cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 18298966     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Gradasi Teknik Sipil diterbitkan pertama kali dengan nama Jurnal Teknik Sipil pada bulan Agustus 2004 dengan ISSN 1829 – 8966, yang diterbitkan oleh Unit Pengembangan dan Kerjasama Jurusan Politeknik Negeri Banjarmasin. Ruang lingkup makalah meliputi bidang Teknik dan Manajemen dengan konsentrasi Bidang Transportasi, Geoteknik, Struktur, Keairan dan Manajemen Konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
PENGARUH PENGISIAN RONGGA CAMPURAN ASPAL PORUS MENGGUNAKAN LIMBAH PLASTIK PET (POLYEHYLENE THEREPHTHALATE) Lazarus Hezron H.U.W Moulaka; M. Sadillah; Galih Damar Pandulu
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i1.2312

Abstract

Aspal porus sering digunakan sebagai perkerasan jalan karena dapat meningkatkan kekuatan campuran. Biji plastik PET (Polyehylene Therephthalate) memiliki sifat yang sama dengan aspal yaitu termoplastik memiliki nilai penetrasi yang setara dengan aspal pen 60/70, berperan penting dalam perekat perkerasan jalan sebagai alternatif dan mempunyai kekuatan yang tinggi dan tahan terhadap deformasi itu sendiri. Adapun tujuan dilakukan penelitian yaitu untuk mengetahui karakteristik Marshall terhadap kadar aspal optimum (KAO) dan pengaruh penambahan biji plastik PET terhadap kinerja aspal porus ditinjau berdasarkan pengujian Marshall, Cantabro Loss dan Asphalt Flow Down. Metode penelitian menggunakan penelitian eksperimental di laboratorium. Penelitian yang akan dilakukan menggunakan metode pendekatan Australian Asphalt Pavement Association (AAPA) 2004. Penelitian dilakukan dengan kadar tambahan biji plastik PET 0%, 2%, 4%, 6% dan 8%. Hasil pengujian marshall pada kadar PET 6% adalah VIM dengan nilai 20,68%, VMA dengan nilai 25,80%, Stabilitas dengan nilai 549,31 kg, Flow dengan nilai 3,67 mm, Marshall Quotient dengan nilai 149,69 kg/mm. Dapat diambil kesimpulan kadar aspal optimum yaitu 6%.
ANALISIS PENGGUNAAN SLAG UNTUK MEREDUKSI SEMEN PADA CAMPURAN BETON Akbar Irawan; Azhar, Mohammad
Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v6i2.2335

Abstract

Penelitian penggunaan slag semen pada campuran beton sebagai cementious telah dimulai sejak tahun 1774. Saat ini di negara-negara maju slag semen telah dimanfaatkan pada setiap campuran beton, bahkan persentasenya mencapai 30% dari cementious, hal ini dapat dilihat dari produksi slag semen yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Pembuatan beton dengan menggunakan slag sement sebagai campuran agregat halus untuk subtitusi terhadap semen yang selanjutnya dilakukan pengujian terhadap benda uji beton untuk mengetahui seberapa besar pengaruhnya terhadap nilai kuat tekan pada beton, serta bertujuan juga untuk mendapatkan campuran bahan beton dengan biaya yang lebih efisien dibandingkan beton non-slag. Kuat tekan Beton akan mengidentifikasi mutu dari sebuah konstruksi, semakin tinggi kekuatan struktur yang direncanakan , maka semakin tinggi pula mutu beton yang harus di hasilkan. Beberapa faktor yang mempengaruhi kuat tekan beton, yaitu faktor air semen (w/c), jumlah air, jumlah dan kualitas semen, kualitas agregat, umur beton, serta perawatan beton. Apabila w/c tidak sesuai dengan beton yang direncanakan maka beton akan mengalami perubahan kekuatan. Hubungan antara kuat tekan beton dengan nilai w/c berbanding terbalik, kuat tekan akan menjadi tinggi apabila angka w/c kecil dan sebaliknya kuat tekan akan rendah apabila w/c makin besar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perbandingan komposisi untuk memperoleh mutu yang sama didapatkan hasil pada beton slag ada penambahan air 7 liter/m³ terhadap non-slag, dan mengurangi sementious sebesar 2 kg/m³, serta slag semen memberikan kontribusi terhadap kuat tekan lebih besar dari pada beton non-slag sebesar 4,3%, akan tetapi dalam mencapai hal itu, slag semen membutuhkan air yang lebih banyak, sedangkan dari segi biaya, dibandingkan beton non-slag, slag semen dapat menekan biaya sebesar Rp 15.354,00/m3.
PENGARUH PENAMBAHAN ABU SERABUT KELAPA DAN SIKACIM CONCRETE ADDITIVE TERHADAP KUAT TEKAN BETON Ana Maria Febriana; Sartika Nisumanti; Utasi Sriwijaya Minaka
Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v6i2.2336

Abstract

Beton sebagai bahan konstruksi masih banyak digunakan dalam bidang teknik sipil.Bahan penyusun beton terdiri dari semen, agregat halus, agregat kasar dan air. Namun dengan adanya perkembangan teknologi, beton juga mengalami perubahan dengan ditemukannya bahan-bahan pembentuk beton, diantaranya penambahan abu serabut kelapa sebagai mineral. Abu serabut kelapa mengandung alumina, silika dan kalsium yang bersifat pozolan sehingga mempercepat waktu ikat semennya dikarenakan sifat pozolan tersebut dapat memperkecil pori-pori dalam pasta semen, mengisi rongga antar partikel.Abu serabut kelapa sebagai limbah buangan sebenarnya memiliki unsur yang bermanfaat untuk peningkatan mutu beton. Bahan kimia sikacim concrete additive apabila digunakan sebagai campuran adukan beton akan mempercepat pengerasan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu serabut kelapa dan sikacim concrete additive terhadap kuat tekan beton. Metode eksperimental digunakan dalam penelitian ini sesuai standar SNI03-2834-2000 untuk mengetahui kuat tekan pada umur 7, 14 dan 28 hari. Hasil dari penelitian ini adalah kuat tekan beton optimum terdapat pada abu serabut kelapa 0,5% dan sikacim concrete additive 0,6% sebesar 19,81 MPa dibandingkan dengan abu serabut kelapa 0,25%, 0,75% dan sikacim concrete additive 0,6%. Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa penambahan abu serabut kelapa dan sikacim concrete additive mempengaruhi kuat tekan beton.
ANALISIS KEKUATAN GEDUNG TENGAH RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI M. Nuklirullah; Dila Oktarise Dwina; Siti Inayah Natasya
Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v6i2.2337

Abstract

Pembangunan Gedung Tengah Rumah Sakit Pendidikan Universitas Jambi yang konstruksinya dilaksanakan sejak tahun 2010 namun pembangunan belum terselesaikan, sehingga existing gedung memiliki elemen struktur pelat lantai, balok, dan kolom yang perlu dilakukan analisis kekuatan struktur dengan berpedoman pada SNI 1726:2019, SNI 2847:2019, dan SNI 1727:2020. Analisis ini dilakukan menggunakan metode evaluasi dengan melakukan perbandingan perhitungan nilai nominal yang dilakukan secara manual dengan perhitungan nilai ultimate yang dilakukan menggunakan bantuan program analisis struktur. Sehingga mengetahui titik ataupun bentang yang tidak dapat menahan beban yang bekerja pada struktur gedung. Dari hasil analisis struktur ini pada setiap elemen struktur terdapat pemeriksaan yang tidak memenuhi persyaratan atau perbandingan nilai ultimate lebih besar dari nilai nominal. Untuk elemen struktur pelat lantai terdapat nilai yang tidak memenuhi persyaratan dalam pemeriksaan nilai momen pada tingkat lantai 2 dan lantai 3, untuk elemen struktur balok yang memiliki 8 jenis balok yaitu B1, B1A. B2, B2A, B3, B3A, B4, dan B4A memiliki nilai yang tidak memenuhi persyaratan dalam pemeriksaan nilai momen dan geser, dan untuk elemen struktur kolom yang memiliki 7 jenis kolom yaitu K1, K1A, K2, K2A, K2B, K3, dan KL memiliki nilai yang tidak memenuhi persyaratan dalam pemeriksaan nilai geser dan aksial.
ANALISIS MANAJEMEN LALU LINTAS KINERJA SIMPANG BERSINYAL BERDASARKAN PKJI 2014 (STUDI KASUS JL. CIPUTAT RAYA, PONDON PINANG) Dayan Aditya; Adita Utami
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i1.2338

Abstract

Penelitian ini membahas tentang manajemen lalu lintas jalan simpang bersinyal yang berlokasi di Jl. Ciputat Raya, Pondok Pinang. Persimpangan ini berada di daerah komersil dengan arus lalu lintas yang tinggi, sehingga menimbulkan antrean kendaraan dan kemacetan pada jam sibuk. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui besar kinerja simpang bersinyal serta memberikan solusi alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014. Hasil dari penelitian ini didapatkan, untuk kinerja simpang eksisting bahwa tingkat pelayanan simpang berada dalam golongan F (Buruk Sekali) ditandai tundaan simpang rata-rata sebesar 433,82 det/skr dan derajat kejenuhan pada masing-masing lengan simpang untuk arah Bintaro, Pondok Indah, dan Lebak Bulus sebesar 1,95 dan untuk arah Kebayoran sebesar 1,89. Namun, setelah dilakukan peningkatan kinerja simpang berupa perencanaan underpass, nilai derajat kejenuhan mengalami penurunan yang signifikan yaitu untuk arah Bintaro sebesar 0,35, arah Kebayoran sebesar 0,20, arah Pondok Indah sebesar 0,47, dan arah Lebak Bulus sebesar 0,23 dan tingkat pelayanan simpang menjadi B (Baik)
PENGARUH PENAMBAHAN SILICA FUME TERHADAP KUAT TEKAN BETON BUSA MENGGUNAKAN SIKA VISCOCRETE 3115 N Ahmad Iswahyudhi; Febryandi; debby sinta devi
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i1.2339

Abstract

Beton merupakan material yang sangat penting dan banyak digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Beton busa adalah beton ringan yang terbuat dari semen atau mortar dengan campuran foaming agent yang mempunyai bentuk struktur yang berongga dan bergelembung udara, mempunyai berat jenis antara 400 – 1600 kg/m3. Kelebihan utamanya adalah memiliki berat volume yang rendah dan memiliki sifat insulasi yang sangat baik. Penggunaan busa telah banyak digunakan terutama sebagai bahan pengisi beton. Silica Fume dapat digunakan sebagai pengganti sebagian dari semen atau bahan tambahan untuk meningkatkan karakteristik beton seperti kuat tekan. Sika viscocrete 3115 N merupakan salah satu jenis bahan tambah yang bertujuan untuk mempercepat waktu ikat beton. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi penggunaan silica fume terhadap kuat tekan beton busa yang menggunakan sika viscocrete 3115 N. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Variasi substitusi silica fume yang digunakan adalah 6%, 8% dan 10% terhadap berat semen. Sika viscocrete yang digunakan adalah sebesar 0,5 %, dan foaming agent 30%. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, optimum substitusi penggunaan silica fume pada beton busa adalah 8% dengan nilai kuat tekan yang lebih tinggi sebesar 2,48 MPa.
ANALISIS PERSEPSI PENGGUNA TERHADAP LAYANAN COMMUTER LINE (RUTE DEPOK – JAKARTA KOTA) Ajeng Widyaningrum Rahmadhani; Reni Karno Kinasih
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i1.2385

Abstract

Stasiun Depok Baru merupakan stasiun kereta api kelas I yang berada di Jalan Stasiun Depok Baru, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna, menganalisis faktor-faktor layanan yang menjadi prioritas perbaikan dan mengetahui apakah layanan yang diberikan telah sesuai dengan kriteria standar pelayanan minimum. Metode yang digunakan pada penelitian ini melalui penyebaran kuesioner serta survey langsung di lapangan dan pengolahan data menggunakan metode Importance Performamce Anaysis (IPA) berbasis Service Quality (SERVQUAL) dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Berdasarkan perhitungan Indeks Kepuasan Masyarakat untuk kinerja layanan yang dirasakan pengguna sudah sangat baik dengan nilai interval mencapai 4.245 namun 14,49% faktor layanan masih belum memenuhi kriteria standar pelayanan minimum. Faktor layanan yang diprioritaskan perbaikan terlihat pada kuadran I diagram kartesius IPA dengan persentase hingga 22.22%. Salah satu faktor layanan yang ada pada kuadran I adalah ketersediaan serta kelayakan toilet, kesesuaian jadwal, dan jaminan keamanan
PENGEMBANGAN BETON RINGAN AGREGAT PLASTIK UNTUK SEKAT KANAL DI LAHAN GAMBUT: NARRATIVE REVIEW Aisyah Nurfakhirah Sandyna; Azzahra Aqilla; Bella Yuherlina; Monita Olivia
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i1.2386

Abstract

Plastik termasuk limbah anorganik bersifat non-biodegradable atau sulit terurai di alam. Berdasarkan data Sustainable Waste Indonesia hanya sekitar 7% yang dapat didaur ulang, sedangkan sisanya menumpuk di tempat pembuangan akhir. Penelitian mengenai beton agregat plastik ini telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir misalnya fokus-fokus penelitian plastik sebagai agregat, serat dan bahan pengisi (filler). Kajian ini dilakukan untuk mempelajari karakteristik dan potensi beton ringan agregat plastik sebagai bahan sekat kanal di lingkungan gambut. Sekat kanal pada lahan gambut diperlukan untuk mengatasi kebakaran hutan khususnya lahan gambut yang rawan terjadi saat musim kemarau. Sekat kanal umumnya tidak terbuat dari beton konvensional karena biayanya cukup tinggi, berat volume besar dan porositas mengalami peningkatan apabila berada dalam air gambut dalam jangka waktu panjang. Limbah plastik sudah mulai banyak digunakan sebagai material beton ringan karena dapat meningkatkan kuat lentur, menurunkan porositas dan permeabilitas, mencegah terjadinya keretakan, serta tahan terhadap serangan kimia. Hasil kajian menunjukkan bahwa beton ringan agregat plastik dengan keunggulan sifat mekanik dan durabilitas yang tahan di lingkungan agresif berpotensi digunakan sebagai sekat kanal di lahan gambut karena efisien dan ramah lingkungan
PERENCANAAN PENGENDALIAN SIMPANG DENGAN ALAT PEMBERI ISYARAT LALU LINTAS (APILL) PADA SIMPANG JALAN PULAU KAWE – JALAN PULAU SAILUS, KOTA DENPASAR Aureo Da Costa Belo; Anak Agung Gede Sumanjaya; Putu Aryastana
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i1.2398

Abstract

Permasalahan di Kota Denpasar adalah persimpangan 3 (tiga) lengan pada Jl Pulau Kawe - Jl. Pulau Sailus yang terletak di Desa Adat Pedungan, Kecamatan Denpasar. Simpang Jl. Pulau Kawe – Jl. Pulau Sailus saat ini menggunakan sistem manajemen pengendalian simpang tak bersinyal dan masih belum efektif dalam mengatasi terjadinya antrean kendaraan yang cukup padat terutama pada waktu – waktu sibuk (peak hour), dikarenakan aktifitas dari pelajar, pegawai dan pedagang negeri/swasta yang mengerjakan aktifitas mengemudi atau berkendara yang melewati persimpangan ini. Kepadatan persimpangan ini, semakin diperparah karena kondisi lingkungan di sekitar persimpangan tersebut merupakan tipe komersial, terdapat pertokoan, rumah makan, dan perkantoran
PENGGUNAAN AGREGAT DARI DESA DOAN ARUNG KECAMATAN TANAH SIANG KABUPATEN MURUNG RAYA SEBAGAI CAMPURAN HRS-BASE Suwendi; Robby; Supiyan
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i1.2408

Abstract

Jalan adalah akses atau prasarana transportasi yang sangat penting bagi umat manusia, karena dapat mendukung laju perkembangan suatu pembangunan dalam transportasi, dengan demikian pembangunan jalan wajib memperhatikan kualitas pekerjaannya, terutama pada pekerjaan perkerasan jalan. Penggunaan agregat kasar serta abu batu berasal desa Doan Arung serta penggunaan pasir sungai Barito berasal kota Puruk Cahu menjadi gabungan Hot Rolled Sheet-Base (HRS-BASE). Observasi dilakukan dengan mengambil material agregat kasar serta abu batu berasal dari desa Doan Arung serta penggunaan pasir sungai Barito berasal kota Puruk Cahu. Ini adalah satu diantara usaha pertumbuhan SDA di provinsi Kalimantan Tengah, khususnya di kabupaten Murung Raya. Melalui pengujian laboratorium, nilai Parameter Karakteristik Marshall yang dihasilkan, kemudian dianalisis komposisinya untuk mengetahui apakah penggunaan agregat kasar dan abu batu dari desa Doan Arung dan pasir sungai Barito dari kota Puruk Cahu memenuhi spesifikasi, KAO sebanyak 7,10%, Stabilitas 930,411kg,flow sebanyak3,18 mm , Rongga pada Campuran (VIM) sebanyak 3,86%, Rongga dalam Agregat (VMA) sebesar 19,476%, Rongga Terisi Aspal (VFB) sebanyak 80,19%, dan perolehan terhadap Marshall sebanyak 292,459 kg/mm.