cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Sosio Ekonomika Bisnis
Published by Universitas Jambi
ISSN : 14128241     EISSN : 26211246     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Ilmiah Sosio-ekonomika BIsnis -In english translate to Journal Agriculture of economy is a scientific journal that publishes various original research articles and review (by invitation) about n socio economy, including agribusiness and food information and regulation. This journal is an official publication of Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Jambi Agricultural University Indonesia, published since 2010. It is published regularly 2 times a year (in January, and July).
Arjuna Subject : -
Articles 270 Documents
PENGARUH BIAYA BAURAN PEMASARAN TERHADAP VOLUME PENJUALAN DODOL ROSELLA PADA AGROINDUSTRI XYZ Anzelina, Anzelina; Alamsyah, Zulkifli; Malik, Adlaida
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 20 No 2 (2017): Jurnal Sosioekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.153 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v20i2.5059

Abstract

Rosella di Indonesia sudah dikenal sejak tahun 1992 sebagai tanaman hias yang tak dihiraukan, sekarang tanaman ini dikenal dengan banyak khasiat yang bermanfaat bagi manusia. Pengolahan kelopak bunga rosella menjadi dodol merupakan inovasi baru dalam agroindustri di Kota Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi bauran pemasaran yang diterapkan oleh agroindustri XYZ dalam penjualan dodol rosella dan untuk mengetahui pengaruh biaya bauran pemasaran terhadap volume penjualan pada produk dodol rosella. Penelitian ini dilaksanakan di Jl. Lingkar Barat II Kelurahan Bagan Pete Kecamatan Kota Baru Jambi pada agroindustri dodol rosella XYZ. Pemilihan dan penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive) didasarkan atas pertimbangan bahwa agroindustri tersebut merupakan produsen dodol rosella satu-satunya dan telah memasarkan produknya di sebagian besar supermarket di Kota Jambi. Hasil penelitian menunjukkan dari perhitungan statistik dengan menggunakan analisis regresi berganda diketahui biaya bauran pemasaran meliputi produk,harga, promosi dan distribusi terhadap volume penjualan YÌ‚ = - 273,371 + 0,001 X1 - 0,005 X2 + 0,004 X3 memiliki nilai R2 sebesar 0,934. Dengan menggunakan uji F diketahui bahwa nilai F hitung sebesar 93,859 lebih besar dari F tabel 3,098. Dan didapatkan nilai signifikansi (P value) sebesar 0,000. Karena nilai P value kurang dari 0,05 ini berarti Ha diterima dan Ho ditolak maka dapat disimpulkan bahwa biaya strategi produk, strategi promosi dan strategi distribusi secara bersama dapat mempengaruhi volume penjualan. Sedangkan pengaruh dominan diberikan oleh biaya strategi produk. Kata Kunci : Bauran Pemasaran, Volume Penjualan, Dodol Rosella
ANALISIS DAYA SAING EKSPOR CRUMB RUBBER PROVINSI JAMBI Sirait, Afrinson; Edison, Edison; Elwamendri, Elwamendri
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 20 No 2 (2017): Jurnal Sosioekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.324 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v20i2.5060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing (keunggulan komparatif) ekspor komoditi crumb rubber Provinsi Jambi di Indonesia, dan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi daya saing ekspor komoditi crumb rubber Provinsi Jambi. Metode analisis penelitian ini menggunakan metode analisis komparatif RCA (Revealed Comparative Advantage) Keunggulan komparatif diukur dengan indeks Revealed Comparative Advantage (RCA). Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi daya saing alat analisis yang digunakan yaitu regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor crumb rubber Provinsi Jambi memiliki keunggulan dari segi komparatif, dimana nilai RCA dari tahun 2000-2014 memiliki nilai RCA besar dari 1. Ekspor crumb rubber Provinsi Jambi memiliki daya saing yang tinggi dibandingkan dengan daerah penghasil karet lainnya.. Hasil regresi menunjukkan bahwa keunggulan komparatif (RCA) dipengaruhi oleh produksi , harga ekspor, harga minyak mentah dan PDRB. Hal ini berarti apabila produksi, harga ekspor, harga minyak mentah dan PDRB meningkat, maka secara langsung nilai RCA akan meningkat, begitu pula sebaliknya, sedangkan harga ekspor secara signifikan memiliki pengaruh yang negatif. Kata Kunci: Crumb rubber, Daya Saing, Keunggulan Komparatif
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI VOLUME LELANG KARET DI PASAR LELANG KARET DESA PANEROKAN KECAMATAN BAJUBANG KABUPATEN BATANGHARI Tarigan, Albina Kalesta; Napitupulu, Dompak; Malik, Adlaida
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 20 No 2 (2017): Jurnal Sosioekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.848 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v20i2.5061

Abstract

Tataniaga karet merupakan salah satu aspek yang menjadi perhatian pemerintah untuk dikembangkan dalam upaya meningkatkan pendapatan petani, dimana salah satu medianya adalah pasar lelang karet. Pasar lelang karet di Desa Penerokan merupakan salah satu pasar yang memberi kontribusi besar terhadap perdagangan karet di Provinsi Jambi. Permasalahannya adalah volume lelang di pasar ini berfluktuasi setiap periode. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui gambaran pasar lelang karet di desa Penerokan kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari 2)Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi volume lelang karet di Pasar Lelang Karet Desa Penerokan. Diduga terdapat tiga variabel yang memiliki pengaruh terhadap volume lelang karet. Pengumpulan data dilaksanakan dari bulan Mei sampai bulan Juni Tahun 2016. Pengaruh faktor dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga rata-rata, jumlah petani peserta dan volume lelang karet periode sebelumnya secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap volume lelang karet di pasar lelang. Secara parsial variabel harga rata-rata dan volume lelang periode sebelumnya tidak signifikan terhadap volume lelang karet. Sementara, variabel jumlah petani peserta lelang berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel volume lelang karet. Kata Kunci : Pasar Lelang Karet, Harga, Petani Peserta.
Kajian Sistem Bagi Hasil Usahatani Padi Di Kecamatan Muara Sabak Timur Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi Ginting, Edwina Sari; Kernalis, Emy; Nurachaini, Dewi Sri
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 20 No 2 (2017): Jurnal Sosioekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.916 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v20i2.5062

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui gambaran umum usahatani padi di Kecamatan Muara Sabak Timur Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. (2) Untuk mengetahui gambaran pelaksanaan sistem bagi hasil usahatani padi di Kecamatan Muara Sabak Timur. (3) Untuk mengetahui besaran tingkat pendapatan usahatani padi pada pelaksanaa bagi hasil. (4) Untuk mengetahui perbedaan pendapatan antara pemilik lahan dengan petani penyakap. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 01 mei 2016 sampai dengan 01 juni 2016. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriftif kuantitatif. Metode deskriftif digunakan untuk menceritakan gambaran umum usahatani padi dan gambaran pelaksanaan bagi hasil usahatani padi. Metode kuantitatif digunakan untuk analisis pendapatan usahatani padi dan analisis beda nyata (t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) usahatani padi di Kecamatan Muara Sabak Timur adalah usahatani lahan pasang surut. (2) sistem bagi hasil yang digunakan di Kecamatan Muara Sabak Timur ada 3 (tiga) pola yaitu pola I yaitu 1/3 : 2/3 bagian, pola II yaitu 1/2 : 1/2 bagian dan pola III yaitu 2 pikul/ ha untuk pemilik lahan. (3) rata-rata pendapatan pemilik lahan yaitu Pola I sebesar Rp 3.840.867/Ha, pola II sebesar Rp 5.050.139/ha dan pola III sebesar Rp 1.550.758/ha. Rata-rata pendapatan petani penyakap yaitu Pola I sebesar Rp 4.219.625/Ha, Pola II sebesar Rp 5.050.139/Ha dan Pola III sebesar Rp 2.811.910/Ha. Dan nilai R/C Ratio petani penyakap yaitu 2,74 sedangkan nilai R/C Ratio usahatani padi yaitu 3,85. (4) Hasil dari analisis uji beda t menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang nyata antara pendapatan petani pemilik penggarap dengan petani penyakap. Kata kunci : Usahatani padi, Bagi Hasil, Pendapatan
STRATEGI PEMASARAN DODOL ROSELA PADA AGROINDUSTRI “Adsari” BERDASARKAN PRODUCT LIFE CYCLE (PLC) DI KOTA JAMBI Rahmah, Aulia; Fitri, Yanuar; Ulma, Riri Oktari
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 20 No 2 (2017): Jurnal Sosioekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.791 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v20i2.5063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi produk dodol rosela Agroindustri Adsari dan mengetahui strategi pemasaran dodol rosela yang dilakukan Agroindustri Adsari pada tahapan Product Life Cycle (PLC). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk menentukan posisi dodol rosela dengan menggunakan indikator product life cycle (PLC) yakni : volume penjualan, perubahan volume penjualan dan laba. Untuk mengetahui strategi pemasaran yang digunakan oleh Agroindustri Adsari dengan menggunakan variabel marketing mix (4P), yaitu produk, harga, promosi dan distribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk dodol rosela berada pada tahap pertumbuhan (Growth). Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya volume penjualan, laba yang bernilai positif, jumlah pesaing yang meningkat, dan adanya perluasan distribusi. Selain itu, strategi pemasaran dodol rosela yang dijalankan oleh agroindustri pada tahap pertumbuhan adalah perbaikan kualitas produk dari segi tekstur dan rasa serta perluasan distribusi keluar Kota Jambi. Kata Kunci : Dodol Rosela, Product Life Cycle (PLC), Strategi Pemasaran
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUTUSAN PETANI MENJUAL BAHAN OLAH KARET KEPADA PEDAGANG PENGUMPUL DAN NON PEDAGANG PENGUMPUL DI KECAMATAN JUJUHAN KABUPATEN BUNGO Iskandar, Dedi; Rosyani, Rosyani; Suratno, Tri
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 20 No 2 (2017): Jurnal Sosioekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.261 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v20i2.5074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui faktor apa saja yang melatarbelakangi petani karet dalam menjual bokar di Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo, (2)mengetahui hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan petani dalam menjual bokar di Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo. Metode pengambilan sampel menggunakan metode proportional random sampling dengan jumlah responden sebanyak 81 orang dengan alokasi 42 orang yang memasarkan ke pedagang pengumpul dan 28 orang yang memasarkan ke pasar lelang serta 11 orang yang memasarkan ke pabrik. Data yang diperoleh dari responden dianalisis secara statistik non parametrik dengan menggunakan uji Chi – Square(X2). Hasil penelitian menunjukkan : (1) Bahwa faktor-faktor yang melatarbelakangi keputusan petani dalam menjual bokar seperti pengetahuan terhadap lembaga pemasaran, luas lahan, kualitas bahan olah karet, kepercayaan petani terhadap lembaga pemasaran, serta kebutuhan akan uang tunai tergolong tinggi yaitu 66,67%, (2) Terdapat hubungan yang nyata antara faktor-faktor yang berhubungan dengan keputusan petani menjual bokar kepada pedagang pengumpul dan non pedagang pengumpul di Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo. Faktor-faktor tersebut antara lain: kualitas bahan olah karet menjadi faktor tertinggi dalam keputusan petani memilih lembaga pemasaran bokar,yaitu sebesar 80,25%. Dilanjutkan berturut yaitu pengetahuan sebesar 72,84%. Kebutuhan akan uang tunai sebesar 70,37%, artinya petani menjual kepada lembaga pemasaran dikarenakan mampu untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan biaya hidup. Kepercayaan sebesar 69,14%, luas lahan sebesar 65,43%. Kata Kunci : Keputusan, Pemasaran, Bahan Olah Karet.
FAKTOR-FAKTOR YANG MELATARBELAKANGI PETANI PADI SAWAH DALAM MEMPERTAHANKAN VARIETAS LOKAL DIKECAMATAN PELAWAN KABUPATEN SAROLANGUN Bahri, Syaiful; Sardi, Idris; Aprolita, Aprolita
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 20 No 2 (2017): Jurnal Sosioekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.506 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v20i2.5075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi petani padi sawah dalam mempertahankan varietas lokal di Kecamatan Pelawan Kabupaten Sarolangun. Pemilihan Kecamatan Pelawan sebagai lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa di Kecamatan Pelawan Desa Pasar Pelawan petani padi sawah masih mengusahakan komoditi padi lokal dalam usahataninya. Penelitian ini sudah dilakukan pada tanggal 25 September sampai dengan 25 Oktober 2015. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode acak sederhana (sample random sampling). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melalui sistem tabulasi kemudian disajikan dalam bentuk persentase. Persentase dominan jawaban responden merupakan cerminan yang melatarbelakngi petani dalam mengusahakan varietas lokal. Penelitian menunjukan bahwa faktor pengetahuan petani dalam berusahatani padi sawah dikategorikan tinggi yaitu sebesar 69,51%. Pengalaman petani berusahatani mengusahakan varietas lokal dikategorikan tinggi yaitu sebesar 55,5%, petani sudah cukup berpengalaman dalam berusahatani padi lokal. Pada tingkat penggunaan modal hasil penelitian dikategorikan rendah yaitu sebesar 47%, di daerah penelitian sebagian besar petani responden menyatakan menggunakan modal kecil dalam membudidayakan padi lokal. Kemudian faktor kebiasaan dikategorikan tinggi 81%, petani sudah terbiasa dalam menggunakan varietas lokal yang sudah di usahakan secara turun-temurun oleh generasi sebelumnya Kata Kunci : Petani, Padi Sawah,Varietas Lokal
HUBUNGAN KARAKTERISTIK KONSUMEN DENGAN KESEDIAAN MEMBAYAR (WILLINGNESS TO PAY) TERHADAP KENAIKAN HARGA BERAS DI KOTA SUNGAI PENUH Novitasari, Resti; Malik, Adlaida; Nurchaini, Dewi Sri
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 21 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.736 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v21i1.5076

Abstract

Beras merupakan makanan pokok masyarakat di Kota Sungai Penuh dimana harga beras selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya dan membuat konsumen harus bersedia membayar terhadap jenis beras yang dikonsumsinya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengkaji karakteristik konsumen beras di Kota Sungai Penuh, (2) mengetahui jumlah responden yang bersedia membayar terhadap kenaikan harga beras di Kota Sungai Penuh, dan (3) menganalisis hubungan antara karakteristik konsumen beras dengan kesediaan membayar (WTP) di Kota Sungai Penuh. Penelitian ini dimulai pada tanggal 10 Mei sampai 10 Juni 2016 terhadap 71 konsumen. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk memperoleh gambaran karakteristik konsumen beras di Kota Sungai Penuh dan kesediaan membayar (WTP) konsumen terhadap kenaikan harga beras. Uji Chi-Square digunakan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik konsumen dengan kesediaan membayar (WTP) konsumen di Kota Sungai Penuh. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa karakteristik konsumen terdiri dari mayoritas responden memiliki tingkat pendapatan keluarga per bulan sebesar Rp. 900.000 - Rp. 3.590.140, tingkat pendidikan SMA, kelompok usia 34 – 41 tahun dan jumlah anggota keluarga 3 – 4 orang. Untuk kesediaan membayar konsumen terhadap kenaikan harga beras yaitu mayoritas responden bersedia membayar sebesar 20% dari harga sebenarnya dan diperoleh bahwa pendapatan, pendidikan, dan usia memiliki hubungan yang kuat terhadap kesediaan membayar dimana hasil dari c2 hit > c2tabel keputusannya tolak H0, sedangkan untuk jumlah anggota keluarga tidak memiliki hubungan terhadap kesediaan membayar karena hasil c2 hit > c2tabel sehingga keputusannya terima H0, menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pendapatan, pendidikan, dan usia konsumen maka semakin tinggi konsumen bersedia membayar terhadap kenaikan harga beras.
ANALISIS KOMPARASI NILAI TAMBAH PRODUK OLAHAN NENAS PADA AGROINDUSTRI DI KABUPATEN MUARO JAMBI Hanum, anita; Damayanti, Yusma; Elwamendri, Elwamendri
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 21 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.415 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v21i1.5083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran agroindustri berbahan baku nenas di Kabupaten Muaro Jambi, untuk mengetahui besarnya nilai tambah yang diperoleh dari usaha pengolahan nenas menjadi dodol nenas, nenas goreng dan selai nenas di Kabupaten Muaro Jambi, untuk membandingkan nilai tambah yang diperoleh dari usaha pengolahan nenas menjadi dodol nenas, nenas goreng dan selai nenas di Kabupaten Muaro Jambi, dan untuk membandingkan nilai tambah yang diperoleh dari usaha pengolahan nenas pada setiap agroindustri yang terdapat di Kabupaten Muaro Jambi. Metode deskriptif digunakan untuk mengetahui gambaran umum agroindustri berbahan baku nenas, untuk menghitung nilai tambah digunakan metode Hayami dan untuk membandingkan nilai tambah digunakan uji statistik Analisis Varians Satu Arah (one way ANOVA). Hasil penelitian diperoleh besarannya nilai tambah yang diperoleh dari usaha pengolahan nenas menjadi selai nenas ialah sebesar Rp. 4.587,12, pengolahan nenas menjadi dodol nenas ialah sebesar Rp. 13.717,77 dan pengolahan nenas menjadi nenas goreng ialah sebesar Rp. 17.937,10. Persentase perbedaan nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan produk selai nenas dan dodol nenas adalah 65%, perbedaan nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan produk dodol nenas dan nenas goreng adalah 27% sedangkan perbedaan nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan produk selai nenas dan nenas goreng adaalah 74%. Persentase perbedaan nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan produk nenas goreng pada agroindustri “A” sebesar 14%, “B” sebesar 14%, “C” sebesar 16%, “D” sebesar 15%, “E” sebesar 19% dan “F” sebesar 23%. Namun setelah dilakukan uji statistik analisis varians satu arah (one way ANOVA) perbedaan nilai tambah tidak nyata (signifakan). Kata Kunci : Selai Nenas, Dodol Nenas, Nenas Goreng
PENGARUH PROGRAM DESA MANDIRI PANGAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN USAHATANI Febriansyah, Ebi; Nurchaini, Dewi Sri; Fathoni, Zakky
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 21 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.549 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v21i1.5093

Abstract

Penelitian ini bertujuan (i) untuk mengetahui pelaksanaan program Desa Mandiri Pangan di lokasi penelitian (ii) peranan program Desa Mandiri Pangan dalam peningkatan pendapatan usahatani dilokasi penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data dianalisis secara deskriptif melalui tabel distribusi frekuensi. Uji analisis yang digunakan adalah uji statistik parametrik dengan metode uji t beda dua rata-rata. Berdasarkan hasil di lapangan bahwa kegiatan pelaksanaan program Desa Mandiri Pangan di lokasi penelitian telah sesuai dengan anjuran dari Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan petani program sebesar Rp Rp. 6.032.544,-/ha /tahun dan rata-rata pendapatan petani non program sebesar Rp Rp. 4.499.884,-/ha/tahun. Terdapat perbedaan pendapatan antara petani program dan petani non program Desa Mandiri Pangan yaitu besar rata-rata pendapatan yang diterima petani program lebih besar dibandingkan rata – rata pendapatan petani non program Desa Mandiri Pangan di lokasi penelitian. Hasil pengujian dengan uji beda dua rata-rata diperoleh bahwa tingkat perbedaan pendapatan antara petani yang mengikuti program Desa Mandiri Pangan dan pendapatan petani yang tidak mengikuti program Desa Mandiri Pangan sebesar 5,193 t-hitung > dari t-tabel 1,662 pada taraf kepercayaan 95 %. Kata kunci : Program Desa Mandiri Pangan, Pendapatan Usahatani, Perbedaan Pendapatan

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 28 No 01 (2025): Jurnal Ilmiah Sosio Ekonomika Bisnis Vol 27 No 02 (2024): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 27 No 01 (2024): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 26 No 02 (2023): Bahasa Inggris Vol 26 No 01 (2023): Bahasa Inggris Vol 25 No 02 (2022): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 25 No 01 (2022): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 24 No 02 (2021): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 24 No 01 (2021): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol. 23 No. 02 (2020): VOLUME 23 NOMOR 02 2020 Vol 23 No 02 (2020): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 23 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 22 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 22 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 21 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 21 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 20 No 2 (2017): Jurnal Sosioekonomika Bisnis Vol 20 No 1 (2017): Jurnal Sosioekonomika Bisnis Vol 19 No 2 (2016): Jurnal Sosioekonomika Bisnis Vol 19 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 18 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 18 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 17 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 17 No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 16 No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 16 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 15 No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 15 No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 13 No 1 (2010): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis More Issue