cover
Contact Name
Herri Purwanto
Contact Email
irwanto1969@gmail.com
Phone
+6282377151976
Journal Mail Official
deformasi.ts.pgri.plg@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jalan Jenderal Ahmad Yani Lorong Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Deformasi
ISSN : 24774960     EISSN : 26217929     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/deformasi
Core Subject : Engineering,
Jurnal Deformasi merupakan jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang: Structural Engineering, Transportation Engineering, Geotechnical Engineering, Construction Engineering & Management, Water Resources Engineering, dan Urban Planning, yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Juni dan Desember)
Articles 138 Documents
Analisis Pengaruh E-Tilang Terhadap Kinerja Lalu Lintas Pada Simpang Empat Air Paoh Baturaja Kabupaten OKU Lindawati Lindawati; Dwi Andriyani; Yuli Ermawati
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i1.11487

Abstract

Lalu lintas merupakan salah satu sarana masyarakat yang memegang peranan penting dalam memperlancar berbagai macam kegiatan dan aktivitas. Untuk mengurangi pelanggaran lalu lintas maka diterapkan sistem E-Tilang dapat meminimalisir angka kecelakaan dalam berlalu lintas. Tujuan penelitian  ini adalah mengetahui kinerja lalu lintas pada simpang empat air paoh Baturaja kabupaten oku berdasarkan survei lapangan menggunakan data LHR. Standar yang digunakan dalam penelitian adalah Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997). Sedangkan sistem pengolahan data mengunakan Microsoft Excel 2007 untuk memasukkan data lalu lintas harian rata-rata. Berdasarkan hasil data dari kedua penelitian tersebut, perbandingan antara data sebelum 5690,6 smp/jam dan setelah 4251,2 smp/jam pemasangan sistem E-Tilang pada kinerja ruas jalan Simpang Empat Air Paoh ternyata belum memberikan pengaruh yang signifikan pada volume arus kendaraan. Dengan tingkat pelayanan jalan didominasi kategori C yang berarti, kondisi arus lalu lintas stabil, tetapi gerak kendaraan dipengaruhi oleh volume lalu lintas, sehingga pengemudi hanya dapat memilih kecepatan 15 – 20 km/jam.
Potensi Air Tanah Di Kota Palembang Reni Andayani; Zuul Fitriana Umari
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i1.11560

Abstract

Air tanah memberikan distribusi yang cukup penting karena jumlahnya mencapai 30.061% dari seluruh air tawar yang ada. Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, potensi air tanah di Indonesia mencapai sekitar 100 milyar m3 yang tersebar di seluruh daratan Indonesia Pada penelitian ini dilakukan perhitungan ketinggian muka air tanah dan tampungan air tanah .  Sumur pantau dilakukan pada wilayah Kecamatan Ilir Timur I Kota Palembang dengan pertimbangan, masih cukup banyak masyarakat yang menggunakan sumur gali. Data primer didapatkan dari pengukuran ketinggian air tanah langsung di lapangan. Perhitungan evapotranspirasi menggunakan Metode Penman Modifikasi, dan perhitungan curah hujan hujan wilayah menggunakan Metode Aritmatik. Perhitungan potensi air tanah menggunakan Metode Thornthwaite. Hasil analisis ketinggian muka air tanah didapatkan rata-rata 3,44 m. Klasifikasi fluktuasi muka air tanah menunjukkan wilayah tersebut berada pada tingkat sedang. Perhitungan tampungan muka air dengan Metode Thornthwaite menunjukkan bahwa kapasitas tampungan terbesar terjadi pada April yaitu 157 m3 dan pada bulan-bulan basah yaitu November hingga April, namun di bulan-bulan kering tampungan mendekati nilai nol
Pengaruh Penambahan Serat Polypropylene Serta Super Plasticizer Terhadap Kuat Tekan Dan Tarik Belah Beton Hariman Al Faritzie; Indra Syahrul Fuad; Imam Akbar
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i1.11576

Abstract

Beton merupakan material yang paling banyak digunakan dalam bangunan konstruksi. Beton adalah campuran semen, agregat halus, agregat kasar, dan air, serta dapat ditambah bahan tambah lain dengan perbandingan tertentu. Penelitian ini menggunakan bahan dengan potongan serat polypropylene serta super plasticizer sebagai bahan tambah campuran beton terhadap kuat tekan dan tarik belah beton. Benda uji berupa silinder dengan variasi normal dan serat polypropylene 0,25%, 0,50%, 0,75% serta super plasticizer 1%, 2%, 3% dengan umur perawatan 7, 14, 21, 28 hari. Hasil penelitian pada variasi campuran serat polypropylene 0,25% + 1% super plasticizer hasil kuat tekan 32,03 MPa. Pada campuran serat polypropylene 0,25% + 2% super plasticizer hasil kuat tekan sebesar 33,08 MPa. Pada variasi campuran serat polypropylene 0,25% + 3% super plasticizer sebesar 35,87 MPa. Campuran serat polypropylene 0,50% + 1% super plasticizer sebesar 32,51 MPa. campuran serat polypropylene 0,50% + 2% super plasticizer kuat tekan 35,87 MPa. dan pada  campuran serat polypropylene 0,50% + 3% super plasticizer hasil kuat tekan sebesar 37,32 MPa. Pada campuran serat polypropylene lebih dari 50% mengalami penurunan kuat tekan, dimana pada campuran serat polypropylene 0,75% + 1% super plasticizer hasil kuat tekannya 25.87 MPa. Pada campuran serat polypropylene 0,75% + 2% super plasticizer sebesar 27,79 MPa. Dan pada campuran serat polypropylene 0,75% + 3% super plasticizer sebesar 29,43 MPa
Studi Mikrostruktur Foamed Concrete dengan Penambahan Serat Daun Nanas Menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) Teddy Irawan; Adji Sutama; Marice Agustini
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i1.11637

Abstract

Penggunaan bahan limbah sebagai material tambahan pada beton saat ini telah menjadi poin penting dalam industri konstruksi. Hal ini terjadi karena kebutuhan akan bahan baku konstruksi yang semakin meningkat, sedangkan sumber daya alam semakin terbatas. Penggunaan bahan limbah juga dapat memberikan dampak positif baik terhadap beton dan lingkungan seperti mampu meningkatkan sifat mekanik beton dan mengurangi jumlah limbah yang dibuang ke lingkungan. Pada penelitian ini menggunakan bahan limbah berupa serat daun nanas yang dijadikan sebagai bahan tambahan untuk pembuatan foamed concrete. Persentase serat daun nanas yang digunakan sebesar 0% dan 0,2% dengan panjang serat 0 mm, 10 mm, 20 mm dan 30 mm. Adapun material yang digunakan untuk memproduksi foamed concrete berupa semen portland, fly ash, agregat halus, foam, dan air. Hasil pengujian kuat tekan foamed concrete menunjukkan bahwa campuran FCN0,2-30 menghasilkan kuat tekan yang optimum sebesar 4,76 MPa. Hasil pengujian SEM menunjukkan bahwa mikrostruktur foamed concrete dengan penambahan serat daun nanas menghasilkan matriks beton yang semakin padat dan serat daun nanas tersebut berkontribusi mengisi celah-celah yang terdapat pada beton. Selain itu, mikrostruktur foamed concrete dengan penambahan serat daun nanas memiliki pori-pori yang lebih sedikit dan lebih kecil dibandingkan dengan mikrostruktur foamed concrete tanpa adanya serat daun nanas
Pengujian Terhadap Kekuatan Dan Pelapukan Beton Dengan Pengukuran Kekerasan Dan Karbonasi Dam Concrete Face Dan Spillway Pada Bendungan Cirata Novi Andhi Setyo Purwono; Lilis Tiyani; Altho Sagara; Multilawati Nasution
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i1.11739

Abstract

Bendungan merupakan salah satu sarana multifungsi yang memiliki peranan penting bagi kehidupan manusia. Guna menjaga dan meningkatkan jaminan keamanan bendungan dan pengoperasiannya maka diperlukan pemeriksaan teliti (assesment) melalui penerapan metodologi test/pengujian yang memadai. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat pelapukan dan kekuatan struktur beton concrete face dan spillway sejak dini guna menghindari kerusakan atau kerugian yang lebih besar dikemudian hari. Pekerjaan pengukuran dengan melakukan pengukuran/pengujian kekuatan beton secara langsung (non destructive – direct test) melalui uji tekan permukaan beton. Hasil dari pengujian hammer test dan karbonasi yang dilakukan di area concrete faced dan pharaphet adalah kuat tekan beton rata-rata pada dam concrete faced adalah sebesar 343 kg/cm2, rata-rata tebal beton yang mengalami karbonasi adalah sebesar 0,5 mm. Kuat tekan beton rata-rata pada dam pharaphet adalah sebesar 391 kg/cm2, rata-rata tebal beton yang mengalami karbonasi adalah sebesar 1 mm. Pengujian non-destructive adalah pengujian dengan schmidt hammer. Hasil pengujian ini adalah kuat tekan beton rata-rata pada spillway inlet adalah sebesar 378 kg/cm2, rata-rata tebal beton yang mengalami karbonasi adalah sebesar 0,83 mm. Kuat tekan beton rata-rata pada outlet spillway adalah sebesar 271 kg/cm2, rata-rata tebal beton yang mengalami karbonasi adalah sebesar 0,55 mm. Kuat tekan beton rata-rata pada bottom spillway outlet adalah sebesar 243 kg/cm2, rata-rata tebal beton yang mengalami karbonasi adalah sebesar 0,55 mm
Tingkat Pelayanan Pada Ruas Jalan Raya Cibabat Kota Cimahi Iscahyono, Achmad Fauzan
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i2.12250

Abstract

Pusat perbelanjaan dan aktivitas-aktivitas komersial yang berada di perkotaan, khususnya di sepanjang ruas Jalan Raya Cibabat, lebih menarik karena memiliki banyak ragam pilihan untuk dikunjungi. Aktivitas perdagangan dan jasa yang ada pada kawasan komersial tersebut cukup bervariasi dan lokasi yang sangat strategis tersebut membuat sirkulasi tarikan pergerakan orang maupun barang terjadi secara terus-menerus, selama hampir satu hari penuh. Kondisi tersebut berdampak pada tingkat pelayanan jalan di ruas Jalan Raya Cibabat. Maka dari itu, studi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengkaji tingkat pelayanan pada ruas Jalan Raya Cibabat, Kota Cimahi. Analisis yang dilakukan pada studi ini mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia tahun 2014. Hasil analisis pada studi ini menunjukkan bahwa ruas Jalan Raya Cibabat memiliki tingkat pelayanan jalan dengan kategori B dan C. Pada ruas Jalan Raya Cibabat, tingkat pelayanan jalan dengan kategori “C” cenderung terjadi pada weekend siang, baik pada hari Sabtu maupun hari Minggu. Hal ini dikarenakan pada waktu tersebut merupakan kondisi di mana Pusat Perbelanjaan Yogya Plaza Cimahi dan kawasan komersial yang terdapat di sekitar jalan tersebut sedang beroperasi dan menimbulkan tarikan pergerakan yang cukup tinggi. Selain itu, banyaknya kegiatan di segmen jalan, seperti terjadi penumpukan kendaraan pada satu lajur jalan akibat antrian kendaraan yang memasuki area pusat perbelanjaan, banyaknya jumlah kendaraan yang melakukan on street parking, serta banyaknya angkot ngetem, menimbulkan hambatan samping dengan kategori “sedang”
Prediksi Total Sedimen Pada Pelabuhan Tanjung Api-Api Untuk Pengerukan Andayani, Reni; Umari, Zuul Fitriana
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i2.12818

Abstract

Pelabuhan Tanjung Api-api berada di muara Sungai Musi Kabupaten Banyuasin berbatasan dengan Selat Bangka dan memiliki luas lahan 8 (delapan) hektar. Pelabuhan Tanjung Api-Api merupakan pelabuhan regional yang menghubungkan Provinsi Sumatera Selatan dengan Provinsi Bangka Belitung yaitu dengan Pelabuhan Tanjung Kalian Bangka. Pelabuhan Tanjung Api-api yang berada di muara sungai dan tidak memiliki breakwater menyebabkan tingginya sedimentasi yang terlihat jelas pada dermaga dan kolam putar.  Hal ini menyebabkan terjadinya kesulitan kapal untuk melakukan manuver dan waktu kapal untuk bersandar juga menjadi tidak efisien. Pelabuhan Tanjung Api-api juga belum melakukan pengerukan, terutama karena tidak diketahui secara pasti jumlah atau total sedimen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui total sedimen berupa kadar suspended load (sedimen layang) dan bed load (sedimen dasar) di Pelabuhan Tanjung Api-api dengan metode Frijlink. Hasil penelitian yang dilakukan dengan pengambilan sampel suspended load (sedimen layang) pada permukaan, didapatkan kadar sedimen layang sebesar 1,157.10-13 m3/det. Sampel bed load (sedimen dasar) diambil pada kedalaman 2,5 meter, kemudian dilakukan analisis laboratorium untuk mendapatkan berat jenis dan diameter lolos butir. Dari perhitungan dengan Metode Frijlink didapatkan debit sedimen dasar dan total sedimen sebesar 0,00156 m3/s/m dan volume timbunan dalam setahun sebesar 140.799.854 m3 (bulk).
Analisis Pengaruh Penambahan Portland Cement Terhadap Nilai Kuat Geser Pada Stabilisasi Tanah Lempung Lunak Nurani, Aulia; Nurmeyliandari, Revianty; Amalia, Ghina
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i2.13109

Abstract

Di provinsi Sumatera Selatan dengan luas 91.592 km² memiliki banyak jenis tanah bermasalah salah satunya jenis tanah lempung lunak, tanah ini dikatakan tanah bermasalah karena memiliki kandungan air yang tinggi pada saat hujan menyebabkan nilai kuat geser tanah menjadi kecil dan daya dukung tanah menjadi rendah sehingga tidak dapat dilakukannya pembangunan konstruksi diatasnya maka perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan daya dukung tanah tersebut, salah satunya dilakukan stabilisasi tanah. Penelitian ini bertujuan umtuk mengetahui bagaimana pengaruh penambahan semen portland dengan variasi 4%, 7% dan 10% terhadap kuat geser tanah pada stabilisasi tanah lempung lunak dengan mengambil sampel tanah yang berlokasi pada jalan R. Dentjik Aasari. Terdapat tiga jenis pengujian yang dilakukan yakni pengujian properties untuk mengklasifikasi tanah, pengujian pemadatan tanah untuk mendapatkan kadar air optimum, dan pengujian geser langsung untuk mendapatkan nilai kuat geser, semua pengujian menggunakan porsedur berdasarkan standar nasional indonesia (SNI). Hasil penelitian didapatkan bahwa sampel tanah mempunyai kadar air yang tinggi sebesar 34.77% serta memiliki plastisitas tinggi dengan kadar air optimum sebesar 34.37%, pada hasil pengujian uji geser langsung didapatkan bahwa variasi yang paling berpengaruh dengan penambahan semen portland sebanyak 10% dengan nilai kohesi didapatkan sebesar 86.57 kPa, nilai sudut geser dalam sebesar 54.35◦, dan kuat geser sebesar 104.27 kPa. Hal ini menunjukan bahwa semakin besar penambahan variasi semen portland maka semakin berpengaruh terhadap nilai kuat geser, maka bahan tambah dengan semen portland dapat digunakan sebagai bahan  stabilisasi tanah yang berpengaruh terhadap kuat geser serta daya dukung tanah
Analisis Perlintasan Jalan Lintas Sumatera Selatan Dengan Rel Kereta Api Di Gelumbang Terhadap Karakteristik Lalu Lintas Pratama, Yoga; Sosyad, Farlin
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i1.13147

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara volume, kecepatan, dan kerapatan lalu lintas pada ruas jalan yang di pengaruhi perlintasan kereta api di Gelumbang, serta untuk mengetahui nilai tundaan dan antrian yang terjadi pada saat pintu perlintas tertutup dengan metode gelombang kejut. Metode yang digunakan adalah metode survei lapangan, survei dilakukan selama 7 hari, yaitu hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu pada jam-jam sibuk seperti pagi hari yang dimulai pada (pukul 07.00 wib s/d 09.00 wib), pada siang hari (pukul 12.00 wib s/d 14.00 wib), pada sore hari dilakukan pada (pukul 16.00 wib s/d 18.00 wib).  Dalam analisis ini digunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014 dan metode Greenshields. Dari hasil dari perhitungan yang dilakukan diketahui bahwa pada lokasi Jalan Tanpa Hambatan pengemudi dapat memilih kecepatannya namun ketika memasuki lokasi Jalan ada Hambatan kecepatan akan menurun karena adanya hambatan lalu lintas dan rambu-rambu bahwasannya pengemudi memasuki pelintasan sebidang jalan dengan rel kereta api. Pada lokasi jalan tanpa hambatan nilai  kecepatan arus bebas Ūf 38.01 km/jam, nilai kerapatan Kj 249.71 dan volume maksimum 4746.28 skr/jam,sedangkan pada lokasi jalan ada hambatan nilai kecepatan arus bebas Ūf 26.54 km/jam, nilai kerapatan Kj 342.92 dan volume maksimum 4551.69 skr/jam.Kondisi antrian dan tundaan maksimum terjadi pada periode 16.34.00- 16.35.56, dimana menghasilkan waktu pelepasan ta = 1.13 detik, waktu pemulihan tb = 2.27 detik, panjang antrian maksimum = 0,008 Km, jumlah kendaraan antrian N = 2.84 skr/jam, serta rata-rata tundaan sebesar 60.84 detik
Analisis Cangkang Kerang Dara Sebagai Substitusi Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton Alfuady, Ferbyandi; Al Qubro, Khodijah
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i2.13251

Abstract

Penggunaan beton sebagai material dalam konstruksi bangunan saat ini telah umum digunakan, beton memiliki kelebihan diataranya biaya perawatan yang murah, kemudahan dalam pembentukan, serta memiliki kuat tekan yang tinggi. Susunan beton terdiri dari agregat halus, agregat kasar, semen, air, serta bahan tambah. Penggunaan cangkang kerang dara sebagai substitusi agregat halus dapat memperbaiki sifat-sifat beton serta menaikan kuat tekan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan nilai kuat tekan beton normal dengan nilai kuat tekan beton menggunakan cangkang kerang dara sebesar 5%, 10%, dan 15% sebagai subtitusi sebagian agregat halus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimental di laboratorium.  Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi penggunaan cangkang kerang dara sebagai subtitusi sebgaian agregat halus menghasilkan kuat tekan yang semakin tinggi. Hal ini disebabkan oleh cangkang kerang dara memiliki sifat rekat apabila dicampur air pada campuran beton serta memiliki gradasi kategori agak halus sehingga berperan secara optimal sebagai filler dalam campuran beton. Selain itu, cangkang kerang dara memiliki kandungan mineral yang serupa dengan semen sehingga dapat berperan mengisi dan mengikat material penyusun beton lainnya. Dari ketiga variasi subtitusi agregat halus dapat disimpulkan bahwa penggunaan cangkang kerang dara optimum adalah sebesar 15% memiliki nilai kuat tekan tertinggi pada umur 28 hari sebesar 35,45 MPa.

Page 10 of 14 | Total Record : 138