cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
fondasi@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman KM.3, Cilegon, 42435, Telephone (0254)395502 Ext. 19 Phone: (0254)395502 Ext.19
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Fondasi: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 23024976     EISSN : 25031511     DOI : http://dx.doi.org/10.36055/jft.v9i1.7440
Core Subject : Engineering,
Terbitan berkala yang mempublikasikan hasil penelitian yang berkaitan dengan pengembangan sains dan teknologi dalam bidang teknik sipil (Struktur, Transportasi, Geoteknik, Sumber Daya Air dan Manajemen Konstruksi) sebagai bentuk kekayaan intelektual. Diterbitkan sebanyak 2 kali dalam satu tahun yakni pada Bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 303 Documents
Perencanaan Rainwater Harvesting System sebagai Implementasi Konsep Smart & Green Campus (Studi Kasus: Gedung Fakultas Ilmu Sosial Politik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Kampus Sindangsari) Anisa Ulfa; Restu Wigati; Rama Indera Kusuma
Jurnal Fondasi Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v10i2.12451

Abstract

Mengurangi penggunaan air tanah dan mengoptimalkan penggunaan air dengan sumberdaya yang ada, serta meningkatkan program konservasi air dirasa sangat perlu untuk mendukung dan mengimplementasikan konsep smart & green campus di Untirta, Sindangsari. Salah satu cara menerapkan konsep bangunan hijau adalah dengan pemanenan air hujan dari atap bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung banyaknya air hujan yang dapat dipanen melalui atap bangunan Gedung Fakultas Ilmu Sosial Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Sindangsari dengan luas cathment area 1.161,6 m2. Jumlah pengguna toilet pada Gedung FISIP, Untirta, Sindangsari sebanyak 2152 orang yang terdiri dari mahasiswa aktif, tenaga pengajar maupun staff, serta luas pertamanan 244,1909 m2. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif, dengan mengumpulkan data kemudian menganalisis dan menyimpulkan hasil penelitian. Data hujan yang digunakan merupakan data dari stasiun hujan terdekat yaitu stasiun hujan Ragas Hilir, Pamarayan, Pipitan, dan BMKG Serang. Hasil penelitian didapatkan Kebutuhan air total sebagai non-potable water (gelontor toilet, dan pertamanan) sebesar 51,746 m3/hari. Jumlah air hujan yang dapat ditampung sebanyak 2.735,585 m³ dengan volume PAH menggunakan keperluan air sebesar 14% menghasilkan kapasitas tanki 220 m³, dan potensi penghematan rata-rata penggunaan air tanah sebesar 15%. Tangki yang digunakan yaitu tanki panel fiberglass yang penempatannya berada diatas permukaan tanah. Tanki penampungan air hujan dilengkapi dengan filtrasi sederhana berupa saringan saluran air hujan, tabung pengalih air hujan, tabung FRP dan saringan debu halus.
ANALISA DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG BERDASARKAN DATA UJI STANDARD PENETRATION TEST (SPT) DAN DATA UJI CONE PENETRATION TEST (CPT) (Studi kasus proyek Apartemen Maqna Residence Kebon Jeruk - Jakarta) Enden Mina; Rama Indera Kusuma; Lambok Rumiris Gultom
Jurnal Fondasi Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v7i2.4072

Abstract

Setiap bangunan memilki pondasi sebagai dasar bangunan yang kuat dan kokoh. Hal ini disebabkan pondasi sebagai dasar bangunan harus mampu memikul seluruh beban bangunan dan beban lainnya. Perencanaan pondasi pada proyek ini di desain dengan menggunakan tipe pondasi tiang pancang yang merupakan jenis pondasi dalam.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kapasitas daya dukung pondasi tiang pancang secara manual menggunakan data Standard Penetration Test (SPT) pada tititk B6 dengan metode Reese & Wright dan metode Meyerhof, dan juga menggunakan data Cone Penetration Test (CPT) pada titik S5 dengan metode Schmertmann & Nottingham dan Meyerhof. Penelitian juga menganilisa menggunakan software Geo5 v.18 pada data Cone Penetration Test (CPT).Hasil analisa manual untuk tiang tunggal data SPT dengan metode Reese & Wright didapatkan nilai Qult sebesar 3726,2 kN dengan nilai SF sebesar 3,3 dan metode Meyerhof didapatkan nilai Qult sebesar 3583,04 kN dengan nilai SF sebesar 3,2. Analisa manual untuk tiang tunggal data CPT dengan metode Schmertmann & Nottingham didapatkan Qult sebesar 2348,78 kN dengan nilai SF sebesar 2,3 dan metode Meyerhof didapatkan nilai Qult sebesar 2414,8 kN dengan SF sebesar 2,4. Hasil analisa program Geo5 v.18 dengan metode Schmertmann pada pondasi data CPT untuk tiang tunggal didapatkan nilai Qult sebesar 4767,26 kN dan nilai SF sebesar 4,24.
Evaluasi Kinerja Antrian Pada Loket Penumpang Pelabuhan Merak Banten Dwi Esti Intari; Hendrian Budi Bagus Kuncoro; Ari Eka Saputri
Jurnal Fondasi Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i2.6665

Abstract

Pelabuhan penyeberangan merak yang terletak di provinsi banten adalah pelabuhan umum yang melayani penyeberangan antara ujung barat pulau jawa dengan ujung selatan pulau sumatera. Pelabuhan merak merupakan pelabuhan umum yang sangat vital menggerakkan roda ekonomi Indonesia. Loket pelabuhan merupakan fasilitas yang berfungsi melayani penumpang pembeli tiket untuk pelayaran, baik jarak dekat atau jarak jauh. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kinerja pelayanan pada loket penumpang pelabuhan merak banten, mengetahui waktu pelayanan optimal loket penumpang pelabuhan merak banten dan memberikan rokemendasi apabila antrian penumpang pelabuhan merak banten sudah jenuh. Metode analisa antrian yang dipakai adalah teori antrian fifo. Disiplin antrian fifo sangat sering digunakan dalam bidang transportasi dimana orang dan/atau kendaraan yang pertama tiba pada suatu tempat pelayanaan akan dilayani pertama. Sebagai contoh disiplin fifo yaitu antrian kendaraan yang terbentuk di depan loket penumpang.Berdasarkan hasil penelitian dan indikator kinerja loket  (ρ < 1) dapat diketahui bahwa kinerja loket penumpang tersebut sudah jenuh sebesar 2,48 pada waktu pelayanan loket eksisting 39,53 detik/penumpang maupun waktu pelayanan loket ideal 15,96 detik/penumpang. Maka waktu pelayanan loket eksisting 39,53 detik/penumpang total jumlah penumpang yang mengantri sebanyak 19 penumpang dengan lama waktu mengantri sebesar 303,89 detik. Untuk meningkatkan kinerja pelayanan, dilakukan alternatif penambahan loket penumpang sebanyak 1 buah loket dengan waktu pelayanan loket ideal 15,96 detik/penumpang dan nilai kinerja sebesar 0,8.
ANALISIS KINERJA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL ( Studi Kasus : Simpang Tiga Jalan Raya Serang Km 24 – Jalan Akses Tol Balaraja Barat, Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten ) Hendrian Budi Bagus Kuncoro; Dwi Esti Intari; Rahayu Rahmayanti
Jurnal Fondasi Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i1.5402

Abstract

Perkembangan di Kabupaten Tangerang berdampak pada meningkatnya pergerakan manusia, barang, dan jasa yang membutuhkan sarana dan prasarana jalan yang memadai agar berjalan lancar. Dengan kata lain perkembangan wilayah berdampak pada sistem transportasi wilayah. Namun saat ini sarana prasarana jalan tidak mampu mengimbangi jumlah kendaraan, sehingga terjadi kemacetan. Penurunan kinerja menimbulkan kerugian pada pengguna jalan baik dari segi waktu, ekonomi, maupun kualitas lingkungan. Kemacetan pada simpang Balaraja Barat merupakan salah satu dampak dari pertumbuhan lalu lintas yang tinggi.Penelitian di simpang Balaraja Barat bertujuan untuk mengetahui kondisi simpang dan mengatasi permasalahan yang terjadi, mengenai kondisi operasional simpang yang ditunjukkan dengan nilai kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, dan peluang antrian. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dengan pengambilan data lalu lintas dan pengukuran geometrik simpang dan data sekunder yang digunakan yaitu data jumlah penduduk Kabupaten Tangerang diperoleh dari BPS tahun 2018. Analisis data dalam penelitian berdasar pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa simpang mengalami kejenuhan dengan nilai derajat kejenuhan (Dj) sebesar 1,07. Simpang memiliki tundaan lalu lintas sebesar 15 det/skr, tundaan geometrik sebesar 4 det/skr dan tundaan total sebesar 56,66 det/skr. Peluang antrian yang terjadi pada simpang ini yaitu46,155% - 91,97% dan tingkat pelayanan simpang masuk kategori F. Untuk meningkatkan pelayanan simpang dapat dilakukan perbaikan dengan pemberian Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL), serta kombinasi antara perubahan geometrik dan pemberian APILL.Berdasarkan hasil perhitungan dapat dipilih alternatif kedua yaitu kombinasi perubahan geometrik jalan dan pemberian APILL dengan Dj pada lengan A sebesar 0,51 pada lengan B sebesar 0,69 dan pada lengan C sebesar 0,69.
Risk And Mitigation Analysis of Tidal Flooding Disaster in Medan Belawan Sub-Distric, Medan City Ngakan Putu Purnaditya; Elfina Rozita; Dwinanti Rika Marthanty
Jurnal Fondasi Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v10i2.12313

Abstract

Medan Belawan is one of sub-district in Medan City North Sumatera which is the coastal area. The area is particularly vulnerable to coastal hazard that of all people living near coastal line. The most influential of disaster is tidal flood. Tidal flood almost occurs every year with the total inundation area is 26,25 Km2, for example from 2010 until 2017 recorded that the tidal flood inundated around 0,5 m to 2 m in average. There were 98 113 people and 3000-4000 houses, schools, public health facility (puskesmas), highway, fishponds, and international harbor affected. The disaster is not only threatening the community life but also disturbance their sustainable livelihood especially people with low socio-economic condition. This paper provides risk index analysis of the flood and propose the disaster risk reduction measures to reduce the impact of risk. Regarding the analysis, Medan Belawan Sub-district was categorized into high-risk area to the tidal flood, so that its need disaster risk reduction measures. Disaster risk reduction aims to protect affected communities, reduce damage and losses when the disaster happens and make sure sustainable livelihood. Mitigation is one of disaster risk reduction effort that can be divided into structural and non-structural. In structural measure, one of solution is building the impervious seawall which is designed based on increasing of sea level rise due to some factors such as tidal, wave, wind, climate change, land subsidence, and flood which is caused by rainfall with the high intensity. Overall basic design of seawall can build in Medan Belawan Coastal Area is around 4,95 m for its height and will be in residential area that is directly bounded by the sea. In the other hand non-structural approach can be implemented if people permanently live in that area. They can do some adaptation activities to reduce negative impacts and if possible, for taking any advantages of its positive impacts. People can modify their settlements, public facilities and livelihood. Some area in Medan Belawan sub-district also have mangrove forest, there is around 747 hectares. Combination both of approaches aim to reduce the disaster risk.
Analisis Daya Dukung Dan Penurunan Pondasi Tiang Berdasarkan Data Standard Penetration Test (SPT) Dan Cone Penetration Test (CPT) (Studi Kasus : East Cross Taxiway Bandara Internasional Soekarno – Hatta) Enden Mina; Rama Indera Kusuma; Ero Prahara Mahardika
Jurnal Fondasi Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i2.6657

Abstract

East Cross Taxiway Bandara Internasional Soekarno – Hatta terbagi atas 2 bagian yakni struktur bawah dan struktur atas. Dimana kestabilan suatu struktur tidak hanya ditentukan oleh struktur atas yang secara langsung memikul beban pesawat dan beban perkerasan, tetapi kestabilan struktur bawah dalam hal ini pondasi memegang peranan yang sangat penting dalam menjaga kestabilan struktur tersebut. Peran pondasi adalah untuk meneruskan beban bangunan yang terletak di atas tanah ke tanah keras pada kedalaman tertentu sehingga pondasi mampu memberikan dukungan kepada beban tersebut oleh gesekan sisi tiang dengan tanah di sekitarnya.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui daya dukung pondasi tiang secara perhitungan manual dengan metode Meyerhof menggunakan data Standard Penetration Test (SPT) dan data Cone Penetarion Test (CPT). Sedangkan untuk mengetahui penurunan pondasi tiang secara perhitungan manual dengan metode Vesic.  Penelitian ini juga menganalisis menggunakan software GEO5 2018 menggunakan data Cone Penetration Test (CPT).Hasil analisis daya dukung pondasi tiang secara perhitungan manual menggunakan data Standard Penetration Test (SPT) didapat nilai daya dukung rata-rata (Qult) = 1310,38 kN dengan rata-rata safety factor (SF) = 2,6 dan menggunakan data Cone Penetarion Test (CPT) didapat nilai daya dukung rata-rata (Qult) = 2009,60 kN dengan rata-rata safety factor (SF) = 4,0. Sedangkan hasil analisis penurunan pondasi tiang secara perhitungan manual menggunakan data Standard Penetration Test (SPT) didapat nilai penurunan rata-rata (S) = 11,73 mm dan menggunakan data Cone Penetarion Test (CPT) didapat nilai penurunan rata-rata (S) = 13,27 mm. Hasil analisis menurut software GEO5 2018 untuk daya dukung pondasi tiang didapat nilai daya dukung rata-rata (Qult) = 1710,41 kN dengan rata-rata safety factor (SF) = 3,5 dan penurunan rata-rata (S) = 4,8 mm. Selisih perbedaan analisis manual dan analisis menggunakan software secara keseluruhan sebesar 14 %.
ANALISIS DEFORMASI LATERAL DIAPHRAGM WALL DAN DEWATERING PADA KONSTRUKSI BASEMENT (Studi kasus: Proyek The Ayoma Apartment, Serpong, Tangerang Selatan) Rama Indera Kusuma; Enden Mina; Weby Rizka Amala
Jurnal Fondasi Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i1.5398

Abstract

Pekerjaan galian tanah akan menimbulkan deformasi lateral, proses dewatering akan menimbulkan perbedaan elevasi muka air tanah antara area galian dan area luar galian sehingga perlu dilakukan analisis deformasi lateral dan dewatering pada pekerjaan basement.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deformasi lateral diaphragm wall dan nilai safety factor akibat pekerjaan galian dengan menggunakan prorgam Plaxis 2D dengan model mohr couloumb dan hasilnya dibandingkan dengan pembacaan inclinometer, mengetahui debit air pada area galian, jumlah sumur dewatering dan sumpit, besar gaya uplift pada dasar area galian, dan nilai rembesan pada dasar dinding penahan tanah menggunakan program SEEP/W. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa deformasi lateral diaphragm wall akibat pekerjaan galian dengan menggunakan program Plaxis 2D yaitu 16,44 mm dan hasil pembacaan inclinometer yaitu 16,34 mm, dari dua hasil tersebut didapat persentase error sebesar 0,7%. Nilai safety factor pekerjaan galian dengan Plaxis 2D dan perhitungan manual berturut-turut sebesar 2,89; 2,9 untuk tahap pertama, 2,08; 2,23 untuk tahap kedua, dan 1,69; 1,9 untuk tahap ketiga. Pada analisis dewatering didapatkan debit total pada area galian yang harus dipompa yaitu 720 lt/menit dengan jumlah sumur dewatering 5 buah, dan debit sumpit yaitu 456 lt/menit dengan jumlah sumur sumpit 5 buah. Gaya uplift yang terjadi pada bangunan sebesar 35167,9 ton.Hasil analisis seepage dengan menggunakan program SEEP/W didapatkan debit rembesan sebesar 0,00034 m/sec dan hasil analisis dengan perhitungan manual didapatkan debit rembesan sebesar 0,00035 m/sec, dari dua hasil tersebut didapatkan presentase error sebesar 2,8% debit rembesan dari program SEEP/W.
Pemanfaatan Serbuk Cangkang Telur Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah dan Pengaruhnya Terhadap Nilai California Bearing Ratio (CBR) Woelandari Fathonah; Enden Mina; Rama Indera Kusuma; Novarin Salim
Jurnal Fondasi Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v10i2.12462

Abstract

Material dasar yang memiliki peran penting dalam pekerjaan konstruksi seperti perkerasan jalan adalah tanah. Tanah dengan daya dukung rendah akan membuat struktur diatasnya (seperti jalan) menjadi rusak. Salah satu jalan yang memiliki daya dukung rendah adalah Jalan Desa Cibingbin, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang. Setelah dilakukan pemeriksaan kondisi tanah menggunakan alat Dynamic Cone Penetrometer (DCP) didapatkan nilai CBR 2,667%. Hal ini membuat tanah perlu dilakukan perbaikan atau stabilisasi tanah untuk meningkatkan nilai California Bearing Ratio (CBR).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi dan jenis tanah berdasarkan sistem USCS dengan melakukan pengujian analisa besar butir, batas-batas Atterberg, uji pemadatan, serta uji CBR Laboratorium yang bertujuan untuk mengetahui nilai CBR tanah sebelum dan sesudah distabilisasi dengan penambahan serbuk cangkang telur dengan variasi persentase 0%, 2%, 4%, 6%, 8%, 10%, 12% dan 14% dan variasi campuran 4%, 8%, 12% dan 14% pada pemeraman 3 hari.Dari hasil penelitian diperoleh klasifikasi tanah pada Jalan Desa Cibingbin, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang termasuk dalam jenis CH yaitu tanah lempung anorganik dengan plastisitas tinggi. Nilai CBR optimum didapat dari penambahan serbuk cangkang telur pada persentase campuran 12% dengan waktu pemeraman 3 hari, yaitu sebesar 10,4% yang termasuk kategori fair dan bisa digunakan menjadi subbase.
Redesign Struktur Gedung Beton Bertulang Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Dengan Menggunakan Balok T (Studi kasus : Gedung Perkuliahan Fakultas Hukum) Baehaki Baehaki; Woelandari Fathonah; M. Mufti Ghiffari
Jurnal Fondasi Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i2.6666

Abstract

Gedung Fakultas Hukum UNTIRTA merupakan gedung baru yang bertempat di Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang. Berdasarkan Detail Engineering Design (DED) yang didapat dari UNTIRTA selaku owner, pembangunan gedung Fakultas Hukum UNTIRTA menggunakan perencanaan balok persegi, sehingga penulis mencoba merencanakan ulang gedung tersebut menggunakan  balok T agar lebih efisien dan efektif pada saat pengecoran.Penelitian ini membahas tentang perencanaan struktur beton bertulang SRPMK yang meliputi tiga elemen struktur utama yaitu balok T, kolom dan joint, dengan jumlah bangunan 5 lantai pada lokasi gempa di Sindangsari Kabupaten Serang Provinsi Banten. Pemodelan 3D di lakukan pada program ETABS v 9.7. Pembebanan meliputi beban gravitasi dan beban lateral sesuai dengan SNI 1726 2012. Struktur bangunan dianalisis berdasarkan nilai simpangan, prilaku struktur, p-delta dan torsi.Hasil penelitian ini menunjukan pada dimensi kolom utama 600 mm x 600 mm, balok T utama 300 mm x 700 mm dengan lebar efektif 2000 mm, struktur gedung sudah mampu memikul beban gravitasi dan beban lateral sesuai dengan SNI 1726 2012. Simpangan maksimum yang terjadi yaitu sebesar 50,66 mm (akibat respon spektrum) dan 45,87 mm (akibat statik ekivalen), translasi tanpa mengalami torsi terjadi pada mode 1 dan 2, dan gaya geser dasar yang terjadi sebesar 2641,22 kN (akibat statik ekivalen) dan 2239,34 kN (akibat respon spektrum).
ANALISIS KINERJA INDEKS KEKUATAN SISA (IKS ) CAMPURAN ASPHALT CONCRETE WEARING COURSE (AC-WC) DENGAN CANGKANG SAWIT SEBAGAI SUBSITUSI AGREGAT HALUS Mukhlis Mukhlis; Lusyana Lusyana; Enita Suardi; Fauna Adibroto
Jurnal Fondasi Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i1.5403

Abstract

Agregat pada campuran AC-WC ini terdiri dari bahan batuan alam yang dipecah. Untuk daerah tertentu ketersediaannya terbatas sehingga harus didatangkan dari daerah lain, mengakibatkan relatif tingginya harga campuran beraspal. Untuk mengatasi masalah tersebut diupayakan mengunakan bahan alternatifpenganti agregat. Pengolahan minyak kelapa sawit menghasilkan limbah berupa cangkang sawit. Agar pemanfaatan limbah cangkang sawit dapat dilakukan semaksimal mungkin, maka salah satunya adalah digunakan sebagai subsitusi agregat halus dalam suatu campuran AC-WC.Benda uji yang digunakan adalah campuran AC-WC dengan mengunakan cakang sawit sebagai subsitusi agergat halus (#2,36 dan #1,18). Penentuan Kadar Aspal Optimum (KAO) campuran dilakukan dengan memvariasikan kadar cakang sawit (CS-0%, CS-5%, CS-10%, CS-15%, CS-20% dan CS-25%). Pengujian Durabilitas campuran dilakukan setelah mendapatkan nilai kadar aspal optimum (KAO) dari pengujian Marshall.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja durabilitas campuran AC-WC dengan cakang sawit subtitusi agregat halus dengan waktu perendaman 24 jam pada suhu 60 oc. Untuk melihat kinerja durabilitas campuran digunakan Indeks Kekuatan Sisa (IKS).Dari hasil penelitian diperoleh hasil Indeks Kekuatan Sisa (IKS)akibat perendaman Marshall masih berada di atas 75%. Nilai IKS tiap variasi cangkang sawit yaitu 80,12%, 79,78%, 79,11%, 76,25%. Secara keseluruhan campuran dengan cangkang awet terhadap perendaman kecuali campuran CS-20% dan CS-25%.