%, Batas Susut (SL) = 14,77%, Indeks Plastisitas (PI) = 17,70%, Analisis saringan persentase tanah lolos saringan No.200 = 52,46%. Berdasarkan klasifikasi AASHTO tanah diklasifikasikan sebagai tanah berlempung dalam kelompok A-7-6 (7) yang termasuk ke dalam tanah berlempung dengan kondisi sedang sampai buruk dan menurut sistem USCS tanah termasuk kelompok CL, lempung anorganik dengan plastisitas rendah sampai dengan sedang. Pada penelitian ini semakin kecil nilai batas cair dan indeks plastisitas akibat penambahan campuran pasir maka nilai kohesi tanah akan mengalami penurunan. Pengujian kuat geser langsung sampel tanah asli τ = 0,3439 kg/cm2 dan kuat geser sampel tanah dicampur pasir 10% = 0,2842 kg/cm2. Maka dapat disimpulkan bahwa penambahan campuran pasir pada tanah lempung mengakibatkan kuat geser tanah menurun
Evaluasi Kemacetan Lalu Lintas Di Ruas Jalan Doktor Muhammad Isa Kota Palembang Euis Ramadhani Surya Ningrum; Sartika Nisumanti; Khodijah Al Qubro
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i1.9541

Abstract

Kota Palembang sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Selatan termasuk salah satu kota besar di Indonesia, perkembangan penduduk yang sangat pesat sehingga penggunaan kendaraan pribadi meningkat dan menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kemacetan. Pada ruas Jalan Doktor Muhammad Isa sering mengalami kemacetaan, terutama pada jam pergi kerja dan pulang kerja. Hal ini disebabkan banyaknya kendaraan yang melewati ruas jalan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja lalu lintas dan memberikan usulan penanganan yang tepat pada ruas jalan Doktor Muhammad Isa. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (2014). Kinerja lalu lintas pada jalan Doktor Muhammad Isa memiliki volume lalu lintas tertinggi pada tahun 2020, pada segmen pertama sebesar 556 skr/jam dan pada segmen kedua 531 skr/jam. Hambatan samping pada jalan ini, seperti segmen pertama memiliki frekuensi > 500 dengan kelas hambatan samping tinggi dan pada segmen kedua memiliki frekuensi > 900 dengan kelas hambatan samping sangat tinggi. Kapasitas jalan pada segmen pertama sebesar 1380 skr/jam dan pada segmen kedua sebesar 1396 skr/jam, dengan derajat kejenuhan pada kedua segmen > 0,8 dan panjang antrian pada segmen pertama 81,860 m dan segmen kedua 81,241 m, serta kecepatan arus lalu lintas pada segmen pertama sebesar 42,518 km/jam dan segmen kedua 37,4 km/jam. Solusi penanganan untuk kemacetan ini adalah menetapkan jam keluar masuk kendaraan berat, mengoptimalkan kesadaran sopir kendaraan berat, mengubah perilaku pengguna kendaraan pribadi yang berhenti di bahu jalan, dan pelebaran jalan
Pengaruh Campuran Zat Aditif Sikacim Dan Fly Ash Sebagai Substitusi Semen Terhadap Kuat Tekan Beton Vera, Vera Zesica Simanjuntak; Henggar Risa Destania; Febryandi, Febryandi
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i1.11275

Abstract

Pembangunan infrastruktur memacu kebutuhan akan beton yang semakin meningkat sehingga mengakibatkan meningkatnya kebutuhan material pembentuk beton. Pada penelitian ini dilakukan pengujian menggunakan fly ash dan aditif sikacim sebagai bahan tambah pada campuran beton guna mengetahui kuat tekan beton maksimal yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan fly ash sebagai bahan subtitusi semen pada campuran beton dan karakteristik beton dengan variasi 0%, 8%, 10% dan 12% terhadap kuat tekan beton. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen. Pada penelitian menghasilkan nilai kuat tekan beton tertinggi sebesar 27,91 MPa dengan penggunaan fly ash 8% sebagai substitusi semen dengan zat adiktif sikacim 0,6%. Namun setiap penambahan persentase fly ash menyebabkan terjadi penurunan kuat tekan beton. Hal ini terjadi dikarenakan penggunaan semen yang disubstitusi oleh fly ash menjadi lebih sedikit
Kajian Pengaruh Penggantian Ukuran Agregat Maksimum Terhadap Sifat Fisik Dan Mekanik Beton Hermawati Hermawati
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i1.11299

Abstract

Ukuran agregat dalam campuran beton dapat mempengaruhi sifat fisik dan mekanik beton. Penggantian ukuran agregat kasar maksimum sangat berpengaruh kepada luas permukaan spesifik agregat kasar maksimum. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental di laboratorium, dengan benda uji silinder sebanyak 72 buah dan kuat tekan karakteristik rencana f’c 35 Mpa. variasi perencanaan campuran yang digunakan yaitu ukuran agregat kasar maksimum 25 mm dan 9,5 mm. Hasil penelitian kuat tekan ukuran agregat kasar maksimum 25 mm sebesar 33,97 MPa, maksimum 19 mm sebesar 35,99 MPa, maksimum 12,5 mm sebesar 28,96 MPa, maksimum 9,5 mm sebesar 26,37 MPa. Persentase penurunan akibat perubahan ukuran agregat kasar maksimum  diganti dengan 19 mm sebesar 5,95 %, 12,5 mm sebesar 14,73 %, 9,5 sebesar 22,39 % terhadap rencana campuran yang menggunakan agregat maksimum 25 mm. Dan kuat tekan menggunakan ukuran agregat maksimum 25 mm sebesar 25,40  MPa, maksimum 19 mm sebesar 29,64 MPa, maksimum 12,5 mm sebesar 32,62 MPa, maksimum 9,5 mm sebesar 35,51 MPa. Persentase kenaikan akibat perubahan ukuran agregat kasar diganti dengan 25 mm sebesar 28,46 %, 19 mm sebesar 16,53 %, 12,5 sebesar 8,13 % terhadap rencana campuran yang menggunakan agregat maksimum 9,5 mm. Berat isi beton berkisar 2351,5 – 2315,6 kg/m³ pada beton dengan rencana campuran agregat maksimum 25 mm dan dengan rencana campuran agregat maksimum 9,5 mm berkisar antara 2204 – 2272 kg/m³. Persentase peningkatan luas permukaan agregat maksimum pada rencana campuran dengan ukuran agregat maksimum 25 mm dilakukan perubahan ukuran agregat maksimum 19 mm, 12,5 mm, 9,5 mm yang digunakan berkisar 33%, 59%, 123%
Potensi Dan Karakteristik Limbah Padat Fly Ash Dan Bottom Ash Hasil Pembakaran Batubara PT. Bakti Nugraha Yuda Energy Terhadap Kuat Tekan Paving Block Enda Kartika Sari; Yuliantini Eka Putri; Lindawati Lindawati; Ferry Desromi; Revianty Nurmeyliandari
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i1.11302

Abstract

PT. Bakti Nugraha Yuda Energy memiliki pembangkit tenaga uap dengan menggunakan batubara sebagai bahan bakar utama. Limbah Hasil Pembakaran Batubara (LHPB) terus bertambah tetapi terbatas penyimpanannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi dan karakteristik limbah hasil pembakaran batubara yang dihasilkan dan potensinya untuk paving block. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui kadar penggunaan fly ash dan bottom ash yang optimal untuk paving block dan karakteristiknya. Metode yang dilakukan berupa survey langsung. Data yangdari pengujian langsung di laboratorium terhadap kuat tekan paving block pada  campuran fly ash dan bottom ash. Data sekunder berupa data karakteristik fly ash dan botom ash dan literatur lainnya. Dari pengujian, kuat tekan tertinggi pada paving block pada subtitusi fly ash dan bottom ash 30 % sebesar 105.38 MPa. Peningkatan kuat tekan terjadi akibat kandungan silika yang tinggi yang terdapat pada fly ash dan bottom ash. Karakteristik batubara di PLTU  PT. Bakti Nugraha Yuda Energy adalah silika dan besi sebagai unsur kandungan utama, dan usur lainnya yaitu aluminium, kalsium, titanium dan kalium. Fly ash dan bottom ash memiliki kandungan mineral yang tinggi yaitu didominasi oleh phasa quartz 61,8% dengan struktur kristal trigonal (hexagonal axes).
Keefektifan Metode Filtrasi Sederhana Dalam Menurunkan Kadar Mn (Mangan) Dan (Fe) Besi Air Sumur di Kelurahan Talang Ubi Kabupaten Musi Rawas Yeni Trianah; Santi Sani
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i1.11454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan kadar Mn dan Fe pada air sumur di kelurahan Talang ubi Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas yang memiliki kandungan besi yang masih melebihi ketentuan yang ditetapkan Permenkes No.32 Tahun 2017, kandungan Fe maksimal yang diperbolehkan dalam air bersih adalah 1 mg/L, dan kandungan Mn maksimum adalah 0,4 mg/L. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 3 sampel air sumur melalui proses filtrasi sederhana dengan media zeolit ​​dan karbon aktif. Diharapkan kandungan Fe dan Mn yang terkandung dalam air sumur dapat diturunkan untuk memenuhi syarat kualitas air bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi media filter zeolit ​​dan karbon aktif efektif dalam menurunkan kadar Fe dan Mn pada air sumur, kadar Fe dan Mn sebelum perlakuan adalah 1,20 mg/l dan 0,90 mg/l, kadar Fe dan Mn setelah perlakuan. yang diberi perlakuan dengan media filter zeolit ​​rata-rata 0,16 mg/l dan 0,14 mg/l, dengan media filter karbon aktif rata-rata kandungan Fe 0,24 mg/l dan rata-rata kandungan Mn 0,24 mg/l, dan menggunakan media filter zeolit ​​dengan bahan aktif karbon dengan kandungan Fe rata-rata 0,18 mg/l dan kandungan Mn rata-rata 0,20 mg/l, kombinasi media filter yang paling efektif dalam menurunkan kadar Fe dan Mn adalah kombinasi media filter zeolit ​​sehingga hasil filtrasi dapat dapat digunakan oleh masyarakat dengan syarat harus diolah terlebih dahulu
Produktivitas Dan Efektivitas Alat Berat Pada Pekerjaan Lapis Pondasi Proyek Rehabilitasi Jalan Ani Firda Firda; Bazar Asmawi; Akhirini Akhirini; Dolly Parlaungan
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i1.11486

Abstract

Keberhasilan suatu proyek dapat diukur dari dua hal, yaitu keuntungan yang didapat serta ketepatan waktu penyelesaian proyek. Hal ini untuk dapat menyelesaikan proyek dengan tepat waktu maka salah satu yang harus diperhatikan adalah pemilihan alat berat. Pada penelitian ini dilakukan untuk mengetahui produktivitas alat berat, biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan lapis pondasi agregat kelas A digunakan metode Bina Marga Tahun 2018. Hasil analisis perhitungan terhadap masing-masing alat berat didapat yaitu : Wheel Loader sebesar 827,58 m3/hari, Dump Truck sebesar 13,73 m3/hari, Motor Grader sebesar 8.495,28 m3/hari, Vibratory Roller = 761,94 m3/hari, Water Tanker sebesar 1.110,88 m3/hari. Sedangkan untuk perhitungan biaya dan waktu yang dibutuhkan pada masing-masing alat berat pada pekerjaan Agregat Kelas A yaitu : Wheel Loader sebesar Rp.5.648.000,00 sebanyak 1 unit selama 2 hari, Dump Truck sebesar Rp.63.648.000,00 sebanyak 26 unit selama 4 hari, Motor Grader sebesar Rp.2.732.000,00 sebanyak 1 unit selama 1 hari, Vibratory Roller sebesar Rp.2.968.000,00 sebanyak 1 unit selama 2 hari, Water Tanker sebesar Rp.1.320.000,00 sebanyak 1 unit selama 2 hari.

Page 9 of 14 | Total Record : 138