cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 18298966     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Gradasi Teknik Sipil diterbitkan pertama kali dengan nama Jurnal Teknik Sipil pada bulan Agustus 2004 dengan ISSN 1829 – 8966, yang diterbitkan oleh Unit Pengembangan dan Kerjasama Jurusan Politeknik Negeri Banjarmasin. Ruang lingkup makalah meliputi bidang Teknik dan Manajemen dengan konsentrasi Bidang Transportasi, Geoteknik, Struktur, Keairan dan Manajemen Konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
ANALISA KAPASITAS SALURAN DRAINASE PADA JALAN SIMPANG SUNGAI MESA KOTA BANJARMASIN Fakhrurrazi; Abdul Khaliq; Faryanto Effendie
Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v7i1.1431

Abstract

Kota Banjarmasin merupakan wilayah yang penduduknya cukup padat khususnya pada Jalan Simpang Sungai Mesa, sering terjadi masalah saat musim hujan yaitu banyaknya genangan di jalan yang mengganggu aktivitas warga sekitar, perlu adanya pengamatan lebih lanjut pada dimensi saluran drainase untuk menganalisa kapasitas saluran drainase dengan memperhitungkan pengaruh debit hujan. Dalam penentuan debit hujan rancangan diperlukan data hujan harian maksimum dari 3 pos hujan yang berada dekat lokasi penelitian. Kemudian dilakukan proses analisa frekuensi untuk mendapatkan tinggi hujan rancangan (sesuai luas catchment area). Setelah itu dilakukan perhitungan debit hujan rancangan (Qh) yang akan mengalir disaluran dengan memperhitungkan tata guna lahan. Perhitungan debit hujan rancangan (Qh) menggunakan metode rasional. Untuk saluran dilakukan pengukuran dilapangan yaitu dimensi saluran, bahan saluran dan kemiringan saluran. Selanjutnya dihitung debit saluran (Qs=Fs.V). Bila Qs lebih besar atau sama dengan Qh, maka saluran mampu mengalirkan aliran air hujan, dan tidak terjadi genangan pada lahan sekitar saluran. Tetapi sebaliknya bila Qs lebih kecil dari Qh, maka perlu perbaikan atau perubahan dimensi saluran (yaitu perubahan pada tinggi saluran). Hasil perhitungan menunjukkan Debit saluran eksisting (Qs) adalah 0,4409 m3/detik dimana nilainya lebih rendah dari Debit hujan rancangan periode ulang 2 tahun (Qh = 0,6965 m3/detik) maka dari hasil tersebut dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (terjadi genangan dilahan sekitar saluran) dan perlu adanya perancangan ulang dimensi saluran drainase pada Jalan Simpang Sungai Mesa Kota Banjarmasin. Hasil perubahan rancangan tinggi saluran dari yang semula/eksisting 0,58 meter menjadi 0,86 meter dimana lebar saluran tetap 0,5 meter dan kemiringan saluran 0,004. Dimensi eksisting (lebar 0,5 meter, tinggi saluran 0,58 meter dan kemiringan saluran 0,004) hanya mampu mengalirkan debit hujan periode ulang 1,08 tahun. Perancangan akhir dimensi saluran (lebar 0,5 meter, tinggi saluran 0,86 meter, dan kemiringan saluran 0,004), didapat debit saluran lebih besar atau sama dengan debit hujan.
PEMANFAATAN LIMBAH ABU BATU BARA SEBAGAI FILLER PADA LATASTON LAPIS AUS (HRS-WC) Rifanie Gazalie; Muhammad Fauzi; Hawinuti, Riska; Muhammad Helmi
Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v7i1.1434

Abstract

Penggunaan batu bara sebagai sumber energi industri dan pembangkit listrik selain menghasilkan limbah buangan yang membutuhkan ruang untuk penimbunan, juga memunculkan kemungkinan pencemaran lingkungan. Limbah yang dihasilkan oleh proses pembakaran batu bara berupa Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dimana menurut PP Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang menyatakan bahwa FABA sebagai hasil akhir dari pembakaran batu bara, bukan lagi termasuk kategori limbah B3, membuka kesempatan yang luas untuk pemanfaatan FABA dari hanya limbah, menjadi bahan bangunan, subtitusi semen, bahan additif untuk campuran filler pada perkerasan lentur serta restorasi tambang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan akibat pencampuran bottom ash sebagai filler terhadap  sifat-sifat aspal pada campuran beraspal HRS-WC. Pengujian material yang dilakukan adalah pengujian agregat, pengujian aspal dan pengujian campuran beraspal panas dengan alat Marshall menurut Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 revisi 2. Pengujian yang dilakukan telah memenuhi spesifikasi dengan proporsi agregat campuran agregat kasar 13%, agregat sedang 0%, abu batu 71%, pasir 14% dan filler (berupa bottom ash) 2% yang menghasilkan kadar aspal optimum 6,90% dengan nilai kadar aspal efektif sebesar 6,20%; VIM sebesar 3,758%; VMA sebesar 17,325%; VFB sebesar 78,421%, Stabilitas Marshall 876,991 Kg dan Marshall Quotient sebesar 269,209 Kg/mm.
ANALISA BATUAN ANDESIT SEBAGAI PONDASI GEOLOGI BENDUNGAN TAPIN M. Amril asy'ari; Sofwan Hadi; Selo Bhuwono Kahar; Amir Rahman Radiani; Maharto Kristyiono; Rachmat Hidayatullah
Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v7i1.1435

Abstract

Kabupaten Tapin dengan ibukotanya Rantau merupakan salah satu wilayah kabupaten di Propinsi Kalimantan Selatan yang lahan pertaniannya tergolong cukup potensial. Oleh karena itu guna menjamin tersedianya air untuk berbagai keperluan tersebut, terutama dalam mengatasi masalah rawan ketersediaan air dan sebagai faktor pendukung pertumbuhan ekonomi wilayah Kabupaten Tapin, maka disusun rencana pengembangan dan pemanfaatan sungai Tapin dengan membangun Bendungan. Peranan geologi dalam pembangunan waduk/bendungan sangatlah dibutuhkan, terutama dalam membantu pembangunan fisik bangunan. Peranan geologi dijalankan dengan melakukan pemetaan batuan pada daerah – daerah bendungan. Dari hasil pemetaan, dapat diberikan saran untuk kelancaran pekerjaan bangunan bendungan. Maksud dari penyelidikan geologi adalah untuk mengetahui aspek-aspek litologi (susunan) batuan, sifat fisik dan teknis dari tanah dan batuan pondasi bendungan yang akan dipergunakan untuk perencanaan teknis bendungan. Penyelidikan geologi yang telah dilakukan dengan metode pengamatan langsung dilapangan meliputi pengamatan kondisi tanah dan batuan pada bagian permukaan dan pengamatan kondisi batuan bagian bawah permukaan dengan mengamati batuan dari hasil pemboran coring batuan, kemudian dilakukan analisa uji kuat tekan batuan. Dari hasil uji kuat tekan batuan kemudian dimasukkan kedalam parameter Rock Mass Rating dan dilanjutkan ke analisa Kelas massa batuan menurut bobot total.  Berdasarkan hasil analisa kondisi batuan pada area Bendungan Tapin masuk kategori Batu Baik.
PENGARUH PENAMBAHAN ABU DAUN BAMBU DAN LIMBAH PECAHAN KERAMIK SEBAGAI BAHAN SUBTITUSI TERHADAP KUAT TEKAN BETON Alvian Viki Nur Yahya; Hammam Rofiqi Agustapraja
Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v7i2.1436

Abstract

Penelitian ini menggabungkan abu daun bambu dan limbah pecahan keramik sebagai bahan pengganti material beton. abu dari daun bambu memiliki sifat pozzolan. Sedangkan keramik dapat dicampur dalam beton karena bahan baku seperti tanah liat dan plastik digunakan untuk membuat keramik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh penggunaan abu daun bambu sebagai substitusi sebagian semen dan limbah pecahan keramik sebagai substitusi sebagian agregat kasar terhadap kekuatan tekan serta untuk menentukan proporsi ideal variasi presentase campuran bahan tambah. Perencanaan beton menggunakan metode eksperimen yang mengacu pada SNI 03 -2834-2000, SNI 03-1974-1990 dan Buku Panduan Praktikum Beton Unisla. Jumlah sampel sebanyak 12 benda uji dengan kualitas rencana K-250. Hasil pengujian kuat tekan beton normal dengan kode N sebesar 24,2 MPa. Hasil pengujian kuat tekan beton dengan bahan tambah dengan kode AK2 sebesar 23,64 MPa. Hasil pengujian kuat tekan beton dengan bahan tambah dengan kode AK5 sebesar 21,36 Mpa. Hasil pengujian kuat tekan beton dengan bahan tambah dengan kode AK8 sebesar 19,66 MPa. Berdasarkan hasil penelitian ditarik kesimpulan bahwa bahan tambah abu daun bambu dan limbah pecahan keramik tidak berpengaruh secara signifikan pada kuat tekan beton, semakin tinggi nilai bahan tambah semakin rendah nilai kuat tekan beton.
PENGARUH BAKTERI BACILLUS SUBTILIS TERHADAP KEKUATAN BATU BATA MENGGUNAKAN LUMPUR LIMBAH IPA Amanda Syasya Billah; Andi Marini Indriani; Gunaedy Utomo
Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v7i2.1437

Abstract

Lumpur Limbah IPA mengandung bahan kimia yang dapat menimbulkan pencemaran pada sungai. Untuk mengurangi pencemaran, lumpur limbah IPA dapat dimanfaatkan menjadi bahan pembuatan batu bata. Selain itu pada penelitian ini dalam pembuatan batu bata tidak dibakar agar tidak menimbulkan polusi udara. Batu bata yang dibuat tanpa dibakar umumnya menggunakan semen dalam campuran tanah liat. Semen sendiri dalam proses pembuatannya dapat menimbulkan limbah. Salah satu upaya untuk menghindari pencemaran adalah menggunakan bakteri Bacillus subtilis yang ramah lingkungan untuk meningkatkan kekuatan dari batu bata tanpa bakar. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji pengaruh bakteri Bacillus subtilis terhadap kekuatan batu bata. Pada penelitian ini menggunakan tanah liat dan campuran lumpur limbah IPA sebesar 15% dari berat tanah liat. Untuk perkuatannya ditambahkan larutan bakteri sebesar 2%, 4%, dan 6% dari berat batu bata dengan umur kultur bakteri 4 hari.  Kemudian dari hasil pengujian terhadap batu bata yang telah diperam selama 28 hari, kuat tekan batu bata dengan larutan bakteri 6% meningkat 59% menjadi 32,04 Kg/Cm2 dibandingkan dengan batu bata tanpa perkuatan bakteri sebesar 20,11 Kg/Cm2 Penelitian ini membuktikan potensi penggunaan bakteri Bacillus subtilis dalam meningkatkan kekuatan batu bata.
PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR TOHOR SEBAGAI PENCAMPUR AIR GAMBUT TERHADAP KUAT TEKAN BETON Muchamad Ardiansyah; Okta Meilawaty; Fransisco H.R.H.B
Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v7i2.1439

Abstract

Air gambut banyak ditemukan di Provinsi Kalimantan Tengah. Air gambut berwarna coklat kemerahan, memiliki kadar organik dan keasaman yang tinggi. Umumnya air gambut seringkali digunakan untuk air pencampur beton, padahal air gambut tidak memenuhi persyaratan sebagai air pencampur beton. Kapur Tohor (CaO) adalah kapur non-hidrolik yang berasal dari pembakaran batu alam yang komposisinya sebagian besar berupa kalsium karbonat. Penelitian ini dilakukan agar air gambut dapat digunakan untuk pencampur beton dengan menambahkan kapur tohor. Kapur tohor digunakan sebanyak 0,00 g/l; 0,045 g/l; 0,05 g/l. Beton direncanakan memiliki kuat tekan 25 MPa pada umur 28 hari. Benda uji dibuat menggunakan air gambut yang telah diberi kapur tohor dan direndam dalam saluran air gambut. Hasil penelitian menunjukan kuat tekan beton yang menggunakan air gambut-kapur tohor sebanyak 0,045 g/l dan 0,05 g/l memiliki kuat tekan sebesar 27 MPa dan 25 MPa pada umur 7 hari dan terus meningkat hingga 39 MPa dan 44 MPa pada umur 56 hari, sedangkan beton yang tidak dicampur kapur tohor memiliki kuat tekan sebesar 24 MPa pada umur 7 hari dan terus menurun hingga 17 MPa pada umur 56 hari. Penggunaan kapur tohor untuk campuran air gambut dapat menjadi solusi agar air gambut dapat dimanfaatkan sebagai air pencampur beton.
ANALISIS TINGKAT KECELAKAAN DAN FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN PADA JALAN TRANS KALIMANTAN KOTA PALANGKA RAYA Emeline Tamariska; murniati; Salonten
Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v7i2.1441

Abstract

Berdasarkan Profil Jalan Nasional Semester II Tahun 2019, Jalan Trans Kalimantan adalah Jalan Nasional. Hal ini menjadikan Jalan Trans Kalimantan penting sebagai jalur penghubung antar provinsi, dengan meningkatnya lalu lintas kendaraan tersebut, maka risiko kecelakaan lalu lintas juga meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat serta faktor penyebab kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut, sehingga tingkat kecelakaan lalu lintas dan faktor penyebab perlu dianalisis dengan melingkupi data ruas jalan, data jumlah penduduk, data lalu lintas harian rata-rata per tahun, data kejadian dan data korban kecelakaan lalu lintas dengan menggunakan metode Accident Rate (per 100.000 penduduk) dan metode Seratus Juta Perjalanan Kendaraan Per-Kilometer (100JPKP). Berdasarkan hasil analisis data, maka dapat dikonklusikan berdasarkan metode per 100.000 penduduk, tingkat kecelakaan tertinggi yaitu pada tahun 2021 dengan sebesar 44,98 per 100.000 orang dan tingkat kecelakaan tertinggi berdasarkan Seratus Juta Perjalanan Kendaraan Per-Kilometer (100JPKP) yaitu pada tahun 2021 sebesar 49,06 per 100JPKP. Faktor penyebab kecelakaan lalu lintas terbesar di Jalan Trans Kalimantan adalah keluar jalur sebesar 16,67%. Penanganannya adalah melakukan pemberian marka jalan, pemasangan patok pengarah pada sisi jalan, pemasangan delineator yang memantulkan cahaya dan pembatas lalu lintas.
ANALISIS PERCEPATAN PROYEK MENGGUNAKAN METODE TIME COST TRADE OFF UNTUK PEKERJAAN TANAH Ika Nur Lestari; Zulkifli Lubis
Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v7i2.1442

Abstract

Proyek adalah aktivitas dalam kegiatan sementara pada tanggal mulai dan selesai pekerjaan yang ditetapkan yang ditetapkan dengan seringkali terbatas pendanaan, dan bertujuan untuk menghasilkan sebuah perubahan yang berharga atau bermanfaat. Proyek pembangunan main road Tol Serang-Panimbang paket 1 terletak pada Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten. Pekerjaan main road Serang-Panimbang paket 1 dilaksanakan tanggal 21 Agustus 2021 dengan STA 45+675 s/d 50+677 sebagai objek penelitian, proyek ini adalah proyek dari PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui waktu dan biaya proyek pekerjaan tanah setelah percepatan yaitu dengan penambahan jam kerja dan jumlah alat berat dengan menggunakan metode time cost trade off. Hasil penelitian ini adalah dengan biaya normal Rp. 80.787.082.000,00 sedangkan setelah dianalisis dengan percepatan biaya Rp. 80.610.944.000,00. Estimasi durasi normal 307 hari, setelah dianalisis percepatan 209 hari, dan lebih cepat 98 hari dengan penambahan jam kerja lembur 4 jam. Jumlah alat berat untuk menyelesaikan proyek pembangunan main road Tol Serang-Panimbang paket 1 setelah dianalisis 3 excavator, 13 dump truck, 1 motorgrader, 1 vibrator roller, 1 bulldozer
INVESTIGASI KERUSAKAN PADA STRUKTUR GEDUNG PLASA TELKOM PADANG SIDEMPUAN Rachmat Hakiki
Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v7i1.1443

Abstract

Investigasi pada gedung Plasa Telkom Padang Sidempuan dilakukan untuk mengetahui kelayakan dan keamanan gedung serta kekuatan strukturnya. Metode yang dilakukan dalam investigasi gedung meliputi survey awal, pengukuran, non-destruktif test, destruktif test dan penyelidikan tanah. Inspeksi visual termasuk mengamati deformasi yang disebabkan oleh kerusakan struktural yaitu dilakukan penyelidikan pada struktur pondasi dan element struktur. Berdasarkan hasil dari investigasi kerusakan pada sruktur gedung Plasa Telkom Padang Sidempuan dan setelah dilakukan analisis ulang terhadap struktur diperoleh mutu beton tidak memenuhi sebagai struktur bangunan tinggi. Pelat lantai mengalami vibrasi terjadi indikasi keretakan pada daerah bentang terpanjang, penulangan hanya 1 lapis, tebal pelat lantai 7 cm dan beton sudah mengalami pelapukan. Balok mengalami lendutan lebih dari 3 cm dimana seluruh elemen balok mengalami retak lentur dan luasan tulangan kurang dan terjadi indikasi keretakan di seluruh balok yang menandakan kurangnya tulangan minimum. Kolom mengalami kemiringan atau simpangan sebesar 4 cm, kemiringan kolom dapat dipengaruhi oleh gempa. Pondasi menggunakan pondasi tapak dari pasangan batu berukran 120 x 120 cm dan kedalaman 100 cm dimana penggunaaan pondasi dalam jangka waktu lama akan mempengaruhi kemiringan bangunan akibat beban gempa akibat pondasi dengan pasangan batu tidak mampu menahan gaya momen.
ANALISIS KINERJA KERETA API EKONOMI LOKAL KRD BOJONEGORO Imam Sakroni; Zulkifli Lubis
Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v7i2.1444

Abstract

KRD Bojonegoro merupakan kereta api ekonomi lokal yang menjadi salah satu transportasi pilihan masyarakat Jawa Timur, terutama daerah yang menjadi lintasan kereta api tersebut yang mana dikelola oleh PT. Kereta Api Indonesia Daerah Operasional 8 (DAOP 8). Dilihat dari kondisi kereta api yang akhir-akhir ini mengalami overload dikarenakan masih menerima penumpang meskipun jumlah kursi sudah terpenuhi, maka perlu diadakan sebuah penilaian kepada penumpang guna mengetahui seberapa puas atas kinerja dan fasilitas yang didapatkan melalui pemberian kuisioner atas pelayanan dan fasilitas dengan mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 63 Tahun 2019 Tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang Dengan Kereta Api. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Dengan melakukan pengumpulan data melalui kuisioner terhadap 100 responden, dari hasil pengolahan data yang sudah dilakukan, berdasarkan hasil dari metode Customer Satisfaction Index (CSI) diperoleh nilai 81,53% (sangat puas) dan rata-rata nilai tingkat kesesuaian 89,76% (sangat sesuai) untuk metode Importance Performance Analysis (IPA). Didapatkan juga dari hasil analisis diagram kartesius berupa Fasilitas dan Informasi Keselamatan maupun Kesehatan yang masih diperlukan adanya perbaikan yang diharapkan dapat digunakan sebagai acuan guna meningkatkan kualitas pelayanan pada kereta api KRD Bojonegoro